You are on page 1of 39

Incoterms

Puluhan Tahun yang lalu tepatnya pada pada tahun

1936. Kamar Dagang Internasional (International


Chamber of Commerce/ ICC) memublikasikan
seperangkat aturan internasional untuk
menginterpretasikan syarat-syarat perdagangan.
Aturan itu dikenal dengan International Commercial
Terms (Incoterms).
Namun, seiring semakin kompleksnya dinamika
perdagangan internasional, kemungkinan
terjadinya kesalahpahaman dan perselisihan antara
penjual dan pembeli menjadi besar apabila
kesepakatan awal mereka tidak secara gamblang
dituangkan dalam sales contract.

Incoterms
Sejalan dengan perkembangan Zaman, maka

dibuatkanlah serangkaian peraturan yang


mengikat Eksportir dan Importir
Incoterm 2000 Dikeluarkan oleh

International Chamber of Commerce (ICC)


pada tanggal 1 Januari 2000

Incoterms
Merupakan seperangkat peraturan yang dibuat

untuk menyeragamkan penafsiran persyaratan


perdagangan yang menetapkan hak dan
kewajiban pembeli dan penjual dalam transaksi
internasional.
Cakupan dalam Incoterm

1. Menyelesaikan Penjualan Barang


2. Untuk menunjukkan kewajiban pihak pihak
yang berkontrak berkaitan dengan pengiriman
barang.
3. Untuk menetapkan persyaratan transportasi dan
penyerahan barang dalam bentuk ringkas.

Incoterms
Keinginan dari kewajiban pihak pihak yang
berkontrak meliputi hal hal sebagai berikut:
Kapan barang dikirim
Bagaimana suatu pihak memastikan bahwa
pihak lain telah memenuhi prosedur standar
pelaksanaan.
Pihak mana yang harus berkewajiban untuk
mendapatkan lisensi dan memenuhi formalitas
yang ditetapkan oleh pemerintah negara lain.
Apa model dan persyaratan
pengangkutannya?

Incoterms
Apa persyaratan pengirimannya dan apa

yang diperlukan sebagai bukti pengiriman.


Kapan resiko kerugian dialihkan dari
penjual kepada pembeli
Bagaimana pembagian biaya transport
antar pihak pihak yang bertransaksi.
Pemberitahuan apa yang harus
disampaikan oleh masing masing pihak
untuk memberi pihak lainberkaitan dengan
transport dan transfer barang

Incoterms
Syarat penyerahan barang (terms of delivery)

yang selama ini digunakan dalam praktik


perdagangan ekspor impor adalah Incoterms
2000. Namun telah diluncurkan pada
pertengahan September 2010 dan terhitung 1
Januari 2011, mulai berlaku revisi terbaru dari
salah satu produk International Chamber of
Commerce (ICC) itu, yaitu INCOTERMS 2010.

Incoterms
Pada Incoterm 2000 Terdapat 13 persyaratan

perdagangan internasional di dalam Incoterm yang


berbentuk singkatan:
EXW : Ex Work (named place)
2. FCA : Free Carrier (named place)
3. FAS : Free Alongside Ship (named port of
shipment)
4. FOB : Free on Board (named port of shipment)
5. CFR : Cost on Freight (named port of
destination)
6. CIF
: Cost, Insurance, and freight (named port
of destination)
7. CPT : Carriage Paid To (named place of
destination)
1.

Incoterms
8. CIP

(named
9. DAF
10.
of
11.
port of
12.
place of
13.
place of

: Carriage an Insurance Paid To


place of destination)
: Delivered at frontier (named place)
DES : Delivered Es Ship (named port
destination)
DEQ :
Delivered Ex Quay (named
destination)
DDU : Delivered Duty unpaid (named
destination)
DDP : Delivered Duty Paid (named
destination)

Incoterms
Pada Incoterm 2000 dibagi dalam 4

Kelompok yaitu Kelompok E, F, C, D


Sedangkan pada Incoterms 2010
meringkasnya menjadi dua kelompok saja,
yaitu:
1. Kelompok syarat yang berlaku
untuk semua
moda transportasi
2. Kelompok syarat yang hanya
berlaku untuk
moda transportasi
laut dan sungai (inland
waterway)

Incoterms
Kelompok syarat yang berlaku untuk semua

moda transportasi
EXW (Ex Works)
FCA (Free Carrier)
CPT (Carriage Paid To)
CIP (Carriage and Insurance Paid To)
DAT (Delivered at Terminal) BARU!
DAP (Delivered at Place) BARU!
DDP (Delivered Duty Paid)

Incoterms
Kelompok syarat yang berlaku untuk

semua moda transportasi


EXW (Ex Works)
FCA (Free Carrier)
CPT (Carriage Paid To)
CIP (Carriage and Insurance Paid To)
DAT (Delivered at Terminal) BARU!
DAP (Delivered at Place) BARU!
DDP (Delivered Duty Paid)

Incoterms
Kelompok syarat yang hanya berlaku

untuk moda transportasi laut dan


sungai (inland waterway)
FAS (Free Alongside Ship)
FOB (Free on Board)
CFR (Cost and Freight)
CIF (Cost, Insurance, and Freight)

Incoterms
4 syarat Incoterms 2000 dihapus dan diganti

2 syarat baru
Dihapus:
1. DAF (Delivered at Frontier)
2. DDU (Delivered Duty Unpaid)
3. DEQ (Delivered at Quay)
4. DES (Delivered Ex Ship)
Ditambahkan:
1. DAT (Delivered at Terminal)
2. DAP (Delivered at Place)

Incoterms
Berikut ini tentang Incoterms 2000
1. EXW : Ex Work (named place)
Adalah syarat yang merupakan kewajiban paling ringan
bagi penjual dan pembeli, yaitu masingmasing pihak
wajib memikul semua biaya dan resiko yang terkait
dengan kewajiban untuk mengambil barangbarang itu
dari tempat penjual.
Dalam persyaratan penyerahan barang dengan
menggunakan Ex-Works yang memiliki kewajiban utama
adalah pembeli dengan kewajiban untuk memikul semua
biaya dan risiko terhadap barang. Selain itu pembeli harus
bertanggung jawab juga dalam pengurusan formalitas
melalakukan ekspor. Penyerahan dengan Ex Works
dilakukan pada gudang penyimpanan barang penjual atau
pihak penjual menentukan tempat pengambilan barang.

Incoterms
2. FCA: Free Carrier (named place)
Adalah dengan syarat Bahwa penjual melakukan

penyerahan barang barang yang sudah


mendapat ijin ekspor, kepada pengangkut yang
ditunjuk pembeli di tempat tersebut.
Pemilihan tempat penyerahan barang barang
mempunyai dampak pada kewajiban bongkar
muat barang barang di tempat itu.
Jika penyerahan terjadi di tempat penjual maka
penjual bertanggung jawab untuk memuat. Jika
penyerahan terjadi di tempat lain maka penjual
tidak bertanggung jawab untuk membongkar.

Incoterms
Penyerahan dengan Free Carrier dilakukan

pada tempat pengangkut, yang dengan begitu


telah terjadi peralihan risiko dari penjual
kepada pembeli. Dalam pembiayaan
pengiriman dan risiko barang ditanggung oleh
pembeli. Dalam pengiriman barang dapat
digunakan semua transportasi pengangkutan
yang ada dan dikenal dan pihak penjual hanya
bertanggung jawab untuk mengurus izin
ekspor dan meyerahkan barang ke pihak
pengangkut di tempat yang telah ditentukan.

Incoterms
3. FAS: Free Alongside Ship (named port
of shipment)
adalah Dalam penyerahan barang penjual

melakukan penyerahan barang barang


kepada pembeli dilakukan di samping kapal
pengangkutan, barang barang itu
ditempatkan di samping kapal di pelabuhan
pengapalan yang disebut.
Hal ini bearti bahwa pembeli wajib memikul
semua biaya dan semua resiko kehilangan atau
kerusakan atas barang barang mulai saat itu.

Incoterms
dengan menggunakan persyaratan Free Alongside Ship

yang memiliki kewajiban utama adalah pembeli


dengan memikul biaya pengangkutan barang dan
risiko terhadap barang.
Selain itu pembeli memiliki kewajiban untuk mengurus
formalitas ekspor. Syarat ini hanya dapat dipakai untuk
angkutan laut dan sungai saja (transportasi air).

4. FOB: Free on Board (named port of


shipment)
adalah bagian dari Incoterms yang penyerahan

barang dengan Free On Board dilakukan pada di


atas kapal atau bila barang barang melewati
pagar kapal di pelabuhan pengapalan yang disebut
yang akan melakukan pengangkutan barang.

Incoterms
Hal tersebut bearti bahwa pembeli wajib memikul

semua biaya dan resiko atas kehilangan atau


kerusakan barang mulai dari titik itu.
Selain itu yang memiliki kewajiban untuk
mengurus formalitas ekspor adalah pihak penjual.
Persyaratan dengan menggunakan FOB hanya
dapat dilakukan untuk pengangkutan laut dan
antara pulau semata(transportasi air).
Pihak penjual bertanggung jawab dari mengurus
izin ekspor sampai memuat barang di kapal yang
siap berangkat.

Incoterms
5. CFR: Cost on Freight (named port of
destination)
adalah Penyerahan barang dengan Cost and

Freight dilakukan di atas kapal atau Penjual


melakukan penyerahan barang barang bila
barang barang melewati pagar kapal di
pelabuhan pengapalan, Dalam hal ini penjual
wajib membayar biaya biaya dan ongkos
angkut yang perlu untuk mengangkut barang
barang itu samapi ke pelabuhan tujuan yang
disebut atau ongkos angkut sudah dibayar
penjual sampai ke pelabuhan tujuan, dengan
begitu penjual wajib mengurus formalitas ekspor.

Incoterms
Selain itu dengan persyaratan CFR, Resiko

kehilangan ataupun kerusakan atas barang barang


tersebut termasuk setiap biaya tambahan
sehubungan dengan peristiwa yang terjadi setelah
waktu penyerahan itu berpindah dari penjual kepada
pembeli atau peralihan risiko dan biaya tambahan
beralih setelah barang dimuat di atas kapal, atau
pihak penjual menanggung biaya sampai kapal yang
memuat barang merapat di pelabuhan tujuan,
namun tanggung jawab hanya sampai saat kapal
berangkat dari pelabuhan keberangkatan.
Persyaratan penyerahan barang dengan CFR hanya
dapat dilakukan untuk pengangkutan laut dan
pengangkutan antara pulau saja (transportasi air).

Incoterms
6. CIF : Cost, Insurance, and freight
(named port of destination)
adalah bagian dari Incoterms. Bahwa penjual

melakukan penyerahan barangbarang kepada


pengangkut yang ditunjuknya sendiri, tetapi
penjual wajib pula membayar ongkosongkos
angkut yang perlu untuk mengangkut barang
barang itu sampai ke tempat tujuan Penyerahan
barang dengan Cost, Insurance and Freight
dilakukan di atas kapal, namun ongkos angkut
dan premi asuransi sudah dibayar oleh penjual
sampai ke pelabuhan tujuan, dengan begitu
penjual wajib untuk mengurus formalitas ekspor.

Incoterms
Selain itu dengan persyaratan CIF, maka

penjual memiliki kewajiban untuk menutup


kontrak asuransi dan melakukan pembayaran
premi asuransi. Persyaratan penyerahan
barang dengan CFR hanya dapat dilakukan
untuk pengangkutan laut dan pengangkutan
antara pulau saja (Tranfortasi Air) atau sama
seperti CFR ditambah pihak penjual wajib
membayar asuransi untuk barang yang
dikirim.

Incoterms
7. CPT: Carriage Paid To (named place of
destination)
adalah bagian dari Incoterms yang Penyerahan

barang dengan Carriage Paid To dilakukan di


tempat pengangkut, penjual menyerahkan barang
barang kepada pengangkut yang ditunjuknya
sendiri, penjual wajib membayar ongkos angkut
yang perlu untuk mengangkut barangbarang
tersebut sampai ke tempat tujuan.
Hal ini bearti bahwa pembeli memikul semua
resiko dan membayar setiap ongkos yang timbul
setelah barang barang yang diserahkan secara
demikian.

Incoterms
Selain itu dengan persyaratan CPT, maka

peralihan risiko barang dan biaya tambahan


telah beralih dari penjual kepada pembeli
setelah barang diserahkan kepada
pengangkut.
Syarat ini mewajibkan penjual mengurus
formalitas ekspor dan berlaku untuk alat
angkut apa saja termasuk angkutan aneka
wahana (multimode transport).

Incoterms
8. CIP : Carriage an Insurance Paid To
(named place of destination)
adalah bagian dari Incoterms yang Penyerahan

barang dengan Cost and Insurance Paid to


dilakukan di tempat pengangkut, Penjual
menyerahkan barang barang kepada pengangkut
yang ditunjuknya sediri, namun penjual wajib pula
membayar ongkos angkut yang perlu untuk
mengangkut barangbarang itu sampai ke tempat
tujuan yang telah disebut.
Bearti pembeli memikul semua resiko dan
membayar semua ongkos yang timbul setelah
barang barang yang diserahkan secara demikian.

Incoterms
Penjual juga wajib menutup asuransi terhadap

resiko kerugian dan kerusakan atas barang


barang yang menimpa pembeli selama barang
barang dalam perjalanan.
Syarat ini berlaku bagi alat angkut apa saja.
9. DAF : Delivered at frontier (named place)
adalah bagian dari Incoterms yang Penyerahan

barang dengan Delivered At Frontier dilakukan


di perbatasan negara tujuan, tetapi belum
memasuki daerah pabean negara tujuan.

Incoterms
Bahwa penjual menyerahkan barang barang

bila barang barang tersebut telah ditempatkan


ke dalam kewenangan pembeli saat datangnya
alat angkut, namun belum dibongkar dari
sarana pengangkut, sudah diurus formalitas
impornya di tempat atau pada titik yang disebut
di wilayah perbatasan tetapi belum memasuki
wilayah pabean dari negara yang bertetangga.
pihak penjual mengurus izin ekspor dan
bertanggung jawab sampai barang tiba di
perbatasan negara tujuan. Bea cukai dan izin
impor menjadi tanggung jawab pihak pembeli.

Incoterms
10. DES : Delivered Ex Ship (named port of
destination)
adalah bagian dari Incoterms yang Penyerahan

barang dengan Delivered Ex Ship dilakukan di


atas dermaga pelabuhan tujuan, namun belum
diselesaikan urusan pabean (pajak), dengan
begitu penjual wajib memikul semua biaya dan
risiko sampai dengan barang tiba di pelabuhan
tujuan.
Penjual bertanggung jawab sampai kapal yang
membawa barang merapat di pelabuhan tujuan
dan siap untuk dibongkar. Namun izin impor
menjadi tanggung jawab pihak pembeli.

Incoterms
Penjual wajib memikul semua biaya dan resiko

yang terkait dengan pengangkutan barang


barang itu samapi ke pelabuhan tujuan yang
disebut sebelum dibongkar.
Syarat ini hanya dipakai bila barang barang
akan diserahkan melalui laut atau sungai atau
dengan alat angkut aneka wahana di atas
kapal di pelabuhan tujuan.

Incoterms
11. DEQ : Delivered Ex Quay (named port of
destination)
Adalah bagian dari Incoterms yang Penyerahan

barang dengan Delivered Ex Quay dilakukan di atas


dermaga pelabuhan tujuan dan telah diselesaikan
formalitas untuk ekspor, dengan begitu
pembeli/buyer wajib memikul semua biaya termasuk
bea masuk, pajak impor, dan pungutan lainnya serta
risiko sampai dengan barang tiba di pelabuhan.
Penjual menyerahkan barangbarang bila barang
barang itu ditempatkan ke dalam kewenangan
pembeli di atas dermaga, di pelabuhan tujuan yang
disebut.

Incoterms
Apabila penjual tidak sanggup untuk memenuhi

persyaratan DEQ, maka syarat DEQ lebih baik tidak


digunakan oleh penjual) atau pihak penjual
bertanggung jawab sampai kapal yang membawa
barang merapat di pelabuhan tujuan dan barang
telah dibongkar dan disimpan di dermaga. Izin
impor menjadi tanggung jawab pihak pembeli.
Hanya berlaku untuk transportasi air.
Bila pihak pihak terkait menginginkan untuk
memasukkan menjadi tanggung jawab penjual,
semua resiko dan biaya pengelolaan barang
barang mulai dari dermaga ke tempat tempat lain
di dalam kawasan pelabatau diluar kawasan, maka
di pakai syarat DDU atau DDP

Incoterms
12. DDU : Delivered Duty unpaid (named
place of destination)
adalah bagian dari Incoterms yang Penyerahan

barang dengan Delivered Duty Unpaid dilakukan


di negara yang melakukan impor, namun belum
diselesaikan bea masuk, dengan begitu penjual
wajib memikul semua biaya dan risiko sampai
dengan barang tiba di negara tujuan, kecuali
kewajiban membayar bea masuk, pajak, dan
pungutan lainnya. termasuk semua biaya dan
resiko yang disebabkan oleh kegagalan
mengurus formalitas impor pada waktunya.

Incoterms
Syarat ini dipaki untuk alat angkut apa saja, tetapi

apabila penyerahan barang akan dilakukan di


pelabuhan tujuan di atas kapal atau di atas
dermaga, supaya dipakai syarat DES atau DEQ

13. DDP : Delivered Duty Paid (named


place of destination)
adalah bagian dari Incoterms yangPenyerahan

barang dengan Delivered Duty Paid dilakukan di


negara yang melakukan impor, namun bea masuk
sudah dibayar dan diselesaikan, dengan begitu
penjual wajib memikul semua biaya dan risiko
sampai dengan barang tiba di negara tujuan.

Incoterms
penjual menyerahkan barang barang kepada

pembeli, sudah diurus formalitas impornya, tetapi


belum dibongkar dari atas alat angkut yang baru
datang di tempat tujuan yang disebut.
Jika formalitas untuk melakukan impor tidak dapat
dilakukan oleh penjual, maka syarat DDP jangan
digunakan, karena penjual harus mengurus
formalitas impor) atau pihak penjual bertanggung
jawab mengantar barang sampai di tempat tujuan,
termasuk biaya asuransi dan semua biaya lain
yang mungkin muncul sebagai biaya impor, cukai
dan pajak dari negara pihak pembeli. Izin impor
juga menjadi tanggung jawab pihak penjual.

Terimaksih

Lengkapi Diangram
Berikut
Incoterms 2000 : Transfer of Risk from Seller

To Buyer
CIF

CFR

Transport & Insurace paid

Transport Paid

FOB
Poert Of
Loading

The Seller
First
Carrie
r

DES
Port Of
Destinatio
n

FAS

TheBuyer
DEQ

DAF
FCA
EXW

Transport Paid

DDU

CPT
Transport & Insurace Paid
CIF

DDP