You are on page 1of 11

Setiap kata yg terucap menghujam nalarku

Tak bisakah kau diam? biarkan ku cerna


Alibi sempitmu semua termentahkan
Gunakan logikamu
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Setiap satir yang terekam tak bisa ku redam
Hingga ku yakin semua indah pada waktunya
Tersenyum layaknya kawan berduka layaknya lawan
Hina!
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
(setiap orang dilahirkan dengan peran maka mainkanlah peranmu kawan)
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Tertawalah! tertawalah!

(Nikmati nafasnya, maknai tatapannya)

Setiap kata yg terucap

menghujam nalarku
Tak bisakah kau diam? biarkan ku cerna
Alibi sempitmu semua termentahkan
Gunakan logikamu
Sudahlahbiarkan

Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Setiap satir yang terekam tak bisa ku redam
Hingga ku yakin semua indah pada waktunya
Tersenyum layaknya kawan berduka layaknya
lawan
Hina!
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
(setiap orang dilahirkan dengan peran maka
mainkanlah peranmu kawan)
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan

Tertawalah! anggapku tak ada


Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Tertawalah! tertawalah!
(Nikmati nafasnya, maknai tatapannya)
Setiap kata yg terucap menghujam nalarku
Tak bisakah kau diam? biarkan ku cerna
Alibi sempitmu semua termentahkan
Gunakan logikamu
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Setiap satir yang terekam tak bisa ku redam
Hingga ku yakin semua indah pada waktunya
Tersenyum layaknya kawan berduka layaknya
lawan

Hina!
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
(setiap orang dilahirkan dengan peran maka
mainkanlah peranmu kawan)
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Tertawalah! tertawalah!
(Nikmati nafasnya, maknai tatapannya)
Setiap kata yg terucap menghujam nalarku
Tak bisakah kau diam? biarkan ku cerna

Alibi sempitmu semua termentahkan


Gunakan logikamu
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Setiap satir yang terekam tak bisa ku redam
Hingga ku yakin semua indah pada waktunya
Tersenyum layaknya kawan berduka layaknya
lawan
Hina!
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
(setiap orang dilahirkan dengan peran maka

mainkanlah peranmu kawan)


Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Tertawalah! tertawalah!
(Nikmati nafasnya, maknai tatapannya)
Setiap kata yg terucap menghujam nalarku
Tak bisakah kau diam? biarkan ku cerna
Alibi sempitmu semua termentahkan
Gunakan logikamu
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah

Setiap satir yang terekam tak bisa ku redam


Hingga ku yakin semua indah pada waktunya
Tersenyum layaknya kawan berduka layaknya
lawan
Hina!
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
(setiap orang dilahirkan dengan peran maka
mainkanlah peranmu kawan)
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Tertawalah! tertawalah!

(Nikmati nafasnya, maknai tatapannya)


Setiap kata yg terucap menghujam nalarku
Tak bisakah kau diam? biarkan ku cerna
Alibi sempitmu semua termentahkan
Gunakan logikamu
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Setiap satir yang terekam tak bisa ku redam
Hingga ku yakin semua indah pada waktunya
Tersenyum layaknya kawan berduka layaknya
lawan
Hina!
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah

Tertawalah! anggapku tak ada


Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
(setiap orang dilahirkan dengan peran maka
mainkanlah peranmu kawan)
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Tertawalah! tertawalah!
(Nikmati nafasnya, maknai tatapannya)
Setiap kata yg terucap menghujam nalarku
Tak bisakah kau diam? biarkan ku cerna
Alibi sempitmu semua termentahkan
Gunakan logikamu
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada

Menarilah (tanpa arah) menarilah


Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Setiap satir yang terekam tak bisa ku redam
Hingga ku yakin semua indah pada waktunya
Tersenyum layaknya kawan berduka layaknya
lawan
Hina!
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah
Tertawalah! anggapku tak ada
Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
(setiap orang dilahirkan dengan peran maka
mainkanlah peranmu kawan)
Sudahlahbiarkan
Sudahlahbiarkan
Tertawalah! anggapku tak ada
Menarilah (tanpa arah) menarilah

Tertawalah! anggapku tak ada


Bernyanyilah (tanpa nada) bernyanyilah
Tertawalah! tertawalah!
(Nikmati nafasnya, maknai tatapannya)