You are on page 1of 6

Kebiasaan Makan Remaja dan Dewasa Muda Indonesia pada Era Globalisasi

GOOD HABITS IN NEW ERA


Ardhila Aprilia, Rizqy Amanatul Husna Pamungkas, Nur Afiati
Universitas Brawijaya
Alamat email, No telpon

Abstrak

LATAR BELAKANG

Akibat globalisasi maka semakin maju suatu teknologi saat ini. Majunya
teknologi tersebut membuat segala hal semakin mudah. Salah satunya yaitu dalam
mengakses internet melalui gadget. Gadegt kini semakin mudah dibawa kemana
mana. Karena sangat mudahnya justru mengakibatkan remaja sering
menghabiskan waktu mereka untuk bermain gadget hingga melupakan atau
merasa malas untuk memenuhi kebutuhan primer mereka yaitu makan. Sehingga
mereka cenderung mencari makan makanan yang praktis dan cepat. Alternatif
piliha makan yang praktis ini adalah dengan snacking. Sayangnya pilihan
makanan untuk snacking umumnya adalah makanan yang mengandung MSG
cukup tinggi, tanpa kandungan gizi yang bermutu. Hal tersebut justru akan
menimbulkan efek yang negatif bagi kesehatan, seperti resiko obesitas. Sebab
tanpa disadari snacking menyumbang kalori lebih banyak dari kebutuhan tubuh,
ditambah lagi remaja masa kini seringkali tidak banyak melakukan aktifitas fisik
melainkan hanya duduk diam berkutik dengan gadget, maka tidak menutup
kemungkinan kalori yang berlebih dari camilan tersebut akan menjadi suatu
kelebihan energi yang kemudian jika tidak segera diatasi akan menimbulkan
obesitas dini pada remaja.
Jika dalam masa remaja saja mereka sudah mengalami berbagai resiko
ganguan kesehatan, dampaknya akan semakin parah ketika mereka dewasa. Tentu
hal tersebut akan menggangu produktifitas dari remaja itu sendiri. hal ini sama
saja remaja sedang menabung suatu penyakit untuk usia dewasa nya kelak.
Oleh karena itu perlu adanya suatu pengaruh yang mampu merubah pola
pikir remaja akan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola makan yang baik.
Pengaruh tersebut dapat dibuat melalui hal hal yang sering mereka jumpai.
Contohnya sosial media. Hampir semua remaja di era globalisasi ini mempunyai
sosial media. Setiap waktu mereka habiskan untuk melihat sosial media yang ada
dalam gadget mereka. Oleh karena itu pengaruh yang positif bisa di sampaikan
melalui sosial media juga. Cara yang diakukan adalah dengan memposting foto
foto makanan cemilan yang sehat, diikuti dengan caption yang mengedukasi.
Sehingga remaja akan terbiasa melihat nya, maka seiring berjalan nya waktu hal
yang sudah biasa mereka lihat akan biasa juga mereka praktikan karena secara
perlahan lahan telah tertanam dalam mindset pentingnya menjaga kesehatan
melalui emilihan makanan cemilan yang sehat.
Tujuan :

Untuk memotivasi para remaja dan dewasa muda agar memilih snack yang
sehat
Mengedukasi pentingnya menjaga pola makan yang baik
Mengedukasi para remaja pentingnya mengkonsumsi cemilan yang sehat
Memberikan edukasi di media sosial agar lebih menarik bagi remaja dan
dewasa muda

METODE
III.1 Penentuan Ide
Penulis mencari dan mengumpulkan informasi tentang kebiasaan
snacking pada remaja dan potensinya sebagai pangan fungsional untuk
meningkatkan kesehatan atau mencegah suatu penyakit, dan media yang tepat
dapat diaplikasikan untuk preservasi cemilan tidak sehat. Penulis mengangkat
konsep mengedukasi remaja hidup sehat untuk mengatasi permasalahan
preservasi cemilan dengan berbahan dasar yang tidak menyehatkan. Hasil
dari karya tulis ini memberikan solusi, mengedukasi di media sosial yang
mengandung edukasi gizi namun dapat diwujudkan lebih lanjut dan
diterapkan dalam kehiduapn sehari-hari.
III.2 Jenis, Sumber, dan Metode Pengumpulan Data
Karya tulis ini menggunakan jenis data sekunder. Data sekunder
diperoleh dari website, hasil survey, dan artikel ilmiah. Data dikumpulkan
melalui metode studi pustaka dan rangkuman sehingga mendukung topik
yang diangkat. Bahan bacaan yang digunakan merupakan bacaan terkini dan
relevan dengan kondisi cemilan saat ini.
III.4 Analisis Data
Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif. Mengedukasi
secara modern dengan memberitahu bawaha banyak permasalahan sehingga
pemasarannya menjadi tidak optimal serta potensi cemilan sebagai pangan
fungsional belum dapat dimanfaatkan dengan baik. Oleh karena itu, dalam
karya tulis ini ditawarkan solusi untuk menangani permasalahan tersebut.
Penulis mencari informasi di perpustakaan maupun di internet tentang
penelitian terkait untuk memecahkan permasalahan yang diangkat. Setelah
pengumpulan informasi, maka penulis menuliskan solusi yang ditawarkan
terkait permasalahan tersebut.
III.5 Penentuan Kesimpulan dan Saran
Pada tahap ini Penulis menentukan kesimpulan dari diskusi sehingga
akan menentukan saran untuk perbaikan karya serta upaya realisasi gagasan
ini nantinya.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Pentingnya memilih snack sehat diakarenakan umumnya snack yang


dikonsumsi hanya terdiri dari MSG yang kandungannya cukup banyak. Sehingga
yang ditonjolkan dari snack seperti itu hanya lah rasa, tetapi kandungan zat gizi
nya tidak lebih dari kandungan karbohidrat.
Sedangkan remaja saat ini cenderung ingin segala sesuatu yang serba
praktis di waktu aktifitasnya. Memilih mengkonsumsi makanan berat di waktu
yang begitu padat adalah suatu pilihan yang jarang dilakukan oleh remaja. Oleh
karena itu perlu suatu cadangan makanan yang mudah dibawa kemana mana.
Yaitu snack. memang pada akhirnya remaja tidak bisa lepas dari kegiatan
snacking, karena dengan snacking bisa dengan melakukan kegiatan lainnya,
praktis dan cukup untuk mengisi perut. Maka dari itu sangat disarankan bagi
remaja untuk mengkonsumsi suatu camilan yang sehat. Sehat dalam arti
mengandung gizi yang di butuhkan. Untuk mengenal cemilan yang sehat maka
perlu suatu pengenalan atau sosialisasi. Pengenalan atau sosialisasi ini bisa di
lakukan melalui sosial media, contohnya dapat mensosialisasikan di akun
instagram. Alasan memilih akun instagram karena akun ini banyak diminati oleh
remaja dan dewasa muda saat ini, sehingga banyak yang mempunyai akun
instagram. Isi dari akun instagram adalah postingan foto-foto menarik. Dengan
melihat berbagai postingan foto snack yang sehat, diikuti dengan caption-caption
yang mengedukasi mengenai pentingnya memilih snack sehat, atau captioncaption yang berhubungan dengan pola makan yang sehat, zat-zat gizi yang
terkandung dalam snack sehat dan juga cara mendapatkan nya, diharapkan remaja
dan dewasa muda yang melihat postingan foto tersebut dapat termotivasi untuk
mengkonsumsi snack sehat. Selain itu snack sehat yang disarankan akan dibuat
praktis, enak dan menyehatkan agar remaja mudah menerimanya.
Alternatif solusi berikutnya adalah dengan membuat suatu aplikasi yang
berguna sebagai reminder dalam mempraktikan pola makan yang baik. termasuk
dalam memilih snack yang sehat. Aplikasi ini bisa didapatkan dengan cara
membuka akun instragram tersebut lalu akan tersedia link diprofile akun untuk
mengunduh aplikasi ktersebut. Sehingga nantinya info-info terkait pola makan
yang baik terutama dalam memilih snack yang sehat akan lebih sering muncul
dalam layar gadget pengguna. Harapannya saat pengguna sudah mulai terbiasa
dan nyaman menggunakan aplikasi ini dengan terpaparnya info-info snack sehat
maka akan semakin termotivasi untuk mempraktikannya dan mengkonsumsinya
Bentuk praktiknya adalah remaja akhirnya terbiasa membawa snack sehat
karena mereka sadar akan pentingnya mengkonsumsi snack sehat dan pentingnya
menjaga kesehatan melalui pola makan yang sehat.
Dua solusi di atas bisa di lakukan oleh sebuah komunitas yang konsisten di
bidangnya dan memanfaatkan secara maksimal berbagi ilmu pengetahuan
teknologi sebagai media edukasi gizi dengan saah satu tema nya memilih snack
yang sehat.

KESIMPULAN DAN SARAN

DAFTAR PUSTAKA