You are on page 1of 8

Rotasi bumi

Rotasi bumi yaitu gerakan bumi berputar pada porosnya.
Rotasi bumi mengakibatkan peristiwa-peristiwa :
a) Terjadinya siang dan malam
b) Matahari terlihat terbit di timur dan tenggelam di barat.Terbit dan tenggelamnya
matahari disebut gerak semu harian matahari.
c) Terjadinya perbedaan dan pembagian waktu. Kala rotasi bumi memerlukan waktu
24 jam. Satu kali rotasi semua tempat di permukaan bumi putarannya 360° bujur.
Bumi kita dibagi menjadi 24 daerah waktu, sehingga setiap daerah waktu meliputi
15° bujur. Garis bujur 0° melewati kota Greenwich, sehingga waktu pangkal
ditetapkan di Greenwich. Jika waktu standar di sebelah barat bujur 0° waktunya
dikurangi sebaliknya di sebelah timur 0° waktunya ditambah.

Hal ini akan nampak terasa pada saat kita naik mobil yang melewati tikungan melingkar. Untuk bumi. Kecepatan putaran ini diukur oleh banyaknya putaran per satuan waktu. misalnya perputaran gasing dan perputaran bumi pada poros/sumbunya. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Contoh rotasi Rotasi adalah perputaran benda pada suatu sumbu yang tetap. rotasi ini terjadi pada garis/poros/sumbu utaraselatan (garis tegak dan sedikit miring ke kanan).Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Akibat dari gerak rotasi ini. kita pakai satuan rotasi per menit (rpm). maka penumpang dalam mobil akan merasa terlempar ke samping (ke sisi luar lingkaran itu) sebagai akibat dari adanya gaya sentrifugal. Untuk rotasi mesin yang berputar lebih cepat dari rotasi bumi. yaitu jenis gaya dalam ilmu fisika yang mengakibatkan benda akan terlempar keluar. . Jadi garis utara-selatan bumi tidak berimpit dengan sumbu rotasi bumi. maka benda tersebut akan mengalami gaya sentrifugal. seperti yang terlihat pada "globe bola dunia" yang digunakan dalam pelajaran ilmu bumi/geografi. Misalnya bumi kita berputar 1 putaran per 24 jam. Pada saat mobil ini bergerak melingkar dengan kecepatan agak tinggi.

rotasi bumi memiliki arah berlawanan arah jarum jam. Poros (sumbu) bumi merupakan garis khayal yang menandakan sumbu rotasi dari bumi. menimbulkan beberapa gejala alam seperti (a) terjadinya pergantian siang dan malam. 1. sedangkan daerah bumi dibelakangnya. sedangkan di daerah kutub hampir-hampir tidak mengalami pergerakan. Jika dilihat dari kutub utara. dan (e) terjadinya pembelokan arah angin. Jika rotasi bumi terjadi selama 24 jam. Perubahan tersebut adalah terbentuknya daerah agak pepat di kedua kutubnya dan seakanakan sebagian massa bumi tertumpuk di daerah equator. Poros bumi tidaklah tegak lurus. 2.Bumi melakukan beberapa gerak yang alami. (d) perbedaan besar gaya gravitasi di berbagai tempat di bumi. Bumi yang berbentuk bulat mengalami perubahan bentuk akibat gerakan rotasi yang dilakukan. Bentuk ini disebabkan rotasi bumi yaitu perputaran bumi pada porosnya. (c) gerak semu harian bintang. Waktu rotasi bumi dalam satu putaran adalah 23 jam 56 menit. maka lama siang dan malam masing-masing terjadi selama 12 jam. Terjadinya Pergantian Siang dan Malam Daerah bumi yang terkena sinar matahari dinamakan siang. yang melalui kutub utara dan kutub selatan. Gerak rotasi bumi merupakan gerak berputarnya bumi pada porosnya (sumbu). tergantung posisi bumi ketika berevolusi mengelilingi matahari. lama siang dan malam dapat lebih atau kurang dari 12 jam. yaitu gerak rotasi dan revolusi. Perbedaan waktu di berbagai tempat . Pengecualian di daerah dekat kutub. Gerakan rotasi ini menyebabkan daerah sepanjang equator bergerak cepat. Sedangkan jika dilihat dari arah kutub selatan arah rotasi bumi searah dengan arah jarum jam.5o dari garis tegaknya. Akibat dari rotasi bumi. tetapi mengalami kemiringan sebesar 23. yang tidak terkena sinar matahari dinamakan malam. Gerak rotasi bumi terjadi dari arah barat ke timur. (b) perbedaan waktu di berbagai tempat di muka bumi. Akibat adanya rotasi menyebabkan terjadinya pergiliran daerah siang dan malam secara bergantian.

WITA = GMT + 8. Untuk menyamakan waktu secara internasional digunakan waktu GMT (Greenwich Mean Time). Karena gerak semu ini dapat dilihat setiap hari . Madura. tergantung posisi bumi ketika berevolusi mengelilingi matahari. Di Indonesia. dan Waktu Indonesia Timur (WIT). Waktu ini sesuai dengan waktu di kota Greenwich. Seluruh wilayah di bumi dibagi dalam 24 zona waktu. meliputi Kalimantan Selatan. meliputi Maluku dan Papua. ada 3 zona waktu yaitu Waktu Indonesia Barat (WIB). wilayah di bujur timur lebih terdahulu tanggalnya disbanding wilayah di bujur barat. Garis bujur di sebelah timur Greenwich dinamakan garis bujur timur (BT).Akibat gerakan rotasi bumi dari barat ke timur menyebabkan daerah sebelah timur akan menjumpai siang terlebih dahulu. sedangkan garis bujur disebelah baratnya dinamakan garis bujur barat (BB). Kalimantan Barat.. Amerika Serikat. Ditetapkan bahwa kota Greenwich sebagai bujur 0o. Sulawesi. 3. Oleh karena itu maka gerakan bintang ini disebut sebagai gerak semu. Perbedaan ini menyebabkan adanya perbedaan waktu di setiap bagian bumi. Garis ini digunakan sebagai batas penanggalan. Bali. Pergerakan semu bintang Akibat rotasi bumi dari arah barat ke timur maka bintang-bintang (termasuk matahari) tampak seperti bergerak dari timur ke barat. lama siang dan malam dapat lebih atau kurang dari 12 jam. Waktu Indonesia Tengah (WITA). Pengecualian di daerah dekat kutub. Jawa. Garis bujur 180o BT berimpit dengan garis 180o BB. Namun sebenarnya bintang-bintang tersebut tidak bergerak. Oleh karena itu setiap tempat di berbagai belahan bumi akan memiliki waktu yang berbeda. dan WIT = GMT + 9. Karena rotasi bumi maka permukaan bumi di sebelah timur akan melihat matahari terbit dan terbenam lebih cepat daripada daerah di sebelah barat. yang melewati Negara Hawaii. setiap 15o garis bujur ditentukan sebagai 1 jam. Perhitungannya adalah WIT = GMT + 7. Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. dibanding daerah barat. yang meliputi Sumatera. dan Kalimantan Tengah. Kalimantan Timur.

. maka percepatan gravitasi tempat-tempat di kutub lebih besar daripada disekitar khatulistiwa. maka udara cenderung akan bergerak ke daerah khatulistiwa. Periode peredaran semu harian matahati dan bulan tidak 23 jam 56 menit. 5. Namun akibat rotasi bumi. 4. Pembelokan arah angin Menurut Hukum Buys Ballot. Ini menyebabkan menggebungan di khatulistiwa dan pemepatan di kedua kutub bumi sehingga seperti keadaannya sekarang.maka disebut gerak semu harian. Bumi berotasi terus pada porosnya. Satu hari matahari tepat 24 jam sedang satu hari bulan lebih lambat lagi yaitu 24 jam 50 menit. udara yang bergerak menuju khatulistiwa akan berbelok kearah timur mengikuti arah rotasi bumi. hal ini disebabkan karena kedudukan bintang sejati di langit selalu tetap. ini berpotensi membentuk angin siklon. karena jarak permukaan bumi di kutub lebih dekat ke pusat bumi. Akibatnya. udara akan bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah. Waktu yang diperlukan bintang untuk menempuh lintasan peredaran semunya adalah 23 jam 56 menit atau satu hari bintang. Dengan gerak semu harian ini maka matahari tampak terbit di timur dan terbenam di barat demikian juga dengan bintang-bintang pada malam hari. sedangkan bulan sebagai satelit bumi memiliki peredaran bulanan mengitari bumi. Perbedaan percepatan gravitasi di permukaan bumi Selama bumi mengalami pembekuan dari gas menjadi cair kemudian menjadi padat. berat benda yang sama akan berbeda jika ditimbang di khatulistiwa dan di kutub. Di daerah kutub yang bertekanan tinggi. Matahari memiliki periode semu harian yang berbeda akibat revolusi. Karena percepatan gravitasi benbanding terbalik dengan kuadrat jari-jari.

Dalam peredaranya mengelilingi matahari. Ini adalah peristiwa siang dan malam. yaitu berlangsung selama 12 jam. Perbadaan ini menjadi lebih besar untuk tempat-tempat yang jauh dari khatulistiwa (misalnya di daerah lintang dan kutub). maka panjang siang atau malam rata-rata 12 jam. Sekali berotasi. Kadang-kadang ada perbedaan sedikit yaitu panjang siang tidak sama dengan panjang malam. Suatu waktu panjang siang lebih besar dari 12 jam. Bumi berotasi pada porosnya dari arah barat ke timur. permukaan bumi yang menghadap dan membelakangi matahari berganti secara bergantian. Dengan demikian. Rotasi bumi menimbulkan beberapa peristiwa yaitu : Pergantian siang dan malam Perbedaan waktu berbagai tempat dimuka bumi Gerak semu harian bintang Perbedaan percepatan gravitasi di permukaan bumi Pergantian siang dan malam Permukaan bumi yang sedang menghadap matahari mengalami siang. Perputaran bumi pada sumbunya disebut rotasi bumi. Arahnya persis sama dengan arah revolusi bumi mengelilingi matahari . Kala rotasi bumi adalah 23 jam 56 menit 4 detik .selang waktu ini disebut satu hari. bumi menempuh 3600 bujur selama 24 jam. dan ini berarti panjang malam hari kurang dari 12 jam. . Panjang periode siang atau malam hari di khatulistiwa hampir sama sepanjang tahun. bumi pun berputar pada porosnya atau sumbunya. Akibat rotasi bumi. Artinya 10 bujur menempuh 4 menit. Sebaliknya permukaan bumi yang membelakangi matahari mengalami malam. Karena periode peredaran semu harian matahari 24 jam. tempattempat yang berbeda 10 bujur akan berbeda waktu 4 menit.

Satu hari matahari tepat 24 jam sedang satu hari bulan lebih lambat lagi yaitu 24 jam 50 menit. Oleh karena itu kita selalu menyaksikan matahari terbit disebelah timur dan terbenam di sebelah barat. Itulah sebabnya matahari selalu terbit di timur terbenam di barat. yakni dari barat ke timur.sedang garis bujur adalah garis yang sejajar dengan garis tengah kutub. maka waktunya dikurangi. 1350 Bujur Timur. dan jika letak bujur standar itu di sebelah timur bujur nol. maka disebut gerak semu harian. Jaring-jaring derajat itu dinamakan garis lintang dan garis bujur. Akibat rotasi bumi dari arah barat ke timur. Namun. Pergerakan dari timur ke barat yang tampak pada matahari dan benda-benda langit ini dinamakan gerak semu harian bintang. dan 9 jam. hal ini disebabkan karena kedudukan bintang sejati di langit selalu tetap. dengan demikian waktu lokalnya berturut-turut adalah waktu Greenwich ditambah 7 jam. yang dapat kita saksikan adalah peredaran matahari dan benda-benda langit melintas dari timur ke barat. Waktu yang diperlukan bintang untuk menempuh lintasan peredaran semunya adalah 23 jam 56 menit atau satu hari bintang. 1200. bintang-bintang tersebut tampak bergerak dari timur ke barat. Periode peredaran semu harian matahati dan bulan tidak 23 jam 56 menit. Wilayah yang berada pada sudut 15 0 lebih ke timur akan mengamati matahari terbit lebih cepat satu jam. Sebagai contoh Indonesia memiliki tiga bujur standar yaitu 1050. Arah rotasi bumi sama dengan arah revolusinya.Perbedaan waktu berbagai tempat dimuka bumi Seluruh permukaan bumi dibagi-bagi menurut jaring-jaring derajat. Jika letak bujur standar itu disebelah barat bujur nol. Gerak semu harian bintang Bintang-bintang (termasuk matahari) yang tampak bergerak sebenarnya tidak bergerak. maka waktunya bertambah. Garis lintang adalah garis yang sejajar dengan garis tengah khatulistiwa. ada waktu yang berlaku secara international yang disebut waktu GMT (Greenwich Mean Time ) sebagai waktu pangkal yang berada pada garis bujur nol derajat yang melalui kota Greenwich di London. Matahari memiliki periode semu harian . Orang-orang yang berada di daerah timur akan mengamati matahari terbit dan matahari terbenam lebih cepat dari pada daerah yang berada di sebelah barat. 8 jam. Rotasi bumi tidak dapat kita saksikan. Karena gerak semu ini dapat di amati setiap hari.

Ini menyebabkan menggebungan di khatulistiwa dan pemepatan di kedua kutub bumi sehingga seperti keadaannya sekarang. Karena percepatan gravitasi benbanding terbalik dengan kuadrat jari-jari. maka percepatan gravitasi tempat-tempat di kutub lebih besar daripada disekitar khatulistiwa . Perbedaan percepatan gravitasi di permukaan bumi Rotasi bumi juga menyebabkan penggembungan di khatulistiwa dan pemapatan di kedua kutub bumi.yang berbeda akibat revolusi. Selama bumi mengalami pembekuan dari gas menjadi cair kemudian menjadi padat. sedangkan bulan sebagai satelit bumi memiliki peredaran bulanan mengitari bumi. Bumi berotasi terus pada porosnya.