You are on page 1of 4

Chassis II LAPORAN HASIL PRAKTEK Tanggal: 09-03-2010

Semester 2 BALANCE RODA Kelompok 03
Politeknik Manufaktur Astra

A. Tujuan
 Praktikan dapat menggunakan set tool balance roda sesuai prosedur
 Praktikan dapat mengidentifikasi roda untuk dilakukan balance roda
 Praktikan dapat melakukan perawatan rutin pada roda
B. Alat dan Bahan
1. Alat 2. Bahan
 Set tool wheel balance  Roda kendaraan
 Tang pelepas weight balance  Balance weight

C. Keselamatan kerja
 Bekerja sesuai dengan petunjuk kerja/jobsheet
 Gunakan pakaian kerja / wearpack
 Gunakan alat sesuai fungsi dan kapasitasnya
 Konsentrasi pada pekerjaan

D. Langkah Kerja
1. Siapkan alat dan bahan yang diperlukan
2. Siapkan alat balance roda
3. Siapkan roda yang akan dibalance
Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum menyetel roda
a. Pemeriksaan Visual
 Periksa adanya serpihan logam, batu atau benda-benda asing lain yang
mungkin terjepit di tapak ban, dan buanglah bila ditemukan.
 Periksa adanya lumpur atau pasir yang mungkin menempel di bagian
dalam roda, dan bersihkan bila ditemukan.
 Periksa adanya kerusakan, perubahan bentuk, atau keolengan di dalam
roda. Periksa khususnya area lubang tengah, karena kondisi area ini
mempengaruhi akurasi pengukuran.
b. Setel tekanan ban
 Lepas tutup katup.
 Tekan nozzle pemompa ban secara lurus ke katup ban untuk mencegah
kebocoran udara, lalu pompalah ban.
 Periksa tekanan udara setelah memompa ban.
Keterangan :
 Tekanan ban standar dapat diperiksa pada Label Sertifikasi yang bisa
ditemukan di belakang pintu sisi pengemudi atau pada pilar.
 Nilai standar ini juga dapat dilihat di buku Pedoman Pemilik atau
Pedoman Servis.
 Periksa dan setel tekanan udara saat ban dalam keadaan dingin.
4. Setelah pemeriksaan selesai, balance roda dapat dilakukan.
5. Set roda
 Lepas semua beban yang telah terpasang pada roda.
 Sambil memperhatikan pemusatan roda dan poros balancer,
kencangkan adaptor dengan kokoh agar tidak lepas.
6. Input data roda
 Baca lebar lingkar dan diameter lingkar dari tulisan di roda dan
masukkan data tersebut ke dalam balancer.
 Ukur dan masukkan jarak dengan pengukur balancer.
7. Ukur keseimbangan
Tutup penutup ban dan ukur keseimbangan.
Perhatian:
Serpihan logam atau batu dapat beterbangan selama pengukuran, oleh karena
itu turunkan penutup.
8. Setel keseimbangan
 Pasang beban pada posisi IN dan OUT yang ditunjukkan oleh balancer.
 Menggunakan tang pemukul, kencangkan beban pada roda.
Perhatian:
 Pilih beban yang sesuai dengan tipe roda.
9. Periksa kembali keseimbangan dan setel sehingga hasil yang keluar pada
alat balance roda menjadi 0 gram.
10. Lakukan langkah kerja 3 sampai langkah kerja 9 pada roda yang akan di
balance berikutnya.

E. Hasil Pemeriksaan
Hasil pemeriksaan yang didapat setelah melakukan balance pada roda mobil
BMW yang ada di AETC
Roda Sebelum dilakukan Setelah dilakukan keterangan
balance roda ( gr ) balance roda ( gr )
Roda depan kanan 75 dan 60 15 dan 10 Pelek oleng
Roda depan kiri 35 dan 40 0 dan 0 baik
Roda belakang kanan 105 dan 90 15 dan 20 Pelek oleng
Roda belakang kiri 75 dan 85 10 dan 5 Pelek oleng

Kesimpulan : Pelek roda yang telah oleng sangat mempengaruhi hasil dari
balance roda, karena membuat posisi roda tidak simetris saat dipasang pada
kendaraan.

F. Gambar kerja

Alat balance roda Monitor balancer tool

Weight pada velg aluminium/racing weight pada velg standar
Weight balance untuk velg racing weight balance untuk velg standar

Tang pelepas dan pemasang beban Set tool balance roda

G. Kesimpulan
Wheel balance atau biasa disebut dengan balancing adalah servis roda
untuk membuat roda dapat berputar pada segala kecepatan tanpa
menimbulkan getaran. Hal ini dapat dilakukan dengan mencari titik terberat
dalam putaran roda dan melakukan kompensasi dengan memberikan pemberat
pada sisi lainnya.
Roda yang tidak balance (seimbang berat tiap sisinya) akan menyebabkan
roda bergetar pada kecepatan tertentu.

Gejala mobil memerlukan balancing adalah:

 getaran pada roda kemudi pada kecepatan tertentu
 getaran pada lantai mobil atau kursi mobil pada kecepatan tertentu
 roda yang aus terpotong-potong