LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN KUATITATIF

Yulinda Desmiati Aida Mustika Iis Sugiarti Rahmaniar Emi Wijayanti Bambang Triyono Rachmat Fitrio M.Arif Hidayat Marzon Efendi Agung Purnama

Kajian Pragmatik
KAJIAN PRAGMATIK

DEIKSIS

PERANGGAPAN

TINDAK TUTUR

IMPLIKATUR PERCAKAPAN

Metode-metode Penelitian
KUANTITATIF
EKSPERIMENTAL NON EKSPERIMENTAL

KUALITATIF
INTERAKTIF NON INTERAKTIF

Eksperimental murni  Eksperimental kuasi  Eksperimental lemah  Subjek tunggal 

Deskriptif  Komparatif  Korelasional  Survay  Tindakan 

Etnografis  Analisis konsep  Historis  Analisis  Fenomenologis kebijakan  Studi Kasus  analisis historis  Studi Kritis 

Penelitian Pengembangan (R&D)

Penelitian Kuantitatif 

Berdasarkan pikiran dasar : 
  

Didasari pada filsafat positivisme Menekankan fenomena objektif Mengambil jarak antara peneliti dengan objek yang diteliti Dikaji secara kuantitatif Penelitian dilakukan secara deduktif Dilakukan manipulasi (untuk eksperimen) Disain tidak boleh berubah dan dikembangkan secara rinci Instrumen dikembangkan formal, standar, dan bersifat mengukur Waktu di lapangan berdasarkan instrumen Analisis dilakukan setelah semua data 

Dari pikiran dasar tersebut berkembang ciri pokok : 
 

Implikasi dalam kerja penelitian : 
  

Penelitian Kuantitatif (variabel & hipotesis) Variabel adalah konsep, kata benda yang memperlihatkan variasi dalam kelompok objek Klasifikasi variabel :  

 

Kuantitatif vs. kategorial kuantitatif berada dalam rentang kontinum; kategorial berbeda dalam kualitas (nominal, ordinal) Manipulasi vs. Hasil (outcome) Independen vs. Dependen Extraneous variabel yang tidak dikontrol

Penelitian Kuantitatif (variabel & hipotesis) Hipotesis adalah prediksi dari hasil kajian yang dimungkinkan Keuntungan : 
 

Memberikan kekuatan untuk berpikir lebih dalam tentang hasil kajian Melibatkan filosofi ilmu / berdasarkan argumen teori Dapat melakukan kajian keterhubungan Dapat terjadi bias (kecenderungan memenangkan hipotesis) Menyempitkan pandangan peneliti; kurang memperhatikan fenomena lain di luar hipotesisnya

Kelemahan : 


Penelitian Kuantitatif (variabel & hipotesis)

Acuan hipotesis :
Jawaban sementara terhadap suatu persoalan  Perlu dibuktikan secara statistikal apakah diterima atau ditolak  Isi hipotesis harus sejalan dengan tujuan penelitian 

Penelitian Kuantitatif (populasi dan sampel)
Populasi : keseluruhan unit yang menjadi objek penelitian atau kelompok yang diharapkan dapat digunakan dalam penelitian Sampel : - bagian dari populasi yang nyata diteliti - sampel mewakili populasi (representatif) - bila sampelnya manusia disebut responden Penentuan sampel :  Acak / random : karakteristik homogen  Strata / stratified : sampel berjenjang, dalam jenjang harus homogen  Cluster : sampel dari satuan wilayah / institusi yang di dalamnya juga harus homogen  Purposif : sampel disesuaikan dengan tujuan penelitian

Penelitian Kuantitatif (populasi dan sampel)
Sampel Stratified

Ö
Ö
Ö

Ö
Ö
Ö

Ö
Ö
Ö

Sampel Cluster

$ $ $

$ $ $

@ @ @

@ @ @

& & &

& & &

Penelitian Kuantitatif (instrumentasi)
Data : mengacu pada jenis informasi yang diperoleh peneliti tentang subjek penelitiannya Instrumen : alat yang digunakan untuk mengumpulkan data
Masalah Penelitian

Variabel

Instrumen

Pengukuran

Penelitian Kualitatif 

Berdasarkan pikiran-pikiran dasar (hakekat realita) : 
 

Kehidupan itu berkembang Kebenaran itu kontekstual / subjektif Kebenaran itu kompleks / multidimensional Penelitian dilakukan secara induktif, discovery Melihat situs secara alami / natural setting Menemukan makna (tidak hanya melihat luarnya saja) Pada disain penelitian : berubah & terus berkemban, serta tidak rinci Instrumen : peneliti sebagai instrumen, pengembangannya tidak rinci dan dapat berubah Waktu di lapangan selama mungkin Analisis data dilakukan sejak awal pengumpulan data 

Dari pikiran dasar tersebut berkembang ciri pokok : 
  

Implikasinya dalam kerja penelitian : 
  

Penelitian kualitatif (rancangan)
Rancangan penelitian kualitatif (disain) sifatnya lebih fleksibel, terbuka untuk perubahan & revisi selama proses penelitian  Rancangan akan lebih baik jika didahului dengan preliminari (studi lapangan, studi dokumentasi, mempelajari data sekunder) Hal-hal yang perlu dijelaskan dalam disain :  

  

APA mengacu pada permasalahan MENGAPA alasan, latar belakang, signifikansi penelitian BAGAIMANA menyangkut metode, instrumen, subjek, lokasi, pengumpulan dan pengolahan data APA kembali pada pertanyaan awal, apa yang dihasilkan

Penelitian kualitatif (memasuki lapangan) 

Menjalin hubungan kerja : 
   

Meski masuk ke dunia subjek tetapi tetap terlepas dari subjek Berusaha belajar dari subjek tetapi tidak menjadi seperti subjek Tidak bersaing dengan subjek Berupaya memahami pola pikir subjek tetapi tidak berpikir sebagai subjek Empati dan reflektif 

   

Menentukan lokasi situasi sosial Memperoleh ijin atau akses Hari-hari awal di lapangan Kelanjutan partisipan / pengamatan Meninggalkan lapangan

Penelitian kualitatif (pengumpulan dan pencatatan data)
Pengumpulan pengumpulan data melihat observasi dokumen record mengeksplorasi kuesioner interview record Deskriptif : gambaran ttg subjek rekonstruksi dialog deskripsi latar catatan kejadian khusus lukisan kegiatan tingkah laku pengamat Reflektif : refleksi tentang analisis refleksi tentang metoda refleksi tentang dilema etik & konflik hal-hal yang memperjelas

Pencatatan

catatan lapangan

Penelitian kualitatif (pengumpulan dan pencatatan data)

Alat pengumpul data :
Observasi  Wawancara  Dokumentasi  Record 

Penelitian kualitatif (analisis data)

Analisis data adalah suatu proses pengklasifikasian, pengkategorian, penyusunan, dan elaborasi, sehingga data yang telah terkumpul dapat diberikan makna untuk menjawab masalah penelitian yang telah dirumuskan atau untuk mencapai tujuan penelitian

Penelitian kualitatif (analisis data)

Langkah-langkah analisis data : 1. Mengorganisasi data 2. Menguraikan data menjadi satuan yang dapat diatur 3. Mensintesis data 4. Mencari pola 5. Menemukan yang penting 6. Memutuskan yang akan dilaporkan

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful