You are on page 1of 1

EKBIS

RABU WAGE, 29 JULI 2015


( 13 SAWAL 1948 )

KEDAULATAN RAKYAT
HALAMAN 11

Mendidik dengan Hati


SABTU lalu, Yayasan Pendidikan & Pengajaran Nasional
Budya Wacana dalam rangka menyambut tahun ajaran baru,
telah mengadakan acara ucap syukur di hotel Amaris. Keren !
Guru dan karyawan TK, SD, SMP sampai SMA & STM berkisar 140 orang berkumpul bersama Pengurus Yayasan. Saya
diminta memberikan motivasi dengan materi EQ dalam kerja
& dunia pendidikan. Wow... wajah-wajah yang saya temui semuanya penuh senyum dan tawa, karena tahun ini serasa panen, memperoleh siswa dengan jumlah kelas melebihi target.
Saya ajak mereka untuk meningkatkan pelayanan terhadap
anak didik. Saya tegaskan, bahwa anak didik bukanlah
sekedar objek, melainkan harus dipandang sebagai subyek,
sebagai pribadi yang harus dihargai. Para guru tidak hanya
berfungsi sebagai pengajar, melainkan sebagai pendidik.
Mengapa ? Karena fungsi pengajar hanyalah menyampaikan
ilmu pengetahuan, titik ! Tapi sebagai pendidik lebih dari itu.
Ada extra tugas yaitu mendidik anak sehingga berhasil mencapai tujuan.
Seorang pendidik ideal mampu : 1. Bekerja sesuai konteks
= punya visi - mengikuti pedoman dalam mengajar - selalu
memonitor perkembangan anak dan melakukan analisa
prestasi. 2. Mereka harus mampu mengembangkan anak
didik secara terbuka - tidak hanya mengajar dari buku-buku
pokok, melainkan juga dari literatur. 3. Mampu memberi dukungan atau memberdayakan anak didik. 4. Mampu memberi
semangat, dorongan dan pujian. 5. Seorang pendidik mampu
menjadi pengaman, artinya mencarikan solusi atas permasalahan yang dihadapi anak didik dan mampu menjaga kerahasiaan. 6. Mampu berkomunikasi asertif: tidak bersikap
kasar, apalagi sampai menggunakan kekerasan. 7. Seorang
pendidik ideal mampu berfungsi sebagai seorang Gembala,
yang siap berkorban, siap mencari jika ada domba atau kambing yang digembalakan hilang.
Sekarang ini banyak guru atau karyawan lupa, bahwa anak
didik adalah sumber dana, yang menghidupi ladang dimana
mereka bekerja. Sumber dana harus dihormati apa yang menjadi haknya yaitu menerima pendidikan yang diberikan secara
optimal dan menerima layanan sepenuh hati. Pelayanan
sepenuh hati hanya bisa terjadi jika memiliki kecerdasan
emosi. Pelayanan sepenuh hati hanya bisa terwujud jika guru
dan karyawan memiliki rasa PEDULI. Punya semboyan :
CARE & ENJOY ! CARE saya uraikan menjadi : Concern (perhatian penuh) - Attentive (beri atensi atau perhatian) - Respect
(menghargai) - dan Empathy (perasaan simpati). Cerdas
emosi berarti mampu mensyukuri jabatan/profesinya. Tidak
merasa terpaksa atau sekedar mencari nafkah. Mampu
berpikir positif, bahwa gaji bukan tujuan utama. Mampu menghargai anak didik sebagai subyek. Menghargai hak-haknya
untuk menerima pendidikan Mampu berempati atas kekurangannya.
Saya katakan, bahwa beberapa puluh tahun kemudian,
benih-benih mendidik dengan hati akan berbuah dan dapat dirasakan nikmatnya. Saya ceritakan tentang seorang Kasek
SMU yang telah purnatugas. Terkena kanker. Sekelompok
mantan siswanya datang dari beberapa kota menjenguk.
Secara spontan mereka mengumpulkan dana dan diserahkan
sebagai ungkapan kasih dan hormat. Mantan Kasek itu tak
sanggup menahan airmatanya dan hanya mampu mengucapkan terima kasih. Begitu dahsyatnya dampak kecerdasan
emosi dalam kehidupan dan juga dunia pendidikan. Begitu indahnya buah-buah yang bisa kita nikmati jika kita MENDIDIK
DENGAN HATI ! -c

PKL MALIOBORO:
Zona PKL Malioboro
Kota Yogyakarta
tetap menarik wisatawan
kendati masa
liburan sudah usai.
Di kawasan ini,
wisatawan dengan
mudah mendapatkan
aneka cinderamata khas
Yogya dengan harga
terjangkau.
Tampak sejumlah
pengunjung memilih
barang yang hendak
dibeli, Selasa (28/7).

KR-Bambang Nurcahya

AGUSTUS, PERTALITE DIPASARKAN

Di DIY Baru 10 SPBU yang Siap


YOGYA (KR) - Produk Bahan Bakar Minyak (BBM) pertalite siap dipasarkan
di DIY pada Agustus 2015 dengan harga sesuai uji pasar yang telah dilakukan di
tiga provinsi yakni Jakarta, Bandung dan Surabaya sebesar Rp 8.400/Liter.
Pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) DIY diminta mempersiapkan diri, khususnya yang berada di jalur protokol dan strategis agar
mampu memasarkan BBM jenis baru tersebut.
"Kami sudah mendapatkan surat edaran dari Pertamina, kalau pertalite akan
dipasarkan di DIY pada
Agustus 2015 ini, tanggal
pastinya Pertamina yang
menentukan. Sekarang baru
disosialisasikan ke teman-teman SPBU karena waktunya
mepet dan harus siap," ujar
Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan
Gas Bumi (Hiswana Migas)
DIY, Siswanto kepada KR,
Selasa (28/7).
Siswanto menyampaikan
dari 95 SPBU yang ada di
DIY saat ini sedang dipetakan dan dinilai yang siap
menjual pertalite. Diprediksikannya sekitar 10 SPBU di
DIY siap menjual pertalite
berdasarkan kesiapan tangki
pendam khusus, lokasi dan

penyerapan BBM di setiap


SPBU selama ini. Salah satunya SPBU milik Siswanto
yang berada di Wonosari siap
menjual pertalite karena sudah ada tangki timbunnya.
"SPBU yang di Wonosari
sudah siap karena punya dobel tangki timbun premium,
karena tangkinya layak pakai maka satu bisa digunakan untuk pertalite dan satunya tetap diisi premium.
Sedangkan SPBU yang tidak
memiliki tangki timbun Premium ganda, butuh investasi
besar untuk menambahnya
nanti, yang jelas pengusaha
akan melakukan perhitungan ulang sebelum jualan pertalite," ungkapnya.
Lebih lanjut Siswanto
menjelaskan apabila ingin
berinvestasi atau menambah

tangki timbun baru untuk


pertalite, SPBU setidaknya
membutuhkan modal hingga
ratusan juta rupiah. Untuk
pembuatan tangki timbun
beserta pipa-pipanya butuh
dana sekitar Rp 100 juta, dispenser Rp 300 juta dan lainlain. Selain itu kesiapan lahan untuk menanam tangki
timbun tersebut, jadi tergantung pengusaha SPBU juga
terkait kesiapannya berinvestasi lagi. "Modalnya mahal untuk menambah tangki
timbun, jadi kemungkinan
akan dipasarkan terbatas di
beberapa SPBU yang siap.
Saya rasa pendistribusiaan
pertalite dalam waktu dekat
ini baru bisa dilakukan
bertahap, tergantung kesiapan pengusaha juga," imbuhnya.

BNI Beri Kredit Pupuk Indonesia Rp 3,2 T

Ekonomi Melambat,
BCA Belum Revisi Target
YOGYA (KR) - PT Bank Central Asia (BCA) Tbk masih bertahan dan belum melakukan revisi target pertumbuhan kredit
maupun Dana Pihak Ketiga (DPK) pada tahun 2015. Meskipun
terjadi perlambatan ekonomi di kuartal I 2015, namun BCA optimis dan tidak mengubah rencana bisnis bank (RBB) dengan
pertumbuhan kredit bisa mencapai 12 persen sepanjang 2015.
Kepala BCA Kantor Cabang Utama (KCU) Yogyakarta Sabar
Purnomo mengatakan sejauh ini dari pusat belum menyampaikan revisi terkait target pertumbuhan kredit maupun DPK,
sehingga tidak ada perubahan target sepanjang 2015 ini. Hal ini
didasarkan pusat yang tetap optimis kuartal III 2015 ini akan
membaik meskipun dikuartal I melemah dan II stagnan.
"Dari pusat tidak ada revisi target penyaluran kredit maupun
DPK, masih sama sesuai target semula. Untuk BCA cabang
Yogyakarta masih ditargetkan penyaluran kredit sebesar Rp 4,8
triliun dan DPK Rp 2 triliun sepanjang 2015 ini," tutur Sabar
kepada KR, Selasa (27/7).
Sabar mengaku selama ini target pertumbuhan kredit
maupun DPK selalu mengalami kenaikan setiap tahunnya, namun pihaknya mampu merealisasikan target tersebut.
Pelemahan perekonomian nasional memang berdampak dan
mempengaruhi kinerja perbankan. Namun BCA sejak awal sudah mengetahui akan terjadi pelambatan sehingga sudah
memasang target sesuai kemampuan.
"Sudah tiga tahun ini pencapaian kita maksimal, semua target tercapai jadi kita tetap optimis tumbuh. Meskipun sedikit berat karena tertekan perlambatan pertumbuhan perekonomian,
kami yakin target bisnis tercapai dan bagus tahun ini," imbuhnya.
Menurut Sabar, penyaluran kredit pada paruh pertama 2015
ini masih sesuai dengan ekspektasi, meskipun tidak secepat
tahun 2014 lalu. Kondisi ini masih dinilai normal karena secara
nasional memang terjadi perlambatan ekonomi akibat pengaruh global.
Sebelumnya berdasarkan data statistik Otoritas Jasa
Keuangan (OJK), outstanding kredit perbankan hanya tumbuh
0,15 persen atau Rp 5,56 triliun pada Maret 2015, sedangkan
April tumbuh 1,72 persen menjadi Rp 3.747,3 trilun yang outstanding Rp 67,5 triliun. Sedangkan BCA mencatat, outsanding
kredit mencapai Rp 335,6 triliun pada Maret 2015 yang tumbuh
5,8 persen year on year (yoy). Realisasi kredit terakhir tumbuh
5,7 persen menjadi Rp 339,04 triliun pada April 2015 (yoy) de(R-4)-c
ngan posisi April 2014 sebesar Rp 320,53 triliun.

JAKARTA (KR) - Bank Negara Indonesia


(BNI) memberikan kredit kepada PT Pupuk
Indonesia Holding Company sebesar Rp 3,2
triliun. Rencananya kredit ini akan dipergunakan oleh PT Petrokimia Gresik, salah satu
perusahaan anak Pupuk Indonesia Holding
Company, untuk membangun proyek
Amoniak dan Urea (Amurea) II di Gresik.
Kerja sama ini menunjukkan dukungan
dan komitmen BNI terhadap program
Pemerintah dalam meningkatkan ketahanan
pangan nasional, melalui dukungan kepada
industri pupuk yang akan dimanfaatkan oleh
masyarakat, ujar Wakil Direktur Utama BNI
Suprajarto di, Jakarta (28/7).
Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia
Gresik Hidayat Nyakman produksi pertanian
yang semakin meningkat berdampak pada
permintaan pupuk yang semakin besar.
Keadaan ini membuat para produsen pupuk
harus berproduksi secara optimal dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Proyek Amurea II ini sangat penting pera-

nannya dalam rencana memenuhi kebutuhan


pupuk secara nasional tersebut. Saat ini konsumsi pupuk di Indonesia secara total tumbuh
rata-rata 2,86 persen per tahun dan sebagian
besar konsumsi pupuk adalah jenis Urea dan
NPK yang mencapai rata-rata 76 persen dari
konsumsi pupuk nasional.
Dipaparkan, pada tahun 2015, industri
pupuk masih memiliki prospek yang cerah
terlihat dari rencana program pemerintah dalam rangka penguatan ketahanan pangan dengan anggaran subsidi pupuk sebesar Rp 35,7
triliun atau naik dibanding tahun 2013 sebesar Rp 15,9 triliun.
Dengan dibangunnya pabrik, kebutuhan
bahan baku untuk memproduksi pupuk
NPK sebanyak 2,8 juta ton pertahun dan
pupuk ZA sebanyak 750 ribu ton pertahun,
akan terpenuhi. Dengan begitu, ketergantungan pada impor amoniak yang fluktuasi
harganya sulit diprediksi, bisa dikurangi.
"Ini juga sekaligus menghemat devisa ne(Lmg)-c
gara," ujarnya.

SEMESTER I 2015

BTN Bukukan Laba Rp 831 Miliar


JAKARTA (KR) - Selama semester I
tahun 2015 laba Bank Tabungan Negara
(BTN ) meningkat 54,25 persen dari Rp 539
miliar menjadi Rp 831 miliar tahun.
Pertumbuhan laba yang sangat agresif itu
didukung oleh perolehan Nett Interest Income
perseroan sebesar Rp 3,187 triliun atau
meningkat 19,06 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,676 triliun.
"Laba semester I 2015 tumbuh tinggi karena kami mempunyai target sampai dengan
akhir tahun di atas 40 persen. Kami optimis
akan mencapai pertumbuhan itu karena
peluang untuk tumbuh masih sangat terbuka
sampai dengan akhir tahun 2015," kata,
Direktur Utama Bank BTN, Maryono pada
acara paparan kinerja Bank BTN di Jakarta,
Senin (27/7). Aset BTN mencapai Rp 155,952
triliun atau meningkat 14,99 persen dari posisi yang sama tahun 2014 yang sebesar Rp
135,623 triliun.
Sementara untuk kredit dan pembiayaan
tumbuh 18,33 persen dari Rp 106,584 triliun
pada tahun 2014 menjadi Rp 126,125 triliun
pada 30 Juni 2015.
"Kredit dan pembiayaan yang diberikan
perseroan tumbuh lebih baik di atas rata-rata
pertumbuhan kredit nasional yang berada
pada kisaran 10,40 persen per Mei 2015.

Bank BTN memproyeksikan kredit yang


diberikan akan bisa mencapai 14-16 persen,"
tegasnya. Sedangkan untuk kedit bermasalah (NPL), BTN terus menurunkan NPL
perseroan sampai dengan akhir tahun 2015
di kisaran 3 persen..
NPL Nett semester I 2015 Bank BTN tercatat 3,37 persen atau turun dari tahun sebelumnya yang sebesar 3,83 persen. Sampai
dengan akhir tahun kami menargetkan NPL
Gross akan berada pada kisaran 3 persen.
BTN juga melakukan recovery asset agar kualitas kredit perseroan dapat diperbaiki. Sampai dengan semester I 2015 telah melakukan
recovery asset sebesar Rp 761,126 miliar atau
sekitar 59,93 persen dari target.
Sampai dengan akhir tahun 2015 Bank
BTN merencanakan dapat melakukan recovery asset sekitar Rp 1,270 triliun. Menyinggung Dana Pihak Ketiga (DPK), Maryono mengatakan, mengalami peningkatan, dari Rp 101,345 triliun pada tahun 2014
menjadi Rp 114,719 triliun pada tahun
2015. "DPK BTN pada tahun 2015 pertumbuhannya mencapai 13,20 persen. Pertumbuhan DPK ini ditopang oleh pertumbuhan Giro yang mencapai 36,16 persen .
Hal ini juga meningkatkan rasio CASA
menjadi 47,27 persen," tegasnya. (Lmg)-c

External Relations PT Pertamina (Persero) Marketing


Operation Regional (MOR)
IV Jawa Tengah (Jateng)DIY, Roberth Marchelino
Verieza Dumatubun mengutarakan pemasaran pertalite akan segera dilakukan di
DIY dan Jateng pada Agustus 2015 nanti. Untuk itu pihaknya tengah melakukan
pemetaan kesiapan SPBU
yang dimungkinkan memasarkan pertalite. Termasuk
besaran kuota dan harga pertalite setelah uji pasar yang
dilakukan
di
Jakarta,
Bandung dan Surabaya pada
Jumat (24/7) lalu selama dua
bulan kedepan. "Saat ini setelah diuji pasar di Jakarta dan
Surabaya, animonya cukup
besar jadi kita harapkan animo di Jateng dan DIY juga
demikian," tegas Robert. Ditambahkannya untuk tanggal pastinya akan menyusul
kemudian.
Pertamina juga menjamin
kehadiran pertalite tidak
akan mengurangi pasokan
premium maupun pertamax.

Sebab Pertamina menyerahkan konsumsi BBM lainnya


kepada mekanisme pasar.
Prinsipnya dengan adanya
pertalite, sebagai alternatif
bagi yang ingin kualitas
BBM lebih baik sehingga tidak menggantikan premium
atau pertamax. Pertalite ron
90 ini jika dibandingkan dengan premium ron 88 memang lebih ramah lingkungan, dan jarak tempuh lebih
jauh. Pertalite dipasarkan
bukan untuk mengganti premium. Premium menjadi
kewenangan pemerintah untuk pengaturannya, sedangkan pertalite ini murni produk pertamina sehinga tidak
berpengaruh kebijakannya
dengan premium.
"Semua produk tetap dipasarkan, premium, pertalite,
pertamax, dan pertamax plus.
Kita sih harapannya dengan
kualitas yang lebih baik dari
premium dan harganya terjangkau, pertalite akan menjadi alternatif BBM baru bagi
konsumen di Jateng DIY,"
(R-4)-c
pungkas Robert.

Plaza Ambarrukmo Relokasi ATM Center


SLEMAN (KR) - Plaza Ambarrukmo melakukan optimalisasi fasilitas dengan merelokasi satu area Anjungan Tunai
Mandiri (ATM) center yang berlokasi di lantai lower ground.
Lokasi ATM center di lantai lower ground berpindah lokasi
tepatnya di depan lift pengunjung lantai yang sama mulai 1
Juli 2015.
"Relokasi ini merupakan salah satu upaya Plaza Ambarrukmo untuk meningkatkan kualitas dari fasilitas ATM center
yang ada selama ini," kata Public Relation Plaza Ambarrukmo,
Wahyu Hidayati MHS, Selasa (28/7). Perempuan yang akrab
dipanggil Ayu ini mengatakan lokasi ATM center Plaza
Ambarrukmo lebih elegan, nyaman, dan tentunya lebih baik
dari aspek keamanan karena desain ruangan yang berbentuk
lorong. Dengan satu akses pintu sehingga memungkinkan setiap akses keluar masuk dapat terpantau melalui CCTV yang
tersedia.
"ATM center Plaza Ambarrukmo memiliki luas 50,54 meter
persegi lengkap dengan total 12 unit mesin ATM dari 10 bank
ternama di Indonesia yakni bank BNI, UOB, Permata Bank,
BTN, BII, CIMB NIAGA, Panin Bank, Bank Mega, OCBC
NISP serta Danamon," papar Ayu.
Lokasi ATM center ini merupakan salah satu pilihan bagi pengunjung yang ingin melakukan transaksi keuangan melalui
ATM. Sebagai informasi, saat ini Plaza Ambarrukmo memiliki
dua lokasi ATM center yakni di lantai ground dan lokasi kedua
di lantai lower ground. Relokasi ATM center ini merupakan
salah satu upaya upgrading yang mulai dilakukan Plaza
(R-4)-c
Ambarrukmo hingga beberapa waktu ke depan.

Menikah di Alana Banjir Hadiah


SLEMAN (KR) - The Alana Hotel & Convention Center
Yogyakarta menawarkan paket perkawinan menarik yakni
menikah di Alana Yogyakarta akan mendapatkan hadiah antara lain bulan madu ke Singapura, Bali atau mendapatkan
Nissan Juke.
Harga paket perkawinan sangat terjangkau dengan harga
mulai Rp 175.000/orang akan mendapatkan kupon yang
nantinya akan diundi pada Agustus 2016.
"Impinan untuk berbulan madu dan berlibur ke Singapura
atau pun Bali pasti menjadi kenyataan, apalagi setelah
menikah langsung dapat hadiah Nissan Juke ujar Director
of Sales The Alana Hotel & Convention Center Yogyakarta,
Asmoro Handriyanto dalam keterangan tertulisnya kepada
KR, Selasa (28/7).
Selain itu tambahan menarik lainnya, Alana Yogyakarta juga menawarkan tiga kamar Premier gratis untuk yang
melakukan transaksi pernikahan saat wedding expo pada 31
Juli 2 Agustus 2015 di Gedung New PRPP Semarang.
Transaksi bisa berupa tanda jadi untuk mengadakan wedding di The Alana Hotel & Convention Center Yogyakarta periode 2015-2016.
"Adapun fasilitas yang diberikan meliputi makan malam/siang prasmanan dengan menu pilihan Indonesia atau
pun internasional, wedding cake, kamar pengantin, paket spa
buat calon pengantin dan lain sebagainya. Untuk melengkapi
pernikahan, kami menyajikan pilihan aneka mocktail,"
(R-4)-c
paparnya.