You are on page 1of 1

KEDAULATAN RAKYAT

HALAMAN 24

RABU WAGE, 29 JULI 2015


(13 SAWAL 1948)

DIBEKUK PAPUA BARAT 3-5

Tim Futsal Yogya Kalah Stamina


YOGYA (KR) - Tim Futsal Kota Yogya yang dipersiapkan
untuk menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2015
harus mengakui keunggulan Tim Pra PON Papua Barat dengan skor 3-5 dalam pertandingan uji coba di Lapangan Futsal
Jogokariyan, Yogya, Selasa (28/7) kemarin sore. Tim Kota
Yogya sebenarnya sempat unggul 3-1 dulu di babak pertama.
"Pemain kami kalah stamina dengan pemain-pemain Papua
Barat. Sehingga anak-anak yang sudah sempat unggul 3-1 pada babak pertama, gagal mempertahankan kemenangan.
Bahkan pada babak kedua harus kebobolan empat gol dan
tidak mampu mencetak gol," ungkap pelatih Tim Futsal Kota
Yogya Dedi Efrianto seusai laga.
Dedi juga mengakui, pasukannya masih lemah dalam finishing hingga peluang yang seharusnya bisa menciptakan gol, terbuang sia-sia. "Pemain masih sering kurang sabar dalam
membuat penyelesaian akhir, sehingga tidak akurat. Tadi banyak peluang terbuang sia-sia," lanjut Dedi.
Dedi menilai, uji coba melawan Papua Barat tersebut sangat
berarti untuk mematangkan timnya. Mengingat lawan yang
dihadapi levelnya lebih tinggi. Papua Barat sendiri tengah
melakukan training camp selama 1 bulan di Yogya.
Ditambahkan Dedi, pasukannya sudah melakukan persiapan sejak 4 bulan terakhir dengan target merebut medali emas
dalam Porda DIY di Kulonprogo mendatang. Latihan digelar
rutin dengan frekuensi 3 kali dalam seminggu di Lapangan
(Jan)-d
Futsal Jogokariyan.

KEJUARAAN CATUR GURU SE-JAWA

Sugiyo Raih Posisi Terbaik

MESKI PIALA KEMERDEKAAN MUNDUR

Persiba Tetap Siapkan Kontrak Pemain


BANTUL (KR) - Manajemen Persiba Bantul memastikan
tak akan terpengaruh dengan kebijakan panitia turnamen
Piala Kemerdekaan 2015 yang memundurkan jadwal kick off
dari tanggal 2 Agustus jadi 15 Agustus. Bahkan, tahapan pembentukan tim 'Laskar Sultan Agung' dipastikan akan tetap
berjalan sesuai jadwal yang selama ini telah direncanakan.
"Gak ada masalah. Semua tetap
kami jalani seperti rencana awal.
Pembentukan tim, uji coba
hingga penandatanganan kontrak kerja bagi para pemain
akan kami laksanakan sesuai
jadwal yang telah kami rencanakan, jadi pekan ini pemain
akan segera kami kontrak," tegas
Manajer Tim Persiba, Endro Sulastomo kepada KR di Bantul, Selasa
(28/7).
Selain tidak mempermasalahkan
penundaan kick off, Endro juga mengaku sangat mendukung keputusan
tersebut. Pasalnya, dengan mundurnya jadwal pembukaan turnamen
yang akan diikuti 24 tim Divisi Utama
se-Indonesia ini, pihaknya bisa lebih
maksimal dalam mempersiapkan tim
kebanggaan masyarakat Bantul agar
berprestasi ke depannya.
Menurutnya, dengan kekuatan tim
yang saat ini ada, Persiba masih membutuhkan beberapa kali laga uji coba
untuk menguatkan kerja sama antarpemain sebelum terjun dalam turna-

men. Hal tersebut dikarenakan, beberapa pemain lama yang menjadi


tulang punggung tim baru bergabung dalam sesi latihan kurang dari dua pekan.
"Kan beberapa pemain kami
baru bergabung sepekan terakhir ini dalam latihan, jadi
kalau ada penundaan, jelas sangat
membantu mereka dalam beradaptasi
dengan rekan-rekannya. Meskipun sebagian pemain lama ini sudah cukup
kenal dengan pola permainan tim ini,
namun proses adaptasi tetap diperlukan," jelasnya.
Sementara itu ditemui di sela-sela
latihan sekaligus uji coba kontra tim
Porda Bantul, pelatih Persiba, Sajuri
Syahid juga menyambut baik penundaan kick off Piala Kemerdekaan.
Menurutnya, dengan masih adanya
waktu tambahan sekitar 2 pekan dari
sekarang, pihaknya akan menjadwalkan sejumlah laga uji coba guna
mendukung persiapan tim.
Rencananya, pelatih berlisensi A nasional ini akan mencari lawan selevel

KR-Adhitya Asros

Dua pemain lokal Bantul, Ilham Yusril (kanan) dan Saddam Sudarma
(tengah) saat menjalani laga uji coba kontra Porda Bantul, kemarin.
dan beberapa tim lokal untuk diajak
berujicoba. "Kalau tim lokal jelas tetap
kami agendakan beberapa kali uji coba untuk menguatkan kerja sama tim
ini. Selain itu, untuk tim yang satu
level atau sesama tim peserta turnamen, saya berharap akan ada 2 kali laga uji coba untuk mengetahui kesiapan anak-anak jelang turnamen,"
tegasnya.
Mengenai permainan anak asuhnya

dalam laga uji coba kontra tim Porda


Bantul yang berakhir dengan skor 6-0.
Gol Persiba dicetak Miftahul Huda,
Yanuar dua gol, Ugik, Heru dan sebuah gol bunuh diri pemain Porda,
Sajuri menilai sudah mulai ada peningkatan. "Permainan anak-anak sudah mulai jalan kejasamanya baik pemain muda dan senior, baru dan lama.
Itu yang mulai saya inginkan," tegasnya.
(Hit)-d

Piala Kemerdekaan Mundur 15 Agustus


KR-Antri Yudiansyah

Kepala SMPN 1 Bantul membuka Kejuaraan Catur


Antarguru se-Jawa 2015.
BANTUL (KR) - Guru asal SMP Muhammadiyah Rawalo
Banyumas, Sugiyo SPd sukses menjadi yang terbaik dalam
Kejuaraan Catur Antarguru se-Jawa 2015 yang dihelat SMPN 1
Bantul, Sabtu dan Minggu (25-26/7) kemarin.
Berlangsung di Aula SMPN 1 Bantul, Sugiyo menjadi yang terbaik dengan total poin 5,5 Bucholz (BH) 22,5 dan Sonneber Berger
(SB) 20,25. Terbaik se-Jawa, Sugiyo berhak memboyong trofi dan
uang pembinaan sebesar Rp 1 juta ke Banyumas.
Jumariyanto ST, pecatur asal Kulonprogo harus puas menduduki posisi kedua. Ia terpaut 0,5 poin dari Sugiyo. Jumariyanto
mengumpulkan Bucholz (BH) 22 dan Sonneber Berger (SB) 17,50.
Tiga pecatur lain penghuni lima besar adalah Herman Prawoto,
Heru Riyanto dan Joko Nur Aditia. Ketiganya mengoleksi poin
sama 4,5.Bucholz (BH) dan Sonneber Berger yang membedakan di
antara ketiganya.
Herman Prawoto dengan koleksi BH 23 dan SB 16,25 di posisi
ketiga. Heru Riyanto menyusul di posisi keempat dengan BH 22
dan SB 14,75. Joko Nur Aditia di posisi kelima dengan BH 22 dan
SB 14,25.
Rangkaian acara Lustrum XII SMPN 1 Bantul 2015 masih akan
berlangsung dengan gelaran acara jalan sehat yang akan memperebutkan doorprize utama berupa 2 sepeda motor akhir pekan
ini. Pendaftaran masih dibuka panitia di SMPN 1 Bantul. (*-2)-d

Persis Ubah Program Latihan


SOLO (KR) - Pelatih Aris Budi Sulistyo sedikit merevisi program tim Persis Solo, menyusul adanya perubahan jadwal kick off
turnamen Piala Kemerdekaan 2015. Salah satu program susulan
yang disodorkan menyiapkan dua laga pemanasan.
Sejalan dengan usulan itu Persis juga menerima tawaran uji coba. Jadi sudah klop dan tinggal merealisir. "Kami merencanakan 8
dan 10 Agustus," jelas Direktur Sport PT Persis Solo Saestu, Totok
Supriyanto, Selasa (28/7).
Program itu untuk mengisi waktu luang yang seharusnya tim
sudah start untuk tampil. Karena Laskar Sambernyawa sudah
dalam posisi siap tanding. Turnamen semula akan digelar, Minggu
(2/8), namun digeser menjadi 15 Agustus.
Uji coba sebagai persiapan akhir. Sementara Kamis (30/7), tim
asuhan Aris masih harus tampil dalam babak final leg kedua
melawan PSIS Semarang di Stadion Manahan. Ketua panpel Heri
Isranto menyatakan secara lisan izin dari kepolisian sudah beres.
"Jadi leg kedua bisa digelar dan pihak PSIS sudah menyatakan
datang ke Solo."
Aris mengatakan anak asuhnya sudah siap menjamu PSIS.
Mereka ingin membuktikan sebagai tim terbaik di ajang turnamen Piala Polda. Apalagi suporter Pasoepati akan memberikan
(Qom)-d
dukungan penuh.

JAKARTA (KR) - Tim transisi akhirnya memutuskan


kick off Piala Kemerdekaan
berlangsung pada 15 Agustus.
Untuk itu setiap klub peserta
diminta segera melengkapi data persyaratan dalam rentang
waktu hingga 1 Agustus.
"Kick off Piala Kemerdekaan
sudah fix 15 Agustus. Kami benar-benar mempertimbangkan
apa saran dari BOPI karena
kami ingin regulasi bisa dipenuhi dan klub-klub memenuhi
dan menjalankan dengan
baik," ungkap anggota pokja
komunikasi tim transisi Cheppy T Wartono kepada warta-

wan, Selasa (28/7).


Alasan diundurnya jadwal
kick off Piala Kemerdekaan
yang semula pada 2 Agustus
adalah karena masih banyak
klub-klub yang belum memberikan kelengkapan data seperti
penyerahan daftar nama pemain. Selain itu ditemukan beberapa klub yang belum mencantumkan berkas izin pemain
asing dan tidak memiliki
nomor rekening PT klub.
Cheppy menyebut tim transisi ingin menegakkan regulasi
tanpa toleransi kepada klubklub tersebut, agar tidak seperti yang terjadi sebelumnya.

"Jika klub-klub tersebut tidak


mampu memenuhi persyaratan hingga batas waktu 1 Agustus, kami akan bersikap tegas
dengan mencoret klub peserta
yang tidak mau menjalankan
regulasi. Kursi kosong akan
diberikan kepada klub lain,"
ujar Cheppy.
Namun pihaknya juga masih akan memberikan toleransi hingga 5 Agustus, sejauh klub tersebut melakukan komunikasi.
"Jika batas waktu toleransi
tersebut juga belum dipenuhi, ya akan kami coret dan
jalankan Piala Kemerdekaan

dengan klub yang ada. Opsi


lainnya, kami akan beri klub
cadangan yang ingin ikut dan
siap seluruh berkasnya, untuk menggantikan klub yang
tidak bisa penuhi berkas,"
ucapnya.
Cheppy menambahkan sikap tim transisi terkait ketegasan regulasi ini berdampak
positif bagi klub-klub itu sendiri. Jika sebelumnya klub tak
memiliki PT, saat ini mereka
sudah terjamin legalitasnya.
Tak hanya itu, klub-klub jadi
mempunyai rekening PT tidak
lagi perorangan sehingga dana
dikelola dengan baik.

"Ada dua positif poin yang


bisa dilakukan yang selama
ini sulit terpenuhi saat dikelola PSSI. Kami bisa memaksa klub memiliki PT, mereka sekarang punya PT legalitasnya terjamin semua.
Kemudian kami bisa meminta mereka penuhi nomor
rekening, itu terpenuhi semua. Jadi dana tak dikirim
ke rekening perorangan yang
dikuasakan PT. Tanggung
jawabnya jelas, kalau PT, ada
masalah keuangan. Ya PT
yang salah, tidak bisa alasan
duit dikirim ke perorangan
(Fon)-d
lagi," tutupnya.

LPI PUTARAN NASIONAL

KEJUARAAN CATUR WALIKOTA CUP XXXI

SMAN 1 Seyegan Tunggu Jadwal

Perebutkan Hadiah Total Rp 15,5 Juta

SLEMAN (KR) - Menjadi


wakil DIY di Liga Pendidikan
Indonesia (LPI) Putaran Nasional, SMAN 1 Seyegan menanti jadwal tanding. Jadwal
tersebut bisa jadi acuan bagi
pelatih, Lafran Pribadi untuk
menentukan program.
"Kami masih menunggu
jadwal main, karena dengan
itu saya bisa susun program
latihan bagi para pemain.
Sampai saat ini belum ada
informasi terkait hal tersebut," ujar Lafran Pribadi di
Sleman kepada KR, kemarin.
Kemarin, tim menjalani
latihan perdana usai sekolah
diliburkan. Lafran fokus pada pemulihan kondisi fisik.
Fisik pemain diakui mantan
pelatih PSS Sleman ini kerap
kendur saat pemain diliburkan.
"Apalagi setelah puasa, fisik pemain biasanya kendur.
Jadi saya coba menu latihan
untuk meningkatkan kondisi

KR-Antri Yudiansyah

Erlanda (kiri) masih jadi andalan di lini tengah SMAN


1 Seyegan di putaran nasional.
fisik mereka. Saya masih belum bisa menentukan program berikutnya andai belum ada kepastian akan jadwal," tambahnya.
Selain SMAN 1 Seyegan,
wakil DIY lain di Liga Pen-

didikan Indonesia (LPI) Putaran Nasional adalah SMPN


13 Yogya.
Keduanya sukses menjadi
yang terbaik di regional DIY
yang berlangsung belum
(*-2)-d
lama ini.

YOGYA (KR) - Guna memperingati Hari Ulang Tahun


(HUT) ke-70 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus
ajang pembinaan olahraga catur di DIY, Pengurus Kota
(Pengkot) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Yogya
bersiap menggelar kejuaraan berskala nasional. Ajang bertajuk Kejuaraan Catur Beregu Antarklub Tingkat Nasional
Piala Walikota Yogya ke-31 ini akan digelar 8-29 Agustus mendatang dengan total hadiah Rp 15,5 juta.
Bertempat di Pendapa Balaikota Yogya, ajang yang telah
berlangsung sejak tahun 1978 ini akan mempertemukan klubklub dari berbagai daerah di Indonesia dengan menurunkan
pecatur-pecatur kenamaan. "Klub yang selama ini ambil
bagian tak hanya dari DIY, namun dari beberapa daerah luar
DIY," terang Sekretaris Panitia, Agus Windarto STP MP kepada KR di Yogya, Selasa (28/7).
Dengan menggunakan sistem kejuaraan yang terbagi dalam
dua kelompok, yakni kelompok utama dan cadangan, ajang ini
nantinya diharapkan mampu menjadi sarana kompetisi bagi
klub-klub catur di Indonesia untuk terus berkembang dalam
sebuah kompetisi yang berjalan teratur. Nantinya, untuk
kelompok utama akan diisi 12 klub, sedangkan kelompok
cadangan jumlah peserta menunggu jumlah klub pendaftaran.
Dijelaskan Agus, dalam pelaksanaannya nanti, kejuaraan
akan diawali laga untuk kelompok cadangan terlebih dahulu
pada tanggal 8-9 Agustus. "Dalam kompetisi klub-klub cadangan itu, panitia akan mengambil 3 klub terbaik yang akan
promosi untuk masuk di kejuaraan kelompok utama yang
pelaksanaannya sepekan setelah kelompok cadangan usai,"
(Hit)-d
ujarnya.

KEJUARAAN SEPATU RODA MALAYSIA

Kadispora DIY Lepas Atlet NSJ

KR-Adhitya Asros

Atlet NSJ berfoto bersama Kadispora DIY R Kadarmanto Baskara Aji.

YOGYA (KR) - Sebanyak 11 atlet dari


klub sepatu roda Nine Speed Jogjakarta
(NSJ) secara resmi dilepas oleh Kepala
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga
(Kadispora) DIY, R Kadarmanta Baskara
Aji jelang keberangkatan ke kejuaraan
Titiwangsa Malaysia Open, 31 Juli hingga
2 Agustus mendatang. Dalam pelepasan di
Kantor Disdikpora DIY tersebut, Baskara
Aji menyemangati seluruh atlet agar bisa
mempersembahkan prestasi terbaik di
ajang tersebut.
"Saya berharap, dari 11 atlet yang akan
berangkat ke Malaysia ini, semua bisa meraih prestasi terbaik. Syukur-syukur semua bisa meraih medali emas. Atau bahkan, kalau bisa, satu atlet bisa meraih lebih dari 1 medali, kan satu atlet bisa main
untuk di beberapa nomor," tegas Baskara
Aji di hadapan atlet dan pengurus klub
NSJ, kemarin.
Lebih lanjut Aji mengatakan, keikutsertaan atlet-atlet NSJ di kejuaraan luar ne-

geri ini dinilai sangat bagus untuk perkembangan kualitas teknik berlomba mereka.
Pasalnya, di ajang tersebut atlet-atlet DIY
ini akan bisa menghadapi atlet lain dari
berbagai Negara tetangga di kejuaraan
tersebut, sehingga akan meningkatkan kemampuan teknik maupun kekuatan mental bertanding.
Menurutnya, semakin banyak mengikuti kejuaraan di berbagai daerah atau
bahkan menjajal kejuaraan di luar negeri, jelas akan menambah kepercayaan
diri seorang atlet. "Unsur kepercayaan
diri itu sangat penting bagi seorang atlet. Saat menghadapi lawan yang seimbang atau memiliki kualitas di atasnya,
dengan bermodal kepercayaan diri, maka atlet itu akan mampu mengalahkannya," ujarnya.
Untuk itulah, Aji mengharapkan kepada
seluruh atlet untuk bisa bertanding dengan serius dan meraih prestasi sebaikbaiknya di ajang tersebut. Hal ini dikare-

nakan, prestasi di bidang olahraga saat ini


bisa membantu dalam meraih prestasi
pendidikan dan mendapatkan sekolah
yang diinginkan. "Selain berprestasi di
olahraga, jangan lupakan juga prestasi
pendidikannya. Karena, prestasi olahraga
sangat berkorelasi dengan prestasi pendidikan," imbuhnya.
Dalam ajang Malaysia Open mendatang, NSJ mengirimkan 11 atlet yang
terdiri dari, Dea Anggarini, Rizqiana
Nurmasari, Maharani Laili, Daniela
Artamega, Arantza Azrelia, Muhammad
Al Farisi, Rayhan Rizky, Adhimas
Wahyu, Gabriel Tito, Aditya Wahyu dan
Antonius Agung. Menurut Ketua NSJ,
Edwin Ismedi Himna, pihaknya sengaja
mengirimkan atlet-atletnya ke Malaysia
sebagai ajang pematangan mental atletatletnya.
"Target kami adalah membawa atlet-atlet ini masuk di PON 2020 membela DIY,"
(Hit)-d
tegasnya.