You are on page 1of 42

Salma Savita/11

TEKANAN DARAH ?

Hasil perkalian curah jantung dengan
kuatnya tekanan dinding pembuluh
darah / tahanan perifer

Curah jantung  hasil perkalian
frekuensi nadi dengan banyak darah
yang dikeluarkan oleh ventrikel tiap
satu kali “sistole”

1. Jelaskan anatomi dan fisiologi dari
jantung
Anatomi jantung
Struktur luar dari Jantung
 Bentuk:menyerupai kerucut .
 Besar:sedikit lebih besar dari kepalan tangan kanan pemiliknya
 Ukuran : p=12 cm, l=8-9 cm, t=6 cm
 Berat: 340-380 gr(P), 230-280 gr (W)
 Struktur: Bagian terbawah yg lancip disebut apex, dan bagian
atas yg lebar disebut basis\
Fascies:
 f. sternocostalis dan f. diafragmatica
Margo:

margo acutus (dextra) dibentuk terutama oleh atrium
dextra

margo obtusus(sinistra)dibentuk oleh auricula sinistra,
dan terutama ventrikel kiri

Salma Savita/11

Jantung terdiri dari dua atrium dan dua
ventrikel.
Antara atrium dan ventrikel dari luar
dipisahkan oleh sulcus
atrioventriculare ( disini untuk berjalan
sinus coronarius).
Antara atrium dexter dan atrium sinister
dari luar dipisahkan oleh sulcus inter
atrialis ( sulcus ini disebelah dorsal lebih
nyata ), dari dalam dipisahkan oleh sekat
yang disebut septum
inter
Salma
Savita/11 atriorum.

Pembuluh darah besar pada jantung:
 Pada Atrium dexter terdapat VENA CAVA SUPERIOR dan
VENA CAVA INFERIOR.
 Pada Atrium sinister terdapat vena pulmonalis.
 Pada Ventrikel dexter terdapat truncus pulmonalis, yang
bercabang menjadi arteri pulmonalis kanan dan kiri.
 Pada Ventrikel sinister terdapat Aorta.
Persyarafan Jantung
Disarafi oleh SARAF OTONOM
1. Saraf simpatis
merangsang (stimulasi) denyut jantung menjadi kuat dan
cepat
2. Saraf parasimpatis
menahan (inhibisi) denyut/kontraksi jantung menjadi
lemah dan lambat
Salma Savita/11

Salma Savita/11 .

(Buku Ajar Fisiologi Kedokteran Guyton & Hall. dan kemudian memasukkannya ke ventrikel dextra Ventrikel dextra. berfungsi untuk menerima darah yang miskin oksigen dari atrium dextra dan kemudian mengeluarkannya melalui arteri pulmonalis yang selanjutnya darah tersebut akan menuju ke pulmo Atrium sinistra. berfungsi untuk menerima darah dari seluruh tubuh yang miskin oksigen melalui vena cava superior dan inferior. Jakarta : EGC) Salma Savita/11 . Fisiologis jantung      Atrium dextra.b. 1997. ventrikel sinistra inilah yang memiliki lapisan otot paling tebal dan keras. dan kemudian memasukkannya ke ventrikel sinistra Ventrikel sinistra. dan kemudian mengeluarkannya melalui aorta untuk diedarkan ke seluruh tubuh. hal ini dikarenakan bagian ini adalah bagian pada jantung yang memiliki tugas yang paling berat yaitu memompakan darah ke seluruh tubuh. berfungsi untuk menerima darah yang kaya akan oksigen dari pulmo melalui vena pulmonalis. Dari beberapa bagian jantung.. berfungsi untuk menerima darah yang kaya oksigen dari atrium sinistra.

Jelaskan klasifikasi tekanan darah Salma Savita/11 .  2.

Jelaskan klasifikasi dari frekuensi nadi   Frekuensi nadi  banyaknya detakan Nilai normal Prematur 40 – 70 x/menit 0-3 Bulan 35 – 55 x/menit 3-6 Bulan 30 – 45 x/menit 6-12 Bulan 25 – 40 x/menit 1-3 Tahun 20 – 30 x/menit 3-6 Tahun 20 – 45 x/menit 6-12 Tahun 14 – 22 x/menit > 12 Tahun 12 – 18 x/menit Dewasa 14 – 20 x/menit Salma Savita/11 .3.

usu.pdf Salma Savita/11 .Kelainan nadi        Tachycardia Bradycardia Pulsus defisit  jumlah denyut jantung tidak sama dengan denyut nadi (atrial fibrilasi) Pulsus Augmented  dinding pembuluh darah lebih kaku (atriosklerosis) Pulsus parvus  denyut nadi teraba lemah (stenosis katub mitral) Pulsus paradoxsus  nadi saat inspirasi lemah.id/bitstream/123456789/17124/4/Chapter %20II.ac. saat ekspirasi normal (tamponade cardiac) Pulsus alternans  nadi tidak stabil (gagal jantung) Sumber :    http://repository.

Bagaimana mekanisme pengaturan tekanan darah  Pengaturan tekanan arteri jangka pendek dilakukan oleh sistem saraf simpatis. Bila tubuh mengandung banyak cairan ekstrasel. sehingga pengembalian tekanan kembali normal (Guyton dan Hall. Peningkatan tekanan ini kemudian mempengaruhi ginjal untuk mengeksresikan kelebihan cairan ekstrasel. 2006) Salma Savita/11 .4. yang ditentukan oleh keseimbangan antara asupan dan keluaran cairan. Sedangkan pengaturan untuk jangka panjang bekaitan dengan homeostasis volume cairan tubuh. terutama melalui efek sistem saraf pada kapasitansi dan tahanan vaskular perifer total dan kemampuan memompa jantung. volume darah dan tekanan arteri akan meningkat.

Sistem baroreseptor bekerja sangat cepat untuk mengkompensasi perubahan tekanan darah. Baroreseptor yang penting dalam tubuh manusia terdapat di sinus karotis dan arkus aorta Salma Savita/11 . Refleks Baroreseptor Setiap perubahan pada tekanan darah rata-rata akan mencetuskan refleks baroreseptor yang diperantarai secara otonom.Sistem Pengaturan Tekanan Darah Jangka Pendek a.

dan secara kontinu menghasilkan potensial aksi sebagai respon terhadap tekanan didalam arteri. Jika tekanan arteri meningkat. jika terjadi penurunan darah Salmatekanan Savita/11 . potensial aksi juga akan meningkat sehingga kecepatan pembentukan potensial aksi di neuron eferen yang bersangkutan juga ikut meningkat. Baroreseptor secara terus menerus memberikan informasi mengenai tekanan darah. Begitu juga sebaliknya.

Fungsi utamanya adalah secara refleks meningkatkan aktivitas penafasan sehingga lebih banyak O2 yang masuk Salma Savita/11 .b) Kemoreseptor pada arteri karotis dan aorta Kemoreseptor tersebut peka terhadap kadar O2 rendah pada darah.

b. biasanya terdapat pada saraf terminal. 2009) Angiotensin II. biasanya dikeluarkan saat terjadi luka atau inflamasi yang dapat menyebabkan pembuluh darah di otot polos vasodilatasi. 2009) b. 2009) Histamin. trombosit dan sel mast. merupakan bagian dari sistem renin angiotensin aldosteron. berasal dari medula adrenal. Walaupun hanya berada dalam darah 1 atau 2 menit dalam darah. d.Sistem Pengaturan Tekanan Darah Jangka Panjang a. berikatan dengan reseptor α1 (vasokonstriksi) dan reseptor β2 (vasodilatasi). tetapi otot polos viseral berkontraksi (Ronny. c. yaitu sebagai vasokonstriksi di berbagai daerah tubuh serta menurunkan eksresi garam dan air oleh ginjal Salma Savita/11 . tetapi angiotensin II mempunyai pengaruh utama yang dapat meningkatkan tekanan arteri. Angiotensin II merupakan vasokonstriktor yang sangat kuat. juga berikata dengan β1 (meningkatkan denyut jantung dan kekuatan kontraksi (Ronny. Zat ini menyebabkan vasokonstriksi (Ronny. Epinefrin. Serotonin 5-hidroksitriptamin.

Salma Savita/11 .

penyakit arteri koroner (infark miokard. ginjal. Apa saja penyakit yang bisa terjadi yang diakibatkan oleh tekanan darah yang abnormal?  Tekanan darah tinggi dalam jangka waktu lama akan merusak endothel arteri dan mempercepat atherosklerosis. dan pembuluh darah besar. dan atrial fibrilasi Salma Savita/11 . mata. otak. dementia. Hipertensi adalah faktor resiko utama untuk penyakit serebrovaskular (stroke. Komplikasi dari hipertensi termasuk rusaknya organ tubuh seperti jantung. transient ischemic attack). angina). gagal ginjal.5.

yang selanjutnya akan meningktan beban akhir jantung (after load). maka akan terdapat titik akhir di mana jantung sudah tidak dapat melawan beban akhir jantung.  Penyakit jantung kongestif  Aritmia Salma Savita/11 . Gagal jantung adalah keadaan patofisiologik di mana jantung sebagai pompa tidak mampu memenuhi kebutuhan darah untuk metabolisme jaringan. terjadi mekanisme kompensasi jantung berupa hipertrofi ventrikel untuk melawan tahanan tersebut. Hipertensi merupakan faktor yang meningkatkan tekanan ventrikel selama sistolik. dan terjadilah gagal jantung (decompesatio cordis) (Silbernagl S dan Lang F. 2000).KOMPLIKASI  Jantung : Hipertrofi ventrikel kiri Gagal jantung kronik  hipertensi dapat menyebabkan gagal jantung. Bila hal ini berlangsung cukup lama. Pada awal.

Salma Savita/11 . hipoksia jantung. dan peningkatan resiko pembentukan bekuan (Corwin. 2000). maka kebutuhan oksigen miokardium mungkin tidak dapat terpenuhi dan dapat terjadi iskemia jantung yang menyebabkan infark. Infark miokard  terjadi apabila arteri koroner yang arterosklerosis tidak dapat menyuplai cukup oksigen ke miokardium atau apabila terbentuk trombus yang menghambat aliran darah melalui pembuluh darah tersebut. Demikian juga hipertropi ventrikel dapat menimbulkan perubahan-perubahan waktu hantaran listrik melintasi ventrikel sehingga terjadi disritmia. Karena hipertensi kronik dan hipertensi ventrikel.

Pembuluh Darah : Arteriosklerosis Penyakit pembuluh darah perifer Penyakit jantung koroner  Ginjal Insufisiensi ginjal  OTAK Stroke  MATA Retinopati  Salma Savita/11 .

 Stroke dapat timbul akibat perdarahan tekanan tinggi di otak. atau akibat embolus yang terlepas dari pembuluh non otak yang terpajan tekanan tinggi. Stroke dapat terjadi pada hipertensi kronik apabila arteri-arteri yang memperdarahi otak Salma Savita/11 .

Sumber : IPD FK UI Salma Savita/11 . Dengan rusaknya membran glomerolus. protein akan keluar melalui urin sehingga tekanan osmotik koloid plasma berkurang. darah akan mengalir keunit-unit fungsional ginjal. 2000). nefron akan terganggu dan dapat berlanjut menjadi hipoksia dan kematian. Gagal ginjal dapat terjadi karena kerusakan progresif akibat tekanan tinggi pada kapilerkepiler ginjal. menyebabkan edema yang sering dijumpai pada hipertensi kronik (Corwin. glomerolus. Dengan rusaknya glomerolus.

Mengapa pasien dianjurkan untuk diet rendah garam?  Garam 40% sodium dan 60% klorida meningkatkan retensi cairan tubulus ginjal tidak bisa menyerap dengan sempurna kelebihan cairan/ volume darah meningkat hipertensi Salma Savita/11 .6.

Akibatnya. dengan demikian mengurangi volume urin yang diekskresikan tetapi meningkatkan volume cairan ekstrasel. Kenaikan osmolalitas juga merangsang mekanisme sekresi kelenjar hipotalamus-hipofise posterior untuk menyekresikan lebih banyak hormon antidiuretik. garam secara tidak langsung meningkatkan volume cairan ekstrasel karena 2 alasan: Kelebihan garam dalam cairan ekstrasel. keadaan ini merangsang pusat haus di otak. yan gmembuat orang meminum lebih banyak air untuk mengembalikan konsentrasi garam ekstrasel kembali normal. yang menyebabkan ginjal mereabsorpsi air dalam jumlah besar dari cairan tubulus ginjal. Hal ini akan meningkatkan cairan ekstrasel. maka meningkatkan osmolalitas cairan. Salma Savita/11 .   Garam yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat langsung dikeluarkan.

hall ed. Sumber : AT A GLANCE. Defek tersebut dapat disebabkan oleh faktor genetik atau oleh peninggian hormon natriuretik akibat peninggian volume intravaskular. adanya defek transpor Na+ dan atau Ca+ lewat membran sel.11 Salma Savita/11 . Selain itu juga terjadi perubahan intraseluler di mana kenaikan kadar Na+ intraseluler akibat penghambatan pompa Na+ akan meningkatkan kadar Ca+ intraseluler sehingga menyebabkan perubahan dinding pembuluh darah maupun konstriksi fungsional yang mengakibatkan peninggian tahanan perifer dan peningkatan tekanan darah yang menetap. guyton. dimana renin berperan pada konversi angiotensin I menjadi angiotensin II yang mempunyai efek vasokonstriksi dan angiotensin II menyebabkan sekresi aldosteron yang mengakibatkan retensi Na+ dan air. Sistem renin. angiotensin dan aldosteron berperan pada timbulnya hipertensi.

Reseptor tersebut terletak di dinding aorta dan arteri karotis interna.7. Kesemuanya bekerja bersama Salma Savita/11 .Salah satu yang paling penting ialah refleks baroreseptor. dan (d) dilatasi vena besar. reseptor khusus yang disebut baroreseptor akan digiatkan.Baroreseptor kemudian mengirimkan sinyal ke medula oblongata di batang otak. Dari media dikirimkan sinyal melalui susunan saraf otonom yang menyebabkan pelambatan jantung. Bagaimana pengaruh sistem endokrin dan saraf terhadap jantung? (1) (a) (b) Pengaturan Melalui Saraf. Bila tekanan darah menjadi terlalu tinggi . (c) dilatasi arteriol. hampir seluruhnya dicapai melalui refleks saraf. yaitu selama beberapa detik atau menit. pengurangan kekuatan kontraksi jantung. Pengaturan tekanan arteri dalam jangka waktu yang waktu pendek.

dan sekaligus menurunkan tekanan darah kembali normal.(2) Pengaturan Melalui Ginjal. Bila tekanan arteri naik melewati batas normal. Sebaliknya bila tekanan turun di bawah normal.Mekanisme hemodinamik sangat sederhana.Dalam hal ini ginjal berfungsi melalui dua mekanisme penting. tekanan yang besar dalam arteri renalis akan menyebabkan lebih banyak cairan yang disaring sehingga air dan garam yang dikeluarkan dari tubuh juga meningkat. ginjal akan menahan air dan garam sampai tekanan naik kembali menjadi normal. Tanggung jawab terhadap pengaturan tekanan darah arteri jangka panjang hampir seluruhnya dipegang oleh ginjal. Hilangnya air dan garam akan mengurangi volume darah. yaitu mekanisme hemodinamik dan mekanisme hormonal. Salma Savita/11 .

sehingga dapat meningkatkan kembali tekanan darah ke tingkat normal.Hall edisi 11 Salma Savita/11 . Selanjutnya angiotensin akan menimbulkan konstriksi arteriol diseluruh tubuh. Bila tekanan darah terlalu rendah sehingga aliran darah dalam ginjal tidak dapat dipertahankan normal. Sumber : Guyton. Beberapa hormon memainkan peranan penting dalam pengaturan tekanan. tetapi yang terpenting adalah sistem hormon renin-angiotensin dari ginjal.(3) Pengaturan Melalui Hormon. ginjal akan mensekresikan renin yang akan membentuk angiotensin.

Apa patofisiologi dari hipertensi? Salma Savita/11 .8.

adapun hubungan merokok dengan hipertensi adalah nikotin akan menyebabkan peningkatan tekana darah karena nikotin akan diserap pembuluh darah kecil dalam paru-paru dan diedarkan oleh pembuluh darah hingga ke otak. otak akan bereaksi terhadap nikotin dengan memberi sinyal pada kelenjar adrenal untuk melepas efinefrin (Adrenalin). Apa faktor resiko dari hipertensi? Merokok dan konsumsi minuman beralkohol : Merokok merupakan salah satu faktor yang dapat diubah. 2002). Hal ini akan mengakibatkan tekanan darah meningkat karena jantung dipaksa memompa untuk memasukkan oksigen yang cukup kedalam organ dan jaringan tubuh (Astawan.9.Selain itu.  Salma Savita/11 . Hormon yang kuat ini akan menyempitkan pembuluh darah dan memaksa jantung untuk bekerja lebih berat karena tekanan yang lebih tinggi. karbon monoksida dalam asap rokok menggantikan oksigen dalam darah.

Dengan merokok. kandungan tar menyebabkan naiknya kekentalan darah sehingga memaksa jantung untuk memompa darah lebih kuat. Nikotin dalam rokok juga memacu katekolamin (adrenalin). Karbon monoksida atau C0 meningkatkan keasaman darah sehingga darah mengental dan lebih mudah menempel di Salma Savita/11 dinding pembuluh darah dan menghalangi . sedangkan adrenalin memicu jantung untuk berdetak 10-20 x permenit.

obesitas  kekentalan pada darah karena glukosa meningkat Stress juga sangat erat merupakan masalah yang memicu terjadinya hipertensi dimana hubungan antara stress dengan hipertensi diduga melalui aktivitas saraf simpatis. tepi. Stress yang berkepanjangan dapat mengakibatkan tekanan darah menetap tinggi Salma Savita/11 .   Alkohol dapat merusak saraf pusat . Peningkatan saraf dapat menaikan tekanan darah secara intermiten (tidak menentu). Alkohol juga meningkatkan keasaman darah sehingga darah menjadi lebih kental dan memaksa jantung memompa lebih kuat.

dimana pada orang yang kuat aktvitas akan cenderung mempunyai frekuensi denyut jantung yang lebih tingi sehingga otot jantung akan harus bekerja lebih keras pada tiap kontraksi.Makin keras dan sering otot jantung memompa maka makin besar tekanan yang dibebankan pada arteri Salma Savita/11 . Aktivitas sangat mempengaruhi terjadinya hipertensi.

Corwin Salma Savita/11 . ternyata wanita lebih banyak menderita hipertensi. ketika seorang wanita mengalami menopause perbandingan antara pria dan wanita.   Jenis kelamin juga sangat erat kaitannya terhadap terjadinya hipertensi dimana pada masa muda dan paruh baya lebih tinggi penyakit hipertensi pada laki-laki dan pada wanita lebih tinggi setelah umur 55 tahun. Genetik Umur Sumber : Buku Saku Patofisiologi Corwin Oleh Elizabeth J.

Salma Savita/11 .

ac. dan pada foto rontgen terlihat pembesaran ventrikel kiri.pdf Salma Savita/11 . Apa tujuan dari dokter menyarankan untuk foto rontgen? Pemeriksaan Rontgen Thorax untuk mengetahui Terlihat pembesaran jantung ke kiri (hipertrofi ventrikel sinistra) dan terdapat cardiac pacemaker (sub cutan) yang digunakan untuk pemacu jantung Kelainan :  Penyakit Jantung Hipertensi Adanya riwayat hipertensi. kesan pembesaran jantung (perkusi).undip.10.  Hipertensi Pulmonal  pembesaran jantung dextra et sinistra  sumber : http://eprints.id/17966/1/JENNIE_BABBA.

11.id/17966/1/JENNIE_BABBA.ac. dimana pada orang yang kuat aktvitas akan cenderung mempunyai frekuensi denyut jantung yang lebih tingi sehingga otot jantung akan harus bekerja lebih keras pada tiap kontraksi. Corwin  Salma Savita/11 . Apa hubungan olahraga dengan tekanan darah yang naik? Dan apakah hipertensi itu diturunkan? Aktivitas sangat mempengaruhi terjadinya hipertensi.Makin keras dan sering otot jantung memompa maka makin besar tekanan yang dibebankan pada arteri ( Amir.pdf Buku Saku Patofisiologi Corwin Oleh Elizabeth J. 2002 ).  Diturunkan Sumber : http:// eprints.undip.

Selain itu. Hormon yang kuat ini akan menyempitkan pembuluh darah dan memaksa jantung untuk bekerja lebih berat karena tekanan yang lebih tinggi. Salma Savita/11 . otak akan bereaksi terhadap nikotin dengan memberi sinyal pada kelenjar adrenal untuk melepas efinefrin (Adrenalin). adapun hubungan merokok dengan hipertensi adalah nikotin akan menyebabkan peningkatan tekana darah karena nikotin akan diserap pembuluh darah kecil dalam paru-paru dan diedarkan oleh pembuluh darah hingga ke otak. Apa hubungan merokok dengan hipertensi? Merokok merupakan salah satu faktor yang dapat diubah.12. 2002). karbon monoksida dalam asap rokok menggantikan oksigen dalam darah. Hal ini akan mengakibatkan tekanan darah meningkat karena jantung dipaksa memompa untuk memasukkan oksigen yang cukup kedalam organ dan jaringan tubuh (Astawan.

ac. Karbon monoksida atau C0 meningkatkan keasaman darah sehingga darah mengental dan lebih mudah menempel di dinding pembuluh darah dan menghalangi lancarnya aliran darah Sumber : Salma Savita/11 http://repository.usu.Dengan merokok. Nikotin dalam rokok juga memacu katekolamin (adrenalin). kandungan tar menyebabkan naiknya kekentalan darah sehingga memaksa jantung untuk memompa darah lebih kuat.id/bitstream/123456789 . sedangkan adrenalin memicu jantung untuk berdetak 10-20 x permenit.

Semua pasien dengan prehipertensi dan hipertensi harus melakukan perubahan gaya hidup. Terapi nonfarmakologi  Menerapkan gaya hidup sehat bagi setiap orang untuk mencegah tekanan darah tinggi dan merupakan bagian yang penting dalam penanganan hipertensi.13. Bagaimana penatalaksanaan hipertensi secara farmakologi dan non farmakologi? . • mengurangi berat badan untuk individu yang obes atau gemuk.  Disamping menurunkan tekanan darah pada pasien-pasien dengan hipertensi. aktifitas fisik Salma Savita/11 . • mengadopsi pola makan DASH (Dietary Approach to Stop Hypertension) yang kaya akan kalium dan kalsium. diet rendah natrium. modifikasi gaya hidup juga dapat mengurangi berlanjutnya tekanan darah ke hipertensi pada pasien-pasien dengan tekanan darah prehipertensi.

yang akan mengurangi volume cairan di seluruh tubuh sehingga menurunkan tekanan darah. Salma Savita/11 . Diuretik juga menyebabkan pelebaran pembuluh darah.Terapi farmakologi Diuretik  Diuretik thiazide biasanya merupakan obat pertama yang diberikan untuk mengobati hipertensi.Diuretik menyebabkan hilangnya kalium melalui air kemih. sehingga kadang diberikan tambahan kalium atau obat penahan kalium. Diuretik membantu ginjal membuang garam dan air.

Yang paling sering digunakan adalah beta-blocker.penderita usia muda . yang efektif diberikan kepada: .blocker.penderita yang pernah mengalami serangan jantung .penderita dengan denyut jantung yang cepat . beta-blocker dan alfa-betablocker labetalol. Salma Savita/11 . yang menghambat efek sistem saraf simpatis.angina pektoris (nyeri dada) . Sistem saraf simpatis adalah sistem saraf yang dengan segera akan memberikan respon terhadap stres.sakit kepala migren. Penghambat adrenergik Penghambat adrenergik merupakan sekelompok obat yang terdiri dari alfa. dengan cara meningkatkan tekanan darah.

Kedaruratan hipertensi (misalnya hipertensi maligna) memerlukan obat yang menurunkan tekanan darah tinggi dengan segera.  Vasodilator Vasodilator langsung menyebabkan melebarnya pembuluh darah.  sumber :  IPD FK UI Salma Savita/11 .nitroprusside . tetapi obat ini bisa menyebabkan hipotensi.Angiotensin converting enzyme inhibitor Angiotensin converting enzyme inhibitor (ACE-inhibitor) menyebabkan penurunan tekanan darah dengan cara melebarkan arteri. Obat dari golongan ini hampir selalu digunakan sebagai tambahan terhadap obat antihipertensi lainnya. Nifedipine merupakan kalsium antagonis dengan kerja yang sangat cepat dan bisa diberikan per-oral (ditelan).labetalol. sehingga pemberiannya harus diawasi secara ketat.nitroglycerin . Beberapa obat bisa menurunkan tekanan darah dengan cepat dan sebagian besar diberikan secara intravena (melalui pembuluh darah): .diazoxide .