You are on page 1of 10

ANALISIS EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK REKLAME DALAM

UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH
(Studi pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kediri)
NIO ANGGUN SRIPRADITA
TOPOWIJONO
ACHMAD HUSAINI
Program Studi Perpajakan
Fakultas Ilmu Administrasi
Universitas Brawijaya
anggunnio@gmail.com
ABSTRAK
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan pendapatan yang berasal dari potensi daerah yang menjadi hak pemerintah
daerah diperoleh dari pemungutan berdasarkan peraturan daerah sesuai peraturan perundang-undangan. Salah satu jenis pajak
daerah yang memiliki potensi dalam meningkatkan penerimaan PAD salah satunya yaitu pajak reklame.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pertumbuhan dan efektivitas pajak reklame & PAD serta
kontribusi pajak reklame terhadap pajak daerah & kontribusi pajak reklame terhadap pendapatan asli daerah.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif sedangkan data yang digunakan
berupa data kuantitatif yaitu berasal dari Laporan Target dan Realisasi Penerimaan Pendapatan Daerah tahun Anggaran 20082012 pada Dinas Pendapatan Daerah.
Hasil dari penelitian ini yaitu pajak reklame di Kabupaten Kediri memiliki potensi yang cukup besar dibandingkan
jenis pajak daerah lainnya. Rata-rata efektivitas penerimaan pajak reklame sebesar 111,02% dan rata-rata efektivitas PAD
periode 2008-2012 sebesar 125,07%. Rata-rata kontribusi pajak reklame terhadap pajak daerah pada periode 2008-2012 yaitu
sebesar 3,12% dan kontribusi pajak reklame terhadap PAD periode tahun 2008-2012 sebesar 1,65%.
Upaya yang dapat dilakukan Dinas Pendapatan Daerah yaitu melakukan pendataan dan penjaringan pada reklame
liar, sosialisasi langsung pada wajib pajak pengguna reklame, serta koordinasi dengan Kantor Pelayanan dan Perijinan Terpadu
dan Satuan Polisi Pamong Praja.
Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Pajak Daerah, Pajak Reklame, Laju Pertumbuhan, Efektivitas, Kontribusi

PENDAHULUAN
Sumber PAD merupakan sumber
keuangan daerah yang digali dari dalam wilayah
daerah yang bersangkutan. Proporsi PAD dalam
seluruh penerimaan daerah masih rendah bila
dibandingkan dengan penerimaan lain-lain yang
diterima daerah. Keadaan ini menyebabkan
perlunya dilakukan suatu upaya untuk menggali
potensi keuangan daerah dalam peningkatan
pendapatan daerah. Kemampuan keuangan
daerah harus ditingkatkan, maka daerah dituntut
untuk lebih kreatif dan aktif didalam
meningkatkan Pendapatan Asli Daerahnya.
Kabupaten Kediri merupakan salah satu
daerah yang memiliki banyak masyarakat yang
melakukan kegiatan bisnis secara produktif.
Banyaknya kegiatan bisnis yang dilakukan oleh
masyarakat di Kabupaten Kediri membuat
daerah ini ramai akan banyaknya penggunaan
reklame. Reklame digunakan sebagai alat untuk
memperkenalkan dan mempromosikan produk –
Jurnal e-Perpajakan, No. 1 volume 1 tahun 2014

produk oleh pengusaha kepada masyarakat.
Banyaknya penggunaan reklame yang terpasang
membuat pajak reklame memiliki potensi dalam
menyumbang peningkatan PAD Kabupaten
Kediri.
Melalui Peraturan Daerah Nomor 1
Tahun 2011 tentang Pajak Daerah pemungutan
pajak reklame di Kabupaten Kediri telah
memiliki dasar hukum yang jelas dan kuat
sehingga harus dipatuhi oleh masyarakat dan
pihak terkait lainnya. Pihak yang menjadi
potensi pengguna reklame adalah pelaku bisnis
atau pengusaha. Dari data yang ada dari tahun
2005 hingga 2010 terjadi peningkatan jumlah
pengusaha dari 2.131 pengusaha menjadi 2.331
pengusaha yang tersebar atas usaha rumah
tangga, usaha kecil dan menengah dan usaha
besar

1

Pajak rokok. 1 volume 1 tahun 2014 . yaitu : a. Pendapatan Asli Daerah (PAD) 1) Pajak Daerah 2) Retribusi Daerah 2 3) Bagian Laba Pengelolaan Aset Daerah yang dipisahkan 4) Lain-lain PAD yang Sah b. Pajak daerah adalah iuran wajib yang dilakukan oleh orang pribadi atau badan kepada daerah tanpa imbaan langsung yang seimbang. tetapi tidak ada jasa timbal balik dari negara secara langsung. Pajak digunakan untuk mendanai pembangunan yang berguna bagi seluruh lapisan masyarakat” (Adisasmita. Pajak hiburan d. Pajak penerangan jalan f. yang dipaksakan berdasarkan perundang-undangan yang berlaku yang digunakan untuk pembiayai penyelenggaraan pemerintah daerah dan pembangunan daerah (Pasal 1 ayat 10 UU No. Pajak air permukaan e. Pajak kendaraan bermotor b. menurut peraturan yang ditetapkan pemerintah serta dapat dipaksakan. 2009:2). Pajak sarang burung walet Jurnal e-Perpajakan. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah). 2011:70). “Definisi pajak adalah kontribusi wajib kepada Negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Negara bagi sebesarbesarnya kemakmuran rakyat” (UU No. 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan). yaitu : a. Pajak restoran c.KAJIAN PUSTAKA Pengertian Pajak Pembangunan Nasional merupakan kegiatan yang berlangsung terus menerus dan berkesinambungan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat baik materiil maupun spiritual. untuk memelihara kesejahteraan umum” (Djajadiningrat dalam Tjahjono. Pajak reklame e. Pajak daerah yang dipungut oleh provinsi ditetapkan terdiri atas 5 jenis pajak. Pajak mineral bukan logam dan batuan g. No. Pendapatan Asli Daerah Sumber-Sumber Penerimaan Daerah Perihal sumber penerimaan yang menjadi hak pemerintah daerah berdasarkan Undangundang nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah telah menetapkan sumber-sumber penerimaan daerah. Pajak air tanah i. Transfer Pemerintah Pusat 1) Bagi Hasil Pajak 2) Bagi Hasil Sumber Daya Alam 3) Dana Alokasi Umum 4) Dana Alokasi Khusus 5) Dana Otonomi Khusus 6) Dana Penyesuaian Pajak Daerah Pengertian Pajak Daerah “Pajak daerah merupakan pajak yang dipungut oleh daerah seperti provinsi. tetapi bukan sebagai hukuman. Bea balik nama kendaraan bermotor c. Pajak hotel b. 2009:8). 2008:1). Pajak parker h. Adapun definisi pajak ditinjau dengan sudut pandang peralihan aset dari sektor privat ke sektor publik yaitu “Pajak sebagai suatu kewajiban menyerahkan sebagian daripada kekayaan ke kas negara disebabkan suatu keadaan. kabupaten maupun kotamadya berdasarkan peraturan daerah masing-masing dan hasilnya digunakan untuk pembiayaan rumah tangga daerah masingmasing“(Tjahyono. sebagai berikut: a. Pengklasifikasian Pajak Daerah Pajak Daerah dan Retribusi Daerah membedakan antara jenis pajak daerah yang dipungut oleh provinsi dan jenis pajak yang dipungut oleh Kabupaten/Kota. “Pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara (peralihan kekayaan dari sektor partikelir ke sektor pemerintah) berdasarkan Undangundang (dapat dipaksakan) dengan tiada mendapat jasa timbal balik (tengen prestatie) yang langsung dapat ditunjuk dan digunakan untuk membiayai pengeluaran umum” (Soemitro dalam Mardiasmo. kejadian dan perbuatan yang memberikan kedudukan tertentu. “Perbuatan nyata untuk merealisasikan tujuan tersebut adalah mewujudkan kemandirian Negara untuk menggali sumber dana dalam penerimaan Negara berupa pajak. Pajak daerah yang dipungut oleh Kabupaten/Kota ditetapkan juga secara terbatas hanya mencakup 11 jenis pajak. Pajak bahan bakar kendaraan bermotor d.

x. warta mingguan. 2010:381). 1 volume 1 tahun 2014 e. w. pemerintah provinsi atau pemerintah daerah. dan f. p. Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (UU No. i. dibaca. sosial. yaitu: a. warta harian. Pemerintah Daerah diharapkan mampu menjalankan roda pemerintahan secara maksimal untuk melakukan pembangunan daerah dengan cara menggali sumber-sumber keuangan yang memanfaatkan potensi yang dimiliki daerah sebagai PAD. Reklame Tiang d. Reklame Megatron b.Nio Anggun Sripradita.8 Tahun 2006). Reklame Selebaran v. r.Kediri No. warta bulanan dan sejenisnya. perbuatan. j. Nama pengenal usaha atau profesi yang dipasang melekat pada bangunan d. q. l. atau media yang bentuk corak ragamnya dirancang untuk tujuan komersil memperkenalkan. et al. Tempat usaha atau profesi diselenggarakan sesuai dengan ketentuan yang mengatur nama pengenal usaha atau profesi tersebut.28 Tahun 2009 Pasal 1 angka 26 dan 27). Pengertian Pendapatan Asli Daerah “Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan pendapatan yang diperoleh daerah berdasarkan Peraturan Daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan” (UU No. Penyelenggaraan reklame yang dipergunakan untuk keperluan amal. orang. k. televisi. h. o. jasa. g. atau badan. 33 tahun 2004 pasal 1). keagamaan dan politik. PAD merupakan pendapatan daerah yang berasal dari pemanfaatan potensi yang dimiliki daerah.2009:31). Pajak reklame adalah pajak atas penyelenggaraan reklame.dirasakan. Pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan. 28 Tahun 2009). m. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan keleluasaan 3 . Reklame adalah benda alat. Penyelenggaraan reklame melalui internet. k. Beberapa penyelenggaraan reklame yang dikecualikan dalam obyek pajak reklame. Objek pajak reklame meliputi : a. radio. s. Reklame Peragaan Reklame Ledang Reklame Film Promosi Reklame Slide (Perda Kab. t. didengar. No. Reklame Tempel Jurnal e-Perpajakan. Nilai Sewa Reklame Sesuai dengan peraturan perundangundangan yang mengatur tentang pajak reklame tarif pajak reklame yang dikenakan atas objek reklame adalah paling tinggi 25%(dua puluh lima persen) dari nilai sewa reklame dan ditetapkan dengan peraturan daerah kabupaten/kota yang bersangkutan. Pengenaan pajak reklame tidak mutlak ada pada seluruh daerah kabupaten / kota yang ada di Indonesia (Siahaan. menganjurkan. Label/merek produk yang melekat pada barang yang diperdagangkan. e. f. Transfer Pemerintah Provinsi 1) Bagi Hasil Pajak 2) Bagi Hasil Sumber Daya Alam 3) Bagi Hasil Lainnya 4) Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah. Reklame yang diselenggarakan oleh pemerintah. Reklame Bando Jalan c. yang dapat dilihat. b. yang berfungsi untuk membedakan dari produk sejenis lainnya. dan atau dinikmati oleh umum (UU No. y. Analisis Efektivitas Penerimaan Pajak Reklame j. Reklame Neon Box Reklame Kendaraan Rekalme Rombong Reklame Melekat Reklame Baliho Reklame Banner Reklame Spanduk Reklame Umbul-Umbul Reklame Layar Toko Reklame Tenda Promosi Reklame Poster Reklame Stiker Reklame Tinplate Reklame Flag Chain Reklame Udara Reklame Katalog u. n. Pajak Reklame Pengertian Pajak Reklame Pajak reklame merupakan salah satu jenis pajak daerah yang dipungut oleh Kabupaten/Kota. atau untuk menarik perhatian umum terhadap barang. c. mempromosikan. Obyek Pajak Reklame Obyek pajak reklame adalah semua penyelenggaraan reklame yang dikategorikan menjadi reklame. “Dalam era otonomi daerah dituntut untuk mencari alternatif lain yang dapat dimanfaatkan secara optimal guna meningkatkan pendapatan daerah tidak terus bergantung pada pemeritah pusat dalam mendanai semua aktivitas didaerah“(Wahab.

Penelitian deskriptif merupakan penelitian non hipotesis sehingga dalam langkah penelitiannya tidak perlu merumuskan hipotesis (Arikunto. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian yang ditetapkan. Biaya pembuatan b. No. pengecatan. Ukuran media reklame (Siahaan. dan atau terpasang ditempat yang telah diizinkan. Jenis reklame e. Lama pemasangan d. Nilai strategis lokasi merupakan ukuran nilai yang dietapkan titik lokasi pemasangan tersebut. Fokus Penelitian Fokus penelitian adalah hal yang dijadikan pedoman dalam penelitian sehingga akan memudahkan peneliti dalam menetukan data mana yang diperlukan untuk diteliti. 2. Sumber Data Data yang diperlukan dalam penyusunan hasil penelitian yaitu: Jurnal e-Perpajakan. pemasangan. Fokus penelitian bertujuan memberikan batasan terhadap fenomena atau permasalahan yang ada agar penelitian yang dilakukan lebih terarah. Pendapatan asli daerah total dari realisasi penerimaan pajak reklame dibagi realisasi penerimaan pendapatan asli daerah dan dikalikan seratus persen. jadi efektivitas menurut seberapa jauh organisasi jadi efektif. 2006:78). Pada dasarnya nilai sewa reklame dihitung dengan mempertimbangkan hal-hal berikut ini : a. apabila konsep efektivitas dikaitkan dengan pemungutan penerimaan pajak reklame maka efektivitas yang dimaksud adalah seberapa besar realisasi penerimaan pajak reklame mencapai target yang seharusnya dicapai pada periode tertentu. instalasi listrik. maka jenis penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian deskriptif. peragaan. penayangan. dan nilai sudut pandang (NSP). Luas bidang reklame f. konstruksi. Ketinggian reklame Efektivitas Pajak Reklame Pengertian Efektivitas Efektivitas dapat dinilai atas tujuan yang biasa dilaksanakan dan bukan atas konsep tujuan yang maksimum. Kemampuan daerah dalam melaksanakan tugas dikategorikan efektif apabila rasio yang dicapai minimal sebesar 1 (satu) atau 100%. ditayangkan. pembayaran/ongkos perakitan pemancaran. “Menurut ukuran seberapa jauh organisasi berhasil mencapai tujuan yang layak dicapai”(Streers dalam Dimmiatin. 1 volume 1 tahun 2014 . Jenis dan waktu pemasangan reklame d. tidak meluas serta relevan dengan objek penelitian dan memperoleh hasil yang sesuai dengan harapan. Adapun yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1.kepada pemerintah kabupaten/kota untuk menetapkan tarif sesuai dengan kondisi masingmasing daerah. Besarnya biaya pemasangan reklame b. Penggunaan penelitian deskriptif karena peneliti akan menggambarkan dan mendeskripsikan hasil olahan data terkait dengan penerimaan pajak reklame dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah Kabupaten Kediri.2010:387). Perhitungan nilai strategis didasarkan pada beberapa besarnya ukuran reklame dengan indikator : nilai fungsi ruang (NFR). lokasi pemasangan. diperagakan. nilai fungsi jalan (NFJ). Efektivitas Pajak Reklame Berdasarkan beberapa pengertian efektivitas yang telah dijelaskan maka efektivitas 4 digunakan untuk mengukur hubungan antara hasil (realisasi penerimaan pajak reklame) terhadap target pajak reklame. berdasarkan kriteria kepadatan pemanfaatan tata ruang kota untuk berbagai aspek kegiatan di bidang usaha. Perhitungan NJOPR didasarkan pada besar komponen biaya penyelenggaraan reklame yang meliputi indikator : a. Nilai strategis lokasi e. Efektivitas menggambarkan kemampuan pemerintah daerah dalam merealisasikan Pajak Reklame yang dianggarkan dibandingkan dengan target yang ditetapkan berdasarkan potensi riil daerah. 2008:40). Pajak reklame target dan realisasi penerimaan pajak reklame. dan transportasi yang bersangkutan dan lain sebagainya sampai dengan bangunan reklame selesai dipancarkan. Nilai Jual Objek Pajak Reklame (NJOPR) merupakan keseluruhan pembayaran/ pengeluaran yang dikeluarkan oleh pemilik dan atau penyelenggaraan reklame. Besarnya biaya pemeliharaan reklame c. Biaya pemeliharaan c.

607.012.50 117.291.136.857.396. 2011 Teknik Pengumpulan Data Peneliti menggunakan beberapa teknik pengumpulan data dalam memperoleh data yang berhubungan dengan tema penulisan penelitian.505.72 113.121.913.726.69 133.45 57.766.290.40 90.943.300.568.040.71 3.726.328. apabila konsep efektivitas dikaitkan dengan pemungutan penerimaan pajak reklame maka efektivitasyang dimaksud adalah seberapa besar realisasi penerimaan pajak reklame HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Data dan Interpretasi Data Penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 20082012 Pendapatan asli daerah dalam penelitian ini digunakan sebagai informasi yang menunjukan upaya pemerintah Kabupaten Kediri dalam hal ini pihak Dinas Pendapatan Daerah untuk selalu mengoptimalisasi segala potensi yang ada.601.113.882. 2012 1.697.219.56 77.08 6.006. Analisis Kontribusi Analisis kontribusi adalah suatu alat analisis yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi yang dapat disumbangkan dari penerimaan pajak reklame terhadap pajak daerah dan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Kediri.381.02 12.Nio Anggun Sripradita.566.12 96.431.19 Prosentase (%) 114.00 3.527.404.81 85.551.481.56 175.986.350.134.469.62 135.68 131.958. Analisis deskriptif digunakan untuk menjelaskan maupun menyajikan data yang diperoleh dari instansi dengan memberikan gambaran umum menurut apa adanya sesuai kenyataan yang ada pada saat melakukan penelitian.00 Realisasi Penerimaan (Rupiah) 18.44 51. data yang berkaitan dengan tema penelitian dan laporan-aporan yang relevan dengan tema penelitian untuk mendukung data yang sudah ada.00 19. Data sekunder Data sekunder merupakan data yang diambil dari catatan atau sumber lain yang telah ada yang sudah diolah pihak ketiga.00 3.000.266.00 4.202.309. Analisis Efektivitas Penerimaan Pajak Reklame Tabel 1 Target Dan Realisasi Penerimaan Komponen PAD Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2008-2012.44 21.000.173.00 2.00 42.810.33 116.541.001.046.64 96.910. secara berkala (time series) untuk melihat perkembangan objek penelitian selama periode tertentu.85 14.74 134.885.936.50 32.05 4.76 27.828.25 14.252. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.67 22. 1 volume 1 tahun 2014 5 .875.413.000.904.814.59 113.063.628.000. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini adalah target dan realisasi penerimaan pajak reklame serta data target dan realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah yang bersumber dari Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kediri.5 110.01 131.721. 3.425.494.277.00 2. 2004:17).795.808.142.309.14 100.53 135.70 100.80 19.218.030. No.442.890.226.739. 1.051.00 54.00 31.141.903.373.94 128.963. yaitu: 1.441.320. maka dibandingkan antara realisasi penerimaan pajak reklame terhadap penerimaan pajak daerah serta penerimaan PAD.827.00 19.459.264.739. 2009 2008 Thn 2010 Metode Analisis Data Data yang telah diperoleh selanjutnya akan dilakukan analisis data agar dapat diinterpretasikan.095.825.008. Berikut adalah tabel target dan realisasi penerimaan tiap komponen PAD Kabupaten Kediri.347.00 94.800.263.000.731.747.000.039.314. et al.302.464.497.162.34 120.588.79 3.27 72.05 223.91 27.866.84 147.722.629.00 16.602.174.066.092.38 104. disamping itu data PAD bagi daerah merupakan info yang berguna untuk merencanakan pembangunan pada masa mendatang.319.702.988.78 19.270.21 28.53 129.928.00 818.00 823.581.430.38 47.00 2.50 110.095.239.397.648.00 24.89 32.263.476.39 Sumber : Data Diolah Jurnal e-Perpajakan. mencapai target yang harus seharusnya dicapai pada periode tertentu.891.00 4.00 60.385.333.822. 2. Jenis Pendapatan Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Kekayaan Daerah Lain-lain PAD yang sah Total PAD Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Kekayaan Daerah Lain-lain PAD yang sah Total PAD Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Kekayaan Daerah Lain-lain PAD yang sah Total PAD Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Kekayaan Daerah Lain-lain PAD yang sah Total PAD Pajak Daerah Retribusi Daerah Hasil Kekayaan Daerah Lain-lain PAD yang sah Total PAD Target Penerimaan (Rupiah) 16.08 37.626.94 120.399.00 21.675.766.198.258.153.762.726. Analisis Efektivitas Analisis efektivitas digunakann untuk mengukur hubungan antara hasil (realisasi penerimaan pajak reklame) terhadap target pajak reklame. Dokumentasi Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data melalui pengumpulan bahan tertulis berupa buku-buku.221.902.834.832.273.444.818.00 15.00 15. Laju pertumbuhan Pajak Reklame Perhitungan laju pertumbuhan penerimaan pajak reklame dapat menggunakan rumusan sebagai berikut (Arsyad.494.

875.000.705.000.697.000.00 106.79% Pajak Reklame 529.00 110.040.037.394.00 72.00 115.430. Realisasi penerimaan PAD tertinggi terjadi pada tahun 2012 yaitu sebesar Rp 128.09% Pajak Penerangan Jurnal e-Perpajakan.000.19 atau 135.00 113.00 327.000. namun terdapat beberapa komponen PAD yang tidak dapat mencapai target yang telah ditetapkan.00 374.000.988. Target penerimaan pajak daerah (Rupiah) 193.734.471.025. Realisasi penerimaan PAD Kabupaten Kediri tahun 20082012 rata-rata mengalami kenaikan.00 Realisasi Penerimaan Pajak Daerah (Rupiah) 136.00 Realisasi Penerimaan Pajak Daerah (Rupiah) Prosentase (%) 218.065.697.536.650. pajak Restoran.650.581.00 100.482.00 116.050.559.00 1.50 117. Peningkatan yang terjadi dalam segi penerimaan penyumbang komponen PAD.475.26% 5.527.74% Jalan Pajak Penggalian 300.510.803.00 Prosentase (%) 103.439.000.000.88% 15.000.739.39% dari target anggaran.14% 14.115.51% Pajak Hiburan 99.857.00 161.00 Pajak Reklame 2009 Penerimaan Pajak Daerah Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2008-2012 Target penerimaan pajak daerah (Rupiah) 502.00 Jenis Pajak Daerah Tahun 2010 Berdasarkan analisis dari Tabel 1 dapat diketahui setiap tahun tiap komponen penyumbang penerimaan PAD mengalami perubahan penerimaan fluktuatif.000.200.00 18.00 101.00 113.C Pajak Pencucian Motor Total Pajak Daerah Sumber: Data Diolah Tabel 5 Target dan Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2011 Tahun Prosentase (%) 105.000.83% Pajak Reklame 928.000.799.847.000.02% 731.626.00 Pajak Jenis Pajak Daerah Pajak Hotel Pajak Restoran 2011 2008 Tahun Target penerimaan pajak daerah (Rupiah) 110.930.000.470.112.000.00 110.00 483. sedangkan realisasi penerimaan PAD terendah terjadi pada tahun 2008 hanya sebesar Rp 21.800.965.081.000.00 644.000.33% Penggalian Bahan Gol. Berikut tabel yang menjelaskan penerimaan jenis-jenis pajak daerah yang dipungut di Kabupaten Kediri tahun 2008-2012 serta prosentase pencapaian realisasi : Tabel 2 Target dan Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2008 6 Pajak Hotel Realisasi Penerimaan Pajak Daerah (Rupiah) 117.091.14% Pajak Hiburan 67.37% Pajak Penerangan Jalan Pajak 328.629.00 5.775.136.00 298.00 19.903.83% 107.764.000. Prosentase pencapaian realisasi penerimaan pajak reklame tahun 2008 mencapai 114.963.00 103.086.00 112.00 113.64% Pajak Hiburan 61.616.292.00 5.420.000.833. 1 volume 1 tahun 2014 .C Pajak Pencucian Motor Total Pajak Daerah Sumber: Data Diolah Tabel 3 Tahun Target dan Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2009 Jenis Pajak Daerah Pajak Hotel Pajak Restoran Target penerimaan pajak daerah (Rupiah) 132.020.00 114.871.Berdasarkan Tabel 2.00 21.C Pajak Pencucian Motor Total Pajak Daerah Sumber: Data Diolah Tabel 4 Target dan Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2010 Tahun Jenis Pajak Daerah Target penerimaan pajak daerah (Rupiah) Realisasi Penerimaan Pajak Daerah (Rupiah) Prosentase (%) Pajak Hotel Pajak Restoran 173.095.93% 18.00 120.00 564. Hal ini dapat ditunjukkan dari prosentase penerimaan komponen PAD yaitu pajak daerah dan retribusi daerah yang terjadi pada tahun 2011. No.51% Realisasi Penerimaan Pajak Daerah (Rupiah) 603.393.807.000.425.380.265.141.00 117.650.50 116.618.00 110. pajak Reklame.162.00 Pajak Restoran 315.693. pajak Penggalian Bahan Gol.963.588. Prosentase pencapaian penerimaan pajak daerah paling tinggi yaitu Pajak Penggalian Gol.03% 255.442.512.000.3.15% 16.762.00 atau 113.000.721.516.000.545. hal ini menunjukan setiap tahun PAD mengalami pertumbuhan yang positif.789.400.890.00 327.15%).000.00 77.573.521.162.24% 91.C (161.01% Bahan Gol.4.00 435.90% 19.15% 20.000.350.629.087.40% Pajak Reklame Pajak Penerangan Jalan Pajak Penggalian 513.923.832.09% 5.00 619.502.113.35% 5.260.122.510.100.000.5 dan 6 diketahui bahwa pada tahun 2008 terdapat beberapa jenis pajak daerah yang dipungut oleh pemerintah Kabupaten Kediri antara lain pajak Hotel.000.50% 16.252.000.00 176.00 110.460.00 104.000.00 16.750. Realisasi penerimaan seluruh pajak daerah yang dipungut oleh pemerintah Kabupaten Daerah mampu mencapai target yang telah ditetapkan.69% Jenis Pajak Daerah Penerangan Prosentase (%) 120.000. Pajak Hiburan.00 100.58% Bahan Gol.960.902.650.721.00 402.882.58%.26%) sedangkan prosentase penerimaan pajak daerah yang terendah yaitu Pajak Pencucian Motor (100.499.000.000.235.000.000.007.00 18.00 21.00 93.000.399.00 100. pajak Penerangan Jalan.00 196.00 1.00 5.00 19.700.000.66% Pajak Hiburan 93.00 767.C dan pajak Pencucian Motor.000.50% dari target anggaran.

750.40% Bahan Gol.00% 5.000.258.78% 147.564.00% 276.00 442.389. et al.173.00 619.00 0.626. Hal tersebut dapat kita simpulkan bahwa prosentase pencapaian target penerimaan pajak reklame Kabupaten Kediri mencapai 120.33% 96.00 2012 1.00 1.022.463.891.825.24% 640.000.347.00 1.00 72.00 619.771.00 1.68% 144.327.15% 100.000.693. Realisasi penerimaan pajak reklame pada tahun 2008 yaitu sebesar Rp 603.08% 171.00 950.00 79.00 96.000.00 1.00 27. No.000.058.217.00 170.000.214.497.00 107.00 173.252.808.00 347.221.00 -5.700.810.00 2010 731.006.45% 78.153.007.560.960.542.022.00 21.641.14% 116.695.087.380.100.618.305.20 Laju pertumbuhan per tahun (%) 0.00 148.100.000. sedangkan pada realisasi penerimaan pajak reklame mengalami Jurnal e-Perpajakan.065.757.00 767.293.763.358.242.500.445.00 Prosentase (%) 120.095.000.00 0.313.00 1.516.302.614.579.755.139.16% 0.00 25.162.00 120.001.94% -7.988.837.235.00 99.00 767.35% Sumber : Data Diolah Berdasarkan Tabel 9 dapat diketahui realisasi penerimaan PAD dalam kurun waktu 5(lima) tahun periode 2008-2012.000.00 2011 928.00 128.516.588.000.313.80 32.697.00.20 Laju per tumbuhan per tahun (%) 0.381.050.819.48% Sumber: Data Diolah Berdasarkan Tabel 7 diketahui bahwa target penerimaan pajak reklame mengalami peningkatan disetiap tahun.000.429.00 17.043. Pada tahun 2008 target penerimaan pajak reklame yang telah ditetapkan oleh pemerintah Kabupaten Kediri sebesar Rp 502.581.065.081.Nio Anggun Sripradita.476.000.397.818.022.84% 120.35% 17.874.91% 45.40% 108.C Pajak Air Bawah Tanah Pajak Pencucian Kendaraan Bermotor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan BPHTB Total Pajak Daerah Sumber: Data Diolah Tabel 6 Target dan Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2012 2012 Tahun Jenis Pajak Daerah Target penerimaan pajakRealisasi Penerimaan Prosentase daerah Pajak Daerah (%) (Rupiah) (Rupiah) Pajak Hotel Pajak Restoran Pajak Hiburan Pajak Reklame Pajak Penerangan Jalan Pajak Parkir Pajak Air Bawah Tanah Pajak Sarang Burung Walet Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan BPHTB Total Pajak Daerah 226.252.087.00 258.753.39% 127.885.79% 109.00 31.850.14% dari target anggaran.095.80 200.283.25 43.00% 2.000.27% 126.00 1.544.022.000.50% 23.000.404.60 Perubahan (Rupiah) 0 15.00 2.48% 34.000.115.418.184.00 402.535.234.00 77. Realisasi penerimaan PAD pada periode 2008-2012 mengalami fluktuatif.313.39% 112.050.00 0.00 370.00 2009 529.000.000.00% 397.00 1. 1 volume 1 tahun 2014 Tabel 9 Laju Pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2008-2012 Realiasi penerimaan Tahun PAD (Rupiah) 2008 2009 2010 2011 2012 Ratarata 21.750.834.00 2.222. Analisis Efektivitas Penerimaan Pajak Reklame Tahun Target penerimaan pajak daerah (Rupiah) Jenis Pajak Daerah Realisasi Penerimaan Pajak Daerah (Rupiah) Prosentase (%) Jalan Pajak Penggalian 236.000.650.00 19.212.799.960.266.60 Perubahan (Rupiah) 0 55.61% Sumber: Data Diolah Sumber : Data Diolah Penerimaan Pajak Reklame Kabupaten Kediri Berikut tabel yang menggambarkan kemampuan pencapaian penerimaan pajak reklame setiap tahun dalam periode tahun anggaran 2008-2012 Kabupaten Kediri: Analisis Laju Pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2008-2012 Tabel 7 Data Target Dan Realisasi Pajak Reklame Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2008-2012 Target penerimaan Tahun pajak reklame (Rupiah) 2008 502.00 47. Analisis Laju Pertumbuhan Pajak Reklame Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 20082012 Tabel 8 Laju Pertumbuhan Pajak Reklame Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2008-2012 Tahun 2008 2009 2010 2011 2012 Ratarata Realiasi penerimaan pajak reklame (Rupiah) 603.153.170.814.00 5. Pada periode tahun 20082009 realisasi PAD mengalami peningkatan secara signifikan dibandingkan periode lainnya.34% peningkatan pada tahun 2008 hingga 2011 dan terjadi penurunan pada tahun 2012.88% 104.095.059.000.500.087.600.087. 7 .00 1.993.00 -15.081.00 2.000.960.25 28.00 5.631.381.695.00 69.466.441.008.37% -1.00 0.00 114.458.292.37% 8.00 24.166.115.458.799.700.00% 253.593.000.15% 100.000.00 1.000.087.256.00 Rata-rata Realisasi penerimaan pajak reklame (Rupiah) 603.828.100.119.00.48% 32.866.00 841.728.105.100.618.

063.397.84% Efektif Ratarata 757.88%.44 129.726.043.618.799.164.309.022.12% Efektif 2012 1.00 619. Berdasarkan pada peraturan tersebut maka tingkat efektivitas penerimaan pajak reklame di Kabupaten kediri periode tahun 2008-2012 sebagai berikut: Analisis Efektivitas Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kediri Tingkat efektivitas dihitung dengan membandingkan antara realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kediri dengan target anggaran yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kediri pada tahun tertentu.650.313.00 104.441.747.162.834.60 111. Berdasarkan pada peraturan tersebut maka tingkat efektivitas penerimaan PAD di Kabupaten kediri periode tahun 2008-2012 sebagai berikut : Tabel 10 Efektivitas Penerimaan Pajak Reklame Kabupaten Kediri Periode Tahun 20082012 Tahun Target Penerimaan Pajak Reklame (Rupiah) Realisasi Penerimaan Pajak Reklame (Rupiah) Tingkat Efektivitas Tabel 11 Efektivitas penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kediri periode tahun 2008-2012 Kriteria Tahun Target Penerimaan PAD (Rupiah) Realisasi Penerimaan PAD (Rupiah) Tingkat Efektivitas Kriteria 2008 502.000.38 113.825.314.226.07% Efektif Sumber : Data Diolah Berdasarkan Tabel 10 diketahui jumlah target penerimaan dan realisasi penerimaan pajak reklame Kabupaten Kediri periode tahun 20082012.000.15% Efektif 2010 54.000.960.087. maka dapat diketahui tingkat efektivitas dalam pemungutan pajak reklame dengan membandingkan realisasi penerimaan pajak reklame dengan target penerimaan pajak reklame yang telah ditetapkan.39% Efektif Ratarata 62.00 841.198.00 100.626.988.78 77.095.841.092.78 79.700.695.91 133.50% hal ini menjeaskan bahwa tingkat efektivitas tahun 2008 berada pada kriteria efektif. 1 volume 1 tahun 2014 . yang mengkategorikan tingkat efektivitas kinerja keuangan dapat diukur dengan penilaian tersebut.494.00 120.795.900-327 tahun 1996.00 21.476. No.39% Efektif 2011 85.006.84% Efektif 2009 60.373.900-327 tahun 1996.693.00 603.252.588.431. Tingkat efektifitas yang dicapai dapat mencapai prosentase mendekati 100% atau rasio 1(satu) maka tingkat efektivitas semakin baik.516.381. Pada tahun 2009 tingkat efektivitas penerimaan pajak reklame lebih kecil dibandingkan tahun 2008.89 96. Tahun 2009 tingkat efektivitas mengalami kenaikan signifikan.Realisasi PAD mengalami penurunan pada periode tahun 2009-2010.087.00 113.115. Analisis Efektivitas Pajak Reklame Kabupaten Kediri Tingkat efektivitas dihitung dengan membandingkan antara realisasi penerimaan pajak reklame Kabupaten Kediri dengan target anggaran yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kediri pada tahun tertentu.292.380.00 116.02% Efektif 2012 94. mencapai 116. Tingkat efektivitas pada tahun 2008 sebesar 120.00 1.750.00 128. yang mengkategorikan tingkat efektivitas kinerja keuangan dapat dikur dengan penilaian tersebut.00 120.670.100. Tingkat efektivitas tahun 2009 termasuk kriteria efektif (lebih dari 100%).065.88% Efektif 2008 19.557. besarnya tingkat efektivitas pada tahun 2008 menunjukan bahwa penerimaan pajak reklame berada pada kriteria efektif.19 135.050.466.302.081.50% Efektif 2011 928. Tingkat efektifitas yang dicapai dapat mencapai prosentase mendekati 100% atau rasio 1(satu) maka tingkat efektivitas semakin baik. Tingkat efektivitas penerimaan PAD tahun 2008 sebesar 113.697.221.14% Efektif 2009 529. Hal ini berdasarkan pada peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 690.750.000. Hal ini berdasarkan pada peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 690.581. maka dapat diketahui tingkat efektivitas dalam penerimaan PAD dengan membandingkan realisasi penerimaan PAD dengan target PAD yang telah ditetapkan oleh Dinas Pendapatan Kabupaten Kediri.21 72.98 125.00 767.00 1. namun tingkat efektivitas penerimaan pajak tahun 2009 8 Sumber : Data Diolah Berdasarkan Tabel 11 diketahui jumlah target penerimaan dan realisasi penerimaan PAD Kabupaten Kediri periode tahun 2008-2012.14% (lebih dari 100%). hal ini dikarenakan kenaikan Jurnal e-Perpajakan.347.039.50% Efektif 2010 731.095.

Rata-rata tingkat efektifitas penerimaan PAD Kabupaten Kediri periode tahun 2008-2012 sebesar 125.Rahardjo. 2008.88%. Licolin. 104. Yogyakarta:Graha Ilmu. kepatuhan. 2011. Ekonomi Pembangunan:Edisi Revisi. Tingkat efektivitas penerimaan pajak reklame dalam kurun waktu 5(lima) tahun periode 2008-2012 berturut-turut adalah 120. 2006. 1. dan 0.39%. 3. serta pihak swasta dalam melaksanakan perijinan sampai pengawasan langsung terhadap penyelenggaraan reklame. Jakarta: Rineka Cipta.39%.27%. DAFTAR PUSTAKA Adisasmita. Divita. menurut besar tingkat efektivitas tahun 2009 berada pada kriteria efektif (lebih dari 100%) . 9 .07%. Selain hal tersebut cara ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penerimaan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kediri agar trus menunjukan pertumbuhan yang positif pada perekonomian daerah. Yogyakarta:YKPN.84% dan 135.75%. Arikunto. Efektiitas pemungutan pajak Hotel dan Pajak Restoran sebagai sumber penerimaan Pendapatan Asli Daerah. 4. Suharsimi.65%. 133. Kontribusi pajak reklame terhadap pajak daerah dalam kurun waktu 5 (lima) tahun periode 2008-2012 berturut-turut adalah 3. Besar prosentase ratarata kontribusi penerimaan pajak reklame terhadap pajak daerah periode 2008-2012 tergolong pada kriteria sangat kurang. Arsyad. Rata-rata efektivitas penerimaan pajak reklame periode 2008-2012 sebesar 111. 1.15%.02%. 3.50%. Dimmiatin.15%. 0.12%. Pengelolaan Pendapatan & Anggaran Daerah. Besar presentase rata-rata kontribusi penerimaan pajak reklame yang telah dicapai oleh Kabupaten Kediri dari tahun 2008 hingga tahun 2012 berada pada kriteria sangat kurang untuk setiap tahunnya.32%. hal ini membuktikan bahwa pemerintah Kabupaten Kediri mampu melaksanakan kinerja keuangan daerah pada sektor PAD secara efektif. 1 volume 1 tahun 2014 potensi yang dimiliki pajak reklame sebagai salah satu penyumbang penerimaan PAD sehingga pada periode 2008-2012.13%. 113.86%. Hal ini menggambarkan bahwa pemerintah Kabupaten Kediri belum mengoptimalkan Jurnal e-Perpajakan. Analisis Efektivitas Penerimaan Pajak Reklame signifikan pada target dan realisasi penerimaan PAD dibandingkan tahun sebelumnya. 120. No. 129. dan 100. Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kediri hendaknya mengadakan koordinasi dan kerjasama dengan pihak Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT). et al.12%. serta kesadaran akan pentingnya pajak reklame.14%. hal ini diharapkan dapat memaksimalkan penerimaan pajak reklame ditahun-tahun berikutnya sehingga tercipta laju pertumbuhan penerimaan yang positif.50%. lebih sering lagi melakukan sosialisasi mengenai pajak daerah serta perundang-undangan kepada wajib pajak untuk meningkatkan pemahaman. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Rata-rata kontribusi penerimaan pajak reklame terhadap PAD Kabupaten Kediri yaitu 1. 2.Saran 1. dan 2. Pemerintah Kabupaten Kediri khususnya Dinas Pendapatan Daerah perlu melakukan pendataan secara langsung serta pendataan ulang secara berkala pada penyelenggaraan reklame.50%. Hal tersebut sejalan dengan tingkat efektivitas penerimaan PAD Kabupaten Kediri periode 2008-2012 berturut-turut sebesar 113. Tingkat efektivitas tahun 2009 sebesar 129.84%. KESIMPULAN DAN SARAN A. Skripsi Fakultas Ilmu Administrasi. 116. Kesimpulan 1. Satuan Pamong Praja. B. Rata-rata kontribusi penerimaan pajak reklame terhadap pajak daerah Kabupaten Kediri sebesar 3. Hal ini bertujuan untuk menekan jumlah penyimpangan dalam penyelenggaraan reklame khususnya menertibkan pada reklame liar atau reklame yang telah melampaui masa ijinnya. Hal ini membuktikan bahwa selama periode 2008-2012 pemerintah Kabupaten Kediri telah melakukan pemungutan pajak reklame dengan efektif. 2.11%. 1999.80%. Universitas Brawijaya. Selanjutnya dapat diketahui kontribusi pajak reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Kediri dari tahun 2008 hingga tahun 2012 berturut-turut adalah 2.51%.Nio Anggun Sripradita.07%.

Malang:UB PRESS. Jakarta : Rajagrafindo Tjahjono. Achmad dan Muhammad Fakhri Husein.Undang – Undang Nomor 28 Tahun 2009. 2009.Yogyakarta:Andi. Wahab. _____________. Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.2008. No. Solichin Abdul.Perpajakan : edisi revisi 2009. 28 Tahun 2007. Undang – Undang No.Undang – Undang No. Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. _____________2004. Pajak Daerah & Retribusi Daerah. _____________2009. Marihot Pahala.2007. 1 volume 1 tahun 2014 . 33 Tahun 2004. Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.Mardiasmo. 10 Jurnal e-Perpajakan. Desentralisasi fiskal. 2009. Perpajakan. Siahaan. 2010.