Syabab1924.blogspot.

com uistiibuteu by Abu Nizai

1
MLNGGUGA1 DOK1RIN-DOK1IN SALAII
Oleh
Al-Mujadid

A. Beda Salafi dengan Salafus Shaleh
1entang deíinisi Salaíus Sholeh. \ang pertama. kita lihat secara bahasa
salaí berasal dari akar kata :
a- Salaía - \asluíu - wa Salían --- Al-Ardha : vg berarti meratakan tanah` .
b- Salaía - \asluíu - wa Salaían --- ketika org arab mengatakan salaíía asv-svai`a`
berarti mendahulukan sesuatu`.
Berkata Imam Ibn Mandzur : "Salaí ialah sesiapa vang telah mendahului engkau
vang terdiri dari ibu bapa atau kaum kerabat vang lebih tua pada umur dan
kedudukan." Ia juga bisa berarti nenek movang atau generasi terdahulu Salaíun :
Aslaíun,. Sehingga secara bahasa vg dimaksud dengan Madzhab As-Salaí adalah
madzhab generasi terdahulu. Sehingga menurut bahasa Imam An-Nabhani,
Imam Hasan Al-Banna, Imam Ad-Dahlawwi, Imam Al-Maududi, Imam
Abul Hasan An-Nadwi dll adalah termasuk Salaf Ash-sholeh (yaitu generasi
terdahulu yg sholeh), karena sejarah telah membuktikan mereka adalah para
Ulama yg ikhlas yg memimpin umat untuk mengembalikan Izzul Islam wa
Muslimun !!!··
Kemudian ada sebagian Ulama vang menggunakan istilah Salaí Ash-
Sholeh untuk menvebut generasi para shahabat-. tabi'in-. dan tabi'ut tabi'in.
terutama Ibn 1aimivah dlm karva2-nva spt Al-Aqidah Al-\ashitivvah. Majmu`ul
latawa dll. 1api belum pernah ada satupun riwayat yg shohih, yg sampai
kepada kita bahwa ada diantara para Imam Mujtahid spt: Imam Syafi'I, Abu
Hanifah, Ahmad Ibn Hambal, Malik dll yang menyebut diri mereka dan
pengikutnya sebagai kelompok Salafi, ·hatta' para Imam ahli hadis spt
Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Dawud, Imam At-1irmidzi dll
yang menyebut dirinya sebagai Salafi !!!!
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

2
Padahal merekalah yg sebenarnya paling layak untuk disebut
sebagai Salafi (yaitu penerus madzhab shahabat-, tabi'in-, dan tabi'ut
tabi'in), karena mereka mengambil ilmu dien ini langsung dari mereka.
Seperti kasus Imam Malik vang Kitabnva vang berjudul Al-Muwatho sebagaimana
dinvatakan sendiri oleh Imam Malik dalam muqadimah kitabnva, mendapat
rekomendasi dari ¯0 ulama Madinah vang merupakan anak keturunan dan murid
sahabat atau tabi`in dan tabiu`t tabi`in di Madinah. bahkan ada riwavat vg
menvebutkan bahwa Imam Abu laniíah pernah bertemu dengan para Sahabat dll.
Seandainya penyebutan atau labelisasi seperti ini adalah ·sangat
penting' (spt klaim Salafi), maka harusnya merekalah yang paling layak
untuk menggunakan sebutan sebagai kelompok Salaf, dan pastilah mereka
yang pertama kali akan ·mempopulerkan' istilah ini, ·hatta' sampai Ibn
1aimiyyah-pun tidak pernah mengunakan istilah salafi untuk menyebut dan
mendefinisikan madzhabnya dan para pengikutnya !!!
Lalu dari mana munculnva istilah Salaíi. untuk menvebut org vg
mengklaim dirinva sebagai satu2-nva penerus madzbab Salaí Ash-Sholeh vaitu
Sahabat. 1abi`in dan 1abi`ut 1abi`in`. Yang jelas bukan dari para Ulama
Mujtahid spt Imam Syafi'I, Abu Hanifah, Ahmad Ibn Hambal, Malik dll
yang menyebut diri mereka dan pengikutnya sebagai kelompok Salafi, hatta
para imam ahli hadis spt Imam Bukhari, Imam Muslim, Imam Abu Dawud,
Imam At-1irmidzi dll !!··! 1api adalah Albani-lah vg pertama kali menggunakan
istilah ini. sebagaimana terekam dalam sebuah dialognva antara Albani dengan
salah satu pengikutnva vaitu Abdul lalim Abu Svuqqah, Lihat Majalah As-
Sunnah 06\IV\J420, hal 20-25, !!!
Lalu Albani-lah yang memberi definisi Salafi sebagai ·orang-orang
yang mengikuti cara beragamanya para salaf dalam memahami islam'. Dan
supava terlihat keren` lalu dinukillah sejumlah avat. hadis. atsar dan pendapat
sebagian Ulama nb: vg tentunva ditakwil sesuai dg kepentingan kelompok Neo
Salaíi ini !!!,. untuk menunjukkan bahwa seakan-akan vg menggunakan istilah itu
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

3
adalah para Imam diatas. padahal klaim itu tidaklah benar nb : silahkan tunjukkan
satu riwavat saja. vg shohih dr para imam mujtahid dan Imam Ahli ladis vg
memperkuat klaim kelompok Salaíi ini, !!!·
Walhasil, untuk menilai apakah Imam 1aqiyyudin atau Hasan Al-
Banna dll mengikuti manhaj para salafus shalih atau tidak, tidak ditentukan
oleh penilaian Albani, Utsaimin, Ibn Baz dll ( kualitas keilmuannya jauh
dibawah para Imam ini !!??,. 1api hujjah dan argumentasi vg mrk gunakan !!!
Dan itu harus dikaji kasus per kasus. tdk bisa digeneralisasi nb: tidak spt cara
Ikhwan dan kelompoknva vg sengaja mencari-cari kesalahan para Imam ini lalu
digunakan untuk menvatakan bahwa seluruh pendapat mereka adalah salah dan
menvimpang !!·,. Sedang klaimnva bahwa Albani, Utsaimin, Ibn Baz min firqoh
As-Salafiyah Al-Jadidah (Kelompok Neo Salafi) adalah termasuk ulama salaív.
dan merekalah satu2-nva vg lavak mengikuti cara beragamanva para salaí dalam
memahami islam adalah sebatas klaim kelompok salaíi dan orang2 vg sepakat dg
pemikirannva !!!·

B. KRI1IK A1AS SLBAGIAN DOK1RIN AQIDAH SALAII

\ahabi atau mereka lebih senang disebut Salaív`. menurut ·ersi mereka
adalah sebuah gerakan vang meneruskan jejak dakwah Rasulullah. para sahabat.
murid-muridnva terus berlanjut hingga masa Ibn 1aimivah sampai ke Abdul \ahab
dan ulama mereka masa sekarang seperti Svaikh al-Banv. bin Baz. Utsaimin. Muqbil
dsb dengan penvucian akidah dan ibadah taísivah dan tarbivah, vang sebagian
besar menurut pendapat madzhab mereka.
¯
\ang perlu dipertanvakan lalu dimana
letak jutaan ulama kaum muslimin vang tidak mevakini bahkan berbeda pendapat
dengan apa vang mereka bawa karena mereka mevakini manhaj metode, dakwah

7
Majalah as-Sunnah
8 Zahrah : 52-63
9 Al-Aqidatul Muhammadiyyatul Kubra, hal. 249
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

4
merekalah vang paling sesuai sunah dan vang lain.·. Berikut kami petikkan
beberapa perbedaan pendapat mereka dengan ulama lain.
Al-Hafidz Ibnul jauzi. seorang ulama besar lanabilah. sebagaimana
dikutip dalam 1arikh al-Madzahib dan Al-Aqidah Al-Islamivah Kamajj`a Bihaa Al-
Our`an Al-Karim
8
mengomentari konsepsi akidah Ibnu 1aimivah
9
vang banvak
diambil oleh kaum \ahabi: Sava melihat diantara sahabat-sahabat kami ada vang
berbicara tentang masalah ushul dengan cara vang tidak patut. Aku lihat mereka
telah turun ke tingkat awam. Mereka mengartikan siíat-siíat Allah menurut
jangkauan indera. Mereka mendengar bahwa Allah ta`ala menciptakan Adam sesuai
bentuk-Nva. lalu mereka tetapkan bagi-Nva bentuk dan wajah disamping zat. kedua
mata. mulut. gigi. sinar wajah. kedua tangan. jari jemari. telapak tangan. jari
kelingking. ibu jari. dada. paha. dan kedua betis. Mereka berkata: Kami tidak
mendengar sebutan kepala. Begitulah mereka mendengar makna dhahirnva dalam
mengartikan nama-nama dan siíat-siíat. padahal tiada dalil bagi mereka. baik naqli
maupun akal. Juga mereka tidak memperhatikan nash-nash vang telah dialihkan dari
dhahirnva kepada makna-makna vang wajib bagi Allah 1a`ala dan penghapusan
tanda-tanda ciptaan hadis, vang ditimbulkan oleh pengertian dhahir tersebut.
Mereka tidak merasa puas dengan hanva mengatakan: siíat perbuatan. hingga
mereka katakan: Ia adalah siíat zat.`
10

Ringkasnva beliau tidak menvetujui hal-hal berikut:
a,. Ia tidak menvetujui bahwa madzhab salaí adalah vang menaísirkan laíadz-laíadz
vang terdapat di dalam al-Our`an dan hadits vang dhahirnva menunjukkan anggota-
anggota tubuh seperti tangan. wajah. dan kaki menurut makna-maknanva vang
dhahir. tapi mengalihkannva kepada makna-makna majaz. tangan` vad, diartikan
kenikmatan dan kekuasaan. wajah` diartikan Zat vang Maha 1inggi. lal ini
dianggapnva sudah masvhur dikalangan orang arab, dan sudah logis. disamping itu
mustahil zat vang Maha 1inggi mempunvai tangan dan lainnva.

10
Zahrah : 56
11 Penyerahan maksud kejelasannya kepada Allah.
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

5
b,. Beliau tidak menvetujui bahwa penaísiran laíadh-laíadh ini menurut dhahirnva
sebagai madzhab lambali salaí,
c,. Dengan aksioma ia berpendapat bahwa mengalihkan laíadh-laíadh kepada
dhahirnva menimbulkan. bahwa Allah adalah konkrit dan merupakan materi tubuh
seperti tubuh-tubuh lainnva.
d,. Imam lambali tidak berpendapat bahwa penaísiran seperti itu adalah taíwidl
11
.
sebab taíwidl adalah berhenti pada nash tanpa berusaha mengetahui maksudnva.
Maka orang vang menaísirkannva secara konkrit berdasar indra, tidaklah
menverahkan maksud makna laíadh itu kepada-Nva. tetapi ia menaísirkannva.
walaupun tidak menakwilkannva.
e,. Imam lambali berpendapat bahwa dengan mendakwakan bahwa Allah
mempunvai tangan tetapi tidak seperti tangan kita. mata tidak seperti mata kita. dst
sesungguhnva berarti mengeluarkan laíadh dari dhahirnva. karena dhahirnva laíadh
menunjukkan tangan dan mata vang konkrit. Maka pemalingannva dari vang konkrit
berdasar indra, kepada makna lainnva adalah merupakan penakwilan dan
penaísiran

Muhammad bin Abdul Wahhab berpendapat bahwa barang siapa
berziarah kemakam Rasulullah. mereka tidak boleh mengqashar shalatnva saat
diperjalanan karena tujuannva perjalanannva adalah berbuat dosa berdasarkan: ía
tv.yaaavt ribaatv itta t.atat.ati va.aaiiaa : va.iiaiy baa.aa. ratva.iiait barav ratva.iiait
aq.ba lR. Bukhari & Muslim,. Sedang madzhab lain tidak berpendapat demikian
berdasarkan: Kvvtv vabaytv/vv av .iyaarotit qvbvvri ataa ta.vrvbaa lR. Muslim.
Ahmad. 1urmudzi. & Ibnu Majah,. Dengan demikian berziarah kemakam
Rasulullah lebih utama dibanding lainnva. Dan hadits Abdul \ahhab diatas
dikhususkan untuk ziarah kemasjid-masjid saja. karena siíatnva tidak umum
Janganlah bersusah pavah melakukan perjalanan kecuali ketiga masjid`. jadi
berziarah pada masjid hanva untuk tiga masjid diatas saja.
Pada tahun 1344 l. mereka menghancurkan pemakaman Baqi` dan
peninggalan-peninggalan keluarga Rasul dan sahabatnva. Untuk mendapatkan íatwa
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

6
ulama Madinah mereka mengutus lakim Agung Nejd. Sulaiman bin Bulaihad. guna
menanvakan íatwa ulama disana dengan menvelipkan pendapat \ahabi tentang
masalah vang ditanvakan. Maksudnva agar para ulama disana menjawab dengannva
atau dianggap kaíir dan jika tidak bertaubat maka akan dibunuh.
Soal jawab ini dimuat dimajalah Ummul Oura. terbitan Makkah. bulan
Svawal tahun 1344 l. Maka terjadilah keributan dikalangan muslim svi`ah maupun
ahlus-sunnah karena mereka tahu dengan íatwa dari 15 ulama Madinah itu
penghancuran bekas-bekas ahlul bait dan sahabat Rasulullah akan segera
dilaksanakan. Dan pada 8 Svawal tahun itu juga mereka menghancurkannva.
Berikut cuplikannva: Sulaiman bin Bulaihad dalam pertanvaannva mengatakan:
Bagaimanakah pendapat ulama Madinah semoga Allah menambah keíahaman dan
ilmu mereka, mengenai membangun kuburan dan menjadikannva sebagai masjid.
apakah boleh atau tidak· Jika ditanah waqaí seperti Baqi` vang bangunannva
mencegah untuk menggunakan bagian vang dibangun. apakah ini termasuk qashab
vang harus segera dihilangkan. karena hal itu merupakan aniava terhadap orang-
orang vang berhak. dan menghalangi mereka dari haknva atau tidak·
Ulama Madinah dengan wajah ketakutan menjawab : Mendirikan bangunan
menurut ijma` hukumnva adalah terlarang bersandar pada hadits Ali dari Abul
lavvaj. Ali berkata: Aku menveru engkau kepada suatu perbuatan dimana
Rasulullah telah menveru aku dengannva. vaitu tidaklah engkau melihat patung
kecuali engkau musnahkan. dan kuburan yang menonjol kecuali hendaknya
engkau ratakan lR. Muslim. 1irmidzi. an-Nasa`I,.
Ada perbedaan pendapat mengenai hal ini. berdasarkan al-Our`an surat
al-lajj 32: ..Dan barang siapa mengagungkan svi`ar-svi`ar Allah. maka
sesungguhnva itu timbul dari ketakwaan hati. Dalam Majma` Al-Bavan disebutkan
sva`ir disini adalah tanda-tanda agama Allah. seperti halnva Shaía dan Marwah.
Selain itu hadits ini dalalahnva maknanva, juga tidak seperti vang diíahami kaum
wahabi saja. !a taa qabrav vv.yritav itta .arraytabv`. as-Svaraíu dalam al-Munjid
diartikan sebagai ketinggian seperti Punuk unta, sedang sawwavtahu berarti
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

7
menvamakan ´ meratakan ´ meluruskan sesuatu vang miring. Jadi seperti
penjelasan Imam Nawawi dalam svarah muslim Sunnahnva ialah. kuburan tidak
terlalu ditinggikan dari atas tanah dan tidak dibentuk seperti punuk unta. akan tetapi
ditinggikan satu jengkal. Jadi bukan dihancurkan sama sekali dan bukan merupakan
dalil mengharamkan bangunan diatas kuburan.
12

Dimasa sekarang hubungan \ahabi dan keluarga Saud. vang kini menjadi
antek Amerika. tetap berjalan seperti dulu kala. Sedangkan dakwah \ahabi masih
juga berkutat pada 1B( 1auhid. Bid`ah. dan Khuraíat,. Dalam kajian-kajiannva
mereka senantiasa menghidupkan permasalahan-permasalahan masa lalu` seperti
kesalahan -kesalahan kelompok Mu`tazilah. Svi`ah. Murji`ah dan sebagainva.
Permasalahan-permasalahan semisal politik. ekonomi. dan semacamnva jangan
pernah berharap akan dibahas dengan komprehensií. sekarang vang diperbaiki
akidahnva dulu. bagaimana mau berpolitik wong akidahnva masih rusak` kutipan
dari salah seorang ustadz mereka. Jelas pernvataan ini masih perlu dibahas dan
didiskusikan lebih lanjut.
Dan vang paling penting mereka sangat getol mengkritisi atau lebih
tepatnva menghujat, gerakan-gerakan Islam pada umumnva. lizbut 1ahrir mereka
katakan Mu`tazilah Gava Baru. Ikhwan al-Muslimin dikatakan suíi maupun ahlul-
hawa. Jama`ah 1abligh dikatakan suíi gava baru. Dari sisi analisa politik kami
melihat bahwa hal ini tidak lepas dari peran keluarga Saud vang jelas tidak ingin
kekuasaannva digantikan oleh gerakan Islam vang ingin menegakkan Negara Islam
dan memaníaatkan \ahabi sebagai corong untuk mereka atau lebih jauh mereka
mendapat pesan` dari bosnva. A.S untuk melakukan langkah-langkah konkrit
melawan Islam lundamentalis`. Dari sisi ide kami menilai kritik mereka memang
harus ditempatkan sebagaimana mestinva. dinilai dari kekuatan argumentasinva. dan
sudah banvak kitab vang menjawab kritik-kritik vang dilontarkan mereka.
Maíahim \ujib an-1hushahah vang ditulis. Svaikh Alwi al-Maliki
membantah tulisan mereka tentang isu-isu tawasul. istighasah. maulud dan

12
Subhani, Ja’far, Wahabiyah fi Al-Mizan, Muassasah Al-Nasyr Al-Islamiy At-Tarbiyah Li Jama’ah
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

8
sebagainva. ladits Ahad dalam Masalah Akidah vang ditulis oleh Dr. lathi M.
Salim. liqh al-ikhtilaí \usuí Oardhawi vang juga mengkritik jama`ah-jama`ah lain
selain \ahabi. 'Abd al-Ghani an-Nabulusi. Al-ladiqat an-nadivva. h. 182. Istanbul.
1290. Ahmad Zaini Dahlan'. Ad-durar as-sanivva íi 'r-raddi 'ala 'l-\ahhabivva in
(airo in 1319 1901 M, dan masih banvak lagi.

C- HADIS DHOII DALAM AQIDAH SALAII

Kelompok ·Neo Salafi' berpendapat bahwa seluruh khabar (hadis)
dari rasul SAW yang terbukti shohih baik mutawatir atau ahad adalah dalil
dalam masalah aqidah !!!? 1etapi apakah realitasnva sesuai dengan klaim diatas.
kita dapat menvimaknva sebagai berikut : seperti vang termaktub dalam kitab
Svarhu Lum`ah Al-I`tiqod Al-ladi ila Sabil Ar-Rasvad lil Imam Ibn Oudamah Al-
Maqdisi dengan svarah dari Ibn Utsaimin. dengan penelitian dan takhrij hadis oleh
Asviraí Ibn Abdul Maqsud Ibn Abdur Rahim - Penerbit Maktabah
1habarivah`cetakan pertama tahun 1992 M - 1412 l !!·!.
Ibn Abdur Rahim vang meneliti hadis dan atsar dalam kitab ini.
menvatakan sejumlah hadis dan atsar baik vang terdapat dalam matan dari Ibn
Oudamah atau svarh-nva oleh Ibn Utsaimin, adalah hadis atau atsar vang dhoií :
ladis no. 24 pada bagian svarh oleh Ibn Utsimin hal. 59, adalah hadis dhoií.
ladis no. 2¯ pada bagian svarh oleh Ibn Utsimin hal. 62, adalah hadis dhoií.
ladis no. 30 pada bagian svarh oleh Ibn Utsimin hal. 66, adalah hadis dhoií.
ladis no. 32 pada bagian svarh oleh Ibn Utsimin hal. 6¯, adalah hadis dhoií.
ladis no. 41 pada bagian svarh oleh Ibn Utsimin hal. ¯5, adalah hadis dhoií.
ladis no. 44 pada bagian matan poin 33, oleh Ibn Oudamah hal. 81, adalah hadis
dhoií.
Atsar no. 4¯ pada bagian matan poin 36, oleh Ibn Oudamah hal. 82, adalah hadis
dhoií.
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

9
ladis no. 55 pada bagian matan poin 45, oleh Ibn Oudamah hal. 90, adalah hadis
dengan sanad vang dhoií.
ladis no. 112 pada bagian svarh oleh Ibn Utsimin hal. 129, adalah hadis dhoií.
ladis no. 12¯ pada bagian matan poin ¯8, oleh Ibn Oudamah hal. 139, adalah
hadis dengan sanad vang dhoií.
ladis no. 140 pada bagian matan poin 85, oleh Ibn Oudamah hal. 148, adalah
hadis dhoií.
Walhasil, bukan hanya hadis ahad yang shohih saja yang
digunakan oleh kelompok Neo Salafi ini, sebagai dalil dalam masalah
aqidah tapi hadis dhoif-pun jika cocok dengan pendapat dan hawa nafsunya
akan dijadikan sebagai dalil untuk masalah aqidah !!!?
Bukankan Ibn Utsaimin dianggap sebagai konseptor utama` Salaíi
dalam masalah aqidah. bukankan kitab-kitabnva seperti lathu rabbir barrivah bi
talkhishil alhumuwivah. Nubadz íi Al-Aqidah Al-Islamivah. Al-Oawa`id Al-Mutsla
íi siíatillah wa asmaihi a-lusna. Aqidah Ahlis Sunnah wal Jama`ah. Svarh Aqidah
Ahlis Sunnah wal Jama`ah. Svarh Aqidah Al-\ashitivah li Ibn 1aimivah dll adalah
reíerensi utama kelompok Neo Salaíi dalam masalah aqidah selain juga ada kitab-
kitab vang lain, !!!· Sedang Svarh Lum`ah Al-I`tiqad adalah karangan Ibn Utsaimin.
sehingga wajar ini dianggap representasi umum` dari aqidah kelompok Neo Salaíi
ini !!!· Lalu apa vang sebenarnva diinginkan oleh kelompok Neo Salafi ini
dengan menyatakan : ´1idak cukup Al-Qur'an dan hadis mutawatir saja
sebagai dalil dalam masalah aqidah, tapi pada saat yang bersamaan
menerima hadis dhoif sebagai dalil dalam masalah aqidah¨ (baik itu yang
tercantum dalam matan atau syarh-nya) !!!
1idak cukup sampai disini. Ibn Utsaimin pun menvatakan ada pendapat
dari Imam Ibn Oudamah vang bertentangan dengan pendapat Ahlus sunnah wal
jama`ah !!! Seperti ketika Ibn Oudamah berkata : Min Siíatillah Innahu
Mutakalimun bi kalamil qadim` 1ermasuk siíat Allah berbicara dengan kalam Al-
Oadim, pada pasal kalam Allah - poin 21,. oleh Ibn Utsaimin pernvataan ini di
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

10
komentari sbb : ·..La Yaslahu ila hadzal ma'na ·ala madzhabi ahlis sunnah
wal jama'ah..' 1idak dianggap lavak makna seperti ini untuk dinisbahkan kepada
ahlus sunnah wal jama`ah, hal. ¯4 dalam lasal 1a`liq Ala kalam Al-Mualií íi íashlil
kalam Pasal komentar atas pendapat penulis vaitu Ibn Oudamah, teatang masalah
kalam, dalam kitab vang sama !!!·
Walhasil, menurut Ibn Utsaimin ada pendapat yang bertentangan
dengan pendapat Ahlus sunnah wal jama'ah !!! Dimana Imam Ibn
Qudamah (menurut Ibn Utsaimin) masih ·sempat' mengadopsi pendapat
yang bertentangan Ahlus sunnah wal jama'ah !!! Jadi yang menentukan
apakah pendapat Imam Ibn Qudamah ini cocok atau tidak dengan
pendapat Ahlus sunnah wal jama'ah adalah Ibn Utsaimin !??!!
Sehingga terbukti mereka bukanlah penerus manhaj Salaf, tetapi
·sebatas' korektor pendapat dan karya para Ulama Salaf, artinya merekalah
yang berhak (nb : mnrt klaim mereka yg salah) memberi ·stempel' seorang
ulama salaf itu layak untuk dimasukkan jajaran Ulama Penerus Manhaj
Salaf atau tidak, jika mereka (para Ulama itu) sudah ·lulus sensor' baik
aqidah, manhaj atau pendapat2-nya agar sesuai dengan aqidah, manhaj dan
fiqh kelompok ´neo Salafi¨ ini maka absahlah status mereka sebagai Ulama
Salaf dan pendapat2nya dan kemudian karya-karya para Ulama ini dapat
dijadikan rujukan dan referensi !!! Waliyadzu billlah !!!??! laihata haihata \a
Ghulat Al-Mudzabdzib As-Salaíi !!·!

D- IMAN A1AU KLYAKINAN 1IDAK 1LRMASUK DALAM
PLRIBADAHAN

Pada halaman 48 dan 348 dalam Buku \ahhabite` tertulis : ´Perbuatan
seperti ibadah adalah termasuk iman. Iman dari seorang yang tidak pernah
beribadah dapat perlahan menghilang. Iman dapat meningkat atau
menurun begitulah menurut As-Shafi'I, ahmad dan lainnya''. Adalah sebagian
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

11
dari iman untuk menvakini bahwa ibadah adalah suatu kewajiban. Mevakini dan
melaksanakan adalah dua konsep berbeda vang seharusnva tidak
diributkan´dibingungkan antara satu dengan lainnva. Siapapun dia meskipun dia
telah mevakini tetapi karena dia malas lalu tidak mengamalkan apa vang telah dia
vakini. maka ia tidak dihukumi kaíir. Penulis dari buku ini tidak dapat memahami
hal ini. dia menganggap jutaan orang muslim adalah kaíir. Meskipun seseorang vang
memanggil seorang muslim sebagai kaíir menjadi kaíir juga. mereka vang
memanggil dengan penggilan demikian dengan ta`wil tidak menjadi kaíir.
Bait vang ke-45 dari buku terkenal ·Qasidat al-Amali' |Nuhbat al-la`ali.
catatan penting berbahasa arab dari qasida ini diterbitkan di istambul pada tahun
19¯5| menvatakan bahwa fard (ibadah) tidak termasuk iman. Al-Imam Al-
Azam Abu Hanifah menvatakan bahwa perbuatan bukanlah bagian dari iman.
Iman berarti kevakinan. 1idak ada kesedikitan ataupun kelebihan dalam kevakinan.
Jika ibadah adalah sebagian dari iman maka iman dapat menurun ataupun
meningkat. Kevakinan tidak akan diterima setelah seseorang meninggal. Mereka
vang mati dengan iman pada saat itu vaitu ketika ibadah tidak dapat lagi
dilaksanakan hanva percava dalam hati inilah vang disebut iman dalam avat. Dalam
banvak avat. mereka vang memiliki iman diperintahkan untuk beribadah. Oleh
karena itu. kevakinan berbeda dengan ibadah. Selain itu. avat Al-Our`an
menvatakan: mereka vang vakin dan mereka vang melakukan amal kebajikan
menunjukkan bahwa ibadah dan iman adalah berbeda. Avat vang lain menvatakan.
bahwa mereka vang vakin melakukan amal kebajikan` menunjukkan dengan
jelas bahwa perbuatan terpisah dari keyakinan. Karena ketetapan harus
berbeda dari apa atau siapa vang ditetapkan: maka telah disepakati bahwa seseorang
vang memiliki kevakinan atau iman lalu mati dan tidak sempat untvuk melakukan
suatu amal ibadah satu pun tetaplah seoarang vang berkevakinan. Dinyatakan
dalam hadist Jibril bahwa Iman hanyalah keyakinan .
Imam Ahmad, Imam Asy-Syafi'I, dan para Ahli Hadis menyatakan
bahwa ibadah adalah sebagian dari iman dan iman akan meningkat dan
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

12
menurun. Dan jika iman dan ibadah adalah 2 hal yang terpisah maka iman
dari para nabi (alaihimus salawatu wa ·t-taslima) dan para ´pencetak¨ dosa
adalah sama. Mereka mengatakan bahwa avat tersebut. iman mereka meningkat
ketika mereka mendengar avatKu`. dan hadist : ´iman ketika meningkat akan
membawa pemiliknya ke syurga dan akan membawa pemiliknya ke neraka
ketika iman menurun''. mengartikan bahwa iman akan meningkat dan menurun.
Lama sebelum. Al-Imam Al-A`zam rahmat-allahi ta`ala alaih, memberikan
iníormasi sebagai jawaban kepada mereka. dia telah mengatakan bahwa
meningkatnya iman berarti keawetan iman. Imam Malik ra. juga
sependapat. Melimpahnya iman berarti meningkatnya jumlah sesuatu yang
dipercayai. Para Sahabat, misalnya pada awalnya hanya memiliki sedikit hal
untuk dipercayai dan saat perintah-perintah baru berdatangan. Iman
merekapun meningkat. Meningkatnya iman berarti penambahan cahaya
(cahaya spriritual) di dalam hati. Meningkatnya iman ditunjukkan dengan
mengamalkan ibadah dan menurunnya iman dengan melakukan dosa.
Iníormasi lebih jelas dapat dibaca di kitab Sharh-I Mawaqií dan lawharat Al-
1auhid. Pada buku wahhabite halaman 91 dikatakan : ´seseorang sahabat tidak
hentinya meminum anggur maka ia dihukum dengan hukuman cambuk
yang disebut hadd¨. Ketika beberapa sahabat mengutuknva. Rasulullah berkata :
janganlah mengutuknva ! Karena ia mencintai Allah dan Rasul-Nva`. Rasul SAW
juga menyakinkan bahwa seorang muslim yang melakukan dosa tidak
menjadi kafir. ladist vang mulia ini membantah pernvataan kaum wahabi-salaíi
vang menvatakan bahwa muslim vang melakukan dosa besar atau vang tidak
melaksanakan íard akan menjadi kaíir. Juga dibuktikan oleh hadist ash-sharií bahwa
orang vang memiliki iman tidak melakukan zina pemerkosaan,. Ia tidak mencuri
bukan dimaksudkan pada iman itu sendiri melainkan kedewasaannva.
Imam ·Abdul Ghani an-Nabulusi. saat menjelaskan tulisan dari Allamah Al-
Birghiwi rahimahumallahu ta`ala, menulis pada kitabnva Al-ladiqa halaman 281
dan seterusnva : Iman adalah keyakinan dalam hati dibenarkan oleh lidah
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

13
dari pengetahuan muhammad SAW dari Allah 1a'ala. Bukanlah keharusan
untuk mempelajari atau memahami setiap hal dari ilmu tersebut. Kelompok
Mu`tazilah mengatakan bahwa merupakan suatu keharusan untuk mevakini setelah
memahami. Imam Ayni r.a dalam komentarnva terhadap kitab shahih Bukhari
mengatakan bahwa Para Muhaqiqqin atau para ulama besar seperti Imam Abu
Hasan al-Asy'ari, Imam Abu Ishaq Ibrahim al-Isfarani, Imam Husain ibn
Iadl dan masih banyak lainnya mengatakan bahwa Iman adalah keyakinan
yang diterima oleh hati dalam fakta-fakta yang diungkapkan dengan jelas.
Bukanlah iman dengan mengatakannva dengan lidah atau melaksanakan ibadah.
Imam Sad ad-din at-1aftazani r.a juga menulis dalam Syarh ·Aqaidnya dan
meriwayatkan bahwa ulama seperti Shams Al-Aimma dan Iakhr Al-Islam
·Ali Al-Bazdawi r.a mengatakan bahwa adalah suatu keharusan untuk
membenarkannya dengan lidah. Pengungkapan iman yang ada dalam hati
adalah keharusan karena dapat membantu orang Islam saling mengenal
satu sama lain. Seorang muslim vang tidak mengatakan dirinva bukanlah orang
vang tidak beriman juga seorang vang beriman pula. Sebagian besar ulama,
seperti Al-Imam Abu Hanifah r.a mengatakan bahwa amal ibadah tidak
termasuk iman. Meskipun Imam Ali r.a dan Imam Syafi'I rahimahullah
mengatakan bahwa iman itu meyakini, mengucapkan dengan lisan dan
mengamalkan dengan perbuatan, faktanya mereka bermaksud menjelaskan
kematangan dan kesempurnaan dalam iman. Merupakan suatu kesepakatan
bahwa seorang vang berkata bahwa ia memiliki iman dalam hatinva adalah seorang
mukmin. Imam Rukn as-din Abu Bakr Muhammad al-Kirmani mengatakan
dalam komentarnya terhadap kitab Shahih Bukhari bahwa bila ibadah
dianggap sebagai bagian dari iman, maka iman akan meningkat dan
menurun. Keyakinan yang meningkat dan menurun bukanlah iman tetapi
keragu-raguan, perasaan was-was. Imam Muhviddin \ahva An-Nawawi r.a
berkata bahwa iman setiap orang berbeda-beda. Pernvataan ini tertuju pada
kekuatan atau kelemahan iman. dan bukan berarti bahwa iman itu meningkat atau
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

14
menurun. lal tersebut sama halnva dengan orang vang sakit dan orang vang sehat.
mereka tidak sama kuatnva tetapi keduanva adalah manusia dan kemanusiaan
mereka tidak meningkat atau menurun. Al-Imam Abu laniíah ra. menjelaskan
tentang avat-avat dan hadits-hadits terkait dengan iman sebagai berikut. Para
Sahabat ketika memeluk Islam meyakini segala sesuatunya sebagai
kesatuan. Kemudian banyak hal baru menjadi wajib (fard) dalam kurun
waktu tertentu. Mereka meyakini perintah-perintah tersebut satu persatu.
Oleh karenanya, keyakinan mereka meningkat secara berangsur-angsur.
lanva hal inilah vang dibenarkan oleh para Shahabat vang mulia. Meningkatnva
iman tidak disebabkan karena adanva orang-orang Islam vang meneladani mereka.
Imam Sad ad-Din at-1aftazani r.a menulis dalam Svarh Al-Aqaid-nva
bahwa mereka yang tahu sedikit seharusnya percaya dengan yang
diketahyinya, dan merupakan keharusan bagi mereka yang tahu secara
mendalam untuk percaya yang diketahuinya. Keimanan pada bentuk ke-2
tentu lebih mendalam dari pada keimanan pada bentuk pertama. 1etapi,
keimanan pada bentuk pertama juga telah sempurna.

- Keimanan Mereka tidak Sempurna
Imam ·Abd al-Ghani an-Nablusi r.a mengatakan bahwa secara singkat
yang turun itu bukanlah iman, melainkan kekuatan iman yang melemah
dan menurun. Dengan kata lain, peningkatan dan penurunan iman berarti
kesempurnaannya atau tingkatannya. Dan sudah banvak avat serta hadits
tentang iman vang telah ditaísirkan. Sejak hal ini menjadi permasalahan ijtihad.
berbagai macam penaísiran telah dihasilkan. 1idak ada satu komentarpun vang
mengkritik. 1etapi penulis Wahabi menyatakan bahwa seorang kafir atau
orang yang menganut lebih dari J agama yang meyakini ibadah tetapi malas
dan tidak melaksanakan ibadah.
Imam Muhammad Al-Hadimi r.a dalam kitab Bariqa-nva menulis: ´Iman
tidak termasuk ibadah¨. Sebaliknva Imam Jalal ad-din ad-Dawani berkata bahwa
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

15
Mu`tazilah menvatakan ibadah sebagai bagian dari iman sebagaimana yang
diklaim salafi-wahabi bahwa perbuatan adalah bagian dari Iman -pen,..
Ibadah dapat mendewasakan dan mempercantik iman serta ibadah adalah seperti
cabang dari sebuah pohon.
Al-Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Abu Bakr, Ahmad ar-Razi
dan masih banyak lagi mujtahid lain menyatakan bahwa iman tidak
meningkat karena amal ibadah dan tidak menurun karena berbuat dosa,
karena iman berarti kepercayaan yang menyeluruh dan oleh karena itu iman
berarti kepercayaan menyeluruh sehingga iman tidak menurun maupun
meningkat. Meningkatnva iman dalam hati berarti menurunnva rasa ingkar. lawan
dari kevakinan. vang hal seperti ini tidaklah mungkin. Imam Svaíi`I dan Abu lasan
al-Ansvari r.a menvatakan bahwa iman akan meningkat dan menurun. 1api
dijelaskan dalam kitab Mawaqif bahwa yang meningkat atau menurun itu
adalah kekuatan iman, iman seorang nabi dan iman umatnya tidaklah sama.
Iman dari seorang yang dengan niatnya dan pengetahuannya telah
mempelajari dan meyakini apa yang dia dengar berbeda dengan iman dari
seseorang yang baru saja meyakini apa yang dia dengar. 1elah termaktub
dalam Al-Our`an bahwa Nabi Ibrahim menginginkan ketenangan dalam hatinva
atau kevakinan. Dalam kitabnva liqh Al-Akbar Imam Abu laniíah menulis :
¨Iman seseorang disurga (malaikat) dan dibumi (manusia dan jin) tidak
bertambah atau berkurang dalam meyakini fakta-fakta yang dipercayai
(hal.4). iman semakin kuat atau menurun karena ketenangan atau
keyakinan. Dengan kata lain. kekuatan iman meningkat atau menurun. 1etapi
bukanlah iman. jika tanpa kevakinan atau kekuatan.
Al-Imam ar-Rabbani al-Iaruqi as-Sirhindi r.a menulis disurat vang ke-266
dalam kitabnva Maktubat: ´Karena iman adalah keyakinan dan dikuatkan
dalam hati, iman tidak meningkat atau menurun. Keyakinan yang
meningkat atau menurun tidak disebut iman melainkan prasangka. Iman
menjadi bercahaya dan berkilauan ketika seseorang beribadah dan
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

16
melaksanakan apa-apa yang disukai Allah ta'ala. Dan iman menjadi suram
dan ternoda ketika seseorang berbuat dosa. Jadi, peningkatan atau
penurunan adalah perubahan cahaya dan kilauan karena perbuatan dan
tidak ada penurunan atau peningkatan dalam iman itu sendiri''. Beberapa
orang vang mengatakan bahwa kevakinan akan meningkat atau menurun
berpendapat bahwa kilauan sinar iman lebih dari iman vang suram dan menganggap
iman vang suram bukanlah iman. Bahkan mereka menganggap iman vang bersinar.
Pada sebagian orang inilah iman vang benar tapi iman vang demikian sedikit
dimiliki orang. Iman seperti ini lavaknva dua kaca dengan kilauan cahava vang
berbeda dan kaca vang memantul jelas dikarenakan cahavanva vang lebih bersinar
dari pada vang bersinar redup. Beberapa orang lainnva berpendapat bahwa dua kaca
tersebut sama tetapi cahavanva dan gambar-gambar vang dipantulkan berbeda.
Mereka dengan perbandingan pertama hanva melihat pada sisi luarnva saja dan
tidak melihat inti masalahnva. Dalam ladits As-Svarií. berkata Abu Bakar ra. :
¨iman yang lebih berat dari pada iman seluruh iman semua umat adalah
perbandingan kilauan perbandingan kilauan atau sudut pandang cahaya.¨
Dalam buku \ahabi vang mengutip sebuah hadits.` Iman seseorang tidaklah
lengkap kecuali ia mencintai-Ku lebih dari mencintai anak-anaknva. orang tuanva
dan semua orang``. Cinta ada dalam hati dan cinta adalah fungsi dari hati.
Oleh karenanya, hadits ini menjelaskan bahwa amal dan ibadah adalah
bagian dari iman dan menuntut adanya iman.
(inta bukanlah suatu íungsi melainkan siíat hati. Meski kita menganggap
bahwa cinta adalah íungsi hati. tidak bisa dikatakan jika kerja tubuh atau organ
adalah kerja hati hati disini arti sebenarnva adalah jantung atau hati·,. seseorang
vang melakukan dosa besar pasti dihukum. seseorang vang masih akan
melakukannva atau berniat dalam hati akan berbuat keburukan tidak akan dihukum.
Amal vang baik dari hati ialah mevakini dan amal buruk ialah tidak mevakini atau
tidak memiliki kevakinan. 1idak berkevakinan bukanlah amal perbuatan dari tubuh.
Berbohong misalnva adalah perbuatan haram dilarang, dan seseorang vang
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

17
berbohong berarti berbuat buruk. tetapi bukan karena itu ia menjadi kaíir.
Seseorang vang suka berbohong atau tidak mevakini bahwa berbohong adalah
haram itulah vang menjadikannva kaíir.
1untutan Salaíi - \ahabi : ´Iman menjadi sempurna karena keyakinan
dan amalan dalam hati, diucapkan dengan lisan dan dengan beribadat.
Ahlussunah juga mengatakan demikian.` 1etapi pada halaman 339
mengatakan. Jika seseorang mencintai Allah. ia harus mencintai mereka vang
mematuhi Allah vaitu para NabiNva. hamba-hambaNva. vang alim dan mereka
vang dicintai Allah.`
Jadi cinta kepada sesama kaum muslimin khususnva sesama pengemban
dakwah Islam sekalipun mereka berbeda pendapat dalam beberapa hal -pen,
adalah bentuk cinta pada Allah ta`ala. Merekalah orang vang terpuji. Dalam kitab
\ahabi dtulis bahwa : 'untuk menghamba pada hal-hal yang dibenci Allah
adalah dosa dan merupakan perbuatan kufur. Oleh karenanya, merupakan
suatu keharusan dan tanda dari iman pada Allah untuk mencintai mereka
yang Allah cintai. Iman yang demikian inilah iman yang paling mulia yang
disebut¨ al-Hubbu fillah wal bughdu fillah¨. Orang-orang kaíir dan poliateis
menghamba pada hal-hal selain Allah. 1etapi. orang-orang muslim mereka beriman
pada Allah. malaikat-Nva. kitab-kitab-Nva. pertemuan dengan-Nva. para Rasul-Nva.
beriman pada hari kebangkitan. Kitab \ahabi ini menvalah artikan maksud hadis
tentang terpecahnva umat menjadi ¯3 kelompok. dengan menisbahkan sebutan-
sebutan buruk kepada saudaranva sesama umat Islam vang lain karena pendapatnva
berbeda dengan pendapat salaíi - wahabi!!· \alivadzubillah !!!·.






Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

18
L- Celaan Salafi Atas Aqidah Imam Ahlus Sunnah Abu Ja'far Ath-1hahawi

1entang pernvataan yaitu pengikut Salafi bernama Ikhwan, :
´namun karena terlalu mengutamakan masalah yang bukan masalah ushul
untuk didakwahkan akhirnya mereka melupakan bahwasanya kaum
muslimin saat ini juga telah jauh tidak hanya dari syari'at Allah tetapi juga
dengan aqidah yang shahih¨ !!··.
Kami hendak bertanva: Aqidah shohih menurut siapa. wahai Ikhwan ···
Apakah aqidah shohih menurut Ibn Baz, Utsaimin, Albani dll !!? Kalau anta
mengklaim bahwa aqidah vg anta dan kelompokmu perjuangkan adalah aqidahnva
para Salaí. apa buktinva !!!·.
Al-Hafidz Ibn Abdil Bar Al-Andalusi 630 l, pernah menulis kitab
Isti`ab íi Ma`riíatil Ashab vg berisi biograíi dari 3500 orang sahabat. kemudian Al-
haíidz Ibnul Atsir menulis kitab Usudul Gabah íi Ma`riíatil Amais Sahabah vg berisi
biograíi dari ¯554 orang sahabat . bahkan Al-laíidz Ibn hajar menulis kitab Al-
Isabah íi 1amviz Sahabah vang berisi 12.26¯ biograíi sahabat 9.44¯ untuk sahabat
laki2 vg dikenal dg nama aslinva: 1.268 sahabat vg dikenal dengan nama kunivah:
1.522 untuk nama asli dan kunivah dari sahabat wanita, !!!
Sekarang kami menantang anta, wahai Ikhwan ÷ Coba tunjukkan
satu saja dari sekian sahabat diatas yang memberi rekomendasi terhadap
salah satu dari kitab aqidah yg engkau klaim sbg satu2-nya kitab aqidah yg
mewakili aqidah para Salaf ini !!??
Rekomendasi seperti itu harus ada, apalagi bagi kelompok yg
mengklaim aqidah ·versi' kelompoknya adalah satu2-nya aqidah yg paling
shahih, kemudian anta dan kelompokmu tidak dapat menunjukkan
rekomendasi yg dimaksud, maka klaim anta dan kelompokmu adalah klaim
semu dan berlebih2-an, kalau tidak bisa dikatakan dusta !!! Bahkan seorang
Imam Abu Ja'far Ath-1hohhawi tidak berani mengklaim bahwa aqidah yg
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

19
beliau tulis adalah satu2-nya yg mewakili aqidah para Salaf Ash-Sholeh
(yaitu Sahabat, 1abi'in, 1abiut 1abi'in) !!!??.
Coba perhatikan bahwa Imam Abu Ja'far Ath-1hohawi hanya
menyatakan bahwa kitab aqidah yg beliau tulis adalah aqidah yang
mewakili madzhab aqidah menurut madzhab Imam Abu Hanifah dkk, teks
lengkapnya spt berikut : ´hadza dzikru bayan aqidah ahlis sunnah ·ala
madzhab fuqoha' al-millah : Abu Hanifah Ibn Nu'man Ats-1sabit, Abi
Yusuf ibn Ibrahim Al-Anshori, Abi Abdilllah Muhammad Ibn Al-Hasan Asy-
Syaibani ridhwanullahi a'laihim ajma'in ´ (Ini adalah piagam yg berisi
penjelasan tentang aqidah Ahlus - sunnah menurut madzhab Imam Iuqaha'
: ·Abu Hanifah Ibn Nu'man Ats-1sabit, Abi Yusuf ibn Ibrahim Al-Anshori,
Abi Abdilllah Muhammad Ibn Al-Hasan Asy-Syaibani ra.') (Lihat Kitab
Matan Al-Aqidah Ath-1hohawiyah, Bagian Muqadimmah) !!?.
Lalu bagaimana dengan klaim Kelompok ·neo salafi' ini, bahwa
aqidah mereka adalah satu2-nya aqidah yg mewakili para Salaf, tapi mereka
tidak bisa menunjukkan seorang-pun dari para Sahabat ini yg memberi
rekomendasi kpd aqidah ·versi' kelompok Salafi ini, tidak sebagaimana yg
dinyatakan oleh Imam Ath-1hohhawi !!?.
Apalagi kalau dikatakan semua Salaf Ash-Sholeh sepakat dengan
aqidah mereka, maka Kelompok ·neo salafi' ini harus bisa menyebut satu
persatu nama dr para sahabat yg berjumlah ¯554 orang sahabat menurut Al-
haíidz Ibnul Atsir, atau dari 12.26¯ orang sahabat menurut laíidz Ibn lajar Al-
Asqolani, vg memberi rekomendasikan atas kitab2 aqidah vg mereka klaimkan sbg
satu2-nva kitab aqidah vg mewakili aqidah para Salaí Ash-Sholeh !!!
Lagipula Kitab Al-Aqidah Ath-1hohawiyah ini juga diklaim oleh
para pengikut Imam Abul Hasan Al-Asy'ari (nb: yg dikenal dengan
Asy'ariyah) sebagai kitab referensi aqidah Asy'ariyyah, dimana kelompok
Asy'ariyyah ini merupakan ·musuh abadi' Salafi !!.
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

20
Buktinya sbb : pada poin ke 5 dari kitab aqidahnya Imam Ath-
1hohawiyah menyatakan ´Qodimun bila ibtidain, daimun bila intihaun ( Ia
Allah adalah Al-Qadim (Maha Awal) tanpa permulaan, Ad-Daim (Yang
Maha Kekal) tanpa akhir)¨. Lalu Ibn Baz mengkritiknya dg mengatakan :
hadza lafdzun lam yarud fi asmaaillah al-husnaa, kamaa nabbaha a'laihi
Asy-syarih rahimahullah wa ghoiruhu. Innama dzakarahu katsirun min
·ulamail kalam, liyutsbituu bihi wujudahu qabla kulli syaiin¨ (lafadz ini (Al-
Qadim) tidak termasuk Asmaul Husna, sebagaimana banyak digunakan
oleh para Ahlul Kalam untuk menetapkan wujud-Nya sebelum segala
sesuatu) (Lihat Matan Al-Aqidah Ath-1hohawiyah ta'liq ibn baz, syarah
poin ke ÷ 5). Coba perhatikan bahwa Ibn Baz telah menuduh Imam Ath-
1hohawiyah memasukkan dalam kitab Aqidah-nya filsafat dan ilmul kalam,
padahal kitab aqidah ini adalah yg dklaim oleh kelompok Salafiyah dan
Asy'ariiyah sbg kitab aqidah para Salaf.
1idak cukup sampai disini penghinaan Ibn Baz thd Imam Abu
Jafar Ath-1hohawi, ketika Imam Ath-1hohawi mengatakan bahwa : ´Al-
Iman wahidun wa ahluhu fi ashlihi sawaaun¨ (iman adalah satu, ahlul iman
pada dasarnya adalah sama) ÷ Ibn Baz berkata : ´Hadza fiihi nadzirun, bal
huwa bathilun¨ (Pendapat ini harus dikaji, bahkan ini termasuk ucapan yg
bathil) (Lihat Lihat Matan Al-Aqidah Ath-1hohawiyah ta'liq ibn baz, syarah
poin ke ÷ 64) !!! Imam Abu Abdillah Jamal berkata : Jika kamu lihat seseorang
mencerca ulama As Sunnah dan manhaj Salafus Shalih di negeri ini dan
lainnya maka ketahuilah bahwa ia adalah pengikut hawa.¨
Yg lebih mengherankan lagi, kalau Salafi telah menjadikan kitab
Al-Aqidah Ath-1hohawi ini sebagai refensi utama dlm masalah aqidah,
padahal tokohnya sendiri yaitu Ibn Baz menyatakan kitab aqidah Ath-
1hohawiyah telah tercampur dengan filsafat , ilmu kalam dan perkara yg
batil !!! Walhasil, akhirnya kelompok Salafi ini mengakui bahwa aqidah
merekalah yg berlumur filsafat dan ilmu kalam -- Wal iyadzu billah !!!!
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

21
Apalagi ada pendapat vang mengatakan bahwa pandangan Imam Abu
ja`íar Ath-1hahawi dalam masalah aqidah, mirip dengan Abul Manshur Al-
Maturidi. karena keduanva sama-sama bermadzhab hanaíi termasuk dalam masalah
aqidah. Dimana kemudian ia berkembang dan lebih dikenal dengan madzhab Al-
Maturidivah vaitu sebuah kelompok vang dinisbatkan kepada pendirinva vaitu Abu
Manshur Al-Maturidi. vang berasal dari samarkand. Secara umum, yang secara
umum pandangan akidah dari madzhab ini sama dengan ahlus sunnah versi
abu hanifah. Demikian juga dengan At-1hahawivah. vang dinisbatkan kepada
nama pendirinva. vaitu Imam Abu Ja`íar Ath-1hahawii asal mesir,. Sebagaimana
dinvatakan dalam bukunva. beliau menvatakan bahwa aqidahnva sama dengan
aqidah Abu laniíah lihat kitab Al-Bavan As-Sunnah wa Al-Jama`ah oleh Imam
Ath-1hahawii ed. Muh. Muti` Al-laíidz, hal. 25: 1arikh Al-Madzahib Al-
Islamivvah - Sveikh Abu Zahrah,. Padahal menurut Salaíi. Al-Maturidi sama
sesatnva dengan mu`tazilah dan jabarivah. Walhasil, tidak aneh kalau Salafi
selain ·mencatut' pendapat Imam Ath-1hahawi, mereka juga mengkritk
dengan keras dan menvonisnya dengan vonis yang tidak selayaknya kepada
seorang ulama ·sekaliber' imam Ath-1hahawi (sebagaimana diatas) !!!
Bahkan ketika mereka kelompok Salaíi, kebingungan karena banvak
Ulama vang pendapatnva berseberangan dengan mereka. maka dg beraninva`
mereka kelompok Salaíi, menvalahkan mereka semua dan memperingatkan umat
akan penvimpangan aqidah para Imam ini pada umat , buktinya adalah sbb :
Adalah hal yang sangat aneh adalah kalau orang yang mencoba menukil
pendapat Al-Hafidz Ibn Hajar sebenarnya adalah orang yang sangat keras
mengkritik pendapat Ibn Hajar dalam masalah Aqidah, mereka menulis
beberapa kitab vang isi mengkritik dan memperingatkan umat Islam akan
penvimpangan Ibn lajar dalam masalah Aqidah. diantara :



Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

22
- Al-1anbih ala Al-Mukholalifat Al-Aqidah fi Iath Al-Bari
(Peringatan ttg penyimpangan Aqidah dlm ktb Iath Al-Bari )
oleh Sveikh Ibn Baz. Sveikh Sholeh lauzan. Sveikh Abdullah ibn
Mani`. Sveikh Abdullah Al-Naiman.
- Al-Akhtho' Al-Asasiyah fi Al-Aqidah wa tauhid Al-Uluhiyah min
kitab Iath Al-Bari bi Syarh Shohih Al-Bukhori (kesalahan
mendasar dalam hal Aqidah dan tauhid Uluhiyyah kitab Iath
Al-Bari yg mrpkn Syarh dr Shohih Al-Bukhori ) oleh Sveikh
Abdullah ibn Sa`di Al-Ghomidi.
Akan tetapi vang aneh adalah Syeikh Salim I'ed Al-Hilali kembali menukil
pendapat Ibn lajar dalam kitabnva Al-Adilah wa Asv-Svawahid ala \ujub Al-
Akhdzi bi khobar Al-\ahid íi Al-Ahkam wa Al-Aqoid. Baru kali ini terjadi ada
sekelompok orang vang memperingatkan penvimpangan Aqidah dari seorang Imam
ladis kepada umat Islam. lalu tetap menukil dan menggunakan pendapatnva dalam
masalah Aqidah untuk mempertahankan pendapatnva vang lemah dan dibumbui
dengan berbagai dalil vang digunakan tidak pada tempatnva asal comot saja,.
1idak hanya itu Imam Nashir As-Sunnah (Imam Pembela Sunnah) Asy-
Sya'tibi-pun tdk luput dari serangan mereka seperti yg dipaparkan oleh
Nashir Ibn Hamd Al-Iahd dalam kitab I'lam bi mukholafat Al-Muwafaqot
wa Al-I'thishom (Peringatan akan penyimpangan dlm kitab Al-Muwafaqot
dan Al-I'thishom) !!
Imam Abu Hatim berkata : Salah satu tanda ahli bid`ah adalah adanva
cercaan mereka terhadap Ahli Atsar.` Al Lalikai 1´1¯9,. Imam Abu Abdillah
Jamal berkata : Jika kamu lihat seseorang mencerca ulama As Sunnah dan manhaj
Salaíus Shalih di negeri ini dan lainnva maka ketahuilah bahwa ia adalah pengikut
hawa.` Imam Ash Shabuni berkata : Dan tanda-tanda ahli bid`ah itu sangat jelas
terlihat pada mereka dan salah satu tanda vang paling menonjol adalah kerasnva
permusuhan mereka terhadap para pembawa berita dari Rasulullah Shallallahu
'Alaihi \a Sallam. menghina. dan meremehkan mereka.` Ibid 101 nomor 162, !!!·
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

23
Sungguh aneh padahal dua kitab ini vaitu Al-Muwaíaqot dan Al-
I`thishom. adalah reíerensi vang sering mereka rujuk untuk mendukung dan
mengungatkan pendapatnva terutama untuk mebenarkan klaim mereka dan
melegalisasi tuduhan mereka atas harakah Islam vg lain dg tuduhan sesat atau
menvimpang dari manhaj Salaí nb: mnrt íahamnva albani. utsaimin. ibn baz dll, !!!
Sehingga terbukti mereka bukanlah penerus manhaj Salaf, tetapi ·sebatas'
korektor pendapat dan karya para Ulama Salaf, artinya merekallah yang
berhak (nb : menurut klaim mereka yg salah) memberi ·stempel' seorang
ulama salaf itu layak untuk dimasukkan jajaran Ulama Penerus Manhaj
Salaf atau tidak, jika mereka (para Ulama itu) sudah ·lulus sensor' baik
aqidah, manhaj atau pendapat2-nya agar sesuai dengan aqidah, manhaj
dan fiqh kelompok ´neo Salafi¨ ini maka absahlah status mereka sebagai Ulama
Salaí dan pendapat2nva dapat dijadikan rujukan dan reíerensi !!! Waliyadzu billlah
!!!??!


I- MLLURUSKAN IAHAM 1LN1ANG ILMU KALAM

- Ilmu Kalam secara Ltimologis (Bahasa)
Ilmu kalam secara bahasa berasal dari bahasa arab vakni ilm al-kalam. Laíadz
tersebut berbentuk tarkib idhaíi. atau susunan mudhaí dan mudhaí ilaih. vaitu ilmu
pengetahuan, dan al-kalam perdebatan,. Laíadz ilmdalam bahasa arab adalah
ma`riíah pengetahuan, dan íahm pemahaman, Lihat Istidhal bi dzon íil aqidah -
Sveikh lathi Salim hal. 36,. Lembaga bahasa arab Mesir. mengartikan laíadz ilm
sebagai akumulasi permasalahan dan dasar vang menveluruh tentang suatu
pemabahsan. vang dibahas dengan metode kajian tertentu dan berakhir dengan
lahirnva teori dan hukum Lihat Majma` Lughah Al-Arabivah. Al-Mu`jam Al-
Arabivah. hal. 432,. Al-Juwaini w. 4¯8 l`1086 M, menjelaskan makna ilm dengan
: ma`riíah al-ma`lum ala ma huwa bihi pengetahuan mengenai obvek vang
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

24
diketahui al-ma`lum, melalui pengetahuan tadi seperti apa adanva, Mukhtar Ash-
Shihah - Imam Ar-Razi. hal. 5¯¯,. Sedangkana laíadz al-kalam vang digunakan
dalam pembahasan ini menururt Abu Bakar Ar-Razi w. 240 l`855 M, diambil dari
laíadz al-kalam vang berarti al-jurh cacat atau kelemahan,

Al-Juwaini lihat kitab Al
- Irsvad ila qawati`I al-adilati íi ushul al-I`tiqad. hal. 10,. Pendapat vang sama juga
dikemukakan oleh At-1aítazani w. ¯83 l´1391 M, Lihat kitab Svarh Aqoid An-
Nasaíivah - Imam At-1aítazani. hal. 6,. dari analisis dapat disimpulkan bahwa
laíadz al-kalam dapat diingriskan dengan kata dialektik vang berarti diskusi atau
perdebatan. Kata dialektik sendiri berasal dari bahasa \unani. vaitu dialektika. vang
berarti perdebatan dengan tujuan unutk membantahargumentasi lawan atau
mengarahkan lawan pada kontradiksi. dilema dan paradoks

Lihat kamus íilsaíat -
1im Penulis Rosda. hal. ¯8,.

- Ilmu Kalam secara 1erminologis (Istilah)
Ilmu kalam banvak dideíinisikan. Jahm ibn suívan. washil ibn atha`. Al-juwaini. al-iji
al-jurjani dll. misalnva menganggap ilmu kalam sebagai disiplin ilmu vang
membahasas akidah islam Lihat Al-Aqoid wa al-ilmul kalam - DR. Mahmud Al-
Khalidi. hal. 20,.
Al-larabi w. 325 l`956 l, misalnva mendeíinisikan ilmu kalam dengan
kemampuan vang dimiliki oleh seseorang untuk mempertahankanpandangan dan
sikap terpuji. vang mamapu memperjelas kedudukan agama serta menganggap palsu
papa saja vang bertentangan dengan pendapat-pendapat Aqaawil, Lihat Ihsa` Al-
Ulum - Ibn Arabi. hal. 131,.
Al-Iji mendeíinisikan ilmu kalam sebagai ilmu vang mamapu menguatkan teologi
keagamaan al-aqa`id al-dinnivah, dengan menvatakan berbagai argumentasi dan
menolak keraguan

Lihat kitab Al-Mawaqií ma`a Svarh Al-Savid Al-Sindi - Imam
Al-Iji. hal. ¯,. Sementara Ibn Khaldun w. ¯85 l`1390 M, mendeíinisikan ilmu
kalam sebagai ilmu vang berisi berbagai argumentasi teologis dan dalil rasional
aqlivah, serta kritik terhadap ahlul bid`ah vang melakukan penvimpangan teologis
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

25
terhadap dari madzhab salaí dan ahlus sunnah Lihat kitab Al-Muqadimah - Ibn
Khaldun. hal. 50¯,. Deíinisi vang dikemukakan oleh Ibn Khaldun sebenarnva juga
telah dikemukakan oleh Al-Ghazali w. 5050 l` 1111 M, Lihat Kitab Al-Munqidh
min adh-dhallal - Imam Al-Ghazali. hal. 59-60,.

- Obyek Pembahasan Ilmu Kalam
Sebagai pengetahuan. ilmu kalam mempunvai obvek pembahasan vang spesiíik.
Sehingga lavak disebut sebagai pengetahuan. Berdasarkan deíinisi bahwa ilmu
kalam adalah pengetahuahn vang membahas berbagai argumentasi akidah keimanan
dengan dalil-dalil rasional. serta krtitik terhadap penvimpangan akidah ahlul bid`ah
dari madzhab salaí dan ahus sunnah. dapat disimpulkan bahwa vang menjadi obvek
pembahasan ilmu kalam adalah polemik pemikiran dikalangan para íilosuí. seperti
íreewill epikuarenisme. dengan íatalisme stoisisme. antara íilosuí dengan
mutakalimin. serta polemik teologi antara subtansi dan aksiden antara Kristen
dengan mu`tazilah - Abu ludhavl. serta antara mutakalimin sendiri antara
mu`tazilah dengan jabarivah. antara jabarivah dengan ahlus sunnah vakni asvarivah
dan maturidivah. Juga antara Ahlussunnah dengan ibn taimivah dan pengikutnva.

Obyek pembahasan yang diperdebatkan oleh sesama mutakalimin :
1-Masalah pengetahuan al-ma`riíah, dan cara memperolehnva. Pembahasan ini
bertujuan untuk mengukuhkan kevakinan mengenai kevakinan iníormati·e Al-
ma`riíah al-khabarivah, khususnva vang dibawa dari Rasul SA\. 1ujuannva adalah
membantah pandangan thummamivah dan saísata`ivvah vang menolak pengetahuan
iníormati·e.
2- Masalah kebaharuan alam huduts al-alam,. vang bertujuan untuk membuktikan
wujud Zat \ang Maha Pencipta. Ini merupakan bantahan akan pandangan
materialis. vang berpendapat tentang kedahuluan alam qudum al-alam,.
3- Masalah keesaaan Allah sebagai bantahan terhadap pandangan tsanawivah vang
mevakini eksitensi 1uhan cahava An-Nur, dan 1uhan Kegelapan Adz-Dzulmah,.
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

26
4- Masalah tanzih penvucian Allah, dan penolakan tasvbih penverupaan Allah atas
makhluk,. 1ujuannva adalah untuk membantah \ahudi vang menambahkan pada
Allah dengan ciri-ciri manusia.
5- Masalah siíat Allah dan hubungannva dengan zat-Nva. apakah zat-Nva sama
dengan siíat-Nva. ataupun berbeda. Ini merupakan bantahan terhadap
mu'tazilah, yang terpengaruh dengan perdebatan seputar sifat-sifat Allah
sebagai akibat dari pengaruh filsafat yunani. Ketika konsep jauhar subtansi,
dan aradh aksiden,
1¯3
Lihat kitab Al-Anshaí - Imam Al-Baqilani ` hal. 16,. serta
aqnumivvah oknum dalam teologi Kristen, vang digunakan untuk memberi
justiíikasi atas konsepsi teologi mereka. dimana 1uham merupakan akumulasi dari 3
oknum. vaitu oknum bapak. anak dan ruh kudus
1¯4
Lihat kitab Al-Irsvad - Imam
Al -Juwaini ` hal. 24-26,.
6-Masalah kalam Allah. baik qadim maupun huduts. Ini terpengaruh pandangan
Kristen vang menganggap Al-Masih sebagai kalimatullah. Menurut teologi Kristen
al-masih adalah 1uhan. sedang dalam pandangan Islam. Al-Masih adalah
kalimatullah. Dari sinilah. \uhana Ad-Dimsvaqi berusaha membuat sintesis dari
pandangan Islam dan Kristen vang bertujuan untuk menjustiíikasi konsep
teologisnva. Jika Al-Masih adalah Kalimatullah. dan kalimatullah adalah qadim.
maka Al-Masih adalah qadim. Jika Al-Masih adalah qadim. maka Al-Masih adalah
1uhan. Dalam konteks ini muncullah bantahan dari para Ulama. Seperti ja`d ibn
dirham. Jahm ibn Saíwan. dan washil ibn atha` vang menvatakan. bahaka kalam
Allah adalah makhluk dan baru Lihat 1arikh Al-Madzahib - Sveikh Abu Zahrah `
hal. 29¯: Buhuts íi Al-Milal wa An-Nihal - Sveikh Jaíar Al-Subhani jilid 2`hal. 254,.
¯- Masalah kenabian vang bertujuan untuk mengukuhkan kevakinana pada kenabian
Nabi SA\. dengan mengmbantah sekte sabi`ah dan brahmana hindu, vang
menolak kebutuhan manusia pada nabi. Juga membanatah orang vahudi dan
nashrani vang menolak kenabian Nabi Muhammad SA\.
8- Masalah kemaksuman para Nabi vang bertujuan untuk membantah pandangan
\ahudi. bahwa nabi SA\ mempunvai kelemahan. dosa dan tidak maksum.
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

27
9- Masalah tempat kembali Al-Mi`ad, vang membantah pandangan reinkarnasi
penjelmaan kembali, agama budha dan lainnva.
10- Masalah al-jabr wal ikhtivar keterpaksaan dan kebebasan berkehendak,. vang
terpengaruh dengan pandangan íreewill dan íatalisme íilsaíat vunani.
Dengan demikian secara ringkas dapat disimpulkan. bahawa obvek pemabhasan
ilmu kalam adalah argumerntasi dan bantahan dalam masalah aqidah vang berkaitan
dengan wujud. zat. siíat dan perbuatan Allah. kebutuhan kepada rasul. hari kiamat.
serta pahala dan siksa Lihat kitab Al-liraq - Sveikh Abdul lattah hal. 13 - 14,.
Adapun siíat obvek berkenaan dapat diklasiíikasikan menjadi mahsus terindra,
dan ghair al-mahsus tidak terindera,.
Hal ini menegaskan bahwa apa yang sebenarnya menjadi ·pokok' kajian
aqidah yang selalu diperdebatkan oleh Salafi, pada hakekatnya adalah hal-
hal yang juga diperdebatkan oleh para filosof dan para ahli kalam (seperti
penjelasan diatas). \alhasil. apa vang dilakukan oleh salaíi pasti akan berakhir.
seperti apa vang lakukan oleh para íilosoí dan para ahli kalam. vaitu `perdebatan
yang tiada berakhir dan berujung pangkal'' !!?.
Dan hal inilah vang dijauhi oleh para Ulama Salaí seperti Imam Malik ibn Anas
ketika menjelaskan tentang avat vang menjelaskan bahwa `Allah S\1
bersemanvam di Arsv`` : Bersemanyam itu adalah sebuah perkara yang sudah
dimengerti, sedangkan caranya adalah hal yang tidak dapat dijangkau oleh
akal pikiran manusia. Menanyakan masalah itu adalah bid'ah dan
mengimaninya dalah wajib' . Dan seperti inilah sikap para salaf dalam
masalah asma dan sifat, mereka tidak menulis penjelasan yang memerlukan
puluhan halaman dalam kitab mereka, karena ini adalah masalah gha'ib dan
hakekatnya tidak dapat dijangkau oleh panca indera, sehingga tidak masuk
dalam pembahasan akal manusia. Dan cukup kita mengimani dijelaskan
dengan dalil qath'I (yaitu Al-Qur'an dan hadis yang mutawatir) tanpa
menambahi atau menguranginya, atau menjadikannya sebagi obyek
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

28
perdebatan, apalagi menjadikannya sebagai ·isu' untuk menyesatkan kaum
muslimin yang lain ÷ waliyadzu billah !!!.

- Mengkritisi sikap Ibn 1aimiyah dalam masalah Asma wa Sifat
Ketika Ibn 1aimivah menetapkan madzhab salaí vang dlm pandangannva, adalah
itsbat, yaitu menetapkan secara dhahir nash-nash Al-Qur'an dan As-Sunnah,
yang dengan kaidah ini ia menetapkan bahwa Allah mempunyai tangan,
mata, kaki dlll. Dan untuk menghindari jatuh pada faham Al-Mutajasimah,
Ibn 1aimiyah menambahkan 4 syarat yakni menetapkan sifat dan perbuatan
Allah dengan menafikan tasybih (yakni tidak menyerupakan Allah dengan
makhluk-Nya), menolak ta'thil (tidak menolak sifat dan perbuatan Allah
yang nampak secara dhahir pada nash-nash Al-Qur'an dan As-Sunnah),
tidak melakukan ta'wil (mengalihkan makna lafadz dari makna lahir kepada
makna yang dikendaki ÷ (lihat kitab At-1a'rifat hal. 72 ÷ oleh Imam Al-
Jurjani)), dan menghindari takyif (mempertanyakan tentang kaifiyah\tata
cara sifat dan perbuatan Allah). Untuk syarat yang terakhir yaitu''
menghindari takyif'', seperti tidak mempertanyakan tentang bagaimana
kaifiyah\cara Allah bersemayam di Arsy, turun di setiap J\3 malam terakhir
dll.
Kalau dalam kasus madzhab itsbat. vaitu menetapkan secara dhahir nash-nash Al-
Our`an dan As-Sunnah,. dimana salah satu svaratnva harus menghindari takvií
mempertanvakan tentang kaiíivah`tata cara siíat dan perbuatan Allah, seperti
contoh diatas. maka berarti pengetahuan vang sebenarnva` tentang kaiíivah`cara
Allah bersemavam di Arsv. turun di setiap 1`3 malam terakhir diserahkan kepada
Allah. Bukankan ini termasuk madzhab tafwidh yaitu menyerahkan
pemahaman tentang nama, sifat dan perbuatan Allah yang terdapat dalam
nash-nash Al-Qur'an dan As-Sunnah kepada Allah !!!?
Sehingga ada sebagian peneliti yang menyimpulkan madzhab Ibn 1aimiyah
dalam masalah nama, sifat dan perbuatan Allah, adalah tidak murni
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

29
madzhab Itsbat yang mengikuti sebagian Ulama Hambali seperti Qadhi
Abu Ya'la Al-Iara', Abu Utsman Ash-Shabuni dll, tapi lebih merupakan
kombinasi antara madzhab itsbat dan tafwidh seperti telah diuraikan diatas.
lal ini ia lakukan supava tidak terjatuh dalam íaham tajsim atau juga dikenal
dengan istilah Al Hasyawiyah. Hasyawiyah digunakan untuk menyebut
kelompok yang menyatakan bahwa Allah mempunyai jism, tapi jism-Nya
berbeda dengan jism manusia, seperti yang dikemukakan oleh Hasm Ibn
Al-Hasan w. 149 l`¯63 M, dll. Lihat kitab Nasva`ah al-íikr al-íalsaíi íil islam -
DR. Ali Sami` AN-Nasvar. jilid 1-hal. 68¯ - 688. bandingkan dengan catatan kaki
al-mutajasimah. hal 308,. Apalagi hasil penelitian seorang pakar lilsaíat dan ilmu
kalam vaitu DR. Ali Samii An-Nasvar Guru besar lilsaíat Islam di Uni·ersitas
iskandarivah-lakultas Adab, dalam kitabnva Manahij Al-Bahts inda Muíakir Al-
Islamii wa Kasvaí íi manhaj Al-Ilmii íi Al-Alam Al-Islamii hal 1¯9-290, bahwa
Ibn 1aimiyah ketika mengkritik filsafat dan ilmu kalam juga terpengaruh
dg penggunaan filsafat dan ilmu kalam itu sendiri. Dan pemikiran beliau
banyak diadopsi oleh kelompok Salafi pada masa ini !!!

G - Celaan Salafi pada Para Ulama Umat

Salafi menganggap para Ulama yg mengikuti Imam Abul Hasan
Al-Asy'ari dalam masalah aqidah adalah ·musuh abadi' Salafi. Bahkan
seorang tokoh salaíi bernama Zainal Abidin, menukil sejumlah pendapat ulama
termasuk Ibn lazm walaupun nukilan seperti ini harus diteliti lebih lanjut. savang
kitab-kitab vang disebutkan belum kami miliki -pent, yang berisi kritik, celaan
dan ·vonis' kafir kepada para Ulama Pengikut Imam Abul Hasan Asy-
Asy'ari dalam masalah aqidah atau lebih dikenal dengan Asv-arivah Lihat
majalah As-Sunnah hal. 38 edisi khusus`VIII`1425 l`2004 M,. Padahal hampir
seluruh ulama vg namanva dtulis dengan tinta emas` dalam sejarah Islam dan
menjadi pelita umat sepanjang umur umat Islam dengan ilmu vang mereka miliki
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

30
adalah mengikuti Imam Abul lasan Al-Asv`ari dalam masalah aqidah seperti :
Imam Abu Hasan Al-Bahilii, Imam Abu ishaq Al-Isfarainii, Al-Hafidz Abu
Nu'aim AL-Asbahani, Qadhi Abdul Wahab Al-Maliki. Imam Abu
Muhammad Al-Juwaini, dan outranya Abu Ma'alii Imam haramain AL-
Juwaini, Abu Manshur At-1amimi Al-Baghdadi, Al-Hafidz Al-Isma'ili, Al-
Hafidz Al-Baihaqi, AL-Hafidz Al-Daruqutni, Al-Hafidz AL-Khatib AL-
Baghdadi, Imam Abul Qosim AL-Qusyairi, dan putranya Abu Nashr, Imam
Abu Ishaq Asy-Syairazi, Nasr Al-Maqdisi, Al-Iarawi, Imam Abul Wafa' ibn
·Uqil Al-Hambali, Qadhi Qudhat Ad-Damaghani Al-Hanafi, Abul Walid Al-
baji Al-Malik, Imam Ass-Sayid Ahmad Ar-Rifa'I, Al-Hafidz Abul Qasim Ibn
Asakir, Ibn Sam'ani, Al-hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi,
Imam Iakhrudin Ar-Razi, Imam ·Iz Ibn Abdis Salam, Abu Umar, Imam Ibn
Hajib Al-Maliki, Al-Hafidz Ibn Daqiqil ·ied, Imam ·llaudin Al-Baji, Qadhi
Qudhat As-Subki, Al-Hafidz ·Alaai, AL-Hafidz Zainudin AL-·Iraqi, dan
putranya Al-Hafidz Waliyudin, Khatimatul Hufadz Ibn Hajar Al-Asqolani,
Khatimatul LughawiyinAl-hafidz murtadha Az-Zubaidi Al-Hanafi, Imam
Zakariya AL-Anshori, Imam Bahaudin Ar-Ruwas, Mufti makah Ahmad
Zaini Dahlan, Musnadul Hindi Waliyullah Ad-Dahlawi, Mufti Mesir Imam
Muhammad ·Ulaisyi Al-Maliki, SyaikhAl-Jami' Al-Azhar Abdullah Az-
Zarqawi, Imam Abdul Iatih Iathullah mufti Beirut, Imam Abdul basist Al-
fakhuri Mufti Beirut, Imam Mustafa Naja Mufti Beirut, Imam Abu
Muhammad Al-Malaibari Al-Hindi, Qadhi Abu bakar Al-baqilani, AL-
Hafidz IbnIaruk, Imam Al-Ghozali, Imam Abul fatah Asy-Syahrantani,
Imam Abu Bakar Asy-Syasyi Al-Qofal, Abu ·Ali Ad-Diqaqi An-Naisaburi,
Al-Hakim An-Naisaburi Sohibul Mustadrak, Imam Ibn ·Alan As-Shadiqi
Asy-Syafi'I, Imam Abu Abdullah Muhammad As-Sanusi dll.
Kalau menurut kalian bahwa Al-Hafidz Ibnul Jauzi, Imam Ibn
Hibban, Al-Hafidz Ibn Rajab Al-Hambali, Al-Hafidz Al-Isma'ili, Al-Hafidz
Al-Baihaqi, Al-Hafidz Al-Daruqutni, Al-Hafidz Al-Khatib Al-Baghdadi, Al-
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

31
Hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi, Al-Hafidz ·Alaai, Al-
Hafidz Zainudin Al-·Iraqi, dan putranya Al-Hafidz Waliyudin, Khatimatul
Hufadz Ibn Hajar Al-Asqolani dll, bukan termasul ulama Ahlus Sunnah wal
Jama'ah, maka siapakah yang kalian maksud dengan Ulama Ahlus Sunnah
wal Jama'ah itu ???
Mungkin kalian akan mengatakan bahwa Albani. Utsaimin. Ibn Baz. Al-
Jazairi. Al-lauzan. Rabi Ibn ladi dll dari kalangan ulama Neo Salaíi adalah Ahli
ladis dan merekalah vg paling lavak untuk menvandang gelar pewaris satu-satunva
ahlus sunnah wal jama`ah !!!!
Kami ingin bertanva apakah ada diantara ulama kalian spt Albani.
Utsaimin. Ibn Baz. Al-Jazairi. Al-íauzan. Rabi Ibn ladi dll vang punva karva vang
lebih baik dari kitab lathul Bari-nva Ibn lajar. atau kitab sunan-nva Imam Al-
laíidz Al-Baihaqi. Al-laíidz Al-Daruqutni. atau karva-karva lain dari para luíadz
ladis vang sebenarnva` bukan seperti vang sering diaku-aku oleh Salaíi, spt Al-
laíidz Al-Khatib Al-Baghdadi. Al-laíidz As-Salaíi. Oadhi Ivadh. Imam An-
Nawawi dengan Svarh Shohih Muslim-nva. Al-laíidz Alaai. Al-laíidz Zainudin
Al-Iraqi dll !!·
1idak, sekali-kali tidak, karya-karya kalian dipenuhi dengan
nukilan dari para Ulama ini !!! Lntah bagaimana kualitas buku atau kitab yg
ditulis oleh ulama-ulama kalian, jika tidak mengutip dari ucapan dan
pendapat mereka dari kitab-kitab dan karya tulis mereka (yaitu para hufadz
÷ Ahli hadis ini) yang tidak terhitung nilainya itu !!?!
1api bagaimana bisa kalian mengambil pendapat mereka dan mengklaim
mereka berada di pihakmu. sementara itu kalian tidak memasukkan mereka dalam
daítar Ulama Ahus Sunnah. bahkan kalian mencap mereka sesat dan menvimpang
aqidahnva` lalu menvamakan mereka dengan íirqoh2 sesat lainnva seperti
mu`tazilah. jabarivah dll !!!


Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

32
Lalu yang lebih mengherankan lagi kalian masih berani
mengklaim mengikuti manhaj para Ahli Hadis, sedangkan pada saat yang
bersamaan kalian memvonis aqidah mereka adalah ·salah dan sesat'
(menurut anggapan kalian), bahkan kalian mengingatkan umat dari
penyimpangan aqidah yg terdapat dalam kitab-kitab mereka !!!!
Adakah orang vang akan percava dengan ucapan sekelompok orang vang
mengaku-aku mengikuti manhaj para imam ahli hadis dan ahlus sunnah tapi
aqidahnva sesat atau kalian berkata : Manhaj kami diatas manhaj Para Ahli
Hadis seperti Al-Hafidz Ibn Hajar, Imam Al-Hafidz Al-Baihaqi, Al-Hafidz
Al-Daruqutni, Al-Hafidz Al-Khatib Al-Baghdadi, Al-Hafidz As-Salafi, Qadhi
Iyadh, Imam An-Nawawi, Al-Hafidz ·Alaai, Al-Hafidz Zainudin Al-·Iraqi ,
tapi aqidah kami berbeda - kami memegangi aqidah yang shohih sedang
mereka (para ahli hadis tsb) aqidahnya menyimpang dan sesat !!· Ajib Kulu
Ajib hadzal qaul min rajol Al-Ghulat Al-Mudzabdzib As-Salaíi sungguh sangat
mengherankan ucapan vang aneh vang berasal dari Al-Ghulat Al-Mudzabdzib As-
Salaíi ini, !!!
Seandainva para Ulama seperti Al-Hafidz Ibn Hajar, Imam Al-Hafidz
Al-Baihaqi, Al-Hafidz Al-Daruqutni, Al-Hafidz Al-Khatib Al-Baghdadi, Al-
Hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi, Al-Hafidz ·Alaai, Al-
Hafidz Zainudin Al-·Iraqi dll masih hidup. pastilah mereka akan melarang
kalian untuk menggunakan karva mereka untuk menjadi bahan bagi tulisan dan
kitab kalian. Kenapa. karena jelas kalian telah menganggap mereka sesat` bahkan
kaíir` !!· Lalu mana ada seorang Ulama yang bersedia karyanya dinukil oleh
orang atau kelompok yang telah mencemarkan nama baiknya dengan vonis
sesat dan kafir !!!· 1api vang aneh bahwa pendapat-pendapat para ahli hadis vang
beraqidahkan asv`ari ini seperti : Al-Hafidz Ibn Hajar, Imam Al-Hafidz Al-
Baihaqi, Al-Hafidz Al-Daruqutni, Al-Hafidz Al-Khatib Al-Baghdadi, Al-
Hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi, Al-Hafidz ·Alaai, Al-
Hafidz Zainudin Al-·Iraqi dll khususnya dalam masalah aqidah, senatiasa
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

33
kalian nukil didalam berbagai kitab dan makalah yang kalian buat !!!?.
Kalau mau konsisten dengan pendapat kalian bahwa mereka telah
menyimpang dan memasukkan sesuatu yang sesat dalam aqidah Islam,
maka jangan lagi gunakan kitab dan karya mereka apalagi menukil
pendapat mereka dalam masalah aqidah untuk mendukung pendapat kalian
dalam masalah aqidah pula ÷ Sungguh aneh !!!? 1api ternvata hal itu tidak
terjadi bahkan dalam majalah edisi khusus` vang mereka tulis dalam masalah hadis
ahad. pertama kali mereka menunjukkan apa vang mereka anggap sesat dan
menvimpang dari aqidah kaum asv`arivah lalu diberilah ·onis sesat bahkan kaíir.
1api yang aneh setelah itu pendapat-pendapat dari para Ulama Hadis
Asy'ariyah seperti Al-Hafidz Ibn Hajar, Imam Nawawi, Al-Khatib Al-
Baghdadi, Al-Iraqi, Ibn Shalah dll menjadi rujukan utama unutk memberi
justifikasi dalam masalah aqidah versi mereka, bukankan ini sebuah
keanehan yang menggelikan ???!!
Lalu kalian berkata lagi: Ulama - kan bukan hanva mereka` !!! 1api ingat
bukankan Salaíi telah mengadopsi pendapat sebagian Ulama` vang menvatakan
bahwa Ahlus sunnah wal jama`ah adalah Ulama ahli hadis seperti perkataan Imam
Ahmad yang mengatakan ´Kalau bukan ahli hadis, aku tidak tahu lagi siapa
mereka ?¨ dll !!!
Biasanya kalian akan berkelit dengan mengatakan : ´Ulama Ahli
Hadis-kan tidak terbatas pada mereka !!? Lalu apakah Al-Hafidz Al-Isma'ili,
Al-Hafidz Al-Baihaqi, Al-Hafidz Al-Daruqutni, Al-Hafidz Al-Khatib Al-
Baghdadi, Al-Hafidz As-Salafi, Qadhi Iyadh, Imam An-Nawawi, Al-Hafidz
·Alaai, Al-Hafidz Zainudin Al-·Iraqi, dan putranya Al-Hafidz Waliyudin,
Khatimatul Hufadz Ibn Hajar Al-Asqolani dll, bukan termasuk ahli hadis
!!?! Lalu siapa Ahli hadis yang kalian maksud ??! Lalu manhaj ahli hadis
mana yang kalian ikuti !!? Kalau ternyata sebagian besar Para Hufadz ÷
Ahli Hadis berada dalam posisi yang berlawanan dengan posisi kalian !!!?

Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

34
H- KRI1IK SALAII 1LRHADAP HAROKAH-HAROKAH ISLAM
DLNGAN VONIS KLLOMPOK BID'AH DAN SLSA1

Kelompok Salaíi adalah kelompok vang dikenal mudah mengatakan dan
men·onis kelompok ini Mu`tazilah. lalu kelompok vang lain Murji`ah. dan lainnva
lagi sebagai Khawarij dst !!! Lalu apakah Imam Bukhari. Imam Ahmad. Imam
Malik. Imam Svaíi`I. Imam Asv-Svatibi` hatta` Sveikhul Islam Ibn 1aimivah vang
menuduh dan melabeli harokah-harokah islam dengan tuduhan sesat seperti l1 -
neo Mu`tazilah. Ikhwanul Muslimin - Neo Khawarij. 1abligh - Neo Suíi. Jama`ah
Islamivah Pakistan dg Aqlani kelompok Rasionalis, dll !!!· Sekali2 tidak, tapi Si
Albani, Ibn Baz, Utsaimin, Ied Al-Hilali, Al-Jazairi-lah yang menuduh dan
memberi label spt itu !! Lalu mereka membuat sejumlah ·manipulasi' dan
·rekayasa' yang seakan2 dapat mengaitkan H1 dg Mu'tazilah, Ikhwanul
Muslimin dg Khawarij, 1abligh dg Sufi, Jama'ah Islamiyah - Pakistan dg
Aqlani dll, lalu dicatutlah uangkapan dan penilaian para Imam ini tentang
mu'tazilah, syi'ah, khawarij, dan yang lainnya !!!. Sehingga seakan2 yg
menvonis Harokah2 islam ini dengan tuduhan sesat seperti H1 ÷ neo
Mu'tazilah, Ikhwanul Muslimin ÷ Neo Khawarij, 1abligh ÷ Neo Sufi,
Jama'ah Islamiyah Pakistan dg Aqlani dan harokah Islam lainnya adalah
Imam Bukhari, Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Syafi'I, Imam Asy-
Syatibi' ·hatta' Syeikhul Islam Ibn 1aimiyah !!!· Padahal ini adalah
·pencatutan ilegal' dan pendustaan yang dilakukan dengan mencatut nama
para Imam ini (nb : sesuai dengan selera dan hawa nafsu dari kelompok ini)
!!!
Dimana pada kenvataannva sebagian besar tuduhan itu tidak berdasar dan
sebagian dari akti·is harokah itu. seperti l1. Ikhwanul Muslimin. 1abligh. dan
harokah Islam vg lainnva. sudah membantah dan menyatakan bahwa semua
tuduhan itu adalah dusta dan hasil rekayasa kelompok Salafi !!··!
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

35
Mereka sangat piawai untuk membuat kesan bahwa sekarang mu'tazilah.
svi'ah. khawarij. jabarivvah sedang melanda kaum muslimin dg bentuk vg tidak
kalah mengerikan` dibandingkan pada awal kemunculannva !!! Dan untuk
memudahkan mereka untuk menjauhkan umat Islam ini dr harokah2 Islam,
maka harokah2 Islam inilah (yg direkasaya sedemikin rupa), sehingga
terlihat seakan2 harokah2 inilah yang mu'tazilah, syi'ah, khawarij,
jabariyyah dll !!!?. 1idak beda dari sebelumnva. ini merupakan hasil akal bulus`
dari kelompok salaíi untuk mempengaruhi umat guna membenci dan memusuhi
harokah-harokah Islam !!!· 1api sebagaimana firman Allah SW1 : ´ Mereka
membuat makar, tapi Allah-lah sebaik2 pembuat makar·', dengan
membongkar dan menggagalkan makar itu, sehingga umat tidak tertipu
dan tidak dengan mudah diajak untuk berpecah belah dg bermusuhan
dengan saudaranya sendiri dari umat Islam ···!!

I ÷ Membantah pendapat Salafi tentang Hadis Ahad

Ada sebagian orang yang berpendapat bahwa keimanan cukup
dibangun berdasarkan dalil dzonni saja, seperti menetapkan aqidah dengan
hadis ahad (Lihat Makalah yang berjudul ·Studi Kritis tentang Istilah
Aqidah' oleh Ustadz Muhammad lazuardi Al-Jawi). Menurut mereka. tidak
menjadikan hadis ahad sebagai dalil dalam masalah aqidah merupakan rencana vang
dapat membahavakan aqidah umat. Malah menurut mereka hal ini merupakan
perbuatan niíaq. karena menurut pemahaman mereka . tidak menjadikan hadis ahad
sebagai dalil dalam masalah aqidah berarti menerima sebagian aqidah dan
meninggalkan sebagian lainnva. Pendapat dan kritikan diatas. menurut kami sangat
membahavakan kelangsungan aqidah umat. Lebih jauh lagi. ia bertentangan dengan
nash-nash vang terdapat dalam Al-Our`an dan As-Sunnah. Selain itu juga
bertentangan dengan pendapat mavoritas Ulama kaum Muslimin. Karena
menetapkan sesuatu adalah bagian dari aqidah Islam atau bukan. tidak ditentukan
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

36
berdasarkan akal atau perasaan kita dengan mengatakan bahwa ` menurut akal sava
atau perasaan sava. kok kira-kira ini bagian dari aqidah ` . tidak sekali lagi tidak
dapat dikatakan seperti itu. melainkan harus ditentukan berdasarkan dalil.
1idak menjadikan hadis ahad sebagai dalil dalam masalah aqidah
adalah sangat berbeda dengan mengingkari hadis ahad seperti yang
dilakukan oleh Mu'tazilah. Mereka mengingkari kehujjahan hadis ahad karena
menurut mereka tidak rasional. Mereka mengatakan : Apakah kalian menemukan
di dalam kubur alat-alat untuk menviksa seperti paku. gergaji. palu dll `. dan tentu
mereka Muta`zilah, tidak akan menemukannva karena itu berkaitan dengan hal
vang ghoib` tidak dapat diindera kemudian mereka mengingkari hadis ahad tentang
adzab qubur karena menurut mereka tidak rasional Lihat Kitab Ar-Ruh Oleh
Imam Ibn Al-Oovvim Al-Jauzivah,. Sedang mavoritas Ulama vang tidak menjadikan
hadis Ahad sebagai dalil Aqidah adalah tidak mengingkari adanva adzab qubur.
kedatangan Imam Al-Mahdi. Karakteristik Surga-Neraka. dan masalah ghoib
lainnva vang diiníormasikan dengan hadis ahad . tetapi mereka menduga dengan
keras Gholibatu Adz-Dzonn, tentang kebenaran semua itu walau tingkat
kevakinannva tidak sampai derajat Ooth`I`Pasti dengan pembenaran 100°,. lalu
sebagian besar diantara mereka tidak memasukkan hadis ahad dalam kajian Aqidah
tetapi dimasukkan dalam pembahasan At-1argib wa At-1arhib`. lal ini
disebabkan jumhur Ulama dari berbagai disiplin ilmu Dien telah menetapkan
derajat hadis ahad hanva menghasilkan dugaan keras saja tidak sampai derajat
\aqin. Sebagaimana vang dijelaskan oleh DR. Muhammad Ajaj Al-Khotib bahwa
Jumhur Ulama lanaíivah. Svaíi`ivah dan Jumhur Mutakallimin dll menegaskan
bahwa hadis ahad hanva memberi íaedah dzon dan wajib diamalkan dalam masalah
hukum íuru``cabang -pent, Lihat kitab Al-Ihkam li Ibn lazm jilid 1`hal. 9¯. 108-
122: Al-Mutashía li Imam Al-Ghozali jilid 1`hal. 93-99: Al-Ihkam li Al-Amidi jilid
2`hal. 49-60,. Imam Muhammad ibn Ibrahim Ibn Jamaah menambahkan bahwa
hadis ahad adalah semua hadis vang jumlah perawinva tidak mencapai jumlah
perawi hadis Mutawatir. Dan ada vang berpendapat bahwa hadis ahad memberi
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

37
íaedah DzonKitab Al-Minhal Ar-rawi jilid 1`hal. 32`Dar Al-likr` Dimsvaq -Siria
` 1406 l`(etakan Kedua,.
Padahal masalah Aqidah karena merupakan sebuah kepastian
maka ia harus dibangun dengan dalil-dalil yang memberikan kepastian pula
dari dalil yang qoth'I tsubut (yaitu Al-Qur'an dan hadis Mutawatir) dan
qoth'I Dalalah (penunjukannya pasti sehingga tidak mungkin ditafsirkan
kepada yang lain-pent). Sebagaimana yang dinyatakan oleh Al-laíidz Ibn
Katsir (1afsir Al-Qur'an Al-A'dzim juz I, hal. 40) : ·' Imam yang telah
ditentukan syara' dan diserukan kepada seluruh kaum Muslimin adalah
berupa I'tiqod, ucapan, dan perbuatan. Begitulah pendapat sebagian besar
imam-imam madzab. Malah menurut Imam Svaíi`I. Imam Ahmad bin hambal.
dan Abu Ubaidah. ia telah menjadi ijma''. Dan diperkuat oleh Imam Ibn Mundzir
dalam Lisanul Arab bahwa ·' Arti Imam adalah 1asdiq (pembenaran).
Dalam kitab At-1ahdzib, disebutkan bahwa Iman adalah asal kata dari yang
artinya ·'Ia seorang Mu'min¨. Dalam hal ini, para Ahli bahasa sepakat
bahwa iman berarti tashdiq (pembenaran). Perhatikan firman Allah SW1
sebagai berikut : ·'Orang-orang arab badui itu berkata, Kami telah beriman.
Katakan kepada mereka : ·Kamu belum beriman'. 1etapi katakanlah ·kami
telah tunduk' (QS. Al-Hujurat -J4) ´.
Hal ini dilakukan oleh para Ulama dalam rangka menjaga
kemurnian aqidah Islam dari bersih dari berbagai penyimpangan seperti
aqidah yang dimiliki generasi yang terbaik yaitu generasi para salafus
Sholeh (generasi Shohabat, 1abi'in, dan 1abiut 1abi'in-pent) ( Lihat Kitab
Radd ala Al-Kitab Ad-Da'wah Al-Islamiyah, Dr. Abdurrahman Al-Baghdadi ,
hal. J75 ).
Usaha untuk menggunakan dalil vang jelas untuk membangun Aqidah
Umat Islam dengan jalan membatasinva pada dalil-dalil Ooth`I. harus terus kita
lakukan. Dan untuk memberikan kevakinan tentang masalah ini marilah kita
mengkaji argumentasi dari para Imam panutan umat untuk membantah mereka
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

38
vang menvangkal prinsip vang mulia ini. Kita mempercavai pemahaman mereka
lebih dari pemahaman kita sendiri setelah mengkaji dan mempelajari kitab para
Ulama tersebut. Oleh karena itu marilah kita meneliti lebih dalam apa pendapat
Imam panutan umat vang mewakili madzab-madzab ini dalam masalah hadis ahad
seperti vang dipaparkan oleh DR. Mahmud Al-Kholidi Guru besar Uni·ersitas
\armuk -\ordania, dalam bukunva vang berisi Desertasi beliau untuk meraih
delar doktor dalam bidang svari`ah, vaitu Qowaid Nidzon Al-Hukmi hal. 363-364
:`Undzur 1aíshilal qauli íi dalilil aqidah. Ouwa Al-Our`an dan As-Sunnah Al-
Mutawatirat íaqod. \a ana haditsal ahadi laisa hujjatun li aqoidin íiima valii``
Perhatikan penjelasan scr detail tentang dalil aqidah. Yaitu Al-Qur'an dan
Hadis mutawatir saja dan hadis ahad adalah bukan dalil dalam masalah
aqidah, sbb, :
1- Kitab At-1alwih ala at-taudhih. jilid 2`hal. 2-4`1iba`ah Penerbit,
Shabih`tahun 195¯
2- Ushuludin lil Baghdadi hal. 12`(etakan Pertama - Istambul`1968
3- Kitabul Mu`tamad íi Ushulil hadis hal.21`(etakan pertama - Auqaí Al-
Iraq`1ahun 19¯1
4- Kiíavah íi ilmil Riwavah lil Baghdadi hal. 16-1¯`1iba`ah Al-
Utsmanivah`1ahun 135¯ l
5- lasvivatul Bananii Ala Svarhil Jalaali Ala matani jami`il jawami` jilid 2`hal.
120
6- Nihavatus su`ali Svarhu minhajil \ushul íi Ilmil Ushul`jilid 1`hal. 10: jilid
2`hal. 29` Penerbit Shobih`1ahun 1951
¯- Shohih Muslim bi svarhi An-Nawawi`Jilid 1`hal. 132`At-1iba`ah Al-
Mishrivah - Al-lamisv
8- Al-Ahkam íi Ushulil Ahkam li Ibn lazm`jilid 1`hal. 10¯
9- Al-Showa`iqu li Ibnil Oovim jilid 2`hal. 482
10- Al-Musawadah íi Ilmil Ushul li Ibn 1aimivah hal. 42-44
11- lawatihul Ar-Rahamut bi svarhi muslim Ats-1subut jilid 2`hal. 121
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

39
12- Nihavatus Sual íi Ilmil Ushul lil Sarkhasi` jilid 1`hal. 26¯ - Nuskhah Al-
Aíghanii - Al-Kitab Al-Arabi
13- lasvivatul Athar Ala Svarhil Al-Jalaali Al-Mahalii`jilid 2`hal. 15¯
14- 1aísir Al-Kasvaí` jilid 4`hal. 422-424: jilid 1`hal. 58¯
15- Al-Muwaíaqot`Jilid 2`hal. 11`1iba`ah Shobih`1ahun 1969
16- Ushulut tasvri` Al-Islamii - Ali lasbullah`hal. 40`(etakan kedua`Penerbit
darul Aarií`1ahun 1964
1¯- Ushulul liqhi - Sveikh Zakivuddin Sva`ban`hal. 62`(etakan
kedua`Penerbit Darut ta`lií`1ahun 1964
18- Ushulul liqhi - Imam Muhammad Abu Zahrah`lal. 102`Penerbit darul
likri Al-Arabii`1ahun 195¯
19- Al-Ijtihadu wa madaa hajatuna ilaihi íi hadzal Ashri - DR. Savid Musa`
(etakan tahun 19¯2
20- Ushulul liqhi - Sveikh Abbas Mutawalii Al-lamidah`lal. 85`(etakan Dar
An-Nahdhah`1ahun 1965
21- 1audhihul Aíkar li ma`anii tanqihil andzar - Imam Shan`anii`jilid 1` hal. 24-
25
22- Manahijul Ijtihadi íil Islam - Sveikh Madkur`cetakan pertama`hal. 219.
508`Jami`ah Al-Kuwait
23- Ushulul liqhi - Sveikh Badran Abu Al-Ainain Badran`lal. 82`Penerbit
Darul Ma`arií`1ahun 1965
24- Ushulul liqhi - Sveikh Al-Khudhuri`jilid 252`(etakan kelima`1ahun
1915`Penerbit Maktabah At-1ijarivah

`Undzur Al-Bahtsa Al-Manshura lana íi jaridah Ar-Ra`vi Al-Ami - Al-
Kuwaitivah bi tarikh 04`08`198¯ wa 05`08`19¯8. 06`08`19¯9 bi unwanin :
`AlAqaid la tu`khadzu ilaa ani vaqinin``. wa vaqa`u íi 40 shuíhah minal hajimil
kabiri . \a qad nasvartuhu radaa jama`ah As-Salaíivah Al-Mu`ashirin. liqaulihim bi
ana khabaral ahadi vuíidul vaqina Lihat Kajian yang kami terbitkan di surat
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

40
kabar ´Ar-Ra'yu Al-·Amu¨ ÷ Kuwait pada tanggal 04\08\J987 , 05\08\J978,
dan 06\08\J979 dengan judul ·'Aqidah tidak diambil kecuali dari (dalil yang
memberi faedah) yakin yang terdiri dari 40 halaman. Dan Aku telah
menerbitkannya sebagai bantahan kepada kelompok Salafi Kontemporer
atas pendapat mereka yang menyatakan bahwa hadis ahad memberi faedah
yaqin (hujah dalam masalah aqidah,,.

- Sebuah koreksi atas faham yang mengatakan tidak menjadikan hadis
ahad dalil dalam masalah aqidah berarti menolak banyak hadis aqidah

kelompok Salafi menyebut sejumlah hadis yang menurut mereka adalah
hadis ÷ hadis ahad dan itu merupakan dalil dalam masalah aqidah
(sebagaimana yang ditulis oleh Zainal Abidin dalam majalah As-Sunnah,
edisi khusus ·'polemik hadis ahad'', hal. 40-42). Untuk mengetahui sejauh
mana kebenaran klaim ini, maka kita langsung menelitinya kepada
sejumlah kitab tauhid\kitab al-iman yang ditulis oleh sejumlah ulama yang
diklaim oleh salafi sebagai kitab rujukan utama dalam masalah aqidah :
1- Kenabian adam
Imam Abu Hanifah, Imam Syafi'I, Imam Ath-1hahawi, Ibn Qudamah, Ibn
1aimiyah, Ibn Abi Az-Zumanin kitab ushul as-sunnah, tidak mencantumkan
hadis ini dalam kitab tauhid vang mereka tulis.
2- Sepuluh orang yang dijamin masuk surga
Imam Abu Hanifah, Imam Syafi'I, Imam Bukhari, Ibn Abi Az-Zumanin tidak
mencantumkan hadis ini dalam kitab tauhid yang mereka tulis.
3- Keutamaan nabi SAW atas seluruh nabi dan Rasul. Itu ditetapkan
melalui hadis ahad.
Imam Bukhari. Ibn Abi Az-Zumanin tidak mencantumkan hadis ini dalam
kitab Al-Iman \ kitab at-tauhid yang ia tulis.
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

41
4- Kekhususan nabi SAW, misalnya masuk surga, melihat penghuninya dan
apa yang disediakan bagi orang yang beriman, dan masuknya darinya
bangsa jin ke dalam agama islam.
Imam Bukhari, Ibn Abi Az-Zumanin tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab
Al-Iman` kitab at-tauhid vang ia tulis.
5- Beriman bahwa Allah mengharamkan atas bumi untuk memakan jasad
nabi.
Imam Abu laniíah. Imam Svaíi`I. Imam Ath-1hahawi. Ibn Oudamah. Ibn
1aimivah. Ibn Abi Az-Zumanin tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab at-
tauhid ` kitab al-iman vang mereka tulis.
6- Beriman kepada pertanvaan malaikat munkar dan nakir dalam kubur.
Imam Bukhari tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab Al-Iman yang ia
tulis.
¯- Svaía`at nabi SA\ vang terbesar di padang mahsvar.
Imam Bukhari tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab Al-Iman yang ia
tulis.
8- Svaía`at nabi SA\ untuk pelaku dosa besar dari umatnva.
Imam Bukhari tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab Al-Iman yang ia
tulis.
9- Beriman bahwa para pelaku dosa besar tidak kekal dineraka.
J0-Beriman bahwa ruh orang-orang yang mati syahid berada di dalam
burung hijau yang beristirahat di surga.
Imam Abu Hanifah, Imam Syafi'I, Imam Ath-1hahawi, Ibn Qudamah, Ibn
1aimiyah tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab at- tauhid ` kitab al-iman
vang mereka tulis.
11- Banvak mukjizat Nabi Saw selain mukjizat al-qur`an.
Imam Abu Hanifah, Imam Bukhari tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab
at-tauhid ` kitab al-iman vang mereka tulis.

Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

42
12- ladis tentang turunnva Isa
Imam Bukhari , Imam Ath-1hahawi, Ibn 1aimiyah tidak mencantumkan hadis
ini dalam kitab at-tauhid ` kitab al-iman vang mereka tulis.
13- Banvaknva kriteria tentang surga dan neraka. serta rincian hari kiamat.
14- ladis vang mengatakan bahwa hajar aswad adalah dari surga.
Imam Abu Hanifah, Imam Syafi'I, Imam Bukhari, Imam Ath-1hahawi, Ibn
Qudamah, Ibn 1aimiyah, Ibn Abi Az-Zumanin tidak mencantumkan hadis ini
dalam kitab tauhid ` kitab al-iman vang mereka tulis.
15- Beriman kepada siksa kubur. penvempitan liang
Imam Bukhari tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab Al-Iman yang ia
tulis.
J6- Beriman kepada ash-shirath, haudh nabi, dan orang yang meminumnya
sekali teguk, tidak akan haus selamanya.
Imam Bukhari tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab Al-Iman yang ia
tulis.
1¯- Masuknva ke dalam surga tujuh ribu dari umatnva ke surga tanpa hisab.
Imam Abu Hanifah, Imam Syafi'I, Imam Bukhari, Imam Ath-1hahawi, ,
Ibn 1aimiyah, Ibn Abi Az-Zumanin tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab
at- tauhid ` kitab al-iman vang mereka tulis.
J8- Beriman kepada qadha dan qadar, baik ÷ buruknya dari Alllah SW1, dan
Allah menulis atas setiap manusia kebahagiaan dan kesengsaraannya, rizki
dan ajalnya.
Imam Bukhari tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab Al-Iman yang ia
tulis.
J9-Beriman kepada Qalam, lauh dan Allah menulis segala sesuatu di
dalamnya.
Imam Bukhari tidak mencantumkan hadis ini dalam kitab Al-Iman yang ia
tulis.
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

43
20-Beriman bahwa Allah mempunyai malaikat yang berkeliling di bumi,
mereka menyampaikan salam dari umat ini kepada nabi mereka.
Imam Abu Hanifah, Imam Syafi'I, Imam Bukhari, Imam Ath-1hahawi, Ibn
Qudamah, Ibn 1aimiyah, Ibn Abi Az-Zumanin tidak mencantumkan hadis ini
dalam kitab tauhid ` kitab al-iman vang mereka tulis.
\alhasil. memang ada sebagian ulama vang menerima hadis ahad sebagai dalil
dalam masalah aqidah !!·. 1api mereka tidak pernah sepakat tentang hadis ahad
vang mana vang mereka jadikan dalil dalam masalah aqidah ·!! lalu apa vang
dilakukan oleh Salaíi dengan memasukkan masalah-masalah baru vang ditetapkan
oleh hadis ahad seperti contoh diatas, adalah sebagian besar diantaranva tidak
dilakukan oleh para Imam ini. sebagaimana vang dinvatakan oleh Imam Husein
Muhammad Al-Jasar Ath-1harablusi bahwa '1idak wajib bagi kita untuk
menyakini (I'tiqad) menurut syara', kecuali yang dibangun dengan dalil aqli
yang qath'I, yang tidak mengandung keraguan didalamnya. Atau apa yang
dibangun dengan dalil syar'I yang dinukil kepada kita melalui ayat Al-
Qur'an, hadis mutawatir atau hadis masyhur yang menunjukkan hal itu
(masalah aqidah). 1idak wajib bagi kita untuk taqlid kepada selain Rasul
SAW yang maksum atas apa yang telah qath'I darinya. Adapun apa yang
dinukil kepada kita tentang masalah I'tiqad dari para Ulama besar umat
Islam tanpa menunjukkan dalil aqli yang qath'I (sebagai dasar
pendapatnya) atau dalil yang telah terbukti qath'I dari rasul SAW maka
tidak waib bagi kita untuk mengikutinya (yaitu para Ulama ini). Apalagi
jika bertentangan dengan dhahir nash2 syara' yang digunakan dalam
masalah aqidah `` Lihat kitab Al-lushun Al-lamidivvah lil Muhaíadzah ala Al-
Aqoid Al-Islamivah - hal. 150 oleh Imam Husein Muhammad Al-Jasar Ath-
1harablusi,.
Walhasil, kaum muslimin tidak wajib mengikuti pendapat seorang Imam
besar yang pendapatnya tidak ditetapkan oleh dalil qath'I. Apalagi ada fakta
menunjukkan bahwa mereka masih berbeda pendapat tentang hadis ahad
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

44
yang mana yang mereka jadikan dalil dalam masalah aqidah ?!! Itu sikap vang
seharusnva` pada para Imam ini !!!
Keterangan :
4 Untuk menelaah kebenaran klaim Salaíi bahwa Imam Bukhari dan Muslim
menerima beberapa hadis ahad vang menurut mereka adalah bagian dari aqidah.
seperti beberapa poin diatas,. Kami menelaah kitab Al-Imam dalam Shahih Bukhari
- Muslim. kenapa · Karena mereka vaitu Salaíi, mengklaim bahwa dalam kitab
tersebut. Imam Bukhari dan Imam Muslim mencantumkan satu bab tentang Al-
Iman. vang sebagian diantaranva adalah hadis ahad dan ini merupakan alasan
bahwa Imam Bukhari dan Imam Muslim menetapkan masalah aqidah dengan hadis
ahad. sekalipun sejumlah hadis diatas juga mereka cantumkan dalam kitab atau bab
vang lain dari kitab mereka tapi vang jelas` bukan dalam kitab Al-Iman lihat -
majalah As-Sunnah, edisi khusus ·'polemik hadis ahad'') !! Dan hasilnya
adalah seperti yang ada diatas !!?
4 Sedang untuk poin yang lain, kami juga menelaah sejumlah kitab seperti
Imam Abu Hanifah - Imam Syafi'I dalam fiqh Al-Akbar, Imam Ath-
1hahawi dalam kitab Aqidah Ath-1hahawiyah, Ibn Qudamah dalam kitab
Lum'ah Al-I'tiqad, Ibn 1aimiyah dalam kitab Aqidah Ath-1hahawiyah, Ibn
Abi Az-Zumanin dalam kitab ushul as-sunnah dan beberapa kitab lainnva !!!

J- MUNCUL AQIDAH YANG BLRWARNA-WARNI SL1LLAH
MLNGADOPSI HADIS AHAD DALAM MASALAH AQIDAH

Munculnva perbedaan dlm mslh aqidah muncul setelah dalil-dalil vg
dzoni nb: vg memungkinkan muculnva lebih dr satu penaísiran. termasuk hadis vg
terbukti ahad -pen, dimasukkan sebagai dalil dalam masalah aqidah !!!· Karena dalil
vang qoth`I telah menutup kemungkinan beragam taísir` dlm urusan keimanan nb:
vg disvaratkan qoth`I tsubut sumbernva pasti, dan qoth`I dilalah penunjukkan
maknanva satu, !!!, .
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

45
(oba lihat dg cara memahami aqidah ·ersi Salaíi-lah vg malah menimbulkan
perbedaan dlm masalah aqidah. (ontoh vg nvata adalah sbb : Syeikh Alwii Ibn
Abdul Qadir As-Saqof menulis kitab vg berjudul Mulhaq Al-Aqidah Al-
Wasithiyyah¨ 1ambahan dari Al-Aqidah Al-\asithivvah,. menjelaskan bahwa
ada 9 poin yg dimasukkan oleh Imam Ath-1hohawi sbg bagian dr aqidah
(mnrt ijtihad beliau), yg itu tdk dicantumkan oleh Ibn 1aimiyah dlm aqidah
al-wasithiyyah antara lain :
a- Al-Jama`ah wal íirqoh
b- Al-Muwalat wal Maa`dah
c- Al-lukmu bi ghoiri maa anzallah
d- Adamul khuruj alal aimah
e- Al-Mitsaq
í- Al-Isra` wal Mi`raj
g- Asvrathus saa`h
h- Al-Jannah wan Nar
Sedang dlm kitab Aqidah Lum'ah Al-I'tiqod li Ibn Qudamah-pun
juga terdapat beberapa perbedaan dg kitab aqidah al-wasithiyyah terutama
pada Iasal Huquq An-Nabii wa Ashhabuhu (nb: yg a.l terdiri dr khosois an-
nabi (keistimewaan Nabi SAW), fadhoil as-sahabah (keutamaan Sahabat),
huquq as-shahaba ra. (Hak2 para sahabat), hukmu sabbis sahabah (Hukum
Mencela Sahabat), huquq zaujah an-nabii (hak2 para istri Nabi) dll. Lalu
pada kitab 1auhid li Muhammad ibn Al-Wahab (nb: yg banyak membahas
masalah spt ruqyah dan tamimah, menyembelih, bernadzar, isti'adzah
bukan krn Allah termasuk syirik, hukum sihir, hukum tathayyur dll) yg
pembahasan spt tdk akan didaptkan dlm kitab aqidah al-wasithiyyah dan
kitab Aqidah Lum'ah Al-I'tiqod !!!
Lha wong katanya aqidah para Salaf, eh ternyata berbeda, beragam
dan berwarna-warni pendapat dalam masalah aqidah !!! Bukan para Imam
ini yg salah nb: karena kalau pendapat mereka benar akan mendapat 2 pahala dan
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

46
kalau salah dapat hanva 1 pahala,. tapi cara baru yg digunakan oleh kelompok
neo Salafi dalam membangun aqidahnya dengan menggabungkan beberapa
kitab aqidah yg para penulis kitab2 aqidah ini mempunyai perbedaan dalam
banyak hal dan perkara yang harus dimasukkan dalam bagian dari
pembahasan aqidah !!!
Bahkan dengan menerima hadis ahad dalam masalah aqidah akan
menimbulkan beberapa permasalahan seperti contoh yang disampaikan
oleh Syeikh Nashiruddin Al-Albani ketika menvampaikan hadis dari Ibn Abbas
bahwa nabi SA\ bersabda: Sesungguhnva makhluk vang pertama kali diciptakan
Allah S\1 adalah Al-Oolam. Dan Dia memerintahkan supava menulis tiap-tiap
sesuatu vang ada . Beliau mengomentari hadis ini dengan menvatakan: Al-
Oolam adalah makhluk pertama vang diciptakan ....Dan kurang tepat apa
vang dikatakan oleh Ibn 1aimivah dalam menvanggah para lilosoí. bahwa sesuatu
vang baru makhluk, itu tidak ada permulaannva baginva. ini tidak dapat diterima
logika. Dalam hal ini para lawannya menuduh bahwa Ibn 1aimiyah telah
menganggap bahwa makhluk itu qodim dan tidak ada permulaan baginya.
Padahal dipihak lain dia juga menegaskan bahwa tidak ada suatu makhluk
melainkan ia didahului oleh adam (tidak ada). Namun bersamaan dengan
itu dia juga mengatakan adanya kaitan sesuatu yang baru (hawadits)
dengan sesuatu yang tidak memiliki permulaan baginya. Sebagaimana yang
dia dan kawan-kawannya katakana bahwa makhluk itu tidak memiliki
penghabisan (akhir). Pendapat ini jelas tidak dapat diterima. Bahkan
bertentangan dengan hadis ini. Memang. sesungguhnva berbicara tentang íilsaíat
adalah berbahava. Akan tetapi benar apa vang dikatakan oleh Ibn Malik ra.. bahwa
setiap orang bisa menvanggah dan disanggah. kecuali penghuni kubur ini Rasul
SA\, Lihat terj. Silsilah Al-Ahadis Ash-Shohihah jilid I oleh Drs. l. Oodirun
Nur. hadis no. 133. hal. 296-29¯,.
Kemudian kami ingin bertanva kepada anda. manakah pendapat vang
akan anda ambil · Kalau anda mengambil keduanva maka anda telah mengatakan
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

47
sesuatu tentang Allah tanpa pengetahuan karena berarti Allah menciptakan sesuatu
vang baru makhluk, itu vang tidak ada permulaan baginva dan pada saat bersamaan
menciptakan Al-Oolam sebagai makhluk pertama,. Sedang mengambil salah satu
pendapat berarti menolak dan menvalahkan pendapat vang lain berarti salah satu
dari Imam Ibn 1aimivah atau Sveikh Albani telah menvimpang dalam masalah
aqidah dalam perkara ini,. Pertanyaannya, siapakah menurut anda yang telah
menyimpang dalam masalah ini apakah Imam Ibn 1aimiyah atau Syeikh
Albani ?!?
Lalu sekarang siapa vg aqidahnva berbeda-beda. tapi juga sulit untuk
bersatu !!! Mau bukti. kita bisa lihat ternvata perpecahan dlm internal Salaíi jauh
lebih dashvat` dibandingkan dg apa vg dituduhkan oleh Salaíi dg bermunculan
berbagai harokah Islam dewasa ini !!! Berikut daítar perpecahan dlm tubuh Salaíi :
1- Di Saudi : antara Ibn Baz dan Utsaimin dkk VS Salman Ibn lahd Al-Audah.
DR. Saíar Al-liwali. I`ed AL-Oorni dkk dg vavasan Al-Muntada di London,
2- Di Yaman : Antara Rabi Ibn ladi dkk VS Abul lasan Al-Ma`rawi dkk
3- Di Yordan : antara Salim I`ed Al-lilali dkk VS DR. Sulaiman Al-Asvqor.
ditambah Ali lalabi Al-Atsari nb: mereka sebagian besar adl murid Albani
··!,.
4- Di Kuwait : antara Abdurraman Abdul Khaliq dg vavasan Ihva` Ats-
1huratsnva, VS Rabi Ibn ladi dkk
5- Di Mesir : antara Svarií lazza` VS Rabi Ibn ladi dkk
6- Di Indonesia : antara Al-Jawwas dkk dg vavasan Ash-Shohwahnva, VS
Ja`íar Umar 1halib dg Laskar Jihadnva,. Dan terakhir muncul lagi
perpecahan diantara mereka :
a- Dalam Ash-Shohwah antara Al-Jawwas dg majalah As-Sunnahnva,
VS Abu Nida` dg majalah Al-latawanva,
b- Dalam laskar jihad antara Ja`íar Umar 1halib dkk dg majalah
Salaíinva, VS Umar As-Sewed dkk dg majalah Svariahnva,
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

48
1idak cukup sampai disini. bahkan mereka satu dg vg lain saling
menjatuhkan dan mem·onis sesat satu dg vg lain !!! Padahal rujukan utama mereka
adalah sama. dimana sebagian besarnva adalah pendapat dari Ibn 1aimivah. Abdul
\ahab. Albani. Utsaimin. Ibn Baz dll. baik dalam masalah aqidah dan manhaj dll !!!
\alhasil vg didapatkan adalah perpecahan demi perpecahan: permusuhan.
kedengkian. saling menjatuhkan !!! bahkan tdk menutup kemungkinan untuk saling
berbunuhan - tinggal tunggu waktu saja !!··
Ini contohnva. sebagaimana ucapan seorang tokoh salaíi atas tokoh salaíi
lainnva vg menjadi musuhnva` : berkata Abu Dzulqarnain Abdul Ghaíur Al-Malanji
tokoh Salaíi pro Umar Sewed, kpd Salaíi Al-Jawwas dkk dg vavasan Ash-
Shohwah-nva, :
a- ´Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas lagi betapa berbahayanya
jaringan kalian (Salafi Al-Jawwas dkk (dg yayasan Ash-Shohwahnya)) ini
serta upaya-upaya penyesatannya kepada umat, kedustaan kalian kepada
umat serta tikaman kalian kepada Masyayikh salafiyyin dengan media yang
menjadi ujung tombak sekaligus corong kesesatan kalian yaitu majalah As-
Sunnah-nya Ahmas (meng)ais ´fulus¨ Asifuddin, perlu kita sampaikan
kepada umat secara singkat (semoga ada yang berkesempatan untuk
menulis dan membongkar secara lebih detail -rinci di lain kesempatan)
bagaimana kalian menikam dan mengkhianati Masyayikh dari markaz Al-
Albani Yordania yang kalian undang. Kalian telah tulis di majalah hizbi
Assunnah mengenai nasehat-nasehat dari Masyayikh di atas¨.
f- Nah. Mana racun dan teori rusak kalian (yaitu Al-Jawwas dkk (dg yayasan
Ash-Shohwahnya) tentang hinaan kalian kepada Syaikh Rabi'
Hafidhahullah sebagai ulama kecil tersebab Syaikh Rabi' membid'ahkan
dan menyesatkan guru kalian Syarif Hazza' si dajjal dari Mesir itu??!
b- ´Itulah alasan yang mendasari mengapa tidak dimuat fatwa Syaikh Ali
Hasan tersebut. Dengan gerombolan orang-orang bermanhaj seperti inilah
Yazid ´Hawas¨ bergabung, dengan kaum seperti inilah Ustadz H
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

49
(Hisbiyyah,bukan Haji) Aunur ´Al-Iurqah¨Rafiq Ghufran merapatkan
barisan ! Bahkan menjadi panglima perangnya melawan barisan dakwah
salafiyyin!! Hanyalah orang-orang yang telah terinfeksi virus ´rabiesafulusia
acute¨ saja yang berani menentang fatwa para masyayikh salafiyyin, bahkan
puluhan masyayikh !¨
c- ´Sedangkan yayasan Al-Sofwa Al-Muntada, adalah yayasan tong sampah
yang mengumpulkan berbagai macam firqah juga telah diperingatkan oleh
Syaikh Rabi' 5 tahun yang lalu kepada salafiyyin untuk mewaspadainya
karena akan menjadi musuh paling utama dakwah salafiyyah di Indonesia
(lihat Persaksian dan Kesaksian Ustadz Muhammad).¨
d- ´Adapun ´Ma'had Bukhari¨ lebih pantas jika dinamakan ´Ma'had
1uratsi¨-nya Khalid Syamhudi, sedangkan ´Islamic Centre Bin Bazz¨
merupakan penghinaan kepada umat karena hakekatnya adalah ´1uratsic
Centre Bin Abdul Khaliq¨. Dalam hal ini kalian masih kalah gentle dengan
Abu Nida', sebab dia lebih berterang-muka dalam menunjukkan dakwah
hizbiyyahnya, lihat majalahnya Iatawa, bukankah dia ´jujur¨ ketika
menulis : penerbit Pustaka At 1urats? Dia jelas-jelas menisbahkah
dakwahnya kepada organisasi sesat Ihya'ut 1urats!!.¨
f- ´Ya benar, kalian adalah serigala yang berhias dengan bulu-bulu domba.
Hizbiyyun mengira dengan semua itu dapat menipu ummat. 1etapi mereka
lupa bahwa domba tidaklah dapat menggonggong dan mengaum, domba
tidaklah memiliki taring dan kuku-kuku tajam sebagaimana serigala yang
siap menerkam dan mencabik-cabik mangsanya. Sekali lagi, serigala
tetaplah serigala.
Akhirnva...BIL lULUS KULLI S\AI`IN 1LMBUS
LAISAL IULUS..........MAMIUS!
Itulah ciri khas dan bau yang menyengat-melekat pada Hizbiyyun-
Sururiyyun-1uratsiyyun! Al Hizbiyyun-faqod (nb: mereka yg disebutterakhir
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

50
ini adalah sempalan Salafi ·musuh' dr kelompok Salafi umar As-Sewed yg
berkiblat kpd Rabi Ibn Hadi ÷ Yaman) !! Allahul Musta'an.¨
(Ditulis oleh Abu Dzulqarnain Abdul Ghafur Al-Malanji, dikirim oleh
Isma'il Akzam akzam_albakanbarumjannah.net). ¡Lihat lebih jelas dalam
http://www.salafy.or.id milik Salafi Laskar Jihad ÷ Umar As-Sewed¡ !!!

Wow, inikah bentuk persatuan yg hendak kalian wujudkan, wahai Salafi !!!!
Jangankan Khilaíah. bahkan untuk bersatu diantara mereka sendiri pun tak mampu
padahal kata anta satu aqidah - satu manhaj Salaíi` pasti bersatu - Mana buktinva
!!!·
Justru kita sekarang dapat melihat dalam kelompok Neo Salafi ini, banyak
sekali aqidah yang dianut oleh para pengikutnya !!!. Inikah yang antum
katakan sebagai aqidah yang kuat itu ? berbeda-beda aqidah tetapi tetap
tidak bisa bersatu jua !!?? Wal iyadzubillah !!??

K- KOLOMPOK SALAII ÷ WAHABI MLNURU1 PARA ULAMA
Kalau Salaíi telah menulis 1-2 kitab vg berisi apa vg mereka anggap
sebagai penvimpangan dari l1. Ikhwan. 1abligh dll dari aqidah dan manhaj
salaíush shalih. maka telah muncul puluhan ulama vang telah mengarang puluhan
kitab untuk mengkritik dan menjelaskan kepada umat tentang penvimpangan
aqidah Salaíi -wahabi - alhamdulillah nb : vg kami nukil dr makalah berbahasa
inggris vg berjudul `1HL DOC1RINL OI AHL AL-SUNNA VLRSUS
1HL "SALAII" MOVLMLN1'' , :
Al-Ahsa'i Al-Misri. Ahmad 1¯53-1826,: Unpublished manuscript oí a reíutation
oí the \ahhabi sect. lis son Shavkh Muhammad ibn Ahmad ibn `Abd al-Latií al-
Ahsa'i also wrote a book reíuting them.
Al-Ahsa'i. Al-Savvid `Abd al-Rahman: wrote a sixtv-se·en ·erse poem which
begins with the ·erse:
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

51
ßaaat titvatvv /at tayti qaa gbattatit aataaqa
ra .baat ta /aaat tvbtigbvt gbarba ra.b .baraqa
. covtv.iov cave abovt ti/e vigbttatt corerivg tbe ./ie.
ava becave riae.preaa atvo.t reacbivg tbe rbote rorta
Al-`Amrawi. `Abd al-lavv. and `Abd al-lakim Murad Oarawivvin Uni·ersitv.
Morocco,: .t·tababir viv at·igbtirar bi va ia´a ti /itab at·birar |"\arning Against
Being looled Bv the (ontents oí the Book bv Ibn Mani`, . Debate !itb at·Mati/i
an attack on Ibn `Alawi al-Maliki bv a \ahhabi writer,"| les: Oarawivvin. 1984,.
`Ata' Allah al-Makki: at·.ariv at·bivai tit vvvq at·vaiai |"1he Indian Scimitar on the
Najdi's Neck"|.
Al-Azhari, `Abd Rabbih ibn Sulavman al-Shaíi`i 1he author oí ´barb ¡avi´ at·|.vt
ti abaaitb at·Ra.vt. a basic book oí Usul al-liqh: íaya at·!abbab ti ßayav .bt at·íaqq
ra vav aatta av at·.arab. 4 ·ols. |"Allah's Outpouring in Diííerentiating the 1rue
Muslims lrom 1hose \ho De·iated lrom the 1ruth"|.
Al-`Azzami. `Allama al-shavkh Salama d. 13¯9l,: .t·ßarabiv at·.atiat |"1he
Radiant Prooís..."|.
Al-Barakat al-Shaíi`i al-Ahmadi al-Makki. `Abd al-\ahhab ibn Ahmad:
unpublished manuscript oí a reíutation oí the \ahhabi sect.
al-Bulaqi. Mustaía al-Masri wrote a reíutation to San`a'i's poem in which the latter
had praised Ibn `Abd al-\ahhab. It is in Samnudi's "Sa`adat al-Daravn" and
consists in 126 ·erses beginning thus:
• ßi bavai rati at·bavai ta at·abavvi a.tabai
!a bit baqqi ta bit /batqi tit baqqi a.tabai
ßy tbe gtory ot tbe Orver ot gtory. vot ba.eve... ao í orercove:
.va by .ttab. vot by creatvre.. ao í .ee/ gviaavce to .ttab
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

52
Al-Buti. Dr. Muhammad Sa`id Ramadan Uni·ersitv oí Damascus,: .t·.atatiyyatv
varbatatvv .avaviyyatvv vvbara/atvv ta vaabbabvv i.tavi |"1he Salaíivva is a blessed
historical period not an Islamic school oí law"| Damascus: Dar al-íikr. 1988,: .t·
tavaabbabiyya a/btarv biaativ tvbaaaiav at·.baria at·i.taviyya |"Non-madhhabism is
the most dangerous inno·ation presentlv menacing Islamic law"| Damascus:
Maktabat al-larabi. n.d.,.
Al-Dahesh ibn `Abd Allah. Dr. Arab Uni·ersitv oí Morocco,. ed. Mvva.ara
itviyya bayva .ti ibv Mvbavvaa at·´barit ra at·ívav .bvaa ibv íari. ti at·raaa ata
!abbabiyyat ^aia. )ibava. ra ..ir |"Scholarlv Debate Between the Sharií and
Ahmad ibn Idris Against the \ahhabis oí Najd. 1ihama. and `Asir"|.
Dahlan. al-Savvid Ahmad ibn Zavni d. 1304´1886,. Muíti oí Mecca and Shavkh
al-Islam highest religious authoritv in the Ottoman jurisdiction, íor the lijaz
region: at·Dvrar at·.aviyyab ti at·raaa ata at·!abbabiyyab |"1he Pure Pearls in
Answering the \ahhabis"| pub. Lgvpt 1319 & 134¯ l: íitvat at·!abbabiyyab |"1he
\ahhabi litna"|: Kbvta.at at·Katav ti bayav |vara´ at·ßataa at·íarav |"1he
Summation (oncerning the Leaders oí the Sacrosanct (ountrv"|. a historv oí the
\ahhabi íitna in Najd and the lijaz.
al-Dajwi, lamd Allah: at·ßa.a´ir ti Mvv/iri at·tara..vt /a avtbat Mvba. íbv .bavt
!abbab |"1he L·ident Prooís Against 1hose \ho Denv the Seeking oí
Intercession Like Muhammad Ibn `Abdul \ahhab"|.
Shavkh al-Islam Dawud ibn Sulayman al-Baghdadi al-lanaíi 1815-1881 (L,: at·
Mivba at·!abbiyya ti raaa at·!abbabiyya |"1he Di·ine Dispensation (oncerning the
\ahhabi De·iation"|: ..baaa at·¡ibaa ti íbtat Dara at·íitibaa |"1he Most Violent
Jihad in Pro·ing lalse 1hose \ho lalselv (laim Ijtihad"|.
Al-Ialani al-Maghribi. al-Muhaddith Salih: authored a large ·olume collating the
answers oí scholars oí the lour Schools to Muhammad ibn `Abd al-\ahhab.
al-Habibi, Muhammad `Ashiq al-Rahman: .abab .ttab at·Mviai ti ¡vvvv at·Mvv/ir
at·^aiai |"Allah's 1errible Punishment íor the Mad Rejector lrom Najd"|.
Al-Haddad. al-Savvid al-`Alawi ibn Ahmad ibn lasan ibn al-Outb
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

53
Savvidi `Abd Allah ibn `Alawi al-laddad al-Shaíi`i: at·´ayt at·batir ti vvq at·vvv/ir
ata at·a/abir |"1he Sharp Sword íor the Neck oí the Assailant oí Great Scholars"|.
Unpublished manuscript oí about 100 íolios: Mi.bab at·avav ra iata´ at·.atav ti raaa
.bvbab at·biai at·vaiai at·tati aaatta biba at·aravv |"1he Lamp oí Mankind and the
Illumination oí Darkness (oncerning the Reíutation oí the Lrrors oí the Inno·ator
lrom Najd bv \hich le lad Misled the (ommon People"|. Published 1325l.
Al-Hamami al-Misri. Shavkh Mustaía: Cbartb at·ibaa bi bayav at·ra.baa |"1he
lelper oí God's Ser·ants According to the Aííirmation oí Guidance"|.
Al-Hilmi al-Oadiri al-Iskandari. Shavkh Ibrahim: Jalal al-haqq fi kashf ahwal
ashrar al-khalq |"1he Splendor oí 1ruth in Lxposing the \orst oí People| pub.
1355l,.
Al-Husayni. `Amili. Muhsin 1865-1952,. Ka.bt at·irtiyab ti atba Mvbavvaa ibv
.ba at·!abbab |"1he Dispelling oí Doubt (oncerning the lollowers oí
Muhammad ibn `Abd al-\ahhab"|. |\emen·|: Maktabat al-\aman al-Kubra. 198·.
Ibn `Abd al-Latif al-Shaíi`i. `Abd Allah: )airia .ayt at·iibaa ata vvaaai at·iitibaa
|"1he drawing oí the sword oí jihad against the íalse claimants to ijtihad"|.
1he íamilv oí Ibn `Abd al-Razzaq al-lanbali in Zubara and Bahravn possess
both manuscript and printed reíutations bv scholars oí the lour Schools írom
Mecca. Madina. al-Ahsa'. al-Basra. Baghdad. Aleppo. \emen and other Islamic
regions.
Ibn `Abd al-Wahhab al-Najdi, `Allama al-Shavkh Sulavman. elder brother oí
Muhammad ibn `Abd al-\ahhab: at·´ara´iq at·ítabiyya ti at·raaa ´ata at·!abbabiyya
|"Di·ine Lightnings in Answering the \ahhabis"|. Ld. Ibrahim Muhammad al-
Batawi. (airo: Dar al-insan. 198¯. Oííset reprint bv \aqí Ikhlas. Istanbul: lakikat
Kitabe·i. 1994. Preíaces bv Shavkh Muhammad ibn Sulavman al-Kurdi al-Shaíi`i
and Shavkh Muhammad lavvan al-Sindi Muhammad Ibn `Abd al-\ahhab's
shavkh, to the eííect that Ibn `Abd al-\ahhab is "dall mudill" "misguided and
misguiding",.
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

54
Ibn `Abidin al-lanaíi. al-Savvid Muhammad Amin: Raaa at·vvbtar ata at·avrr at·
vv/btar. Vol. 3. Kitab al-Iman. Bab al-bughat |"Answer to the Perplexed: A
(ommentarv on "1he (hosen Pearl."" Book oí Belieí. (hapter on Rebels|. (airo:
Dar al-1iba`a al-Misrivva. 12¯2 l.
Ibn `Afaliq al-lanbali. Muhammad Ibn `Abdul Rahman: )aba//vv at·vvqattiaiv bi
vav iaaaa taiaia at·aiv |Sarcasm oí the muqallids against the íalse claimants to the
Renewal oí Religion|. A ·erv comprehensi·e book reíuting the \ahhabi heresv and
posting questions which Ibn `Abdul \ahhab and his íollowers were unable to
answer íor the most part.
Ibn Dawud al-lanbali. `Aíií al-Din `Abd Allah: a.·.araiq ra at·rvva |"Lightnings
and thunder"|. a ·erv important book in 20 chapters. According to the Muíti oí
\emen Shavkh al-`Alawi ibn Ahmad al-laddad. the muíti oí \emen. "1his book
has recei·ed the appro·al oí the `ulama oí Basra. Baghdad. Aleppo. and Ahsa'
|Arabian peninsula|. It was summarized bv Muhammad ibn Bashir the qadi oí Ra's
al-Khavma in Oman."
Ibn Ghalbun al-Libi also wrote a reíutation in íortv ·erses oí al-San`ani's poem in
which the latter had praised Ibn `Abd al-\ahhab. It is in Samnudi's ´aaaat at·
aarayv and begins thus:
Salami `ala ahlil isabati wal-rushdi
\a lavsa `ala najdi wa man halla íi najdi
|Mv salutation is upon the people oí truth and guidance
And not upon Najd nor the one who settled in Najd|
Ibn Khalifa `Ulvawi al-Azhari: íaabibi aqiaatv at·.atat ra at·/batat ti abat .ttabi
taata ra .itatibi ra atatibi ra at·iarab at·.abib ti va raqaa tibi at·/bitat viv at·tvrv
bayva at·aaiv ti at·.atatiyya ra atba at·vaababib at·arbaa at·i.taviyya |"1his is the
doctrine oí the Predecessors and the Descendants concerning the di·ergences in
the branches between those who call to at·.atatiyya and the íollowers oí the lour
Islamic Schools oí Law"| Damascus: Matba`at Zavd ibn 1habit. 1398´19¯¯.
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

55
Kawthari al-lanaíi. Muhammad Zahid. Maqatat at·Kartbari. (airo: al-Maktabah al-
Azharivah li al-1urath. 1994,.
Al-Kawwash al-1unisi. `Allama Al-Shavkh Salih: his reíutation oí the \ahhabi
sect is contained in Samnudi's ·olume: "Sa`adat al-daravn íi al-radd `ala al-
íirqatavn."
Khazbek. Shavkh lasan: .t·vaqatat at·ratiyyat ti at·raaa ata at·
rabbabiyyab|"(omplete 1reatise in Reíuting the \ahhabis"|.
Makhluf. Muhammad lasanavn: Ri.atat ti bv/v at·tara..vt bit·avbiya rat·artiya
|"1reatise on the Ruling (oncerning the Use oí Prophets and Saints as
Intermediaries"|.
Al-Maliki al-lusavni. Al-muhaddith Muhammad al-lasan ibn `Alawi: Matabivv
yaiibv av tv.abbab |"Notions that should be corrected"| 4th ed. Dubai: lashr ibn
Muhammad Dalmuk. 1986,: Mvbavvaa at·iv.avv at·/avit |"Muhammad. the Períect
luman Being"| 3rd ed. Jeddah: Dar al-Shuruq. 1404´1984,.
Al-Mashrifi al-Maliki al-Jaza'iri: í.bar at·vqvq vivvav vavaa at·tara..vt bit vabi ra
at·rati at·.aavq |"1he Lxposure oí the Disobedience oí 1hose \ho lorbid Using
the Intermediarv oí the Prophets and the 1ruthíul Saints|.
Al-Mirghani al-1a'iíi. `Allama `Abd Allah ibn Ibrahim d. 1¯93,: )abria at·agbbiya´
ata at·í.tigbatba bit·avbiya´ rat·artiya |"1he Pro·ocations oí the Ignorant Against
Seeking the lelp oí Prophets and Saints"| (airo: al-lalabi. 1939,.
Mu'in al-Haqq al-Dehlawi d. 1289,: ´ayt at·¡abbar at·va.tvt ata aaa´ at·.brar
|"1he Sword oí the Almightv Drawn Against the Lnemies oí the Pure Ones"|.
Al-Muwaysi al-\amani. `Abd Allah ibn `Isa: Unpublished manuscript oí a
reíutation oí the \ahhabi sect.
Al-Nabahani al-Shaíi`i. al-qadi al-muhaddith \usuí ibn Isma`il 1850-1932,:
´barabia at·íaqq ti at·i.tigbatba bi .ayyia at·Kbatq t.) |"1he Prooís oí 1ruth in the
Seeking oí the Intercession oí the Prophet"|.
Al-Qabbani al-Basri al-Shaíi`i. Allama Ahmad ibn `Ali: A manuscript treatise in
approximatelv 10 chapters.
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

56
Al-Qadumi al-Nabulusi al-lanbali: `AbdAllah: Ribtat |"Journev"|.
Al-Qazwini. Muhammad lasan. d. 1825,. .t·ßarabiv at·iatiyyab ti rat ta.b/i/at at·
!abbabiyab |"1he Plain Demonstrations 1hat Dispel the Aspersions oí the
\ahhabis"|. Ld. Muhammad Munir al-lusavni al-Milani. 1st ed. Beirut: Mu'assasat
al-\aía'. 198¯.
Al-Qudsi: at·´vyvt at·´iqat ti .vaq vav av/ara ata at·artiya baa at·ivtiqat |"1he
Burnished Swords on the Necks oí 1hose \ho Denv the Role oí Saints Aíter
1heir Lea·ing 1his \orld"|.
Al-Rifa`i. \usuí al-Savvid lashim. President oí the \orld Union oí Islamic
Propagation and Iníormation: .aittat .bt at·´vvva ra at·¡avaat ar at·raaa at·vvb/av
at·vavi ata vvv/arat ra .bvbvbat íbv Mavi ti tabaiivvibi ata at·.ayyia Mvbavvaa
.tari at·Mati/i at·Ma//i |"1he Prooís oí the People oí the \av oí the Prophet
and the Muslim (ommunitv: or. the Strong and Decisi·e Reíutation oí Ibn Mani`'s
Aberrations and Aspersions in his Assault on Muhammad `Alawi al-Maliki al-
Makki"| Kuwait: Dar al-sivasa. 1984,.
Al-Samnudi al-Mansuri. al-`Allama al-Shavkh Ibrahim: ´aaaat at·aarayv ti at·raaa
ata at·tirqatayv at·rabbabiyya ra vvqattiaat at·.abiriyyab |"Bliss in the 1wo Abodes:
Reíutation oí the 1wo Sects. \ahhabis and Zahiri lollowers"|.
Al-Saqqaf al-Shaíi`i. lasan ibn `Ali. Islamic Research Intitute. Amman. Jordan: at·
ígbatba bi aaittat at·i.tigbatba ra at·raaa at·vvbiv ata vvv/iri at·tara..vt |"1he Mercv oí
God in the Prooís oí Seeking Intercession and the (lear Answer to 1hose who
Reject it"|: ítqav at baiar ti at·vvtatarit ata at·..baira viv at·ßa.bar |"1he Stoning oí
All 1hose \ho Attack Ash'aris"|: Oavv. .bata´iv at·.tbavi ra at·atta. at·vvv/ara at·
tati yattvqvba ti baqq vtava at·vvvab ra tvaatai´ba ra gbayribiv... |"Lncvclopedia oí al-
Albani's Abhorrent Lxpressions \hich le Uses Against the Scholars oí the
(ommunitv. its Lminent Men. and Others..."| Amman : Dar al-Imam al-Nawawi.
1993.
Al-Sawi al-Misri: ía.biyat ata at·iatatayv |"(ommentarv on the 1aísir oí the 1wo
Jalal al-Din"|.
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

57
Sayf al-Din Ahmed ibn Muhammad: .t·.tbavi |vreitea: .v í·po.itiov ot íi. írror.
ava Otber ívportavt í..ve.. 2nd ed. London: s.n.. 1994,.
Al-Shatti al-Athari al-lanbali. al-Savvid Mustaía ibn Ahmad ibn lasan. Muíti oí
Svria: at·^vqvt at·.bar´iyyab ti at·raaa ´ata at·!abbabiyya |"1he Legal Prooís in
Answering the \ahhabis"|.
Al-Subki. al-haíiz 1aqi al-Din d. ¯56´1355,: .t·avrra at·vvaiyya ti at·raaa ata íbv
)ayviyya. ed. Muhammad Zahid al-Kawthari |"1he Luminous Pearl: A Reíutation
oí Ibn 1avmivva"|: .t·ra.a´it at·.vb/iyya ti at·raaa ata íbv )ayviyya ra titviabibi íbv
Oayyiv at·¡ar.iyya. ed. Kamal al-lut |"Subki's treatises in Answer to Ibn 1avmivva
and his pupil Ibn Oavvim al-Jawzivva"| Beirut: `Alam al-Kutub. 1983,: .t·.ayt at·
.aqit ti at·raaa ata íbv Zatit |"1he Burnished Sword in Reíuting Ibn Zaíil Ibn
Oavvim al-Jawzivva," (airo: Matba`at al-Sa`ada. 193¯: ´bita´ at·.iqav ti .iyarat /bayr
at·avav |"1he healing oí the sick in ·isiting the Best oí (reation"|.
Sunbul al-lanaíi al-1a'iíi. Allama 1ahir: ´iva at·ívti.ar tit artiya´ at·abrar |"1he Mark
oí Victorv Belongs to Allah's Pure lriends"|.
Al-1abataba'i al-Basri. al-Savvid: also wrote a replv to San`a'i's poem which was
excerpted in Samnudi's ´aaaat at·Darayv. Aíter reading it. San`a'i re·ersed his
position and said: "I ha·e repented írom what I said concerning the Najdi."
Al-1amimi al-Maliki. `Allama Isma`il d. 1248,. Shavkh al-Islam in 1unis: wrote a
reíutation oí a treatise oí Ibn `Abd al-\ahhab.
Al-Wazzani. al-Shavkh al-Mahdi. Muíti oí les. Morocco: \rote a reíutation oí
Muhammad `Abduh's prohibition oí tawassul.
al-Zahawi al-Baghdadi. Jamil Lííendi Sidqi d. 1355´1936,: at·íair at·´aaiq ti at·raaa
´ata vvv/iri at·tara..vt ra at·/barariq |"1he 1rue Dawn in Reíuting 1hose \ho
Denv the Seeking oí Intercession and the Miracles oí Saints"| Pub. 1323´1905 in
Lgvpt.
Al-Zamzami al-Shaíi`i. Muhammad Salih. Imam oí the Maqam Ibrahim in Mecca.
wrote a book in 20 chapters against them according to al-Savvid al-laddad.
See also:
Syabab1924.blogspot.com uistiibuteu by Abu Nizai

58
Ahmad. Oevamuddin. )be !abbabi vorevevt iv ívaia. 2nd re·. ed. New Delhi :
Manohar. 1994. \allahu a`lam bis shawab.










Sign up to vote on this title
UsefulNot useful