You are on page 1of 4

RK-PC

Page 1

9/23/2009

Beda Foto Asli dan Rekayasa


Sumber : http://tutorialgratis.net/2008/03/30/beda-foto-asli-dan-rekayasa/#more-97
Sekarang banyak sekali foto-foto syur tersebar di Internet. Bagaimana cara membedakan
itu foto asli atau rekayasa?
Lima tahun lalu, saya melihat foto-foto porno Siti Nurhaliza di
Internet, waktu ini saya tidak tahu sama sekali kalau foto itu bisa
direkayasa. Dalam hati saya, kok bisa ya Siti Nurhaliza yang suka
melantunkan tembang-tembang Islami berpose begitu? Sebenarnya ada
cara-cara sederhana untuk mengetahui beda foto asli atau rekayasa.
Jika tips ini sudah tersebar ke masyarakat luas, tentu foto Sandra Dewi
tidak akan heboh banget seperti sekarang. Sandra Dewi pun tidak perlu
menangis, karena orang-orang yang melihat fotonya yang vulgar akan
langsung bilang, ah ini rekayasa saja. Berikut ini tips-tips untuk
membedakan foto asli dan rekayasa.
1. Meta data
Untuk membaca meta data sebuah file gambar, Anda bisa menggunakan Adobe Photoshop.
Buka menu File>File Info. Dalam foto yang asli bidikan kamera, ada informasi yang dapat
dibaca di bagian Camera Data. Jika foto ini hasil rekayasa, biasanya tidak ada informasi
Camera data. Foto yang asli dan bertanggung jawab, juga menyertakan data IPTC, History,
dan Origin. Meskipun dengan meta data kita bisa mengetahui foto yang asli atau bukan,
sebuah foto hasil rekayasa juga bisa dimasukkan meta data yang mirip foto yang asli.

2. Sumber cahaya yang berbeda


Pada foto yang asli, sumber cahaya datang dari satu arah dan sama. Misalnya sama-sama
cahaya matahari atau lampu. Intensitas cahaya yang berbeda antar bagian juga menunjukkan
foto tersebut hasil rekayasa.

RK-PC

Page 2

9/23/2009

Misalnya dalam potongan foto di atas, terlihat cahaya datang tepat dari depan mengenai
wajah, cahaya datang dari atas mengenai bantal. Kemudian ada bayang-bayang di bantal yang
menandakan cahaya berasal dari samping kiri. Arah sumber cahaya yang berbeda-beda ini
menyimpulkan bahwa foto ini adalah rekayasa.
3. Pola yang tidak sama
Sebuah foto asli dalam format JPG, seharusnya memiliki pola yang sama baik itu di bagian
wajah, tubuh, atau background. Pola ini dapat dilihat jika foto tersebut di zoom hingga
kelihatan piksel-pikselnya. Dalam contoh ini, pola wajah terlihat sangat halus, dan pola
background terlihat sangat kasar.

4. Efek blur
Dengan menggunakan Adobe Photoshop atau software pengolah gambar yang lain, zoom
sebuah foto hingga setiap satu piksel kelihatan jelas (misalnya zoom 1000%). Piksel-piksel
yang baur, menunjukkan foto itu telah direkayasa dengan efek blur. Contoh berikut ini
menunjukkan bahwa daerah 1 adalah asli, sedangkan daerah 2 adalah rekayasa.

RK-PC

Page 3

9/23/2009

5. Perbatasan yang tidak sempurna


Foto hasil rekayasa yang merupakan gabungan dua buah foto atau lebih, misalnya wajahnya
milik artis tertentu tetapi tubuhnya milik orang lain, memiliki perbatasan (sambungan) yang
kurang sempurna (misalnya di bagian leher atau dagu, badan dengan background).

RK-PC

Page 4

9/23/2009

6. Perbedaan warna kulit


Foto Jihan Fahira ini menunjukkan foto rekayasa, Karena perbedaan warna kulit antara wajah
dengan leher atau tubuh. Juga berbeda dari arah datang cahaya dan intensitas cahaya.

7. Proporsi tubuh
Foto asli, selalu memberikan proporsi tubuh yang ideal, misalnya perbandingan kepala
dengan leher, perbandingan kepala dengan badan. Jika orang yang merekayasa foto kurang
terampil, perbandingan yang ada tidak natural.
8. Logika
Meskipun kita telah menggunakan teknik-teknik di atas atau yang lebih canggih (analisis
histogram, error level, dan gray level) untuk menyelidiki suatu foto itu asli atau rekayasa, jika
orang yang merekayasa foto tersebut sangat mahir, hasil fotonya kelihatan benar-benar asli
dan natural. Dalam kasus ini kita menggunakan logika sebagai manusia, misalnya:
1. Tidak mungkin RS telanjang di depan kamera, jika Anda melihat foto tersebut, pasti
itu foto rekayasa.
2. Siti Nurhaliza memiliki bentuk tubuh yang ideal, jika Anda melihatnya berbeda dalam
beberapa foto, berati salah satu dari foto itu adalah rekayasa.
3. Tidak mungkin Artika Sari Dewi berada di ruang ganti bersama dengan waria.
Penulis: Oka Mahendra (http://tutorialgratis.net)