You are on page 1of 1

PENDIDIKAN

KAMIS PON. 5 NOVEMBER 2015


( 22 SURA 1949 )

KEDAULATAN RAKYAT
HALAMAN 10

AKPAR BUANA WISATA

Komitmen Cetak Tenaga Kerja Perhotelan


YOGYA (KR) - Tingginya pertumbuhan hotel di Yogyakarta
menjadi potensi bagus bagi sekolah maupun perguruan tinggi
yang memiliki kompetensi jurusan perhotelan. Peluang ini yang
ingin dimaksimalkan Akademi Pariwisata (Akpar) Buana Wisata Yogyakarta sehingga lulusan mereka bisa sepenuhnya
terserap dunia kerja perhotelan.
"Persaingan tentu semakin ketat. Harus bersaing dengan
tenaga kerja dalam dan luar negeri saat diberlakukan MEA nanti. Lulusan harus mempersiapkan diri, menggali potensi, kreasi,
inovasi dan prestasi. Dan kami akan mendorong mencapai hal
itu," tutur
Direktur Akpar Buana Wisata Dr P Sanjaya dijumpai KR usai
Sidang Senat Terbuka Wisuda DIII Perhotelan Akademi Pariwisata Buana Wisata Yogyakarta di Hotel Grand Zuri Jalan Margo Utomo, Rabu (4/11).
Dalam acara wisuda periode ini, lulusan terbaik diraih Supriyatmi dengan IPK 3,90 disusul Dea Lysandra dengan IPK 3,85
dan Lestari D susanti memperoleh IPK 3,78.
Namun demikian, pihaknya tidak hanya cukup membekali lulusan dengan kemampuan perhotelan, namun juga membuka
jaringan seluasnya bagi alumni. Salah satunya Akpar Buana
Wisata yang beralamat di Jalan Magelang Km 8 Mlati Sleman
ini sudah menandatangani kesepakatan dengan salah satu hotel
di Yogya untuk menyiapkan 50-60 tenaga kerja di hotel tersebut.
"Tentu akan ada yang lain, termasuk dengan PHRI. Kami komitmen mencetak tenaga kerja. Sehingga nantinya lulusan Akpar Buana Wisata bisa seluruhnya terserap. Sekarang ini saja
mayoritas lulusan termasuk yang diwisuda sudah bekerja di
(M-5)-c
dunia perhotelan dan perbankan," jelasnya.

KOMPAK BERSEPEDA:
Setiap hari, Iqbal,
Masda, Adit, Arya, Udin
dan Hasan selalu
kompak bersepeda saat
berangkat maupun
pulang sekolah.
Tampak dalam
gambar, Rabu (4/11),
keenam siswa Kelas II
SDN Tlogoadi Mlati
Sleman ini terlihat
kompak. Meski
perjalanan dari
sekolah ke rumah
jauhnya 1 km, mereka
tetap ceria.

KR-Aditya Kurniawan

PELAKSANAAN UJIAN JANGAN GANGGU KBM

Disdik Yogya Jamin UKG Tanpa Kendala


YOGYA (KR) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Yogyakarta
menjamin pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) mulai 9
November 2015 mendatang berjalan lancar tanpa kendala. Seluruh kesiapan teknis sudah diselesaikan, termasuk pelaksanaan ujicoba yang digelar pekan lalu.

KR-Febriyanto

Prosesi wisuda lulusan.

SD Muh Sapen Juara Umum MTQ DIY


YOGYA (KR) - Kafilah siswa-siswi SD Muhammadiyah Sapen
Yogyakarta, meraih dua gelar juara umum dalam lomba keagamaan tahun 2015. Juara umum pertama dalam MTQ Tingkat
Kota Yogyakarta di Kampus SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta, dan juara umum kedua MTQ tingkat DIY di SMA Negeri
2 Playen Gunungkidul.
Prestasi di MTQ tingkat Kota Yogyakarta antara lain, Kalam
Bagus Juara I MTQ, Niha Khairunnisa Juara I Puitisasi Saritilawah, Muhammad Arief Fakhrurrozi Juara I MTQ, Fatima Nadlifa Rifat Juara I MHQ, Bintaya Ida Palupi Juara II Pildacil dan
Naufal Ramdani Putra Juara III Saritilawah.
Koordinator Lomba SD Muhammadiyah Sapen Muhyidin,
MPdI dalam keterangan persnya yang diterima KR, menjelaskan dalam MTQ DIY,meraih juara 2 Puitisasi Saritilawah atas
nama Niha Khairunnisa, Juara 2 MTtQ atas nama Muhammad
Arief Fakhrurrozi, Juara 2 MHQ atas nama Fatimah Nadlifa
Rif'at. "Kita merasa bersyukur dan memberikan apresiasi yang
setinggi-tingginya atas prestasi yang telah diraih anak-anak kita," ujar Muhyidin.
Ditambahkannya, prestasi yang telah diraih anak-anak bisa
menjadi motivasi yang sangat berharga dalam memotivasi siswa-siswa lainnya dalam mengikuti lomba-lomba berikutnya.
Anak-anak sudah menjaga tradisi berprestasi yang telah digalakkan di sekolah yaitu raihlah prestasi terbaik untuk menjadi
(War)-c
yang terbaik.

Armanto, Presiden Mahasiswa Unimus


SEMARANG (KR) - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar
pemilu raya (pemira) mahasiswa, dengan hasil Armanto Abas
(Fak Kesehatan Masyarakat) dan Ahmad Danil Ahsan (Fak
Kedokteran Gigi) sebagai presiden dan wakil presiden mahasiswa BEM Unimus periode 2015-2016.
Rektor Unimus Prof Dr H Masrukhi MPd belum lama ini
melantik presma dan wapresma baru tersebut di kampus
Unimus Kedungmundu disaksikan Wakil Rektor III (Bidang
Kemahasiswaan) Dr Djoko Setyo Hartono SE MM SH MKn,
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unimus H Widadi SH
serta para pembantu dekan dan dekan di lingkungan Unimus.
Rektor Unimus Prof Dr H Masrukhi MPd kepada pers di
kampus setempat, kemarin, menyatakan perguruan tinggi (PT)
termasuk Unimus harus memperhatikan kehidupan organisasi
mahasiswa di kampus. Karena para mahasiswa ini yang pada
20 sampai 30 tahun ke depan akan mengisi dan menjadi tokohtooh bangsa Indonesia sehingga perhatian sepenuhnya perlu
diberikan PT pada kualitas keilmuan maupun kegiatan kemahasiswaan mereka.
(Sgi)-c

MAN Maguwoharjo Salat Istisqa


SLEMAN (KR) - Sebanyak 450 siswa-siswi beserta guru dan
pegawai Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Maguwoharjo Sleman
yang dikepalai Drs Aris Fuad melaksanakan salat Istisqa di halaman madrasah, kemarin. Sebagai imam dan khatib Drs H
Rahmat Prahara.
Waka Humas Dra Hj Alfiyah kepada KR Selasa (3/11) menjelaskan, salat ini dilaksanakan dengan penuh harapan Allah
akan segera menurunkan hujan. "Kami semua melaksanakan
kegiatan keagamaan ini secara khusyuk," katanya.
Kutbah pertama didahului istighfar 9 kali dan khutbah kedua
dengan istighfar 7 kali. Dalam khutbahnya Rahmat Prahara
mengajak untuk senantiasa bersyukur dan meningkatkan takwa kepada Allah SWT. "Marilah kita bermunajat kepada Allah
SWT dalam keadaan yang panas, gerah dan kering ini mohon
ampunan dan taubat serta bangkit dari keterlenaan hidup. Juga
memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa, serta
memohon agar segera diturunkannya hujan," ajaknya. (Fie)-c

intensitas: keadaan tingkatan atau ukuran intensnya.


Contoh: El Nino pengaruhi intensitas hujan. (KR 4/11 hal 2)
klarifikasi: penjernihan; penjelasan.
Contoh: Wartawan klarifikasi ke kantor DPU. (KR 4/11 hal 15)

Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana menuturkan, ujicoba dilakukan di 10 Tempat Uji Kompetensi Guru (TUKG) mulai dari prasarana dan sarana, jaringan hingga operator. "Alhamdulillah semua lancar. Sekarang kami tinggal
menunggu waktu pelaksanaan saja,"
ungkapnya, Rabu (4/11).
Total peserta dari Kota Yogyakarta
yang akan mengikuti UKG mencapai
6.374 guru yang terdiri dari guru PNS
maupun swasta. Meski di beberapa

daerah sempat terkendala kartu peserta yang belum terbagi merata, namun Edy menegaskan, hal itu tidak
terjadi di instansinya. Edy menjamin,
setiap peserta sudah memegang kartu
peserta lantaran didistribusikan jauh
hari sebelumnya.
Di samping itu, setiap peserta juga
telah dibagikan jadwal ujian berikut
lokasinya. Khusus pelaksanaan 25 November yang bertepatan dengan Hari
Guru, maka peserta yang memiliki
jadwal pagi akan di-reschedule. "Un-

tuk mengantisipasi guru yang hendak


mengikuti upacara di pagi hari. Sehingga jika saat Hari Guru ada yang
mendapat jadwal ujian pagi, akan kami jadwalkan ulang," imbuhnya.
Terkait dengan jaminan kerahasiaan
soal UKG, pihaknya pun memberikan
garansi penuh. Pasalnya, seluruh materi soal diakses langsung melalui
jaringan internet dan baru bisa dibuka
saat hendak mengikuti ujian. Oleh karena itu, sampai detik ini pun Dinas
Pendidikan Kota Yogyakarta sama
sekali tidak mengetahui materi soal.
Terpisah Direktur Jenderal Guru
dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan agar pelaksanaan UKG tidak seperti bedol desa.Hal ini dimaksudkan agar kegiatan

PENELITIAN TAK SEKADAR KOLEKSI

Kemenristek Dikti Buat Pemetaan Kinerja


YOGYA (KR) - Hasil penelilatihan penulisan proposal petian yang belum dipublikasikan
nelitian yang diadakan oleh
secara maksimal, masih menjaUniversitas Widya Mataram bedi tantangan bagi sejumlah Perkerja sama dengan Hotel Caguruan Tinggi (PT) yang harus
vinton Yogya, Selasa (3/11).
dicarikan solusi bersama. UnOcky Karna Radjasa mengatuk itu selain memotivasi dosen
takan, supaya alokasi dana riset
untuk meningkatkan penelitian,
yang sudah dianggarkan bisa
Kemenristek Dikti juga melakutepat sasaran, Kemenristek
kan sejumlah upaya agar hasil
Dikti melakukan pemetaan kipenelitian tidak sekadar menjanerja PT berbasis penelitian dedi bahan koleksi di perngan berbagai kriteria. Di anpustakaan. Salah satunya protaranya kriteria mandiri ada 14
gram hilirisasi dan komersiPT, utama ada 36 PT, madya 79
alisasi, agar hasil penelitian bisa
KR-Riyana Ekawati PT dan binaan 772 PT. Dengan
dimanfaatkan oleh masyarakat. Prof Ocky Karna Radjasa
adanya kriteria tersebut diha"Terus terang alokasi dana
rapkan bisa terjadi keseimbanguntuk riset belum bisa dikatakan maksimal
an, sehingga penggunaannya tepat sasaran.
Dalam kesempatan itu Wakil Rektor I Uniyaitu sebesar Rp 1,365 triliun yang diperunversitas Widya Mataram Yogyakarta, Dr Amtukkan bagi 179 ribu dosen. Mungkin secara
bar Rukmini MP menambahkan, selain berkasepintas nominal tersebut cukup besar, jumlah
itan dengan hibah yang diberikan oleh Kedosennya cukup banyak saya kira ke depan permenristek Dikti, kegiatan itu diadakan untuk
lu ditingkatkan," kata Direktur Penguatan
meningkatkan kinerja penelitian. Pasalnya unRiset dan Pengembangan, Direktorat Riset dan
tuk bidang penelitian Indonesia masih tertingPengabdian Masyarakat Kemenristek Dikti,
gal dengan negara tetangga Malaysia. (Ria)-c
Prof Ocky Karna Radjasa PhD dalam acara pe-

belajar mengajar (KBM) di sekolah


bisa tetap berjalan tanpa adanya gangguan.
"Kami sudah atur supaya guru-guru
tidak seperti bedol desa saat meninggalkan sekolah karena UKG," kata
Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Sumarna Surapranata saat berbincang dengan wartawan di Kantor
Kemendikbud, Rabu (4/11).
Saat ini penempatan peserta UKG
ke tempat uji kompetensi sudah mencapai 100 persen. Demikian juga dengan penjadwalan peserta untuk
mengikuti UKG. "Guru hanya menempuh UKG selama 2 jam. Penandaan
jadwal guru A ujiannya di mana, itu
tanggung jawab Dinas Pendidikan kota atau kabupaten, semuanya sudah
(Dhi/Ati)-c
diatur," ucap Pranata.

StuNed Tawarkan Beasiswa Master ke Belanda


YOGYA (KR) - Studeren in Nederland (StuNed) atau studi di
Belanda adalah program beasiswa yang bertujuan untuk membantu pembangunan Indonesia melalui peningkatan sumber
daya manusia pada institusi-institusi di Indonesia. Program ini
digagas Netherlands Education Suuport Office (Neso) Indonesia.
"Setiap tahun antara 200 sampai 250 beasiswa penuh ditawarkan kepada mereka yang bergiat dalam pembangunan Indonesia," kata Scholarship Team Coordinator Neso Indonesia Indy
Hardono saat Holand Scholarship Info Session di Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta, kemarin.
Ia menjelaskan, penerima beasiswa dapat mengikuti program
studi internasional dalam bahasa Inggris seperti master course,
short course, atau tailor made training. Program StuNed merupakan bagian kerja sama bilateral pemerintah Belanda dengan
Indonesia yang tercantum dalam Multi Annual Policy Framework/MAPF (2014-2017).
Dalam MAPF tersebut meliputi bidang perdagangan internasional, keuangan dan ekonomi, transportasi, logistik dan infrastruktur, keamanan dan penegakan hukum, air, agro-pangan dan
hortikultura, manajemen kesehatan. StuNed menitikberatkan
pada pengembangan dan meningkatkan-kapasitas institusi dalam rangka mendukung bidang-bidang tersebut.
Dalam StuNed ada program master yang diselenggarakan
oleh institusi pendidikan tinggi internasional di Belanda untuk
jangka waktu pendidikan 12-24 bulan dan diakhiri dengan diperolehnya gelar master dari Belanda yang diakreditasi oleh Ne(Asa)-c
derlands Vlaamse Accreditatie Organisatie (NVAO)

UGM Juara 3 Kontes Robot Internasional Kurnia Raih Dua Medali di TI Asia Pasifik
YOGYA (KR) - Tim robot UGM berhasil meraih juara 3 kontes robot internasional (International Robot Contest) kategori curling yang
diselenggarakan di Kintex, Korea Selatan,
Minggu (1/11). Pada kompetisi ini tim robot
UGM diwakili oleh 6 orang mahasiswa dan 1
dosen pembimbing. Diikuti oleh berbagai negara, seperti Jepang, Korea, Indonesia dan
Hong Kong.
Kontes robot ini diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan, Industri dan Energi
(Ministry of Trade, Industry and Energy), KIRIA (Korea Institute for Robot Industry Advancement), dan SNUST (Seoul National University of Science and Technology). Kompetisi ini
diadakan Minggu (1/11) dan diikuti berbagai
negara, seperti Jepang, Korea, Indonesia dan
Hong Kong.

Para mahasiswa sebagai perwakilan dari


Indonesia di antaranya Iman Agus Faisal, Imaduddin A Majid (Teknik Elektro dan Teknologi
Informasi), Azis Fajar Riyadi, Rendy Arminda
Putra (Teknik Mesin dan Teknik Industri), Ja'far Shodiq Yusuf Bachtiar, Fauzi Nur Iswahyudi (Ilmu Komputer dan Elektronika) dan
Fahmizal (dosen Diploma Teknik Elektro) selaku dosen pembimbing.
Tim Indonesia membawa robot humanoid
yang berbentuk seperti manusia. Dalam kompetisi ini terdapat 4 kategori yang dipertandingkan. Di antaranya, fight-Royal Rumble Match,
Fight, curling, dan Survival marathon. Pada setiap kategori robot yang bertanding mendapatkan misi melakukan gerakan-gerakan, berlari,
memukul lawan, dan gerakan lainnya agar da(Asp)-c
pat memenangkan pertandingan.

KR-Iswantoro

BELAJAR JURNALISTIK-Sebagai program pembelajaran di luar sekolah, khususnya


ilmu jurnalistik. Sebanyak 125 siswa SMAN II Purworejo disertai 9 guru dikoordinir
Sunaryo SPd, mengadakan kunjungan di Percetakan KR kalitirto belum lama ini.

KR-Soeparno S Adhy

Kurnia memperlihatkan dua medali yang diraihnya.


YOGYA (KR) - Kurnia Khoirul Candra menyabet juara II dan
III Kompetisi Ketrampilan Teknologi Informasi Remaja Disabilitas (Global IT Challenge for Youth with Disabilities) se-Asia
Pasifik di Jakarta, 25-29 Oktober 2015. Siswa kelas XII jurusan
Teknologi Komputer Jaringan (TKJ) SMK Muhammadiyah 3
Yogyakarta itu meraih medali perak untuk jenis lomba E-tool
Challenge dan medali perunggu lomba E-maplive Challenge.
Ditemui di sekolahnya, kemarin, siswa penyandang tunarungu-wicara itu mengisyaratkan bangga dengan prestasinya dalam lomba yang diikuti 15 negara se-Asia Pasifik itu. "Saya sudah berusaha sekuat tenaga untuk menjadi yang terbaik. Tetapi
lawan-lawan yang menjadi juara I untuk kedua jenis lomba itu
lebih pintar dan mahir," kata Kurnia melalui guru pembimbingnya, Muhaimin SAg MPd.
Muhaimin mengatakan, pada lomba yang diikuti 220 peserta
dan ofisial itu SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta menyertakan
pula Davi Muchlisin, siswa kelas XI dan Mega Matahari, mantan
siswa yang kini kuliah prodi Perpustakaan UIN Suka. Meski tidak meraih medali kejuaraan, namun Mega dan kawan-kawan
meraih gelar kelompok favorit untuk presentasi E-design. (No)-c