You are on page 1of 1

BAB 1

PENDAHULUAN

Tinea unguium (dermatophytic onychomycosis) adalah infeksi jamur dermatofita pada


kuku. Salah satu bentuk dermatomikosis adalah onikomikosis yaitu satu kelainan kuku yang
disebabkan oleh infeksi jamur dermatofita, ragi (yeasts) dan kapang (moulds). Onikomikosis
umumnya di sebabkan oleh dermatofita biasanya bergejala dan dapat menyebabkan gangguan
fungsi. Gambaran klinis onikomikosis meliputi hiperkeratosis dengan penebalan dan
perubahan warna pada lempeng kuku.
Dermatofita dibagi menjadi 3 genus, yaitu Microsporum, Trichophyton dan
Epidermophyton. Golongan jamur ini mempunyai kemampuan mencerna keratin. Patogen
lain golongan non-dermatofita yang menyebabkan tinea unguium adalah S. Dinidiatum, S.
Hyalinum dan kadang-kadang Candida spp.
Referat ini akan membahas tinea unguium terutama, etiologi, patogenesis, manifestasi
klinis, pemeriksaan penunjang, dan penatalaksanaan tinea unguium. Dengan memahami
karakteristik penyakit ini, diharapkan kita dapat mendiagnosis dan menatalaksana pasien
dengan tinea unguium dengan tepat.