You are on page 1of 6

Judul

Nama Kelompok
Analisis Perusahaan Walt Disney: 1. Astriana Nabila M
2. Endah Fitrias K
Strategi Diversifikasi Pada Tahun 2012
3. Muhammad Galih P
4. Muhammad Hijrianza
Ringkasan Eksekutif
Perusahaan Walt Disney yang pusatnya terletak di Burbank, California didirikan pada
tahun 1923 oleh Walt Desney dan Roy Oliver Disney dengan nama Disney Brothers Cartoon
Studio dan merupakan perusahaan konglomerasi di bidang media dan hiburan terbesar di dunia.
Pendapatan terus mengalami peningkatan dari $35.5 triliun pada tahun 2007 sampai dengan
$40.9 triliun pada tahun 2011, serta sejak tahun 2003 harga pasar saham tetap dikisaran S&P
500. Pada tahun 1927 Lucky Rabbit menjadi karakter animasi pertama yang diciptakan,
kemudian pada tahun 1928 disusul karakter dari Mickey Mouse dan Minnie Mouse, tahun 1937
Putri Salju dan Tujuh Kurcaci, tahun 1940 Pinokio, tahun 1941 Dumbo, tahun 1942 Bambi,
tahun 1946 Lagu dari Selatan (Song of the South), tahun 1950 Cinderela, tahun 1950 Pulau Harta
Karun (Treasure Island) dan tahun 1961 101 Dalmatians. Pada tahun 1966 Walt Disney
meninggal dunia karena menderita kanker paru-paru, sedangkan Roy Oliver Disney meninggal
pada Desember tahun 1971. Perusahaan dipimpin oleh Donn Tatum dari tahun 1971 sampai
dengan 1976, dari 1976-1984 oleh Ronald Miller, dari tahun 1984-2005 oleh Michael Eisner dan
tahun 2005-saat ini dipimpin oleh Robert (Bob) Iger.
Evaluasi Strategi Perusahaan
Fokus strategi perusahaan Walt Disney, antara lain: (1) menciptakan konten keluarga
dengan kualitas terbaik, (2) mengeksploitasi inovasi teknologi untuk membuat hiburan yang
berkesan dan selalu dapat dikenang dan (3) ekspansi internasional. Misi dari Perusahaan Walt
Disney adalah Menjadi salah satu produsen dan penyedia hiburan dan informasi terkemuka di
dunia. Menggunakan portofolio merk kami untuk membedakan konten, layanan, dan produk
konsumen kami, kami berusaha mengembangkan pengalaman hiburan yang paling kreatif,
inovatif, dan menguntungkan serta produk-produk yang terkait di dunia.
Perusahaan Walt Disney mampu mengembangkan strategi pemasaranya di pasar global
untuk tetap mempertahankan dirinya tetap di peringkat nomor satu dalam bisnis hiburan dan
media, dimana Walt Disney terus melakukan penelitian secara intensif untuk mempelajari target

Dalam mengelola unit-unit bisnisnya . remaja dan dewasa dengan pendapatan menengah ke atas yang ingin menikmati rekreasi. berinovasi pada produk dan layanan dan mengurangi biaya-biaya yang dapat dihilangkan agar tetap dapat mempertahankan kelangsungan usahanya dipasar internasional serta meningkatkan laba perusahaan. sehingga perusahaan dapat mencapai sinergi antar unit bisnis sehingga dapat meningkatkan rantai nilai. Perusahaan menjalankan bisnis Studio Walt Disney dengan ekspansi dan berinvestasi mencapai $15 triliun selama lima tahun misalnya: investasi theme park di Cina sebesar $4. theme parks. hotel dan resort.5 triliun. Perusahaan Walt Disney memiliki unit bisnis diantaranya. ESPN. majalah. delapan stasiun televisi lokal. kapal pesiar. music publishing. produk konsumen ritel dan beragam usaha di bidang properti. Disney berusaha menciptakan dan memperbaharui produk atau jasa dengan memanfaatkan inovasi teknologi. Fox Family Channel. media interaktif. Disney California Adventure Park. live action. tetapi target pasar Disney adalah seluruh keluarga dari anak-anak. Perusahaan Walt Disney dalam mengembangkan usahanya mampu melakukan kombinasi strategi diversifikasi bisnis terkait. Hongkong Disneyland dan meluncurkan Disney Cruise Line dan Divisi Disney Interactive Game dan Toko ritel Disney. serta membuat iklan di media konvensional juga seperti koran. Miramax Film. demografis dan psikografis (multi-segmen). penerbit buku anak-anak. Strategi promosi dan mempertahankan konsumen.pasarnya dan cepat menangkap peluang pertumbuhan pasar tingkat global. produksi live theaterical. Anaheim Angels. Pixar tahun 2006 dan Marvel tahun 2009. maka Disney membangun komunitas dan penggemar yang setia melalui media sosial “Living Disney”. email dan juga melalui channel televisi miliknya. produksi dan distribusi film animasi. Strategi localization adalah strategi yang digunakan dalam menjalankan operasionalnya dengan berusaha mengetahui selera pasar domestik atau lokal dalam berinovasi dan menciptakan produk baru dan bekerja sama dengan sumber daya lokal. jaringan televisi kabel. Walt Disney Studios theme park di Perancis. mengakuisisi ABC. meningkatkan produk serta layanannya yang didasarkan untuk mencapai kepuasan pelanggan. Disney membidik segmentasi geografis. Studio Disney-MGM di Orlandio. kemudian mengembangkan Disneyland Paris. meskipun tampakmya hanya mentargetkan anak-anak saja.

maka strategi alternatif yang dapat dijalankan perusahaan. consumer products dan interactive media. maka strategi alternatif yang dapat dijalankan perusahaan. e. maka strategi alternatif yang dapat dijalankan perusahaan. sebagai berikut: pengembangan produk. mengeksekusi strategi serta menciptakan sinergi antar unit bisnis yang terkait. studio entertainment.manajemen Walt Disney memberi kepercayaan pada pihak-pihak yang telah berpengalaman menjadi karyawan sejak awal berdiri dan memiliki tim manajemen unit bisnis serta presiden direktur yang kompeten di bidangnya masing-masing. Media interaktif (interactive media) Perusahaan pada unit bisnis ini berada pada kuadran IV Anjing (Dog). sebagai berikut: pengembangan produk dan divestasi. c. pengembangan pasar dan produk. sebagai berikut: pengembangan pasar dan produk. divestasi. sehingga akan lebih mudah dalam mengelola. Analisis SWOT Kekuatan  Produk portofolio yang kuat . Analisis Matriks BCG Bisnis unit perusahaan Walt Disney dibagi menjadi lima divisi. Studio hiburan (studio entertainment) Perusahaan pada unit bisnis ini berada pada kuadran III Sapi Perah (Cash Cow). d. penetrasi pasar. yaitu media networks. maka strategi alternatif yang dapat dijalankan perusahaan. b. Taman dan resorts (parks and resorts) Perusahaan pada unit bisnis ini berada pada kuadran III Sapi Perah (Cash Cow). maka strategi alternatif yang dapat dijalankan perusahaan. diversifikasi. parks and resorts. integrasi horizontal. sebagai berikut: divestasi dan likuidasi. a. Jaringan media (media networks) Perusahaan pada unit bisnis ini berada pada kuadran II Bintang (Star). strategi diversifikasi dan divestasi. sebagai berikut: backward integration. Produk konsumen (consumer products) Perusahaan pada unit bisnis ini berada pada kuadran III Sapi Perah (Cash Cow) dan kuadran II (Bintang / Star). integrasi horizontal serta penetrasi pasar. backward integration.

Lokalisasi produk Walt disney mulai memenuhi selera pasar lokal untuk menarik pengunjung yang lebih banyak Kelemahan   Ketergantungan pada pendapatan di amerika utara Meskipun telah beroperasi lebih di 200 negara 70% pendapatan walt disney berasal dari AS dan Kanada Beberapa peluang pertumbuhan yang signifikan melalui akuisisi Walt disney menjadi penyedia jasa hiburan terbesar didunia tak lepas dari akuisisi perusahaan pesaing seperti yang telah dilakukan sehingga menjadi perhatian pemerintah atau komisi perdagangan federal karena dapat mengurangi kesempatan mendapatkan pesaing Peluang   Pertumbuhan indusri hiburan di negara berkembang Adanya peluang pertumbuhan lebih dari 55% pada pasar asia pasifik dalam industri hiburan terutama tv cabel Perluasan produksi film di negara lain Dengan perkembangan infrastruktur di beberapa negara berkembang akan membuat walt disney memiliki kesempatan untuk memperluas pangsa pasarnya Ancaman . dengan menggabungkan kedua jaringan kabel tersebut akan memberikan produk portofolio yang kompetitif bagi walt  disney. Memiliki reputasi merek yang baik Walt disney telah dikenal selama 90 tahun di amerika serikan dan diakui secara luas di  seluruh dunia.Meliki jaringan siaran ABC dan kabel seperti Channel atau ESPN yang merupakan salah satu jaringan kabel paling banyak ditonton didunia. Bisnis diversifikasi Dengan memiliki bisnis di lima sector membuat walt disney kurang terpengaruh  perubahan lingkungan Memiliki kemampuan akuisisi yang kuat Dengan telah mengakuisisi pixar animation studios dan marvel entertaiment dan  lucasfilm diharapkan akan menambah kesuksesan walt disney.

Hal ini di karenakan terdapat beberapa pesaing besar seperti Time warner Inc. Juga dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk membangun brand image sebesar Wal disney yang telah berada dalam bisnis ini selama hampir 100 tahun. Switching cost yang tinggi juga menyebabkan persaingan antar perusahaan semakin ketat. Intensity of rivalry (High) Persaingan dalam industri sangat ketat. Dreamworks animation. Five Forces Analysis 1. 3. Bargaining power of supplier (Low) . 2. resort dan lain-lain sehingga akan mendapatkan pesaing yang kuat terutama dari pesaing   lokal yang dapat memberikan produk yang lebih bisa diterima Pembajakan Kemajuan teknologi membuat lebih mudah terjadinya pembajakan hak cipta Pertumbuhan yang cepat dari tv online dan rental movie online Selain pembajakan ancaman juga muncul dari pertumbuhan tv online yang pesat dan rental movie online karena adanya perkembangan infrastruktur yang baik. dll. Persaingan yang ketat Walt disney beroperasi di industri yang kompetitif seperti media. hiburan.. Threat of new entrants (Low) Ancaman dari pendatang baru cenderung rendah di karenakan investasi bisnis yang diperlukan dalam bisnis entertainment sangat besar. 20th Century Fox Inc. pariwisata.

Bargaining power of buyer (High) Ancaman dari buyer/customer juga tinggi. 4.Bargaining power of supplier cenderung rendah. Walt Disney juga telah menempatkan kontrol harga pada banyak lini produk. Threat of subtitute product (Low) Ancaman pengganti produk Disney relatif rendah. dan harus mampu mengatasi pesaing baru lainnya. . sehingga customer dapat berpindah dengan mudah ke produk pesaing apabila merasa tidak puas dengan produk Walt Disney. Karena Walt Disney merupakan perusahaan besar maka akan sangat menguntungkan bagi para supplier yang menjalin kerja sama dengan walt disney. Karena Walt Disney menawarkan berbagai jenis produk di berbagai industri yang berbeda. Hal ini dikarenakan rendahnya switching cost yang ditanggung oleh customer. 5.