You are on page 1of 26

BENGKEL PENGAWATAN DAN TEKNOLOGI PCB 1

NAMA-NAMA KOMPONEN DAN FUNGSINYA

Nama

: Dini Nuraini

Kelas

: 1 TA

Pembimbing : Adewasti, S.T., M.Kom.
Jurusan

: Teknik Elektro Prodi Teknik Telekomunikasi

POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA
2013

Nama-Nama Komponen dan Fungsinya
1. RESISTOR
Resistor adalah komponen dasar elektronika yang berfungsi utama sebagai
penahan arus sementara sebelum diproses dan disalurkan pada komponen lainnya
dalam sebuah rangkaian. Resistor oleh sebagian orang disebut restan yang artinya
penahan sesuatu. Bahkan ada lagi yang menyebut resistor dengan sebutan tahanan.
Fungsi resistor itu diantaranya adalah :
1. Sebagai pembagi arus.
2. Sebagai penghambat aliran arus listrik.
3. Sebagai pembatas / pengatur arus.
4. Sebagai penurun tegangan.
5. Sebagai pembagi tegangan, dan lain-lain.
Resistor dapat dibagi menjadi dua, yaitu :
1) Resistor Tetap
Resistor tetap adalah resistor yang memiliki nilai hambatan yang tetap.
Resistor memiliki batas kemampuan daya misalnya : 1/16 watt, 1/8 watt, ¼ watt, ½
watt dan sebagaiya. Artinya resitor hanya dapat dioperasikan dengan daya maksimal
sesuai dengan kemampuan dayanya.
Untuk mengetahui nilai hambatan suatu resistor dapat dilihat atau dibaca dari
warna yang tertera pada bagian luar badan resistor tersebut yang berupa gelang
warna.

.

.

000 sampai 220. . 2) Resistor Tidak Tetap (Variabel) Resistor tidak tetap ialah resistor yang nilai hambatannya atau resistansinya dapat diubah-ubah.000 – 20. Resistor atau hambatan r diukur dalam satuan Ohm (disimbolkan dengan “ Ω “).000 Ohm.000 sampai 200.Gelang ke-4 menyatakan toleransi. Bila dihubungkan dengan tegangan v (satuannya Volt) dan kuat arus I (satuannya Ampere) mempunyai rumus sebagai berikut: V=I.Contoh : Keterangan untuk 4 band : .Gelang ke-1 dan ke-2 menyatakan angka dari resistor tersebut. Jenisnya antara lain : 1) hambatan geser 2) trimpot 3) potensiometer Yang banyak digunakan ialah trimpot dan potensimeter. Range hambatan resistor tersebut adalah = 200.000 Ohm atau 200 Kohm dengan toleransi sebesar 10%.000 + 20.000 = 180.Gelang ke-3 menyatakan faktor pengali (banyaknya nol).000 = 20.R atau R=V/I a) Potensiometer .000 Ohm = 200.000 x 10% = 10% x 200. . Misalnya : Resistor dengan warna : merah hitam kuning perak Maka nilainya : 2 0 104 10% Berarti nilai resistor tersebut adalah = 200.

Fleming pada tahun 1904. DIODA (PN Junction) Dioda ialah jenis Vacuum tube yang memiliki dua buah elektroda (anoda dan katoda). Simbol Potensiometer : b) Trimpot Resistor yang nilai resistansinya dapat diubah-ubah dengan cara memutar porosnya dengan menggunakan obeng. Potensiometer pada dasarnya sama dengan trimpot secara fungsional. .A. Dioda tabung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan dari Inggris yang bernama Sir J. Untuk mengetahui nilai hambatan dari suatu trimpot dapat dilihat dari angka yang tercantum pada badan trimpot tersebut.Resistor yang nilai resistansinya dapat diubah-ubah dengan memutar porosyang telah tersedia. Simbol Trimpot : 2.

Bahan pokok untuk pembuatan dioda adalah Germanium (Ge) dan Silikon/Silsilum (Si). misalnya Dioda tipe 1N4001 ada 2 jenis yaitu yang berkapasitas 1A/50V dan 1A/100V. Contoh tipe dari dioda ini misalnya. Struktur dioda tidak lain adalah sambungan semikonduktor P dan N. Dioda ini memiliki tegangan maksimal dan arus maksimal. OA 90 dan 1N 60 Simbol Dioda Kontak Titik : 2) Dioda Hubungan Dioda ini dapat mengalirkan arus atau tegangan yang besar hanya satu arah. Dioda ini biasa digunakan untuk menyearahkan arus dan tegangan. Satu sisi adalah semikonduktor dengan tipe P dan satu sisinya yang lain adalah tipe N. Simbol dioda hubungan sama dengan simbol dioda kontak titik : . OA 70. Dioda terdiri dari : 1) Dioda Kontak Titik Dioda ini dipergunakan untuk mengubah frekuensi tinggi menjadi frekuensi rendah.Dioda merupakan suatu semikonduktor yang hanya dapat menghantar arus listrik dan tegangan pada satu arah saja. Dengan struktur demikian arus hanya akan dapat mengalir dari sisi P menuju sisi N.

Dioda ini banyak digunakan untuk pembatas tegangan. Transistor juga dapat berfungsi sebagai elemen kunci dalam amplifikasi. keduanya memungkinkan pengaliran listrik menjadi sangat akurat dari sirkuit sumber listriknya. Ada beberapa jenis transistor yang sudah diklasifikasikan berdasarkan arus inputnya (BJT) dan tegangan inputnya (FET). sering kali berupa material kristal tunggal. biasanya berbahan dari silikon. Selain itu transistor juga merupakan komponen elektronik aktif dalam semua sistem elektronik yang mengubah daya baterai menjadi arus listrik. pemutus. dan switching untuk arus listrik. Misalnya 12 V. ataupun penguat arus listrik. yaitu transistor bipolar (dikenal dengan singkatan BJT) dan field effect (dikenal dengan singkatan FET) dimana masing-masing jenis ini bekerja secara berbeda-beda. Tipe dari dioda zener dibedakan oleh tegangan pembatasnya. deteksi. Simbol Dioda Zener : 3. Pada umumnya. . transistor memiliki dua macam. ini berarti dioda zener dapat membatasi tegangan yang lebih besar dari 12 V atau menjadi 12 V. TRANSISTOR Transistor adalah sebuah komponen elektronik yang bersifat semikonduktor dan dapat digunakan sebagai penyambung. Hampir di setiap jenis transistor diproduksi dalam bentuk semikonduktor.3) Dioda Zener Dioda Zener adalah dioda yang bekerja pada daerah breakdown atau pada daerah kerja reverse bias.

arus listrik utama mengalir dalam satu saluran konduksi sempit dengan zona depletion di kedua sisinya. Transistor bipolar dapat diibaratkan dengan dua buah diode. Dan ketebalan dari daerah perbatasan ini dapat diubah dengan perubahan tegangan yang diberikan. kinerja tertinggi (frekuensi dan kecepatan) adalah hasil dari transistor bipolar hetero (HBT). Dalam transistor jenis ini. Bandingkan dengan transistor bipolar dimana daerah basis memotong arah arus listrik utama. arus listrik utama harus melewati satu daerah/lapisan pembatas yang dinamakan zona depletion. Dalam transistor jenis ini. adalah jenis silikon yang paling umum digunakan. untuk mengubah ketebalan saluran konduksi tersebut. Namun. Transistor bipolar memiliki kategori tambahan yaitu homojunction untuk satu jenis semikonduktor (semua silikon).1) Transistor Bipolar Transistor Bipolar adalah transistor yang memiliki dua persambungan kutub. Saat ini homojunction silikon. Si/Si1-xGex/Si). dan ketebalan lapisan ini dapat diatur dengan kecepatan tinggi dengan tujuan untuk mengatur aliran arus utama tersebut. Transistor biasanya terdiri dari 3 buah kaki diantaranya adalah emitor. dan heterojunction yang memiliki lebih dari satu jenis semikonduktor (terutama silikon dan silicon-germanium. 2) Transistor Unipolar Transistor Unipolar adalah transistor yang hanya memiliki satu buah persambungan kutub. basis dan kolektor. Simbol Transistor : . biasanya disebut BJT.

dan MOSFET kanal P. Dioda Pemancar Cahaya (LED) LED (Light Emitting Dioda) adalah dioda yang dapat memancarkan cahaya pada saat mendapat arus bias maju (forward bias).Untuk mengetahui kaki-kaki transistor lebih mudah dengan melihat data book transistor yang mencantumkan kaki-kaki transistor.8 V dengan arus 1. Dan untuk mengetahui kaki-kaki transistor dengan menggunakan multitester. sehingga hanya akan mengalirkan arus listrik satu arah saja. Berbeda dengan dioda pada umumnya. kemampuan mengalirkan arus pada LED (Light Emitting Dioda) cukup rendah yaitu maksimal 20 mA. MOSFET kanal N. Dioda ini akan mengeluarkan cahaya bila diberi tegangan sebesar 1. LED (Light Emitting Dioda) merupakann salah satu jenis dioda. arsenic dan phosporus. . Jenis doping yang berbeda diatas dapat menghasilkan cahaya dengan warna yang berbeda. LED akan memancarkan cahaya apabila diberikan tegangan listrik dengan konfigurasi forward bias. sehingga pada rangkaian LED dipasang sebuah resistor sebagai pembatas arus. Apabila LED (Light Emitting Dioda) dialiri arus lebih besar dari 20 mA maka LED akan rusak. LED (Light Emitting Dioda) dapat memancarkan cahaya karena menggunakan dopping galium. Simbol Transistor Unipolar : 4. JFET kanal P. Transistor unipolar adalah FET (Field Effect Transistor) yang terdiri dari JFET kanal N. LED banyak digunakan sebagai lampu indikator dan peraga (display).5 mA.

kutub negatif (-) digambarkan sebagai garis putih. Fungsi kapasitor dalam rangkaian elektronika: 1. Pemasangan kutub positif (+) dan kutub negatif (-) kapasitor yang salah pada rangkaian elektronika dapat menyebabkan rangkaian rusak atau meledak. Pada kapasitor polar. Kapasitor non-polar dapat dipasang secara bolak-balik pada rangkaian elektronika. tanpa memperhatikan kutub positif dan negatifnya. . Kemampuan untuk menyimpan muatan listrik pada kapasitor disebut dengan kapasitansi atau kapasitas. KAPASITOR Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang dapat menyimpan dan melepaskan muatan listrik atau energi listrik. Besaran yang diukur pada sebuah kapasitor adalah kapsitansi yang dinotasikan sebagai C. satuan kapasitansi adalah farad (F) kapasitor dibagi dalam jenis kapasitor non-polar dan kapasitor polar.Simbol LED : 5. Sebagai alat penyaring dalam rangkaian satu daya.

dan satuan yang digunakan ialah pikofarad (pF). Angka pertama dan kedua menunjukkan angkaatau nilai. Simbol Kapasitor Tetap : Kapasitor dapat dibedakan dari bahan yang digunakan sebagai lapisan diantara lempeng-lempeng logam yang disebut dielektrikum. Contoh : . 4. Seperti halnya hambatan. Untuk menghindari loncatan api saat sakelar beban listrik dihubungkan. mika.2. polyester ataupun film. Satuan kapasitor adalah Farad. Untuk mengetahui besarnya nilai kapasitas atau kapasitansi pada kapasitor dapat dibaca melalui kode angka pada badan kapasitor tersebut yang terdiri dari 3 angka. 3. Pada umumnya kapasitor yanng terbuat dari bahan diatas nilainya kurang dari 1 mikrofarad (1F). 5. Untuk meredam noise atau ripple. Dielektrikum tersebut dapat berupa keramik. kapasitor dapat dibagi menjadi : 1) Kapasitor Tetap Kapasitor tetap merupakan kapasitor yang mempunyai nilai kapasitas yang tetap. angka ketiga menunjukkan faktor pengali atau jumlah nol. Sebagai kopling saat menghubungkan beberapa rangkaian listrik. Untuk menghemat daya listrik. mylar. kertas. dimana 1 farad = 103 mF = 106 F = 109 nF =1012pF.

01 F. Kapasitor tetap yang memiliki nilai lebih dari atau sama dengan 1F adalah kapasitor elektrolit (elco). Kapasitor ini memiliki polaritas (memiliki kutub positif dan kutub negatif) dan biasa disebutkan tegangan kerjanya. Misalnya : 100F 16 V artinya elco memiliki kapasitas 100F dan tegangan kerjanya tidak boleh melebihi 16 volt. Simbol Trimmer : . Simbol Elco : 2) Kapasitor Tidak Tetap Kapasitor tidak tetap adalah kapasitor yang memiliki nilai kapasitansi atau kapasitas yang dapat diubah-ubah. Kapasitor ini terdiri dari :  Kapasitor Trimer Kapasitor yang nilai kapasitansinya dapat diubah-ubah dengan cara memutar porosnya dengan obeng.Pada badan kapasitor tertulis angka 103 artinya nilai kapasitas dari kapasitor tersebut adalah 10 x 103 pF = 10 x 1000 pF = 10nF = 0.

. karena hardware komputer hanya dapat beroperasi dengan arus DC. Simbol Varco : 6. Variabel Capasitor (Varco) Kapasitor yang nilai kapasitansinya dapat diubah-ubah dengan memutar poros yang tersedia (bentuk menyerupai potensiometer). motherboard. Power supply pada umumnya berupa kotak yang diletakan dibagian belakang atas casing. seperti hardisk. kipas dan komponen komputer lainnya. Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya dan dihitung dengan satuan Watt. Power Supply sendiri berfungsi sebagai pengubah dari tegangan listrik AC (Alternating Current) menjadi tegangan (Direct Current). Power Supply Power Supply dalam komponen elektronika adalah perangkat keras yang berfungsi menyuplai tegangan langsung ke dalam komponen komputer. karena semua sumber daya listrik dari komponen komputer disupply dari power supply. DVD Drive. Power supply merupakan jantung dari sebuah komputer.

Konektor 24 pin ATX Konektor ini sebenarnya berfungsi sama dengan Konektor 20 pin. 7. 3. 2. Konektor 20 pin ATX Konektor ini dihubungkan dari Power Supply (PSU) ke Mainboard. Konektor floppy Konektor ini berfungsi sebagai penyedia daya dari Power Supply menuju Floppy Drive. dimana IC merupakan gabungan dari beberapa komponen . sebagai penyedia daya dari Power Supply ke Mainboard untuk di alirkan ke komponenkompnen komputer lainnya. ini merupakan konektor jenis lama. IC (Integrated Circuit) Integrated Circuit (IC) adalah suatu komponen elektronika yang dibuat dari bahan semiconductor. Konektor SATA Konektor ini merupakan konektor yang mempunyai fungsi sama dengan konektor Molex. yag membedakan hanya terdapat tambahan konektor 4 pin. 5. Konektor 24 pin ATX biasanya ditemukan di komputer-komputer yang versi terbaru. 4.Dibawah ini penjelasan tentang fungsi dari masing-masing konektor pengertian power supply : 1. Molex Connector IDE Konektor ini berfungsi sebagai pemasok dan penyedia catu daya dari pengertian Power Supply (PSU) menuju Harddisk maupun CD-ROM. yang membedakannya ini merupakan konektor versi terbaru untuk Harddisk dan CD-ROM yang terbaru pula.

seperti Resistor. TTL (Transistor transistor Logic) IC . Keunggulan IC (Advantages). Dioda dan Transistor yang telah terintegrasi menjadi sebuah rangkaian berbentuk chip kecil. Sebelum adanya IC.C MOS IC Linear(Linear IC's) Keunggulan IC(Advantages) IC telah digunakan secara luas diberbagai bidang. Misal dan jenis-jenis pesawat ruang angkasa . kemasan IC (Packages). hampir seluruh peralatan elektronik dibuat dari satuan-satuan komponen (individual) yang dihubungkan satu sama lainnya menggunakan kawat atau kabel. Kapasitor. dimana rangkaian kontrol elektroniknya akan semakin ringkas dan kecil sehingga dapat mengurangi berat Satelit. kelemahan-kelemahan IC (Disanvatages). sehingga tampak mempunyai ukuran besar serta tidak praktis. salah satunya dibidang industri Dirgantara. IC digunakan untuk beberapa keperluan pembuatan peralatan elektronik agar mudah dirangkai menjadi peralatan yang berukuran relatif kecil.

Di era teknologi canggih saat ini. dan hal itu dapat dimungkinkan dengan penggunaannya IC. peralatan elektronik dituntut agar mempunyai ukuran dan beratnya seringan dan sekecil mungkin. maka IC dapat rusak dan menjadi tidak berguna. Selain ukuran dan berat IC yang kecil dan ringan. Demikian pula keterbatasan IC dalam menghadapi tegangan yang besar. Kelemahan IC antara lain adalah keterbatasannya di dalam menghadapi kelebihan arus listrik yang besar. dimana arus listrik berlebihan dapat menimbulkan panas di dalam komponen. IC dengan sirkit yang relatif kecil hanya mengkonsumsi sedikit sumber tenaga dan tidak menimbulkan panas berlebih sehingga tidak membutuhkan pendinginan (cooling system). sehingga komponen yang kecil seperti IC akan mudah rusak jika timbul panas yang berlebihan. Contoh lain misalnya IC digunakan di dalam mesin penghitung elektronik (kalkulator). padalah tak ada sesuatu komponen yang tidak memiliki kelemahan. bila hal ini terjadi. IC juga memberikan keuntungan lain yaitu bila dibandingkan dengan sirkit-sirkit keonvensional yang banyak menggunakan komponen.lainnya. Desain komputer yang sangat kompleks dapat dipermudah. . Kelemahan-kelemahan IC (Disanvantages) Pada uraian sebelumnya nampak seolah-olah IC begitu sempurna dibanding komponen elektronik konvensional. terjadi hubungan singkat antara komponen satu dengan lainnya di dalam IC. sehingga banyaknya komponen dapat dikurangi dan ukuran motherboardnya dapat diperkecil. juga telepon seluler (ponsel) yang bentuknya relatif kecil. dimana tegangan yang besar dapat merusak lapisan isolator antar komponen di dalam IC Contoh kerusakan misalnya.

keempat jenis IC tersebut dibalut dalam kemasan(packages) tertentu agar dapat terlindungi dari gangguan luar . terdapat4 (empat) jenis IC. monolithic dan thick-film.seperti terhadap kelembaban. yaitu : Jenis Monolithic. Ada berbagai jenis kemasan IC dan yang paling populer dan umum digunakan. Thin film.line Packages) -SIP(Single in-line Packages) -QIP(Quad in-line Packages) -SOP(Small Outline Packages) -Flat Packs -TO-5.Kemasan IC(Packages) Ditinjau dari teknik pembuatan dan bahan baku yang digunakan. antara lain : -DIP(Duel in. Terlepas dari teknik pembuatan dan bahan yang digunakan. dan kontaminasi zat lainnya. TO-72. serta didesain untuk mudah dalam pemasangan dan penyambungannya. yang merupakan gabungan dari thin-film.TO-202 dan TO-220 style Packages . Khusus untuk jenis hybrid. debu. dan Hybrid. Kemasan IC dibuat dari bahan ceramic dan plastik.

Transistor Logic Dalam satu kemasan IC terdapat beberapa macam gate(gerbang) yang dapat melakukan berbagai macam fungsi logic seperti AND.OR.XOR serta beberapa fungsi logic lainnya seperti Decoder.NAND. Jenis IC digital terdapat 2(dua) jenis yaitu TTL dan CMOS. . Pada gambar diperlihatkan IC dengan gerbang NAND yang mengeluarkan output 0 atau 1 tergantung kondisi kedua inputnya.TTL(Transistor transistor Logic) IC yang paling banyak digunakan secara luas saat ini adalah IC digital yang dipergunakan untuk peralatan komputer.24 dan 40. Multiflexer dan Memory sehingga pin (kaki) IC jumlahnya banyak dan bervariasi ada yang 8.14.16. IC TTL dapat bekerja dengan diberi tegangan 5 Volt. sehingga dinamakan Transistor. Encoder. Jenis IC-TTL dibangun dengan menggunakan transistor sebagai komponen utamanya dan fungsinya dipergunakan untuk berbagai variasi Logic. IC digital bekerja dengan dasar pengoperasian bilangan Biner Logic(bilangan dasar 2) yaitu hanya mengenal dua kondisi saja 1(on) dan 0(off). kalkulator dan system kontrol elektronik.NOR.

.OR.IC. Multiflexer dan Memory.XOR serta beberapa fungsi logic lainnya seperti Decoders. jenis IC digital lainnya adalah C-MOS (Complementary with MOSFET) yang berisi rangkaian yang merupakan gabungan dari beberap komponen MOSFET untuk membentuk gate-gate dengan fungsi logic seperti halnya IC-TTL.CMOS Selain TTL. Encoders.NOR. Dalam satu kemasan IC C-MOS dapat berisi beberapa macam gate(gerbang) yang dapat melakukan berbagai macam fungsi logic seperti AND. IC C-MOS dapat bekerja dengan tegangan 12 Volt.NAND. Pada gambar diperlihatkan IC dengan gerbang NOR yang mengeluarkan output 0 atau 1 tergantung kondisi kedua inputnya.

sedangkan IC linear pada umumnya menggunakan sinyal sinusoida dan berfungsi sebagai amplifier(penguat). Salah satu contoh IC linear adalah jenis Op-Amp. Dalam kemasan IC linier terdapat rangkaian linier.IC Linear (Linear IC's) Perbedaan utama dari IC Linear dengan Digital ialah fungsinya. . diman kerja rangkaiannya akan bersifat proporsional atau akan mengeluarkan output yang sebanding dengan inputnya. dimana IC digital beroperasi dengan menggunakan sinyal kotak (square) yang hanya ada dua kondisi yaitu 0 atau 1 dan berfungsi sebagai switch/saklar. IC linear tidak melakukan fungsi logic seperti halnya IC-TTL maupun C-MOS dan yang paling populer IC linier didesain untuik dikerjakan sebagai penguat tegangan.

. Berikut dibawah ini satu gambar IC yang bentuknya seperti transistor. AN 7805. SN 7400. Sementara satu IC yang kecil dapat membuat ratusan hingga ribuan komputer.Macam. yaitu gabungan dari beberapa IC atau dengan kata lain IC yang terkumpul. Contohnya : IC AN 7812. Bentuk dan Fungsi dari IC Integrated Circuit (IC) sebenarnya adalah suatu rangkaian elektronik yang dikemas menjadi satu kemasan kecil atau dengan kata lain yaitu beberapa komponen elektronika yang dijadikan satu wadah sehingga membentuk sebuah komponen Macam-Macam IC dan Bentuknya Integrated Circuit (IC) terbagi atas 2 bagian. Dalam beberapa rangkaian yang besar dapat diintegrasikan menjadi satu dan dikemas dalam kemasan yang kecil. Umumnya IC monolitik ini biasanya kebanyakan didapati pada radio dan televise. Dalam satu PCB (papan rangkaian) Umumya IC Hybrid ini terdapat pada komputer. yaitu IC yang berdiri sendiri artinya dalam satu IC monolitik ini hanya menjalankan/mengatur satu blok rangkaian saja dan tidak tergabung dengan IC yang lain. yaitu:  IC Monolitik. 7411 dan lain-lain. Bentuk IC yang menyerupai sisir disebut menyerupai sisir karena kakikakinya hanya satu sisi saja biasa pula IC dinamakan IC SINGLE INLINE.  IC Hybrid.

yakni kumparan primer dan sekunder. Nomor ini menunjukkan jenis IC.Bentuk IC yang segiempat dengan kaki-kaki berada pada keempat sisinya. jadi jika nomornya sama misalnya IC SN 7400 dengan IC HD 7400 dan sebagainya. Bentuk yang seperti ini kebanyakan digunakan pada CPU komputer salah satu contohnya seperti gambar di bawah ini. kaki nomor satu diberikan tanda titik atau takikan. Dari rasio jumlah lilitan pada kedua kumparan tersebut akan menentukan rasio perubahan tegangan. Salah satu contohnya seperti gambar dibawah ini: IC yang berbentuk bulat dan dual in line. 8. Dikarenakan kumparan ini memiliki inti. Bentuk IC yang kaki-kakinya hanya pada dua sisinya saja atau biasa disebut Dual Line (DIL). kaki-kakinya diberi nomor urut untuk dengan urutan sesuai arah jarum jam. Susunan transformator pada umumnya terdiri dari sebuah inti yang terbuat dari lempeng besi berlapis dan dua buah kumparan (koil). Adapun prinsip kerja transformator adalah sebagai berikut. Setiap IC ditandai dengan nomor type. maka arus menimbulkan . Transformator banyak digunakan secara luas dalam bidang tenaga listrik maupun elektronika. Apabila kumparan primer terhubung oleh sumber tegangan. maka akan mengalir arus bolak-balik pada kumparan tersebut. Dengan penggunaan transformator dalam sistem satu daya memungkinkan kita untuk memilih tegangan yang sesuai kebutuhan dan ekonomis. Transformator Transformator atau lebih sering disebut trafo adalah sebuah komponen listrik yang mengubah dan memindahkan arus listrik dari satu rangkaian listrik atau lebih ke rangkaian listrik lainnya dengan tanpa merubah sistem frekuensi melalui gandengan magnet dan berdasarkan pada prinsip induksi elektromagnetik. Kumparan terbuat dari kawat tembaga yang biasanya dibelitkan di seputan kaki transformator.

Garis gaya magnet yang ada pada inti dipotong oleh gulungan sekunder sehingga terjadi arus bolak-balik pada lilitan sekunder 3.  Untuk menghambat arus searah (DC) serta meneruskan arus bolak balik(AC). . Perhatikan diagram transformator pada gambar dibawah ini. Besar tegangan yang ada pada gulungan sekunder tergantung banyaknya lilitan pada masing-masing gulungan.Dengan adanya fluks magnet yang berubah-ubah ini menimbulkan GGL induksi pada kumparan primer.fluks magnet yang berubah-ubah pada intinya.  Untuk menurunkan atau menaikkan tegangan AC. Sedangkan fungsi transformator secara umum adalah :  Sebagai input impedansi antara sumber dan beban. Prinsip kerja transfomator sebagai berikut : 1. Arus bolak balik yang mengalir pada gulungan primer akan membangkitkan fluks magnet dalam inti besi 2.

disebut juga coil antenna atu coil osilator yang berguna untuk radio penerima.Ip = Ns. Trafo frekuensi tinggi (HF). maka berlaku : Pp = Ps Atau Vp.Jika pada trafomator tidak terjadi perubahan daya. Trafo menengah (MF) dipakai untuk meredam frekuensi tinggi dan hanya meloloskan frekuensi 455 Khz.Ns=Vs. Inti trafoini biasanya dibuat dari serbuk besi atau ferit.Np Arus listrik berbanding terbalik dengan jumlah lilitan dalam kumparan Np. artinya daya pada lilitan primer sama dengan daya pada lilitan sekunder. Di dalam perkembangannya terdapat bermacam-macam jenis transformator atau trafo dan mempunyai berbagai fungsi. diantaranya :  Trafo ( Transformator ) Adaptor  Trafo ( Transformator ) IF ( Frekuensi Menengah )  Trafo Step Up / Step Down  Trafo OT ( Out Put ) Berikut ini contoh fungsi transformator yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari : .Ip = Vs.Is Tegangan berbanding lurus dengan julah lilitan dalam kumparan Vp.Is Trafo filter berfungsi untuk meredam/meratakan arus bolak balik dari power supply output.

trafo inverter TV. Trafo step up. trafo jenis ini dipakai dalam rangkaian-rangkaian pembangkit tegangan pada perangkat elektronika seperti trafo inverter monitor LCD. . dan lain-lain  Trafo step-down adalah kebalikannya. Fungsi transformator ini digunakan untuk menaikkan tegangan AC. fungsi transformator ini untuk menurunkan tegangan AC. contoh pemakaiannya pada adaptor.