You are on page 1of 21

BATUK

Muhammad ikbal nur
405090175
Amran Cleo Patra 405090267

BATUK
mekanisme pertahanan untuk
membersihkan dan melindungi saluran
napas dari bahan yang tidak di inginkan
yang terdapat di saluran napas

atau nyeri wajah)? – Adakah tanda sistemik yang menunjukkan penyakit serius yang mendasari (penurunan berat badan. takikardi.sekret hidung purulen. takipnea. atau sesak napas? – Adakah riwayat penyakit kronis? – Adakah tanda-tanda sinusitis (misalnya nyeri gigi maksilaris.BATUK • Anamnesis – Apa warna dan berapa banyak sputum? – Adakah darah (hemoptisis)? – Adakah demam. alergen. nyeri dada. atau obat )? . demam.anoreksia)? – Apakah pasien merokok (sekarang atau dulu)? – Pernahkah pasien terpajan penyebab infeksi khusus(misalnya pertusis.

edema paru. dan PPOK . refluks gastro esofagus. asma • Kronis (≥ 8 minggu) – Penyebab di amtaranya : postnasal drip. TB. sinusitis. rinitis alergika. dan pertusis • Subakut (3-8 minggu) – Penyebab di antaranya : batuk pasca-infeksi. pneumonia. bronkiektasis.Lama batuk • Akut (≤ 3 minggu) – Penyebab di antaranya : ISPA (misalnya influensa). eksaserbasi PPOK. asma. kanker paru.

Asma • Etiologi : alergi • Tanda dan gejala – Mengi – Sesak napas – Dada seperti terikat – batuk .

• Pemeriksaan fisik – Dispneu – Penggunaan otot bantu pernapasan – Retraksi interkostal – mengi .

• Tatalaksana – Farmako : teofilin 100-150mg. efedrin 10-15mg. asmatikus – Non farmako : jauhi sumber alergen. prednison utk stat. tidak merokok . salbutamol 2-4mg.

Pneumonia (<3minggu) peradangan yang mengenai parenkim paru • Etiologi : infeksi streptococcus pneumonie • Tanda dan gejala – Batuk produktif. sputum purulen – Sesak napas – Demam – Nyeri dada – Ronkhi – Takipnea – Sianosis – takikardi .

• Komplikasi : – Gagal napas. septikemia • Tatalaksana – Klotrimoksazol – Amoksisilin atau ampisilin .

• Pemeriksaan fisik – Distress pernapasan. napas cepat dan pendek – Retraksi interkostal – Sianosis – Perkusi pekak .

PPOK • Tanda dan gejala – Sianosis – Takipnea – takikardi – Dispneu – Batuk – mengi .

• Diagnosis ppok Anamnesis • Faktor resiko : usia pertengahan • Riwayat pajanan : asap rokok. polusi udara • Tatalaksana : terapi Oksigen. ventilasi mekanik .

• Pemeriksaan fisik : – Barrel chest – Penggunaan otot bantu pernapasaan – Hipersonor – Ronkhi – Mengi – Ekspirasi memanjang .

Tuberkulosis • Etiologi : infeksi mycobacterium tuberculosae • Tanda dan gejala – Batuk dan berdahak selama 3 minggu atau lebih – Malaise – BB turun – Nyeri dada – Sesak napas – Pembesaran kgb – demam .

• Pemeriksaan fisik : – BB turun – Ronkhi basah – Pembesaran kgb – Perkusi redup .

2-2 g . di minum setiap hari selama 6-9 bulan – Streptomisin – Rifampisin : 450-600 mg – Pirazinamide : 1.• Tatalaksana : – INH : 300 mg.

Pertusis • Etiologi : infeksi bordetella pertusis • Tanda dan gejala : – Batuk – Demam – Diare – Keluar cairan dari hidung .

• Tatalaksana – Eritromisin : 30-50mg/kgBB 4x sehari .

Hemoptisis (batuk darah) • Etiologi : infeksi. neoplasma • Tanda dan gejala – Epistaksis .

gangguan penglihatan – Hidung berlendir – Demam ringan. menggigil. bakteri.Bronkhitis akut • Etiologi : virus. mikoplasma • Tanda dan gejala : – Batuk berdahak – Sesak napas – Sakit kepala. – Nyeri tenggorokan .

eritromisin . tetrasiklin.• Tatalaksana • Demam : berikan asetosal atau parasetamol • Infeksi : berikan kotrimoksazol.