You are on page 1of 8

BAB III

METODOLOGI PERCOBAAN

A. Alat dan Bahan


1 Bahan :
- Tablet Ibuprofen 200 mg
- Baku Pembanding Ibuprofen
- NaOH 0.1 N
- Aquadest
2 Alat
- Batang pengaduk
- Corong
- Gelas kimia
- Labu ukur
- Pipet volum
- Hardness tester
- Friabilator
- Disintegrator
- Jangka Sorong
- Timbangan analitik
- Spektrofotometri UV-Vis
B. Prosedur
1 Evaluasi Fisik Tablet
a Organoleptis
Tablet diamati secara visual, apakah terjadi ketidak homogenan zat warna atau tidak,
bentuk tablet, rasa tablet, bau tablet, permukaan cacat dan harus bebas dari noda atau
b

bintik-bintik.
Uji Keseragaman Ukuran
Diambil 10 tablet secara acak, lalu diukur diameter dan tebal tablet menggunakan

jangka sorong.
Uji Keseragaman Bobot
Diambil 20 tablet secara acak, lalu ditimbang masing-masing tablet menggunakan
timbangan analitik. Dihitung bobot rata-rata dan penyimpangan terhadap bobot ratarata.

Penyimpangan bobot rata-rata


Bobot rata-rata
<25 mg
26-150 mg
151-300 mg
>300 mg
d

(%)
A
15%
10%
7,5%
5%

B
30%
20%
15%
10%

Uji Kekerasan Tablet


Diambil 10 tablet secara acak, lalu ukur kekerasan tablet menggunakan hardness
tester. Kekerasan diukur berdasarkan luas permukaan tablet dengan menggunakan
beban yang dinyatakan dalam kg. Satuan kekerasan adalah kg/cm.

Uji Friabilitas
Pengujian dilakukan dengan menggunakan alat friabilator terhadap 10 tablet yang
diambil secara acak, kemudian dibersihkan dan ditimbang. Setelah ditimbang
masukan tablet kedalam Friabilator dan putar sebanyak 100 putaran. Bersihkan tablet,

lalu timbang kembali. Hitung persen friabilitas tablet.


Waktu Hancur Tablet
Diambil 5 tablet secara acak, lalu masukan masing-masing tablet kedalam tabung dari
keranjang alat uji waktu hancur, masukkan satu cakram pada tiap tabung dan alat
dijalankan. Digunakan air bersuhu 372 sebagai media. Keranjang dinaik-turunkan
secara teratur 30 kali tiap menit. Amati waktu hancur tablet.

Evaluasi Kimia Tablet


a Pembuatan Kurva Kalibrasi Baku Pembanding Ibuprofen dalam NaOH 0.1 N
100 mg Ibuprofen dalam NaOH 0.1 N 100 mL (1000 ppm)
15 mL ad 100 mL 5 mL ad 25 mL 25 mL ad 100 mL 15 mL ad 50 mL 35 mL ad 100 mL 10 mL ad 25 mL
(150 ppm)
(200 ppm)
(250 ppm)
(300 ppm)
(350 ppm)
(400 ppm)

Ukur dengan Spektrofotometri UV-Vis

Penetapan Kadar Tablet Ibuprofen 200 mg


Diambil 10 tablet, timbang masing-masing tablet
- Hitung bobot rata-rata
- Digerus ad homogen
Ditimbang sebanyak berat rata-rata 0,41276 g (tripol)

Dilarutkan dalam 100 mL NaOH 0.1 N


Dipipet 5 ml ditambah NaOH 0,1 N ad 25 ml
Ukur dengan Spektrofotometri UV-Vis (=221,6 nm)
Di hitung kadar masing-masing sample

BAB IV
HASIL PRAKTIKUM

A.

B. Penetapan Kadar
1 Kurva Kalibrasi
Konsentrasi (ppm)
150 ppm
200 ppm
250 ppm
300 ppm
350 ppm
400 ppm

Absorbansi
0,290
0,360
0,468
0,546
0,646
0,765

y = bx+a
y = 0,001892 x 0,0078
r = 0,9973
1
2
3

Absorban sampel
0,742
0,765
0,734
Sampel 1.
Y
= 0,001892 x 0,0078
0,742 = 0,001892 x 0,0078
0,7498
X
= 0,001892
X

= 396,30 mg/ml

Kadar Sampel = 396,30 mg/ml x

25
5

x 100

1000
= 198,15 mg
% Kadar

198,15 mg
200 mg

x 100 %

= 99,07%
Sampel 2.
y
= 0,001892 x 0,0078
0,765 = 0,001892 x 0,0078

0,765
0,001892

= 408,45 mg/ml
25
5

Kadar Sampel = 408,45 mg/ml x

x 100

1000
= 204,225 mg
% Kadar

204,225 mg
200 mg

x 100 %

= 102,11%

Sampel 3.
y
= 0,001892 x 0,0078
0,734 = 0,001892 x 0,0078
0,734
x
= 0,001892
x

= 392,07 mg/ml

Kadar Sampel = 392,07 mg/ml x

25
5

x 100

1000
= 196,035 mg
% Kadar

196,035 mg
200 mg

x 100 %

= 98,01%

Rata-Rata % Kadar =

99,07 +102,11 +98,01


3

229,19
3

= 99,73%

Kesimpulan :
Keseragaman sediaan tablet ibuprofen 200 mg memenuhi syarat yaitu sebesar 99,73%
Syarat : tablet ibuprofen mengandung ibuprofen, C13H18O2, tidak kurang dari 90,00% dan tidak
lebih dari 110,0 % dari jumlah yang tertera.

Keseragaman Bobot
Tablet
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Bobot tablet
0,4108
0,4086
0,4190
0,4151
0,4082
0,4137
0,4143
0,4152
0,4123
0,4104
x
0,41276

% Kadar
99,25
98,72
101,24
100,29
98,62
99,96
100,10
100,31
99,62
99,17

% Kadar =

bobot tablet
x ratarata
bobot tablet

RSD

SD
x 100

0,8116
= 99,728
= 0,81 %

x 100 %