You are on page 1of 16

SISTEM ENDOKRIN (TIROID DAN

PARATIROID)
Kelompok :
Della Aprila
Jayanti Pratiwi
Melda RK
Nasrullah
Sri
Yola

Pendahuluan

Sistem Endokrin disebut juga Sistem Hormon

Menghasilkan

hormon

yang

bertugas

mengatur

mengkoordinir organ organ yang berbeda dalam tubuh

dan

merupakan salah satu sistem regulasi

Hormon dihasilkan dalam jumlah yang kecil didalam kelenjar


hormon.

Hormon disalurkan didalam tubuh melalui darah.

Kelenjar Hypotalamus
Kelenjar Hypofisis
Kelenjar Tiroid
Kelenjar Paratiroid
Kelenjar Adrenal
Kelenjar Pankreas
Kelenjar Kelamin : - Ovarium
(wanita)
Testis (Pria)

TIROID
Tiroid merupakan kelenjar yang
terdiri dari folikel folikel dan
terdapat didepan trakea.
Kelenjar yang terdapat dileher
bagian depan disebelah bawah
jakun dan terdiri dari dua lobus
yakni disebelah kanan dan kiri
laring.

Sel Folikuralis :
Produksi dan sekresi hormon tiroid
Precursor disimpan dalam bentuk colloid
Sel Parafollicuralis :
Produksi dan sekresi calcitonin

Hormon dari Kelanjar Tiroid :


1. Tiroksin (Tetraiodotironom, T4) : Hormon utama yang
dihasilkan oleh kelenjar gondok yang berfungsi untuk
mengatur metabolisme, pertumbuhan, perkembangan dan
kegiatan sistem saraf.
2. Triiodontironin (T3) : Fungsinya bersama sama dgn
tiroksin bertanggung jawab atas penggunaan energi oleh
tubuh.
3. Kalsitonin : Fungsinya menurunkan kadar kalsium dalam
darah dengan cara mempercepat absorpsi kalsium oleh
tulang.

PARATIROID
Berukuran kecil dan berwarna coklat kemerahan
Berjumlah empat buah dan terletak dibelakang kelenjar tiroid
Dua tipe sel berbeda dalam kelenjar paratiroid :
1. Chief cells
2. Oxyphil cells
Chief cells merupakan sumber hormon paratiroid
Fungsi dari oxyphil cells belum diketahui

Kelenjar ini menghasilkan parathormon (PTH) yang berfungsi untuk mengatur konsentrasi ion
kalsium dalam cairan ekstraseluler dengan cara mengatur : absorpsi kalsium dari usus, ekskresi
kalsium oleh ginjal dan pelepasan kalsium dari tulang.

Hormon paratiroid meningkatkan kalsium darah dengan cara merangsang reabsorpsi kalsium di
ginjal dan dengan cara penginduksian sel sel tulang osteoklas untuk merombak matriks
bermineral pada tulang sejati dan melepaskan kalsium kedalam darah.

Jika kelebihan hormon ini akan berakibat kadar kalsium dalam darah meningkat, hal ini akan
mengakibatkan terjadinya endapan kapur pada ginjal.

Jika kekurangan hormon menyebabkan kekejangan disebut tetanus.

Fungsi Kelenjar Paratiroid :

Mengatur metabolisme fosfor

Memelihara konsentrasi ion kalsium yang tetap dalam plasma

Mengontrol ekresi kalsium dan fosfat melalui ginjal

Mempercepat absorsi kalsium di intestine

Jika

kalsium

berkurang,

hormon

paratiroid

menstimulasi

reabsorbsi tulang sehingga menambah kalsium dlam darah

Menstimulasi dan mentransportasi kalsium dan fosfar melalui


membran sel.