You are on page 1of 12

Gambaran gula darah pada lansia di panti social landasan ulin

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
a. Gula darah/glukosa
1. Pengertian

Dalam ilmu kedokteran gula darah adalah istilah yang mengacu kepada tingkat glukosa di dalam
darah. Glukosa merupakan hasil metabolisme dari karbohidrat. Glukosa didapatkan dari
makanan yang dikonsumsi secara langsung dari karbohidrat maupun tidak langsung dari
makanan lain, glukosa diserap ke dalam aliran darah ke seluruh sel-sel dalam tubuh dimana
dapat digunakan sebagai energi (http://id.wikipedia.org/wiki/metabolisme karbohidrat, 2007).
2. Metabolism glukosa
Glukosa tak bisa dimetabolisme lebih lanjut sampai dikonversikan ke glukosa 6 fosfat oleh
reaksi dengan ATP, reaksi ini dikatalisa oleh enzim heksokinase yang tidak spesifik dan juga oleh
glukokinase yang spesifik di dalam hati. Reaksi ini dalam arah sebaliknya, dihidrolisa sederhana
glukosa 6 fosfat ke glukosa, dikatalisa oleh glukosa 6 fosfatase. Glukosa yang tidak dikonversi
menjadi glikogen melintasi hepar melalui sirkulasi sistemik ke jaringan di tempat Glikogen di
dalam hepar berlaku sebagai cadangan karbohidrat dan melepaskan glukosa ke sirkulasi bila
penggunaan glukosa diperifer-perifer merendahkan konsentrasi glukosa di dalam darah untuk
oksidasi glukosa atau untuk konversi karbohidrat menjadi lemak atau protein, glukosa 6 fosfat
dapat dikonversi dalam stadium-stadium pangkalan metabolik umum menunjukkan seri reaksi
berdasarkan atas asetil koenzim A dan siklus asam trikarboksilat (siklus kreb : siklus sitrat)
dalam mana residu karbon dan protein, karbohidrat atau lemak bisa dioksidasi dengan
melepaskan energi atau dikonversi dari yang satu ke yang lain (D.N. Baron, 1984). mana ia dapat
dioksidasi, disimpan sebagai glikogen otot atau dikonversi menjadi lemak dan disimpan dalam
depot-depot lemak.
3. Sumber glukosa
Sejumlah glukosa dalam darah tergantung kepada keseimbangan antara jumlah yang masuk dan
yang keluar. Glukosa masuk ke dalam dari tiga macam sumber :
a.
Makanan yang mengandung karbohidrat
Setelah dicerna dan diserap jenis makanan ini merupakan sumber glukosa tubuh yang
paling penting.
b.
Glikogen
Glikogen disimpan dalam otot dan hepar, dan dipecah untuk melepaskan glukosa.
c.
Sebagian asam amino dipecah oleh hepar untuk menghasilkan glukosa.
Insulin tidak diperlukan untuk terjadinya salah satu diantara ketiga proses ini.
Setelah glukosa masuk ke dalam aliran darah, insulin diperlukan untuk memungkinkan
glukosa meninggalkan darah dan masuk ke dalam jaringan. Pada orang non-diabetik,
glukosa yang meninggalkan aliran darah digunakan lewat dua cara :
a. Energi segera bagi sumber jaringan,
b. Energi simpanan sebagai glikogen dalam hepar dan otot serta lemak di dalam jaringan adiposa
(Mary. E. Beck, 1993).

1995). kemudian dilepas ke dalam pembuluh darah yang melewati pankreas. Dengan cara ini. Kegiatan organ inti yang mengalami gangguan (adanya kerusakan) . Dengan demikian. Terjadinya keracunan pada darah. c. Kadar glukosa peredaran darah dapat dijaga atau dipertahankan dengan baik. Proses terjadinya glukosa dalam darah adalah sebagai berikut : Semua makanan mengandung satu atau lebih zat yang menghasilkan energi berikut ini adalah karbihidrat. Pengeluaran atau ekskresi glukosa yang berlebihan .1995). Penggunaan glukosa oleh berbagai jaringan dalam tubuh (Kartasapoetra. Karena kekurangan atau penurunan hormon. satu fungsi utamanya adalah membantu glukosa dalam darah untuk memasuki sel-sel jaringan. melalui peredaran darah insulin. Berlangsungnya reaksi perubahan glikogen menjadi glukosa secara timbal balik. Dimana ketiganya diubah menjadi glukosa. protein. kadar glukosa pun dapat meningkat yang disebabkan adanya pengaruh dari faktorfaktor sebagai berikut : a. Karena bertambahnya atau meningkatnya hormon insulin (Kartasapoetra G. Karena tubuh menjalani latihan yang terlalu berat . Setiap kadar gula darah ‘memicu” pulau-pulau dalam pankreas untuk menghasilkan insulin. 1995). insulin menjamin agar glukosa diubah menjadi baik sebagai glikogen (sebagai penyimpanan energi jangka pendek). sehubungan dengan sesuatu masalah yang dihadapi yang sangat mengkhawatirkan . dan kemudian dilepas ke aliran darah. bisa menemukan jalannya ke seluruh jaringan tubuh. dan e. Karena diabetes mellitus . Berlangsungnya pembangkitan emosi yang berlebihan sehubungan dengan masalah dengan yang dihadapi sangat menjengkelkan dan menimbulkan amarah besar (Kartasapoetra G. f. texaemia . Berlangsungnya pembentukan dan penggunaan muscle glicogen atau glikogen otot . dimana glukosa itu digunakan sebagai sumber energi. Karbohidrat terutama dalam bentuk olahan seperti gula dan permen. d. d. . Karena terserapnya karbohidrat yang melebihi kebutuhan bagi sumbernya energi . Berlangsungnya reaksi perubahan karbohidrat menjadi lemak c. b.Kadar glukosa darah atau gula pada darah dapat menurun. misal hormon kelenjar thyroida dan adrenal. b. 2002). Ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga fungsinya mengalami kegagalan . f. Karena pengaruh kurangnya gizi yang diperoleh tubuh dalam waktu yang cukup lama . Sebaliknya.sehingga selalu terdapat keseimbangan . kalau faktor-faktor di bawah ini dapat menunjangnya jelasnya sebagai berikut : a. Walaupun insulin mempunyai berbagai fungsi yang berbeda. g. e. d. e. Jika tidak diperlukan untuk memproduksi enegi segera. Berlangsungnya depresi perasaan. zat-zat makanan itu diproses di hati. Berlangsungnya absorpsi glukosa yang tidak lancar . b. zat makanan itu yang paling cepat menaikkan kadar gula darah. Berlangsungnya kelainan pada hati . merupakan makanan yang paling cepat diserap. lemak segera setelah diserap melalui usus kecil. c. hal ini akan dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut : a. maupun lemak untuk penyimpanan energi yang lebih lama (Wise.

Insulin mengatur bagaimana tubuh menggunakan dan menyimpan glukosa dan lemak. tetapi harus membuat persediaan ketika sedikit makanan untuk menjaga aliran tetap glukosa. insulin memberi sinyal hati untuk mengambil glukosa dan menyimpannya . Jika tubuh memiliki energi yang cukup. Banyak dari sel-sel tubuh bergantung pada insulin untuk mengambil glukosa dari darah untuk energi. Orang tidak menghabiskan seluruh glukosa yang ia makan dari makanan sekaligus.4. Pengaturan metabolism glukosa oleh hormone Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas dan yang mengatur tingkat glukosa – gula sederhana yang memberikan energi – dalam darah. dan glukosa yang berasal dari makanan yang orang makan. Insulin dan tingkat glukosa darah Insulin membantu mengontrol kadar glukosa darah dengan memberi sinyal pada hati dan sel-sel otot dan lemak untuk mengambil glukosa dari darah. Oleh karena itu Insulin membantu sel-sel untuk mengambil glukosa yang akan digunakan untuk energi. Peran insulin di dalam tubuh Insulin adalah hormon yang memainkan sejumlah peran dalam metabolisme tubuh. Di sinilah insulin datang masuk kedalam permainan. memungkinkan tubuh manusia untuk menyimpan glukosa sehingga dapat digunakan sesuai kebutuhan. Tubuh manusia memerlukan jumlah mantap glukosa sepanjang hari.

Ketika seseorang memiliki lebih banyak glukosa dalam darah nya daripada yang dibutuhkan pada saat itu. pada dasarnya menyimpan energi untuk digunakan nanti. Hati dapat menyimpan hingga sekitar 5% dari massa sebagai glikogen. Hati dan otot sel menggabungkan glukosa menjadi senyawa yang disebut glikogen. Regulasi Glukosa Insulin dan glukagon bekerja sama untuk mengontrol kadar glukosa darah tubuh. Beberapa sel dalam tubuh dapat mengambil glukosa dari darah tanpa insulin. tetapi kebanyakan sel akan membutuhkan insulin untuk hadir. Insulin juga menghilangkan produk sampingan lainnya dari makanan .sebagai glikogen. otot dan lemak. atau tingkat gula darah. insulin merangsang sel-sel di hati.

Diabetes Ketika tubuh seseorang tidak memproduksi insulin. Seseorang yang telah diabetes tipe 1 harus menerima suntikan insulin untuk dapat mengatur kadar gula darah nya. sebuah proses yang dapat merusak organ-organ ini dari waktu ke waktu.dari tubuh dengan merangsang sel-sel lemak untuk membentuk lemak dari asam lemak dan dengan merangsang sel-sel hati dan ginjal untuk mengubah asam amino menjadi protein. Insulin dan glukagon bekerja sama untuk mengontrol kadar glukosa darah tubuh. ia memiliki diabetes tipe 1. Glukagon Insulin. ia memiliki diabetes tipe 2. berkaitan erat dengan glukagon . Glukagon mulai beraksi ketika tidak ada cukup glukosa dalam darah. yang terdiri dari 51 asam amino. hormon lain yang disekresikan oleh pankreas. Ini merangsang hati dan otot sehingga mereka akan memecah glikogen yang diciptakan melalui intervensi insulin. atau tingkat gula darah. Insulin atau obat tertentu lainnya juga dapat digunakan untuk mengobati diabetes tipe 2 . Orang yang memiliki diabetes tipe 2 biasanya memiliki kadar gula darah tinggi sehingga mereka harus mengaturnya melalui diet dan latihan. Ketika tubuh seseorang memproduksi insulin tetapi tidak menggunakannya dengan benar. yang jauh lebih umum daripada Jenis Tipe 1. Hormon ini juga mencegah hati dan ginjal dari memproduksi glukosa dari bahan dimetabolisme sebagian.

(Budisma. pengelihatan semakin memburuk. 2014) B. Memasuki usia tua berarti mengalami kemunduran. Proses menua merupakan proses sepanjang hidup. 1994). 2006). pendengaran kurang jelas. Menua bukanlah suatu penyakit. tetapi dimulai sejak permulaan kehidupan. Pengertian lanjut usia (lansia)  Usia lanjut adalah suatu proses alami yang tidak dapat dihindari (Azwar. dewasa dan tua. baik secara biologis maupun psikologis. rambut memutih. Karena itu di dalam tubuh akan menumpuk makin banyak distorsi metabolik dan struktural disebut penyakit degeneratif yang . tetapi merupakan proses yang berangsur-angsur mengakibatkan perubahan kumulatif. Menjadi tua merupakan proses alamiah.  Menua atau menjadi tua adalah suatu keadaaan yang terjadi didalam kehidupan manusia. gerakan lambat dan figur tubuh yang tidak proporsional (Nugroho. yang berarti seseorang telah melalui tiga tahap kehidupannya. merupakan proses menurunya daya tahan tubuh dalam menghadapi rangsangan dari dalam dan luar tubuh.jika diet yang tepat dan olahraga tidak dapat mengatur kadar gula darah pasien. Pada lanjut usia akan terjadi proses menghilangnya kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti dan mempertahankan fungsi normalnya secara perlahan-lahan sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan yang terjadi (Constantinides. yaitu anak. tidak hanya dimulai dari suatu waktu tertentu. 2006). Tiga tahap ini berbeda.  WHO dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia pada Bab 1 Pasal 1 Ayat 2 menyebutkan bahwa usia 60 tahun adalah usia permulaan tua. 1999).  Kelompok lanjut usia adalah kelompok penduduk yang berusia 60 tahun ke atas (Hardywinoto dan Setiabudhi. misalnya kemunduran fisik yang ditandai dengan kulit yang mengendur. gigi mulai ompong.

bahwa yang disebut lanjut usia adalah orang yang telah berumur 65 tahun ke atas. merupakan kelompok yang baru memasuki lansia. lanjut usia dikelompokkan menjadi: 1. Undang-Undang No. 75 – 80 tahun (old). Koesmanto Setyonegoro. yaitu lansia yang berusia lebih dari 70 tahun. b. 2. Kelompok lansia dini (55 – 64 tahun). berlangsung secara terus menerus secara alamiah. 1999). lanjut usia (elderly) berusia antara 60 dan 74 tahun 3. 2. 4 Tahun 1965 Pasal 1 seseorang dapat dinyatakan sebagai seorang jompo atau lanjut usia setelah bersangkutan mencapai umur 55 tahun. usia pertengahan (middle age) antara usia 45 sampai 59 2. usia sangat tua (Very old) di atas 90 tahun.menyebabkan lansia akan mengakhiri hidup dengan episode terminal (Darmojo dan Martono. 3. Sedangkan Nugroho (2000) menyimpulkan pembagian umur berdasarkan pendapat beberapa ahli. WHO (1999) menggolongkan lanjut usia berdasarkan usia kronologis/ biologis menjadi 4 kelompok yaitu : 1. 25 – 60 tahun atau 65 tahun. d. usia dewasa muda (elderly adulthood). tidak mempunyai atau tidak berdaya mencari nafkah sendiri untuk keperluan hidupnya sehari-hari dan menerima nafkah dari orang lain. Dimulai sejak manusia lahir bahkan sebelumnya dan umunya dialami . Batasan Lansia a. Kelompok lansia resiko tinggi. 13 Tahun 1998 tentang kesejahteraan lansia bahwa lansia adalah seseorang yang mencapai usia 60 tahun keatas e. usia dewasa penuh (middle years) atau maturitas. b) lebih dari 80 (very old). c. Menurut Prof. Kelompok lansia (65 tahun ke atas). lanjut usia (geriatric age) lebih dari 65 tahun atau 70 tahun yang dibagi lagi dengan: a) 70 – 75 tahun (young old). Menurut Undang-Undang No. Penggolongan lansia menurut Depkes RI dikutip dari Azis (1994) menjadi tiga kelompok yakni : 1. 3. lanjut usia tua (old) 75 – 90 tahun 4. Dr. atau 29 – 25 tahun. Fisiologi Lansia Proses penuaan adalah normal.

Faktor-faktor tersebut dapat berupa faktor herediter. masa dewasa dan masa tua (Nugroho. Menua merupakan proses penurunan fungsi struktural tubuh yang diikuti penurunan daya tahan tubuh. Mengembangkan aktifitas baru untuk mengisi waktu luang yang bertambah banyak e. Hurlock mengemukakan bahwa perubahan fisik yang mendasar adalah perubahan gerak. Bebas dari penyakit fisik. gerakan lambat. rambut memutih. Memasuki masa tua berarti mengalami kemuduran secara fisik maupun psikis. Sehat dalam hal ini diartikan: a. Proses Menua Pada hakekatnya menjadi tua merupakan proses alamiah yang berarti seseorang telah melalui tiga tahap kehidupannya yaitu masa anak. tetapi tidak harus menimbulkan penyakit oleh karenanya usia lanjut harus sehat. Meskipun secara alamiah terjadi penurunan fungsi berbagai organ. nutrisi. 1992). Membuat teman baru untuk mendapatkan ganti mereka yang telah meninggal atau pindah d. Apabila proses penyesuaian diri dengan lingkungannya kurang berhasil maka timbullah berbagai masalah. penglihatan memburuk. Hurlock (1979) seperti dikutip oleh MunandarAshar Sunyoto (1994) menyebutkan masalah – masalah yang menyertai lansia yaitu: a. Ketidakpastian ekonomi sehingga memerlukan perubahan total dalam pola hidupnya c. kelainan berbagai fungsi organ vital. akan tetapi penuaan pada tiap seseorang berbeda-beda tergantung pada berbagai faktor yang mempengaruhinya. Tiga tahap ini berbeda baik secara biologis maupun psikologis.seluruh makhluk hidup. status kesehatan dan lain-lain (Stanley. Ketidakberdayaan fisik yang menyebabkan ketergantungan pada orang lain b. Setiap orang akan mengalami masa tua. . sensitivitas emosional meningkat dan kurang gairah. Belajar memperlakukan anak-anak yang telah tumbuh dewasa. b. c. 1996) Akibat perkembangan usia. Berkaitan dengan perubahan fisk. Mendapat dukungan secara sosial dari keluarga dan masyarakat (Rahardjo. Mampu melakukan aktivitas untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. mental dan sosial. Kemunduran fisik ditandai dengan kulit yang mengendor. lanjut usia mengalami perubahan-perubahan yang menuntut dirinya untuk menyesuakan diri secara terus-menerus. 2006). stress. penurunan pendengaran.

Ciri-ciri penyesuaian yang tidak baik dari lansia (Hurlock. Bagaimana sikap yang ditunjukkan apakah memuaskan atau tidak memuaskan. Rasa kesendirian karena hubungan dengan keluarga kurang baik. menikmati kegiatan yang dilkukan saat ini dan memiliki kekhawatiran minimla trehadap diri dan orang lain. 5. Sebaiknya anda sering mengecek kadar gula darah didalam tubuh agar anda bisa mengetahui kadar gula darah anda normal atau tidak. Selalu mengingat kembali masa lalu d. Minat sempit terhadap kejadian di lingkungannya. Penyebab Kencing manis atau diabetes pada umumnya yang sering terjadi dikalangan masyarakat saat ini. Di lain pihak ciri penyesuaian diri lanjut usia yang baik antara lain adalah: minat yang kuat. ekonomi/pendapatan dan peran sosial (Goldstein. dan Tempat tinggal yang tidak diinginkan. Penyebab diabetes pada umumnya disebabkan oleh faktor makanan yang kurang sehat yang sering dikomsumsi oleh sebagian orang. hal ini tergantung dari pengaruh perubahan terhadap peran dan pengalaman pribadinya. Penyakit diabetes merupakan penyakit yang berbahaya dan pastinya harus segera diobati dan ditangani dengan benar. Perubahan ynag diminati oleh para lanjut usia adalah perubahan yang berkaitan dengan masalah peningkatan kesehatan. Selalu khawatir karena pengangguran. menikmati kerja dan hasil kerja. 1994) adalah: a. b. kontak sosial luas. 1992) Dalam menghadapi perubahan tersebut diperlukan penyesuaian. Penarikan diri ke dalam dunia fantasi c. kemudian Hurlock (1990) mengatakan bahwa perubahan yang dialami oleh setiap orang akan mempengaruhi minatnya terhadap perubahan tersebut dan akhirnya mempengaruhi pola hidupnya. e. saat ini penyakit diabetes banyak dialami oleh masyarakat indonesia bukan hanya dialami oleh orang-orang yang sudah lanjut usia tetapi penyakit ini juga banyak dialami oleh orang-orang yang masih berusia muda. Kurang ada motivasi. 1979 dalam Munandar. jangan pernah menganggap remeh penyakit diabetes karena penyakit ini bisa membuat seseorang terkena stroke dan pastinya bisa menghilangkan nyawa seseorang. ketidaktergantungan secara ekonomi. f.Berkaitan dengan perubahan. penyakit diabetes adalah penyakit yang sering sekali membuat penderitanya menjadi .

Bagi orang yang tidak pernah melakukan olahraga sangat beresiko terkena penyakit diabetes. pastinya anda semua tidak ingin jika penyakit ini sampai terjadi kepada diri anda maka dari itu anda harus melakukan beberapa pencegahan untuk menghindari penyakit diabetes Orang yang menderita penyakit diabetes atau kencing manis sel didalam tubuhnya tidak bisa menyerap glukosa dengan baik sehingga akan mengakibatkan penumpukan didalam darah orang yang menderita penyakit diabetes juga mempunyai banyak pantangan dalam hal mengkomsumsi makanan.menderita akibat gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini. Penyebab Diabetes Pada Umumnya Beberapa Penyebab Diabetes Pada Umumnya Adalah :  Jarang Olahraga Salah satu penyebab diabetes pada umunya adalah orang-orang yang malam untuk melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga.  Pola Makan Yang Buruk . padahal dengan melakukan olahraga secara rutin dan teratur anda bisa mendapatkan kebugaran tubuh dan bisa mendapatkan tubuh yang ideal. karena penyebab diabetes pada umumnya disebabkan oleh faktor makanan jadi orang yang menderita penyakit tersebut juga harus menghindari makanan yang bisa membuat kadar gula darah menjadi tinggi.

dan bagi anda yang saat ini sudah mengalami penyakit diabetes anda tidak perlu putus asa karena penyakit ini masih bisa diatasi dengan cara-cara yang efektif. Bagi anda yang gemar dalam mengkomsumsi makanan yang berlemak tinggi anda harus berhati-hati karena makanan yang mengandung lemak tinggi selain bisa membuat tubuh seseorang menjadi gemuk makanan tersebut juga bisa membuat kadar gula darah didalam tubuh menjadi meningkat dan melebihi batas normalnya sehingga anda bisa terkena penyakit diabetes atau kencing manis. Penyakit diabetes sendiri dibedakan menjadi dua tipe.  Keturunan Faktor yang lainnya adalah keturunan.Makanan adalah penyebab diabetes pada umumnya dan makanan adalah sumber dari penyakit tersebut. . pemanis buatan sangat tidak baik untuk kesehatan tubuh manusia dan bisa membuat kadar gula darah menjadi tinggi.  Sering Mengkomsumsi Pemanis Buatan Mengkomsumsi makanan atau minuman yang banyak mengandung pemanis buatan merupakan penyebab yang paling sering terjadi. bagi orang tua yang mengalami penyakit diabetes bisa menurunkan pada anaknya. tipe pertama biasa dialami oleh para remaja untuk tipe pertama penderita diabetes tidak bisa memproduksi insulin didalam tubuhnya sehingga penderita harus disuntik insulin setiap harinya sedangakan untuk diabetes tipe kedua banyak dialami oleh orang-orang yang sudah lanjut usia atau lansia dan penderita diabetes tipe kedua ini biasanya jika mempunyai luka susah untuk sembuh dan biasanya lebih beresiko terkena serangan stroke. Sebelum saya menjelaskan tentang penyebab diabetes atau kencing manis saya akan memberitahu anda apa saja gejala yang sering dialami oleh penderita penyakit diabetes yang tentunya sangat menganggu dan tidak akan membuat seseorang menjadi nyaman untuk beraktivitas. Beberapa faktor penyebab diabetes pada umumnya memang sering dilakukan oleh banyak orang dengan melakukan pola hidup yang tidak sehat maka tingkat resiko terhadap penyakit ini akan lebih besar. Jadi jika orang tua anda menderita penyakit diabetes anda harus selalu waspada karena kemungkinan besar penyakit ini bisa menurun pada anda.

Hipotesis penelitian Ada hubungan antara peningkataan gula darah pada lansia . resistansi terhadap kerja insulin pada jaringan target. yang mengurangi kemampuan lansia untuk memetabolisme glukosa. resistansi dipercaya terjadi setelah insulin berikatan dengan reseptor tersebut. Hasil dari kombinasi proses ini adalah hiperglikemia. Kerangka konsep 8. yaitu resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. pelepasan insulin dari sel beta pankreas berkurang dan melambat. Normalnya insulin akan terikat dengan reseptor khusus pada permukaan sel. Pada lansia. Dengan demikian insulin menjadi tidak efektif untuk menstimulasi pengambilan glukosa. Resistensi insulin pada diabetes mellitus tipe 2 disertai dengan penurunan reaksi intrasel. Meskipun jumlah reseptor insulin sebenarnya sedikit menurun seiring pertambahan usia. yang memperlambat produksi glukosa di hati. sel-sel beta pulau Langerhans kurang sensitif terhadap kadar glukosa yang tinggi. Penyebab: Seiring pertambahan usia. sel-sel tubuh menjadi lebih resistant terhadap insulin. 7.6. konsentrasi glukosa yang mendadak dapat meningkatkan dan lebih memperpanjang hiperglikemia. Selain itu. Landasan teori Pada diabetes tipe 2 terdapat dua masalah utama yang berhubungan dengan insulin. terjadi suatu rangkaian reaksi dalam metabolisme glukosa di dalam sel. Penyebab utama hiperglikemia pada lansia adalah peningkatan resistansi insulin pada jaringan perifer. Sebagai akibat terikatnya insulin dengan reseptor tersebut. dan kegagalan glukoneogenesis hepatic. Selain itu. Diabetes tipe 2 pada lansia disebabkan oleh sekresi insulin yang tidak normal.