You are on page 1of 41

Laporan Kasus

:
Gastritis
Dokter Pembimbing:
dr Ika Rika Rohantika
Koas:
Ghisqy Arsy Mulki
STASE IKAKOM I
PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I
PROGRAM STUDI KEDOKTERAN
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
2015

IDENTITAS





A. Identitas Pasien
Nama
: Ny. puji
Jenis Kelamin : Perempuan
Usia
: 33 tahun
Alamat
: pangasinan 7/9
Tgl Masuk
: 01 desember 2015

STASE IKAKOM I
PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I
PROGRAM STUDI KEDOKTERAN
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA
2015

KELUHAN UTAMA
Nyeri perut, sejak 3 hari yang lalu.

STASE IKAKOM I
PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I
PROGRAM STUDI KEDOKTERAN
FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015

RIWAYAT
PENYAKIT
SEKARANG

.

BB TIDAK TURUN !! ! .

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU Riwayat pasca operasi disangkal. Jantung disangkal. Asma Bronkial. Riwayat sakit DM . Jantung disangkal. RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA Riwayat pasca operasi disangkal. Riwayat sakit DM . Hipertensi. Gagal Ginjal. Ginjal. PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 . Hipertensi. Asma STASE IKAKOMGagal I Bronkial.

Pasien menyangkal mengkonsumsi rokok (?). Obat (-). RIWAYAT PSIKOSOSIAL  Suka makan pedas  minum kopi tiap pagi & teh.RIWAYAT PENGOBATAN Os belum pernah menjalani pengobatan dalam jangka waktu yang lama. tidak minum-minuman bersoda (?). alcohol (?) dan menggunakan narkoba (?) STASE IKAKOM I PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN . RIWAYAT ALERGI Os menyangkal adanya alergi debu (-). alergi susu (-). Makanan (-). suhu (-).

PEMERIKSAAN FISIK KEADAAN UMUM Tampak sakit sedang KESADARAN Composmentis TANDA VITAL • • • • Suhu Nadi TD RR : : : : ? ? 130/70 mmHg ? STASE IKAKOM I PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 .

Sekret (-/-). Madarosis (-) Mata : Konjungtiva anemis (-/-). Septum Deviasi. Pernafasan Cuping Hidung (-/-) STASE IKAKOM I PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 . Sklera ikterik (-/-). Reflek cahaya (+/+). Pupil (isokor). Alopecia (-) Alis : Warna ( hitam ).5 kg • TB : 151 cm IMT= 43. Epitaksis (-/-).1 STATUS GENERALIS Kepala : Normocephal Rambut: Warna rambut ( hitam ). Cekung (-/-) Hidung : Normonasi.STATUS ANTROPOME TRI • BB : 98.

/. Serum/sekret (-/-).). Ronki (.STATUS GENERALIS Telinga : Normotia. Lidah Kotor (. Karies Gigi (. Tonsil = T1T1.). nyeri tekan (-/-) Perkusi : Sonor Pada Seluruh Lapang Paru Auskultasi : Pernafasan vesikuler ( +/+ ). Bibir Kering (.). Spider nevi (-) Palpasi Vokal Fremitus Simetris ( kanan=kiri ) normal.). Bagian Dada Yang Tertinggal Saat Inspirasi (. Stridor (-/-) STASE IKAKOM I PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 .)./.).). Retraksi Dinding Dada (.). Scar ().). Caput:medusa (-). Hiperemis (-/-) Mulut : Bibir Sianosis (.). Wheezing (. Dada : Inspeksi : Normochest (+). Stomatitis angulari (. Faring Hiperemis (-) Leher : Inspeksi : Pembesaran Kelenjar Tiroid (-) Palpasi : Pembesaran KGB (. dada Simetris ( kanan dan kiri ).

Gallop (.. Batas kiri jantung linea midclavikularis sinistra Auskultasi : Bunyi Jantung I & II Murni Reguler (+).) PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN Auskultasi : Bising Usus Normal 4 kuadran FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 . Abdomen : Ispeksi : Perut Tampak Membuncit (-).. Ascites (...) Kesan : Dalam batas normal.. STASE Ditensi Abdomen (.).). Luka IKAKOM I (. Mur-mur (-)..) Palpasi : Ictus Cordis Teraba (+ ) di ICS V linea midclavicula sinistra Perkusi : Batas kanan jantung linea sternalis dextra ... Jantung : Inspeksi : Ictus Cordis Terlihat (..NEXT.

Kifosis (.). Lordosis (  ).. Lien teraba (-).) Kesan: Dalam batas normal. Abdomen Undulasi (. Nyeri dan tekan Mc Burney ( . Puddle Sign (.) Perkusi : Timpani Pada Keempat Kuadran Test Ascites: Shiffting Dulness Dullness (.).)....NEXT.. Palpasi : Abdomen Supel. Pungung : Skoliosis (. Nyeri tekan/rebound sign (+) epigastrium. Hepar Teraba/hepatomegali (-)... Turgor elastis (+). Normal (+) STASE IKAKOM I PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 .).

. fimosis (-). Perianal rash (-) Genitalia : Dalam batas normal. Ekstremitas : Atas Bawah Akral hangat : +/+ +/+ RCT : < 2 detik < 2 detik Udem : -/-/Sianosis : -/-/Petekie : -/-/  Inguinal : Tidak ada pembesaran kelenjar KGB Anus dan Rektum : Dalam batas normal. Hipospadia (. Epispadia (-) STASE IKAKOM I PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 ..NEXT..... parafimosis (-)....).

RAMBU T HITAM MENAHAN SAKIT PUCA T Bibir kering dan pucat BB = obes 3 Status generalis yang saya dapatkan .

nafsu makan menjadi menurun sejak 2 hari yag lalu (+). Os merasa sejak perutnya sakit. namun Os mengeluh pusing pada kepala (+). nyeri lebih terasa di sebelah kiri. Os menyangkal adanya demam (-). STASE IKAKOM I PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 .RESUME Os datang ke puskesmas dengan keluhan Nyeri perut. namun tidak merasakan muntah(-). sulit menelan (-) dan BB menurun (-). nyeri seperti diremas-remas dan nyeri menjalar ke uluh hati. sejak 3 hari yang lalu. Os merasakan mual sejak 2 hari yang lalu (+).

.. STASE IKAKOM I PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 . Os mempunyai riwayat sakit maag sejak 1 tahun yang lalu (+)..... Os merasakan perutnya kembung (+) dan keluar keringat dingin dan merasa badannya lemas. Os menyangkal adanya nyeri pada bagian dada (-).RESUME NEXT. BAK ( Buang Air Kecil ) lancar.... Os menyangkal adanya pilek (-) dan batuk (-).

Ulkus Peptikum 2.GERD STASE IKAKOM I PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 .DIAGNOSA Diagnosis Banding: 1.Ulkus duodenal 4.Pangkreatitis Diagnosis Kerja : Gastritis 3.

VI ʃ 2 dd 1 a. VI ʃ 2 dd 1 a.c R/ Paracetamol tab 500mg NO.Obat yang tersedia di puskes Pataruman 1 R/ Metoclopramide tab 10mg NO. VI ʃ 2 dd 1 R/ Antasid DOEN tab 400 No. VI ʃ 2 dd 1 tab STASE IKAKOM I PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 .c tab R/ B 6 NO.

Aluminium hydroxide 250 mg •Sanbe (sanmag syr) .PLANNING TERAPI TABLET •Omeprazole 1 atau 2 x 1 20 mg •Lansoprazole 1 x 1 30 mg •Rebamipide 2 atau 3 x 1 100 mg SYRUP •Sucralfate syr = simeticon 50 mg. Magnesium hydroxide 250 mg.

Makan makanan yang lunak terlebih dahulu. asam. Makan sering tapi dalam jumlah yang sedikit.bersantan.PENATALAKSANAAN Non Medikamentosa : Istirahat Hindari makanan yang pedas. STASE IKAKOM I PUSKESMAS KECAMATAN PATARUMAN I PROGRAM STUDI KEDOKTERAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA 2015 .

Prognosis Quo ad Vitam : ad Bonam Quo ad Functionam : ad Bonam .

.

.

.

.

TINJAUAN PUSTAKA GASTRITIS Dikenal sebagai sakit maag. kafein. kronis. lada. obat analgetik. sylvia A price hal 422) KLASIFIKASI • Gastritis menurut jenisnya terbagi menjadi 2. Pylory). difus atau local (patofisiologi. alkohol.Gastritis kronik tipe B terdapat infeksi Helicobacter Pylori yang .Gastritis kronik tipe A jika mampu menghasilkan imun sendiri (Penurunan pada sekresi gastrik) . merokok. seperti bahan kimia : lisol. atau oleh bakteri Helicobacter pylory (H. adalah suatu keadaan peradangan atau perdarahan mukosa lambung yang dapat bersifat akut. steroid . mekanis iritasi bakterial. Bisa juga karena stress psikis dan pola makan tidak teratur (gastritis erosif) Gastritis Kronik : Inflamasi lambung yang lama dapat disebabkan oleh ulkus lambung. anti inflamasi terutama aspirin . dikelompokkan lagi dalam 2 tipe yaitu tipe A dan tipe B . yaitu (David Ovedorf 2002): Gastritis akut : biasanya disebabkan oleh faktor-faktor dari luar.

penularan melalui jalur oral atau akibat memakan makanan atau minuman yang terkontaminasi • Penggunaan terapi obat Analgesik dan AINS : aspirin.ETIOLOGI •  Infeksi bakteri : Bakteri H. ibuprofen dan naproxen dapat menyebabkan peradangan pada lambung dengan cara mengurangi prostaglandin yang melindungi dinding lambung • Penggunaan alkohol : Dapat mengiritasi dan mengikis mukosa dinding lambung dan membuat dinding lambung lebih rentan terhadap asam lambung walaupun pada kondisi normal . Pylori.

luka bakar atau infeksi berat dapat menyebabkan gastritis • Kelainan autoimmune : Autoimmune atrophic gastritis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat yang berada dalam dinding lambung (pada lansia) • Crohn’s disease : terkadang dapat menyebabkan peradangan pada dinding lambung .ETIOLOGI •  Stress : Stress Psikis menyebabkan Produksi asam lambung akan meningkat dan Stress fisik akibat pembedahan besar. luka trauma.

Jika sphincter tidak bekerja. maka empedu akan masuk ke dalam lambung dan mengakibatkan peradangan dan gastritis • Pola makan tidak teratur . otot sphincter akan mencegah empedu mengalir balik ke dalam lambung.ETIOLOGI • Radiasi and kemoterapi : Perawatan terhadap kanker seperti kemoterapi dan radiasi dapat mengakibatkan peradangan pada dinding lambung yang selanjutnya dapat berkembang menjadi gastritis dan peptic ulcer • Penyakit bile reflux : Dalam kondisi normal.

Sekresi Asam Lambung • Fase Sefalik : sekresi terjadi walaupun makanan belum masuk ke lambung (Pikiran) • Fase Gastrik : sekresi asam lambung beberapa jam setelah makanan masuk ke lambung dan selama makanan berada di dalam lambung • Fase Intestinal : proses sekresi yang terjadi ketika makanan mulai memasuki usus halus Kebiasaan makan teratur baik untuk sekresi asam lambung : Memudahkan lambung untuk mengenali waktu makan sehingga produksi lambung terkontrol .

Faktor  Pr edisposisi (kontribusi) -daerah geografis -jenis kelamin -faktor stress -herediter -merokok 2.FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI 3. Faktor Defensif (pertahanan ) -Sekresi mukus dan bikarbonat -difusi kembali ion hidrogen pada epitel -regenerasi epitel 1. Faktor Agresif -Asam lambung/pep sin -NSAID -H.pylori .

Sekresi HCL meningka t Iritasi dinding lambung Peradanga n (Gastritis ) Merangsan g impuls nyeri Nyeri di Epigastriu m Gejala Mualmuntah merangsang pengeluaran vasoaktif Permeabilitas pembuluh darah meningkat Gastropat i Merangsang reseptor reflux muntah dibawa hipotalamus .

GEJALA KLINIS DIAGNOSIS Sindrom dispepsia: • Nyeri epigastrium • Mual • Muntah • Kembung • Anoreksia • Keringat dingin • Bisa ditemukan Perdarahan saluran cerna : hematemesis dan melena (bila terjadi komplikasi) • Gejala Anemia • Tes Darah samar Mengetahui anemia akibat perdarahan lambung • Barium meal Adanya kebocoran lambung • Endoskopi melihat lebih jelas adanya kebocoran lambung an untuk pengambilan sampel biopsy .

Antasida : menetralisir asam lambung dan dapat menghilangkan rasa sakit . Contoh : omeprazol. dll .Penatalaksanaan Gastritis akut • Hindari makanan yang mengandung asam.H2 reseptor antagonis: dapat mengurangi sekresi asam dengan cara memblok reseptor histamin dalam sel-sel parietal lambung. Contoh : cimetidin.Proton pump inhibitor:  mengontrol sekresi asam lambung . ranitidin.pedas • Pengaturan pola makan • Medikamentosa : . lansoprazol .

• Misoprostol : analog prostaglandin yang menstimulasi mekanisme proteksi pada mukosa lambung dan menurunkan sekresi asam .Penatalaksanaan • Cytoprotective Agent : Sucraflate dan misoprostol Tertutama jika menggunakan terapi Obat-obat OAINS jangka panjang.

400. 300. 300 mg Sirup : 40 mg/5 mL Tablet : 20. Ranitidin 4-10 mg/kgBB/hari 800 mg Sirup : 75 mg/5 mL Famotidin Dibagi 2 atau 3x/hari 1-2 mg/kgBB/hari Tablet : 75. 40 mg Nizatidin 2x per hari 10 mg/kgBB/hari 2 x per hari .PENGOBATA DOSIS DOSIS PEMBERIAN N Cimetidin H2R Antagonists 20-40 mg/kgBB/hari Sirup : 30 mg/mL Dibagi 2 atau 4x/hari Tablet : 200. 150.

PENGOBATAN DOSIS DOSIS PEMBERIAN Proton Pump Inhibitors Omeprazole 1.000 mg/5 mL Tablet : 1. 40 mg < 20 kg : 10 mg/hari > 20 kg : 20 mg/hari Bisa digunakan untuk anak > 2 tahun Lansoprazole 0. 30 mg < 30 kg : 15 mg/hari Puyer : 15.3 mg/kgBB/hari Kapsul : 10. 30 mg > 30 kg : 30 mg/hari Solu-tab : 15. 30 mg Bisa digunakan untuk anak > 1 tahun Cytoprotective Agents Sucralfate 40-80 mg/kgBB/hari Suspensi : 1.8-4 mg/kgBB/hari Kapsul : 15. 20.000 mg .0-3.

Meningkatkan resiko kanker lambung.KOMPLIKASI • Gastritis akut : perdarahan saluran cerna bagian atas (SCBA) berupa hematemesis dan melena. terutama jika terjadi penipisan mukosa secara terus menerus dan perubahan pada sel-sel di dinding lambung . dapat berakhir sebagai syock hemoragik • Gastritis Kronik: . akibat kurang pencerapan menyebabkan anemia pernesiosa. penyerapan zat besi terganggu .Gangguan penyerapan vitamin B 12.Ulkus peptik dan pendarahan lambung .

makanan mengandung lada dan asam • Hindarkan stress pada anak : beri dukungan moral jika anak akan ujian sekolah .PENCEGAH AN • Mengubah pola makan anak: makan teratur 3xsehari. hindari diet • Selalu menyediakan obat antasida di tas sekolah anak jika gastritis sering kambuh • Hindari bahan iritan yang dapat memicu kambuhnya gastritis. makan sedikit tapi frekuensi sering.

Prognosis • Prognosis dan Komplikasi – Dengan penanggulangan yang tepat dan cepat. . prognosisnya baik dan tidak menyebabkan kematian.