You are on page 1of 14

TUGAS SANITASI PEMUKIMAN

“ Perencanaan Pengawasan Rumah Sehat ”

Dosen Pembimbing
Umi Rahayu, S.KM., M.Kes

Oleh :
1. Lintang Hartika Romadhoni
2. Ma’rifatun Ni’mah
3. Ma’rifatur Rohmah

( P27833113064 )
( P27833113080 )
( P27833113081 )

Semester V / Kelas B
Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Program Studi DIII Kesehatan Lingkungan Surabaya
Tahun 2015

MATERI

: PERENCANAAN PENGAWASAN

Sampel RT 2 : 60 135 X 57 = 25 rumah 2. Provinsi Jawa Timur. Pemetaan Lokasi  Letak Wilayah Secara Geografis Kelurahan Gunung Sekar Kecamatan Sampang terletak dikota Sampang. Kondisi geografis Kelurahan Gunung Sekar merupakan dataran rendah dengan ketinggian permukaan air laut ± 2.1. Umumnya suhu udara rata-rata adalah . Menentukan jumlah rumah/sampel yang akan dilakukan penilaian  Populasi penelitihan ini adalah jumlah seluruh rumah RW 10 diwilayah  kelurahan gunung sekar kota sampang yang berjumlah 135 rumah Sampel penelitian ini adalah rumah yang terkena sampling yang di ambil secara sistematika random sampling. Cara yang digunakan untuk menentukan besarnya sampel adalah sebagai berikut Besar sampel n = = = : : N 1 x N ( d) 2 135 1+135 ( 0.1) 135 1+1. Sampel RT 1 : 75 135 X 57 = 32 rumah b.35 = 57 rumah  Menentukan besar sampel rumah ditiap RT secara proporsional : jumlah rumah tiap RT Populasi = jumlah Rumah tiap RW X n a.1 ) 2 Ket : n = besar sampel N = besar populasi d = tingkat kepercayaan yang dipakai (0.6 m.

32oC.495 hektar.   Batas-batas Wilayah Kelurahan Gunung Sekar Utara : Desa Pasean Selatan : Kecamatan Karang dalem Barat : Tanggumung Timur : Kecamatan Dalpenang Kelurahan Gunung Sekar berjarak 1 km dari kota dan jarak dari kecamatan sejauh 2 km. Batas-batas wilayah RW 10 Kelurahan Gunung Sekar Utara : jalan Wahid Hasyim Selatan : jalan Cendrawasih Barat : jalan kakak tua Timur : jalan Garuda atau jalan raya Teuku Umar 3. Luas kelurahan Gunung Sekar seluas 411. Menyiapkan form penilaian Rumah Sehat KARTU RUMAH SEHAT . yang terbagi menjadi 10 RW dan 44 RT.

NAMA KK : KELURAHAN / DESA : JUMLAH JIWA : KECAMATAN : ALAMAT : KOTA : RT / RW : PROPINSI : .

memenuhi syarat seperti berikut :  Tidak pecah  Tidak berdebu  Berfungsi dengan baik (dapat ditutup dan dibuka)  Menghadap ke arah datangnya 2 angin  Suhu udara 180-300C  Kelembaban udara 40% -70% b. Tidak ada 2.I. Jendela Nilai Scor Obse e rvasi a. Ada. tidak memenuhi syarat seperti berikut :  Tidak pecah  Tidak berdebu  Berfungsi dengan baik (dapat ditutup dan dibuka) 1  Menghadap ke arah datangnya angin  Suhu udara 180-300C  Kelembaban udara 40% -70% c. Ventilasi HASIL PENILAIAN (Nilai x Bobot) 0 . KEADAAN RUMAH Bobot = 31 Nilai 1. Ada.

Ada.a. Ada. Tidak ada 0 3. Pencahayaan a. memenuhi syarat seperti berikut : Menerangi seluruh sudut ruangan Tidak menyilaukan Intensitas pencahayaan 60 lux b. tidak berikut : memenuhi syarat 2 sebagai 1 . Ada. tidak memenuhi syarat seperti berikut :  Lubang ventilasi insidentil (dapat dibuka dan ditutup)  Terdapat lubang ventilasi tetap  Cross ventilation (letak jendela satu dengan yang lain berhadapan)  Lubang ventilasi berhubungan 1 dengan udara luar  Terdapat tambahan ventilasi buatan  Luas ventilasi min 10% dari luas lantai c. Memenuhi syarat seperti berikut :  Lubang ventilasi insidentil (dapat dibuka dan ditutup)  Terdapat lubang ventilasi tetap  Cross ventilation (letak jendela satu 2 dengan yang lain berhadapan)  Lubang ventilasi berhubungan dengan udara luar  Terdapat tambahan ventilasi buatan  Luas ventilasi min 10% dari luas lantai b.    Ada.

 Menerangi seluruh sudut ruangan  Tidak menyilaukan  Intensitas pencahayaan 60 lux c. tidak berikut : 1 memenuhi syarat c. Ada. Tidak ada 0 4. Tidak padat penghuni a. Terpisah / tidak ada kandang 3 b. Lubang asap dapur a. Tidak terpisah 0 7. Tidak ada seperti 0 5. Kandang terpisah dengan rumah a. Padat penghuni 1 c. Ada. Konstruksi rumah . Tidak padat penghuni 2 b. Tidak ada 0 6. memenuhi syarat seperti berikut : 2 b.

Ada. Sarana air bersih (SAB) a.a. tidak memenuhi syarat seperti berikut :  Sumur tidak tercemar oleh air dari WC 2 atau air limbah  Air sumur yang dikosumsi hendaknya dimasak terlebih dahulu  Sistem perpipaan terjaga (tidak bocor) c. memenuhi syarat seperti berikut : 4  Tiap rumah memiliki jamban sendirisendiri  Jamban selalu bersih dan tidak berbau . Tidak permanen 0 II. Permanen 4 b. Ada. Semi permanen 2 c. memenuhi syarat seperti berikut :  Sumur tidak tercemar oleh air dari WC atau air limbah 4  Air sumur yang dikosumsi hendaknya dimasak terlebih dahulu  Sistem perpipaan terjaga (tidak bocor) b. Ada. SARANA SANITASI Bobot = 25 8. Jamban a. Tidak ada 0 9.

kamar mandi dan tempat cuci) dialirkan ke parit  Saluran air limbah harus tetap mengalir 4 atau menyerap dalam tanah  Saluran air limbah dapat di salurkan ke dalam sumur peresapan tapi tidak boleh sampai menggenang dan membusuk b. kamar mandi dan tempat cuci) dialirkan ke parit  Saluran air limbah harus tetap mengalir 2 atau menyerap dalam tanah  Saluran air limbah dapat di salurkan ke dalam sumur peresapan tapi tidak boleh sampai menggenang dan membusuk c. Ada. tidak memenuhi syarat seperti berikut :  Air limbah (dari dapur. Ada. Tempat sampah 0 . 0 Sarana pembuangan Air Limbah (SPAL) a. Jarak jamban dari sumber air cukup jauh b. memenuhi syarat seperti berikut :  Air limbah (dari dapur. Ada. Tidak ada 11. tidak memenuhi syarat seperti berikut :  Tiap rumah memiliki jamban sendiri2 sendiri  Jamban selalu bersih dan tidak berbau  Jarak jamban dari sumber air cukup jauh c. Tidak ada 10.

a. kolong atau sungai 4  Tidak membuang sampah di tempat terbuka lebih dari 24 jam  Sampah sukar busuk (kaleng.  Pembuangan sampah harus dibedakan menurut jenisnya ( sampah basah. dll) harus ditaruh pada tempat khusus atau di pendam dalam tanah b. kaca. Bebas jentik 2 . Ada tidak memenuhi syarat seperti berikut :  Pembuangan sampah harus dibedakan menurut jenisnya ( sampah basah. dan sukar busuk)  Tidak membuang sampah ke parit. kolong 2 atau sungai  Tidak membuang sampah di tempat terbuka lebih dari 24 jam  Sampah sukar busuk (kaleng. kering. kering. Bebas jentik a. Ada. Tidak ada 0 III. dan sukar busuk)  Tidak membuang sampah ke parit. paku. dll) harus ditaruh pada tempat khusus atau di pendam dalam tanah c. PERILAKU PENGHUNI Bobot = 44 12. kaca. paku. memenuhi syarat seperti berikut .

Membuang tinja bayi dan balita ke jamban a. Setiap hari 1 b. Tidak dimanfaatkan 0 16. Bebas tikus 2 b. Memanfaatkan pekarangan a. Ada jentik 13. dll 0 17.b. Ada tikus 0 14. kebun. Kadang-kadang 0 15. Membuang sampah sampah a. Dimanfaatkan 1 b. Membersihkan rumah dan halaman a. Ke jamban 2 b. Ke tempat sampah pada tempat 2 . 0 Bebas tikus a. Ke sungai.

Ke sungai.068 – 1200)  RUMAH TIDAK SEHAT : ( <1.b. kebun. dll 0 TOTAL HASIL PENILAIAN KEADAAN RUMAH NAMA PEMERIKSA TANGGAL PEMERIKSAAN KETERANGAN :  RUMAH SEHAT : (1.068) Komponen penilaian bedasarkan keputusan Mentri Kesehatan RI Nomor 829/MENKES/SK/VII/1999) .

Dengan jumlah rumah RT 1 sejumlah 32 rumah. diketahui jumlah rumah yang ventilasinya memenuhi syarat sebanyak 1 rumah ( 1. Data Rumah atau pemukiman Rumah atau pemukiman yang dilakukan penilaian terletak di Kota Sampang. Menurut Kepmenkes No. Kelurahan Gunung Sekar RW 10.6 % ). dan RT 2 sejumlah 25 rumah.75 % ). dan rumah yang tidak . RT 1 dan 2.1 % ). 2. dan rumah yang tidak memenuhi syarat sebanyak 30 rumah ( 52. Keadaan rumah berdasarkan kepadatan penghuni kamar Dari hasil survey.25 % ).  yaitu luas ventilasi tidak 10 % dari luas lantai. terdapat 30 rumah yang tidak memenuhi syarat karena setiap kamar penghuninya diisi > 2 orang tiap 1 kamar. diketahui bahwa jumlah rumah yang kepadatan penghuni kamarnya memenuhi syarat sebanyak 27 rumah ( 47. luas ruangan tempat tidur minimal 8 m2 dan tidak dianjurkan digunakan lebih dari 2 orang yang tidur dikamar. dan rumah yang tidak memenuhi syarat sebanyak 56 rumah ( 98. Data Fasilitas Sanitasi  Keadaan rumah berdasarkan ventilasi Dari hasil survey.829/MENKES/SK/VI/1999 tentang persyaratan kesehatan perumahan. Berdasarkan hasil survey.  Keadaan rumah berdasarkan lantai Dari hasil survey diketahui bahwa jumlah rumah yang lantainya memenuhi syarat sebanyak 16 rumah ( 28. Hal ini dikarenakan sebagian besar rumah warga kondisi ventilasi yang tidak memenuhi syarat.KASUS : DATA MASING-MASING WILAYAH KERJA 1.4 % ).

Hal ini dikarenakan. dan rumah yang tidak memenuhi syarat sebanyak 2 rumah ( 96.5 % ).1 % ). dan rumah yang tidak memenuhi syarat sebanyak 51 rumah ( 89. banyak warga yang jarang membuka jendela atau pintu. jendela juga jarang  dibuka. 3. Keadaan rumah berdasarkan lubang asap dapur Dari hasil survey. diketahui bahwa jumlah rumah yang pencahayaannya memenuhi syarat sebanyak 6 rumah ( 10.75 % ). didapatkan rumah yang penghuninya pernah menderita penyakit ISPA dengan gejala batuk. Hal ini dikarenakan jendelanya terlihat kotor dan berdebu. tidak nafas cepat 60x permenit sebanyak 41 rumah ( 71. Data Kondisi Kesehatan Masyarakat Dari survey yang dilakukan pada 57 rumah. Keadaan rumah berdasarkan pencahayaan Dari hasil survey. Hal ini dikarenakan  luas lubang asap dapur dan letak lubang asap dapur kurang baik. diketahui bahwa jumlah rumah yang jendelanya memenuhi syarat sebanyak 1 rumah ( 1.9 % ).9 % ). dan terlihat lembab. Hal ini dikarenakan terdapat retak pada lantai.5 % ). tidak rata. diketahui bahwa jumlah rumah yang lubang asap dapurnya memenuhi syarat sebanyak 2 rumah ( 3.25 % ).memenuhi syarat sebanyak 41 rumah ( 71.5 % ). Selain itu. . dan jumlah rumah yang penghuni rumahnya tidak menderita penyakit ISPA sebanyak 16 rumah ( 28.  Kondisi rumah berdasarkan jendela Dari hasil survey. dan rumah yang tidak memenuhi syarat sebanyak 56 rumah ( 98. pilek.5 % ).