You are on page 1of 17

FLUID IMBALANCE

DISUSUN OLEH :

Mohammad Ali Hamid
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH
JEMBER

SEBAGAI PELARUT . SEBAGAI PEREAKSI 2. SEBAGAI ALAT PENGANGKUT 6.METABOLISME AIR ■ BERPERAN ■ JUMLAH PENTING BAGI KEHIDUPAN TOTAL AIR TUBUH : 50 – 70 % BB ■ PERANAN AIR : 1. SUMBER “ HIDROGEN BOND “ 5. SEBAGAI DONOR PROTON ( H+ )  pH CAIRAN TUBUH 4. SEBAGAI MEDIA SEMUA REAKSI DALAM TUBUH 3.

■ JUMLAH AIR DALAM TUBUH : 1. BERUPA GETAH dari KELENJAR-KELENJAR : 1 % INTRA SEL = ICF 28 L ( 66 % ) EKSTRA SEL = ECF INTERSTITIEL PLASMA 10. EXTRACELLULAR FLUID ( ECF ) : 33 % 3.5 L ( 25 % ) ( 8% ) TOTAL = 42 L ( 60 % BB ) PADA KEADAAN NORMAL. . CAIRAN DISETIAP KOMPARTEMEN DALAM KEADAAN ISOTONIS. INTRACELLULAR FLUID ( ICF ) : 66 % 2.5 L 3. KECUALI DI GINJAL dan JARINGAN SARAF.

750 1.  PERTAHANKAN KESEIMBANGAN ASAM BASA .000 TOTAL 2.INTAKE & OUT PUT AIR RATA-RATA HARIAN : INTAKE AIR SUMBER OUT PUT AIR OBLIGAT FAKUL TATIF MINUM PREFORMED OKSIDA TIF 650 750 1.000 - SUB TOTAL 1.750 - SUMBER OBLIGAT FAKUL TATIF URINE KULIT PARU FESES 700 500 400 150 1.750 1.000 TOTAL 2.750 - SUSUNAN ELEKTROLIT DALAM CAIRAN TUBUH :  PERGERAKAN DISTRIBUSI CAIRAN.000 - 350 - SUB TOTAL 1.

PUSAT HAUS 2. HORMON VASOPRESIN ( ADH ) 3.Cl. HPO4= . KESEIMBANGAN CAIRAN TUBUH DIKENDALIKAN OLEH : 1. K + . TETAPI KADAR PROTEIN > KECIL dan Cl > BESAR DARI PLASMA.Na+   KATION UTAMA .PROTEIN   3 – 4 X DARI PADA PLASMA ♣ SUSUNAN CAIRAN EKSTRA SEL : 1.SEPERTI CAIRAN PLASMA. Mg++ . SUSUNAN CAIRAN INTERSTITIEL : .♣ SUSUNAN CAIRAN INTRA SEL : .HCO3=. GINJAL . SO4= 2.FOSFAT ( HPO3= )  ANION UTAMA INTRA SEL .PLASMA : .KATION UTAMA : K+  PERTAHANKAN VOLUME AIR SEL .  ANION UTAMA .Ca++.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DISTRIBUSI AIR TUBUH : JUMLAH AIR TUBUH TETAP. dsb. UREA. ) 2. BAHAN-BAHAN PADAT DALAM CAIRAN TUBUH DIBAGI TIGA GOLONGAN : 1. TETAPI DISTRIBUSINYA YANG BER – UBAH UBAH  OLEH KARENA TEKANAN OSMOSE. ( GLUKOSA. ELEKTROLIT  Na dan K . SENYAWA ORGANIK DENGAN UKURAN MOLEKUL BESAR ( PROTEIN ) 3. SENYAWA ORGANIK DENGAN UKURAN MOLEKUL KECIL. ASAM AMINO.

PADA SUHU DINGIN KERINGAT <<  GINJAL : ABSORPSI AIR URINE  PADA SUHU UDARA PANAS : KERINGAT >>   PENGUAPAN  SUHU KEHILANGAN AIR dan NaCl >> VOLUME DARAH TURUN MERANGSANG PUSAT HAUS DI HIPOTHALAMUS MINUM BANYAK .

K.HIPOTHALAMUS . .SALURAN PENCERNAAN □ PRINSIP PENGENDALIAN KESEIMBANGAN AIR & MINERAL : -.GINJAL . Cl dan H □ ORGAN YANG TERLIBAT : . BILA KELEBIHAN AIR   GINJAL MENGURANGI / MENURUNKAN REABSORPSI AIR   KELUAR BERSAMA DENGAN URINE.KESEIMBANGAN AIR dan MINERAL ( ELEKTROLIT ) : □ MINERAL : Na. BILA TUBUH KEKURANGAN AIR  GINJAL AKAN MENINGKATKAN REABSORPSI AIR & MEMACU PUSAT HAUS DI HIPOTALAMUS. -.

■ DI ILEUM : ABSORPSI Na+ DIIKUTI H+ KELUAR. Cl.DIIKUTI HCO3. MINERAL & BAHAN MAKANAN OLEH MUKOSA USUS  VILLI / JONJOT-JONJOT.PERANAN SALURAN PENCERNAAN : ■ ABSORPSI AIR.KELUAR ABSORPSI NaCl DIIKUTI DENGAN SEKRESI H2CO3 H2CO3 H2O + CO2 SEGERA BERDIFUSI KE DALAM SEL KEMBALI .

■ DI COLON : ABSORPSI Na+ dan Cl. AIR dan ELEKTROLIT TERSERAP DI JEJUNUM -. ■ HASIL ABSORPSI : -.DIPAKAI UNTUK MENETRALISIR ASAM ORGANIK YANG DIPRODUKSI OLEH BAKTERI USUS. 5 %   SISA AIR KELUAR   FESES . HCO3. 10 – 15 % DI COLON -. 20 – 30 % DI ILEUM -.DIIKUTI DENGAN HCO3-. 50 % BAHAN MAKANAN.

PENIMBUNAN AIR DI ECF / INTERSTITIEL :  OEDEM II.GANGGUAN KESEIMBANGAN AIR DALAM TUBUH : I. DALAM KOMPOSISI AIR ANTAR KOMPARTEMEN : II.a. KELAINAN FUNGSI GINJAL :  ANURIA 2. KELEBIHAN AIR  OVER HIDRASI I.2.I. KELINAN HORMONAL : ☻ HIPERALDOSTERONISME ☻ KELEBIHAN KORTIKOSTEROID . DALAM JUMLAH / VOLUME : I. KEKURANGAN AIR  DEHIDRASI II.b. KEKURANGAN DEHIDRASI INTRASEL DEHIDRASI EKSTRASEL PENYEBAB KELEBIHAN AIR : 1.

PEMASUKAN AIR TERLALU SEDIKIT : -.KEKURANGAN CAIRAN: PENYEBAB : :PENGELUARAN AIR BERLEBIHAN. MUNTAH-MUNTAH -. 1 -. DIARE -. KELUAR KERINGAT >>. 2. . PENDERITA DALAM KOMA YANG TAK DIINFUS KEKURANGAN AIR BIASANYA DISERTAI DENGAN PENURUNAN MINERAL ( Na & Cl ).

ASAM AMINO & ASAM NUKLEAT KESADARAN MENURUN atau HILANG DEHIDRASI BERAT DENATURASI PROTEIN KERUSAKAN SEL-SEL MATI .OH H OH DEHIDRASI PERUBAHAN IKATAN HIDROGEN PERUBAHAN KONFORMASI PROTEIN.KEKURANGAN AIR H .

Na+ EKSTRASEL << AIR MASUK INTRASEL HIPOTONIS EKSTRASEL OEDEM INTRASEL VOLUME EKSTRASEL << -. VOLUME DARAH ↓. Ex : . KEHILANGAN / PEMBATASAN AIR. KEHILANGAN AIR MELEBIHI KEHILANGAN ELEKTROLIT EKSTRASEL > PEKAT dan HIPERTONIS DEHIDRASI INTRA SEL GEJALA : .DEHIDRASI : ( KEKURANGAN AIR + ELEKTROLIT ) 1. PEMBERIAN AIR >> TANPA ADA / SEDIKIT ELEKTROLIT. MUNTAH . KEKURANGAN ELEKTROLIT.SANGAT HAUS.GAGAL GINJAL . MUAL-MUAL. TENSI ↓. -.URINE > PEKAT dan VOLUME BERKURANG TERAPI : PEMBERIAN AIR PERORAL/PARENTERAL 2. ALIRAN DARAH ↓ .BADAN RASA PANAS dan KERING .

GANGGUAN GASTRO INTESTINAL : KEKURANGAN CAIRAN + ELEKTROLIT. GANGGUAN GASTROINTESTINAL BAGIAN BAWAH : -. OBSTRUKSI USUS. UREMIA -. PENYEDOTAN LAMBUNG YANG TERUS-TERUSAN KEHILANGAN Cl >> Na -.TERAPI : NaCl DAN Na LAKTAT 2:1 PARENTERAL DEHIDRASI JUGA BISA KARENA : -. -. TERAPI NaCl PARENTERAL -. LUKA BAKAR . STENOSIS PYLORUS -. MUNTAH-MUNTAH >> -. DIARE >> KEHILANGAN CAIRAN + Na+ + HCO3= -. GANGGUAN GASTROINTESTINAL BAGIAN ATAS : -. DM -.

REHIDRASI : DIARE RINGAN - SEDANG : USAHA TUBUH :  PENGENDALIAN AIR dan ELEKTROLIT * GINJAL : MENAHAN KELUARNYA AIR & ELEKTROLIT * MERANGSANG PUSAT HAUS * CADANGAN ENERGI DIARE BERAT : * USAHA TUBUH : ( . PER INFUS .MAKANAN YANG SESUAI .) / GAGAL * PENGOBATAN : .MENGGANTI CAIRAN & ELEKTROLIT YANG HILANG . PER ORAL .

TERIMA KASIH & SELAMAT BELAJAR .