You are on page 1of 6

Perhitungan Laporan Keuangan

Analisis perhitungan laporan keuangan (Projected financial statement analysis) adalah
teknik utama dalam implementasi strategi karena memungkinkan organisasi untuk memeriksa hasil
yang diharapkan dari berbagai tindakan dan pendekatan. Tipe analisis ini dapat digunakan untuk
memperkirakan dampak dari berbagai keputusan implementasi (misalnya, untuk meningkatkan
pengeluaran promosi sebesar 50 persen untuk mendukung strategi pengembangan pasar,
meningkatkan gaji sebesar 25 persen untuk mendukung strategi penetrasi pasar, meningkatkan
pengeluaran litbang sebesar 70 persen untuk mendukung pengembangan produk, atau menjual
saham senilai $1 juta untuk mendapatkan modal bagi strategi diversikasi). Hampir semua institusi
keuangan membutuhkan setidaknya perhitungan laporan keuangan selama tiga tahun dari sebuah
bisnis yang mencari modal.
Terdapat 6 tahap dalam membuat analisis perhitungan keuangan:
1. Siapkan perhitungan laporan keuangan sebelum neraca. Awalilah, dengan perkirakan penjualan
seakurat mungkin. Berhatilah-hatilah untuk tidak memaksakan data masa lalu menjadi acuan
bagi perkiraan masa depan kecuali perusahaan mengambil tindakan yang serupa.
2. Gunakan metode persentase penjualan (Percentage of Sales) untuk memperhitungkan harga
pokok penjualan (Cost of Good Sold-CGS) dan akun-akun pengeluaran di laporan keuangan.
3. Hitunglah perhitungan laba bersih (Net Income-NI).
4. Kurangi laba bersih dengan dividen (Dividend) yang harus dibayar untuk tahun tersebut. Sisa
laba ini disebut laba ditahan (Retained Earnings-RE). Pindahkan jumlah laba ditahan untuk
tahun ini (Net Income-Dividend= Retained Earnings) ke neraca dengan cara menambahkannya
pada laba ditahan tahun sebelumnya yang ada di neraca.
5. Perhitungkan pos-pos di neraca, dimulai dengan laba ditahan dan kemudian memperkirakan
modal pemegang saham, utang jangka panjang, utang jangka pendek, total utang, total aktiva,
aktiva tetap, dan aktiva lancar (dengan urutan seperti itu). Gunakan akun kas sebagai figur
central dimana kas dipakai untuk menunjukan nilai dari aset ditambah kewajiban. Kemudian
lakukanlah penyesuian yang diperlukan. Misalnya, jika kas yang dibutuhkan di neraca terlalu
kecil (atau terlalu besar), lakukanlah perubahan yang diperlukan degan meminjam lebih besar
(lebih sedikit) dari jumlah yang direncanakan.
6. Tuliskan komentar (catatan) pada perhitungan laporan. Setiap kali terjadi perubahan yang
signifikan dari suatu tahun tertentu ke tahun yang diperhitungkan, berikan penjelasan (catatan)
yang perlu diberikan. Catatan merupakan hal yang penting karena jika hal tersebut tidak ada
maka perhitungan ini akan tidak berarti apa-apa.
Anggaran Keuangan

Anggaran keuangan (financial budget) adalah dokumen yang memperlihatkan secara detail bagaimana dana bisa diperoleh dan dibelanjakan untuk suatu periode waktu tertentu. anggaran penjualan. meskipun periode waktu dari suatu anggaran bisa bervariasi dari satu hari sampai dengan sepuluh tahun. Untuk meminimalkan dampak dari hal tersebut. Anggaran keuangan memiliki beberapa keterbatasan. Pertama. Ketika sebiah organisasi mengalami kesulitan keuangan. Ketiga. dan diversifikasi biasanya diterapkan dengan mengambil alih perusahaan lain. program yang telah dianggarkan dapat menjadi begitu detail sehingga menjadi sulit dan terlalu mahal. anggaran modal. perlu ditetapkan nilai financial atau nilai uang dari suatu bisnis agar bisa menerapkan strategi dengan tetap. Anggaran tahunan merupakan bentuk yang sering dipakai. Ribuan transaksi terjadi setiap tahunnya di AS. mungkin bisa mengakibatkan terjualnya satu divisi dalam organisasi atau perusahaan itu sendiri. anggaran variabel. Secara mendasar. dan anggaran tetap. anggaran operasi. ketidaksukaan. Anggaran dapat menyembunyikan ketidakefisienan apabila didasarkan pada preseden daripada evaluasi periodik dari suatu kondisi dan standar tertentu Terakhir. Anggaran adalah alat dan bukannya tujuan itu sendiri. . Anggaran keuangan bisa menjadi substitusi bagi tujuan. anggaran pengeluaran. dimana bisnis dibeli dan dijual. anggaran keuangan adalah metode untuk menentukan secara spesifik apa yang harus dilakukan untuk menerapkan strategi dengan sukses. anggaran laba. Kedua. anggaran pabrik. intensif. manajer harus meningkatkan partisipasi dari para bawahan dalam menyiapkan anggaran. Anggaran terkadang digunakan sebagai instrumen bagi tirani yang mengakibatkan frustasi. anggaran menjadi sangat penting dalam memantau implementasi strategi. anggaran fleksibel. anggaran divisi. Terdapat banyak sekali jenis anggaran sebanyak jumlah jenis organisasi yang ada. Strategi lainnya. Anggaran keuangan dapat dilihat sebagai perencanaan alokasi dari sumber daya perusahaan bedasarkan perkiraaan masa depan. Pada kasus-kasus tersebut. Mengevaluasi nilai dari suatu bisnis Mengevaluasi nilai dari suatu bisnis (worth of a business) adalah hal yang penting bagi implementasi strategi karena strategi yang integratif. ketidakhadiran. Beberapa bentuk yang sering dipakai adalah anggaran kas. Anggaran keuangan seharusnya tidak dilihat sebagai alat untuk membatasi pengeluaran namun lebih dilihat sebagai metode untuk mendapatkan cara penggunaan sumber daya organisasi yang paling produktif dan memberikan keuntungan optimal. dan perputaran karyawan yang tinggi. Anggaran yang terlalu tinggi (overbudgetting) atau anggaran yang terlalu rendah (underbudgetting) dapat menyebabkan masalah. seperti pengunduran diri atau divestasi.

itu akan dimasukkan ke dalam neraca. Pendekatan kedua disebut metode rasio harga terhadap laba (price-earnings ratio method). ingatlah bahwa perusahaan secara normal berusaha menekan keuntungan di laporan keuangan guna meminimalkan pajak. Di samping itu. mungkin sebagai “aktiva yang tak terwujud”. Pendekatan ketiga disebut metode saham yang beredar (outstanding shares method). Jika perusahaan memiliki Goodwill. tambahkan atau kurangkan sejumlah Goodwill (secara proporsional) dan aktiva yang dinilai terlalu tinggi (overvalue) atau terlalu rendah (undervalue). Pendekatan pertama dalam mengevaluasi nilai suatu bisnis adalah dengan menentukan nilai bersih atau ekuitas pemegang saham. tambahan modal disetor. Nilai bersih menunjukkan jumlah dari saham biasa. Ketika menggunakan pendekatan ini. peminjaman yang sesuai. perlu didasari bahwa penilaian ini bukan ilmu pasti. Namun. Rata-rata laba selama lima tahun dapat juga diperoleh. atau apa yang diberikan perusahaan ke pasar. Pertama. metode penghitungan yang berbeda akan menghasilkan nilai total yang berbeda dari suatu perusahaan. Jumlah total dari perhitungan ini memberikan perkiraan yang rasional dari nilai uang suatu bisnis.Berbagai metode untuk menentukan nilai bisnis dapat dikelompokkan kedalam tiga pendekatan utama: apa yang dimiliki perusahaan. atau paten yang bagus– yang mungkin tidak menunjukkan laporan keuangan perusahaan. dan laba ditahan. Setelah menghitung nilai bersih. Untuk menggunakan metode ini. membiarkan pasar menentukan nilai bisnis. tuntutan hukum yang tertunda. Pendekatan ketiga. Pendekatan kedua untuk mengukur nilai suatu perusahaan muncul dari keyakinan bahwa nilai dari bisnis apapun harus didasarkan pada manfaat masa depan yang bisa diperoleh pemiliknya berupa laba bersih. Untuk menggunakan metode ini. namun pemahaman umum dan intuisi juga terlibat dalam proses ini. dan tidak metode terbaik bagi kondisi ini. Mengevaluasi nilai dari suatu bisnis benar-benar membutuhkan kemampuan baik kualitatif maupun kuantitatif. Masalah potensial yang mungkin muncul adalah terkadang perusahaan yang bisa dijadikan perbandingan sulit ditemukan. Premium adalah jumlah dolar . di mana terdapat tiga metode yang sering dipakai. bagilah harga pasar dari saham biasa milik perusahaan bedasarkan penerimaan tahunan per saham dan kemudian kalikan angka tersebut dengan rata-rata laba bersih perusahaan selama lima tahun terakhir. kalikan jumlah saham yang telah diterbitkan bedasarkan harga pasar dan tambahkan premiumnya. Aturan dasar yang konservatif menyebutkan bahwa nilai suatu perusahaan adalah lima kali laba bersih yang diraihnya saat ini. karyawan yang berdedikasi. berdasarkan nilai perusahaan dari harga jual suatu perusahaan yang serupa. Penilaian terhadap nilai suatu perusahaan didasarkan pada fakta-fakta keuangan. peringkat kredit yang buruk. Agak sulit untuk menentukan nilai uang pada beberapa faktor –seperti basis konsumen yang loyal. meskipun informasi substansial mengenai perusahaan lain tersedia di berbagai media. data pertumbuhan. apa yang dihasilkan perusahaan.

Namun tingkat dukungan manajemen pada litbang biasanya terhambat oleh ketersediaan sumber daya. rata-rata. Strategi seperti pengembangan produk. 3. konsekuensinya. Penelitian menunjukkan bahwa organisasi yang berhasil menggunakan litbang sebagai penghubung antara peluang eksternal dengan kekuatan internal dan kemudian mengaitkannya dengan tujuan. mengadaptasi proses dengan pasar lokal. Menjalankan litbang sendiri atau mengontrakkannya ke luar. Kebijakan litbang dapat meningkatkan usaha implementasi strategi dalam hal: 1. hal tersebut mengurangi kendali pemilik atau perusahaan. Mengembangkan tipe proses robotik atau manual. dan diversifikasi konsentrik membutuhkan produk baru yang secara sukses dikembangkan dan produk lama ditingkatkan secara signifikan. dan menyesuaikan produk dengan selera dan spesifikasi yang ada. Menjadi pemimpin atau pengikut dalam litbang. Kebijakan litbang yang dirumuskan dengan baik dapat meraih peluang pasar dengan kemampuan internal yang dimiliki. berarti menjual sebagian kepemilikan perusahaan ke orang lain dengan tujuan untuk memperoleh tambahan modal. menyesuaikan proses dengan bahan baku lokal. Individu-individu tersebut pada umumnya dihargai karena bisa mengembangkan produk baru dan meningkatkan produk lama sehingga memungkinkan implementasi strategi menjadi lebih efektif. Konflik antara . 4. Menekankan pada riset dasar atau terapan. 5. Harus ada interaksi yang efektif antara departemen litbang dan departemen-departemen fungsional lain dalam penerapan jenis strategi bisnis generik yang berbeda-beda. 2. Menjadi perusahaan publik tidak disarankan bagi perusahaan yang penjualannya kurang dari $10 juta karena biaya awal untuk melakukannya sangat tinggi. Menggunakan peneliti dari universitas atau peneliti swasta. penetrasi pasar. Mengalokasikan jumlah uang yang tinggi. Menekankan peningkatan produk atau proses. 7. Menentukan Apakah Perlu Go Public Menjadi perusahaan publik. atau rendah untuk litbang. 6. Isu-isu Penelitian dan Pengembangan (LITBANG) Personal penelitian dan pengembangan –litbang (Research and Development-R&D) memainkan bagian yang tidak terpisahkan dari implementasi strategi.per saham di mana seseorang atau perusahaan mau membayar untuk mengendalikan (memiliki) perusahaan lain. Manajer dan karyawan litbang melakukan tugas yang meliputi menyerap teknologi yang kompleks.

karena akan mengarah pada pengembangan teknologi yang cepat ketinggalan zaman atau tidak memiliki pasar. tingkat pertumbuhan pasar sedang. Paduan berikut ini dapat digunakan untuk membantu pengambilan keputusan tersebut: 1. Pendekatan yang disarankan adalah menyewa ahli litbang baik secara eksklusif maupun noneksklusif dari luar perusahaan. Jika teknologi berubah secara cepat dan pasar tumbuh lambat. dan terdapat hambatan yang signifikan bagi pemain baru. Menguji kinerja dari berbagai desain dalam berbagai kondisi. Pembaut kemasan Penetrasi pasar. Banyak perusahaan bergulat dengan keputusan mengenai perlu tidaknya memakai ahli litbang dari perusahaan lain untuk mngembangkan keahlian litbang internal. Pendekatan pertama adalah menjadi perusahaan pertama yang memasarkan suatu produk dengan teknologi baru. tidak ada cukup waktu untuk pengembangan sendiri. 4. Alasanya adalah jika litbang berhasil maka akan menghasilkan produk sementara atau proses monopoli yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan. ahli litbang bisa didapatkan dengan cara mengakuisisi perusahaan yang telah dewasa/ matang dalam sebuah industri. Diversifikasi konsentrik. . STRATEGI YANG DITERAPKAN Pengembangan produk. TIPE ORGANISASI Perusahaan farmasi. dan sistem informasi dapat meminimalkan dengan kebijakan dan tujuan yang jelas. Jika teknologi berubah denga lambat namun pasar tumbuh sangat cepat. Penembangan pasar. Memberikan beberapa contoh keterlibatan aktivitas litbang yang dibutuhkan demi keberhasilan implementasi berbagai strategi yang berhasil. 1. keuangan/akuntansi. plastik. 3. Terdapat 3 pendekatan utama litbang dalam implementasi strategi. Mengembangkan kemasan yang bisa didaur ulang. maka litbang yang dikembangkan sendiri bisa menjadi solusi. AKTIVITAS LITBANG Menguji dampak dari obat baru pada beberapa kelompok yang berbeda. Jika tingkat perkembangan teknikal berjalan lambat. Perusahaan elektronik.departemen pemasaran. Mengembangkan sistem telekomunikasi di luar negeri. Pembuat kapal. Jika baik perkembangan teknis maupun pertumbuhan pasar berjalan dengan cepat. maka usaha yang keras dalam litbang akan sangat berisiko. litbang. 2. Ini adalah strategi yang menarik dan glamor namun juga bisa berbahaya karena terdapat pesaing yang mengambil alih inisiatif.

Strategi litbang ini membutuhkan investasi yang besar dalam peralatan dan pabrik. di mana dalam berbagai industri informasi menjadi faktor yang paling penting dalam membedakan perusahaan yang berhasil dengan perusahaan yang tidak berhasil. sehingga meminimalkan risiko dan biaya awal. Edisi ke-10. “Manajemen Strategis”. Sistem informasi yang baik memungkinkan perusahaan untuk mengurangi biaya. Strategi ini membutuhkan personel litbang dan departemen pemasaran yang hebat. dengan cara seperti melakukan penjualan silang kepada konsumen. 3. harga menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian. Pendekatan kedua adalah menjadi peniru yang inovatif dari sebuah produk yang sukses. Kemudian.2. . Banyak perusahaan memilliki pendekatan baru untuk sistem informasi. dan mengelola dana. Pendekatan ini membiarkan perusahaan pelopor terlebih dahulu mengembangkan versi pertama dari suatu produk baru dan memperlihatkan adanya pasar untuk produk tersebut. Fred R. perusahaan peniru mengembangkan produk yang serupa. mengkoordinasikan aktivitas antardivisi. Isu-isu Sistem Informasi Manajemen (SIM) Informasi adalah dasar pemahaman dalam suatu perusahaan. David. Perusahaan yang mengumpulkan dan penyimpanan informasi dapat digunakan untuk menciptakan keunggulan kompetitif dari perusahaan lain. memonitor pemasok. Pemasaran massal menggantikan personal selling sebagai strategi penjualan yang dominan. membuat manajer dan karyawan terus mendapatkan informasi yang cukup. Pendekatan ketiga adalah menjadi produsen berbiaya rendah dengan cara memproduksi produk yang serupa secara massal namun lebih murah dari produk yang baru-baru ini ditawarkan perusahaan lain. Ketika produk baru telah diterima oleh konsumen. yang bisa menyatukan pengetahuan teknis dari ahli komputer dengan visi dari manajemen senior. Jakarta: 2006. namun pengeluaran untuk litbang lebih rendah dibandingkan dua pendekatan sebelumnya.