You are on page 1of 2

A.

Data Hasil Percobaan
1. Standarisasi larutan HCl dengan boraks
Massa Kristal

Volume HCl yang

boraks
(mg)
196

digunakan untuk titrasi

No
1

(mL)
10,8

Normalitas HCl
(N)
0,095

2. Menentukan kadar Na2CO3 dan NaOH dalam campuran
No

Titrasi ke-

1

1

2

2

Titrat
Larutan campuran +
indikator PP
Larutan campuran +
indikator MO

Titran

Volume titran yang
dibutuhkan (mL)

HCl

17,8

HCl

1,9

B. Analisis Data
1. Standarisasi larutan HCl dengan boraks
Diketahui:
Massa Kristal boraks = 196 mg
Volume HCl yang digunakan untuk titrasi Na2B4O7.10H2O = 10,8 mL
N HCl =

Na2 B O7. 10 H 2 O
191 X volume titer (mL)

N HCl =

196
191 x 10,8

4

N HCl =0,095 N
2. Menentukan kadar Na2CO3 dan NaOH dalam campuran
Diketahui:
Volume campuran = 12,5 mL
Volume HCl yang dibutuhkan untuk titrasi ke-1 = 17,8 mL (a)
Volume HCl yang dibutuhkan untuk titrasi ke-2 = 1,9 mL (b)

15% .095 x 40 −3 x x 10 x 100 5 12.5 = 50 ( 17.8−1.83% 50 ( 2b ) x N HCl x BE = 5 x 12.9 ) x 0.Kadar (%b/v) NaOH Kadar (%b/v) Na2CO3 = 50 ( a−b ) x N HCl x BE x 5 12.9 ) x 0.5 = NaOH Na 2CO 3 x 10−3 x 100 x 10−3 x 100 50 ( 2 x 1.095 x 40 x x 10−3 x 100 5 12.5 = 1.5 = 4.