You are on page 1of 31

LAPORAN KASUS ILMU PENYAKIT DALAM

Demam typhoid
Pembimbing :
dr. Ali Santosa, Sp. PD
Oleh :
Aditha Satria Maulana
NIM: 062010101019
 

IDENTITAS Pasien…
Nama
: Sdr. R
Umur
: 13 tahun
Jenis Kelamin : Laki -laki
Agama
: Islam
Suku
: Jawa
Pekerjaan
: siswa
Pendidikan
: SD
Alamat
: Jl. Danau toba gang VII blok 1/
35
Tegalgede, Jember
Tanggal MRS : 9 April 2010
Tanggal KRS
:12 April 2010
Tanggal Pemeriksaan :10 April 2010
No. RM
: 28.78.98

Riwayat Penyakit ...
1. Keluhan Utama : demam, tubuh lemas
2. Riwayat Penyakit Sekarang
• Pasien mengeluhkan tubuhnya demam,
kepalanya pusing, dan tubuhnya lemas
sejak 4 hari yang lalu, Demam bertambah
tinggi saat malam hari dan pasien merasa
tubuhnya menggigil. Pagi harinya pasien
berkeringat banyak, demam berangsur
turun dan naik kembali siang harinya.

• Air seni pasien berwarna seperti teh dan pasien susah buang air besar semenjak tubuhnya demam (5hari yang lalu).• Pasien mengeluhkan nyeri dada kanan atas. • Ikterus +. mual dan nafsu makannya menurun. .

• Riwayat Penyakit Dahulu tidak ada Riwayat penyakit keluarga • Kakak pasien yang tinggal serumah mengalami gejala serupa dan demam yang lebih lama (2 minggu) dari pasien  Riwayat Pengobatan • Pertama kali dirawat di RSD dr. Soebandi dan belum pernah mendapatkan pengobatan sebelumnya. .

. Riwayat gizi • Makan 3 kali sehari dengan menu biasanya sayur bayam dan tahu tempe.000 sebulan. Untuk kebutuhan MCK menggunakan air sumur.. BAB di kamar mandi.Riwayat Sosial • Pasien adalah seorang siswa kelas 6 SD. BAK. Ayah pasien bekerja sebagai kuli bangunan dengan penghasilan 600. Semenjak 5 hari yang lalu Nafsu makan pasien berkurang dan pasien mengkonsumsi bubur.000 sebulan dan ibu pasien sebagai PRT dengan penghasilan 150. Pasien tinggal di rumah dengan ukuran 5x9 meter persegi dengan kedua orang tua dan 2 orang kakak.

pasien berkeringat terus • MRS 3 Nyeri berkurang.ikterik berkurang • MRS 4 Nyeri dada hilang. tidak ada keluhan . ikterik. suhu tubuh (36. suhu tubuh (36.Perkembangan/ hari … • MRS 1  Nyeri dada sebelah kanan demam (390 C).20 C).10 C). • MRS 2  Nyeri dada tetap. nyeri epigastrium-hipokondrium dekstra menghilang. nyeri epigastrium-hipokondrium dekstra. ikterik menghilang • MRS 5 suhu tubuh (36.10 C). nyeri epigastrium-hipokondrium dekstra berkurang. ikterik. keluhan membaik. demam turun (35.30 C).

• • • • • • • Anamnesis sistem Sistem serebrospinal Sistem kardiovaskular Sistem pernafasan Sistem gastrointestinal Sistem Urogenital kuning kecoklatan) Sistem integumen Sistem musculoskeletal : demam : tidak ada keluhan : tidak ada keluhan : Mual : Poliuria(warna : tidak ada keluhan : tidak ada keluhan .

status gizi kurang.Pemeriksaan Umum ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ ◦ KU : sedang Kesadaran : Compos Mentis Vital Sign : Tensi = 90/60 mmHg Nadi = 88 x/mnt RR = 18x/mnt Suhu = 35. Berat Badan = 36 Kilogram Tinggi Badan = 150 cm Status gizi IMT = 36 = . 16(IMT kurang) (1. .1 o C. aksila. nyeri sendi (-). suhu 35. Otot : dalam batas normal Tulang : tidak ada deformitas krepitasi ataupun gangguan pergerakan.50)2 Kesan : Didapatkan keadaan umum pasien sedang.1 0C K/L a/i/c/d = -/+/-/Pernapasan : normal Kulit : tidak ada ikterus. kesadaran composmentis. Kelenjar Limfe : Limfonodi leher. dan inguinal tidak membesar.

lurus ◦ Mata : konjungtiva anemis -/ikterus +/+ minimal Odem palpebra -/Pupil isokor Φ 2 mm. bau (-).Pemeriksaan Khusus Kepala ◦ Bentuk : bulat. bau (-). pernafasan cuping hidung (-) ◦ Telinga : Sekret (-). lonjong. mukosa mulut pucat (+) . simetris ◦ Rambut : hitam. Perdarahan (-) ◦ Mulut : Sianosis (-). perdarahan (-). Reflek cahaya +/+ ◦ Hidung : Sekret (-). bau (-).

reguler. suara tambahan (-) Kesan: cor dalam batas normal .Leher : KGB : tidak ada pembesaran. Tiroid : tidak ada pembesaran Kaku kuduk : (-) JVP : dalam batas normal Thorax Cor : I = Ictus cordis tidak tampak P = Ictus cordis tidak teraba P = Redup di ICS IV PSL dextra s/d di ICS V MCL sinistra A = S1S2 tunggal.

simetris Retraksi intercostalis (-/-). retraksi subkosta (-) Gerak nafas tertinggal (-) Ujud kelainan kulit (-) Bentuk dada normal. retraksi subkosta (-) Gerak nafas tertinggal (-) Ujud kelainan kulit(-) . simetris Retraksi supra klavikularis (-). retraksi intercostalis (-/-).Pemeriksaan pulmo … VENTRALIS ( D / S ) DORSALIS ( D / S ) Inspeksi: Inspeksi: Bentuk dada normal.

Palpasi: anterior Palpasi:posterior Fremitus raba N N N N N N Fremitus raba N N N N N N N N Perkusi: anterior Perkusi: posterior Sonor Sonor D S S D Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor Sonor .

Wh - Vesikuler. Wh - Vesikuler Rh -. Wh – Vesikuler Rh -. Wh – Vesikuler Rh -. Wh - Vesikuler. Wh - Vesikuler Rh -. Wh - Vesikuler Rh -. Wh - Vesikuler. Rh -. Vesikuler Rh -. Rh -. Rh -. Wh - Vesikuler. Wh - Vesikuler Rh -. Rh -. Wh Vesikuler. Wh - Auskultasi: Posterior S S D Vesikuler Rh -. Wh - Vesikuler Rh -. Rh -. Wh - Vesikuler Rh -. Wh - Kesan: Pulmo tampak dalam batas normal. Wh - Vesikuler. Wh - Vesikuler Rh -. Wh - Vesikuler. Wh - . Wh - Vesikuler Rh -.Auskultasi: Anterior D Vesikuler. Wh Vesikuler. Wh - Vesikuler Rh -. Rh -. Rh -. Rh -. Wh - Vesikuler. Wh - Vesikuler Rh -. Rh -. Rh -.

Odema -/- . Odema -/Inferior : Akral hangat +/+ .Abdomen Inspeksi : datar Auskultasi : Bising usus (+) 12x/menit Perkusi : Timpani Palpasi : soeple. Nyeri hipokondrium dektra + Ekstremitas Superior : Akral hangat +/+ .

10.95 < 1.4-15.7. bilirubin total 0. bilirubin direk 0. Trombosit 333 150 – 450 x 109 Salmonella Thypi O Positip 1/320 Negatip Salmonella Thypi H Positip 1/320 Negatip Sel Paratypi A Positip 1/320 Negatip Sel Paratypi B R/habis SEROLOGI/ IMUNOLOGI FAAL HATI 1.3 x 109 4. hemoglobin 12.Kamis.Laju endap darah 35/63 L: 0-15.3 . Hitung jenis -/-/-/56/48/6 0-4/0-1/3-5/54-62/25-33/3-5 Eos/Bas/Stab/Seg/Lim/Mono 4 Hematokrit 38. SGPT 65 L : 9-43 .44 WIB Jenis pemeriksaan Hasil pemeriksaan Nilai normal HEMATOLOGI Hasil pemeriksaan Nilai normal 1. P : 11. SGOT 79 L : 10-35 . P : 10-31 4. P : 9-46 .2 – 0.4-17. 8 April 2010…09. P : 40-47% 5.2 mg/dl 3.3-11. P : 4.3. P:0-25mm/ jam 3.4 mg/dl 2.7 L: 13.8 L: 4.0 L : 38-42%. lekosit 6.30 0.1 g/dl 2.

BUN 7 6-20 mg/dl 3.22 0. SGPT 51 L : 9-43 .3 .05 WIB Jenis pemeriksaan Hasil pemeriksaan Nilai normal FAAL HATI 1.7 mg/dl 120 <200 mg/ dL FAAL GINJAL Kadar gula darah 1. 9 April 2010…10. kreatinin serum 0.4-7 . P : 7-32 6 Albumin 3.4 – 4. P : 9-46 5 GAMA GT 18 L : 11-50 . Asam urat 2.2 mg/dl 3. urea 16 10-50 mg/dl 4. bilirubin total 0.0-5. bilirubin direk 0.8 1.9 L : 0.0 L : 3. P : 0.4 mg/dl 2. P : 10-31 4.2 – 0. SGOT 59 L : 10-35 .Jumat. Sewaktu .1 2.5-1. P : 2.6-1.4 3.74 < 1.

43 . P : 10-31 4.4-17.5-1.Hitung jenis -/-/-/54/55/1 0-4/0-1/3-5/54-62/25-33/3-5 Eos/Bas/Stab/Seg/Lim/Mono 3.8 1. SGPT 51 L : 9-43 . Albumin 3. urea 16 10-50 mg/dl 4.22 0. Hematokrit 36. P : 9-46 5.2 mg/dl 3.2 – 0. P : 0. SGOT 59 L : 10-35 . Laju endap darah Sampel tidak cukup untuk diperiksa 0-4/0-1/3-5/54-62/25-33/3-5 Jumat.3 . Trombosit 308 150 – 450 x 109 Salmonella Thypi O Positip 1/320 Negatip Salmonella Thypi H Positip 1/320 Negatip Sel Paratypi A Positip 1/320 Negatip Sel Paratypi B R/habis SEROLOGI / IMUNOLOGI FAAL HATI 1.8 L : 38-42%. Asam urat 2.0 L : 3. P : 40-47% 4.3.3-11.4 – 4.7. lekosit 5. bilirubin direk 0.9 L : 0.1 g/dl 2.1 2. bilirubin total 0.7 mg/dl 120 <200 mg/dL FAAL GINJAL KADAR GULA DARAH Sewaktu 17. GAMA GT 18 L : 11-50 .4 3.4-15.74 < 1.3 x 10 9 4.4 mg/dl 2.6-1.Jenis pemeriksaan Hasil pemeriksaan Nilai normal HEMATOLOGI Hasil pemeriksaan Nilai normal 1. kreatinin serum 0.3 . P : 11.4-7 .0-5. BUN 7 6-20 mg/dl 3. P : 4.5 L: 4.10. P : 2. 9 April 2010… Eos/Bas/Stab/Seg/Lim/Mono 3. P : 7-32 8. hemoglobin 12 L: 13.

10April 2010…12.020 1.5 4.5 BJ 1.07 WIB Jenis pemeriksaan Hasil pemeriksaan Nilai normal URINE LENGKAP Warna Kuning agak keruh pH 6.8-7.015-10.Sabtu.25 Protein Negatip Negatip Glukosa Normal Normal Urobilin +1 Normal Bilirubin +1 Negatip Nitrit Negatip Negatip Eritrosit 0-2 0-1 sel/Lpb Lekosit 2-5 1-4 sel/Lpb Epitel skuamous 0-2 5-15/Lpb Epitel Renal Negatip Negatip Kristal Negatip Negatip Silinder Negatip Negatip Bakteri/ Y?east/ Trichomo Negatip Negatip .

P : 4. Paratyphi B R/habis - R/habis SEROLOGI URINE Bilirubin +1 Negatip . P:0-25mm/ jam Hematokrit 38 36. Typhi O + 1/320 - +1/320 Negatip S.2 – 0.5 L: 4.74 0.74 < 1.2 mg/dl SGOT 79 59 59 L : 10-35 .4-17. P : 10-31 SGPT 65 51 51 L : 9-43 .8 L : 38-42%.415.8 5.7. P : 40-47% Leukosit 6.1 g/dl LED 35/63 Sampel krg L: 0-15. P : 9-46 S. Paratyphi A +1/320 - +1/320 Negatip S.95 0.3 .7 12 L: 13.10.4 mg/dl Bilirubin Total 0.22 0. P : 11.22 0.3 0.3.3 x 109 Trombosit 333 308 150 – 450 x 109 - -/-/-/59/51/1 0-4/0-1/3-5/54-62/2533/3-5 Eos/Bas/Stab/Seg/Lim/ Mono Hitung jenis Eo/Bas/Stab/Seg -/-/-/56/48/1 /Lim/mono FAAL HATI Bilirubin direct 0.311. Typhi H +1/320 - +1/320 Negatip S.Resume pemeriksaan laboratorium … Parameter 8/4/2010 9/4/2010 9/4/2010 10/4/2010 Nilai rujukan DARAH Hb 12.

kepalanya pusing. gangguan faal hati. mual dan nafsu makannya menurun. limfositosis. Pasien juga mengeluhkan nyeri dada di sebelah kanan. •Pada pemeriksaan khusus pasien didapatkan sklera ikterik minimal. •Pada pemeriksaan laboratorium : didapatkan anemia . •Pada pemeriksaan umum didapatkan keadaan umum pasien sedang. kesadaran composmentis.1o C.RESUME •Seorang pasien berusia 13 tahun datang dengan keluhan demam. •Keluarga serumah ada yang menderita sakit serupa. organ paru-paru dan jantung dalam batas normal. Air seni pasien berwarna seperti teh dan pasien susah buang air besar semenjak tubuhnya demam (5hari yang lalu). suhu 35. dan tubuhnya lemas. status gizi kurang. terdapat nyeri tekan pada hipokondrium dekstra. dan peningkatan titer pada tes widal .

Diagnosis : Demam typhoid .

Penatalaksanaan… Pengobatan Infus Rl:D5 = 2:2 (20 tpm) Injeksi : cefotaxim 3x1 gram (IV) ranitidin 2x1 Amp (IV) Antrain 3x1 (IV) Chloramphenicol 3x1 Oral : Chloramphenicol 50 mg u/ 7 hari .

» Kebutuhan diet Pemberian Gizi (prinsip diet TKTP rendah lemak) • PROGNOSIS Dubia ad bonam .

.

DIAGNOSIS : • Anamnesis&Manifestasi klinis : demam ± 5-7 hari. malas. splenomegali. nyeri otot. mual muntah. bronchitic chest. . obstipasi atau diare. hepatomegali. batuk • Gejala lain: Demam bradikardi relatif. nyeri kepala. rose spots. tidak enak di perut. perut kembung kadang-kadang nyeri. disertai badan lesu. pendengaran menurun.Demam typhoid… adalah suatu infeksi sistemik bersifat akut yang disebabkan oleh Salmonella typhi. kembung. tifoid tongue. punggung dan sendi. Step ladder febris.

.

widal II positif berapapun angkanya.kadang leukositosis . Biakan darah: diagnosis pasti demam tifoid .aneosinofilia .Limfositosis .Laboratorium… • DARAH LENGKAP • -Leukopeni/leukopeni relatif.LED • SGOT/SGPT meningkat :Serologi : TES WIDAL (+) bila titer O widal I 1/320 Atau titer O widal II naik 4 kali lipat atau titer O widal I negatif.Anemia .Netropeni .

Penatalaksanaan… 1. Medikamentosa : • Chloramphenicol :DOC • Quinolone • Alternatif : • Kotrimoxasole (160/800mg). • Diit( nasi + lauk pauk+sayur rendah serat). . 2X2 tablet atau 2X1 tablet (forte) per hari selama 14 hari • Thiamphenicol. suplemen protein. 2. Non medika mentosa : • Bed rest7-10 hari. 1X1 gram iv selama 14 hari • Ampicillin 4X500mg/hari selama 14 hari • Kortokosteroid (hanya diberikan dalam keadaan gawat: Dexamethason 3mg/kg iv disusul 1mg/kg tiap 6 jam selama 2 hari (pemberian terlalu lama bisa relaps). 4X500mg/hari selama 14 hari • Sefalosporin generasi ke III.

psikosis. perinefritis. . spondilitis. Ileus paralitik B. miokarditis. periostitis.Komplikasi… A. • Tulang : osteomyelitis. Komplikasi ekstra intestinal : • Kardiovaskuler : syok septik. Perforasi usus. trombositopeni. trombophlebitis • Darah : anemia hemolitik. polyneuritis. pleuritis • Hati dan kandung empedu : hepatitis dan kolesistitis. DIC.katatonik. meningitis. dan arthritis. GBS. • Ginjal : glomerulonefritis. • Neuropsikiatri: delirium. meningismus. sind. Uremia hemolitik • Paru : empyema. sind. pyelonefritis. Komplikasi intestinal: Perdarahan usus.