You are on page 1of 2

Adil : “selamat pagi,luth”

Luthfi : “Pagi juga dil”
Adil : “Ada apa dengan dirimu,dari tadi saya lihat kamu selalu melamun”
Luthfi : “oh,tidak mengapa kawan. Saya hanya masih teringat dengan film yang
saya tonton tadi malam”
Adil : “Film apa?”
Luthfi : “Film “Ronaldo” dil,film itu sangat mengesankan bagiku”
Adil : “apa yang membuatnya begitu menarik bagimu?”
Luthfi : “film itu menceritakan bagaimana Ronaldo berhasil merebut “ballon d’ or”
kembali,bagaimana dia menjalani hidup sebagai pesepakbola terkenal,saya merasa
termotivasi”
Adil : “haha,semangat kawan,kau hanya perlu terus berlatih”
Luthfi : “haha,siap kawanku,terima kasih”
Adil : “sama-sama kawanku”
Luthfi : “oya setelah ini pelajaran bahan bangunan bukan?”
Adil : “yap betul sekali”
Luthfi : “saya melewatkan sesuatu,berbicara tentang bangunan,dari film Ronaldo
saya terkesan juga dengan rumahnya,desainnya sederhana namun terlihat begitu
mewah”
Adil : “haha,kamu harus segara sukses agar mampu membeli rumah seperti itu
kawan”
Luthfi : “oke,saya akan belajar sungguh-sungguh”
Adil : “kamu terlihat begitu semangat kawan,semoga beruntung”
Luthfi : “haha bagaimana tidak,saya begitu terinspirasi bung”
Adil : “oya,berbicara tentang rumah,rumah impian yang seperti apakah yang kamu
ingin wujudkan kelak?”
Luthfi : “sungguh,saya ingin membangun rumah seperti yang ada di film iron
man3,yang sudah dilengkapi teknologi canggih,jadi saya tidak perlu capek-capek
untuk menaiki rumahku yang berlantai lima,haha”
Adil : “haha,kamu bisa saja kawan”
Luthfi : “lalu bagaimana dengan dirimu,rumah impian seperti apa yang kamu
inginkan?”

sehingga aku dapat bermain bersama anak anakku kelak dihalaman itu” Luthfi : “wah.saya akan penuhi garasinya dengan mobil-mobil sporty juga motor sport” Adil : “Amin.yang didalamnya memiliki kolam renang serta halaman yang luas.besok ketika sukses.semoga terwujud kawan” .Adil : “aku ingin memiliki rumah berlantai dua dengan cat putih dipadukan dngan warna merah.saya melewatkan sesuatu.