You are on page 1of 20

Makalah Tentang Korupsi

BAB I
PENDAHULUAN
Kemajuan suatu negara sangat ditentukan oleh kemampuan dan
keberhasilannya dalam melaksanakan pembangunan. Pembangunan
sebagaisuatu proses perubahan yang direncanakan mencakup semua
aspek kehidupan masyarakat. Efektifitas dan keberhasilan
pembangunan terutama ditentukan oleh dua faktor, yaitu sumber daya
manusia, yakni (orang-orang yang terlibat sejak dari perencanaan
samapai pada pelaksanaan) dan pembiayaan. Diantara dua faktor
tersebut yang paling dominan adalah faktor manusianya.Indonesia
merupakan salah satu negara terkaya di Asia dilihat dari
keanekaragaman kekayaan sumber daya alamnya. Tetapi ironisnya,
negaratercinta ini dibandingkan dengan negara lain di kawasan Asia
bukanlah merupakan sebuah negara yang kaya malahan termasuk
negara yang miskin. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya
kualitas sumber daya manusianya. Kualitas tersebut bukan hanya dari
segi pengetahuan atau intelektualnya tetapi juga menyangkut kualitas
moral dan kepribadiannya. Rapuhnya moral dan rendahnya tingkat
kejujuran dari aparat penyelenggara negara menyebabkan terjadinya
korupsi.Korupsi di Indonesia dewasa ini sudah merupakan patologi
sosial (penyakit sosial) yang sangat berbahaya yang mengancam
semua aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Korupsi telah mengakibatkan kerugian materiil keuangan negara yang
sangat besar. Namun yang lebih memprihatinkan lagi adalah terjadinya
perampasan dan pengurasankeuangan negara yang dilakukan secara
kolektif oleh kalangan anggotalegislatif dengan dalih studi banding,
THR, uang pesangon dan lainsebagainya di luar batas kewajaran.
Bentuk perampasan dan pengurasan keuangan negara demikian
terjadi hampir di seluruh wilayah tanah air. Hal itu merupakan
cerminan rendahnya moralitas dan rasa malu, sehingga yang menonjol
adalah sikap kerakusan dan aji mumpung.
BAB II
KORUPSI
A. Pengertian Korupsi
Korupsi atau rasuah (bahasa Latin: corruptio dari kata kerja
corrumpere yang bermakna busuk,rusak, menggoyahkan,
memutarbalik, menyogok) adalah tindakan pejabat publik, baik politisi

maupunpegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan
itu yang secara tidak wajar dan tidaklegal menyalahgunakan
kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk
mendapatkan keuntungan sepihak.
Dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar
memenuhi unsur-unsur sebagai berikut:
· perbuatan melawan hukum,
· penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana,
· memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi, dan
· merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.
Jenis tindak pidana korupsi di antaranya, namun bukan semuanya,
adalah
· memberi atau menerima hadiah atau janji (penyuapan),
· penggelapan dalam jabatan,
· pemerasan dalam jabatan,
· ikut serta dalam pengadaan (bagi pegawai negeri/penyelenggara
negara), dan
· menerima gratifikasi (bagi pegawai negeri/penyelenggara negara).
Dalam arti yang luas, korupsi atau korupsi politis adalah
penyalahgunaan jabatan resmi untuk keuntungan pribadi. Semua

bentuk pemerintah|pemerintahan rentan korupsi dalam prakteknya.. seperti yang sering terlihat di rezim-rezim yang bukan demokratik. · Kurangnya kebebasan berpendapat atau kebebasan media massa. · Lingkungan tertutup yang mementingkan diri sendiri dan jaringan "teman lama". Namun demikian kurangnya gaji dan . Penyebab Korupsi Beberapa kondisi yang mendukung munculnya korupsi yaitu: · Konsentrasi kekuasaan di pengambil keputusan yang tidak bertanggung jawab langsung kepada rakyat. B. Beratnya korupsi berbeda-beda. Kurangnya gaji bukanlah faktor yang paling menentukan. sampai dengan korupsi berat yang diresmikan. · Proyek yang melibatkan uang rakyat dalam jumlah besar. orang-orang yang berkecukupan banyak yang melakukan korupsi. · Gaji pegawai pemerintah yang sangat kecil. dimana pura-pura bertindak jujur pun tidak ada sama sekali." namun B Soedarsono juga sadar bahwa hal tersebut tidaklah mutlak karena banyaknya faktor yang bekerja dan saling memengaruhi satu sama lain. dari yang paling ringan dalam bentuk penggunaan pengaruh dan dukungan untuk memberi dan menerima pertolongan. · Lemahnya profesi hukum.. dengan pengeluaran lebih besar dari pendanaan politik yang normal. Titik ujung korupsi adalah kleptokrasi. dan sebagainya. · Lemahnya ketertiban hukum.. mengenai kurangnya gaji atau pendapatan pegawai negeri dibanding dengan kebutuhan hidup yang makin hari makin meningkat pernah di kupas oleh B Soedarsono yang menyatakan antara lain" pada umumnya orang menghubung-hubungkan tumbuh suburnya korupsi sebab yang paling gampang dihubungkan adalah kurangnya gaji pejabat-pejabat. yang arti harafiahnya pemerintahan oleh para pencuri.. · Kurangnya transparansi di pengambilan keputusan pemerintah · Kampanye-kampanye politik yang mahal.

adanya kesempatan. Gaji pegawai negeri yangh tidak sebanding dengan kebutuhan yang semakin tinggi 2. tetapi bisa juga berasal dari situasi lingkunan yang kondusif bagi seseorang untuk melakukan korupsi. yaitu : 1. Dorongan dari dalam diri sendiri (keinginan. hasrat. Dapat dipahami bahwa dalam situasi demikian memaksa para pegawai mencari tambahan dan banyak diantaranya mereka mendapatkan dengan meminta uang ekstra untuk pelayanan yang diberikan". Perilaku korupsi menyangkut berbagai hal yang sifatnya kompleks. atau mudah dibohongi yang gagal memberikan perhatian yang cukup ke pemilihan umum. kehendak. Dr. tidak tertarik. Latar belakang kebudayaan atau kultur Indonesia yang merupakan . 1980 : 123). Rangsangan dari luar (dorongan dari teman. Ketidakadaannya kontrol yang cukup untuk mencegah penyuapan atau "sumbangan kampanye". Berikut ini adalah aspek-aspek penyebab seseorang melakukan korupsi menurut: Dr. Sarlito W. Begitu pula J. gaji sebulan hanya sekadar cukup untuk makan selama dua minggu. tetapi ada dua hal yang jelas. Sarwo. kurang kontrol dan sebagainya). · Rakyat yang cuek. Tindakan korupsi bukanlah hal yang berdiri sendiri. tidak ada jawaban yang persisi. Andi Hamzah dalam disertainya menginventarisasi beberapa penyebab koruopsi yaitu: 1. dan sebagainya) 2. XX No. hal ini dikemukakan oleh Guy J Parker dalam tulisannya berjudul "Indonesia 1979: The Record of three decades (Asia Survey Vol. 2.W Schoorl mengatakan bahwa " di Indonesia di bagian pertama tahun 1960 situasi begitu merosot sehingga untuk sebagian besar golongan dari pegawai.pendapatan pegawai negeri memang faktor yang paling menonjol dalam arti merata dan meluasnya korupsi di Indonesia. Faktor-faktor penyebaba bisa dari internal pelaku-pelaku korupsi.

” antara lain : Aspek Individu Pelaku 1. Tetapi bila segala upaya dilakukan ternyata sulit didapatkan. baik itu korupsi waktu. Bila hal itu tidak terjadi maka seseorang akan berusaha memenuhinya dengan berbagai cara. Modernisasi pengembangbiakan korupsi. yang memberikan peluan untuk korupsi 4. Kemungkinan orang tersebut sudah cukup kaya.sumber atau sebab meluasnya korupsi 3. 3. pikiran dalam arti . Unsur penyebab korupsi pada pelaku semacam itu datang dari dalam diri sendiri. Moral yang Kurang Kuat Seorang yang moralnya tidak kuat cenderung mudah tergoda untuk melakukan korupsi. 2. Tingkat upah dan gaji pekerja di sector public Penghasilan seorang pegawai dari suatu pekerjaan selayaknya memenuhi kebutuhan hidup yang wajar. keadaan semacam ini yang akan memberi peluang besar untuk melakukan tindak korupsi. teman setingkat. yaitu sifat tamak dan rakus. bawahanya. Manajemen yang kurang baik dan kontrol yang kurang efektif dan efesien. Analisa yang lebih detil lagi tentang penyebab korupsi diutarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam bukunya berjudul “Strategi Pemberantasan Korupsi. Godaan itu bisa berasal dari atasan. tetapi masih punya hasrat besar untuk memperkaya diri. atau pihak yang lain yang memberi kesempatan untuk itu. Sifat Tamak Manusia Kemungkinan orang melakukan korupsi bukan karena orangnya miskin atau penghasilan tak cukup. tenaga.

Kebutuhan Hidup yang Mendesak Dalam rentang kehidupan ada kemungkinan seseorang mengalami situasi terdesak dalam hal ekonomi. Ciri-ciri. Salah satu kemungkinan tindakan itu adalah dengan korupsi. Malas atau Tidak Mau Bekerja Sebagian orang ingin mendapatkan hasil dari sebuah pekerjaan tanpa keluar keringat alias malas bekerja. Sifat semacam ini akan potensial melakukan tindakan apapun dengan cara-cara mudah dan cepat. 6. Keterdesakan itu membuka ruang bagi seseorang untuk mengambil jalan pintas diantaranya dengan melakukan korupsi. Perilaku konsumtif semacam ini bila tidak diimbangi dengan pendapatan yang memadai akan membuka peluang seseorang untuk melakukan berbagai tindakan untuk memenuhi hajatnya. 5. 7. Tidak Menerapkan ajaran Agama Indonesia dikenal sebagai bangsa religius yang tentu akan melarang tindak korupsi dalam bentuk apapun. Kenyataan di lapangan menunjukkan bila korupsi masih berjalan subur di tengah masyarakat. C. 4. Jenis dan Bentuk Korupsi . Situasi paradok ini menandakan bahwa ajaran agama kurang diterapkan dalam kehidupan. diantaranya melakukan korupsi.semua curahan peluang itu untuk keperluan di luar pekerjaan yang seharusnya. Gaya Hidup yang Konsumtif Kehidupan di kota-kota besar acapkali mendorong gaya hidup seseong konsumtif.

Korupsi senantiasa melibatkan lebih dai satu orang 2. Korupsi aktif · Secara melawan hukum memperkaya diri sendiri atau orang lain atau Korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian Negara · Dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau . Mereka yang mempraktikkan cara-cara korupsi biasanya berusaha menyelubungi perbuatannya dengan berlindung dibalik pembenaran hukum. Setiap tindakan korupsi mengandung penipuan. maka tindak Pidana Korupsi itu dapat dilihat dari dua segi yaitu korupsi Aktif dan Korupsi Pasif. Setiap bentuk korupsi adalah suatu penghianatan kepercayaan Memperhatikan Undang-undang nomor 31 tahun 1999 Undang-undang Nomor 20 tahun 2001. 4. 5. ciri-ciri korupsi adalah sebagai berikut. 3. Korupsi pada umumnya melibatkan keserbarahasiaan. 5. 7. 1. 6. Mereka yang terlibat korupsi adalah mereka yang menginginkan keputusan-keputusan yang tegas dan mereka yang mampu untuk memengaruhi keputusan-keputusan itu. Korupsi melibatkan elemen kewajiban dan keuntungan timbal balik.Menurut Syed Hussein Alatas. biasanya pada badan publik atau masyarakat umum.

atau perekonomian Negara · Memberi hadiah Kepada Pegawai Negeri dengan mengingat kekuasaan atau wewenang yang melekat pada jabatan atau kedudukannya.Korporasi yang menyalahgunakan kewenangan. atau oleh pemberi hadiah atau janji dianggap melekat pada jabatan atau kedudukan tersebut · Percobaan pembantuan. melakukan perbuatan curang yang dapat membahayakan keamanan orang atau barang atau keselamatan negara dalam keadaan perang · Setiap orang yang bertugas mengawasi pembangunan atau penyerahan bahan bangunan. sengaja membiarkan perbuatan curang · Setiap orang yang pada waktu menyerahkan barang keperluan Tentara nasional Indonesia atau Kepolisian negara Reublik Indonesia melakukan perbuatan curang yang dapat membahayakan keselamatan . ahli bangunan yang pada waktu membuat bangunan atau penjual bahan bangunan yang pada waktu menyerahkan bahan bangunan. kesempatan atau dapat merugikan keuangan Negara. atau pemufakatan jahat untuk melakukan Tindak pidana Korupsi · Memberi atau menjanjikan sesuatu kepada pegawai negeri atau Penyelenggara Negara dengan maksud supaya berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya · Memberi sesuatu kepada pegawai negeri atau Penyelenggara negara karena atau berhubung dengan sesuatu yang bertentangan dengan kewajibannya dilakukan atau tidak dilakukan dalam jabatannya · Memberi atau menjanjikan sesuatu kepada Hakim dengan maksud untuk mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili · Pemborong.

negara dalam keadaan perang · Setiap orang yang bertugas mengawasi penyerahan barang keperluan Tentara nasional indpnesia atau Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan sengaja mebiarkan perbuatan curang · Pegawai negeri atau selain pegawai negeri yang di tugaskan menjalankan suatu jabatan umum secara terus-menerus atau untuk sementara waktu.padahal diketahui bahwa hal tersebut bukan mrupakan hutang. Pada waktu menjalankan tugas meminta. Pada waktu menjalankan tugas . merusakkan.dengan sengaja memalsu buku-buku atau daftardaftar khusus pemeriksaan administrasi · Pegawai negeri atau orang selain Pegawai Negeri yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum secara terus-menerus atau untuk sementara waktu dengan sengaja menggelapkan menghancurkan. akta.atau mebuat tidak dapat dipakai barang. menerima atau memotong pembayaran kepada pegawai Negeri atau Penyelenggara negara yang lain atau kas umum tersebut mempunyai hutang kepadanya. surat atau daftar yang digunakan untuk meyakinkan atau membuktikan di muka pejabat yang berwenang yang dikuasai karena jabatannya atau membiarkan orang lain menghilangkan. attau membuat tidak dapat dipakai barang. akta. menghancurkan.dengan sengaja menggelapkan uang atau mebiarkan uang atau surat berharga tersebut diambil atau digelapkan oleh orang lain atau membantu dalam melakukan perbuatan tersebut · Pegawai negeri atau selain Pegawai Negeri yang diberi tugas menjalankan suatu jabatan umum secara terus menerus atau sementara waktu.padahal diketahui bahwa hal tersebut bukan merupakan hutang. Pada waktu menjalankan tugas meminta atau menerima pekerjaan atau penyerahan barang seplah-olah merupakan hutang pada dirinya.merusakkan. surat atau daftar tersebut · Pegawai negeri atau Penyelenggara Negara yang: Dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu atau menerima pembayaran dengan potongan atau mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri.

untuk seluruhnya atau sebagian ditugaskan untuk mengurus atau mengawasinya.padahal diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan untuk .seolah-olah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Memberi hadiah kepada pegawai negeri dengan mengingat kekuasaan atau wewenang yang melekat pada jabatan atau kedudukannya.telah merugikan orang yang berhak. atau persewaan yang pada saat dilakukan perbuatan . atau kepolisisan negara republik indonesia yang mebiarkan perbuatan curang · Pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau janji tersebut diberikan utnuk mengerakkan agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya.apadahal diketahuinya bahwa perbuatan tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan atau baik langsung maupun tidak langsung dengan sengaja turut serta dalam pemborongan.telah menggunakan tanah negara yang di atasnya terdapat hak pakai. 2. atau oleh pemberi hadiah atau janji dianggap melekat pada jabatan atau kedudukan itu.atau sebaga akibat atau disebabkan karena telah melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya · Hakim yang enerima hadiah atau janji. pengadaan. Korupsi pasif · Pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima pemberian atau janji karena berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya yang bertentangan dengan kewajibannya · Hakim atau advokat yang menerima pemberian atau janji untuk mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili atau untuk mepengaruhi nasihat atau pendapat yang diberikan berhubung dengan perkara yang diserahkan kepada pengadilan untuk diadili · Orang yang menerima penyerahan bahan atau keparluan tentara nasional indonesia.

Pakistan. tigabelas negara yang paling korup adalah Azerbaijan. Tanzania. nilai dari survei tersebut masih diperdebatkan karena ini dilakukan berdasarkan persepsi subyektif dari para peserta survei tersebut. Selandia Baru. meniadakan kemungkinan untuk berniaga tanpa terlibat penyogokan. budaya penyogokan mencakup semua aspek hidup sehari-hari. Belanda. Negaranegara yang paling sering memberikan sogokan pada umumnya tidak sama dengan negara-negara yang paling sering menerima sogokan. Finlandia. juga penyalahgunaan yang menghubungkan sektor swasta dan pemerintahan seperti penyogokan. Luxemburg. Nigeria. Kenya. bukan dari penghitungan langsung korupsi yg terjadi (karena survey semacam itu juga tidak ada). Duabelas negara yang paling minim korupsinya. Bolivia. Rusia. Denmark. dan Ukraina. Namun demikian. pemerasan.bahwa hadiah atau janji itu diberikan untuk mempengaruhi nasihat atau pendapat uang diberikan berhubungan dengan perkara yang diserahkan kepada pengadilan untuk diadili · Setiap pegawai negeri atau penyelenggara negara yang menerima gratifikasi yang diberikan berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya Korupsi mencakup penyalahgunaan oleh pejabat pemerintah seperti penggelapan dan nepotisme. Islandia.mempengaruhi putusan perkara yang diserahkan kepadanya untuk diadili · Advokat yang menerima hadiah atau janji padahal diketahui atau patut diduga. Uganda. menurut survey persepsi (anggapan tentang korupsi oleh rakyat) oleh Transparansi Internasional pada tahun 2001 adalah Australia. Bangladesh. Swiss dan Israel. Kamerun. Kanada. dan penipuan. . 1. Irak. Indonesia. Swedia. campuran tangan. Singapura. Norwegia. Di beberapa negara. Penyogokan: penyogok dan penerima sogokan Korupsi memerlukan dua pihak yang korup: pemberi sogokan (penyogok) dan penerima sogokan. Menurut survei persepsi korupsi.

sangatlah sulit untuk membuktikan korupsi. korupsi mempersulit legitimasi pemerintahan dan nilai demokrasi seperti kepercayaan dan toleransi. D. Secara umum. yang akhirnya menyebabkan munculnya tuduhan korupsi politis.2. penyedotan sumber daya. korupsi di sistem pengadilan menghentikan ketertiban hukum. sering banyak ada gosip menyangkut politisi. korupsi mengkikis kemampuan institusi dari pemerintah. Sering mereka terlihat untuk bertindak hanya demi keuntungan mereka yang telah menyumbangkan uang. dan risiko pembatalan perjanjian atau karena penyelidikan. dan pejabat diangkat atau dinaikan jabatan bukan karena prestasi. dan korupsi di pemerintahan publik menghasilkan ketidak-seimbangan dalam pelayanan masyarakat. namun lebih sulit lagi untuk membuktikan ketidakadaannya. korupsi meningkatkan ongkos niaga karena kerugian dari pembayaran ilegal. korupsi mempersulit demokrasi dan tata pemerintahan yang baik (good governance) dengan cara menghancurkan proses formal. Korupsi di pemilihan umum dan di badan legislatif mengurangi akuntabilitas dan perwakilan di pembentukan kebijaksanaan. karena pengabaian prosedur. Dalam sektor private. Sumbangan kampanye dan "uang haram" Di arena politik. Pada saat yang bersamaan. Dampak Korupsi 1. Walaupun ada yang menyatakan bahwa korupsi mengurangi ongkos (niaga) dengan . 2. Politisi terjebak di posisi lemah karena keperluan mereka untuk meminta sumbangan keuangan untuk kampanye mereka. Di dalam dunia politik. Maka dari itu. ongkos manajemen dalam negosiasi dengan pejabat korup. Ekonomi Korupsi juga mempersulit pembangunan ekonomi dengan membuat distorsi dan ketidak efisienan yang tinggi. Demokrasi Korupsi menunjukan tantangan serius terhadap pembangunan.

adalah korupsi yang berbentuk penagihan sewa yang menyebabkan perpindahan penanaman modal (capital investment) ke luar negeri. Dalam kasus Afrika. Kesejahteraan umum Negara . dan juga kenyataan bahwa pemerintahan baru sering menyegel aset-aset pemerintah lama yang sering didapat dari korupsi. Korupsi juga mengurangi pemenuhan syarat-syarat keamanan bangunan. Pejabat mungkin menambah kompleksitas proyek masyarakat untuk menyembunyikan praktek korupsi. dan lain-lain. Korupsi menimbulkan distorsi (kekacauan) di dalam sektor publik dengan mengalihkan investasi publik ke proyek-proyek masyarakat yang mana sogokan dan upah tersedia lebih banyak.mempermudah birokrasi. konsensus yang baru muncul berkesimpulan bahwa ketersediaan sogokan menyebabkan pejabat untuk membuat aturan-aturan baru dan hambatan baru. pelarian modal dari 30 negara sub-Sahara berjumlah US $187 triliun. melebihi dari jumlah utang luar negeri mereka sendiri. 3. di luar jangkauan dari ekspropriasi di masa depan. Perusahaan yang memiliki koneksi dilindungi dari persaingan dan sebagai hasilnya mempertahankan perusahaanperusahaan yang tidak efisien. terutama di Afrika. (Hasilnya. yang akhirnya menghasilkan lebih banyak kekacauan. korupsi juga mengacaukan "lapangan perniagaan". atau aturan-aturan lain. melalui investasi infrastruktur. Dimana korupsi menyebabkan inflasi ongkos niaga. bukannya diinvestasikan ke dalam negeri (maka adanya ejekan yang sering benar bahwa ada diktator Afrika yang memiliki rekening bank di Swiss). dalam artian pembangunan (atau kurangnya pembangunan) telah dibuatkan modelnya dalam satu teori oleh ekonomis Mancur Olson). Ini memberi dorongan bagi para pejabat untuk menumpuk kekayaan mereka di luar negeri. Korupsi juga mengurangi kualitas pelayanan pemerintahan dan infrastruktur. Berbeda sekali dengan diktator Asia. dan menambahkan tekanan-tekanan terhadap anggaran pemerintah. Pakar dariUniversitas Massachussetts memperkirakan dari tahun 1970 sampai 1996. seperti Soeharto yang sering mengambil satu potongan dari semuanya (meminta sogok). ketertiban hukum. salah satu faktornya adalah ketidak-stabilan politik. namun lebih memberikan kondisi untuk pembangunan. Para pakar ekonomi memberikan pendapat bahwa salah satu faktor keterbelakangan pembangunan ekonomi di Afrika dan Asia. lingkungan hidup.

Dampak pada Kesehatan dan Keselamatan Manusia Resiko kerusakan dapat terjadi pada kesehatan dan keselamatan manusia berbagai akibat kualitas lingkungan yang buruk. Karena proyek-proyek yang dikerjakan biasanya tidak mengikuti standarisasi lingkungan negara tersebut (atau internasional). Politikus-politikus "pro-bisnis" ini hanya mengembalikan pertolongan kepada perusahaan besar yang memberikan sumbangan besar kepada kampanye pemilu mereka. Dampak Lingkungan Korupsi dalam pengadaan barang dan jasa dapat mengakibatkan dampak buruk bagi lingkungan. 5. Hal ini akan memicu perusahaanperusahaan yang tidak melakukan korupsi untuk tidak merasa harus menanamkan modal berbentuk inovasi karena korupsi telah membuat . Satu contoh lagi adalah bagaimana politikus membuat peraturan yang melindungi perusahaan besar. yang dapat berdampak pada kerentanan bangunan sehingga memunculkan resiko korban. Dampak pada Inovasi Korupsi membuat kurangnya kompetisi yang akhirnya mengarah kepada kurangnya daya inovasi. 4. Korupsi akan menyebabkan kualitas pembangunan buruk. Korupsi politis berarti kebijaksanaan pemerintah sering menguntungkan pemberi sogok. dan memberikan ancaman besar bagi warga negaranya. Akibat dari penolakan mengikuti standarisasi tersebut akan berdampak kerusakan parah pada lingkungan dalam jangka panjang dan tentunya berimplikasi pada tingginya resiko masalah kesehatan. bukannya rakyat luas. penanaman modal yang anti-lingkungan atau ketidakmampuan memenuhi standarisasi kesehatan dan lingkungan. 6.Korupsi politis ada di banyak negara. Perusahaan-perusahaan yang bergantung pada hasil korupsi tak akan menggunakan sumber dayanya untuk melakukan inovasi. namun merugikan perusahaanperusahaan kecil (SME).

serta lemahnya penegakan hukum bagi pelaku-pelaku korupsi.mereka tidak mampu mengakses pasar. 10. Kemudian secara moral. tak akan cukup untuk memenuhi persyaratan sebagai pemenang tender. Meski sesungguhnya hasil pekerjaanya jauh lebih baik dibanding perusahaan korup yang mengandalkan korupsi untuk mendapatkan tender dengan kualitas pekerjaan yang dapat dipastikan buruk. Kerugian Bagi Perusahaan yang Jujur Jika peserta tender yang melakukan korupsi tidak mendapat hukuman. Menurunnya Tingkat Kepercayaan Kepada Pemerintah Ketika orang menyadari bahwa pelaku korupsi dilingkungan pemerintahan tidak dijatuhi hukuman. 8. Erosi Budaya Ketika orang menyadari bahwa tidak jujurnya pejabat publik dan pelaku bisnis. masyarakat seakan mendapat pembenaran atas tindakannya mencurangi pemerintah karena dianggap tidak melanggar nilai-nilai kemanusiaan. 9. hal ini akan menyebabkan peserta yang jujur akan mengalami kerugian karena kehilangan kesempatan melakukan bisnisnya. Hal serupa juga terjadi pada pelaku bisnis yang akan menyadari bahwa menawarkan harga dan kualitas yang kompetitif saja. mereka akan menilai bahwa pemerintah tak dapat dipercaya. 7. Upaya Mengatasi Korupsi Ada beberapa upaya yang dapat ditempuh dalam memberantas tindak . akan menyebabkan masyarakat meninggalkan budaya kejujuran dengan sendirinya dan membentuk kepribadian masyarakat yang tamak. Memperbesar kemiskinan E.

. Upaya penindakan (kuratif). EM. Beberapa contoh penindakan yang dilakukan oleh KPK : a. Dugaan korupsi dalam pengadaan Helikopter jenis MI-2 Merk Ple Rostov Rusia milik Pemda NAD (2004). Malaysia. informal dan agama. Menahan Konsul Jenderal RI di Johor Baru. c. antara lain sebagai berikut : 1. Melakukan pencatatan ulang terhadap kekayaan pejabat yang mencolok. Upaya penindakan.korupsi di Indone-sia. Upaya pencegahan (preventif). Menanamkan semangat nasional yang positif dengan mengutamakan pengabdian pada bangsa dan negara melalui pendidikan formal. dilakukan pemecatan tidak terhormat dan dihukum pidana. Ia diduga melekukan pungutan liar dalam pengurusan dokumen keimigrasian. Berusaha melakukan reorganisasi dan rasionalisasi organisasi pemerintahan mela-lui penyederhanaan jumlah departemen beserta jawatan di bawahnya. Sistem keuangan dikelola oleh para pejabat yang memiliki tanggung jawab etis tinggi dan dibarengi sistem kontrol yang efisien. Menciptakan aparatur pemerintahan yang jujur dan disiplin kerja yang tinggi. Para pejabat dihimbau untuk mematuhi pola hidup sederhana dan memiliki tang-gung jawab yang tinggi. Melakukan penerimaan pegawai berdasarkan prinsip keterampilan teknis. Dugaan korupsi dalam Proyek Program Pengadaan Busway pada Pemda DKI Jakarta (2004). yaitu dilakukan kepada mereka yang terbukti melanggar dengan dibe-rikan peringatan. Para pegawai selalu diusahakan kesejahteraan yang memadai dan ada jaminan masa tua. 2. b.

g. Dugaan penyalahgunaan jabatan dalam pembelian tanah yang merugikan keuang-an negara Rp 10 milyar lebih (2004). Kasus penyuapan panitera Pengadilan Tinggi Jakarta (2005). d.9 miliar (2004). Kasus korupsi dan penyuapan anggota KPU kepada tim audit BPK (2005). Membuka wawasan seluas-luasnya pemahaman tentang penyelenggaraan peme-rintahan negara dan aspek-aspek hukumnya. Menetapkan seorang bupati di Kalimantan Timur sebagai tersangka dalam kasus korupsi Bandara Loa Kolu yang diperkirakan merugikan negara sebesar Rp 15. . Melakukan kontrol sosial pada setiap kebijakan mulai dari pemerintahan desa hingga ke tingkat pusat/nasional. e. i. a. Dugaan korupsi pada penyalahgunaan fasilitas preshipment dan placement deposito dari BI kepada PT Texmaco Group melalui BNI (2004). Kasus penyuapan Hakim Agung MA dalam perkara Probosutedjo. Kasus korupsi di KBRI Malaysia (2005). Tidak bersikap apatis dan acuh tak acuh. Upaya edukasi masyarakat/mahasiswa. 3. h.d. Memiliki tanggung jawab guna melakukan partisipasi politik dan kontrol sosial terkait dengan kepentingan publik. b. c. f. j.

penjajahan rendahnya pendidikan. kelangkaan . Kamerun. In-donesia berada di posisi keenam negara terkorup di dunia. Nigeria. ketiadaan dan kelemahan pemimpin. Paraguay. Upaya edukasi LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat). Somalia. Medan. Indonesia Corruption Watch (ICW) adalah organisasi non-pemerintah yang meng-awasi dan melaporkan kepada publik mengenai korupsi di Indonesia dan terdiri dari sekumpulan orang yang memiliki komitmen untuk memberantas korupsi me-lalui usaha pemberdayaan rakyat untuk terlibat melawan praktik korupsi. tidak adanya hukuman yang keras. BAB III PENUTUP A. Angola.kelemahan pengajaran dan etika. unsur dalam perbuatan korupsi meliputi dua aspek. Transparency International (TI) adalah organisasi internasional yang bertujuan memerangi korupsi politik dan didirikan di Jerman sebagai organisasi nirlaba se-karang menjadi organisasi non-pemerintah yang bergerak menuju organisasi yang demokratik. Irak. kemiskinan. Mampu memposisikan diri sebagai subjek pembangunan dan berperan aktif dalam setiap pengambilan keputusan untuk kepentingan masyarakat luas. Jadi. Sudan. Haiti & Myanmar. disusul Surabaya. 4. kolonialisme. Etiopia. Semarang dan Batam.2 sejajar dengan Azerbaijan. Sedangkan survei TI pada 2005. Survei TI Indonesia yang membentuk Indeks Persepsi Korupsi (IPK) In-donesia 2004 menyatakan bahwa Jakarta sebagai kota terkorup di Indonesia.e. Pakistan.Adapun penyebabnya antara lain. Kesimpulan Korupsi adalah suatu tindak perdana yang memperkaya diri yang secara langsung merugikan negara atau perekonomian negara. Publikasi tahunan oleh TI yang terkenal adalah Laporan Korupsi Global. Libya dan Usbekistan. ICW la-hir di Jakarta pd tgl 21 Juni 1998 di tengah-tengah gerakan reformasi yang meng-hendaki pemerintahan pasca-Soeharto yg bebas korupsi. Aspek yang memperkaya diri dengan menggunakan kedudukannya dan aspek penggunaan uang Negara untuk kepentingannya. Kenya. ser-ta hanya lebih baik dari Kongo. IPK Indonesia adalah 2. Sedangkan Islandia adalah negara terbebas dari korupsi.

Dampak Korupsi Bagi Perekonomian Indonesia http://indragunawan0605. Korupsi. rendahnya sumber daya manusia. http://id. bidang demokrasi. Saran Sikap untuk menghindari korupsi seharusnya ditanamkan sejak dini. 2014.Dan pencegahan korupsi dapat dimulai dari hal yang kecil. B.Korupsi dapat diklasifikasikan menjadi tiga jenis.org/wiki/Korupsi diakses tanggal 16 Mei 2014 Anonim.com/2013/10/korupsi. DAFTAR PUSTAKA Anonim. Dampak dan akibat Korupsi dalam Pengadaan barang dan jasa. Upaya Pembe rantasan Korupsi. http://makalainet. 2013.html diakses tanggal 16 Mei 2014 Anonim.wikipedia.com/2013/11/20/dampakkorupsi-bagi-perekonomian-indonesia/ diakses tanggal 16 Mei 2014 anonim. Korupsi. 2014. . 2013. ekonomi.lingkungan yang subur untuk perilaku korupsi. serta struktur ekonomi.dan tujuan.wordpress. http://pattirosemarang. sifat. dan kesejahteraan negara. yaitu bentuk.org/media-hari-ini/read/dampakdan-akibat-korupsi-dalam-pengadaan-barang-dan-jasa/ diakses tanggal 16 Mei 2014 Anonim. Dampak korupsi dapat terjadi di berbagai bidang diantaranya. 2014.blogspot.

com/2012/11/makalah-upayapemberantasan-korupsi-di.html diakses tanggal 16 Mei 2014 .blogspot.http://blogstoryaboutme.