You are on page 1of 10

LAPORAN RESMI

PRAKTIKUM SPEKTROSKOPI
ANALISIS BUTANA

Oleh :
Nama

: Ahmad Amjad Muzani

NIM

: 13630019

Jurusan/Fakultas : Kimia/Fak. Sains dan Teknologi

LABORATORIUM INFORMATIKA
JURUSAN KIMIA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA
2015

2007). Pada percobaan ini dilakukan minimisasi energi konformasi butana dengan menggunakan medan gaya (Force Field) MM+. Dasar Teori Kimia komputasi adalah cabang ilmu kimia yang menggunakan hasil kimia teori yang diterjemahkan ke dalam program komputer untuk menghitung sifat-sifat molekul dan perubahannya. energi dan selisih energi. dan besaran spektroskopi lainnya. Energi yang paling rendah dari suatu sistem akan menghasilkan konformasi yang lebih stabil. Dalam metode ini molekul digambarkan sebagai kumpulan atom yang berinteraksi dengan yang lain dengan fungsi analitik sederhana yang didasarkan pada mekanika klasik. Simulasi terhadap makromolekul (seperti protein dan asam nukleat) dan system besar bisa mencakup kajian konformasi molekul dan perubahannya (misalnya proses denaturasi protein). padatan. Latar Belakang Minimisasi energi dapat dilakukan untuk menentukan geometri suatu molekul yang paling stabil. momen dipole. Istilah kimia komputasi sering digunakan juga sebagai ilmu komputer dan kimia (Prianto. dan kristal cair) dan menerapkan program tersebut pada sistem kimia nyata.A. 2. Mekanika molekul merupakan sebuah metode empiris yang digunakan untuk menyatakan energi potensial dari molekul sebagai fungsi dari variabel geometri. Parameter yang digunakan dalam perhitungan energi diturunkan dari database struktur yang diperoleh secara eksperimen dan metode mekanika kuantum. perubahan massa. Kimia komputasi dapat pula melakukan simulasi terhadap sistem-sistem besar (atau banyak molekul protein gas. kereaktifan. Saat minimisasi sedang berlangsung. molekul yang dianalisis akan menjadi suatu konformasi yang berbeda dengan masing-masing energi yang berbeda. serta peramalan sifat-sifat makroskopik (seperti kalor jenis) berdasarkan perilaku tingkat atom dan molekul. PENDAHULUAN 1. muatan. Metode kimia komputasi dapat dibedakan menjadi 2 bagian besar yaitu metode mekanika molekul dan metode struktur elektronik yang terdiri dari ab initio dan semiempiris. Mekanika molekul merupakan metode yang . frekuensi getaran. Contoh sifat-sifat yang dihitung antara lain struktur aatom. cairan.

misalnya keadaan transisi. Itulah sebabnya banyak jenis medan gaya yang hanya teliti digunakan untuk golongan senyawa tertentu saja. study molecular dinamik dasar. study QSAR. Kekuatan dari metode MM adalah kemampuannya dalam menganalisis sifat senyawa untuk senyawa yang memiliki massa molekul tinggi dengan waktu perhitungan yang relative cepat. misalnya AMBER untuk protein. DNA. optimasi geometri dengan berbagai macam metode. 2011). dan RNA akan memerlukan perhitungan dengan metode kimia komputasi yang memungkinkan untuk tetap dapat memperoleh sifat sistem kimia yang akurat tetapi dengan waktu perhitungan yang rasional. Software ini dapat digunakan untuk menggambar struktur kimia. MM1-MM4 untuk hidrokarbon. kekurangannya terletak pada asumsi dasar dari MM yang memperlakukan atom-atom dalam molekul yang sudah saling berikatan. polarisabilitas. dll. MM+ untuk keperluan umum semua senyawa (Pranowo dan Hetadi. merupakan tools dasar dalam molecular modeling.Pembangunan protein dan asam nukleat dari residu standarnya serta modifikasinya 3.digunakan dalam pemodelan molekul untuk senyawa-senyawa dengan massa molekul besar seperti protein. Hyperchem merupakan suatu program stimulasi dan pemodelan molekul yang memungkinkan penampilan dan perhitunga n kimia yang rumit.Pemodelan struktur molekul dari atom-atom dan mengubahnya dalam bentuk tiga dimensi 2. Hyperchem. sehingga MM tidak akurat jika digunakan untuk memprediksi sistem kimia yang sifatnya didominasi oleh electron. Penyusunan persamaan MM yang dikenal dengan medan gaya sangat bergantung pada ketersediaan sifat fisik eksperimental yang dimiliki oleh golongan senyawa tertentu.Pemodelan molekul dari sumber-sumber seperti file PDB (Brookhaven . fungsi-fungsi yang dapat dijelaskan oleh hyperchem antara lain: 1. Namun demikian.Hyperchem dikeluarkan Autodesk Incorporation (Kanada) merupakan salah satu perangkat lunak yang berjalan di bawah sistem operasi windows Hyperchem merupakan program aplikasi komputer dibidang kimia dan mengkhususkan penggunaanya dibidang kimia dengan menterjemahkan bahasa matematis mekanika kuantum menjadi program kimia siap pakai. dan sifat ionisasi.

pilih MM+. translasi maupun zoom 5. Pemilihan medan gaya Sebelum menggambarkan dan menjalankan optimisasi dengan mekanika molekular. kita harus memilih medan gaya mekanika molekular yagn tersedia pada program HyperChem. Medan gaya berisi jenis atom dan parameter yang harus ditandakan pada molekul sebelum kita menjalankan perhitungan mekanika molekular. b.Penataan ulang molekul dengan rotasi. Menggambar butana Bentuk butana pertama yang harus dibuat adalah bentuk eklips yaitu sudut dihedral CCCC sebesar 0o. C. semiempirik dan mekanika kuantum (Hyperchem Manual.Mengubah tampilan molekul (Rendering) 6.Perhitungan-perhitungan kimia dengan berbagai metode. Sebagai contoh. d. kita memilih medan gaya MM+. D. Jika kotak dialog muncul. METODE Praktikum minimisasi energi konformasi butana dengan menggunakan medan gaya (Force Field) MM+ ini dilakukan berdasarkan prosedur sebagai berikut : 1. Yakinkan bahwa Explicit Hydrogens pad akeadaan tidak aktif (pada menu . b. TUJUAN Minimisasi energi konformasi butana dengan menggunakan medan gaya (Force Field) MM+. Atur level pilihan pada atoms. mekanika molekuler. Pilih Molekular Mechanics pada menu Setup. Atur Default Element pada karbon dan dapatkan dalam mode Draw. Pilih Labels pad amenu Display dan beri label atom dengan nomor.Protein Data Bank) 4. 2. Untuk memilih medan gaya a. ALAT Peralatan yang digunakan dalam praktikum ini adalah satu unit komputer dengan aplikasi Hyperchem didalamnya. Untuk membuat bentuk eklips dilakukan langkah sebagai berikut : a. seperti dinamik melekuler. 2002) B. c.

2-3 dan 3-4. L-klik pada OK untuk menutup kotal dialog dan memulai perhitungan. Pilih pengaturan Bond Torsion pada menu Build. Ukur sudut dihedral CCCC dan catat hasilnya. 3. Gambarkan struktur 2D dengan mengklik dan menggeser sedemikia hingga keempat karbon terhubungkan. L-klik pada OK unutk memulai perhitungan. Klik ganda pada Selection sebagai ganti dari Model Builder. d. R-klik pada area yang kosong pada bidang kerja. g. Pilih Add H & Model Build pada menu Build. b. Cetak strutkur dan lampirkan pada lembar laporan. e. . Pilih Single Point. Perhitungan ini akan memberikan energi tanpa optimasi dengan sudut ikatan dihedral eksak. j. Kita ingin mengubahnya menjadi sudut 0o. Setelah beberapa menit. c. Kembali ke langkah 9 dan ulangi proses untuk sudut ikat dihedral 60. i. Optimasi struktur Langkah berikutnya adalah meminimisasi struktur dengan menjalankan optimasi mekanika molekul dengan melakukan langkah berikut : a. Optimasi struktur dengan memilih Compute dan kemudian Geometry Optimizisation. Kembali ke dalam mode Selection h. k. HyperChem akan menentukan struktur baru dengan bond torsion sesuai yang telah ditentukan. Pilih Compute. Model Builder akan membentuk konformasi anti dari butana sebagai struktur default dengan sudut dihedral CCCC sebesar 180o. Catat energi teroptimasi dan sudut ikat dihedral CCCC. e. 120. Catat energi dengan melakukan perhitungan single point pada struktur yang telah tergambar. f. Yakinkan bahwa Multiple Selection dalam keadaan aktif.Build. Pilih sudut torsi 4-atom dengan memilih ikatan dengan urutan 1-2. Perhitungan dimulai dan informasi tentang akan muncul di baris status. dan atur Bond Torsion pada 0o dan tekan OK. g. f. program akan selesai.

332972 2. HASIL DATA 1. . Lengkapi lembar jawaban yang tersedia. 240 dan 300o. PEMBAHASAN Praktikum analisis butana ini bertujuan untuk meminimisasi energi konformasi butana dengan menggunakan medan gaya (Force Field) MM+. Tabel hubungan besar sudut dengan energi single point Sudut 0 60 120 180 240 300 Energi Single Point (kkal/mol) 18. Struktur dalam keadaan single point tidak memperdulikan tolakan-tolakan yang terjadi antar atom hidrogen yang terikat ke atom karbon.332891 8. Perhitungan yang dilakukan dalam percobaan ini yaitu single point.947651 8.72965 4. Grafik hubungan besar sudut dengan energi single point F.823595 8.729651 8. E.180. Berbeda dengan struktur energi teroptimasi dimana tolakan antar elektron yang ada pada atom hidrogen akan mempengaruhi sehingga molekul butana akan mencari keadaan stabilnya dengan meminimisasi terjadinya tolakan tersebut. Energi single point merupakan energi molekul dari struktur yang telah ditentukan tanpa mengalami proses optimasi energi dari struktur semula.

Berdasarkan data yang diperoleh terlihat bahwa pada sudut 180 merupakan sudut dengan energi minimum. Berita Dirgantara. Prianto. 2013. KESIMPULAN Berdasarkan praktikum yang dilakukandapat disimpulkan bahwa struktur yang paling stabil adalah pada sudut 180o dengan energi single point sebesar 4. Suatu jenis tarikan tidak akan mempengaruhi jika dalam suatu konformasi tersebut tolakan antar elektron pada atom molekul tersebut jaraknya cukup jauh dan mempunyai energi terendah sehingga pergerakan pada molekul tersebut sedikit sekali. Bayu. Panduan Praktikum Kimia Komputasi.947651 kkal/mol. Yogyakarta. Ketika sudut dihedral yang digunakan 180o. G. Jurusan Kimia FMIPA UGM. yaitu sebesar 4. Pemodelan Kimia Komputasi.947651 kkal/mol. .8. maka tolakan antar elektron pada atomnya berkurang karena jarak antar elektron pada atom hidrogen menjauh. 2002 Pranowo. H. 2007. Sehingga pada posisi sudut tersebut diperoleh struktur butana yang paling stabil. Harno Dwi. Halaman 1-2. DAFTAR PUSTAKA Hyperchem Manual. Vol.

Gambar 60o . Gambar 0o 2.LAMPIRAN 1.

Gambar 240o . Gambar 180o 5. Gambar 120o 4.3.

Gambar 300o .6.