You are on page 1of 8

19

BAB III
HASIL

A. Tempat dan Waktu Praktek
1. Waktu
Tanggal 31 Oktober 2015 pukul 09.00 - 17.00 WIB.
2. Tempat Pelaksanaan Praktek
POS II Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemerintah Surakarta.
B. Peserta dan Pengampu Praktek
1. Peserta
Seluruh mahasiswa angkatan 2013 dengan jumlah 95 orang
2. Pengampu Praktek
Tutug Bolet Atmaja
C. Deskripsi Praktek
Praktikum pada training Damkar terdiri dari cara mengamankan tabung
gas yang bocor, cara memadamkan api dengan karung goni (teknik
tradisional), cara memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan
(APAR), memadamkan jika terjadi kebakaran kompor saat memasak dan cara
memadamkan

kebakaran

dengan

menggunakan

Hydrant.

Praktikum

disimulasikan terlebih dahulu oleh anggota pemadam kebakaran dan sebagian
dari mahasiswa, kemudian satu per satu mahasiswa melakukan training
Damkar tersebut secara urut berdasarkan absen.

D. Peralatan Praktek
1. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
19

Tabung Gas LPG . Hydrant 3.20 2. Karung Goni 4.

posisikan karung di samping tubuh agar tidak menutupi pandangan. Setelah sekiranya api telah padam. . Sebelum masuk ke lokasi kebakaran. e. Kemudian karung basah tadi usap-usapkan pada bagian benda yang terbakar agar api cepat padam oleh air yang menempel di karung. Cara Memadamkan Api dengan Karung Goni Basah a. b. c. Selanjutnya posisikan satu kaki ke depan. Pastikan APAR berisi dan dapat digunakan (lihat indikator). Ulangi cara-cara di atas sampai api benar-benar mati dan padam. Hasil Kegiatan Praktek 1. Masukkan seluruh bagian karung goni ke dalam air. d. c. Setelah sampai di sumber api. berjalanlah menuju sumber api dengan tidak melawan arah angin. jangan Anda lemparkan karung goni basah yang anda pegang. Cara Memadamkan Api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) a. Kompor Gas E. posisikan karung di depan barang yang terbakar dengan tidak melawan arah angin. tes terlebih dahulu dengan menekan sedikit pompanya. 2. Tarik Pin atau Pengunci APAR. b. dan tutuplah kobaran api secara perlahan.21 5. Peganglah karung menutupi tangan. posisi Anda harus berlindung di balik karung. angkatlah karung dengan posisi tangan yang memegang tertutup karung seperti langkah pertama tadi.

Cara Memadamkan Api dengan Hydrant a. tekan tuas. 3) Sambungkan pangkal selang (sisi betina) dengan hydrant pillar. Untuk menggulung Fire Hose. . dibutuhkan dua orang dari bagian Hose Man untuk setiap satu tim Fire Brigade. setelah siap beri kode agar air segera dialirkan. Menggelar Selang (Fire Hose) 1) Panggul selang dan lemparkan gulungan selang ke arah api. Cara Menggulung Selang Hydrant Dalam menggulung maupun menguraikan gulungan Fire Hose. Mengalirkan air 1) Beri kode operator dengan tangan lurus ke atas. 2) Tangan kiri pegang ujung Nozzle. 2) Untuk menghentikan aliran air. Risiko ini tentunya sangat fatal karena api kebakaran terlambat dihalau sehingga akan menjalar lebih luas dan semakin besar. c. sapukan ke api ke kiri dan kanan secara berulang hingga api padam. Berdirilah sesuai arah mata angin untuk menghindari panasnya api. e. maka ketika selang akan digunakan. kemungkinan besar akan terjadi kemacetan gulungan sehingga berisiko menyebabkan selang pemadam sobek dan berakhir pada terlambatnya tindakan pemadaman. 3. tambah lagi dan sambungkan satu dengan yang lainnya. Pegang selang APAR. jangan nozzle-nya. tangan ditekuk dengan membuat gerakan melipat sebatas siku berulang-ulang. tangan kanan pada pangkal Nozzle sambil dijepit dengan ketiak. b. 2) Bila kurang panjang. perlu menggunakan teknikteknik khusus karena tidak diperkenankan untuk menggulung secara asal karena penggulungan selang akan memengaruhi proses penarikan atau penguraian selang saat akan digunakan di lapangan.22 d. 4. Jika teknik penggulungan Fire Hose salah atau keliru. Pegang Nozzle 1) Ambil posisi dengan benar (kuda-kuda).

yaitu teknik single dan double roll.5 inci dan 2. Apabila kedua ujung atau coupling telah disatukan. Pastikan Female Coupling berada di tengah gulungan dan menghadap ke atas agar dapat diambil dengan mudah saat akan digunakan. akan lebih mudah jika terlebih dulu telah mengenal jenis dan komponen dari selang pemadam karena hal-hal ini merupakan pengetahuan dasar yang harus diketahui oleh setiap petugas Fire Brigade. baik dari panjang selang yang disediakan dalam panjang 15 meter.23 Sebelum membahas mengenai teknik-teknik khusus dalam menggulung Fire Hose. teknik double roll sengaja menyatukan kedua ujung. Coupling pertama disebut dengan Female Coupling yang khusus untuk disambungkan atau dipasang pada Hydrant Pilar yang merupakan sumber keluarnya pasokan air. Berbeda halnya dengan teknik single roll yang memisahkan kedua ujung coupling. machino. di mana coupling ini akan dipasang dengan nozzle dan akan dibawa oleh petugas pemadam yang beroperasi pada lokasi bencana kebakaran. Hose Man harus memegang Female Coupling kemudian menggulung selang ke arah yang berlawanan dari jarum jam sampai berakhir pada Male Coupling. Sebelum selang digulung. yaitu 1. Sementara coupling yang kedua disebut dengan Male Coupling. terdapat dua ujung yang disebut dengan coupling yang dilengkapi dengan pengunci yang beragam jenisnya seperti jenis drat. coupling male dan female. sehingga terbentuk lipatan selang di sisi yang lain. . pastikan dengan benar bahwa tidak ada lagi air yang masih tersisa di dalam selang pemadam. Fire Hose pada umumnya didesain bervariasi sesuai dengan kebutuhan. ataupun jenis storz coupling. hingga desain variasi pada diameter selang yang disediakan dalam dua ukuran. 20 meter.5 inci. Untuk melakukan penggulungan Fire Hose dengan teknik single roll. dan 30 meter. mulailah menggulung dari sisi lipatan menuju kedua coupling. Sedangkan teknik khusus dalam menggulung selang pemadam dibagi menjadi dua jenis teknik. Pada sebuah Fire Hose.

apabila Fire Hose pada instalasi fire hydrant akan digunakan kembali. pecahan kaca maupun benda-benda berujung tajam lainnya yang dapat membuat selang robek ataupun membahayakan petugas Fire Brigade selama operasi pemadaman. Maka dari itu. Salah satu Hose Man berperan untuk memasang Coupling bagian Female pada Hydrant Pilar sementara Hose Man lainnya berlari menarik Male Coupling menuju Nozzle Man.24 Dari kedua teknik tersebut. Anda tidak perlu khawatir. namun dalam proses membawa selang dengan menariknya. mengingat pola penggulungan double roll yang mustahil untuk dilakukan pelemparan. Fire Brigade juga membutuhkan tenaga tim support yang berperan untuk membantu mensterilkan jalur Fire Hose sehingga tidak akan ada paku. sebab gas yang keluar dari . 5. Mengantarkan Male Coupling dengan berlari tentu akan lebih efektif dan pasti. Bila memungkinkan. Pada awalnya gas yang keluar dari tabung gas tidak berbau. Sementara. risiko selang akan robek sangat minim karena penggunaan dilakukan dengan cara melempar dan bukan menarik sehingga selang tidak akan bergesekan di atas tanah atau aspal. Pada penggulungan teknik single. badan selang akan terus mengalami pergesekan di atas aspal atau tanah sehingga berisiko menyebabkan kerobekan. Dalam satu tim Fire Brigade. Cara Mengatasi Tabung Gas Bocor a. hendaknya keseluruhan petugas sudah menyepakati teknik khusus Fire Hose mana yang akan selalu digunakan sehingga tidak akan terjadi kesalahpahaman dan kesalahteknisan. diharapkan salah seorang dari Hose Man memiliki ketrampilan dalam melemparkan Male Coupling kepada Nozzle Man yang biasanya selalu berada dalam jarak belasan hingga dua puluhan meter. penguraian selang pada teknik double roll dilakukan dengan pembagian tugas pada masing-masing petugas Hose Man. Namun. Namun. maka akan lumayan sulit untuk menarik gulungan karena akan menghabiskan cukup banyak waktu. kerikil. pada teknik ini. masing-masing memiliki kelemahan dan keunggulan.

usahakan agar tidak menyemprotnya dengan air atau pemadam kebakaran lainnya. d. Gunakan alat pemadam api untuk memadamkan kebakran yang tidak mengandung plastik seperti karung goni. handuk. korek api. Kebocoran dapat disebabkan karena kompor tidak tertutup rapat. c. Jangan panik jika Anda mencium bau gas yang menyengat. Tutup telapak tangan anda dengan ujung atas kiri dan kanan dari alat pemadam. b. kita tidak bisa menjamin dimana alat pemadam kita mendarat. Jangan melempar alat pemadam ke sumber api. . Jangan pernah menyiram api dengan air. cabut regulator yang terpasang dan matikan kran kompor. Tujuannya adalah agar Anda langsung waspada jika kadar gas yang keluar melebihi kapasitasnya. Melempar berarti memberikan suplai oksigen yang lebih besar ke api dan bisa mengakibatkan api mendadak lebih besar. Segeralah buka pintu dan jendela. Cara mencarinya sama dengan cara tukang tambal ban mencari sumber kebocoran pada ban. atau regulator tidak bekerja dengan baik. (bila ingin ditangani sendiri) b. c. Oleskan air sabun pada bagian yang diduga mengalami kebocoran. Terlebih lagi. selang bocor. Lalu. sarung. Periksalah bagian-bagian dari kompor dan tabung gas Anda. segeralah Anda cari sumber kebocoran. Cara Mengatasi Kebakaran Kompor karena Minyak a. Jika kebocoran sudah terjadi. 6. d. e. dan lain-lain. air sabun tersebut akan menggelembung pada bagian yang bocor. rokok. Jika api sudah terlanjur menyala. Lalu.25 tabung gas telah ditambah semacam odoran (zat penimbul bau khusus). Jangan memegang alat pemadam dengan tangan terbuka. Hindari menyalakan lilin. selimut. karpet. ataupun saklar listrik karena dapat menimbulkan api. sambungan selang atau kompor tidak rapat.

Ingat. g. 2) selimuti orang yang pakaiannya terbakar tadi dengan karung goni basah.26 e. Lalu selimutilah pelanpelan sumber api hingga semuanya tertutup alat pemadam. Dekati sumber api perlahan-lahan. Amati apakah api masih menyala. 4) Telpon pemadam kebakaran dan medis . Jadikan alat pemadam sebagai penghalang antara Anda dan sumber api. Jika hal ini terjadi. Salah satu kemungkinan yang terbesar terbakar adalah pakaian orang yang berada di dapur. Hindari resiko yang tidak perlu dengan berasumsi kita tleah berhasil memadamkan api. api yang padam belum tentu akan padam selamanya. Setelah sumber api tertutup sempurna. f. maka : 1) Cari lokasi yang aman. 3) Usahakan bisa menyelimutnya seperti karpet yangg digulung. Dia masih menyimpan panas dan uap bahan bakar. lepaskan pegangan Anda dan segeralah menjauh. Panggil bantuan pemadam kebakaran.