You are on page 1of 13

AKIBAT BENCANA ALAM

Devinisi Bencana Alam
Bencana alam adalah konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami (suatu
peristiwa fisik, seperti letusan gunung, gempa bumi, tanah longsor) dan
aktivitas manusia. Karena ketidakberdayaan manusia, akibat kurang baiknya
manajemen keadaan darurat, sehingga menyebabkan kerugian dalam bidang
keuangan dan struktural, bahkan sampai kematian.
Bencana alam juga dapat diartikan sebagai bencana yang diakibatkan oleh gejala
alam. Sebenarnya gejala alam merupakan gejala yang sangat alamiah dan biasa
terjadi pada bumi. Namun, hanya ketika gejala alam tersebut melanda manusia
(nyawa) dan segala produk budidayanya (kepemilikan, harta dan benda), kita baru
dapat menyebutnya sebagai bencana.
Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan untuk mencegah atau
menghindari bencana dan daya tahan mereka. Pemahaman ini berhubungan
dengan pernyataan: “bencana muncul bila ancaman bahaya bertemu dengan
ketidakberdayaan”. Dengan demikian, aktivitas alam yang berbahaya tidak akan
menjadi bencana alam di daerah tanpa ketidakberdayaan manusia, misalnya gempa
bumi di wilayah tak berpenghuni. Konsekuensinya, pemakaian istilah “alam” juga
ditentang karena peristiwa tersebut bukan hanya bahaya atau malapetaka tanpa
keterlibatan manusia. Besarnya potensi kerugian juga tergantung pada bentuk
bahayanya sendiri, mulai dari kebakaran, yang mengancam bangunan individual,
sampai peristiwa tubrukan meteor besar yang berpotensi mengakhiri peradaban
umat manusia.
Namun demikian pada daerah yang memiliki tingkat bahaya tinggi (hazard) serta
memiliki kerentanan/kerawanan(vulnerability) yang juga tinggi tidak akan memberi
dampak yang hebat/luas jika manusia yang berada disana memiliki ketahanan
terhadap bencana (disaster resilience). Konsep ketahanan bencana merupakan
valuasi kemampuan sistem dan infrastruktur-infrastruktur untuk mendeteksi,
mencegah & menangani tantangan-tantangan serius yang hadir. Dengan demikian
meskipun daerah tersebut rawan bencana dengan jumlah penduduk yang besar jika
diimbangi dengan ketetahanan terhadap bencana yang cukup.

dan banjir laut pasang.2 Klasifikasi Bencana alam Klasifikasi bencana alam berdasarkan penyebabnya dibedakan menjadi tiga jenis. tetapi gejala awalnya dimulai dari kondisi geologis (jenis dan karakteristik tanah serta batuan dan sebagainya). Bencana alam klimatologis Bencana alam klimatologis merupakan bencana alam yang disebabkan oleh faktor angin dan hujan.2. banjir danau. jenis banjir dibedakan menjadi tiga. 2. Bila hantaman benda-benda langit mengenai permukaan bumi maka akan menimbulkan bencana alam yang dahsyat bagi penduduk bumi. dan kebakaran alami hutan (bukan oleh manusia). yaitu : 1. kekeringan. yaitu banjir sungai. contoh : hantaman/impact meteor. dan tsunami. Banjir Banjir adalah bencana akibat curah hujan yang tinggi dengan tidak diimbangi dengan saluran pembuangan air yang memadai sehingga merendam wilayahwilayah yang tidak dikehendaki oleh orang-orang yang ada di sana. . 2. Jenis – Jenis Banjir Banjir merugikan banyak pihak Berdasarkan sumber air yang menjadi penampung di bumi. Gerakan tanah (longsor) termasuk juga bencana alam. Bencana alam ekstra-terestrial Bencana alam Ekstra-Terestrial adalah bencana alam yang terjadi di luar angkasa. Contoh bencana alam klimatologis adalah banjir. badai. walaupun pemicu utamanya adalah faktor klimatologis (hujan). angin puting beliung. Banjir Sungai Terjadi karena air sungai meluap. Bencana alam geologis Bencana alam ini disebabkan oleh gaya-gaya yang berasal dari dalam bumi (gaya endogen).3 Macam-Macam Bencana Alam Di Sekitar Kita 1. a. Banjir bisa juga terjadi karena jebolnya sistem aliran air yang ada sehingga daerah yang rendah terkena dampak kiriman banjir. banjir bandang. letusan gunung berapi. Yang termasuk dalam bencana alam geologis adalah gempa bumi.

d) Rusaknya areal pertanian e) Timbulnya penyakit-penyakit f) Menghambat transportasi darat Cara Mengantisipasi Banjir Untuk mengantisipasi bencana banjir banyak hal yang harus dilakukan. diantaranya adalah : a) membersihkan saluran air dari sampah yang dapat menyumbat aliran air sehingga menyebabkan terjadinya banjir. b) Pendangkalan sungai.b. . sistemsistem pipa) sehingga dapat mencegah beban yang berlebihan terhadap sungai. Banjir Laut pasang Terjadi antara lain akibat adanya badai dan gempa bumi. b) Sulitnya mendapatkan air bersih. e) Pembuatan tanggul yang kurang baik. yang sembarangan. Dampak Dari Banjir Banjir dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup berupa: a) Rusaknya areal pemukiman penduduk. sungai. dan c) Rusaknya sarana dan prasarana penduduk. Banjir Danau Terjadi karena air danau meluap atau bendungannya jebol. c) Pembuangan sampah mapupun gotong royong. c. baik ke aliran sungai d) Pembuatan saluran air yang tidak memenuhi syarat. atau danau yang meluap dan menggenangi daratan. f) Air laut. Penyebab Terjadinya Banjir Secara umum. b) mengeruk sungai-sungai dari endapan-endapan untuk menambah daya tampung air. c) membangun rute-rute drainase alternatif (kanal-kanal sungai baru. penyebab terjadinya banjir adalah sebagai berikut : a) Penebangan hutan secara liar tanpa disertai reboisasi.

tembok-tembok laut di sepanjang pantai-pantai dapat menjaga tingkat ketinggian air agar tidak masuk ke dalam daratan.d) tidak mendirikan bangunan pada wilayah (area) yang menjadi daerah lokasi penyerapan air. Penyebab Kebakaran liar. b) Inventarisasi faktor penyebab kebakaran. kering karena musim b) Kecerobohan manusia antara lain membuang sembarangan dan lupa mematikan api di perkemahan. Cara Mengantisipasi Kebakaran Hutan : Pencegahan kebakaran hutan pada tingkat unit pengelolaan hutan konservasi. Kebakaran Hutan Kebakaran hutan adalah kebakaran yang diakibatkan oleh faktor alam seperti akibat sambaran petir. Hutan yang terbakar juga bisa sampai ke pemukiman warga sehingga bisa membakar habis bangunanbangunan yang ada. e) tidak menebangi pohon-pohon di hutan. Kebakaran hutan menyebabkan dampak yang luas akibat asap kebakaran yang menyebar ke banyak daerah di sekitarnya. leleran lahar. dan lain sebagainya. d) Tindakan yang disengaja seperti untuk membersihkan lahan pertanian atau membuka lahan pertanian baru dan tindakan vandalisme. f) membuat tembok-tembok penahan dan tanggul-tanggul di sepanjang sungai. . kesatuan pengelolaan hutan lindung meliputi kegiatan: a) Inventarisasi lokasi rawan kebakaran hutan. hal ini pula dapat menyebabkan tanah longsor. 2. c) Penyiapan regu pemadam kebakaran. kekeringan yang berkepanjangan. antara lain: a) Sambaran petir pada hutan yang panjang. e) Kebakaran di bawah tanah/ground fire pada daerah tanah gambut yang dapat menyulut kebakaran di atas tanah pada saat musim kemarau. kesatuan pengelolaan hutan produksi. kemarau yang puntung rokok secara c) Aktivitas vulkanis seperti terkena aliran lahar atau awan panas dari letusan gunung berapi. d) Pembuatan prosedur tetap. sehingga jika terjadi hujan lebat secara terus menerus air tidak dapat diserap secara langsung oleh tanah bahkan akan menggerus tanah. karena hutan yang gundul akan sulit menyerap air.

Afrika. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Gempa dengan skala tinggi dapat membuat luluhlantak apa-apa yang ada di permukaan bumi. jalan. Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi Mengantisipasi Gempa Bumi Antisipasi yang harus dilakukan bagi masyarakat luas adalah apa dan bagaimana cara menghadapi kejadian gempa. gedung. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. dan f) Pembuatan sekat bakar. . seperti Dam Karibia di Zambia. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km. Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Beberapa saran dalam menghadapi kejadian gempa adalah sebagai berikut: Sebelum terjadi gempa a) Mengetahui secara teliti jalan-jalan keluar masuk dalam keadaan darurat di mana pun kita berada. 3. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. taman. b) Meletakkan barang-barang yang berat di tempat yang stabil dan tidak tergantung. Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. pada saat dan sesudah gempa terjadi. Terakhir. landmark. jembatan. Ingat gempa dapat terjadi sewaktu-waktu. Pada saat itulah gempa bumi akǍan terjadi. menara. Gempa Bumi Gempa bumi adalah goncangan yang mengguncang suatu daerah mulai dari yang tingkat rendah sampai tingkat tinggi yang membahayakan. Rumah.e) Pengadaan sarana dan prasarana. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam. dan lain sebagainya bisa hancur rata dengan tanah jika terkena gempa bumi yang besar. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah.

dan jangan gunakan elevator atau lift yang ada. Jika berada dalam bangunan tinggi: secepatnya mencari perlindungan di bawah meja dan jauhilah jendela atau dinding luar bangunan. 4. Jika sedang mengendarai kendaraan: hentikan kendaraan kamu dan tetaplah berada di dalam mobil dan pinggirkanlah mobil kamu. kompor minyak atau gas serta listrik agar terhindar dari bahaya kebakaran. atau di bawah jalan layang. radio. b) Periksalah apakah kamu mendapat luka yang memerlukan perawatan segera. Jangan memasuki bangunan meskipun getaran gempa sudah berhenti karena tidak mustahil runtuhan bangunan masih dapat terjadi. Tetaplah berada di lantai di mana kamu berada ketika gempa terjadi. Tsunami . Jika berada di luar rumah: tinggallah atau carilah tempat yang bebas dari bangunan-bangunan.c) Matikan segera lampu. pipa gas atau benda-benda tergantung yang mungkin akan jatuh menimpa. Jika berada di tengah keramaian: janganlah turut berdesak-desakan mencari jalan keluar. telepon yang biasanya disiarkan oleh pemerintah. meskipun orang-orang yang panik mempunyai keinginan yang sama. Jauhi tempat-tempat yang mungkin mengakibatkan luka seperti kaca. Saat terjadi gempa Jika berada di dalam ruangan: diamlah sejenak. janganlah langsung melintasi jalan layang atau jembatan yang membentang. jangan panik dan segeralah keluar dari bangunan. Jika gempa sudah berhenti. bila hal ini memungkinkan. Jangan berhenti di atas jembatan. Jika tercium bau gas usahakan segera menutup sumbernya dan jangan sekali-kali menyalakan api dan merokok. Bersiaplah menghadapi kemungkinan terjadinya gempa-gempa susulan. d) Periksalah kerusakan yang mungkin terjadi pada bangunan kamu. Carilah tempat yang tidak akan kejatuhan runtuhan. Setelah terjadi gempa a) Tetap menggunakan alas kaki untuk menghindari pecahan-pecahan kaca atau bahan-bahan yang merusak kaki. e) Dengarkan informasi melalui televisi. pohon atau dinding. sebelum dipastikan kondisinya aman. Dan berdoa agar terhindar dari bencana yang lebih parah. Secepatnya mencari perlindungan di bawah meja atau di dekat pintu. c) Periksalah aliran/pipa gas yang ada apakah terjadi kebocoran.

tumbukan benda besar/cepat di laut. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter. Sunami sangat berbahaya karena bisa menyapu bersih pemukiman warga dan menyeret segala isinya ke laut lepas yang dalam. namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Namun. Penyebab terjadinya tsunami Skema terjadinya tsunami Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air. dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba.longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut. angin ribut. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar. yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Tsunami yang besar bisa membunuh banyak manusia dan makhluk hidup yang terkena dampak tsunami.Tsunami adalah ombak yang sangat besar yang menyapu daratan akibat adanya gempa bumi di laut. seperti letusan gunung api. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer. dan lain sebagainya. Gerakan vertikal pada kerak bumi. Bila tsunami mencapai pantai. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi. dasar laut naikturun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Akibatnya. kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus. Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter. gempa bumi. dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua. . Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi.

dan lain sebagainya. Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi.200 °C. berlarilah menuju bukit yang terdekat. Gunung berapi yang sering meletus disebut gunung berapi aktif. pergilah ke tempat evakuasi yang sudah ditentukan. Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. magma.5 Skala Richter c) Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun Cara Mengantisipasi Tsunami : Beberapa langkah dalam antisipasi dari bencana tsunami: a) Jika kamu sedang berada di pinggir laut atau dekat sungai. 5. c) Jika situasi tidak memungkinkan untuk melakukan tindakan No. Jika memungkinkan. Gunung Meletus Gunung meletus adalah gunung yang memuntahkan materi-materi dari dalam bumi seperti debu. yakni diperkirakan lebih dari 1. asap. lahar dingin. carilah bangunan bertingkat yang bertulang baja (ferroconcrete building). batu-batuan. sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90 km.000 °C. Tidak semua gunung berapi sering meletus. Gunung meletus biasanya bisa diprediksi waktunya sehinggi korban jiwa dan harta benda bisa diminimalisir. gunakan tangga darurat untuk sampai ke lantai yang paling atas (sedikitnya sampai ke lantai 3). Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1. b) Jika situasi memungkinkan. pakai jaket hujan dan pastikan tangan kamu bebas dan tidak membawa apa-apa.Gempa yang menyebabkan tsunami : a) Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 – 30 km) b) Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6.2. lahar panas. Berbagai Tipe Gunung Berapi a) Gunung berapi kerucut atau gunung berapi strato (strato vulcano) b) Gunung berapi perisai (shield volcano) c) Gunung berapi maar . Letusan gunung berapi yang membawa batu dan abu dapat menyembur sampai sejauh radius 18 km atau lebih. kerikil. awan panas. segera berlari sekuat-kuatnya ke tempat yang lebih tinggi. d) Jika situasi memungkinkan.

pakai jaket hujan dan pastikan tangan kamu bebas dan tidak membawa apa-apa. . b) Mata air menjadi kering c) Sering mengeluarkan suara gemuruh. para peneliti umumnya mencirikan puting beliung “cuaca sedang” berasal dari puting beliung tornado. Angin yang sangat besar seperti badai. segera berlari sekuat-kuatnya ke tempat yang lebih tinggi.Ciri-ciri gunung berapi akan meletus Gunung berapi yang akan meletus dapat diketahui melalui beberapa tanda. Jika memungkinkan. 6. antara lain : a) Suhu di sekitar gunung naik. Angin Puting Beliung / Angin Ribut Angin puting beliung adalah angin dengan kecepatan tinggi yang berhembus di suatu daerah yang dapat merusak berbagai benda yang ada di permukaan tanah.2. Puting beliung cuaca sedang sedikit perusak namun sangat jauh dari umumnya dan memiliki dinamik yang sama dengansetan debu dan landspout. b) Jika situasi memungkinkan. Mereka terbentuk saat barisan awan cumulus congestus menjulang di perairan tropis dan semitropis. d) Jika situasi memungkinkan. pergilah ke tempat evakuasi yang sudah ditentukan. Angin ini memiliki angin yang secara relatif lemah. gunakan tangga darurat untuk sampai ke lantai yang paling atas (sedikitnya sampai ke lantai 3). tornado. carilah bangunan bertingkat yang bertulang baja (ferroconcrete building). dan lain-lain bisa menerbangkan benda-benda serta merobohkan bangunan yang ada sehingga sangat berbahaya bagi manusia. c) Jika situasi tidak memungkinkan untuk melakukan tindakan No. berlarilah menuju bukit yang terdekat. Puting Beliung secara resmi digambarkan secara singkat olehNational Weather Service Amerika Serikat seperti tornado yang melintasi perairan. Namun. kadang disertai getaran (gempa) d) Tumbuhan di sekitar gunung layu e) Binatang di sekitar gunung bermigrasi Mengantisipasi Tsunami Beberapa langkah dalam antisipasi dari bencana tsunami: a) Jika kamu sedang berada di pinggir laut atau dekat sungai.

laut. 8. Secara umum kejadian longsor disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu. Angin ini sangat sering terjadi di Florida Keys. Angin ini dapat terbentuk melintasi perairan seperti tornado mesosiklon.74 ± 0. Sejak angin ini terbentuk dari badai petir perusak dan dapat menjadi jauh lebih dahsyat.dinding berlapis lancar. dan lain sebagainya bisa ikut longsor menghancurkan apa saja yang ada di bawahnya. Pemanasan global atau Global Warming Pemanasan global atau Global Warming adalah peningkatan suhu rata-rata atmosfer. Puting Beliung Tornado merupakan secara harafiah sebutan untuk “tornado yang melintasi perairan”.33 ± 0. Meskipun penyebab utama kejadian ini adalah gravitasi yang mempengaruhi suatu lereng yang curam. lalu lintas. Longsor atau sering disebut gerakan tanah adalah suatu peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan asa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah.Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa. penggunaan bahan-bahan peledak. dan bahkan petir berat yang terlalu berlebihan. sedangkan faktor pemicu adalah faktor yang menyebabkan bergeraknya material tersebut. Tanah Longsor Tanah longsor adalah tanah yang turun atau jatuh dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh . pohon. Tidak hanya tanah saja yang longsor karena batu. misalnya dari berkumpulnya hujan atau salju. pasir. dan umumnya melaju sangat pelan. dan bertahan lebih lama daripada puting beliung cuaca sedang. angin ini dianggap jauh lebih membahayakan. 7.18 °C (1. adanya proses Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0. Masalahnya jika ada orang atau pemukiman di atas tanah yang longsor atau di bawah tanah yang jatuh maka sangat berbahaya. Faktor pendorong adalah faktor-faktor yang mempengaruhi kondisi material sendiri. atau menjadi tornado darat yang melintas keluar perairan. dan daratanBumi. hujan lebat dan aliran debudebu getaran dari mesin. kencang. “sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kacaakibat aktivitas manusia” melalui efek rumah kaca. namun ada pula faktor-faktor lainnya yang turut berpengaruh : Erosi yang disebabkan sungai – sungai atau gelombang laut yang menciptakan lereng-lereng yang terlalu curam lereng dari bebatuan dan tanah diperlemah melalui saturasi yang diakibatkan hujan lebatgempa bumi menyebabkan tekanan yang mengakibatkan longsornya lereng-lereng yang lemah gunung berapi menciptakan simpanan debu yang lengang.

9. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100. Sawah yang kering tidak dapat menghasilkan panen. Pengetahuan tentang musim bermanfaat bagi para petani untuk menentukan waktu tanam dan panen dari hasil pertanian. Kekeringan Perlu dibedakan antara kekeringan (drought) dan kondisi kering (aridity). Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuwan adalah mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan. sedangkan ariditas (kondisi kering) diartikan sebagai keadaan jumlah curah hujan sedikit. Pergantian musim merupakan dampak dari iklim. jika ada.sungai dan waduk tidak dapat berfungsi dengan baik. Pergantian musim dibedakan oleh banyaknya curah hujan. meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim. dan punahnya berbagai jenis hewan. Kekeringan (kemarau) dapat timbul karena gejala alam yang terjadi di bumi ini. Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan. Kekeringan terjadi karena adanya pergantian musim. Akibatakibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian. dan bagaimana pemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain. hilangnya gletser. termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi. pemanasan dan kenaikan muka air lautdiperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil. Pada saat kekeringan. serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. sungai akan mengalami kekeringan.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100. Akibatnya sawahsawah yang menggunakan sistem pengairan dari air hujan juga mengalami kekeringan. Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahanperubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut. Air yang dibutuhkan sehari-hari menjadi langka . Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa. yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca.4 °C (2. Kekeringan adalah kesenjangan antara air yang tersedia dengan air yang diperlukan. masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.1 hingga 6. Perbedaan angka perkiraan itu disebabkan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang. Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat1. tindakan yang harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasi terhadap konsekuensi-konsekuensi yang ada. pasokan air bersih juga berkurang.0 hingga 11. serta perubahan jumlah dan polapresipitasi. Pada musim kemarau. Sebagian besar pemerintahan negaranegara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto.setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik. Selain itu.

yang mengancam bangunan individual. diantaranya: a) membuat waduk (dam) yang berfungsi sebagai persediaan air di musim kemarau. Kekeringan meteorologis (meteorological drought) b. pemakaian istilah “alam” juga ditentang karena peristiwa tersebut bukan hanya bahaya atau malapetaka tanpa keterlibatan manusia. . Kekeringan hidrologis (hydrological drought) d. aktivitas alam yang berbahaya tidak akan menjadi bencana alam di daerah tanpa ketidakberdayaan manusia. b) membuat hujan buatan untuk daerah-daerah yang sangat kering. mulai dari kebakaran. misalnya gempa bumi di wilayah tak berpenghuni. 2. Kekeringan sosial – ekonomi (socio – economic drought) Beberapa cara untuk mengantisipasi kekeringan.keberadaannya. Kekeringan pertanian (agricultural drought) c. Namun demikian pada daerah yang memiliki tingkat bahaya tinggi (hazard) serta memiliki kerentanan/kerawanan(vulnerability) yang juga tinggi tidak akan memberi dampak yang hebat/luas jika manusia yang berada disana memiliki ketahanan terhadap bencana (disaster resilience). Dengan demikian meskipun daerah tersebut rawan bencana dengan jumlah penduduk yang besar jika diimbangi dengan ketetahanan terhadap bencana yang cukup. Konsekuensinya.Kekeringan pada suatu kawasan merupakan suatu kondisi yang umumnya mengganggu keseimbangan makhluk hidup. Konsep ketahanan bencana merupakan valuasi kemampuan sistem dan infrastruktur-infrastruktur untuk mendeteksi. mencegah & menangani tantangan-tantangan serius yang hadir. Dengan demikian. diantaranya: a. c) reboisasi atau penghijauan kembali daerah-daerah yang sudah gundul agar tanah lebih mudah menyerap air pada musim penghujan dan sebagai penyimpanan cadangan air pada musim kemarau. Selain itu waduk dapat mencegah terjadinya banjir pada musim hujan. Besarnya potensi kerugian juga tergantung pada bentuk bahayanya sendiri. Kondisi kekeringan dapat ditinjau dari berbagai segi. Pemahaman ini berhubungan dengan pernyataan: “bencana muncul bila ancaman bahaya bertemu dengan ketidakberdayaan”.4 Dampak Bencana Alam Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan untuk mencegah atau menghindari bencana dan daya tahan mereka. sampai peristiwa tubrukan meteor besar yang berpotensi mengakhiri peradaban umat manusia.

Banyak masalah yang berkaitan dengan bencana alam. . akibat kurang baiknya manajemen keadaan darurat. Kehilangan dan kerusakan termasuk yang paling sering harus dialami bersama datangnya bencana itu. Bencana alam klimatologis 3. yang mengancam bangunan individual. seperti letusan gunung. gempa bumi. dan itu semua bukan masalah yang mudah. Klasifikasi bencana alam berdasarkan penyebabnya dibedakan menjadi tiga jenis. BAB III PENUTUP Kesimpulan Bencana alam adalah konsekuensi dari kombinasi aktivitas alami (suatu peristiwa fisik. tanah longsor) dan aktivitas manusia. Kehidupan sehari-hari juga menjadi tersendat-sendat. sehingga menyebabkan kerugian dalam bidang keuangan dan struktural. bahkan sampai kematian. Harta benda dan manusia terpaksa harus direlakan. yaitu : 1. Bencana alam geologis 2. Berbagai hasil pembangunan ikut menjadi korban sehingga perlu adanya proses membangun ulang. sampai peristiwa tubrukan meteor besar yang berpotensi mengakhiri peradaban umat manusia. Kerugian yang dihasilkan tergantung pada kemampuan untuk mencegah atau menghindari bencana dan daya tahan mereka. mulai dari kebakaran. Bencana alam ekstra-terestrial Sedangkan macam.macam bencana alam yang ada di sekitar kita a) Pemanasan Global b) Gempa bumic) Gunung meletus d) Kebakaran liar e) Banjir f) Tsunami g) Bencana alam terkait cuaca h) Tornado i) Kemarau Besarnya potensi kerugian juga tergantung pada bentuk bahayanya sendiri. Dan juga terhambatnya laju perekonomian daerah tersebut. Kenyataan seperti ini berarti pula muncul kemungkinan kegagalan di masa mendatang. Siswa yang hampir menempuh ujian terpaksa berhenti bersekolah. Karena ketidakberdayaan manusia. Pemenuhan kebutuhan seharihari juga menjadi sulit padahal penggantinya juga tidak bisa diharapkan segera ada.Bencana berarti juga terhambatnya laju pembangunan.