You are on page 1of 8

Senyawa 1 C7H8O2

Spektrum IR senyawa C7H8O2

Spektrum 1H NMR senyawa C7H8O2

Spektrum 13C NMR senyawa C7H8O2

Jawaban :
Harga DBE

= ½ (2C + 2 -  H -  X +  N)
= ½ (2.7 + 2 - 8 - 0 + 0)
= ½ (16 - 8)
=4

Data spektrum IR
 3400 cm-1
 2900 cm-1
 1600 cm-1
 1100 cm-1
 600 - 800 cm-1
Data spektrum 1H NMR
 3,8 ppm 3H (s)

 - OH
 - C – H alifatik
-C=C–
-C–O–
 ada 2 puncak (benzen tersubsitusi mono / meta)
 - OCH3

Adanya 4H aromatik pada  6.4 – 7.6 ppm 1H (s)  6.2 ppm didukung oleh 4 puncak C aromatik pada  100 – 130 ppm.800 cm-1.OH  = C – H (benzen tersubstitusi)  . .800 cm-1 dari spektrum IR senyawa yang dimaksud.O – C alifatik (oksi alkil)  = C (karbon aromatik/benzen)  = C – O (oksi aril) Perhitungan harga DBE. Adanya unit-unit 4 C-H aromatik. Satu cincin benzen memiliki harga DBE 4 didukung oleh data IR yang menunjukkan adanya gugus C = C pada  1600 cm-1 dan benzen tersubstitusi pada  600 . mengarah pada suatu senyawa benzen 1. 5. Pola substitusi cincin benzen kemungkinan besar adalah 1. Hal yang mendukung juga tampak pada data spektroskopi 1H dan 13C NMR. data-data spektroskopi diatas dan rumus molekul C 7H8O2.3 disubstitusi (meta substitusi) mengingat adanya dua puncak pada  600 . -OH dan –OCH 3 telah sesuai dengan rumus molekul C7H8O2 sehingga diketahui senyawa yang dimaksud adalah benzen disubstitusi. serta adanya dua substituen (-OCH3 dan -OH) sesuai dengan dua sinyal karbon oksiaril pada  150 – 160 ppm.2 ppm 4H (m) Data spektrum 13C NMR  55 ppm  100 – 130 ppm (4 sinyal)  150 – 160 ppm (2 sinyal)  .4 – 7.3 disubstitusi. 2 C oksiaril.

Senyawa 2 C6H6NBr Spektrum IR senyawa C6H6NBr Spektrum 1H NMR senyawa C6H6NBr Spektrum 13C NMR senyawa C6H6NBr Jawaban : Harga DBE = ½ (2C + 2 .NH2 (ada 3 puncak)  = C – H aromatik -C=C–  ada 2 puncak (benzen tersubsitusi mono / meta)  . H .800 cm-1 Data spektrum 1H NMR  3.1 + 1) = ½ (14 .6 ppm 2H (br s)  .6 .6 + 2 .NH2 .6) =4 Data spektrum IR  3200-3500 cm-1  3010 cm-1  1600 cm-1  600 . X +  N) = ½ (2.

Satu cincin benzen memiliki harga DBE 4 didukung oleh data IR yang menunjukkan adanya gugus C – H aromatik pada  3010 cm-1.3 disubstitusi.6 – 7. 6. serta adanya satu sinyal karbon kuaterner lainnya yang terikat ke atom elektronegatif pada geseran kimia  150 ppm. C = C pada  1600 cm-1 dan benzen 1. Adanya unitunit 4 C-H aromatik. Keberadaan gugus NH2 terdeteksi dengan adanya 3 puncak pada spektrum IR pada bilangan golmbang  3200-3500 cm-1 yang didukung oleh sinyal singlet melebar pada geseran kimia  3. Adanya 4H aromatik pada geseran kimia  6. 2 C aromatik kuarterner. data-data spektroskopi diatas dan rumus molekul C 6H6NBr. -NH2 dan –Br telah sesuai dengan rumus molekul C6H6NBr sehingga diketahui senyawa yang dimaksud adalah 3-bromoanilin .800 cm-1.6 ppm dari spektrum 1H NMR.3 ppm didukung oleh 5 puncak C aromatik pada geseran kimia  110 – 130 ppm dimana salah satu karbon aromatik tersebut berupa karbon kuaterner mengingat intensitas sinyalnya rendah. mengarah pada suatu senyawa benzen 1.6 – 7.3 disubstitusi pada  600 .3 ppm 4H (m) Data spektrum 13C NMR  110 – 130 ppm (5 sinyal)  150 ppm (1 sinyal)  = C – H (benzen disubstitusi)  = C (karbon aromatik/benzen)  = C –X (terikat ke atom hetero / elektronegatif) Perhitungan harga DBE. Hal yang mendukung juga tampak pada data spektroskopi 1H dan 13C NMR.

3080 cm-1  2850 .C – H alifatik -C=C– -C–O ada 2 puncak (benzen monosubsitusi)  . X +  N) = ½ (2.750 cm-1 Data spektrum 1H NMR  2.8 + 2 .4 ppm 1H (s)  .OH (melebar)  = C – H aromatik  . H .OH .Senyawa 3 C8H10O Spektrum IR senyawa C8H10O Spektrum 1H NMR senyawa C8H10O Spektrum 13C NMR senyawa C8H10O Jawaban : Harga DBE = ½ (2C + 2 .2950 cm-1  1600 cm-1  1047 cm-1  700 .10) =4 Data spektrum IR  3340 cm-1  3020 .0 + 0) = ½ (18 .10 .

CH2 (memiliki tetangga 2H)  . . 2. gugus OH dan CH alifatik.2 – 7.8 ppm yang masing-masing mewakili dua proton dan sinyal karbon alifatik pada geseran kimia  39 – 64 ppm . Data spektroskopi 1H dan 13C NMR mendukung keberadaan cincin aromatik. Keberadaan cincin aromatik ditunjukkan dengan adanya sinyal proton pada geseran kimia  7.CH2 (memiliki tetangga 2H)  . dan ada satu C kuarterner) Perhitungan harga DBE. C = C pada  1600 cm-1 dan benzen monosubstitusi dengan adanya 2 serapan pada  700 .8 dan 3. Spektrum IR juga menunjukkan adanya gugus OH (serapan pada  3340 cm-1) dan C-H alifatik (serapan pada  2850 .2 – 7. mengarah pada suatu senyawa benzen monosubstitusi. Satu cincin benzen memiliki harga DBE 4 didukung oleh data IR yang menunjukkan adanya gugus C – H aromatik pada  3020 – 3080 cm-1.C-H (H aromatik)  2 C alifatik  6 C aromatik (2 puncak ditengah masingmasing mewakili 2C.8 ppm 2H (t)  7.4 ppm 5H (m) Data spektrum 13C NMR  39 – 64 ppm (2 sinyal)  125 – 140 ppm (4 sinyal)  . Sinyal proton alifatik pada geseran kimia  3.750 cm-1. Berdasarkan datadata tersebut.2950 cm-1). data-data spektroskopi diatas dan rumus molekul C 8H10O.8 ppm dan sinyal karbon pada geseran kimia  64 ppm menunjukkan adanya unit – CH2 – OH.4 ppm yang mewakili 5H dan sinyal enam karbon aromatik pada geseran kimia  125 – 140 ppm. Sementara keberadaan unit –CH 2-CH2ditunjukkan oleh dua sinyal proton triplet pada geseran kimia  2.8 ppm 2H (t)  3. dapat disimpulkan bahwa senyawa dengan RM C 8H10O yang dimaksud adalah 2-feniletanol.

C = O ester  .CH2 (memiliki tetangga banyak H)  .8 ppm 3H (s)  3.12) =1 Data spektrum IR  2870 .CH2 (terikat ke atom hetero) .7 ppm 3H (t)  1.4 ppm 2H (m)  1. X +  N) = ½ (2.12 .2 ppm 2H (m)  1.C – H alifatik  . H .C – O ester  .9 ppm 2H (t)  .2960 cm-1  1745 cm-1  1245 cm-1 Data spektrum 1H NMR  0.6 + 2 .CH3 (terisolasi dekat karbonil / benzen)  .CH3 (memiliki tetangga 2H)  .0 + 0) = ½ (14 .CH2 (memiliki tetangga banyak H)  .Senyawa 4 C6H12O2 Spektrum IR senyawa C6H12O2 Spektrum 1H NMR senyawa C6H12O2 Spektrum 13C NMR senyawa C6H12O2 Jawaban : Harga DBE = ½ (2C + 2 .

4.2 . rumus struktur dari senyawa yang memiliki RM C6H12O2 sesuai dengan data-data spektroskopi diatas adalah butiletanoat. data-data spektroskopi diatas dan rumus molekul C 6H12O2. Empat sinyal proton pada spektrum 1H NMR dengan geseran kimia 0. dan 3. Sementara satu sinyal proton singlet pada geseran kimia  1.Data spektrum 13C NMR  13 – 40 ppm (4 sinyal)  64 ppm (1 sinyal)  171 ppm (1 sinyal)  4 C alifatik  1 C oksi alkil  1 C = O ester Perhitungan harga DBE. 5 karbon alifatik dimana salah satunya merupakan karbon oksialkil. 1. .9 ppm mengindikasikan adanya unit –O–CH 2–CH2–CH2–CH3. Harga DBE 1 sesuai untuk satu gugus karbonil.7 . mengarah pada suatu senyawa ester alifatik. Data spektroskopi 13C NMR juga mendukung keberadaan gugus karbonil ester.8 ppm menunjukkan adanya -CH3 terisolasi yang terikat ke gugus karbonil (C=O). 1. Oleh karena itu.