You are on page 1of 15

Definisi dan klasifikasi

fraktur tulang

E. W. gangguan fungsi. M. Rencana Asuhan Keperawatan: Pedoman untuk Perencanaan dan Pendokumentasian Perawatan Pasien. et al. 2010. Jakarta: EGC . (2002).A Newman. Kamus Kedokteran Dorland Edisi 31. Jakarta : EGC 2. Doengoes. dan krepitasi (2) Sumber: 1. deformitas. pemendekan .Definisi Fraktur Tulang • Fraktur tulang adalah diskontinuitas susunan tulang yang disebabkan karena trauma atau keadaan patologis (1) Fraktur tulang adalah terputusnya kontinuitas tulang yang di tandai oleh rasa nyeri. Dorland. pembengkakan.

J. . Jakarta: PT Djambangan. Ramali.Definisi Fraktur cruris Cruris (latin = “cruca”) tungkai bawah yang terdiri dari tulang tibia dan fibula Fraktur cruris : Terputusnya kontinuitas tulang pada tulang tibia dan fibula. Sumber : Ahmad. 1987. Kamus Kedokteran.

Kapita Selekta Kedokteran. 2014 . FKUI. Edisi IV jilid I. Mansjoer.Klasifikasi Fraktur Tulang Berdasarkan etiologi fraktur Trauma terjadi secara tiba tiba Trauma terjadi terus menerus pada suatu tempat tertentu Kelemahan tulang sebelumnya akibat kelainan patologis pada tulang • Fraktur Traumatik • Fraktur Stress • Fraktur Patologis Sumber: Arif. dkk. Jakarta: .

Epifisis 2. Diafisis . Metafisis 3.Klasifikasi fraktur tulang (tulang panjang) Berdasarkan lokasi fraktur 1.

FKUI. Edisi IV jilid I. 2014 .Klasifikasi Fraktur Tulang Berdasarkan hubungan tulang dengan dunia luar Fraktur tertutup (closed): tidak terdapat hubungan antara fragmen tulang dengan dunia luar. Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta: . dkk. Fraktur terbuka : Terdapat hubungan antara fragmen tulang dengan dunia luar karena adanya perlukaan di kulit Sumber: Arif. Mansjoer.

Jakarta: . dkk. 2014 .Klasifikasi Fraktur Tulang rdasarkan bentuk patahan tulang Transversal oblik Spiral kompresi avulsi • tegak lurus terhadap sumbu panjang tulang (melintang) • miring terhadap sumbu panjang tulang • Spiral mengelilingi tulang • Mendorong tulang ke arah permukaan lain • memisahkan fragmen tulang tempat insersi tendon atau ligamen. Mansjoer. Edisi IV jilid I. Sumber: Arif. Kapita Selekta Kedokteran. FKUI.

Kapita Selekta Kedokteran. Jakarta: .Klasifikasi Fraktur Tulang Sumber: Arif. Mansjoer. 2014 . Edisi IV jilid I. FKUI. dkk.

dkk. Kapita Selekta Kedokteran. Fraktur segmental 3. 2014 . Mansjoer.Klasifikasi Fraktur Tulang Berdasarkan jumlah garis patahan 1. Edisi IV jilid I. Fraktur multiple Sumber: Arif. Fraktur kominutif 2. Jakarta: . FKUI.

Kapita Selekta Kedokteran.Klasifikasi Fraktur Tulang Derajat kerusakan tulang Patah tulang lengkap (Complete fraktur) Patah tulang tidak lengkap (Incomplete fraktur ) Sumber: Arif. FKUI. dkk. 2014 . Jakarta: . Edisi IV jilid I. Mansjoer.

Definisi dan klasifikasi osteomielitis .

Keperawatan Medikal Bedah edisi 1. 2001. Roux G and Lockhart R. • “itis” = peradangan) Osteomielitis : peradangan pada jaringan tulang yang mencakup sumsum tulang dan korteks tulang disebabkan oleh infeksi eksogen atau endogen Sumber : Reeves CJ. .Definisi osteomielitis • Osteomilelitis (yunani) • “osteo” = tulang • “mielo” = sumsung tulang.

Wilson. Lorraine M . Jakarta: Buku Kedokteran EGC .2006. Patofisiologi Konsep Klinis Proses-proses Penyakit Edisi 6.Definisi osteomielitis • Osteomielitis : infeksi pada tulang dan sumsum tulang yang dapat timbul akut dan kronik • Mikroorganisme tersering disebabkan oleh staphylococcus aereus Sumber : Price. . Volume 2. Sylvia A.

2014 . Supuratif b. Kronik a. Edisi IV jilid I. Kapita Selekta Kedokteran. Osteomielitis Sekunder Berdasarkan onset penyakitnya 1. Akut 2. Jakarta: . Non-supuratif Sumber: Arif. Osteomielitis primer 2.Klasifikasi osteomielitis Berdasarkan patogenesis 1. FKUI. Mansjoer. dkk.

Klasifikasi osteomielitis akut-kronik .