You are on page 1of 37

PENGENALAN MODEL DATA

A). Pengenalan C++

Sejarah C++

Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories
mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken
Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined
Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.
Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya
menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa
paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.
Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya
standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang
diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.
Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai
mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil
pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua
tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront. C++
versi kuno ini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.
Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++
menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin
(assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek
yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.

Struktur Bahasa C++

Contoh 1

:

Hasil

:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
int main ()
{
cout << "Unika Delasalle Manado";
getch();
}
Sisi kiri merupakan source code, yang dapat diberi nama hiworld.cpp dan sisi kanan
adalah hasilnya setelah di-kompile dan di-eksekusi.

Program diatas merupakan salah satu program paling sederhana dalam C++, tetapi
dalam program tersebut mengandung komponen dasar yang selalu ada pada setiap
pemrograman C++. Jika dilihat satu persatu
:
// my first program in C++
Baris ini adalah komentar. semua baris yang diawali dengan dua garis miring
(//) akan dianggap sebagai komentar dan tidak akan berpengaruh terhadap
program. Dapat digunakan oleh programmer untuk menyertakan penjelasan
singkat atau observasi yang terkait dengan program tersebut.
#include <iostream.h>
Kalimat yang diawali dengan tanda (#) adalah are preprocessor directive.
Bukan merupakan baris kode yang dieksekusi, tetapi indikasi untuk kompiler.
Dalam kasus ini kalimat #include <iostream.h> memberitahukan preprocessor
kompiler untuk menyertakan header file standard iostream. File spesifik ini
juga termasuk library deklarasi standard I/O pada C++ dan file ini disertakan
karena fungsi-fungsinya akan digunakan nanti dalam program.
#include <conio.h>
conio.h merupakan File Header yang berfungsi untuk menampilkan hasil
antarmuka kepada pengguna. Header ini mendeklarasikan beberapa fungsi
pustaka yang dibutuhkan untuk antarmuka konsol, biasanya tersedia hanya di
pustaka kompilator C untuk sistem DOS, Windows 3.x, Phar Lap, IBM OS/2, or
Win32[2], dan tidak tersedia di pustaka kompilator C untuk UNIX dan Linux.
Beberapa
sistem
benam
menggunakan
pustaka
ber-"conio"
int main ( )
Baris ini mencocokan pada awal dari deklarasi fungsi main. fungsi main
merupakan titik awal dimana seluruh program C++ akan mulai dieksekusi.
Diletakan diawal, ditengah atau diakhir program, isi dari fungsi main akan selalu
dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruh program C++ memiliki fungsi
main.
main diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. pada C++,
semua fungsi diikuti oleh sepasang tanda kurung () dimana, dapat berisi
argumen didalamnya. Isi dari fungsi main selanjutnya akan mengikuti,berupa
deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal ({}), seperti dalam
contoh.
cout << "Unika Delasalle Manado";
Intruksi ini merupakan hal yang paling penting dalam program contoh. cout
merupakan standard output stream dalam C++ (biasanya monitor). cout
dideklarasikan dalam header file iostream.h, sehingga agar dapat digunakan
maka file ini harus disertakan.
Perhatikan setiap kalimat diakhiri dengan tanda semicolon (;). Karakter ini
menandakan akhir dari instruksi dan harus disertakan pada setiap akhir
instruksi pada program C++ manapun.
Getch ( )
Dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang
dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan enter. Fungsi getch() merupakan
singkatan dari get character artinya baca karakter tetapi isian data yang
dimasukkan tidak akan ditampilkan di layar.
Tidak semua baris pada program ini melakukan aksi. Ada baris yang hanya berisi
komentar (diawali //), baris yang berisi instruksi untuk preprocessor kompiler (Yang
diawali #),kemudian baris yang merupakan inisialisasi sebuah fungsi (dalam kasus ini,

fungsi main) dan baris yang berisi instruksi (seperti, cout <<), baris yang terakhir ini
disertakan dalam blok yang dibatasi oleh kurung kurawal ({}) dari fungsi main.
Struktur program dapat dituliskan dalam bentuk yang lain agar lebih mudah dibaca,
contoh :
int main ()
{
cout << " Unika Delasalle Manado ";
getch ();
}
Atau dapat juga dituliskan

:

int main () { cout << " Unika Delasalle Manado "; getch (); }
Dalam satu baris dan memiliki arti yang sama dengan program-program sebelumnya.
pada C++ pembatas antar instruksi ditandai dengan semicolon (;) pada setiap akhir
instruksi.
Contoh 2

:
Hasil

:

// my second program in C++
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
int main ()
{
cout << " Unika Delasalle Manado ";
cout << "*Tugas Final Daspro*";
getch ();
}

Komentar
Komentar adalah bagian dari program yang diabaikan oleh kompiler. Tidak
melaksanakan aksi apapun. Mereka berguna untuk memungkinkan para programmer
untuk memasukan catatan atau deskripsi tambahan mengenai program tersebut. C++
memiliki dua cara untuk menuliskan komentar :
//
/*

Komentar baris
Komentar Blok */

Komentar baris, akan mengabaikan apapun mulai dari tanda (//) sampai akhir dari baris
yang sama. Komentar Blok, akan mengabaikan apapun yang berada diantara tanda /*
dan */.

Contoh bilangan integer adalah: 34 6458 -90 0 1112. Tipe data juga merupakan jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. .55 0.0 35. sebaiknya kita tentukan dengan pasti tipe datanya. tergantung jenis bahasa pemrograman yang dipakai.B). Pascal menyediakan konstanta untuk bilangan Integer yaitu: MaxInt and MaxLongInt. Setiap variabel atau konstanta yang ada dalam kode program. Macam .5213e2. Misalkan untuk suatu perhitungan dari suatu variabel bilangan diperkirakan nilai maksimumnya 32767 kita cukup mendeklarasikan variabel bilangan sebagai integer (2 byte). Salah satu tugas penting seorang programmer adalah memilih tipe data yang sesuai untuk menghasilkan program yang efisien dan berkinerja tinggi. Apabila kita membutuhkan tipe data yang belum tersedia. Tipe Data Sederhana Merupakan tipe data dasar yang sering digunakan programmer. Ketepatan pemilihan tipe data pada variabel atau konstanta akan sangat menentukan pemakaian sumberdaya komputer (terutama memori komputer). => Penggolongan Tipe Data Integer Tipe data Byte Shortint Integer Word Longint Ukuran 1 Byte 1 Byte 2 Byte 2 Byte 4 Byte Tempat Rentang Nilai 0 s/d +255 -28 s/d +127 -32768 s/d 32767 0 s/d 65535 2147483648 s/d 2147483647  Real ( Bilangan Pecahan ) Bilangan real atau nyata merupakan jenis bilangan pecahan.Macam Tipe Data 1. Jadi 452. Didalam kompilernya. Contoh bilangan real: 34. dapat dituliskan secara biasa atau model scientific . pemrogram bisa menggunakannya didalam programnya tanpa harus terlebih dahulu mendefinisikannya. B. Penggolongan tipe data integer tersebut dimaksudkan untuk membatasi alokasi memori yang dibutuhkan.  Integer (Bilangan Bulat).997E+11.13 mempunyai nilai sama dengan 4. Pengertian Tipe Data Tipe data biasanya digunakan untuk menentukan jenis nilai yang dapat ditampung oleh suatu variabel. dimana E merupakan simbol perpangkatan 10. daripada sebagai longint(4 byte). Tipe Data A.265 -3. Ada banyak tipe data yang tersedia. kita dapat mendefinisikan sendiri tipe data baru yang disebut enumerated type.

Sedangkan untuk array.sebagai contoh: 'ABCDEF' merupakan sebuah konstanta string yang berisikan 6 byte karakter.WordBool. seperti :  Tipe Data String Merupakan suatu data yang menyimpan array (larik).7 x1038 5. . hhhString adalah tipe data jenis array.=> Penggolongan Tipe Data Real Tipe data Real Single Double Extended Comp Ukuran 6 Byte 4 Byte 8 Byte 10 Byte 8 Byte Tempat Rentang Nilai 2. karena ukuran string menyesuaikan dengan defaultnya. dan file. dan file perlu dijelaskan dalam bab yang lain karena agak banyak hal-hal yang perlu dibahas.9 x 10-39 s/d 1. dengan jumlah elemen 1 s/d 255. record .Ukuran Tempat untuk tipe data ini adalah 2 s/d 256byte. Tipe Data Terstruktur Tipe ini terdiri atas : array. Tipe Boolean memakai memori paling kecil. dan LongBool. tetapi karena string memiliki kekhasan tersendiri sebagai array dari karakter maka penulis perlu memberikan penjelasan tersendiri.4 x 10-4932 s/d 1.1 x104932 3. => Penggolongan tipe data bolean Tipe data Ukuran Tempat Boolean WordBool LonggBool 1 Byte 2 Byte 3 Byte 2. record. Turbo Pascal for Windows memiliki tiga macam jenis ini yaitu: Boolean.9 x 10-39 s/d 1.4 x 10-4932 s/d 1.1 x104932 Seperti yang terdapat dalam tabel ASCII (American Standard Code for Information Interchange). yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE (salah).0 x 10-324 s/d 1. set. String dideklarasikan dengan string [ konstanta ] atau string.7 x1038 2. Bila ukuran string tidak didefinisikan maka akan banyak memakan ruang. sedangkan WordBool dan LongBool dipakai untuk menulis program yang sesuai dengan lingkungan Windows.  Bolean ( Logika ) Merupakan tipe data logika.7 x10308 3.

Mendeklarasikan Variabel Prosedur penerapan variabel dalam program utama haruslah dideklarasikan terlebih dahulu. misalnya variabel itu tadi. bahkan diantara 2 kalimat perintah. Array Suatu array adalah sebuah struktur data yang terdiri atas banyak variabel dengan tipe data sama. Lingkup Variabel Pada C++.Variabel merupakan konsep yang mempunyai variasi nilai. . Adapun caranya adalah sebagai berikut : Namun adakalanya dalam mendeklarasikan sebuah variabel langsung disertai dengan nilainya dan adakalanya yang tidak. Jadi pengertian yang biasa didapatkan dari definisi tersebut adalah bahwa di dalam sebuah penelitian ada sesuatu yang memang menjadi sasaran. Setiap elemen array mampu untuk menyimpan satu jenis data (yaitu: variabel). Variabel Terdapat beberapa definisi mengenai variabel. Record mempunyai kelebihan untuk menyimpan suatu sekumpulan elemen data yang berbeda-beda tipenya (dibanding array). .Variabel merupakan segala sesuatu yang hendak dijadikan sebagai objek pengamatan di dalam sebuah penelitian. pengertian deklarasi dalam pemrograman c++ adalah melakukan inisialisasi variabel dengan nama dan tipe data yang digunakan. Tiap field berisi data dari tipe dasar /bentukan tertentu. dimana masing-masing elemen variabel mempunyai nilai indeks. jumlah = 10. float mynumber. Sintaks dengan menuliskan tipe data yang akan digunakan diikuti dengan identifier yang benar. sebagai contoh : int jumlah.  Record Sebuah record rekaman disusun oleh beberapa field. kita dapat mendeklarasikan variable dibagian mana saja dari program. sehingga nantinya dapat dikenali oleh program. Kesimpulan Dari Tipe Data : Tipe data adalah suatu media atau memori pada komputer yang digunakan untuk menampung C). Dari definisi tersebut mengandung arti konsep atau sesuatu bisa disebut sebagai variabel apabila konsep tersebut mempunyai variabilitas atau bisa dibedakan jadi beberapa kategori atau jenis. Salah satunya adalah seperti di bawah ini : . contoh : int a. Sehingga variabel merupakan suatu fenomena yang menjadi perhatian di dalam penelitian yang di ukur atau diobservasi.

Jika dideklarasikan dalam fungsi tersebut. maka akan berlaku sebagai variable dalam fungsi tersebut. Hanya berlaku dimana variable tersebut dideklarasikan. Lingkup dari variable local terbatas. jika dideklarasikan dalam sebuah perulangan. Jika dideklarasikan diawal fungsi (seperti dalam main) maka lingkup dari variable tersebut adalah untuk seluruh fungsi main. Seperti contoh diatas. Kesimpulan Dari Variabel Variabel adalah suatu wadah yang digunakan untuk menampung nilai atau informasi. walaupun dideklarasikan diakhir program. Dengan kata lain variabel adalah suatu memori dengan identitas tertentu untuk menampung nilai atau informasi baik yang tetap maupun yang berubah – ubah. maka variable local yang dideklarasikan dalam main tidak dapat digunakan pada fungsi lainnya dan sebaliknya. maupun fungsi. lingkup variable local ditandai dengan blok dimana variable tersebut dideklarasikan ( blok tersebut adalah sekumpulan instruksi dalam kurung kurawal {} ). jika terdapat fungsi lain yang ditambahkan pada main().variabel Global dapat digunakan untuk setiap bagian dari program. maka hanya berlaku dalam perulangan tersebut. Nilai variabel dapat berubah-ubah ketika program dijalankan. sintaks pendeklarasian variabel secara umum adalah sebagai berikut : Sintaks penulisan sbb: tipe-data nama-variabel. dan seterusnya. . Pada C++.

namun cin merupakan perintah masukkan yang digunakan untuk menyimpan data kedalam sebuah variable. dengan menggunakan file header iostream. bentuk penulisannya secara umum adalah sebagai berikut cin>>a. maka program akan menampilkan isi yang disimpan didalam sebuah variable ‗a‘ 2. bentuk umum penulisannya adalah sebagai berukut : cout>>‖Pernyataan‖. cin() sama dengan cout cin juga menggunakan header iostream.Perintah Keluaran (output) 1. printf() perintah printf sama dengan perintah cout. puts() puts atau input string. %f=float. %s=string) 3. untuk menyimpan data yang didalam variable a yang bernilai integer (%d=integer. 3.a).PERINTAH MASUKAN DAN PENGELUARAN . perintah gets biasa digunakan dalam form isian data diri dan sebagainya yang . dan printf(variable). perintah puts menggunakan header stdio Kesimpulan dari perintah keluaran adalah untuk menampilkan data -Perintah Masukkan (input) 1. jika tidak menggunakan tandapetik dua. gets() perintah gets merupakan perintah masukkan khusus untuk menyimpan data dalam bentuk string. kelebihan dari cin dan printf. sebenarny cin dan printf juga dapat menampilkan data string. %c=character. kemudian puts secara otomatis akan membuat barus baru untuk menampilkan data string. namun puts tidak perlu menggunakan ‗%s‘ yang biasa digunakan di printf. puts dapat membaca spasi sebagai karakter. berikut bentuk umum penulisannya : printf(―pernataa‖). namun printf menggunakan file header stdio dan berbeda cara penulisannya dengan cout. scanf() sama dengan cin. scanf digunakan untuk perintah masukkan dan menggunakan file header stdio. adalah perintah masukkan khusus untuk mengeluarkan data string ke jendela program. dan cout>>a. cout() cout adalah salah satu perintah keluaran yang akan menampilkan pernyataan yang ditulis oleh programer ke jendela program. bentuk umum penulisannya adalah sebagai berikut scanf(―%d‖. fungsi diatas berarti data yang di input akan disimpan didalam variable ‗a‘ 2.

harus menyimpan data yang didalamnyya terdapat spasi. mungkin terdapat kata dan penjelasan yang salah. adalah : Operator + − Keterangan Tanda Plus Tanda Minus Contoh −4 +6 . seperti nama dan lain sebaainya demikian tiga perintah masukkan dan keluaran yang saya ketahui. saya mohon maaf dan mohon dibantu untuk memberikan penjelasan yang lebih rinci dan mudah dipahami Kesimpulan dari perintah masukan adalah untuk memasukkan data yang ingin kita buat Syntax dari input dan output Dalam pascal terdapat sintak yang digunakan untuk operasi program input dan output yaitu: Write : Menulis keluaran ke layar monitor sedangkan kursor tetap di baris yang sama Writeln : Menulis keluaran ke layar monitor sedangkan kursor pindah ke baris berikutnya Read : membaca masukan dari keyboard sedangkan kursor tetap di baris yang sama Readln : membaca masukan dari keyboard sedangkan kursor pindah ke baris berikutnya OPERATOR C++ Operator Aritmatika Operator Aritmatika (Arithmetic Operators) atau operator matematika adalah operator dasar yang sering kita gunakan sehari-hari. Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator Binary adalah : Operator * / % + − Keterangan Perkalian Pembagian Sisa Pembagian Penjumlahan Pengurangan Contoh 4*5 8/2 5%2 7+2 6−2 Operator yang tergolong sebagai operator Unary.

kl.cin>>a. Ada beberapa operator pemberi nilai aritmatka diantaranya : Operator *= /= %= += -= Keterangan Perkalian Pembagian Sisa Pembagian Penjumlahan Pengurangan Contoh Coding Operator Aritmatika #include <iostream. Contoh A ++ atau ++ A / A — atau — A Kedua bentuk penulisan notasi ini mempunyai arti yang berbeda : 1.cin>>b.b. bg=a/b. . kl=a*b.tb.bg. tb=a+b.kr. Borland C++ dapat menyederhanakan menjadi : A += 1 A+ = 1 atau A – = 1 .Operator Assignment Sebelumnya kita telah mengenal operator pemberi nilai ( assignment operator ) yaitu tanda ― = ―. sedangkan 2. kr=a-b. Jika diletakkan di depan variable. void main() { clrscr(). maka proses penambahan atau pengurangan akan dilakukan setelah ekspresi ini dijumpai atau nilai variabel tadi akan tetap pada saat ekspresi ini ditemukan Notasi ― += ― ini dikenal dengan operator majemuk.modu.h> int a. cout<<"\nmasukkan angka kedua : ". Sebagai contoh penggunaan operator pemberi nilai : A=A+1 Dari penulisan ekspresi diatas. maka proses penambahan atau pengurangan akan dilakukan sesaat sebelum atau langsung pada saat menjumpai ekspresi ini sehingga nilai variabel tadi akan langsung berubah begitu ekspresi ini ditemukan. cout<<"masukkan angka pertama : ". Jika diletakkan di belakang variable.h> #include <conio. masih dapat disederhanakan menjadi A ++ atau A – Notasi ++ atau — dapat diletakkan di depan atau di belakang variable.

: "<<kl.a++. Dari contoh penulisan operator pemberi nilai sebagai penyederhanaannya dapat digunakan operator penambah dan pengurang. b=66. Operator ++ -- Keterangan Penambahan Pengurangan Contoh Coding Penambah dan Pengurang #include <iostream> #include <conio> void main () { int a=44.modu=a%b. b= "<<b<<endl.. b= "<<b<<endl. pengurangan. : "<<bg. Borland C++ menyediakan operator penambah dan pengurang.operator yang digunakan untuk melakukan operasi penjumlahan. Sesuai dengan teorinya bahwa operator relasi mengeluarkan tipe data Boolean sehingga contoh program di atas mengeluarkan output true atau false . Kesimpulan dari operator penambah dan pengurang adalah operator pemberi nilai sebagai penyederhanaannya dapat digunakan operator penambah dan pengurang. a++. getch(). Operator Penambah dan Pengurang Masih berkaitan dengan operator pemberi nilai. cout<<"\nsisa hasil baginya : "<<modu. cout<<"hasil penjumlahannya : "<<tb. Kedua nilai tersebut dapat berupa konstanta ataupun variabel. cout<<"a= "<<a<<".. cout<<"a= "<<a<<". dan perkalian atau operator yg digunakan untuk melakukan perhitungan pada bilangan. ++a. b= "<<b<<endl. pembagian. } Kesimpulan dari operator arimatika adalah. Operator Relasi Operator relasi atau operator hubungan adalah operator yang digunakan untuk membandingkan dua nilai sejenis. getch(). cout<<"\nhasil selisihnya cout<<"\nhasil kalinya cout<<"\nhasil baginya : "<<kr. jika salah akan dikembalikan nilai numerik 0.b--. } Sintaks dari operator penambah dan pengurang yaitu : int a….b++. cout<<"a= "<<a<<". Jika hasil perbandingan benar maka akan dikembalikan nilai numerik 1. int b…….--b.dll.

cout << "[a<b] "<<a<< "<" <<b<< " =" <<c1<<endl."<<endl. cout << "Jika a ="<<a<< ". c3 = (a > b). c2 = (a <= b). cout << "[a<=b] "<<a<< "<=" <<b<< " =" <<c2<<endl.Operator == != > < >= <= Keterangan Sama Dengan ( bukan pemberi nilai ) Tidak Sama dengan Lebih Dari Kurang Dari Lebih Dari sama dengan Kurang Dari sama dengan Contoh Coding Operator Relasi #include <iostream> #include <conio> #include <stdio> int main() { bool c1. c4. c5 = (a == b). Operator Logika Operator logika adalah operator yang digunakan untuk membandingkan dua buah nilai logika. c6. cout << " ---------------------------. cout << "Masukkan Nilai a =". int a. c4 = (a >= b). } Kesimpulan dari operator relasi yaitu operator relasi digunakan untuk membandingkan dua buah nilai. cin >> a. cout << "OPERATOR OUTPUT"<<endl. c2. getch(). b. b="<<b<<endl. c3. Hasil perbandingan operator ini menghasilkan nilai numerik 1 (True) atau 0 (False). cout << "[a>b] "<<a<< ">" <<b<< " =" <<c3<<endl. cout << "Masukkan Nilai b =". Nilai logika adalah nilai benar atau salah Operator && || ! Keterangan Operator Logika AND Operator Logika OR Operator Logika NOT . cout << "[a==b] "<<a<< "==" <<b<< " =" <<c5<<endl. cout << "[a!=b] "<<a<< "!=" <<b<< " =" <<c6<<endl. c1 = (a < b). cin >> b. cout << "[a>=b] "<<a<< ">=" <<b<< " =" <<c4<<endl. c6 = (a != b). c5."<<endl. cout << " ---------------------------.

bila salah satu ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR dan bila semua ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai SALAH. f5. begitu pula sebaliknya Contoh Coding Dari Operator Logika #include <iostream> #include <conio> #include <stdio> int main() { bool f1. int x1. f5 = (x1||y1). f8. f4 = (x4&&y4). f2 = (x2&&y2). f2. bila semua ekspresi relasi yang dihubungkan bernilai BENAR. f7. akan dianggap BENAR. cout << "Masukkan Nilai x2 [0/1] =". cin >> x4. f6. . Operator Logika AND Operator logika AND digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih ekspresi relasi. f1 = (x1&&y1). cin >> x2. cout << "Masukkan Nilai x1 [0/1] =". cout << "Masukkan Nilai y2 [0/1] =". cin >> y4. cin >> y2. cin >> x1. f4. y2. Jika nilai yang disebutkan bernilai BENAR maka akan menghasilkan nilai SALAH. cin >> y3. y4. maka akan bernilai SALAH.  Operator Logika NOT Operator logika NOT akan memberikan nilai kebalikkan dari ekspresi yang disebutkan. cout << "Masukkan Nilai x3 [0/1] =". x4. cout << "Masukkan Nilai y1 [0/1] =". akan dianggap BENAR. cout << "Masukkan Nilai y3 [0/1] =". f3. cin >> y1. cout << "Masukkan Nilai y4 [0/1] =".  Operator Logika OR Operator logika OR digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih ekspresi relasi. x2. cin >> x3. x3. y1. y3. cout << "Masukkan Nilai x4 [0/1] =". f3 = (x3&&y3).

cout << x4<<" "<<y4<< " = " <<f8<<endl. cout << "--------------------------------"<<endl. f8 = (x4||y4). cout << x3<<" "<<y3<< " = " <<f3<<endl. cout << x4<<" "<<y4<< " = " <<f4<<endl. cout << "INPUT OUTPUT"<<endl. cout << x1<<" "<<y1<< " = " <<f1<<endl. cout << "GERBANG AND"<<endl. cout << "X Y F"<<endl. . maka pada operator logika bisa dikatakan yang dibandingkan adalah logika hasil dari operator relasi."<<endl. } Kesimpulan Dari Operator Logika : Jika sebelumnya pada operator relasi yang dibandingkan adalah nilai dari data apakah benar (1) ataukah salah (0)."<<endl. cout << " ---------------------------. cout << " ---------------------------. cout << "INPUT OUTPUT"<<endl. cout << x3<<" "<<y3<< " = " <<f7<<endl. cout << "X Y F"<<endl. cout << x2<<" "<<y2<< " = " <<f6<<endl. f7 = (x3||y3). cout << "GERBANG OR"<<endl."<<endl. getch(). cout << " ---------------------------.f6 = (x2||y2). cout << x1<<" "<<y1<< " = " <<f5<<endl. cout << " ---------------------------. cout << "--------------------------------"<<endl. cout << x2<<" "<<y2<< " = " <<f2<<endl."<<endl.

yang berarti ―jika kondisi ini terbukti maka… (akan dilakukan sesuatu dalam kondisi seperti ini)‖. cout<<"2. cout<<"Menu Makanan"<<endl. cout<<"Masukkan Pilihan Anda : ". cin>>angka. selain itu maka saya akan melakukan tindakan B‖. Pernyataan IF Seperti namanya.Percabangan Percabangan adalah suatu pilihan atau opsi dengan kondisi tertentu. Jika kondisi yang menjadi syarat terpenuhi. Mie Cakalang"<<endl. dapat dikatakan bahwa secara keseluruhan apa yang dimengerti oleh komputer adalah: ―jika kondisi A terjadi. maka opsi atau pilihan dijalankan. Jadi.} if (angka==2) {cout<<"Anda memesan Mie Cakalang". Pernyataan IF-ELSE . Contoh codingnya seperti berikut #include <iostream> #include <conio> main() { int angka. if (angka==1) {cout<<"Anda memesan Tinutuan". Tinutuan"<<endl. jika tidak maka sebaliknya. cout<<"1.} getch(). } Sintaks if seperti berikut : { } if(kondisi) pernyataan Kesimpulan Dari if.Dan biasanya if―berpasangan‖ dengan else. if berarti jika. jadi dapat disimpulkan bahwa if adalah jika kondisi bernilai benar maka pernyataan akan dikerjakan dan jika kondisi bernilai salah maka diabaikan. maka saya akan melakukan tindakan A.

cin>>angka. Sintaks if-else seperti berikut : if(kondisi){ . Berikut Contoh codingnya #include <iostream> #include <conio> main() { int angka. cout<<"1. Tinutuan"<<endl. cout<<"2. cout<<"Menu Makanan"<<endl.} getch(). } Kasus program yang kedua ini sama dengan yang pertama hanya melanjutkan dan menambah pernyataan yang ketiga lihat gambar di bawah! Kata else yang ditunjukkan oleh tanda panah merah itu menyatakan jika pilihan kita tidak sesuai dengan pilihan yang tersedia maka pernyataan else ini yang berjalan seperti gambar di atas pernyataan else menyatakan bahwa pilihan kita salah. cout<<"Masukkan Pilihan Anda : ".} else {cout<<"Pilihan yang anda masukkan salah". if (angka==1) {cout<<"Anda memesan Tinutuan".Pergertian dari pernyataan if-else adalah jika kondisi bernilai benar maka pernyataan-1 akan dikerjakan dan jika kondisi bernilai salah maka pernyataan-2 akan dikerjakan.} if (angka==2) {cout<<"Anda memesan Mie Cakalang". Mie Cakalang"<<endl.

h> main() { char nama[20]. cout<<"Tinggi Badan : ". if(jenis_kelamin==1) { if(tinggi>=165) {cout<<"\n-----Anda Lulus-----"<<endl. Perempuan"<<endl.pernyataan1 }else{ pernyataan2 } Kesimpulan percabangan if else yaitu digunakan saat kita memiliki dua pernyataan dengan syarat tertentu. tinggi.h> #include <stdio. cout<<"Jenis Kelamin"<<endl. cin>>tinggi.} else cout<<"Maaf. int jenis_kelamin.} else cout<<"Maaf. . cout<<"Masukkan data anda dengan benar"<<endl<<endl.h> #include <conio. Berikut contoh programnya: #include <iostream. Pernyataan NESTED IF Pergertian dari pernyataan nested if adalah pernyataan if berada di dalam pernyataan if yang lainnya. Laki-Laki"<<endl. tinggi badan anda belum memenuhi syarat"<<endl. cout<<"Masukkan pilihan : ". cout<<"Contoh program Nested IF"<<endl<<endl. Dan jika kondisi bernilai benar maka pernyataan-1 akan dikerjakan dan jika kondisi bernilai salah maka pernyataan-2 akan dikerjakan. cin>>jenis_kelamin. cout<<"1. gets(nama). tinggi badan anda belum memenuhi syarat"<<endl. cout<<"2. } else if(jenis_kelamin==2) { if(tinggi>=160) {cout<<"\n-----Anda Lulus-----"<<endl. cout<<"Nama : ".

} Bentuk Penulisan Nasted If If (syarat/kondisi) If(syarat/kondisi) perintah1. else perintah2.} getch(). . else If(syarat/kondisi) perintah3. else perintah4. Kesimpulan dari Nasted IF (If bersarang) digunakan untuk menyeleksi sejumlah kemungkinan tindakan dimana penyelesaiaannya dilakukan secara bertingkat.

perintah. Bentuk penulisan : if (syarat) { .. .perintah. } else if (syarat) { ... . } else { .... double harga. .perintah.perintah.perintah.perintah. harga = 0.. char nama[30]... . *bunga...h> #include<conio. int jumlah..Pernyataan IF Majemuk Pernyataan if majemuk sebenarnya serupa dengan nested if hanya saja penulisannya yang lebih sederhana. bayar.h> void main(){ char kode. } Contoh Codingnya seperti berikut ini #include<iostream.

cin>>jumlah. cout<<"\n". harga = 200000. cin>>nama. clrscr(). cout<<"Input kode bunga : ". } else if(kode=='b'){ bunga = "Melati". cout<<" Delasalle FLORIST \n". } . } else if(kode=='c'){ bunga = "Anggrek". cout<<"~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~\n". bunga = "Mawar". harga = 300000. cout<<"Input Jumlah beli: ". if(kode=='a'){ harga = 100000. cin>>kode.clrscr(). cout<<"Nama Pembeli : ".

(harga * jumlah)<<"\n\n". cout<<"~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~\n". : "<<bunga<<"\n". harga = 400000. cout<<"\tUang Bayar : Rp. } else{ cout<<"Tidak ada kode yang sesuai". "<<bayar . cout<<"\tUang Kembali : RP. cout<<"Jumlah Beli : "<<jumlah<<"\n". cout<<"-------------------------------\n". "<<harga * jumlah<<"\n". cout<<"\tTotal Harga : Rp. cout<<"Harga per satuan : "<<harga<<"\n". cin>>bayar. cout<<"~~~~~~~~~~~~ TERIMA KASIH ~~~~~~~~~~~~~~~".else if(kode=='d'){ bunga = "Nusa Indah". cout<<"Nama Pembeli cout<<"Jenis Bunga : "<<nama<<"\n". getch(). } cout<<" STRUK PEMBAYARAN \n". ". } .

Pernyataan SWITCH-CASE Pernyataan switch-case merupakan pernyataan yang dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan banyaknya alternatif dalam suatu masalah. ... cout<<“1..SELASA 3. break. break..RABU 4. Kegunaan switch-case sebagai pengganti if-else majemuk yang apabila dalam suatu masalah if-else majemuk tidak dapat menangani maka diganti dengan switchcase... case konstanta-2: . Penggunaan khusus switch-case sebenarnya adalah untuk memeriksa data yang bertipe integer atau karakter. . .perintah.perintah.SABTU 7. cout<<“==============================================================”<<en dl..JUMAT 6...h> #include <conio.MINGGU “<<endl. . } Berikut adalah Contoh Codingnya #include <iostream...h> void main() { int pil.perintah.SENIN 2. Bentuk Penulisan : switch (ekpresi) { case konstanta-1: .KAMIS 5. default : .perintah. Sederhananya jika if-else majemuk tidak dapat menyelesaikan masalah yang banyak alternatif maka kita menggunakan switch-case untuk menyelesaikannya.perintah..perintah.

break. break. case 2 : cout<<“HARI SELASA”<<endl. case 4 : cout<<“HARI KAMIS”<<endl. . cin >> pil. break. break. case 3 : cout<<“HARI RABU”<<endl. switch (pil) { case 1 : cout<<“HARI SENIN”<<endl. cout<<endl. cout<<“masukkan sebuah huruf (1-7) : “.cout<<“=============== ====================== ====================== ===”<<endl.

case 7 : cout<<“HARI MINGGU”<<endl. break. break. break. } Kesimpulan Dari switch adalah sebuah stuktur percabangan yang akan memeriksa suatu variabel. case nilai 2: Pernyataan 2. lalu menjalankan perintah-perintah yang sesuai dengan kondisi yang mungkin terjadi untuk variabel tersebut. } getch(). . Struktur switch ini mirip dengan struktur IF yang ditulis berulang. break. break. } Sintaks Dari Switch switch (ekspresi switch) { case nilai 1: Pernyataan 1. case 6 : cout<<“HARI SABTU”<<endl.case 5 : cout<<“HARI JUMAT”<<endl. default : cout<<“tidak terdapat nama hari”<<endl. default: Pernyataan default. break. case nilai n: Pernyataan n.

Pada umumnya looping yang dilakukan oleh for telah diketahui batas awal. . Selama kondisi terpenuhi. cin >> tinggi. baris++) { for (kolom = 1. //pencacah untuk kolom clrscr ( ). syarat looping dan perubahannya. //menyatakan tinggi puncak baris. struktur perulangan for tampaknya lebih efisien karena susunannya lebih simpel dan sederhana. cout << endl. for (baris = 1. kolom++) cout <<'*'. Pernyataan for digunakan untuk melakukan looping.h> # include <conio. cout << "Tinggi segi tiga : ". baris <= tinggi.h> void main( ) { int tinggi. Dari segi penulisannya.Perulangan (Looping) Pernyataan For Struktur perulangan for biasa digunakan untuk mengulang suatu proses yang telah diketahui jumlah perulangannya. maka pernyataan akan terus dieksekusi. cout <<endl. kolom <= baris . Contoh program For di dalam for sbb : # include <iostream. //pencacah untuk baris kolom.

Ungkapan3: dipakai sebagai pengatur kenaikan nilai variabel pengendali loop. if (n>0) goto loop. cout << "FIRE!".h> int main () { int n=10. } . n--. loop: cout << n << ". diperlukan untuk melakukan suatu lompatan ke suatu pernyataan berlabel yang ditandai dengan tanda ― : ―. Kesimpulan Fungsinya akan mengulang statement jika condition bernilai benar.h> #include <conio. sehingga dapat menampilkan loop dengan counter. } Sintak: for(ungkapan1. Sama seperti while loop.} getch(). ungkapan3) pernyataan. ". hanya saja for memungkinkan untuk memberikan instruksi initialization dan intruksi increase. Bentuk umumnya adalah : Contoh : // goto loop example #include <iostream.. Ungkapan1: digunakan untuk memberikan inisialisasi terhadap variabel pengendali loop. Pernyataan goto Pernyataan goto. Ungkapan2: dipakai sebagai kondisi untuk keluar dari loop. getch. ungkapan2.

Perulangan ini banyak digunakan bila jumlah perulangannya belum diketahui.Perulangan “ WHILE” Perulangan WHILE banyak digunakan pada program yang terstruktur. Perhtikan gambar flowchart berikut : kondisi pernyataan benar salah Diagram flowchart Perulanagn dengan While Catatan : Jika menggunakan while pastikan bahawa pada suatu saat ungkapan pada while bernilai salah. Jika tidak demikian pernyataan yang mengikutinya akan dijalankan selamanya. Bentuk Umumnya (Sintaks) : Pengujian ungkapan pada while dilakukan sebelum bagian pernyataan. Oleh karena itu ada kemungkinan bagian pernyataan pada while tidak dijalankan sama sekali.h> #include <conio. Contoh Codingnya // custom countdown using while #include <iostream. Proses perulangan akan terus berlanjut selama kondisinya bernilai benar (≠0) dan akan berhenti bila kondisinya bernilai salah (=0). yaitu kalau kondisi yang pertama kali bernilai salah.h> int main () .

{ int n. Jadi dengan menggunakan struktur do…while sekurang-kurangnya akan terjadi satu kali perulangan. --n.while. } cout << "FIRE!". .Jika kondisi salah maka keluar dari loop Perulangan do-while Pada dasarnya struktur perulangan do.. hampir sama dengan while loop. Secara fungsional. sedikitnya satu kali eksekusi statement walaupun kondisi tidak terpenuhi.. Hal ini menyebabkan struktur pengulangan ini minimal akan melakukan satu kali proses walaupun kondisi yang didefinisikan tidak terpenuhi (bernilai salah).. getch(). Pada struktur do-while kondisi pengecekan ditempatkan di bagian akhir. } Kesimpulan dari while .Selama kondisi benar maka pernyataan dikerjakan .. cout << "Enter the starting number > ". while (n>0) { cout << n << ".. seleksi while berada di bawah batas perulangan. hanya saja condition dalam do-while dievaluasi setelah eksekusi statement . dengan kata lain. seleksi berada di while yang letaknya di atas sementara pada perulangan do.while sama saja dengan struktur while.. . ".Pernyataan didalamnya bisa tidak dikerjakan sama sekali . cin >> n.Pengecekan terhadap loop dilakukan di bagian awal. hanya saja pada proses perulangan dengan while.

Bentuk umum (sintaks) dari struktur do-while do { pernyataan 1.. }while (ungkapan) Catatan : Bagian pernyataan1 hingga N dijalankan secara berulang sampai dengan ungkapan bernilai salah (=0). Berbeda dengan while. pengujian ungkapan dilakukan di bagian belakang (setelah bagian pernyataan). while berikut ini: . pernyataan 2. pernyataan n . Dengan demikian bagian pernyataan pada pengujian do – while minimal akan dijalankan satu kali. …. Perhatikan bentuk flowchart do .

Pernyataan didalamnya pasti dijalankan (minimal 1 kali).Mula-mula pernyataan dijalankan. } while (n != 0). } Kesimpulan dari do while .h> int main () { unsigned long n. selanjutnya kondisi diuji jika benar dilakukan perulangan. .Pengecekan terhadap loop dilakukan di bagian akhir.pernyataan kondisi benar salah Diagram flowchart perulanagn dengan Do – While Contoh Codingnya // number echoer #include <iostream. cin >> n. jika salah maka keluar dari loop . getch( ). . do { cout << "Enter number (0 to end): ".h> #include <conio. cout << "You entered: " << n << "\n".

akhir while cout<<”Selesai””<<endl. atau untuk menyebabkan loop selesai sebelum saatnya Di samping break digunakan untuk pernyataan switch.h> #include <conio. Dapat digunakan untuk mengakhiri infinite loop. juga bisa digunakan pada For. for (n=10.h> int main () { int n.Break . while dan do-while. break. } If (…) Break. n--) { cout << n << ". program akan keluar dari loop walaupun kondisi untuk berakhirnya loop belum terpenuhi.Perulangan Break Dengan menggunakan instruksi break. } akhir for cout<<”Selesai””<<endl. (b) For . n>0. Intinya sama yakni untuk keluar dari pernyataan-pernyataan itu. if (n==3) { cout << "countdown aborted!". (a) While – break Contoh // break loop example #include <iostream.) { For ( . ". . While (….. } } } getch(). ) { If (…) Break.

dan do-while. n--) { if (n==5) continue. while. dengan kata lain mengembalikan proses yang sedang dilaksanakan ke-awal loop lagi. Berfungsi untuk keluar dari struktur switch. Unikadelasalle//Prak-Daspro 32 . tanpa menjalankan sisa perintah dalam loop tersebut Contoh berikut akan melewati angka 5 dalam hitungan mundur : Contoh codingnya // continue loop example #include <iostream. Perulangan continue Pernyataan continue digunakan untuk mengarahkan eksekusi ke iterasi (proses) berikutnya pada loop yang sama. n>0.Berfungsi untuk keluar dari loop „ - untuk looping dengan for.h> #include <conio. ". Kesimpulan dari Break „ .Sintaks : break .h> int main () { for (int n=10. cout << n << ".

getch(). hanya saja diikuti oleh suatu indek yang menunjukan jumlah maksimum data yang disediakan. Banyaknya komponen dalam suatu larik ditunjukan oleh suatu indek untuk membedakan variabel yang satu dengan variabel yang lainnya. Contoh Pendeklarasian Array float Nil_Akhir[6]. 2. Perulangan ARRAY Variabel Larik atau lebih dikenal dengan ARRAY adalah adalah Tipe terstruktur yang terdiri dari sejumlah komponenkomponen yang mempunyai tipe yang sama. Kesimpulan dari perulangan continue. Variabel array dalam C++. selalu dimulai dari Nol ( 0 ) Bentuk umum pengaksesan dengan bentuk : Nama_Array[Subscript/Index] Contoh : Nil_Akhir[3]. float è type data. dapat digolongkan menjadi tiga buah dimensi : 1. Array Berdimensi Satu Cara mendeklarasikan variabel array sama seperti deklarasi variabel yang lainnya. Array Berdimensi Dua 3. Subscript atau Index array pada C++. Array Berdimensi Satu. Instruksi continue menyebabkan program akan melewati instruksi selanjutnya hingga akhir blok dalam loop. Nil_Akhir è elemen array. Unikadelasalle//Prak-Daspro 33 . o Ukuran : Untuk menyatakan jumlah maksimum elemen array. [6] èJumlah elemen Array Suatu array dapat digambarkan sebagai kotak panjang yang berisi kotak-kotak kecil didalam kotak panjang tersebut. Atau dengan kata lain langsung melompat ke iterasi selanjutnya. Bentuk umum pendeklarasian array : Tipe-Data Nama_Variabel[Ukuran] Keterangan : o Type Data : Untuk menyatakan type datayang digunakan. Array Berdimensi Tiga. Suatu Array mempunyai jumlah komponen yang banyaknya tetap.} } cout << "FIRE!"..

hasil[i] = (nilai1[i] * 0.h> #include<iostream. char nama[5][20]. cout<<―No.40)+ (nilai2[i] * 0. cout<<―Hasil‖<<endl.*/ /* Program Array Satu Dimensi */ /* —————————. cin>>nilai1[i]. cout<<―Ujian‖<<endl. Inisialisasi Array Dimensi Satu Inisialisasi adalah memberikan nilai awal terhadap suatu variabel.h> #include<iomanip. cout<<―Nilai Teori : ―. cout<<―Nilai Praktek : ―. for(i=1.i<=2. cout<<―——-―<<endl. float nilai2[5].h> main() { int i.*/ #include<conio.60). } cout<<―——————————————―. cin>>nilai2[i]. cout<<endl. float hasil[5].i++) { cout<<―Data Ke – ―<<i<<endl. cout<<‖ Mid Tes FInal ―. clrscr().h> #include<stdio. float nilai1[5].Nil_Akhir[1]. Unikadelasalle//Prak-Daspro 34 . Contoah Program : /* —————————. Nil_Akhir[0]. cout<<―Nama Siswa : ―. Nama Siswa Nilai Nilai ―. Bentuk pendefinisian suatu array dapat dilihat dari contoh berikut : Tipe_data nama_array[jml_elemen] = { nilai array }. gets(nama[i]).

i<=2.cout<<―——————————————―. cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(20)<<nama[i]. } Array Berdimensi Dua Array dimensi dua tersusun dalam bentuk baris dan kolom.i++) { cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(4)<<i. berikut dapat anda lihat pada tabel berikut : Jenis Barang Tahun 2001 2002 2003 Printer 150 159 230 Keyboard 100 125 150 Monitor 210 125 156 Unikadelasalle//Prak-Daspro 35 . o Index-1 : Untuk menyatakan jumlah baris o Index-2 : Untuk menyatakan jumlah kolom Inisialisasi Array Dimensi Dua Inisialisasi adalah memberikan nilai awal terhadap suatu variabel. Bentuk Umum pendeklarasian array : Tipe-Data Nama_Variabel[index-1][Index-2] Keterangan : o Type Data : Untuk menyatakan type data yang digunakan. dimana indeks pertama menunjukan baris dan indeks kedua menunjukan kolom. cout<<―——-―<<endl. } cout<<―————————-—————–―. cout<<setprecision(2)<<‖ ―<<nilai1[i]. cout<<―——-―<<endl. cout<<setprecision(2)<<‖ ―<<hasil[i]<<endl. pendataan nilai dan lain sebagainya. Bentuk pendefinisian suatu array dapat dilihat dari contoh berikut : Tipe_data nama_array[jml_elemen] = { nilai array }. Array dimensi dua dapat digunakan seperti pendatan penjualan. Contoh Pendeklarasian Array Sebagai contoh pendeklarasian yang akan kita gunakan adalah pengolahan data penjualan. for(i=1. cout<<setprecision(2)<<‖ ―<<nilai2[i]. getch().

j++) { cout<<―Data Ke – ―<<i<<‖ ―<<j<<endl. for(i=1. int : Tipe data elemen array Bentuk umum pengaksesan dengan bentuk : Nama_Array[Index-1][Index-2] Contoh Program : /* —————.h> #include<stdio.*/ #include<conio. int data_jual[4][4].h> #include<iomanip. j.h> main() { int i. } } cout<<―Data Penjualan Pertahun‖<<endl.h> #include<iostream.i<=3. cout<<―———————–―<<endl. [3] Jumlah Baris.i++) { for(j=1.i++) { cout<<setiosflags(ios::left)<<setw(5)<<i. clrscr(). Keterangan : [3] Jumlah Kolom. cout<<―Jumlah Penjulan : ―.*/ /* Array Dimensi 2 */ /* —————.j<=3. cin>>data_jual[i][j]. cout<<―NO 2001 2002 2003″<<endl. Unikadelasalle//Prak-Daspro 36 . data_jual : Nama Array. cout<<data_jual[i][j].j++) { cout<<setiosflags(ios::right)<<setw(4).j<=3. cout<<―———————–―<<endl.Jika anda lihat dari tabel diatas maka dapat dituliskan kedalam array dimensi dua berikut : int data_jual[3][3]. for(i=1.i<=3. for(j=1.

cout<<‖ ―. getch(). Unikadelasalle//Prak-Daspro 37 . } cout<<―———————–―<<endl. } Kesimpulan Dari Array Array adalah himpunan elemen (variable) dengan tipe yang sama dan disimpan secara berurutan dalam memory yang ditandai dengan memberikan index pada suatu nama variable. } cout<<endl.