You are on page 1of 92

FISIKA SMA

Tugas Tik(teknologi Informasi Dan Komonikasi )

disusun oleh :
nama : Derfina Nine
nim : 2013005007
Prodi Pendidikan Fisika
Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan
Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Listrik Statis
• Hukum Coulomb
• Medan Listrik
• Menghitung Kuat Medan Listrik
• Energi Potensial Listrik

Hubungan antara Gaya Coulomb, Kuat Medan, Energi
Potensial dan Potensial
• Kapasitor
• Rangkaian Kapasitor
• Energi Kapasitor
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Hukum
Coulomb
• Hukum Coulomb
• Muatan Listrik
• Permitivitas bahan ()
• Gaya Coulomb
• Gaya Elektrostatis pada Beberapa Muatan Listrik

• Medan Listrik
• Menghitung Kuat Medan Listrik
• Energi Potensial Listrik
• Kapasitor
• Rangkaian Kapasitor
• Energi Kapasitor
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Muatan Listrik
Muatan Listrik adalah pembawa sifat kelistrikan suatu
benda. Di dalam atom penyusun suatu benda
terdapat 2 muatan listrik, yaitu proton (+) dan
elektron (-) serta satu partikel yang tidak bermuatan
yang
Bendadisebut
Netral netron.
: adalah benda yang jumlah elektron (-)
dan proton (+) dalam atom-atom benda tersebut
jumlahnya
Benda
Bermuatan
sama. : adalah benda yang jumlah
elektron (-) dan proton (+) dalam atom-atom benda
tersebut jumlahnya tidak sama.
Jika elektron (-) lebih sedikit dari proton (+), benda
menjadi bermuatan positif.
Jika elektron (-) lebih banyak dari proton (+), benda
menjadi bermuatan negatif.
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Memuati
Benda yang netral dapat dibuat bermuatan dengan
Benda

berbagai cara, misalnya saling digosokkan antara 2
benda yang berbeda. Atau dengan cara didekatkan ke
benda lain yang sudah bermuatan (di induksi).
Ebonit yang digosok-gosokkan dengan kain wool
menyebabkan ebonit bermuatan negatif. Hal ini
karena terjadi perpindahan elektron dari kain woll
menuju ke ebonit, saat terjadi gesekan antara
keduanya.
Kaca yang digosok-gosokkan dengan kain sutera
kering menyebabkan kaca bermuatan positif. Hal ini
karena terjadi perpindahan elektron dari kaca ke kain
sutera, saat terjadi gesekan antara keduanya.

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Jumlah Muatan
Jumlah muatan yang terdapat dalam sebuah benda
diberi simbol besaran q atau Q, dan diberi satuan
coulomb (C). Satuan lain yang lebih kecil adalah mC (mili
coulomb), C (mikro coulomb), nC (nano coulomb, pC
(pico coulomb). Satuan ini diambil dari nama Charles
Augustin de Coulomb.
QA

QA = + 6
coulomb

QB

QB = - 12
coulomb

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Sifat Muatan Listrik
Jika dua buah benda yang bermuatan saling
didekatkan, keduanya akan saling mempengaruhi.
Pengaruh ini dapat berupa tolakan atau tarikan satu
sama
Bendalain.
yang bermuatan sejenis jika didekatkan akan
saling tolak-menolak..
Benda yang bermuatan tidak sejenis jika didekatkan
akan saling tarik-menarik

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Gaya Coulomb
q1

Menurut Charles Agustin de
Coulomb, :

q2

Besarnya gaya tolak-menolak
atau tarik-menarik antara 2
buah benda bermuatan,
sebanding dengan muatan
r
masing-masing benda dan
berbanding terbalik dengan
kuadrat jarak
antara kedua
Secara matematis dapat dirumuskan
sebagai:
benda.
Dengan k adalah konstanta yang
q1q2
F 2
nilainya tergantung dari medium
r
di antara kedua benda.

qq
 k 1 22
r

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Gaya Coulomb (benda dalam vakum )
q1

Persamaan gaya
coulomb:

q2

q1q2
F k 2
r

r

Sering dituliskan
dalam bentuk lain:

1 q1q2
F
40 r2

Ruang Hampa

dengan o adalah permitivitas ruang hampa (8,85.10-12 C2
2 2
-1
-2
m
)
k 4 1  9.109 Nm
C
JN
ika
dihitung
akan didapat
0

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Gaya Coulomb
q1

q2

Untuk benda dalam
ruang hampa,
berlaku :

1 q1q2
F
40 r2

r

Maka, jika benda
berada dalam medium
tertentu, berlaku :

Bahan tertentu

1 q1q2
Fdlmbahan

4bahanr2

dengan bahan adalah permitivitas medium.

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Permitivitas Relatif (r)
Jika gaya coulomb dalam
vakum dibandingkan
dengan gaya coulomb
dalam bahan, akanqq
1 12
diperoleh :

4  0 r2
1 q1q2
4 bahanr2

 bahan
0

Fdlmvakum
Fdlm
bahan

Awal

Nilai ini disebut
permitivitas relatif bahan
terhadap vakum.

 bahan
r 
0

Atau:

Mundur Kembali Maju

 bahan
  r 0

Akhir

FISIKA SMA
Arah Gaya
Coulomb
Gaya Coulomb juga termasuk

besaran vektor,

sehingga arahnya tertentu.
Jika benda A bermuatan positif (+) dan benda B
bermuatan negatif (-), maka A tertarik ke arah B dan
B tertarik ke arah A dengan gaya yang sama besar
tetapi arahnya berlawanan.
Berlaku :

FB,A
A
positif

FA,B

Awal

FA,B  FB,A
B
negatif

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Gaya Coulomb oleh Beberapa
Muatan
Jika terdapat lebih dari 2 muatan, maka total gaya
coulomb yang dialami oleh salah satu benda harus
dihitung secara vektor. Hal ini karena arah gaya yang
ditimbulkan oleh masing-masing benda mungkin
rAC
berbeda.

rAB

FA,C

rBC
FC,B

FA,B
A
positif

FB,A

FC,A

FB,C
B
negatif

C
pozitif

Resultan gaya yang dialami oleh A adalah FA = FA,B –
FA,C.
Akhir
Awal Mundur Kembali Maju

FISIKA SMA
FA,C

FA,B
A
positif

FA  FA,B  FA,C  jumlah
vektor
QAQB QAQC
FA  k 2  k 2  nilai
skalar
rA,B
rA,C
Perhatikan arah vektor Gaya Coulomb tersebut! Jika berlawanan,
maka Ftotal sama dengan selisih kedua vektor. Tapi bila searah, Ftotal
sama dengan jumlah kedua vektor. Dan jika membentuk sudut
tertentu, carilah Ftotal dengan menggunakan Rumus Cosinus.
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
FB,A

B
negatif

FB,C

FB  FB,C  FB,A  jumlah
vektor
QBQC QBQA
FB  k 2  k 2  nilai
skalar
rB,C
rB,A
Perhatikan arah vektor Gaya Coulomb tersebut! Jika berlawanan,
maka Ftotal sama dengan selisih kedua vektor. Tapi bila searah, Ftotal
sama dengan jumlah kedua vektor. Dan jika membentuk sudut
tertentu, carilah Ftotal dengan menggunakan Rumus Cosinus.
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
FC,B

FC,A
C
pozitif

FC  FC,A  FC,B  jumlah
vektor
QQ QQ
FC  k C2 A  k C2 B  nilai
skalar
rC,A
rC,B
Perhatikan arah vektor Gaya Coulomb tersebut! Jika berlawanan,
maka Ftotal sama dengan selisih kedua vektor. Tapi bila searah, Ftotal
sama dengan jumlah kedua vektor. Dan jika membentuk sudut
tertentu, carilah Ftotal dengan menggunakan Rumus Cosinus.
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

Latihan

FISIKA SMA
Medan Listrik
• Hukum Coulomb
• Medan Listrik
• Kuat Medan Listrik
• Garis Medan Listrik

• Menghitung Kuat Medan Listrik
• Energi Potensial Listrik
• Kapasitor
• Rangkaian Kapasitor
• Energi Kapasitor

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kuat Medan Listrik
Medan Listrik adalah daerah di sekitar benda
bermuatan listrik, yang masih dipengaruhi gaya
Coulomb dari benda tersebut. Tentunya pengaruh ini
hanya
dirasakan
oleh
benda
yang juga
bermuatan
Besarnya
pengaruh
gaya
coulomb
untuk
setiap satu
listrik.
satuan muatan positif disebut kuat medan listrik. Kuat
medan listrik diberi simbol besaran E, dan satuannya
F
newton/coulomb
(N/C).
E

Jadi secara matematis:

q
Qq
k2
 r
q
Q
k 2
r

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Garis Medan
Medan Listrik adalah tidak dapat dilihat, tetapi
Listrik

pengaruhnya benar-benar ada. Hal ini mirip dengan
pengaruh oleh magnet, yang nanti akan dibahas
tersendiri. Untuk menggambarkan keberadaan medan
listrik ini, dilukiskan dengan garis-garis berarah yang
di
namakan
medan liustrik.
Sifat
Garis garis
Medan
Listrik:
1. Berasal dari muatan
positif dan berakhir di
muatan negatif.
2. Tidak saling
berpotongan.
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Arah Vektor Medan Listrik
Seperti halnya gaya elektrostatis (gaya coulomb),
kuat medan listrik juga merupakan besaran vektor.
Sehingga arah medan listrik sangat ditentukan oleh
sumber medan listrik tersebut.

Garis medan oleh
muatan negatif
Awal

Garis medan oleh
muatan positif

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kuat Medan
• Hukum Coulomb
Listrik
• Medan Listrik

• Menghitung Kuat Medan Listrik
• Flux Listrik
• Hukum Gauss
• Kuat Medan Listrik di Sekitar Bola Bermuatan
• Kuat Medan Listrik di Sekitar Pelat Bermuatan
• Kuat Medan Listrik di antara Dua Pelat Sejajar

• Energi Potensial Listrik
• Kapasitor
• Rangkaian Kapasitor
• Energi Kapasitor
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Flux Listrik
E
A
N

E

Flux Listrik () adalah jumlah garis
medan listrik yang menembus suatu
luasan secara tegak lurus.
Flux Listrik () adalah adalah besaran
skalar, padahal kuat medan (E) dan
luasan (A) adalah vektor.
Jadi flux listrik () diperoleh dengan
cara perkalian titik (dot product)
antara E dan A.

  E.A
 EAcos

Satuan  adalah N C-1 m2  disebut
weber (Wb)

A
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
N

E

Jika E sejajar A, maka  = 90o.
Sehingga :

  EAcos
90o
0

A
E

N

Jika E tegak lurusr A, maka  = 0o.
Sehingga :

  EAcos
0o

 EA

A
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

normal

FISIKA SMA
Hukum Gauss
Dari konsep jumlah garis
medan tersebut Gauss
mengemukakan teori sbb:
“Jumlah garis-garis
medan listrik yang
menembus suatu
permukaan tertutup,
sebanding dengan
jumlah muatan listrik
yang dilingkupi
Secara matematis
permukaan tersebut.”
dituliskan:
q



0

+Q

Permukaan Gauss

Jika persamaan ini dijabarkan akan diperoleh:
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

E

FISIKA SMA
Hukum Gauss
EA cos  
EA 

q
   0o (menembus
0

permukaan

secara

tegak

lurus)

q
 cos   1
0

E

1 q
 A  4 r 2 (luas
0 A

E

1 q
 0 4 r 2

E

1 q
4 0 r 2

k

bola)

q
r2

Yang tidak lain adalah persamaan kuat medan listrik.
Dengan persamaan ini, kita dapat menentukan kuat
medan listrik di dalam benda berbentuk bola atau
benda berbentuk pelat sejajar.
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kuat Medan Listrik di Sekitar Bola
Bermuatan
+

+
+

r<R

+
+

+
r>R

+

R

+
+

+

Awal

+

+

Jika bola berongga
dimuati, maka muatan
listrik tersebut akan
tersebar merata di
permukaan bola. Jadi
tidak ada muatan di
dalam bola. Hal ini
karena muatan sejenis
berusaha saling
menjauh (tolakmenolak) satu sama
lain, sehingga muatan
berada sejauh-jauhnya
satu dgn yg lain, yaitu di
permukaan bola.

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kuat Medan di dalam Bola.
+

+
+

r<R

+
+

EA

+

+
r>R

Karena tidak ada muatan
di dalam bola (q = 0),
maka:

R

+
+

+

Awal

q
0

q
E
 q 0
 0A

+

0

+

Jadi kuat medan (E) di
dalam bola berongga
adalah NOL.
Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kuat Medan di
permukaan Bola.
+

+
+

r<R

+
+
+

+
r>R

Muatan tersebar di
permukaan bola, jadi q
q
≠0
EA

R

+
+

+

+

+

Jadi kuat medan (E) di permukaan
bola berjari-jari R adalah

Q
E k 2
R

Awal

Mundur Kembali Maju

0

q
E
rR
 0A

1 q
 0 4R2

1 q
40 R2

q
k 2
R

Akhir

FISIKA SMA
Kuat Medan di
luar Bola.
+

+
+

r<R

+
+

+
r>R

+

Untuk titik di luar bola, bisa
dianggap menghitung E
terhadap muatan sejauh r
q
> R. EA
0

R

+
+

+

+

+

Jadi kuat medan (E) di luar bola
pada jarak r dari pusat bola adalah

q
E
rR
0A

1 q
40 r2

q
k 2
r

Q
E k 2
r

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kurva Kuat Medan Bola Bermuatan
Di dalam Bola

E

Di Permukaan Bola

ER

Di luar Bola
0

R
r
Kurva Medan Listrik pd Bola
Konduktor Bermuatan

Awal

Pada Bola konduktor
bermuatan, kuat medan di
dalam bola adalah nol
(sesuai dgn Hk Gauss,
didalam bola tidak ada
muatan)
Kuat Medan paling besar
terdapat di permukaan
bola.
Di Luar Bola, kuat
medannya mengecil
secara kuadratis.

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kuat Medan di Sekitar Pelat
Bermuatan
+

E

E

Untuk Pelat
Bermuatan,
dengan
kerapatan
muatan ,
dimana  = q/A,
sesuai dengan
hukum Gauss:

q
EA
0

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kuat Medan di Sekitar Pelat Bermuatan
Untuk setiap sisi,
q adalah :

+

E

E

q
EA =
e0
q = e0EA

Uuntuk kedua
sisi adalah :

q = 2e0EA
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kuat Medan di Sekitar Pelat Bermuatan
+

E

E

Jadi kuat medan
di sekitar
sebuah pelat yg
bermuatan
adalah q

E

2 0 A


E
2 0
Dimana
:

q

A
Awal

Adalah kerapatan muatan (C
m-2)

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kuat Medan di Antara Pelat Bermuatan
+

-

+E

Kuat medan E dan E di
antara pelat saling
memperkuat, karena
arahnya sama.

-E

 
E  2

 2 0


E
0

Dan kuat medan di luar
Saling menguatkanSaling menghilangkan pelat sama dengan nol,
(arahnya sama) (arahnya berlawanan) karena saling
menghilangkan.
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kurva Kuat Medan Pada Pelat
Bermuatan
E

Di Antara Keping

Ed

Di permukaan Keping
Di Luar Keping
0

d
r
Kuat Medan Pada Keping Sejajar

Awal

Kuat Medan Listrik di
antara kedua keping adalah
homogen, jadi kuat
medannya sama di manamana.
Kuat
Medan Listrik di
permukaan keping sama
dengan di dalam keping.
Kuat Medan Listrik di luar
keping adalah nol, karena
medan listrik dari keping 1
saling mediadakan dengan
medan listrik dari keping 2.

Mundur Kembali Maju

Akhir

Latihan

FISIKA SMA
Energi Potensial
• Hukum Coulomb
Listrik
• Medan Listrik
• Menghitung Kuat Medan Listrik
• Energi Potensial Listrik
• Usaha Pemindahan Muatan
• Energi Potensial Listrik
• Potensial Listrik
• Potensial Bola Konduktor Bermuatan
• Potensial Keping Seajajar

• Kapasitor
• Rangkaian Kapasitor
• Energi Kapasitor
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Usaha Pemindahan
Muatan
Apabila sebuah benda A
bermuatan berada di
dalam medan listrik suatu
benda lain B, maka benda
A tersebut mengalami
gaya elektrostatis dari
benda B. Sehingga untuk
memindahkan benda A ke
tempat lain dalam wilayah
medan benda B
diperlukan usaha ( W)

Awal

q

Q
B

Mundur Kembali Maju

Akhir

A

FISIKA SMA
Usaha Pemindahan
Muatan
Besarnya usaha untuk
memindahkan muatan ini
tidak tergantung pada
lintasan yang ditempuh,
tetapi hanya ditentukan
oleh
awal dan
Suatukeadaan
medan yang
akhir
saja.
bersifat
seperti ini disebut
medan konservatif.
Jadi usaha untuk
memindahkan muatan q
dalam wilayah medan listrik
Q, hanya ditentukan oleh r1
Berapakah
dan
r2 saja. usaha yang diperlukan
ini?
Awal

r1

Q

Mundur Kembali Maju

r2

Akhir

q

FISIKA SMA
Usaha Pemindahan
Muatan
Besarnya usaha ini
adalah:
W W
1,2
r2

  F.dr

r1

r1

Q

r

 Fr r2
1

r2

Qq r
 k 2 r r2
r 1
r2

Qq
k
r r1

 1 1
  
 kQq
 r2 r1 

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

q

FISIKA SMA
Energi Potensial Listrik
Usaha yang diperlukan untuk memindahkan muatan
dalam suatu medan listrik adalah sama dengan
perubahan energi potensial listrik (EP).
Jadi dapat dituliskan:

EP
2  EP
1 W
1,2
 1 1
  
 kQq
 r2 r1 
Qq Qq
k k
r2
r1
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Energi Potensial
Mutlak
Jika mula-mula muatan berada pada jarak jauh tak terhingga
(r1 = ), maka EP = EP2, karena EP1 = 0.

Qq
EP k
r
Nilai energi potensial ini disebut energi potensial
mutlak.

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Energi Potensial Listrik
Total
Tidak seperti Gaya Coulomb dan Kuat Medan Listrik
yang termasuk besaran vektor, energi potensial adalah
besaran skalar. Dan satuannya tentu saja adalah joule (J).
Jadi jika terdapat beberapa sumber medan listrik, maka
energi potential total untuk suatu muatan dalam medan
listrik tersebut dijumlahkan secara aljabar biasa.
Jika muatannya negatif (-) jangan lupa memasukkan tanda
negatif ini !!
N

EP
total  EP
i
i1

 EP
1  EP
2  ... EP
N
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Potensial Listrik
Usaha untuk
memindahkan satu
satuan muatan positif
dalam wilayah medan
listrik suatu benda
(dari r1 ke
r2)didefinisikan
sebagai beda
potensial listrik
Beda potensial
diberi
antara
kedua titik
simbol V dan diberi
tersebut.
satuan volt (V).
Berapakah besarnnya V ini?

Awal

r1

Q

Mundur Kembali Maju

r2

Akhir

+1

FISIKA SMA
Beda Potensial Listrik
Q.1 Q.1
V k  k
r2
r1
Q Q
k k
r2 r1
Dalam istilah seharihari, beda potensial
listrik biasa disebut
dengan tegangan
listrik.
Awal

+1
r1

Q

Mundur Kembali Maju

r2

Akhir

FISIKA SMA
Beda Potensial Listrik
Jangan keliru !!!
Yang dimaksud dengan
tegangan listrik
bukanlah potensial
listrik tetapi beda
potensial listrik.
Potensial lsitrik tidak
dapat diukur,
sedangkan beda
potensial listrik dapat
diukur, yaitu dengan
voltmeter.

Awal

q
r1

Q

Mundur Kembali Maju

r2

Akhir

=

FISIKA SMA

r1

Potensial Mutlak
Jika muatan uji mula-mula berada
di jauh tak terhingga, maka
potensial akhirnya
Q.1 Q.1 disebut
V V  kmutlak.
k
potensial

r2

Q
k 0
r2

Q
r2

Q
k
r
Jadi persamaan potensial mutlak
adalah

Q
V k
r
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Potensial Listrik Total
Q1

N

Vtotal  Vi

Q2

i1

Q3

 V1  V2  ... VN
1+

QN

Seperti halnya energi potensial
listrik, potensial listrik juga
merupakan besaran skalar. Jadi
untuk lebih dari 1 sumber muatan,
potensial totalnya dijumlah secara
aljabar biasa.
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Bidang Equipotensial /
Ekipotensial
Bidang Equipotensial adalah
suatu bidang yang
menghubungkan titik-titik yang
memiliki potensial sama. Jadi
bedan potensial antara titik-titik
ini adalah nol.
Untuk memindahkan
muatan antara titik-titik
pada bidang equipotnesial
ini tidak diperlukan usaha.
Ingat : W = qV.

r1

Q

Jadi misalnya titik A dan B
adalah titik-titik pada
bidang equipotensial, maka
usaha untuk memindahkan
muatan dari A ke B adalah
nol.
Awal Mundur Kembali Maju

r2

q

Akhir

B

q A

FISIKA SMA
Hubungan Antar
Rumus
F
E  F qE
q
EP F.r
EP
V  EP qV
q
F.r qE
.r
V 
 E.r
q q

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Hubungan Antar
Rumus F

E  F qE
q
r2

EP  F.dr
r1

 Fr

r2
r1

Awal

EP
V
q
Fr

q
F
 r
q
 Er

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Pengingat !!

F q- nya
ada2 buah
danr - nya
kuadrat
E q- nya
ada1buah
danr - nya
kuadrat
EP q- nya
ada2buah
danr - nya
pangkat
1
V q- nya
ada1buah
danr - nya
pangkat
1

Qq
F k 2
r
Q
E k 2
r
Awal

Qq
EP k
r
Q
V k
r

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Potensial Listrik Bola Bermuatan
+
+

+

r<R

Dalam bola

Luar bola

+
+

+
r>R

+

R

+
+

+

+

+

Permukaan bola

Potensial listrik pada bola
konduktor (berongga) bermuatan
dapat dihitung dengan menghitung
usaha untuk memindahkan
muatan di dalam dan di sekitar
bola tersebut.
Harus diingat selalu, bahwa
muatan listrik terkumpul hanya di
permukaan saja. Di dalam bola
tidak terdapat muatan.

W Fr  qE
r
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Potensial Listrik di Dalam Bola
Bermuatan +
Kuat medan E di dalam bola adalah
+

+

+

r<R

Dalam bola

r>R
Luar bola

+
+

+

R

+
+

+

+

nol (diperoleh dari Hukum Gauss).

+

Sehingga

W=0

Padahal

W = qV.

Jadi:

Permukaan bola

W qV
0  qV
V 0

Yang artinya potensial di dalam
bola, sama dengan potensial di
permukaan bola
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Potensial Listrik di Permukaan Bola
+
+

+

r<R

Dalam bola

Luar bola

+

Potensial Listrik di permukaan bola
sama dengan potensial listrik di
dalam bola, yaitu sebesar:

+

+
r>R

+

R

+
+

+

Awal

+

+

Permukaan bola

Q
V k
R

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Potensial Listrik di Luar Bola
+
+

+

r<R

Dalam bola

Luar bola

+
+

+
r>R

+

R

+
+

+

Awal

+

Potensial listrik di luar bola dapat
dihitung dengan menganggap bola
sebagai muatan titik.
Jadi

+

Permukaan bola

Q
V k
r

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kurve Tegangan Listrik Bola
Bermuatan
Di Dalam Bola

V
VR

Di permukaan Bola
Di Luar Bola

0

R
r
Beda Potensial Pada Bola Bermuatan

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Beda Potensial Listrik Keping
Sejajar
Potensial listrik pada keping sejajar

-

+
+
+
+
+

dapat dihitung dengan
menghubungkannya dengan kuat
medan listriknya.

V VB,A
Berlaku persamaan:
rB

  E.dr
rA

A

B

 Er

d

rB
rA

 E(rB  rA)
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Beda Potensial Listrik Keping
Sejajar
Jika titik A (keping negatif)

-

+
+
+
+
+

A

B
d

dijadikan sebagai acuan (r=0),
maka tegangan titik A terhadap
titik A sendiri adalah

VA,A  VA,A

 E(rA  rA)
0
Dan tegangan titik B terhadap titik
A adalah

VB,A  VB,A
 E(rB  rA)
 E(d 0)
 Ed

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Beda Potensial Listrik Keping
Sejajar
Tegangan di tengah-tengah keping
+
+
+

C

+
+

-

A

B
d

Awal

VC,A  VC,A
 E(rC  rA)
d
 E(  0)
2
Ed

2
Makin jauh dari keping negatif
(acuan) tegangannya semakin
besar.
Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Beda Potensial Listrik di Luar
Keping
Tegangan di luar keping adalah

-

+
+
+
+
+

A

B
d

Awal

sama dimana-mana karena sama
dengan mengukur tegangan
dengan probe voltmeter
di”sentuhkan” pada keping B dan
keping A.
Jadi, daerah di luar keping
tegangannya adalah

VB,A  VB,A
 E(rB  rA)
 E(d 0)
 Ed
Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kurve Tegangan Listrik Pada Keping
Sejajar
Di Antara Keping Di Luar Keping

V
Vd

Di permukaan Keping

0

d
r
Beda Potensial Pada Keping Sejajar

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

Latihan

FISIKA SMA
Kapasitor

• Hukum Coulomb
• Medan Listrik
• Menghitung Kuat Medan Listrik
• Energi Potensial Listrik
• Kapasitor
• Pengertian Kapasitor dan Kapasitas Kapasitor
• Kapasitas Bola Konduktor
• Kapasitas dan Potensial Gabungan
• Kapasitas Lempeng Sejajar
• Jenis Kapasitor dan simbolnya

• Rangkaian Kapasitor
• Energi Kapasitor
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
PengertianKapasitor
Kapasitor adalah suatu benda yang mempunyai kapasitas
(kapasitas penyimpan). Dalam hal ini yang disimpan
adalah muatan listrik.
Jadi Kapasitor adalah benda yang dapat menyimpan
muatan listrik.
Kemampuan dalam menyimpan muatan listrik disebut
kapasitas atau kapasitansi.
Kapasitansi diberi simbol besaran dengan huruf C dan
diberi satuan farad (F). Satuan yang lain adalah mF (mili
farad), F (mikro farad), mF (mili farad), nF (nano farad)
dan pF (piko farad).

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Memuati Kapasitor
Kita dapat menyimpan muatan listrik dalam kapasitor
dengan cara memuatinya. Yaitu dengan menghubungkan
kapasitor tersebut dengan sumber tegangan (sumber
beda
potensial).
Sehingga
akan terdapat beda potensial antara kapasitor
dengan suatu acuan (misalnya bumi). Atau jika
kapasitornya memiliki 2 kaki, akan terjadi beda potensial
antara kedua kaki kapasitor tersebut.
Jadi muatan yang tersimpan dalam kapasitor sangat
ditentukan oleh :kapasitas kapasitor dan beda
potensial.
Secara matematis:

Q
C
V

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Memuati Kapasitor
Tapi harus diingat bahwa bukan C yang tergantung pada Q
dan V, tetapi Q yang tergantung pada C dan V.
Maka persamaan kapasitansi dituliskan saja dengan
bentuk:

Q CV

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Bentuk dasar
Kapasitor
Bentuk kapasitor ada bermacam-macam, misalnya bentuk
bola dan keping sejajar.
Kapasitor Keping Sejajar.

Kapasitor Bola.

R

Awal

isolator

Mundur Kembali Maju

-

+
+
+
+
+
+
+
+
+
+
+

Akhir

FISIKA SMA
KapasitasKapasito
r Telah disebutkan di depan, bahwa kapasitas suatu kapasitor
tidak ditentukan oleh muatan dan beda potensial.

Kapasitas kapasitor ditentukan oleh ukuran fisik dari
kapasitor tersebut. Semakin besar ukuran fisiknya,
kapasitasnya akan makin besar.
Jadi untuk kapasitor bola, kapasitasnya ditentukan oleh jarijari bola (R). Dan untuk kapasitor keping sejajar ditentukan
olah luas permukaan keping (A) dan jarak antara
kedua keping (d).

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kapasitas Bola Konduktor
Bola konduktor yang berjari-jari R jika dimuati sehingga
beda potensialnya V, akan menyimpan muatan sebanyak Q.

Q
R

Besarnya potensial V adalah : V k

Maka kapasitas kapasitor bola dapat dihitung, sbb:

C QV

Sangat jelas bahwa C sangat dipengaruhi
oleh R. Semakin besar bolanya (R makin
besar) kapisitas C juga semakin besar.

 kQQ
R

 Rk
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA

Kapasitas dan Potensial
Jika dua buah kapasitor bola konduktor digabungkan
Gabungan
(dihubungkan) dengan kawat penghantar (atau disentuhkan
satu sama lain), akan terjadi perpindahan muatan dari bola
yang satu ke bola yang lain sampai potensial kedua bola
menjadi sama.
+
Misalnya kapasitas bola
++ +++
+
+
+
pertama C1 dengan jari-jari R1
+ +
+
+
dan kapasitas bola kedua C2
+
+
+
+
1 ++ +
2 +
dengan jari-jari R2.
+
Jika keduanya digabungkan,
+
+
+
+
+
akan didapatkan kapasitor
konduktor
dengan kapasitas simpan yang
lebih besar, Cgabungan.
Berapa besar kapasitas
gabungan ini?

C

Awal

Mundur Kembali Maju

-

Akhir

C

FISIKA SMA
Kapasitas dan Potensial
Setelah terjadi perpindahan muatan, dan potensialnya sama
Gabungan
(Vgabungan).
Muatan listrik tidak dapat hilang, berlaku Hukum
Kekekalan Jumlah Muatan sbb :”Jumlah muatan sebelum
digabung sama dengan jumlah muatan setelah digabung.”
Secara matematis:

Q1  Q2  Q1'  Q'2
C1V1  C2 V2  C1V1'  C2 V2'  V1'  V2'  Vgabungan
C1V1  C2 V2  (C1  C2 )Vgabungan
C1V1  C2 V2
Vgabungan

C1  C2
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kapasitas dan Potensial
Dan besarnya kapasitas gabungan (C
) adalah:
Gabungan
Q +Q = Q +Q
gabungan

1

2

'
1

'
2

Qgabungan = C 1V1' + C 2V2' ® V1' = V 2' = Vgabungan
Qgabungan = (C 1 + C 2)Vgabungan
Qgabungan
Vgabungan =
C 1 +C 2
Qgabungan
C gabungan =
Vgabungan
Jadi:

Cgabungan
 C1  C2
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kapasitas Lempeng Sejajar
Kapasitas Lempeng Sejajar (Keping Sejajar) ditentukan
juga oleh ukuran fisik kapasitor tersebut, yaitu luas
permukaan keping (A) dan jarak antar kedua kepingnya
(d). Serta bahan yang berada di antara kedua keping,
yang disebut bahan dielektrikum.
ka
t

d

od
a

- - - - +
- ++A
- + +

+
+ ++
+ an
Awal

+
+
+
+
+
-dielektrikum+
+ anoda
katoda -+
+
+
+

od
a
Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kapasitas Lempeng Sejajar
Kapasitor keping sejajar terdirib dari 2 buah keping
konduktor sejajar yang terpisah sejauh d dan disisipkan
bahan dielektrikum (isolator) di antara kedua keping.
ka
t

d

od
a

- - - - +
- ++A
- + +

+
+ ++
+ an
Awal

+
+
+
+
+
-dielektrikum+
+ anoda
katoda -+
+
+
+

od
a
Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kapasitas Lempeng Sejajar
Kedua keping kapasitor dimuati sama besar tetapi
berlainan jenis. Jadi muatannya +Q dan –Q. Jika luas
permukaan keping adalah A, maka rapat muatan pada
keping
- adalah : +
Q

+
+
+
+
Q +

A +
-dielektrikum
+ anoda
katoda +
+
+
+



Dari persamaan Gauss, sudah
didapatkan bahwa:

d

Awal

A

Mundur Kembali Maju

E


Q

0  0A

Akhir

FISIKA SMA
Kapasitas Lempeng Sejajar
Yang dapat dituliskan untuk Q
adalah
-
+
Padahal :
+
+
+
+
+
-dielektrikum+
+ anoda
katoda -+
+
+
+
Jadi :
d

Awal

Q EA
0
V
E  r d
r
V
E
d

V 0 A
Q
d

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kapasitas Lempeng Sejajar
Sehingga kapasitas kapasitor keping sejajar adalah

Q
C
V

-
+
+
+
+
+
+
-dielektrikum+
+ anoda
katoda -+
+
+
+

C

V
A
C  0
d

d

Awal

Mundur Kembali Maju

V 0 A
d

Akhir

FISIKA SMA
Kapasitas Lempeng Sejajar
Dapat disimpulkan dari persamaan
C 
-
+
+
+
+
+
+
-dielektrikum+
+ anoda
katoda -+
+
+
+
d

A
0
d

Bahwa kapasitas kapasitor keping sejajar:
• Sebanding dengan luas keping (A)
• Berbanding terbalik dengan jarak antar
keping (d)
• Sebanding dengan tetapan dielektrikum
bahan di
antara keping ()

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Kapasitas Lempeng Sejajar
Jika di antara keping disisipkan bahan dielektrik dengan
permitivitas relatif r maka kapasitasnya menjadi:

A
C  r 0
d

-
+
+
Kapasitor keping sejajar dapat diubah+
+
ubah kapasitasnya dengan mudah, yaitu
+
+
dengan mengubah jarak antar keping
-dielektrikum+
+ anoda atau mengubah luas keping yang saling
katoda -+
berpotongan.
+
Maka dibuatlah kapasitor yang
+
+
kapasitasnya dapat berubah-ubah yang
disebut dengan variabel kapasitor
(varicap). Atau disebut juga varco
(variabel condensator) karena nama
lain dari kapasitor adalah kondensator
yang artinya pengumpul muatan.

d

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Permitivitas ()
Permitivitas bahan dielektrikum dapat diturunkan
pengertiannya dari persamaan kapasitor berikut:
A

C 

d

Yang dapat dituliskan dalam bentuk lain:

Cd

A

R

Jika dituliskan satuannya untuk

 adalah

farad
meter farad
2
meter
meter
coulomb
 volt
meter

Yang mrnyatakan jumlah muatan (C) yang dapat ditampung
medium untuk setiap satu satuan tegangan setiap satu satuan
panjang.
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Jenis-jenis Kapasitor
Menurut jenis bahan dielektrik yang diselipkan di antara
keping, dapat dibuat macam-macam kapasitor.
Diantaranya adalah kapasitor kertas, kapsitor keramik,
kapasitor
mika dan
-
+ kapasitor elektrolit.
+
+
+
+
+
-dielektrikum+
+ anoda
katoda -+
+
+
+

Simbol Kapasitor

Kapasitor dalam rangkaian
elektronik disimbolkan dengan
gambar:

-

+

d
Non polar
Awal

Mundur Kembali Maju

Polar
Akhir

Varicap

FISIKA SMA
Rangkaian
Kapasitor

• Hukum Coulomb
• Medan Listrik
• Menghitung Kuat Medan Listrik
• Energi Potensial Listrik
• Kapasitor
• Rangkaian Kapasitor
• Rangkaian Kapasitor Seri
• Rangkaian Kapasitor Paralel
• Rangkaian Kapasitor Seri – Paralel (Campuran)

• Energi Kapasitor
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Rangkaian Kapasitor Seri
Untuk keperluan tertentu, kadangkala diperlukan kapasitor
yang nilai kapasitasnya tidak sesuai dengan kapasitas yang
ada. Maka beberapa kapasitor dapat dirangkai menjadi satu
untuk mendapatkan nilai kapasitas yang dikehendaki.
Rangkaian dapat secara Seri, Paralel atau Campuran.
Rangkaian kapasitor seri adalah rangkaian yang tidak
bercabang. Pada rangkaian seri berlaku tegangan total
sama dengan jumlah tegangan masing-masing
kapasitor.

+

A

-

+

-

C2,V2

Awal

Jadi berlaku:

-

C

B
C1,V1

+

D
C3, V3

Mundur Kembali Maju

VAD VAB VBC VCD
 V1  V2  V3

Akhir

FISIKA SMA
Rangkaian Kapasitor Seri
+

-

+

-

C1,V1

C2,V2

D

D
Cs,VAD

Padahal untuk kapasitor berlaku
hubungan antara Q, V dan C, sbb:

Q
Q
C atau
V
V
C

C3, V3

-

+
A

-

C

B

A

+

Sehingga untuk VAD dapat ditulis
menjadi:
QAD
CAD

AB
BC
CD
 QCAB
 QCBC
 QCCD

Perhatikan bahwa kutub negatif (-)
dari C1 bertemu dengan kutub
positif (+) dari C2. Demikian juga
VAD VAB VBC VCD
kutub negatif (-) dari C2 bertemu
 VAB VBC VCD
dengan kutub positif (+) dari C3.
Satu Maju
sama lain
saling menetralkan.
Akhir
Awal Mundur Kembali

Untuk rangkaian seri berlaku :

FISIKA SMA
Rangkaian Kapasitor Seri
+

-

+

-

C1,V1

C2,V2

D
C3, V3

QAD
CAD

AB
BC
CD
 QCAB
 QCBC
 QCCD

1
CAD

 C1AB  C1BC  C1CD

1
Cs

-

+
A

-

C

B

A

+

Maka
:

 C11  C12  C13

D
Cs,VAD

Muatan total yang tersimpan
dalam susunan kapasitor Qtotal
adalah sama pada semua
kapasitor.

Qtotal Q1  Q2  Q3

Jadi kapasitas gabungannya
menjadi makin kecil. Bisa
dibayangkan bahwa kapasitas yang
disusun seri, seumpama kapasitor
yang jarak antar kepingnya
dijauhkan ( d , diperbesar).

QAD QAB QBC QCD
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Rangkaian Kapasitor Paralel
Kapasitor yang dirangkai paralel (bercabang) berlaku ketentuan
tegangan tiap kapasitor sama dengan tegangan gabungan.
Karena kaki-kaki tiap kapasitor terhubung ke titik yang sama. Ingat
kembali tentang kapasitor bola yang digabung.

+

-

Berlaku:

Qgabungan
 Q1  Q2  Q3

C1,V1
A

+

-

B

Padahal:

C2,V2
C3, V3

A

Maka

Q CV

CgabVgab C1V1  C2 V2  C3V3

+

-

CpVAB C1VAB C2 VAB C3VAB

+

-

Cp  C1  C2  C3

Cp, VAB B
Awal Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Rangkaian Kapasitor Paralel
+

C1,V1

A

+

B

C2,V2

C3, V3

A

+

-

+

-

Jadi pada rangkaian kapasitor paralel, seolaholah seperti mengganti kapasitor tersebut
dengan luas permukaan keping yang
diperbesar.
Ingatlah, bahwa kapasitas kapasitor keping
sejajar adalah :

A
C  0
d

Cp, VAB
Awal

B
Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Rangkaian Kapasitor
Campuran
Untuk kapasitor yang dirangkai campuran (ada seri dan paralel),
diselesaikan dengan menyederhanan rangkaian yang dapat
disederhanakan lebih dulu.

-

+

-

+

A

C1

-

+

C2

C

+
A

+

Ctotal

-

Cs

C3

Awal

-

+

B

-

C3
Mundur Kembali Maju

C

Akhir

FISIKA SMA
Rangkaian Kapasitor
Untuk kapasitor yang dirangkai campuran (ada seri dan paralel),
Campuran
diselesaikan dengan menyederhanan rangkaian yang dapat
disederhanakan lebih dulu.

-

+
A

C1

B

+

-

-

+

-

+
A

C

C
Ctotal

C2

+
A

-

+

-

C

Cp
Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Energi
• Hukum Coulomb
Kapasitor
• Medan Listrik
• Menghitung Kuat Medan Listrik
• Energi Potensial Listrik
• Kapasitor
• Rangkaian Kapasitor
• Energi Kapasitor
• Energi yang tersimpan dalam kapasitor

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Energi dalam Kapasitor
Kapasitor dapat menyimpan muatan. Semakin besar muatan
yang tersimpan dalam kapasitor, akan semakin besar pula
kemampuan kapasitor untuk mengeluarkan muatan
tersebut.
Hal
ini mengakibatkan, kapasitor memiliki energi. Yaitu
energi potensial (EP). Dan besarnya energi kapasitor ini
ditentukan oleh jumlah muatan sebagai akibat perubahan
potensial pada keping-keping kapasitor.
Energi kapasitor dapat dihitung dengan cara
mengintegralkan Q sebagai fungsi dari V.

V2

EP  QdV
V1

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Energi dalam Kapasitor
Karene Q = CV, maka:
V2

EP  QdV
V1

V2

  CVdV
V1

2
2
1
 12 CV

CV
 jika
V1 0 dan
V2  V
2
2 1
2
 12 CV

Awal

Mundur Kembali Maju

Akhir

FISIKA SMA
Energi dalam Kapasitor
Dapat juga dituliskan dalam bentuk lain:

Q
EP CV C
V
Q
1
 2 QV
 V
C
2
Q
 12
C
1
2

2

Awal

Mundur Kembali Selesai
Maju

EP CV
1
2

2

EP 12 QV
2
Q
EP 12
C

Akhir