You are on page 1of 18

M Ardista A – EKS B 29 B

Keunggulan Kompetitif NET. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi
Operasi

1. Latar Belakang
Pada era globalisasi dimana informasi sekaligus hiburan adalah sebuah kebutuhan bagi
masyarakat, maka berkembang pula industri pertelevisian sejalan dengan kebutuhan tersebut.
Sampai pada akhir tahun 2012, industri pertelevisian di Indonesia terdiri dari 14 stasiun
televisi nasional. Televisi yang satu dan yang lainnya saling berlomba menyuguhkan program
siaran yang menarik sehingga dapat menarik penonton dalam jumlah yang banyak dan di sisi
lain pun pengiklan juga akan tertarik untuk beriklan di televisi tersebut jika jumlah
penontonnya banyak. Akan tetapi, terkadang suguhan acara yang disiarkan hanya menarik
dan menghibur penonton, tanpa memberikan edukasi dan penciptaan nilai-nilai positif yang
sesuai dengan norma-norma dan konten lokal yang ada dalam masyarakat Indonesia. Pada
titik ini, Trans Corp dengan Trans TV dan Trans 7-nya memberikan warna tersendiri pada
industri pertelevisian Indonesia, hal ini dikarenakan Trans TV dan Trans 7 mengusung konsep
yang relatif lebih kreatif dibandingkan dengan stasiun tv nasional lainnya. Namun hal
tersebut tidak berlangsung lama sampai pada akhirnya muncul stasiun televisi nasional
terbaru bernama NET. (News and Entertainment Television) TV yang secara resmi
mengudara di televisi Indonesia pada tanggal 26 Mei 2013 setelah sebelumnya menjalani
siaran percobaan sejak tanggal 18 Mei 2013. Grand launching NET. TV diselenggarakan di
Jakarta Convention Center, lewat sebuah pagelaran megah yang menghadirkan sederet nama
pengisi acara terkenal dari tanah air dan mancanegara, termasuk Carly Rae Jepsen dan Taio
Cruz.
NET. TV dinahkodai oleh Wishnutama Kusubandio, seorang talent yang telah malang
melintang di industri pertelevisian Indonesia serta posisi terakhirnya adalah Direktur Utama
Trans TV. Wishnutama tidak sendiri dalam membangun NET. TV dari awal, namun bersama
dengan Agus Lasmono, yang merupakan salah satu pemilik dari Indika Group. Dengan
pemimpin yang memiliki modal dan visi mumpuni, NET. TV menjelma menjadi salah satu tv
nasional yang memiliki idealisme dan diferensiasi sehingga dengan cepat dapat menemukan
tempat tersendiri di masyarakat Indonesia. NET. TV berhasil membangun brand image
sebagai televisi pertama di Indonesia yang mengedepankan kualitas dan kreativitas hal
tersebut membuktikan klaim dari NET. TV sejak awal kemunculannya yaitu sebagai salah
satu stasiun televisi nasional yang memberikan tayangan berkualitas, edukatif dan berani
tampil beda.
NET. TV benar-benar mengerti kondisi pasar yang sedang mereka hadapi pada generasi
milenial sehingga desain produk dan strategi operasi yang diterapkan berbeda dengan stasiun

TV telah hadir di 37 kota dan masih secara terus menerus melakukan akuisisi terhadap TV – TV lokal Indonesia untuk memperluas jangkauan siarannya. kreatif namun tetap efektif. Hal tersebut dikarenakan berdasarkan aturan yang diatur oleh UU no. agar produk yang . TV dinilai sukses dalam memberikan motivasi pada karyawannya dengan brand image yang kuat sehingga membuat suatu organisasi perusahaan yang produktif. TV dipandang suatu fenomena yang terjadi pada industri pertelevisian Indonesia walaupun masih belum menjangkau seluruh pelosok negeri. Kehadiran NET. Manfaat dengan penerapan segmentasi pasar adalah seperti berikut :  Pasar Lebih Mudah Dibedakan Sangat sulit bagi perusahaan untuk terus-menerus mengikuti selera konsumen yang selalu berkembang di keadaan pasar yang heterogen. 32 tahun 2012 tentang penyiaran.1. pemanfaatan social media sampai dengan bagaimana manajemen sumber daya manusia yang sebagian besar adalah berisi anak-anak muda kreatif generasi Y dan dikenal sedikit susah untuk disiplin. TV berhasil menarik minat masyarakat yang dibuktikan dengan hanya dalam waktu yang relatif cukup singkat yaitu belum genap dua tahun mengudara. 2. Oleh karenanya perusahaan cenderung mencari kelompok konsumen yang sifatnya homogen agar lebih mudah untuk memahami selera konsumen. NET. Oleh karena itu NET. Teori dan Review Literatur 2.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. Segmentasi pasar dapat dimaksudkan sebagai pembagian pasar yang berbeda-beda (heterogen) menjadi kelompok-kelompok pasar yang homogen. karakteristik. NET. NET. di mana setiap kelompoknya bisa ditargetkan untuk memasarkan suatu produk sesuai dengan kebutuhan. Segmentasi pasar bisa juga diartikan sebagai pengidentifikasian analisis perbedaan para pembeli di pasar. keinginan. Segmentasi pasar menurut Philip Kotler dan Gary Amstrong adalah pembagian sebuah pasar menjadi beberapa kelompok pembeli yang berbeda. ataupun perilaku yang berbeda di dalam suatu pasar tertentu. TV sudah berhasil menduduki peringkat Sembilan share station berdasarkan hasil survey TVR AC Nielsen Desember 2014 lalu. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi televisi nasional kebanyakan. TV hanya memiliki lisensi siaran TV lokal setelah mengakuisisi stasiun TV Space Toon. ataupun karakteristik pembeli yang ada di pasar tersebut. Perbedaan tersebut antara lain pemanfaatan multiplatform dalam penyiarannya. Sampai saat ini NET. Segmentasi Pasar Segmentasi pasar merupakan pembagian kelompok pembeli yang memiliki perbedaan kebutuhan.

pelayanan merupakan hal yang paling dominan. penyusunan bauran pemasaran (marketing mix) yang meliputi produk.  Evaluasi Target dan Rencana Bagus Setelah mengetahui siapa dan bagaimana karakteristik segmen pasar yang ditarget. Oleh karena itu segmentasi pasar harus dilakukan agar bisa memberikan pelayanan yang mengarah dan tepat kepada pasarnya. maka dalam merencanakan strategi pemasaran.  Pelayanan Lebih Baik Ada empat hal penting yang diinginkan oleh konsumen dalam memenuhi kebutuhannya. apa kesukaan. latar belakang. dan kegiatan apa saja yang dilakukan perusahaan-perusahaan kompetitor itu untuk merebut perhatian pasar dalam usaha memenuhi kebutuhan segmen pasar tersebut.  Menemukan Peluang Baru Perusahaan yang memiliki pemahaman atas segmen pasar yang baik tentunya akan sampai pada titik di mana ia menemukan peluang. dan promosinya dapat lebih terarah dan lebih tajam. Dalam hal ini perusahaan sebagai komunikator akan berkomunikasi dengan cara yang berbeda-beda dan melalui media yang berbeda pula yang disesuaikan kepada segmen pasar yang ditergetnya. yang juga menargetkan segmen pasar yang sama dengan yang ditargetnya. harga. pelayanan. harga. dan ketepatan waktu.  Strategi Komunikasi Lebih Efektif Komunikasi bisa menjadi efektif apabila komunikator tahu persis siapa komunikan yang diajak berkomunikasi olehnya. maka pemasar dapat mendesain produk sesuai dengan kebutuhan segmen tersebut dan desain yang dibuat pun lebih responsif terhadap kebutuhan pasar. yaitu kualitas. maka perusahaan bisa melakukan evaluasi atas efektif tidaknya kegiatan . meski peluang yang ditemukan tidak selalu besar. Namun dari keempat hal penting itu. Sedang harga dan kualitas seringkali menjadi nomor dua dibanding pelayanan.  Melihat Kompetitor dengan Segmen yang Sama Dengan mengetahui siapa yang menjadi segmen bagi sebuah perusahaan.  Strategi Pemasaran Lebih Terarah Dengan melayani pasar yang sifatnya homogen. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi dihasilkan perusahaan tersebut dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga produk yang dibuat pun dapat diterima dengan baik oleh konsumen. distribusi.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET.  Faktor Penentu Desain Dengan adanya pemahaman terhadap kebutuhan segmen-segmen pasar. tentunya perusahaan itu juga bisa melihat apabila ada perusahaan-perusahaan lain (perusahaan kompetitor) yang menawarkan produk / jasa yang sama. kebiasaan. dan lain sebagainya.

sosial dan budaya masing-masing karyawan pada suatu perusahaan ternyata tidak menjamin jika mereka dapat diperlakukan dengan cara yang . apakah sudah sesuai dengan karakteristik pasar yang ditargetnya. manusia juga merupakan sumber daya yang paling rumit untuk dipahami. Mengelola kualitas dapat membantu mambangun strategi diferensiasi. Manajemen Kualitas Kualitas merupakan kemampuan suatu produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan konsumennya. untuk dibuat perencanaan bisnis selanjutnya di depan. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi pemasaran yang sudah dilakukan selama periode tertentu. Manajemen Sumber Daya Manusia Manusia merupakan sumber daya paling penting dalam sebuah perusahaan. Pendekatan ini biasanya digunakan oleh orang pemasaran dan pelanggan. Peningkatan penjualan sering terjadi saat perusahaan mempercepat respon mereka terhadap perubahan kondisi pasar. usia. khususnya dunia kerja. Yang kedua.2. oleh karena itu kualitas adalah faktor penentu keberhasilan bagi perusahaan-perusahaan. Peningkatan kualitas membantu perusahaan meningkatkan penjualan dan mengurangi biaya yang kemudian akan meningkatkan keuntungan. Dalam pendekatan ini kualitas suatu barang berarti pemenuhan standar dan membuat produk dengan benar sejak awal. 2. 2. Berbanding lurus dengan hal tersebut. Suatu strategi kualitas yang berhasil dimulai dengan lingkungan organisasi dengan membantu perkembangan kualitas serta diikuti oleh pemahaman prinsip kualitas secara menyeluruh oleh semua anggota organisasi. dan meningkatkan reputasi mereka dengan produk-produk yang berkualitas. merendahkan harga jual sehingga tetap kompetitif di pasar. kualitas berbasis manufaktur yang biasanya diterapkan oleh manajer produksi. Homogennya tingkat pendidikan. Meningkatkan kualitas dapat menurunkan biaya operasional karena perusahaan meningkatkan produktivitas sekaligus menurunkan tingkat kesalahan ataupun cacat dalam proses produksi. Kerumitan ini adalah sebagai akibat dari uniknya sifat dari masing-masing individu yang ada di dunia. Kualitas yang rendah berpengaruh terhadap organisasi secara keseluruhan. Namun dalam hal ini yang terpenting adalah membangun sebuah organisasi yang dapat mencapai kualitas dan mempengaruhi organisasi secara keseluruhan. Yang ketiga adalah kualitas itu berbasis produk yang memandang bahwa kualitas sebagai variabel yang presisi dan dapat dihitung.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. dan juga perusahaan bisa mempelajari apa yang lebih dan kurang dari strategi yang sudah berjalan.3. Terdapat tiga pendekatan dalam hal ini. yang pertama kualitas berbasis pengguna dimana kualitas tergantung kepada audiensnya.

Menurut Robert L. Kedua pengertian manajemen sumber daya manusia menurut para ahli di atas sama-sama menyoroti perihal sistem dan tujuan. Terakhir. Awalnya faktor gaji seringkali menjadi faktor penentu apakah seseorang mau atau tidak mau bekerja di sebuah perusahaan. Tujuan ‘mempertahankan’ dapat diwujudkan melalui berbagai treatment berupa fasilitas. Hani Handoko. dan penggunaan sumber daya manusia untuk mencapai baik tujuan-tujuan individu maupun organisasi. Sebuah manajemen sumber daya manusia yang baik memerlukan sistem atau proses yang terstruktur. Tujuan manajemen sumber daya manusia dalam jangka menengah adalah untuk meningkatkan produktifitas karyawan yang dapat dinilai melalui meningkatnya kinerja dan berkurangnya tingkat kehadiran karyawan di kantor. Poin ini dapat dievaluasi dari meningkatnya kepuasan dan keterlibatan . mempertahankan dan memotivasi karyawan. Masing-masing individu membutuhkan penanganan yang khusus untuk menjamin kontribusi karyawan pada perusahaan berjalan dengan maksimal. pemeliharaan. Tujuan ‘memperoleh’ akan diwujudkan melalui proses rekruitmen yang dilakukan perusahaan untuk mencari bibitbibit baru yang diperlukan untuk mencapai tujuan perusahaan. tujuan ‘memotivasi’ dapat diwujudkan melalui penyelarasan pribadi karyawan dengan situasi kerja yang dihadapinya.. Namun seiring berjalannya waktu. pengertian manajemen sumber daya manusia adalah rancangan sistem-sistem formal dalam sebuah organisasi untuk memastikan penggunaan bakat manusia secara efektif guna mencapai tujuan organisasi. Hal inilah yang membuat manajemen sumber daya manusia menjadi penting. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi sama. Tujuan manajemen sumber daya manusia dalam jangka pendek adalah untuk memperoleh. secara umum manajemen sumber daya manusia memiliki tujuan untuk jangka pendek. hingga jaminan bagi mutu kehidupan karyawan. Jangan sampai sebuah manajemen yang dibuat tidak sejalan atau justru berlawanan dengan tujuan sebuah perusahaan. jangka menengah dan jangka panjang. faktor gaji dapat digeser oleh faktor-faktor lain. Kedua. seleksi. pengertian manajemen sumber daya manusia adalah penarikan. gaji.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. Selain itu manajemen sumber daya manusia juga harus berorientasi pada tujuan dari perusahaan tempat individu tersebut bernaung. Mathis & Jackson John H. Sedangkan menurut T. tujuan manajemen sumber daya manusia dalam jangka menengah adalah untuk menjamin mutu kehidupan kerja karyawan. salah satunya adalah penghargaan yang diterima oleh karyawan dari perusahaan tempatnya bernaung. Terlepas dari tujuan tiap perusahaan yang berbeda-beda. pengembangan.

Selain itu. dan Guth (1965) menyatakan bahwa strategi . Tujuan manajemen sumber daya manusia dalam jangka panjang yang paling utama adalah profit. yakni perencanaan (planning). otomatis perusahaan akan semakin berkembang menjadi perusahaan yang lebih unggul dari waktu ke waktu. serta prioritas alokasi sumber daya. mutu kehidupan kerja karyawan yang baik juga dapat dinilai melalui berkurangnya tingkat stress karyawan saat bekerja. Sementara itu. dan pengendalian (controlling). kompensasi (compensation). Ketika hasil kinerja karyawan terus membaik. strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan perusahaan dalam kaitannya dengan tujuan jangka panjang. Secara umum. yakni pengadaan tenaga kerja (procurement). 2. pengintegrasian (integration). Andrews. angka profit pun meningkat. Sementara itu Learned. Sama seperti alasan pada tujuan sebelumnya. maka target utama perusahaan adalah mencapai tujuan manajemen sumber daya manusia dalam jangka panjang. Malayu Hasibuan mengelompokkan manajemen sumber daya manusia ke dalam dua fungsi yang berbeda.4. Seorang karyawan yang bahagia akan menunjukkan perangai yang baik.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. Dalam perkembangannya konsep mengenai strategi terus berkembang. Sebagai dampaknya. Tujuan manajemen sumber daya manusia dalam jangka menengah yang terakhir adalah menciptakan pribadi karyawan yang patuh pada aturan dan hukum. and vice-versa for unhappy ones. Christensen. Konsep Strategi Operasi Strategi merupakan alat untuk mencapai tujuan. fungsi manajemen sumber daya manusia adalah untuk mengatur dan mengelola sumber daya manusia semaksimal dan seefektif mungkin agar diperoleh kinerja yang maksimal. Tujuan manajemen sumber daya manusia jangka panjang yang kedua adalah untuk menciptakan perusahaan yang unggul dan terus mengalami pertumbuhan. pengorganisasian (organizing). hal itu tentunya akan turut membuat konsumen merasa senang. A happy employee relates that happiness to customers. Fungsi manajerial terbagi menjadi empat. dan pemeliharaan (maintenance). seorang karyawan yang bahagia akan menciptakan hasil kerja yang baik. Hal ini dapat ditunjukkan oleh adanya perbedaan pendapat oleh beberapa ahli antara lain menurut Alfred D Chandler (1962). pengarahan (directing). Hal ini sangat penting karena masalah hukum yang dilakukan oleh karyawan mau tak mau akan turut menyeret pihak perusahaan ke permasalahan tersebut. pengembangan (development). Setelah tujuan manajemen sumber daya manusia jangka menengah terwujud. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi karyawan dalam pekerjaannya. yakni fungsi manajerial dan fungsi operasional. Sedangkan fungsi operasional terbagi menjadi lima. program tindak lanjut.

Pada perkembangan selanjutnya Porter (1985) menjelaskan tentang strategi.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. sangat menentukan suksesnya strategi yang disusun. bukan di mulai dari “apa yang terjadi”. Ada tiga strategi yang dapat dilakukan perusahaan untuk memperoleh keunggukan bersaing yang dinyatakan oleh Porter (1992).  Keunggulan Kompetitif Kegiatan spesifik yang dikembangkan oleh perusahaan agar lebih unggul dibandingkan dengan pesaingnya. Keahlian sumber daya manusia yang tinggi muncul dari kemampuan membentuk fungsi khusus yang lebih efektif dibanding dengan pesaing. Terjadinya kecepatan inovasi pasar baru dan perubahan pola konsumen memerlukan kompetisi inti. Dengan demikian perencanaan strategi hampir selalu dimulai dari “apa yang dapat terjadi”. diferensiasi. yaitu keahlian tenaga kerja dan kemampuan sumber daya. dan 10 tahun kemudian Hamel dan Prahalad (1995) juga menyatakan bahwa strategi merupakan tindakan yang bersifat incremental (senantiasa meningkat) dan terus menerus dan dilakukan berdasarkan sudut pandang tentang apa yang diharapkan oleh para pelanggan di masa depan. Kompetensi pembeda menjelaskan kemampuan spesifik suatu organisasi. Pemahaman yang baik mengenai konsep strategi dan konsep-konsep lain yang berkaitan. Perusahaan dapat memperoleh keunggulan kompetitif yang lebih tinggi dibandingkan dengan pesaingnya jika dia dapat memberikan harga jual yang lebih murah dari pada harga yang diberikan oleh pesaingnya . Dengan demikian salah satu fokus strategi adalah memutuskan apakah bisnis tersebut harus ada atau tidak ada. Dua faktor tersebut menyebabkan perusahaan ini dapat lebih unggul dibandingkan dengan pesaingnya. Keunggulan bersaing disebabkan oleh pilihan strategi yang dilakukan perusahaan untuk merebut peluang pasar. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi merupakan alat untuk menciptakan keunggulan bersaing. yaitu alat yang sangat penting untuk mencapai keunggulan bersaing. yaitu cost leadership. Day dan Wensley (1988) mengemukakan ada dua identifikasi kompetensi pembeda dalam suatu organisasi. dan fokus. Konsep-konsep tersebut menurut Rangkuti (2005) adalah sebagai berikut :  Kompetensi Pembeda Suatu perusahaan dapat dikatakan memiliki kompetensi pembeda jika perusahaan tersebut memiliki kompetensi yang tidak mudah ditiru oleh perusahaan pesaing.

terus mengusung budaya lokal. persepsi terhadap keunggulan kinerja produk. dan tidak ada sinetron. 2. Perusahaan juga dapat melakukan strategi diferensiasi dengan menciptakan persepsi terhadap nilai tertentu pada konsumennya misalnya. Analisis dan Evaluasi Produk Suatu manajer operasi yang efektif akan memilih suatu produk yang menunjukan potensi paling besar. Menggunakan report ini.1. Sedangkan dalam pelaksanaannya. pelayanan yang lebih baik. Strategi tersebut termasuk meningkatkan cash flow (meningkatkan harga jual atau menurunkan harga produksi). Hal tersebut sejalan dengan prinsip pareto yang di implementasikan untuk strategi mix product. Segmentasi Pasar NET. Kebanyakan stasiun televisi akan memilih untuk menyasar kelompok masyarakat kelas C karena jumlah kelas C di Indonesia sangat banyak. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi dengan nilai kualitas produk yang sama. manajemen dapat menentukan produk mana yang harus dieliminasi dan mana yang tidak menguntungkan untuk diberikan tambahan investasi secara jangka panjang termasuk dalam riset dan pengembangan ataupun peralatanpenunjang utama. sumber daya yang dimiliki harus dimaksimalkan terhadap produk yang paling potensial dalam jumlah sedikit. NET.5. Analisis dan evaluasi produk fokus untuk memperhatikan strategi yang dapat diterapkan untuk masing-masing produk. Stasiun TV yang sepertinya menyerupai NET. ialah KOMPAS TV yang siarannya sama-sama ada idealismenya. Implementasi 3. 3. TV memilih untuk menyasar segmentasi kelas A dan B. Perbedaan tersebut juga berdasarkan segmentasi pasar dengan pembagian status ekonomi sosial (SES) yang dipilih oleh para stasiun televisi. Kelompok masyarakat dengan status SES A dan B dapat dikatakan sebagai kelompok masyarakat menengah keatas karena yang termasuk dalam . Selain itu strategi fokus juga dapat diterapkan untuk memperoleh keunggulan kompetitif sesuai dengan segmentasi dan pasar sasaran yang diharapkan. TV berbeda dengan televisi-televisi yang lain. Analisis dan evaluasi produk membuat manajemen dapat mengevaluasi strategi yang mungkin diterapkan untuk masing-masing produk.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. Ataupun juga sebaliknya perusahaan dapat memperoleh keunggulan kompetitif yang lebih tinggi daripada pesaingnya jika dia dapat memberikan kualitas produk yang lebih baik disbandingkan dengan pesaingnya namun dengan harga jual yang setara.

The Remix NET . NET. Ketika dunia malam dan program acara live DJ secara penuh dianggap tidak wajar oleh stasiun televise lain.1. sang pembawa acara Danang dan Darto adalah penyiar salah satu radio swasta Jakarta yang sudah memiliki pendengar setia. oleh karena itu NET. kelas SES A dan B lebih didominasi oleh anak muda. Selain itu. Memilih menghadirkan wajah baru dalam industri pertelevisian. TV sadar benar akan segmentasi pasar yang disasar. Acara The Comment sangat ditunggu oleh para penonton NET. yang memang sedang tren dikalangan anak muda. Seperti acara The Remix dimana acara tersebut adalah acara kompetisi audisi secara langsung yang dikhususkan untuk para DJ-DJ tanah air dalam melakukan remix lagulagu. menggebrak dengan menghadirkan acara tersebut.8 juta rupiah per bulan. NET. Hal ini tidak terlepas dari segmentasi pasar dari NET. yang sudah ada sejak awal kemunculan NET. Gambar 3. Ide program ini adalah yang pertama di Indonesia dan sangat sukses menarik perhatian para penonton kelas A dan B.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi kelas tersebut memiliki pengeluaran minimal 1. TV dalam pelaksanaan operasional beserta konten-konten yang disajikan menyesuaikan dengan apa yang disukai oleh anak muda kelas menengah keatas pada khususnya. dengan cerdik memunculkan keduanya ke layar kaca untuk menarik para pendengar setia dari Danang dan Darto. Selain itu juga ada The Comment sebagai salah satu program unggulan NET. NET.

inc Dengan melakukan segmentasi pasar. dapat memberikan komunikasi yang lebih efektif kepada penontonnya salah satunya adalah penggunan media sosial pada setiap program sebagai media komunikasi dua arah yang efektif. NET. TV termasuk para artisnya.2. TV.3. Terlihat pada gambar 3. TV Gambar 3.3 dimana para penonton NET. TV mengenali adanya NET. TV berdasarkan brand advocacy ratio – Markplus. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi Gambar 3.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. Customer path penonton NET. Lalu pada akhirnya setelah menonton acara NET. namun kelompok kelas A dan B sangat update terhadap perkembangan jaman dan pemanfaatan media sosial sehingga konsep “WOW Brand” yang diperkenalkan oleh Hermawan Kertajaya sangat mengena pada strategi NET. TV lalu mereka tertarik dan dilanjutkan untuk mencari tahu yang berkaitan dengan NET. TV mereka akan merekomendasikan keluarga atau teman-temannya untuk menonton acara-acara NET. The Comment NET Walaupun jumlah kelompok kelas A dan B tidak sebanyak kelompok kelas C di Indonesia.2. 3. Manajemen Kualitas .

TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi Dalam hal kualitas. adalah televisi pertama yang menggunakan teknologi tersebut serta tapeless. Di Indonesia. 3. yang memang dewasa ini sudah menjadi barang yang makin terjangkau. menyediakan gambar yang jernih dan sangat baik melalui channel Full High Definition (HD) dari hulu produksi sampai hilir penyiaran program televisi. Generasi X. Dengan menggunakan teknologi tersebut maka NET. atau generasi yang lahir antara tahun 1965-1980. TV dibandingkan dengan yang lainnya adalah NET TV sangat paham akan perkembangan teknologi dan informasi saat ini. dalam setiap programnya. NET. Walaupun kebanyakan kontennya adalah produksi sendiri.3. adalah generasi yang tidak asing dengan Catatan Si Boy. berkualitas dan menyesuikan selera pasar. NET. dalam operasionalnya menyuguhkan acara-acara yang segar. NET. Generasi X adalah pemikir-pemikir independen yang tidak menyukai segala bentuk otoritas. banyak anggota Generasi X kini menjadi pemimpin perusahaan. Sehingga NET. sementara yang dipimpin adalah Generasi Milenial atau Generasi Y. Generasi ini sudah tak lagi mendengar tentang Perang Dingin atau Cold War. tahu bahwa dulu sempat ada Jerman Barat dan Jerman Timur. generasi yang menggulingkan Orde Baru. pernah merasakan ketegangan antara Amerika dan Rusia. Generasi Y adalah mereka yang lahir antara tahun 1980-1995. generasi yang identik dengan BMW seri 3-nya. bagaimana proses manajemen sumber daya manusia yang diterapkan oleh NET. dan lebih tidak menyukai formalitas jika dibandingkan dengan Generasi X. dan lain-lain. mempertanyakan semua keputusan dan bahkan sangat kritis. Manajemen Sumber Daya Manusia Lebih dari 70% karyawan dari NET. sempat menonton Unyil sebagai hiburan. Lintas Melawai dan Drive-in Ancol. juga sangat memberikan perhatian lebih untuk hal tersebut. NET. new media dan menggunakan media sosial beserta platform customer relationship management (CRM). Hal tersebut nampak dari para bintang tamu yang selalu dihadirkan atau ditampilkan oleh NET. TV tidak terkesan membosankan dan selalu menarik untuk ditunggu. dapat memanjakan dan memudahkan pemirsa yang punya televisi berkualitas gambar HD. dan generasi yang tidak suka meeting berlama-lama dalam suasana formal. Satu hal yang sangat membedakan kualitas dari NET. selalu menghadirkan bintang tamu jenius dengan selera dan estetika yang tinggi.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. oleh karena itu program-program NET. lebih mahir . Kondisi ini menjadi permasalahan tersendiri bagi NET. Generasi X lebih familiar dengan sepatu roda dibandingkan dengan inline skate. Nah. Generasi ini menuntut fleksibilitas dalam bekerja. TV adalah berasal dari generasi Y sedangkan para manajemennya adalah berasal dari generasi X.

dan sadar akan perkembangan fesyen. NET. membuka program khusus untuk para fresh graduate dengan nama program Media Development Program. . Dalam paparannya. yaitu tujuan jangka pendek.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. TV menjabarkan karakter Generasi Milenial yang menjadi populasi dominan NET. adalah untuk memperoleh. jangka menengah dan jangka panjang. pada akhirnya dapat menerapkan kedisiplinan pada suatu kondisi organisasi yang didominasi oleh generasi Y tanpa mengorbankan tingkat kreatifitas. HR Head NET. memerlukan banyak sekali sumber daya manusia dengan potensi-potensi terbaik untuk dapat menjalankan organisasinya. berhasil melakukan manajemen sumber daya manusia dengan baik sehingga NET. Atas tujuan tersebut. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi berhadapan dengan teknologi dibanding generasi sebelumnya. mempertahakan dan memotivasi karyawan. Tujuan jangka pendek dari manajemen sumber daya manusia pada NET. TV sebagai berikut:  Generasi yang sangat update dengan teknologi (tech savvy)  Memiliki ambisi yang tinggi dan memiliki keinginan untuk sukses secara instan dengan cepat  Haus akan perhatian (attention-craving)  Menyukai ruang privasi tanpa batas  Pencitraan kadang tidak menggambarkan dirinya yang sebenarnya  Mampu melakukan multitasking dan berwawasan luas  Pandai menghasilkan uang tanpa harus bekerja di kantor  Tidak memiliki tingkat loyalitas yang tinggi  Tidak menyukai birokrasi Melihat kedua generasi yang secara profil sangat bertolakbelakang ini. Hery Kustanto. Manajemen sumber daya manusia tentunya memiliki tujuan yang dibagi manjadi tiga. Dalam manajemen sumber daya manusia dengan tujuan jangka pendek. NET. banyak dipengaruhi kultur musik dan pop. sebagai perusahaan baru tentunya NET.

4 Materi Promosi Media Development Program NET. beberapa hal yang telah diterapkan oleh NET. adalah sebagai berikut :  Suasana Kerja yang Nyaman Sudah bukan rahasia bahwa karyawan menuntut suasana kerja yang nyaman. TV. Di NET. Ketika kinerja suatu organisasi semakin membaik secara langsung perusahaan juga akan semakin berkembang dan memiliki keunggulan kompetitif. berorientasi pada profit yang dapat diturunkan kepada kenyaman dan kebahagiaan karyawan serta secara tidak langsung akan berhubungan dengan penontonnya. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi Gambar 3. . Manajemen sumber daya manusia dengan tujuan jangka pendek dan jangka panjang dalam NET. Dalam penerapan manajemen sumber daya manusia pada NET. dan generasi milenial adalah kelompok yang menuntut lebih.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. upaya ini dilakukan melalui desain interior konsep open space yang menyerupai kafe dan tempat nongkrong. Area outdoor juga disediakan bagi karyawan untuk melepas stress sehingga sehingga para karyawan dapat merasa nyaman dalam bekerja serta tetap menunjang kreatifitas karyawan.

TV .M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET.5 Suasana kantor open space NET. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi Gambar 3.

Model seragam ini menginspirasi berbagai kalangan untuk membuat seragam mirip dengan model seragam yang dipakai oleh karyawan NET. dimana CEO selalu hadir dalam pertemuan formal dan informal. awalnya dipopulerkan oleh adanya seragam Trans TV. Pendekatan Nordstrom sangat personal.  Keterlibatan CEO Sebagai Sosok Inspiratif NET.7 CEO NET. Sebenarnya. Dalam proses induction. dijelaskan bahwa—berbeda dengan Walmart—Nordstrom lebih melayani konsumen premium. dan untuk bisa menularkan value tersebut kepada karyawan. CEO Blake Nordstrom memperlakukan karyawannya dengan personal pula. CEO menjadi seorang idola bagi para karyawan baru generasi milenial. TV menjadi trend pakaian seragam masa kini. salah satu retailer besar di Amerika. Gambar 3. TV Sementara itu di NET. Jam kerja tergantung dari program apa yang sedang dikerjakan. . TV Wishnutama  Pembentukan Kebanggan Melalui Internal Model seragam yang dipakai oleh crew NET. Karena media TV. sang CEO tidak segan-segan menemui karyawan secara langsung dan memberi sambutan serta insights. trend penggunaan seragam karyawan televisi. jam kerjanya tidak standar. Dalam sebuah buku berjudul The Nordstrom Way tentang kisah sukses Nordstrom. TV. TV menilai keterlibatan seorang CEO merupakan salah satu kunci dalam mendisplinkan Generasi Milenial.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET.6 Suasana outdoor kantor NET. CEO NET. TV. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi Gambar 3. Namun bukan berarti karyawan bisa masuk dan pulang kantor seenaknya. Tetapi makin populer ketika seragam kerja dipakai oleh karyawan NET. Terutama kalangan muda yang menyukai tayangan televisi. TV bisa dibilang tidak ada jam kerja khusus. TV dipandang sangat terlibat dan dekat dengan generasi ini.

Dimana The East adalah gedung tempat dimana NET. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi Penggunaan seragam kerja di NET. Dengan banyaknya stasiun televisi di industri pertelevisian Indonesia. Beberapa pemain yang terlibat di acara The East adalah karyawan dari NET. Di sisi lain. merupakan suatu strategi branding yang ampuh untuk membentuk citra perusahaan. maka NET. Terlebih suatu inovasi yang dilakukan oleh NET. jadi NET. Kesimpulan dan Rekomendasi NET. perlu menerapkan keputusan-keputusan strategis .M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. TV sebagai stasiun televisi baru harus menerapkan strategi yang tepat agar dapat dengan cepat menyesuaikan dan diterima oleh pasar. sendiri antara lain executive producer. Justru sebelum membuat orang menjadi kreatif sebaiknya pahami dulu tentang konsep kebutuhan seorang karyawan. dan lain-lain. Menjadi sesuatu kalimat yang blunder jika tidak paham tentang konsep branding. producer. creative. penggunaan seragam tersebut juga merupakan strategi motivasi karyawan untuk menumbuhkan rasa bangga. Lebih jauh. jika motivasi karyawan bukan hanya masalah uang saja. tidak terlalu besar. Gambar 3. Karyawan bukan hanya butuh gaji yang besar tetapi kebanggan juga. Program tersebut menceritakan tentang situasi dibalik layar dari program berita / news yang ditanyangkan NET. gaji karyawan NET. TV berada. TV 4. TV. menumbuhkan rasa bangga dan passion itu melalui strategi internal. Hal ini yang disadari oleh NET.8 Pakaian Dinas Harian NET. untuk memperkuat strategi branding dan motivasi karyawan adalah dengan permbuatan program televisi secara inhouse berjudul The East.

com/berita/ini-kiat-menggabungkan-kreativitas-dan-disiplin-ala-net-tv/ Diakses pada 16 Desember 2015 https://prezi. PT.bayuwin.tv-televisi-transformasi-paling-pas Diakses pada 16 Desember 2015 http://portalhr.M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET. Dengan diferensiasi dan segmentasi yang jelas menyesuaikan dengan keinginan pasar. 5. Jakarta Dirgantoro. Hal itu dapat terjadi dengan keputusan strategis dalam mencitrakan karyawannya sehinga karyawan dari NET. yang dominan generasi milenial termotivasi dan bangga akan NET. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. maka NET.net/blog/2015/7/14/segmentasi-pasar-beserta-pengelompokan-dancontoh Diakses pada 16 Desember 2015 http://www. Diferensiasi adalah kunci utama bagi keputusan strategis NET. 2008. Manajemen Media Penyiaran: Strategi mengelola Radio dan Televisi. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi sehingga investasi yang sudah dikeluarkan dapat dengan cepat membuahkan hasil. Referensi https://id. Gramedia Widia Sarana Indonesia. . Keunggulan Bersaing. dengan cepat dapat diterima oleh masyarakat yang dibuktikan dengan adanya perolehan market share peringkat sembilan share station berdasarkan hasil survey TVR AC Nielsen Desember 2014 lalu.net/blog/2015/10/29/pengertian-sumber-daya-manusia-danmanajemen-sumber-daya-manusia Diakses pada 16 Desember 2015 http://www. PT. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.ciputra-uceo.html Diakses pada 15 Desember 2015 http://www.org/wiki/Daftar_stasiun_televisi_di_Indonesia Diakses pada 15 Desember 2015 Freedy Rangkuti.wikipedia. Sehingga motivasi tersebut menghasilkan operasional NET. Jakarta http://www. 2002. yang efektif dan tetap kreatif.akarpadinews.com/s83rxvrfcpjh/segmentasi-pasar-media-massa-pada-pt-net-mediatamaindonesi/ Diakses pada 16 Desember 2015 Morissan. TV. 2005.com/2015/09/seragam-net-tv.ciputra-uceo. Gramedia Pustaka Utama. Pada akhirnya keputusan-keputusan tersebut berujung pada feedback positif dari para penontonnya.com/read/seni-hiburan/net. Selain itu televisi yang identik dengan anak muda ini sukses dalam menerapkan manajemen sumber daya manusia.

M Ardista A – EKS B 29 B Keunggulan Kompetitif NET.T Press R.html Diakses pada 17 Desember 2015 http://malesbanget.wordpress. TV Melalui Diferensiasi Desain Produk dan Strategi Operasi Alfred D Chandler. Cambridge: M. Strategy and structure: chapters in the history of the industrial enterprise. Andrew C Wicks. Stakeholder Theory : The State of the Art.com/2015/07/yang-lain-minggir-net-tv-udah-memenangkan-perang/ Diakses pada 17 Desember 2015 http://rahmandwi. 2010.com/2013/03/16/revolusi-media-langkah-awal-dalam-perjalananpanjang-sebuah-sejarah/ Diakses pada 18 Desember 2015 . Simone de Colle.blogspot.com/article/tidak-cukup-hanya-menjadi-merek-terkenal. Bidhan Parmer. Edward Freeman.id/2014/05/social-crm-pada-net-tv.I. 1962.co.html Diakses pada 17 Desember 2015 https://bluezevas. Jeffrey S Harrison. Cambridge: Cambridge University Press http://marketeers.