You are on page 1of 8

BAB V

KESIMPULAN SARAN DAN RENCANA TINDAKAN

5.1

Kesimpulan
Pada bab sebelumnya telah dibahas tentang strentgh based assessment

pada mahasiswa difabel di universitas Padjadjaran. Berdasarkan hasil penelitian
dan pembahasan yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya, pada bab ini akan
menjelaskan tetang kesimpulan yang telah diperoleh oleh peneliti. Kesimpulan
yang telah diperoleh ini berkaitan dengan Strength based Assessmnet pada
mahasiswa difabel Universitas Padjadjaran.
Kesimpulan yang diperoleh adalah mahasiswa difabel ini mempunyai
potensi kekuatan yang baik. Potensi kekuatan ini telah dikembangkan dengan baik
dari segi kekuatan internal dan eksternal. Dari faktor kekuatan internal, potensi
kemampuan interpersonal telah dikembangkan. UR dapat berkomunikasi dengan
baik dengan orang lain. UR belum mengembangkan kemampuannya untuk
presentasi dan berkomunikasi di depan publik. UR mampu menjalin hubungan
baik dengan orang lain. UR juga mampu bekerja sama dengan teman atau orang
lain.
Dalam pengaturan tujuan, klien mengerti dan telah menentukan tujuan
yang diinginkannya di masa depan. Selain itu perencanaan pencapaian tujuan dan
juga telah ditentukan sendiri oleh klien. klien telah mengatur dan memanfaatkan
waktu yang dimilikinya yang membuat dirinya lebih teratur dan disiplin. UR juga
mampu untuk percaya diri terhadap keadaannya saat ini sebagai seorang

Selain dari kekuatan internal. informasi. UR memiliki motivasi yang kuat dan menggunakan motivasinya dalam setiap kegiatan yang ia lakukan untuk mewujudkan keinginannya. Teman – teman terdekat. dan mendukung penuh apa yang dilakukan UR. 5. Selain itu kelompok. organisasi dan lembaga publik juga mendukung mahasiswa difabel. Selain itu dukungan juga datang dari orang – orang terdekat dari mahasiswa difabel. Dukungan yang diberikan oleh dosen serta teman – teman terdekat mahasiswa difabel berupa semangat. UR juga telah bisa untuk mengatur perasaan diri serta mengembangkan mentalnya agar selalu mempunyai mental yang positif.2 Saran . mulai dari mendengarkan keluh kesah UR. Keluarga sangat mendukung UR dalam menggapai cita – citanya. mahasiswa difabel memiliki kekuatan ekternal yang mendukungnya dirinya mewujudkan tujuannya.mahasiswa difabel. dan dosen terdekat juga mengungkapkan hal yang sama dengan apa yang mahasiswa difabel jelaskan dan ceritakan pada saat penelitian berlangsung. serta bantuan yang dibutuhkan untuk menunjang dalam mencapai tujuannya Keluarga. membantunya dalam kegiatan sehari – hari. Informasi. sarana dan prasana telah disediakan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh mahasiswa difabel. Teman – teman terdekat juga berperan penting dalam kehidupannya. Dosen terdekat dari mahasiswa difabel juga memberi dukungan penuh. Keluarga berperan besar dalam membentuk kepribadian dan kedisplinan bagi mahasiswa difabel. Kekuatan yang menjadi potensi bagi mahasiswa difabel telah digunakan dan dimanfaatkan oleh mahasiswa difabel dalam pencapaian tujuannya.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang diperoleh. Dalam kemampuan internal. Kemampuan interpersonal yang belum dikembangkan ini adalah tentang bagaimana presentasi dan berkomunikasi di depan publik. Kekuatan yang perlu dikembangkan tersebut adalah sebai berikut. Universitas juga dapat membuat sebuah kegiatan pelatihan pengembangan dan peningkatan dalam hal kemampuan interpersonal 2. organisasi dan Lembaga publik. dirumuskan beberapa rekomendasi yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan. Terutama dalam kekuatan organisasi mahasiswa difabel belum dapat mengembangkan kekuatan tersebut dengan baik. Dilihat dari cita – cita yang berhubungan dengan organisasi. Kemampuan interpersonal ini perlu dikembangkan mahasiswa difabel dengan harapan meningkatkan kekuatan internal yang telah dimiliki sebelumnya. Kekuatan eksternal yang belum dikembangkan dengan baik oleh mahasiswa difabel adalah kekuatan kelompok. terutama kemampuan interpersonal yang dimiliki mahasiswa difabel belum dikembangkan tengan baik. Kekuatan organisasi yang perlu dikembangkan ini terkait tentang keaktifan dalam berorganisasi. seharusnya bisa mengembangkan kekuatan eksternal tentang organisasi dengan lebih baik lagi. . Universitas juga bisa membuat sebuah kegiatan penyuluhan atau seminar tentang pentingnya organisasi pada aktifitas kemahasiswaan dalam pencapaian tujuan. Kekuatan internal dan eksternal perlu untuk dikembangkan agar menjadi lebih baik untuk mahasiswa difabel. 1.

fakta yang ditemukan bahwa klien telah mengenal potensi yang dimilikinya. ditemukan fakta bahwa kekuatan internal dan eksternal belum sepenuhnya dikembangkan dengan baik. Perpektif strength based assessment adalah cara pandang baru untuk menggali potensi berdasarkan kekuatan yang dimiliki. Latar Belakang Setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan pada diri masing – masing. Plan of treatment ini berupa sebuah program ataupun kegiatan bagi klien yang diharapkan agar nantinya bisa lebih membantu dalam mengembangkan kekuatan yang ada dalam diri klien tersebut. Dalam proses mengkaji lebih jauh tentang potensi kekuatan melalui perspektif strength based assessment yang dimiliki klien. Potensi kekuatan yang dimiliki setiap orang berbeda – beda.5. A. Perspektif kekuatan ini berfokus pada kekuatan yang ada pada diri klien. Plan of Treatment adalah tindak lanjut dari saran yang peneliti berikan dari hasil penelitian ini. Pada kekuatan internal tentang . pada bagian ini akan menjelaskan tentang plan of treatment dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Akan tetapi potensi kekuatan tersebut belum sepenuhnya dikembangkan guna mencapai apa yang diinginkan oleh klien.3 Plan of Treatment Dari pemaparan hasil dan pembahasan yang ada pada bab sebelumnya. Potensi kekuatan yang dimiliki ini akan membantu mewujudkan tujuan dari diri orang tersebut. Berdasarkan kesimpulan dan saran dari hasil penelitian yang telah peneliti lakukan.

C. kemampuan untuk berperan aktif dalam organisasi belum dikembangkan dengan baik. B.kemampuan interpersonal. Nama Kegiatan Adapun nama kegiatan yang akan dilakukan untuk menindaklanjuti dari rekomendasi saran yang telah dijelaskan sebelumnya adalah “Pelatihan dan . Meningkatkan kesadaran dan motivasi organisasi. Meningktakan kemampuan dalam berkomunikasi 3. Selain itu pada kekuatan eksternal tentang organisasi. Tujuan 1. Oleh karena itu dibutuhkan tindak lanjut untuk mengembangkan potensi kekuatan yang dimiliki dalam mencapai tujuan dari mahasiswa. Untuk mengembangkan potensi kekuatan yang belum digali tersebut hal yang dibutuhkan adalah pengetahuan dan pelatihan mengenai pentingnya kemampuan interpersonal dan organisasi dalam mewujudkan keinginan. kemampuan untuk presentasi dan berbicara di depan publik belum dikembangkan dengan baik. Meningkatkan kemampuan presentasi dan komunikasi di depan publik 4. Meningkatkan kemampuan dalam hal pengaturan dan perencanaan untuk 5. Meningkatkan kepercayaan diri 2.

Materi Pelatihan Materi yang akan diberikan pada kegiatan ini adalah materi berupa informasi pengetahuan serta pemahaman mengenai kemampuan interpersonal dan organisasi yang meliputi bagaimana penentuan tujuan. Kegiatan ini sebagai salah satu usaha yang membantu mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kemampuan interpersonal yang ada dalam diri dan juga pentingnya berorganisasi bagi mahasiswa dalam mewujudkan keinginannya. E.Pengembangan Interpersonal Skill dan Organisasi pada Aktifitas Kemahasiswaan Dalam Pencapaian Tujuan” D. Pelatihan mengenai kemampuan interpersonal. Bentuk Kegiatan Bentuk kegiatan ini berupa penyuluhan atau seminar tentang pentingnya kemampuan interpersonal dan organisasi pada aktifitas kemahasiswaan dalam mencapai tujuan. Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan ini adalah pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksana pelatihan sumber daya manusia sesuai dengan sistem dasar pekerjaan sosial antara . F. Dalam prakteknya berupa pelatihan bagaimana cara berkomunikasi yang baik di depan publik dan bagaimana berorganisasi. mengembangkan dan meningkatkan kemampuan interpersonal dan organisasi dalam upaya mewujudkan tujuan.

Sistem Sasaran dalam kegiatan ini adalah dosen atau fakultas dan jurusan. c.lain : 1. Merencanakan penetapan waktu kegiatan dengan melakukan koordinasi dengan pihak universitas menyangkut waktu dan tempat serta lamanya waktu kegiatan. organisasi mahasiswa. 2. psikolog. Langkah – langkah Kegiatan Untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut kiranya perlu dilakukan beberapa langkah nyata dapat berupa . Melakukan Sosialisasi dan koordinasi dengan pihak – pihak lain seperti Dinas Pendidikan. Perencanaan Kegiatan a. 1. 3. 4. ahli komunikasi G. Sistem Pelaksana Perubahan dalam kegiatan ini adalah Universitas Padjadjaran 2. Pelaksanaan Kegiatan . b. media cetak dan elektronik serta lembaga dan organisasi yang berkompeten terkait pengembangan kemampuan interpersonal dan organisasi. Membuat kepanitiaan yang bekerjasama dengan universitas. Sistem Kegiatan yang bisa bekerjasama dalam kegiatan ini adalah motivator. Sistem Klien dalam kegiatan ini adalah mahasiswa pada umumnya dan khususnya mahasiswa difabel.

b. . Hasil yang Diaharapkan (output) Hasil yang diharapkan dari kegiatan pelatihan dan pengembangan kemampuan interpersonal dan organisasi pada aktifitas kemahasiswaan dalam mencapai tujuan adalah untuk mengembangkan potensi yang dimiliki mahasiswa khususnya mahasiswa difabel mengenai kemampuan interpersonal dan organisasi. pelatihan dan pengembangan sedang berlangsung.a. Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan pada saat rangkaian kegiatan mulai dari seminar sedang berlangsung. Seminar tentang pentingnya kemampuan interpersonal dan organisasi pada aktifitas kemahasiswaan dalam pencapaian tujuan. Sehingga mahasiswa pada umumnya dan mahasiswa difabel khususnya bisa memanfaatkan potensi kekuatan yang dimilikinya tersebut untuk menggapai cita – citanya. hingga setelah kegiatan ini selesai. H. Pelatihan serta pengembangan kemampuan interpersonal dan pelatihan serta pengembangan kemampuan organisasi pada aktifitas kemahasiswaan dalam pencapaian tujuan. c. Monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan.