You are on page 1of 16

Penerbit

:
PT. LARAST PENA NUSA
INDAH PERS
Penerbit:
PT. LARAST PENA NUSA
Indah PERS
Laras Post

@Laraspost

EDISI 48

Laras Post
@Laraspost- 6 SEPT
TH.
2 /24 AGUST

Edisi 58

2015

TH. 4 / 11 - 24 januari

2016

Tegakkan Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat
Tegakkan Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat
Email : redaksilaraspost@gmail.com

Email : redaksilaraspost@gmail.com

Website : www.laraspostonline.com

RP. 5.000 (LUAR KOTA +ONGKOS KIRIM )

Rp. 5.000 (luar Kota +Ongkos Kirim )

Website : www.laraspostonline.com

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana mengenakan pakaian adat Dayak saat Karnaval Khatulistiwa di Pontianak, Sabtu (22/8).

Polri Pertimbangkan
Tangani Konflik Agraria Polri
Latihan
Dengan Inggris
Kedepankan Proses Dialog

Jakarta, Laras Post
J- a Polri
k a r t amempertim­
, Laras
Post
- Konflik
bangkan
untuk dan
me­
ningkatkan kemam­
kriminalisasi
warga
puan Brimob
melalui
dalam
kasus agraria,
latihan bersama
polisi
sumber
daya alam
ataulingkungan
militer Inggris.
dan
hidup
Peningkatan
kemam­
mendapat
perhatian
puan Brimob
Kapolri
Jenderaldinilai
(Pol)
mendesakHaiti.
guna mem­
Badrodin
buru
T teroris
e r kdi ahutan.
i t
Kapolri
menyebut­
penanganan
konflik
akan,
g r a latihan
r i a , K abersama
polri
untuk meningkatkan
meminta
institusi
kemampuan
b
e r w e n a n g Brimob
atau
saat memburu
tero­
kementerian
terkait
ris di hutan seperti di
dapat proaktif menyelesaikan
FOTO | IST akar persoalan. Kapolri
Poso itu,
akan dilaku­
juga berjanji,
akan mengagendakan
proses-proses
Kapolri,
Jenderal Badrodin
Haiti.
kan
di
tanah
air. “Dari
dialog antar pihak dalam mengatasi konflik agraria.
Inggris,
datang
ke
sini,”
ujarnya
kepada
wartawan,
pada
Kapolri menegaskan, tugas kepolisian di daerah
Jumat
(21/8/2015)
di Mabestindakan
Polri, Jalan
Trunojoyoantar
3 Ke­
konflik
adalah mencegah
kekerasan
bayoran
Baru Jakarta
kedua belah
pihak. Selatan.
Diharapkan kepada Organisasi
Badrodin
menyatakan,
bentukmenghindari
pembekalansituasi
pelati­
Pendamping Masyarakat untuk
han
yang
akan
diberikan
tergantung
permintaan
dan
ke­
warga terpancing melakukan tindakan kekerasan,
mampuan
Brimob.
“Tergantung
kemampuan
kita
yang
karena Polisi harus merespon.
kita minta,”
jelasnya.
“Terdapat
situasi bahwa, petugas-petugas lapangan
Alternatif
melakukan
latihan
dengan pihak
asing itu,
yang memang
dididik pada
penanganan
berbasiskan
muncul
setelah
permintaan
Kapolri
Jenderal
Badrodin
legal formal,” kata Kapolri dalam pertemuan dengan
Haiti
agarMasyarakat
Brimob dapat
melakukan
latihan
gabungan
Aliansi
Adat
Nusantara
(AMAN)
dan
bersama
TNI,
mendapat
tanggapan
yang
kurang
mema­
Wahana Lingkungan Hidup (WALHI), pada Kamis
dai.
(7/1//2016) di ruang kerjanya.
Sebelumnya Kapolri telah mengajukan permintaan
Hadir dalam pertemuan tersebut, Arifin Saleh,
kepada TNI untuk melakukan latihan gabungan TNI
Sinung Karto dari AMAN, Abet Nego Tarigan, Mukri,
dan Brimob untuk meningkatkan kemampuan Brimob.
Zenzi dan Nauli dari Walhi, sementara Kapolri
“Sudah disampaikan kita butuh kemampuan untuk
didampingi oleh Kababreskrim Komjen Anang
melakukan penjajakan dan operasi di hutan karena beda
Iskandar, Direktur Intel, Wakil Asisten Operasi Kapolri,
sistem suplai dan operasinya itu harus kita pelajari,”
Ajudan Kapolri.
ungkapnya.
Direktur Eksekutif Walhi Nasional, Abetnego
Disebutkan, banyak jaringan teroris di Indonesia,
Tarigan menyebutkan, untuk mengantisipasi
berada di wilayah hutan. Sementara anggota kepolisian
peningkatan
konflik Detasemen
agraria danKhusus
lingkungan
pada
baik
Brimob maupun
88 antiteror,
2016,
pihaknya
meminta
Polri
untuk
menjauhkan
tak cukup memiliki kemampuan untuk memburu tero­
pendekatan
dalam
menangani
perkara
ris
di hutan. yang
Sebabrepresif,
itu, wacana
pelatihan
kemampuan
yang
menyangkut
konflik
agraria,
sumber
daya
survival di hutan hendak diadopsi dari Kopassus.alam.
“Ang­
para
aktivis
lingkungan
juga
gotaMenurutnya,
Brimob kan tidak
bisa
bertahan
di hutan. Karena
menyarankan, 
Berita Bersambung hal 7....
.Berita Bersambung hal 7....

Tokoh
Life
Style
Winda Kakurabekta
Rela ‘Dibayar’ 1,5 Juta Per Hari
Jakarta, Laras Post - Model cantik dan seksi Winda
Kakurabekta rela berpose didepan kamera untuk
tambahtambah biaya hidup dan kuliah.
Winda
menyebutkan untuk season
foto dia
biasa dibayar 1,5 sampai
2 juta
rupiah per-hari.
Gadis kelahiran
Jakarta, 30 Januari 1993,
berdarah Manado Bandung ini, pernah
mengikuti beberapa
event semacam
HIN 2014 dan
IMMS 2015 di
Kemayoran,
Winda menjadi
model di Stand
Toyota.
W a n d a
mengakui
u n t u k
season foto
perharinya

FOTO | SG

PRESIDEN JOKOWI:

Siaran
TV
Timbulkan
Perombakan Kabinet Pada Maret?
Keresahan Publik
Presiden Joko Widodo saat memimpin Rapat Paripurna awal tahun 2015 yang dihadiri Wapres Jusuf Kalla dan seluruh Menteri Kabinet Kerja, Senin (7/1/15).

Foto: Sugih

Jakarta, Laras Post - Menanggapi kabinet ia lakukan, bisa bulan m e n g u m u m k a n r e s h u f f l e ,
Rumor reshuffle (perombakan)
p e r t a n y a a n w a r t a w a n s o a l Januari atau bisa nanti. “Kenapa Presiden menjelaskan. “Bisa saja
Kabinet Kerja Pemerintahan
perombakan kabinet, Presiden harus bulan ini, bulan 1, kan bisa dua jam sebelum pelantikan saya
Presiden
Jokowi
dan
Wakil
Presiden
residen
Jokoharus
Widodo
ormas­ormas
Jokowi,
meminta
para menteri bulan
2, memang
bulan 1?sejumlah
umumkan,”
ujarnya. keagama­
Jakarta, Laras Post - Pengelola televisi
(TV)
dinilai
(Jokowi)
mengatakan,
an,
para
tokoh
masyarakat
dan
Kabinet
Kerja
untuk
bekerja
Bisa
juga
kan
bulan
berikutnya,
Sebelumnya,
Presiden Jokowi
Jusuf Kalla, terus berkembang.
dirinya
menangkap
menyampaikan
lebih
memperhitungkan
rating
dari
pada
kepentidengan
baik,
karena urusan Maret,”
kata Jokowi
menjawabguru­guru,
juga menegaskan,
dirinyakelu­
tidak
Bahkan belakangan beredar secara perombakan kabinet adalah hak pertanyaan
ada keresahan
publik
atas didorong
siaran TVatau
yang
kurang
wartawan usai
makanhandapat
didikte
oleh
ngan
publik,
sehingga
televisi
menimbulkan
berantai,
nama
sejumlahsiaran
menteri
terhadap
program
di
mendidik.
prerogratif presiden dan tidak bisa malam bersama wartawan, pada siapapun dalam menentukan
TV­TVJumat
yang lebih
terkesan di
hanya
(8/1/2016)
Istana kabinet.
yang bakal publik.
dicopot. Lalu, benarkah dipengaruhi pihak lain.
keresahan
mengejar
rating. Terlebih setelah 
Berita Bersambung hal 7....
Presiden
Jokowi
juga
enggan
Negara.
reshuffle kabinet akan dilakukan
.Berita Bersambung hal 7....
memastikan kapan perombakan
Ketika didesak kapan akan
dalam waktu dekat?

P

GUNA ATASI MASALAH PERTANAHAN

Jelang Jenderal
Badrodin
HaitiPertanahan
Pensiun
Segera
Sahkan
UU
Kompolnas Siapkan Nama-nama Calon Kapolri

Kapolri Badrodin Haiti foto bersama Menkumham Luhut B Pandjaitan beserta jajaran Kompolnas di Jakarta.

Jakarta, Laras Post - Jelang Badrodin Haiti memasuki calon Kapolri, pihaknya
Kapolri Jenderal Badrodin m a s a p e n s i u n . “ K a l a u m e n g a c u p a d a a t u r a n
Haiti memasuki masa pensiun sekarang kami kerjakan, p e r u n d a n g - u n d a n g a n .
pada Juli nanti, Komisi Polisi masih terlalu jauh,” ujarnya “ K a m i b e l a j a r d a r i
FOTO | IST
Nasional
(Kompolnas)
telah
beraudiensi
sebelumnya
Menteri
Agraria
dan Pertanahan
Ferry usai
Mursyidan
Baldan (kiri), dengan
Wakil Ketua pengalaman
Komisi II DPR Ahmad
Riza Patria
mengusulkan
anggota
Mendagri
merekomendasikan
(tengah),
dan pakartujuh
pertanahan
dan tata
ruang YayatTajahjo
SupriatnaKumolo,
(kanan) saatdalam
diskusi Forum
Legislasi soal RUU
tim panitia
seleksi
(Pansel)
a d a DPR,
S e l aJakarta.
s a ( 5 / 1 / 2 0 1 6 ) nama calon Kapolri kepada
Pertanahan,
Selasa
18 Agustus
di PresspRoom
c a l o n K a p o l r i . B a h k a n malam, di Jakarta.
Presiden,” katnya.
Nasional (ATR/BPN)
masalah pertanahan
di
K oJakarta,
m p o l nLaras
a s j uPost
g a - tRan­
e l a h tanahan
Sementara
itu, Tjahjo
Ia menegaskan,
pemba­hasan saikan
cangan
Undang­Undang
Ferry
Mursyidan
Baldan
ber­
masyarakat.
mengantongi sejumlah nama sejumlah nama calon Kapolri K u m o l o m e n y a t a k a n ,
(RUU)
Pertanahan mendesak harap, DPR RI segera meram­
“Kita
berharap
Un­
untuk direkomendasi pada akan dimulai pada Maret atau Kompolnas telah menye­
untuk segera disahkan menja­ pungkan UU Pertanahan ta­ dang­undang ini selesai an­
Presiden Joko Widodo.
April 2016. “Sehingga saat rahkan tujuh nama calon
di UU, karena sangat penting hun ini.
tara Oktober dan November
A n g g o t a K o m p o l n a s Presiden panggil kami, kami pantia seleksi Kapolri, dari
guna menyelesaikan masalah
Menurutnya, pengesahan 2015, paling tidak tahun ini
A d r i a n u s M e l i a l a m e n g ­ sudah punya nama,” ungkap unsur masyarakat, mantan
pertanahan.
UU Pertanahan sangat pen­ sudah rampung,” katanya
ungkapkan, pihaknya akan Adrianus.
polisi hingga Mabes polri.
Menteri Agraria dan Tata ting untuk membantu kinerja
membahas secara intensif calon
Menurutnya, dalam
Ruang/Kepala Badan Per­ kementerian dalam menyele­ 
Berita
Berita Bersambung hal 7....
Kapolri menjelang Jenderal merekomendasikan nama
.
Bersambung hal 7....

MESKI EKONOMI LESU

Terjadi Dualisme Kewenangan,
KPR
Meningkat
BP Batam Teracam Bubar

Jakarta, Laras
Jakarta,
Laras
Post
Post
- Meski
eko­
-nomi
S t asedang
t u s Blesu,
adan
Pengusahaan
(BP)
Kredit
Pemilikan
Batam sebagai
Rumah
(KPR) wilayah
me­
industri,
nengah
ke terancam
bawah
dibubarkan.
Pasalnya
Bank
Tabungan
terjadi tumpang
tindih
Negara
(BTN),
pengelolaan
dan ada
pada
semester
pertama
2015,
disharmonisasi
antara
justru
peraturanmengala­
perundangmi
pertumbuhan
undangan
di bidang
18%.
Sementara
pemerintahan
daerah,
sebelumnya,
para
yaitu Undang-Undang
pengamat
mem­
Nomor 23 Tahun
2014
prediksi
perlam­
dengan kawasan
FOTO | IST
batan
ekonomi
perdagangan
bebas
Direktur Utama BTN, Maryono.
akan
berdampak
dan pelabuhan
bebas
pada
bisnis property.
(Free lesunya
Trade Zone).
Direktur
PT Bank (Jokowi)
Tabunganmengatakan,
Negara Tbk
PresidenUtama
Joko Widodo
(BTN),
mengungkapkan,
kredit
BTN
pada
adanyaMaryono
permasalahan
dari aspek
legal
terkait
segmen
menengah
ke
bawah
tumbuh
18%
dalam
6
peraturan perundangan tentang kawasan perdagangan
bulan
terakhir
dan
market
share
(pangsa
Pasar)
BTN
bebas dan pelabuhan bebas di kawasan perdagangan
untuk
rumah
subsidi
naikBatam,
dari 25%
menjadi
28%.
bebas (Free
Trade
Zone)
Bintan,
dan Karimun
“Sektor perumahan khususnya kelas menengah
(BBK).
ke bawah
tahun
ini di
masih
bagus mengingat
Free Trade
Zone
BBK cukup
tidak otoritatif
dan tidak
market
share
BTN diSelain
segmen
ini,
juga
meningkat
dari
efektif di
lapangan.
itu,
kata
Presiden
Jokowi,
sebelumnya
hanya
25%
menjadi
28%,”
ujarnya
kepa­
ada disharmonisasi antara peraturan perundangda
wartawan,
Jumat
(20/8/2015)
di BTN
Expo,
undangan
di pada
bidang
pemerintahan
daerah
dengan
Jakarta
Convention
Center,
Senayan,
Jakarta.
Free Trade Zone.
Presiden Jokowi menilai, dampak dari dualisme 
Berita Bersambung hal 7....
.Berita Bersambung hal 7....

HJ YOYOH ROKAYAH

Kantor BPN Jaktim Klarifikasi Berita Laras Post

Melalui Terapi Pijat Sembuhkan Berbagai Penyakit
Garut, Laras Post – Hj. Yoyoh
Rokayah melalui pijat repleksi
mampu menyembuhkan berbagai
penyakit menahun, seperti paru
paru, ginjal, jantung, darah tinggi,
maag dan berbagai penyakit lain­
nya.
Dengan membuka praktek pe­
ngobatan Anugerah Illahi melalui
pijat repleksi, di Jl Raya Cibatu, RT
02 RW 06 Belakang Kantor Desa
Sukahaji, Kecamatan Sukawening,
foto : LP
Garut,
Jawa
Barat,
Hj.Post
Yoyoh
Ro­SL saat diterima Kakan BPN Kota Adm. Jakarta Timur Ir. Gunawan beserta
Pemimpin
Redaksi
Laras
C. Herry
kayah
sejumlah
jajaran, menerima
ketika klarifikasi
berita. pasien
yang datang dari berbagai daer­
Jakarta,
LarasBarat
Post seperti
- KepalaBekasi,
BPN Jaktim Biaya Sertipikat pemohon pelayanan pertanahan
ah
di Jawa
Kantor
Pertanahan
Jakarta
Pengganti 5 M?
sesuai dengan ketentuan yang
Karawang, Subang, Tasikmalaya,
Salah seorang pasien, H. Ayub bersama
Timur,
Ir
Gunawan,
langsung
Gunawan
kepada
Laras
berlaku. Artinya, tidak pernah
FOTO | HER
Garut, dan daerah lainnya di luar
keluarga.
Hj
Yoyoh
Rokayah
saat
mengobati
salah
satu
pasien.
melakukan
Jawa
Barat. rapat koordinasi P o s t m e n y a t a k a n , b a h w a memungut biaya dalam bentuk
dengan
bawahannya,
untuk
pemberitaan
tersebut
tidakpenyakit
tepat, berbagai
jenis pelayanan
yang saya pijat,” batannya di Garut.
buhkan
berbagai
yang dapat
sembuh setelah
Hj. Yoyoh
Rokayah
mengung­
foto : LP
meresponsmelalui
berita Laras
karenadiderita
selama pasiennya.
ini, pihaknya
tidak wajar
biayanya.
“Alhamdu­
ujarnya
kepada Laras Post,
Ming­Redaksi Laras Post C. Herry SL salam komando
kapkan,
pijatPost
repleksi
Pemimpin
pada edisi
57 Hal
1, berjudul,
mengenakan
biaya
kepada
lillah yang
datang
berobat kesini.Berita
gu (23/8/2015)
di 7....
tempatbersama
pengo­Kakan BPN Kota
dirinya
telah
berhasil
menyem­
Jakarta
Timur. hal 7.... 
Adm.
Berita
Bersambung
Bersambung hal 

2

MIMBAR
Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

Tajuk
Siapa Dibalik Rumor
Perombakan Kabinet ?
Reshuffle (perombakan) kabinet kembali menjadi
isu hangat belakangan ini, sejumlah pihak bahkan
mengkaitkan hasil penilaian akuntabilitas dan
kinerja lembaga negara, yang dirillis Kementerian
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Penilaian akuntabilitas itu seolah-olah merupakan
aspirasi masyarakat yang dapat melengkapi hasil
penilaian yang dilakukan oleh tim presiden terhadap
seluruh kinerja menteri.
Jika merujuk pada pernyataan Presiden Joko Widodo
kepada sejumlah organisasi relawan Jokowi, bahwa
belum memikirkan soal perombakan kabinet dan lebih
tertarik untuk fokus pada pembangunan infrastruktur
dan ketahanan pangan, semestinya rumor perombakan
kabinet tak berlanjut. Terlebih perombakan kabinet
merupakan hak preogratif presiden, yang semestinya
tidak dapat dicampuri oleh pihak lain.
Namun rumor perombakan kabinet, terus berkembang
dan belakangan justru muncul susunan perombakan
kabinet secara berantai dan dimuat oleh sejumlah
media.
Melihat rumor yang terus menguat, menjadi
sangat beralasan jika dibalik berhembusnya rumor
itu, dituding ada pihak yang sengaja menghembuskan
untuk mempengaruhi Presiden Jokowi. Seperti yang
disebutkan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung,
bahwa rumor perombakan kabinet kemungkinan
sengaja dihembuskan oleh pihak yang menginginkan
posisi menteri.
Dugaan Pramono Anung itu, boleh jadi dilatarbelakangi oleh merapatnya sejumlah partai politik pada
kubu penguasa, dan mengharapkan jatah menteri melalui
perombakan kabinet.
Atau, bisa juga pihak-pihak yang tak puas dengan
kepemimpinan Presiden Jokowi menghembus rumor
dengan maksud membuat kegaduhan. (***)

Bung Karno Dan Kesultanan Yogyakarta
Oleh Peter A. Rohi.
Direktur Soekarno Institute

Hari Kamis pekan lalu (7
januari 2016), Kanjeng
Bandoro Pangeran Haryo
(KBPH) Prabu Suryodilogo
dilantik menjadi Kanjeng
Gusti Pangeran Arya
Paku Alam X. Ia sekaligus
menjadi Wakil Gubernur
Daerah Istimewa
Yogyakarta mendampingi
Gubernur Sri Sultan
Hamengku Buwono X.

Kesultanan di tengah-tengah
Republik Indonesia yang berbentuk
Negara Kesatuan Republik Indonesia
memang terasa aneh. Itulah sebabnya
beberapa anggota DPR RI pada
masa pemerintahan Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY) berusaha untuk
membubarkan kesultanan itu dengan
cara melakukan pemilihan Gubernur
dan wakil sama seperti wilayah
lainnya di negeri ini.
Tampaknya para angota DPR RI
itu tidak memahami keputusan Bung
Karno pada masa revolusi. Sultan
Yogyakarta saat itu, Hamengku
Buwono IX berusaha menyelamatkan
republik yang baru diproklamirkan
ini.
“Sultan menawarkan kepada Bung
Karno agar memindahkan ibukota ke
Yogyakarta selama keadaan belum
normal, “ ungkap Bung Karno ketika
menemui Dewan Raja-Raja Timor di
kedeiaman Raja Kupang Alfonsus
Nisnoni tahun 1953.
“Dengan demikian negara ini bisa
diselamatkan.” Bung Karno meresa
perlu menemui Raja Kupang, karena
ia adalah Ketua Dewan Raja-raja
Timor. Yang disebut Dewan Raja-raja
Timor yaitu yang meliputi kesultanan
di Sumbawa dan kerajaan-kerajaan di

Foto: Peter A. Rohi. AP

Bung Karno tiba di Kupang dengan pesawat Garuda Indonesian Airways Pada tahun 1953 Bung Karno tiba di Kupang dengan pesawat Garuda Indonesian Airways untuk berunding
dengan Dewan Raja-raja Timor. Tampak Bung Karno disambut Raja Kupang, Alfonsus Nisnoni. Ayahanda saya yang berbadan gemuk berbaju putih, berdiri di belakang agak
sebelah kiri.

Sumba, Flores, Timor
dan pulau-pulau lainnya seperti
Sabu, Rote, Alor, Pantar dan lainlain. Dulu disebut Timor dan daerah
taklukanya.
Ayahanda saya, Oni Rohi yang
menjadi sekretaris kerajaan Fatuleu
yang mengikuti pertemuan itu
menirukan ucapan Bung Karno.
“Semua kerajaan di Indonesia akan
di hapus, tinggal kesultanan Yogya
karena jasanya menyelamatkan
republik kita.”
Pengumuman untuk menghapus
kerajaan itu sebenarnya sudah
diucapkan Bung Karno sehari
sebelumnya ketika ia berpidato
di Lapangan Perse, Ende. Di kota
yang pernah menjadi tempat
pembuangannya itu memang Bung
Karno memiliki hubungan yang
kurang baik dengan kaum feodal di

sana.
Pernah suatu ketika Bung
Karno terpaksa turun dari
sepedanya saat melewati depan
sebuah rumah bangsawan yang
sedang mengadakan pesta. Bung
Karno terenyuh melihat perbedaan
perlakukan terhadap tamu yang
bangsawan dan ambtenar, dengan
rakyat biasa. Para bangsawan dan
ambtenar duduk di kursi sedang
rakyat duduk dilantai.
Sempat terjadi dialog yang agak
panas antara Bung karno dengan
tuan pesta. Akhirnya Bung Karno
menyadari bahwa belum tiba saatnya
kaum jelata memperoleh hak yang
sama dengan kaum bangsawan.
Karena itu pula Bung Karno merasa
perlu untuk memproklamirkan
pembubaran kerajaan-kerajaan justru
di Ende, tempat dia pernah berselisih

dengan kaum bangsawan di situ.
“Hebatnya”, kata ayah “semua
raja-raja menyadari akan kehilangan
kedudukan yang terhormat itu,
tetapi demi kemerdekaan dan
demi demokrasi, para raja-raja
tidak berkeberatan membubarkan
kerajaan mereka dan bersedia
menjadi rakyat biasa.
Masih menurut cerita ayah, Bung
Karno bilang Sultan Yogya pun
mengehendaki kesultanannya akan
berakhir sesudah dia. “Karena itu
Sultan tidak memiliki permaisuri,
agar tidak ada putera mahkota”,
kata ayah.
Tetapi kemudian cerita ayah
tidak terbukti. Saya pun merasa
perlu adanya kesultanan yang
dipertahankan sebagai symbol
benteng terakhir budaya bangsa.

Refleksi Kebudayaan

Peter A. Rohi.

Tahun 2015 segera berlalu. Thun
2016 ibarat Pandora Box yang masih
terkunci rapat, tak seorang pun tahu
apa yang bakal terjadi. Tahun ini saya
banyak kehilangan teman. Joop Pandie
wartawan hebat, meninggal di atas
pesawat. Ia menyusul sahabat Aco
Manafe wartawan hebat asal Oekabiti
yang tak ada duanya di republik ini.
Bung Gerson Poyk sedang sakit,
demikian telepon penyair Martha
Sinaga tadi malam. Dari Martha saya

baru tahu sastrawan Leon Agusta,
sahabat Gerson meninggal beberapa
hari lalu. Saya ingat ngobrol kami
sambil ngopi di warung rumah
Bung Chris Silalahi yang juga sudah
meninggal. Martha juga mengabari
sahabat muda Yon AG telah meninggal,
juga ibu Rorimpandey, bunda Sinar
Harapan.
Sementara di kantor kami di
Jl.Fatmawati, pimpinan kantor sahabat
muda M. Nuryadi juga meninggal.

Semua terjadi ketika saya lama tidak
di Jakarta dan sebagian terlambat
beritanya, Yang saya katakan sahabat
muda, karena umumnya usia mereka
20 sampai 30 tahun lebih muda.
Saya, veteran yang sejak tahun 1982
tidak menerima hak veteran, Banyak
teman tidak mengurus hak2 yang aneh
itu, karena untuk memperoleh hak
itu kita harus “mengemis”, Artinya
mendapat hak veteren itu harus
melalui permohonan berliku-liku
dan membosankan. Maka di Morotai
Ketua veteran di sana seorang anak
muda keturunan Tionghowa, yang
memperoleh vetaran karena aktif di
Jakarta sebagai Angkatan 66 (Aneh!
Angkatan 66 dapat veteran). Seorang
wartawan muda lagi di Bogor juga bisa
memperoleh hak veteran. Bagaimana
mereka memperoleh hak veteran itu
saya pun tak tahu.
Tetapi ketika melayat sahabat
sesama KKO Laazar Salean, ia
tidak dimakamkan sebagai seorang
veteran, pada hal dia bersama saya
dan almarhum Salim Atu prajurit
asal Kampung Solor adalah orang2
terakhir yang ditarik balik saat operasi
Dwikora.
Saya sudah banyak menyaksikan
para penipu duduk dalam
pemerintahan eksekutif mau pun
legislatif. Mereka belum berbuat apaapa di negeri ini, bagi rakyat negeri
ini.

Saya meresa sudah berlari masuk
dalam Pandora Box yang bisa saja
ada titik akhir di sana. Saya sudah
merasakan bagaimana
di
tubuh saya, dan saya keluar hidup2.
Dengan tulisan, saya sudah membela
daerah perairan Heliputan di tepi Laut
China Selatan yang dulu dinyatakan
perairan bebas dan bahkan negara
sudah “membuang”nya, yang kini
menghasilkan Rp.225 Triliun pertahun.
dari gas untuk bangsa ini
Saya tidak mengambil sepeser pun
dari veteran, saya tidak mengemis
sepeser pun dari perjuangan untuk
memasukkan kembali perairan
Heliputan ke wilayah RI..Apalagi
sekadar uang2 receh yang selalu
berserakan di “ruang” professi,
Saya ingin para pejabat, jabatan
apa pun atas nama negara malulah
pada kami yang hampir berakhir ini
yang tanpa serakah yang bakal masuk
ke jalur finish.
Semoga refleksi kebudayaan ini
mendatangkan pemikiran2 baru,
bahwa sesungguhya kalian belum
berbuat apa2 bagi bangsa ini. Kalian
belum merasakan bagaimana peluru
berseliweran di sekujur tubuh, belum
juga memberikan jumlah triliunan bagi
bangsa dan negara. Bahkan menguras
uang rakyat sampai kering.
Akhirnya, saya kutip ucapan
rekan saya sesama KKO yang belum
lama meninggal ketika kami bertemu

di :Pulau Sabu, Salmon Lenahuki.
Kalau negara merasa kami berhak
akan veteran berikanlah, tapi untuk
mengemis, itu bukan budaya kami.

Ini pemikiran asli Sabu lama, yang
kami adopsi dari kepercayaan leluhur:
Jingitiu. .

Redaksi LARAS POST menerima aspirasi pembaca melalui SMS ke nomor 081282204440 Aspirasi boleh berupa kritikan terhadap pemberitaan, keluhan tentang pelayanan instansi pemerintah maupun swasta,
maupun komentar tentang masalah yang sedang berkembang di tengah masyarakat.
Dewan Pembina: Mayjend TNI (Purn) H. Hendardji Soepandji, Brigjend Pol (Purn) Drs Zainuri Lubis, HM. Jazari (Ketum PPLB); Dewan Penasehat: H. Sofyan Abdurrahman, Mayjen TNI (Purn) DR.
H. Syamsu Djalal, SH, MH, Peter Apolonius Rohi, Hornaedi, SH, Arnold Siahaan, SH, Achmad Rodji AS; Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi : C. Herry SL; Wakil Pemimpin Redaksi: Akram SM,;
Redaktur Pelaksana : Widjil Purnomo, ; Pemimpin Perusahaan : T Susilawati; Wakil Pemimpin Perusahaan : Eko Sugiarto ; Dewan Redaksi : H. Erekson S.Sos, Binsar Sihombing, Asmuni CH.
Haesy, A. Puja, HM. Nursin, HR; Firman Kelana, Akram, SM, Drs. Syaiful Nazar, Ir. David Marpaung, Ma’ruf, Joko Setiono; Redaktur : Sugiarto, Rofiq, Idris; Kejaksaan Agung, Mabes Polri & KPK : C.
Herry SL, Putra Darus. Polda Metro Jaya : Binsar S ; Dispenad: C. Herry SL, Akram, SM, ; MenkoKesra: S. Lestari. Dinas Pendidikan DKI Jakarta: Edy Supriyadi. Manager Iklan: Eko S; Staf Redaksi:
Titiek Harum, S.Pd, Djoko Ruwahono, Drs. Erwan HMZ, Liogu Mr. Lexy, Tuty Sulistyowati, H. Bardan, Adenan Wijaya Kusuma, Sugih, Maslim, Edwin RN, S. Lestari, Suryati, Dhonny Hendriana, Darmo
SK. Kemenkumham
LM, David Malau SE, Marlon Sirait, SE, Wancik Basri, Albert S. SH, A.S.H., Harianto, Dedi Chandra, Warisman, I. Edy Suranta, S., Rienuntari, Bambang Soeroso, Bachtiar Sudjono, ; Fotografer : Aries
No: AHU-50801.AH.01.01. 2013
Prabowo, Ferry N, ; Perwakilan/Biro: Jakarta Barat: Anjas, RT, A. Hidayat, Hotman Marbun, Amd, Rahayu N Aliza. ; Prov. Banten: Tubagus Uce (Kabiro) Sukirno, ; Tangerang Kota : Joseph Rumapea
SK. Kemenkumham Perubahan
No: AHU-0002312. AH. 01.02 Tahun 2015 (Kabiro). Kab. Tangerang: Yudi Susanto, SH (Kabiro), Samsul Bahri, Raymond, Sujono Siarif. Tangerang Selatan: M Amsar H, Rumsih Yahya; Kota Bekasi: Siaga Yudha, Kikis Pramono; Kabupaten
Bekasi: Iskandar Iqbal, Haposan S, R. Agah Handoko, Asep Hermawan, Pirlen Sirait ; Bogor Raya: David Malau SE (Kabiro), Nurmansyah. AK, Adenan Manurung, Yayan Firdaus, Edi Fitri, Nelson
Panjaitan, Much Idries Spd, Ruly. K, Mario Tri Susilo, Supriadi, Nanang HS, Aswandi, Sobari, Melba Rara K, Suarnih ; Depok: David Malau (Koordinator), Antoni Panjaitan, M.A. Hamzah, Ryan Permadi,
Siup No.:
847/24.1.0/31.75.00.000/1.824.271/2015 Ferdinan Malau, Jonardos Matondang; Karawang: Agus Safutra, Usep Saepudin ; Bandung, Jabar: Citrawijaya Lim; Sukabumi: Idris S, Nanang Suryana ; Cirebon: Aries PS; Subang: Edy Mulyana;
LAMPUNG : Yuzaini A; Sumsel : Yurizal Anwar. Ogan Komering Ulu (OKU): Ariyansah; Sumut: Medan: I. Edy Suranta. S; SE, MM; Tapanuli Tengah : Zulfikar Hutagalung, Lasmaria Simatupang;
Kabupaten Tapanuli Selatan: Fernando Simamora ; Jawa Tengah: RB. Waluyo, Sumono, Fery N, Pujo As, Beni Yanto; Purbalingga : Agus Pristiwanto, Samyono; Prov. Jawa Timur : Surabaya:
NPWP : 03.312.240.9-009.000
Rudi Siswanto, Lamongan : Munawar; Tulung Agung : Topan Kristiantoro, Bambang, Teguh Santoso; Malang Raya : Bagus Yudistira, Asral L; Kediri : Drs Rudy Priyono, Mielza Nur Syahida, Nurayati;
Kota/Kabupaten Blitar: Suprianto. Banyuwangi: Moh. Soleh, Suha Rifai, Yudi, Imam Sutikno, H. Ahmad Taufik, Mustofa Eko C, Putra Matahari; Prov. Bali : Wayan S, A. Shukani Hanafi, Simson
R.L (Kota Denpasar); Kalimantan Barat : Kabupaten Sanggau: Tino Malaiyono. SULSELBAR: Hadi Kuswanto (Koordinator Sulselbar), Sulsel: M. A. Haris (Ka. Perwakilan), Makassar: Zamir ST
(Kabiro), Petta Karim, Mudaksir, Syahrul; Kab. Maros: Haris Saeni, Kab. Pare-Pare: M. jufry (Kabiro), Kab. Pinrang: Jabir (Kabiro Pinrang) SULAwesi Utara: Manado: Irianny Menda, Chandra,
RT. KEPRI: Linda, Budy Yanto, Ismail, Karsan ; KARIKATUR: Pujo AS; Layout: sugihlayout.blogspot.com, Idris; Sirkulasi/Promosi: Damit Sutendi (Kepala/No. HP: 081380495781), Idris Saputra, Usup,
Wirya Sunarya ; Redaksi / Tata Usaha: Jl. Raya Hankam Mabes TNI No. 26. Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur Telp. 021 - 84311368, 021 - 84311397, Fax: 021 - 84311373. HP: 081282204440
(Wapemred); No. Rek. Bank Mandiri: 1290075645578 a/n PT Laras Pena Nusa Indah Pers (LPNIP) Email : redaksilaraspost@gmail.com, Website: www.laraspostonline.com Percetakan: PT
Temprina Media Grafika (Jawa Pos Group), Bekasi (Isi di luar Tanggung Jawab Percetakan)
Penerbit:
PT. LARAST PENA NUSA Indah PERS
(PT LPNIP)

Wartawan LARAS POST dalam melaksanakan tugasnya di lapangan dibekali dengan ID Card, dan namanya tercantum dalam BOX Redaksi serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik.

Hukum

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

Kejaksaan Akan Panggil
Setya Novanto Untuk Diperiksa
Jakarta, Laras Post – Jaksa Agung HM
Prasetyo, melalui tim Jaksa Agung
Muda Pidana Khusus Kejaksaan
Agung (Jampidsus Kejagung) akan
memanggil mantan Ketua DPR
RI, Setya Novanto akan diperiksa,
kasus dugaan permupakatan
jahat untuk tindak pidana korupsi
terkait lobi perpanjangan kontrak
kerja PT Freeport Indonesia.
Dalam kasus yang dijuluki “Papa
Minta Saham” itu, saat ini sedang
dalam penyelidikan Kejaksaan Agung
melalui Pidana Khusus. Terkait kasus
yang menggegerkan publik itu, pihak
Kejagung telah berulang kali memintai
Foto: ist
Setya Novanto
keterangan petinggi PT Freeport
Indonesia, Syamsuddin Maroef.
Mengenai akan dipanggilnya dan diperiksanya Setya Novanto yang
mengundurkan diri dari jabatan Ketua DPR RI, saat Majelis Kehormatan
DPR RI (MKD) yang memeriksa dan mengadili pelanggaran etika
terhadap Setya Novanto, sedang membacakan putusan, dikatakan oleh
Jaksa Agung HM Prasetyo dalam menjawab pertanyaan wartawan, Jumat
(8/1). Mengenai pemanggilan Setya, kata Jaksa Agung tinggal menunggu
waktu dalam beberapa hari ini.
Dimana Kejaksaan Agung mengusut dugaan permukatan jahat
untuk tindak pidana korupsi tersebut setelah hal itu terungkap, karena
Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, melaporkan
perbuatan Setya Novanto, bersama pengusaha minyak Riza melalui
lobi kepada Syamsuddin Maroef, ke MKD, hingga MKD menggelar
sidang etik untuk Setya Novanto.
Perlu diketahui bahwa dalam lobi yang diakukan di Hotel Ritz
Carlton pada 8 Juni 2015, Setya Novanto dan Riza mencatut nama
Presiden dan Wakil Presiden untuk meminta saham 20 persen dengan
rincian 11 persen untuk Presiden, dan 9 persen untuk Wakil Presiden,
agar perpanjangan kontrak Freeport dalam tambang emas di Timika,
Papua bisa digolkan.(Tuti)

Hakim Pengadilan Negeri Blitar
Vonis Bebas Pengusaha Tambang

Susilo Prabowo

Foto: sp

Blitar, Laras Post – Kepala Desa
Blitar Susilo Prabowo, pengusaha
tambang di Kabupaten Blitar,
akhirnya divonis bebas pada
persidangan  Pengadilan Negeri
(PN) Blitar, Selasa (29/12) siang.
Dia tidak terbukti menambang
sendiri, tetapi mengelola hasil
tambang dari penambang manual.
“Itu pertimbangan kami, kalau
terdakwa selama ini hanya
menerima hasil tambang dari
masyarakat yang menambang
secara manual di sepanjang Kali
Lekso (Kecamatan Wlingi),” kata Dr
Yapi SH MH, ketua majelis hakim

saat membacakan putusan.
Pertimbangan lainnya, menurut Yapi, masyarakat menambang
untuk mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Pemerintah daerah juga tak
melarang masyarakat mengambil batu kali (batu brongkot) di sepanjang
Kali Lekso tersebut.
“Jadi, kasihan pada masyarakat, kalau mengambil batu kali saja
harus mengurus izin khusus karena tak ada dampaknya. Justru, itu akan
mengurangi pendangkalan, termasuk mengurangi banjir juga,” paparnya.
Karena itu, papar Yapi, apa yang dilakukan terdakwa, tak memenuhi
unsur pasal 161 UU RI No 4 tahun 2009 tentang pertambangan. Sebab,
ia bukan menambang atau menggali tanah, melainkan hanya menerima
dan mengelola hasil tambang dari masyarakat. “Karena tak memenuhi
unsur tersebut, yang bersangkutan divonis bebas,” tegas Yapi.
Begitu divonis bebas, Embun--panggilan Susilo Prabowo, yang duduk
di kursi terdakwa, langsung berdiri, dan menyalami hakim, jaksa dan
kuasa hukumnya, Suyanto SH.
Menanggapi vonis bebas itu, Hargo Bawono SH, Kasi Intel Kejaksaan
Negeri Blitar, akan kasasi ke MA. “Itu karena vonisnya tak sesuai dengan
tuntutan JPU,” paparnya.
Seperti diketahui, pada persidangan sebelumnya, Selasa (23/11/2015)
lalu, JPU menuntut hukuman pada terdakwa, hukuman penjara enam
bulan, denda Rp 5 juta subsider 3 bulan kurungan.
Tuduhan JPU, terdakwa dianggap melanggar pasal 161 UU RI No
4 tahun 2009 tentang pertambangan. Dia tak punya izin menampung,
mengangkut, mengelola bahan hasil tambang. Semestinya, menurut JPU,
ia harus memiliki izin usaha pertambangan khusus (IUPK).
Kasus ini sendiri mencuat setelah Polres Blitar mendatangi pabrik
pengelolaan tambang milik terdakwa, di Kelurahan Babatan, Kecamatan
Wlingi. Selanjutnya, pabrik pemecah batu itu di-police line oleh polres.(sp)

KPU Kabupaten Malang Siap Hadapi Gugatan
Malang,Laras Post - Menghadapi
gugatan tim Pasangan CabupCawabub Kabupaten Malang,
nomor urut dua, DewantiMasrifah, KPU Kabupaten
Malang telah mempersiapkan
segala hal, terlebih setelah
mereka menerima materi gugatan
tersebut, pada Senin (4/1/2016).
Usai menerima materi gugatan
yang diajukan tim DewantiMasrifah terkait Perselisihan Hasil
Pemilihan Umum (PHPU) di
Mahkamah Konsti
tusi (MK)
RI, KPU Kabupaten Malang kini
Foto: sp
menunggu jadwal sidang sambil
Ketua KPU Kab Malang(Santoko)
mempelajari materi gugatan.
“Kami telah menerima materi gugatan tersebut dan kami pelajari
dulu, yang jelas KPU siap menghadapi gugatan itu,” ujar Santoko, Ketua
KPU Kabupaten Malang ketika dihubungi Laras Post, Selasa (5/1/2016)

Santoko menyebutkan, berdasarkan informasi terakhir di Jawa Timur
bahkan sudah ada beberapa wilayah yang sudah menerima jadwal
persidangan. “Untuk jadwalnya kami belum menerima, yang jelas untuk
informasi yang kami dapat beberapa daerah sudah menerima jadwal seperti
Ponorogo dan beberapa daerah lain di Jawa Timur,” ungkapnya.
Ia menjelaskan terkait hal itu, saat ini pihaknya tengah bersiap
berkordinasi dengan KPU RI dan KPU Jawa Timur untuk menghadapi
tahapan dalam gugatan tersebut. “Saat ini pak Totok dan Kasubag
bidang hukum berangkat ke Jakarta untuk brifing dengan KPU pusat,”
terangnya. 
Bahkan dalam menghadapi gugatan tersebut pihaknya telah
menyiapkan anggaran Rp 100 Juta. “Sudah kami anggarkan sejak awal
untuk menghadapi gugatan PHPU,” paparnya. 
Dari sejumlah anggaran tersebut, dijelaskannya akan dipakai untuk
proses keseluruhan, tidak hanya untuk biaya konsultan atau kuasa
hukum. “Itu untuk keseluruhan, namun kami memaksimalkan konsultan
dari KPU RI, karena dari sana menyediakan juga,” pungkasnya. (al)

3

Presiden Jokowi Lantik
Djoko Setiadi Sebagai Kepala Lemsaneg
Presiden Joko Widodo
(Jokowi) melantik
Kepala Lembaga Sandi
Negara (Lemsaneg)
Mayjen TNI Purn. DR.
Djoko Setiadi, M.Si
pada Jumat (8/1/2016)
pagi di Istana Negara.
Jakarta, Laras Post - Pelantikan
Djoko Setiadi berdasarkan
Keputusan Presiden No.36/TPA
Tahun 2015 tentang Pengangkatan
Pejabat Pimpinan Tinggi Utama di
lingkungan Lemsaneg. Keputusan
Presiden itu berlaku sejak
ditetapkan pada 21 Desember 2015.
Sebelumnya, Djoko Setiadi telah
menjabat Kepala Lemsaneg sejak
tahun 2011. Namun karena telah
memasuki masa pensiun TNI aktif
sehingga otomatis harus pensiun
sebagai Kepala Lemsaneg. Akan
tetapi, sesuai Undang-Undang
Aparatur Sipil Negara (UU ASN)
untuk jabatan Tinggi Pratama
dapat diisi oleh non-PNS dan nonTNI, sehingga diputuskan untuk
mengangkat Mayjen. TNI (Purn.)
Dr. Djoko Setiadi, M.Si., sebagai
Kepala Lemsaneg untuk periode
berikutnya.
Sejarah Lembaga Sandi
Negara
Pembentukan Lembaga
Sandi Negara dilatarbelakangi

Foto: BPMI

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla berikan selamat kepada Mayjen TNI Purn. DR. Djoko Setiadi, M.Si sebagai Kepala Lemsaneg.

oleh sejarah, dimana sejak awal
pendirian Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI),
Lembaga Sandi Negara telah
banyak mendukung perjuangan
kemerdekaan RI, baik di Jakarta
maupun saat Pemerintahan RI di
Yogyakarta dan Pemerintahan
Darurat RI di Bukit tinggi. Kegiatan
persandian juga mendukung
kegiatan diplomasi di Kementerian
Luar Negeri dan Perwakilan RI di

New Delhi, Den Haag, dan New
York.
Awalnya Lembaga Sandi
Negara merupakan Jawatan Tehnik
bagian B Kementerian Pertahanan.
Kemudian melalui SK Presiden RIS
Nomor 65/1952, terjadi pemisahan
struktur organisasi persandian
dari Kementerian Pertahanan dan
berada langsung di bawah Presiden.
Pada 22 Februari 1972, melalui
Keputusan Presiden (Keppres)

Nomor 7 Tahun 1972 menjadi
Lembaga Sandi Negara.
Landasan hukum Lembaga
Sandi Negara telah mengalami
perubahan seiring dengan penataan
struktur kelembagaan, berturutturut 18 Juli 1994 dengan Keppres
Nomor 54/1994, pada 7 Juli 1999
dengan Keppres Nomor 77/1999,
Keppres Nomor 103/2001 dan
terakhir Perpres no. 145 tahun 2015.
(her, sg, ram)

Pencurian Pembobol Tas Penumpang Dalam Bus Budiman (Bag.2)
Malangbong, Laras Post - Polsek
Malangbong AKP, Suhartono, SH,
terus melakukan pengembangan
hasil penyelidikan pencurian yang
terjadi pada Selasa (22/12/2015)
sekitar pukul 02.00 Wib di dalam Bus
Budiman jurusan Banjar-Depok No. Pol
Z 7602 HC No. Body E-366 di halaman
Parkir Rumah Makan Mulyasari
Kp.Pangkalan Desa Sukaratu Kec.
Malangbong Kab. Garut sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 362 KUHP.
Dalam surat Kepolisian Sektor
Malangbong No.B/73.A/I/2016/
Reskrim point 2 menyebutkan, bersama
ini dengan hormat diberitahukan bahwa
proses perkara yang saudara laporkan
pada tanggal 22 Desember 2015 selesai
dilakukan penyelidikan belum dapat
ditindak lanjuti ke penyidikan.
Dalam hal ini saksi-saksi yang
ada belum dapat hadir, sehubungan
yang bersangkutan belum memenuhi
panggilan dari Polsek Malangbong,
dan untuk Surat Panggilan yang
ditujukan pada Direktur P.O. Budiman
sudah dikirim untuk hadir di Polsek

Bus Budiman

Malangbong pada tanggal 8 Januari
2016 jam 09.00 Wib juga tidak hadir,
bahkan Polsek Malangbong akan
memanggil kembali untuk dimintai
keterangannya.
Dalam keterangannya AKP,
Suhartono, SH, apabila ada hal-hal yang

Foto: ist

perlu ditanyakan atau ada masukan yang
akan disampaikan dapat menghubungi
penyidik : AIPTU Sumika, SH (Hp.
081313722311), BRIGADIR M. Rachmat
(Hp.085317480466), BRIGADIR Cucu
Suhardimansah (Hp. 082130086906),
BRIG ADIR Andi Luk man (Hp.

081323923595), BRIGADIR Fajar Priatna
(Hp. 085221872000), BRIGADIR Wanda
Sonjaya (Hp. 081322343274).
Dalam melakukan dugaan pencurian
tersebut dari Km 39 yaitu seorang Ceker
bernama Agus menitipkan kepada Kernet
Bus Budiman yang bernama Dede dua
orang penumpang berasal dari P,O,
Harum sampai Rumah Makan Mulyasari,
saat si Korban sedang istirahat makan dan
minum, tatkala Bus Budiman No. Pol . Z
7602 HC No, Body E-366 jurusan BanjarDepok dalam keadaan lampu di dalam
bus dimatikan dan pintu belakang tidak
terkunci, keamanan dan kenyamanan
penumpang sudah tidak diperhatikan
lagi.
“Saat ini Polsek Malangbong
sedang mengupayakan penyelidikan
dan penyidikan demi terlaksananya
keamanan dan kenyamanan penumpang
dalam melakukan pulang kampung baik
di hari Natal dan Tahun baru atau di
Hari Raya Idul Fitri yang akan datang,”
pungkas, Kapolsek Malangbong
AKP, Suhartono, SH. saat ditemui
wartawan.(RED/HMZAH.)

Polisi Tangkap Oknum PNS Pengedar Sabu
Blitar, Laras Post –  Anggota
Satresnarkoba Polres Blitar Kota
berhasil meringkus pengedar
narkotika jenis sabu, di salah
satu Warnet di Kota Blitar,
beberapa waktu lalu, dan dari
hasil pengembangan, pada hari
yang sama, anggota Satresnarkoba
Blitar Kota, juga berhasil menyiduk
pengedar sabu-sabu di salah satu
Hotel di Kota Blitar. Kini dua
tersangka pengedar barang haram
beserta barang buktinya diamankan
di Mapolres Blitar Kota. Hal tersebut
disampaikan Kasat Resnarkoba
Polres Blitar Kota, AKP Santoso, SH.
Kejadian tersebut, menurut
keterangan Kapolres Blitar Kota,
AKBP Yossy Runtukahu, SIK,
melalui Kasat Resnarkoba Polres
Blitar Kota, AKP Santoso, SH,
berawal dari informasi masyarakat
yang memberitahukan, bahwa
ada seseorang yang diketahui
bernama Bagus Setiawan (BS),
35 tahun, juru parkir warga jalan
Legundi Kelurahan/Kecamatan
Sananwetan Kota Blitar, yang biasa
mengedarkan narkotika jenis sabu
dan juga sebagai pemakai.
“Setelah mendapat laporan.
anggota Satresnarkoba, langsung
melakukan penyelidikan untuk
memastikan kebenaran informasi
tersebut dan mencoba untuk
melakukan transaksi,” kata
Santoso, baru-baru ini di Mapolres
Blitar Kota.

Lebih jauh Kasat Resnarkoba
Polres Blitar Kota ini menyampaikan,
akhirnya pada Senin (9/11/2015)
sekitar pukul 15.30 WIB, anggotanya
berhasil melakukan transaksi, dan
untuk tempat disepakati di Warnet
depan SMA Negeri 1 Blitar.
Pada saat BS menyerahkan
plastik bening dalam bungkus rokok
yang berisi sabu-sabu seberat 0.46
gram, petugas langsung menangkap
BS, dan pelaku bersama barang
buktinya langsung diamankan ke
ruang Satresnarkoba Polres Blitar
Kota untuk proses lebih lanjut.
“Setelah pelaku ketangkap
tangan dan diamankan, selanjutnya
dilakukan penyidikan. Setelah
dilakukan pengembangan, pelaku
mengaku kalau mendapatkan
barang tersebut dari Dody
Setiawan,” jelasnya.
Santoso menambahkan, dalam
penangkapan pelaku Dody
Setiawan (DS), 31 tahun, PNS
Pemkot Blitar, warga jalan Sumba,
Kelurahan Klampok, RT.02/RW.08,
Kecamatan Sananwetan, Kota
Blitar, petugas menyuruh BS untuk
melakukan transaksi dengan DS.
Diketahui saat itu DS sedang
berada di Hotel Blitar Indah jalan A.
Yani Kota Blitar. Sekitar pukul 16.00
WIB, petugas langsung mendatangi
tempat tersebut. “Saat melihat
DS di hotel, petugas langsung
menangkapnya dan melakukan
penggledahan,” ungkapnya.

Foto: ist

Dikatakannya, dalam
penggledahan tersebut ditemukan
Barang Bukti (BB) berupa, 16.11
gram sabu dengan rincian, satu
kantung plastik berisi 0.36 gram,
satu kantong plastik berisi 1.50
gram sabu, tiga kantong plastik
masing-masing berisi 1 gram sabu,
sebelas kantong plastik berisi
masing-masing 0.45 gram sabu, dan
sembilan kantong plastik masingmasing berisi 0.70 gram,hingga
jumlah keseluruhan 6.30 gram.
Selain itu juga diamankan BB
berupa, 2 buah timbangan digital,
1 buah alat hisap, 1 buah korek api,
1 buah kompor (pembakar sabu.

Red), 1 buah pipa plastic dan 1 buah
pipa kaca.
“Saat ini DS beserta barang
buktinya diamankan di ruang
Satresnarkoba Polres Blitar Kota
untuk proses lebih lanjut. Dan
Kedua tersangka dimasukkan dalam
ruang tahanan Polres Blitar Kota,”
pungkasnya.
Akibat perbuatannya BS dan
DS, dikenakan pasal 112 UU RI No.
35 tahun 2009 tentang Narkotika,
dengan pidana penjara paling singat
4 tahun dan paling lama 12 tahun,
dan pidana denda paling sedikit
Rp. 800 juta dan paling banyak Rp.
8 miliar.(sp) 

2

Ekonomi & Bisnis

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

Pertumbuhan Ekonomi 2015
Naik Dari Tahun Sebelumnya

ILUSTRASI PT Petrokimia

Foto: IST

Pemerintah Fokus Kembangkan Sektor Industri
Jakarta, Laras Post - Dalam situasi ekonomi yang kurang kondusif,
pemerintah terus mencari cara untuk mendorong keadaan
ini ke arah perbaikan. Kurang maksimalnya perkembangan
sektor industri menjadi salah satu penghambat dorongan ini.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan,
salah satu langkah yang diambil pemerintah untuk menghidupkan kembali
kondisi ini adalah dengan menarik para investor untuk masuk ke bidang
infrastruktur, petrokimia dan industri tertentu dalam jangka panjang.
“Misalnya investasi di pembangkit tenaga listrik. Pemerintah juga
menyiapkan bagaimana investor bisa masuk ke petrokimia dengan
membangun kilang minyak,” ujarnya pada Jumat (08/01/2016) di Jakarta.
Menurutnya, sektor industri menjadi salah satu fokus utama pemerintah
untuk transformasi struktural yang lebih baik. “Suatu negara yang berkembang,
hanya bisa mencapai transformasi struktural yang berkesinambungan jika
sektor industrinya berkembang dengan baik,” lanjutnya.
Selain itu, kata Darmin, pemerintah juga berusaha mendorong ekonomi
dengan deregulasi dan debirokratisasi, yang telah tertuang dalam paket
kebijakan ekonomi.
Ia menjelaskan, dari Paket kebijakan ekonomi I hingga VIII, berbagai
macam kebijakan telah dihadirkan oleh pemerintah sebagai upaya dukungan
untuk perusahaan besar berinvestasi hingga kemudahan bagi Pedagang Kaki
Lima (PKL) untuk mendapatkan Hak Guna Bangunan (HGB).
Darmin juga menegaskan bahwa pemerintah selalu berkoordinasi dengan
Bank Indonesia dan OJK dalam mengombinasikan sejumlah langkah untuk
mengatasi ketimpangan. (tim)

Gedung BI

Foto: IST

Inflasi 2015 Berada dalam Sasaran Inflasi BI
Jakarta, Laras Post – Inflasi Indek Harga Konsumen (IHK) bulan
Desember 2015 tercatat sebesar 0,96% (mtm), meningkat dari bulan
sebelumnya, terutama disumbang oleh komponen volatile food dan
administered prices, sementara inflasi inti tercatat relatif rendah.
Dengan demikian, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank
Indonesia, Tirta Segara, inflasi IHK secara keseluruhan tahun 2015 mencapai
3,35% (yoy) dan berada dalam kisaran sasaran inflasi Bank Indonesia, yaitu
sebesar 4±1% (yoy).
Tirta menyebutkan, pada bulan Desember 2015, inflasi pada kelompok
volatile food mencapai 3,53% (mtm), terutama bersumber dari kenaikan
harga pada komoditas cabai merah, bawang merah dan daging ayam.
Untuk keseluruhan tahun, inflasi volatile food mencapai 4,84% (yoy), cukup
rendah di tengah terjadinya gejala El Nino. Hal ini seiring dengan terjaganya
kecukupan pasokan bahan pangan, yang didukung oleh semakin kuatnya
koordinasi Pemerintah dan Bank Indonesia, antara lain melalui TPI dan TPID,
dalam mendorong peningkatan produksi dan memperbaiki distribusi serta
meminimalkan berbagai distorsi harga bahan pangan.
Inflasi administered prices, lanjut Tirta, pada bulan Desember 2015
tercatat sebesar 0,86% (mtm), terutama didorong oleh penyesuaian tarif
listrik, dan kenaikan tarif angkutan udara sejalan dengan musim liburan.
Untuk keseluruhan tahun, kelompok administered prices mencatat inflasi
yang rendah, yakni 0,39% (yoy). Hal ini ditopang oleh menurunnya harga
energi dunia di tengah reformasi subsidi berupa penyesuaian harga BBM
dan LPG 12kg, serta penyesuaian tarif listrik.
Sementara itu, inflasi inti tergolong rendah, baik secara bulanan, yaitu
0,23% (mtm), maupun tahunan, yaitu 3,95% (yoy). Rendahnya inflasi inti
tersebut didorong oleh ekspektasi inflasi yang terjaga. Hal tersebut tidak
terlepas dari peran kebijakan Bank Indonesia dalam mengelola permintaan
domestik, menjaga stabilitas nilai tukar, dan mengarahkan ekspektasi inflasi.
“Ke depan, inflasi diperkirakan akan berada pada sasaran inflasi 2016, yaitu
4±1%,” ujar Tirta.
Ia menyebutkan, koordinasi kebijakan Pemerintah dan Bank Indonesia
dalam mengendalikan inflasi perlu terus diperkuat, terutama terkait dengan
kemungkinan penyesuaian administered prices dan mewaspadai tekanan
inflasi volatile food. (ram)

Menkeu Atur Kembali Ketentuan Tentang Dana Desa
Jakarta, Laras Post – Pemerintah kembali melakukan pengaturan
tata cara pengalokasian, penyaluran, penggunaan, pemantauan, dan
evaluasi Dana Desa, melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK)
Nomor 247/PMK.07/2015. Hal ini dilakukan guna menyesuaikan
perkembangan penyelenggaraan pengelolaan Dana Desa.
Sesuai peraturan yang ditetapkan Menkeu pada 28 Desember 2015 itu,
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, melakukan penghitungan
rincian Dana Desa untuk setiap kabupaten/kota secara berkeadilan, yang
didasarkan pada dua jenis alokasi. Pertama, alokasi dasar, sebesar 90 persen.
Kedua, alokasi yang dihitung dengan memperhatikan jumlah penduduk desa,
angka kemiskinan desa, luas wilayah desa, dan tingkat kesulitan geografis
desa setiap kabupaten/kota, yaitu sebesar 10 persen.
Penyaluran Dana Desa sendiri dilakukan dengan cara pemindahbukuan
dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) kepada Rekening Kas Umum
Daerah (RKUD), untuk selanjutnya dipindahbukukan dari RKUD ke
Rekening Kas Desa (RKD). Dilakukan secara bertahap, penyaluran Dana Desa
tahap I dilakukan pada Bulan April, sebesar 40 persen. Tahap II dilakukan
pada Bulan Agustus, juga sebesar 40 persen. Untuk tahap III dilakukan pada
Bulan Oktober, sebesar 20 persen.
Penyaluran Dana Desa dari RKUN ke RKUD setiap tahap tersebut
dilakukan paling lambat pada minggu kedua bulan yang bersangkutan.
Sementara, penyaluran Dana Desa dari RKUD ke RKD dilakukan paling
lambat tujuh hari kerja setelah Dana Desa diterima RKUD.
Untuk memastikan penyaluran Dana Desa dari RKUD ke RKD telah
dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pemerintah akan
memantau penyalurannya. Jika terjadi ketidaksesuaian dalam penyaluran
Dana Desa, baik berupa keterlambatan penyaluran maupun tidak tepat
jumlah penyalurannya, maka Menteri Keuangan melalui Direktorat Jenderal
Perimbangan Keuangan akan memberikan teguran kepada bupati/walikota.
Selanjutnya, bupati/walikota wajib menyalurkan Dana Desa dari
RKUD ke RKD paling lambat tujuh hari kerja sejak teguran diterima. Sanksi
berupa penundaan penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) dan/atau Dana
Bagi Hasil kabupaten/kota akan diberlakukan jika bupati/walikota tidak
menyalurkan Dana Desa sesuai dengan ketentuan ini.
Peraturan ini sendiri mulai berlaku pada 28 Desember 2015. Dengan
berlakunya peraturan ini, maka PMK Nomor 93/PMK.07/2015 tentang Tata
Cara Pengalokasian, Penyaluran, Penggunaan, Pemantauan, dan Evaluasi
Dana Desa dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.(tim)

Pertumbuhan ekonomi
Indonesia pada tahun 2015
jauh lebih baik dari negara
lain, karena pertumbuhan
ekonomi nasional naik 4,7
- 4,8 persen, sementara negara
lain mengalami penurunan
pertumbuhan ekonomi 1
sampai 2 persen

Jakarta, Laras Post – Presiden Joko
Widodo (Jokowi) mengatakan,
berdasarkan laporan dari Kementerian Bidang Perekonomian,
inflasi tahun 2015 mencapai 4,5
persen. Sedangkan pertumbuhan
ekonomi naik 4,7 - 4,8 persen.
“Hal ini jika dibandingkan
dengan negara lain jauh lebih
baik. Karena Negara lain mengalami penurunan pertumbuhan
ekonominya 1 sampai 2 persen
bahkan ada yang minus dari tahun sebelumnya,” kata presiden
didampingi Wakil Presiden Jusuf
Kalla saat memimpin Rapat Paripurna Awal Tahun (RPAT) 2016,
pada Senin (4/1/2016) pagi, di
Istana Negara, Jakarta.
Realisasi anggaran tahun 2015,
menurut Presiden Jokowi, cukup
tinggi yakni mencapai 95 persen.
“Hal itu berbeda dengan pendapat
para pengamat yang mengatakan
realisasi anggaran 2015 menurun,” ungkapnya.
Selain itu disampaikan, sisa

Presiden Jokowi saat menghadiri peluncuran perdana 2016 bursak efek Jakarta,Senin (4/1/16

Angaran Pendapatan Belanja
Negara (APBN) 2015 hanya 10,8
triliun. Hal ini ini menunjukkan
penyerapan anggaran di kementerian dan lembaga (KL) mengalami
peningkatan.
Adapun Pendapatan Negara
pajak dan non pajak mencapai 84,7
persen, Rp 1.491,5 triliun sedang
target semula yaitu Rp 1.761,6 triliun. Dengan rincian pendapatan
pajak Rp 1.235,8 triliun dan non
pajak sekitar 256 triliun rupiah.

Penyerapan APBN
Sementara itu Menseskab Pramono Anung menyampaikan,
bahwa Presiden menginginkan
percepatan realisasi anggaran tahun 2016 pada awal tahun yaitu
pada bulan Januari.
Sebelumnya realisasi anggaran belanja direncanakan pada
April 2016. “Untuk itu dalam
waktu dekat presiden akan
meresmikan Secara simbolis
awal pencairan anggaran belanja

Foto: BPMI

pemerintah di salah satu Kementerian,” ujar Pramono Anung
saat diwawancara wartawan usia
digelarnya rapat.
Hadir pada Rapat Paripurna
itu seluruh Menteri Kabinet Kerja
kecuali Menteri Pemberdayaan
Masyarakat Puan Maharani Dan
Mentri Keuangan yang diwakili
Wamen. Hadir pula para Kepala
Lembaga Negara diantaranya,
Kapolri Badrodin Haiti Dan Jaksa
Agung Prasetyo. (her, sg, ram)

Kementerian PUPR Gelar Lelang Dini Senilai 9,2 Triliun Rupiah
Jakarta, Laras Post - Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat (PUPR) menyelenggarakan peluncuran penandatanganan
kontrak kegiatan tahun anggaran
2016, pada Rabu (6/1/2016) di
ruang Pendopo Kementerian
PUPR, Jakarta. Penandatanganan kontrak sesuai dengan Instruksi Presiden untuk membuka tender pada awal tahun.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan, acara
penandatanganan kontrak dilakukan di 5 lokasi secara bersamaan yaitu Medan, Banjarmasin,
Surabaya, Manado, dan Jayapura.
Sesuai rencana, Presiden Joko
Widodo (Jokowi) turut menyaksikan secara langsung melalui video
conference dari ruang Pendopo
Kementerian PUPR.
Basukis menyebutkan, paket
yang ditandatangani di masingmasing lokasi sebanyak 10 paket.
“Total paket yang ditandatangani
hari ini sebanyak 644 paket dengan nilai kontrak sebesar Rp8,81
triliun,” ungkapnya.
Dari 644 paket, kata Basuki,
sebanyak 597 paket merupakan
paket kecil dengan nilai kontrak di
bawah Rp50 miliar yang diharapkan menjadi penggerak ekonomi
di daerah-daerah, sementara 47
paket merupakan paket besar di
atas 50 miliar rupiah.
Ia menegaskan, nilai kontrak
tersebut merupakan 10,84 persen

Foto: dok

dari total belanja modal Kementerian PUPR Tahun 2016.
Disebutkan, kegiatan lelang
dini dan penandatanganan kontrak di awal tahun 2016 bertujuan
agar pekerjaan dapat dilakukan selama satu tahun penuh
sehingga infrastruktur yang
dibangun lebih cepat selesai
dan dapat segera dimanfaatkan
masyarakat.
Menurut Basuki, selama ini,
lelang kontrak baru dilakukan
pada awal tahun anggaran berjalan sehingga prosesnya membutuhkan waktu hingga 4 bulan.
“Hal tersebut yang kemudian
membuat tanda tangan kontrak
dan pekerjaan lapangan baru
bisa dimulai mendekati tengah

tahun,,” ujarnya.
Sesuai Undang-Undang Nomor 14 tahun 2015 tentang APBN
2016, ungkap Basuki, Kementerian
PUPR mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp104,08 triliun
dengan rincian, belanja modal
Rp81,24 triliun (78,05%), belanja
barang sebesar Rp20,48 triliun
(19,68%), belanja pegawai sebesar
Rp2,36 triliun (2,27%).
Sementara itu, Presiden
Jokowi pada Rabu (6/1/2016)
juga melakukan video conference
pelaksanaan kegiatan pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang,
Jawa Tengah dan pembangunan
Jembatan Pulau Balang, Kalimantan Timur. Hal ini dilakukan
untuk mengetahui perkembangan

pembangunan kedua proyek strategis tersebut.
Paket kontrak tersebut, antara
lain, bidang Sumber Daya Alam
(SDA) sebanyak 191 paket senilai
Rp811,41 miliar untuk mendukung ketahanan pangan, antara
lain pembangunan jaringan irigasi
di Kelarik Kabupaten Natuna dan
Sorong serta rehabilitasi jaringan
irigasi di Batang Anai I Kabupaten
Padang Pariaman;
Bidang jalan dan jembatan
sebanyak 436 paket senilai Rp7,93
triliun, meliputi pembangunan
dan preservasi jalan nasional di
kawasan perbatasan dan jalan
trans Papua;
Bidang infrastruktur pemukiman sebanyak 11 paket senilai
Rp68,87 miliar, meliputi pengembangan Sistem Penyediaan Air
Minum (SPAM) ibu kota kecamatan (IKK) Jatinangor ITB tahap
2, SPAM kawasan perkotaan
terfasilitasi Gunung Seriang di
Kabupaten Bulungan, dan SPAM
kawasan perkotaan terfasilitasi
Mentarang di Kab Malinau;
Bidang penyediaan perumahan sebanyak 6 paket senilai
Rp4,8 miliar meliputi penyusunan
manajemen mutu SDM Ditjen
Penyediaan Perumahan, penyusunan evaluasi pelaksanaan SOP di
lingkungan Ditjen Penyediaan Perumahan, pengembangan SIMKA
Ditjen Penyediaan Perumahan.
(her, sg, ram)

Microsite AQUA Lestari yang Baru

AQUA Grup Luncurkan Laporan Berkelanjutan 2013-2014 dan Logo
Jakarta, Laras Post – Di penghujung
tahun 2015 lalu, AQUA Grup, pelopor
Air Minum Dalam Kemasan (AMDK)
di Indonesia, meluncurkan Laporan
Keberlanjutan (Sustainaibility Report)
yang berjudul “Komitmen untuk
Indonesia” sebagai bentuk transparansi
dan akuntabilitas Perusahaan kepada
publik. Laporan Keberlanjutan AQUA
Grup yang dipublikasikan setiap dua
tahun ini merupakan edisi ketiga sejak
pertama dibuat tahun 2010. Peluncuran
laporan ini dilakukan dengan
menggelar kegiatan “The Journey”yang
bertempat di Babakan Pari, Sukabumi.
Melalui kegiatan “The Journey”
yang melambangkan perjalanan yang
berkelanjutan, para peserta diajak
untuk melihat langsung inisiatif AQUA
Lestari yang tercatat dalam Laporan
Keberlanjutan 2013-2014, mulai dari
bagaimana AQUA Grup mengelola
sumber daya air yang berkelanjutan
dan sekaligus menyaksikan
inisiatif pelestarian lingkungan dan
pemberdayaan masyarakat. Selain
Laporan Keberlanjutan, AQUA Grup
juga memperkenalkan logo dan microsite
AQUA Lestari yang baru kepada media
dan pemangku kepentingan.

Pimpinan AQUA Grup, Parmaningsih
Hadinegoro mengungkapkan,
“Merupakan komitmen kami untuk
menjalankan bisnis dan operasional
Perusahaan secara berkelanjutan. Sesuai
yang diamanatkan pendiri Danone,
Antoine Riboud dan sejalan dengan
prinsip pendiri AQUA, Tirto Utomo, yaitu
kemajuan bisnis harus sejalan dengan
kemajuan sosial dan lingkungan yang
disebut dengan komitmen ganda. Kedua
pemikiran tersebut diaktualisasikan dalam
berbagai inisiatif sosial dan lingkungan di
bawah payung AQUA Lestari.”
Parmaningsih melanjutkan bahwa
dengan berbagai inisiatif yang sudah
dilakukan AQUA Grup, Perusahaan
selalu bermitra dengan pemerintah,
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),
Akademisi dan terutamanya masyarakat,
“Karenanya, penting bagi kami untuk
mengkomunikasikan inisiatif sosial dan
lingkungan yang sudah kami jalankan
kepada publik dengan prinsip transparansi
dan akuntabilitas,” tambahnya.
Pada tahun ini, Laporan
Keberlanjutan 2013-2014 memakai
panduan dari Global Reporting Initiative
Generation 4 (GRI G4). Berbeda dengan
Laporan Keberlanjutan sebelumnya,

dengan GRI 4, AQUA Grup menjawab
langsung apa yang menjadi perhatian
dari pemangku kepentingan. Karenanya,
dapat menjadi target utama, sasaran
penyelesaian dan mitigasi Perusahaan
di tahun – tahun mendatang.
Lebih lanjut, Parmaningsih
mengungkapkan bahwa selain Laporan
Berkelanjutan 2013 – 2014, pemangku
kepentingan, media dan publik secara
umum dapat melihat informasi mengenai
inisiatif AQUA Lestari dalam microsite
www.aqua.com/aqua_lestari/.
“Sekaligus kami juga mengumumkan
kepada publik bahwa microsite AQUA
Lestari telah kami perbarui agar lebih
komunikatif dan mudah untuk diakses
bahkan dengan menggunakan telepon
genggam,” jelasnya.
Dengan semangat untuk lebih
berkomunikasi aktif dan terbuka kepada
publik tersebut, AQUA Grup juga
memperbarui logo AQUA Lestari
yang dalam prosesnya bekerja sama
dengan Desain Grafis Indonesia (DGI)
dan Asosiasi Desain Grafis Indonesia
(ADGI) untuk menyelenggarakan
kompetisi pencarian identitas visual
ini. Parmaningsih mengungkapkan
bahwa dalam kompetisi ini, Perusahaan

ingin melibatkan masyarakat luas untuk
memberikan ide dan mengembangkan
kreativitasnya. “Sesuai dengan semangat
AQUA Lestari untuk melibatkan berbagai
pemangku kepentingan, kompetisi logo
ini juga ingin melibatkan profesional
dari dunia desain grafis di Indonesia.
Sehingga, semangat AQUA Lestari
untuk melestarikan sumber daya air di
Indonesia dapat tersebar di berbagai
lapisan masyarakat, ujarnya.
AQUA Lestari sendiri merupakan
realisasi dari praktik tanggung jawab sosial
perusahaan AQUA Group dan Komitmen
ganda AQUA untuk menjalankan bisnis
yang mengedepankan keseimbangan
antara keberhasilan ekonomi dan kemajuan
sosial. AQUA Lestari direalisasikan dengan
melaksanakan berbagai inisiatif sosial
dan lingkungan yang mencakup wilayah
sub-Daerah Aliran Sungai (DAS) secara
terintegrasi dari wilayah hulu, tengah, dan
hilir di lokasi AQUA Grup beroperasi yang
disesuaikan dengan konteks lokal. Berbagai
inisiatif tersebut berada di bawah empat
pilar, yaitu: Pelestarian Air dan Lingkungan,
Praktik Perusahaan Ramah Lingkungan,
Pengelolaan Distribusi Produk, serta
Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat.
(Maslim)

pendididkan
​Mendikbud Apresiasi Partisipasi Masyarakat

Foto:dok
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
(Mendikbud) Anies Baswedan

Jakarta, Laras Post - Peran serta
masyarakat untuk turut serta
memajukan pendidikan di Indonesia,
mendapat apresiasi Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan
(Mendikbud) Anies Baswedan.
“Salah satu strategi dalam
pembangunan pendidikan dan
kebudayaan, adalah peningkatan
efektifitas tata kelola birokrasi dengan
pelibatan masyarakat,” kata Anies
Baswedan saat Dialog dan Aksi
Bersama Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan (Kemendikbud)
dengan Koalisi Masyarakat Sipil
untuk Transparansi Pendidikan
(KMSTP), pada Jumat (8/1/2016) di

kantor Kemendikbud Jakarta.
Menurut Anies, pelibatan masyarakat akan menjadi fokus utama
Kemendikbud, tercermin dari persentase anggaran untuk masyarakat lebih
besar dibandingkan anggaran untuk internal Kemendikbud. “Anggaran tahun
ini sangat melibatkan publik dalam perancangannya,” ujar Mendikbud.
Dialog dan Aksi Bersama tersebut dilaksanakan dari tanggal 7 hingga 8 Januari
2016 di kantor Kemendikbud Jakarta, dengan melibatkan lembaga swadaya
masyarakat (LSM) dari 10 provinsi. Berbagai hal dibahas dalam dialog tersebut,
antara lain terkait tata kelola guru, sumbangan dan pungutan sekolah, peran serta
masyarakat dalam pendidikan, dan pencegahan korupsi di sektor pendidikan.
Hal-hal yang diusulkan KMSTP kepada Kemendikbud terkait peran serta
masyarakat antara lain meminta Kemendikbud memperbanyak konsultasi
publik untuk revisi kebijakan, memperbanyak dialog dengan masyarakat,
dan melakukan uji coba praktek baik pelibatan masyarakat yang telah
dijalankan beberapa institusi.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Didik Suhardi
mengatakan, Kemendikbud sedang mengembangkan sistem terpadu untuk
menerima dan menindaklanjuti pertanyaan, saran, dan keluhan masyarakat.
“Nantinya sistem ini akan diintegrasikan dengan Laman Kemendikbud, dan
dikelola Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat (BKLM),” kata Didik
dalam rapat Jendela Pendidikan dan Kebudayaan, pada Kamis (7/1/2015)
di Jakarta. (sg)

Pejabat Kemendikbud Harus Buat Terobosan
Jakarta, Laras Post – Pejabat Eselon III dan IV Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) perlu
membuat terobosan pada unit kerja masing masing.
“Saya ingin Bapak-Ibu sekalian membuat terobosan-terobosan. Jangan
sekadar meneruskan yang biasa-biasa. Kita ingin melihat langkah-langkah
baru yang Bapak-Ibu bisa lakukan,” kata Mendikbud Anies Basweldan,
saat pelantikan pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Kemendikbud, pada
Jumat (8/1/2016) di Plasa Insan Berprestasi Kemendikbud, Jakarta.
Pada kesempatan itu, sebanyak 500 pejabat eselon III dan IV di
lingkungan Kemendikbud. Sebagian besar pejabat tersebut merupakan
pejabat unit pelaksana teknis (UPT) di daerah-daerah.
Hampir seluruh pejabat yang dilantik adalah pejabat yang akan
ditempatkan di UPT-UPT daerah. UPT tersebut antara lain Lembaga
Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Pusat Pengembangan dan
Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK), Lembaga
Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS), Balai Bahasa,
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB), dan Balai Pelestarian Nilai Budaya
(BPNB).
Setidaknya ada empat hal yang menjadi fokus pesan Mendikbud kepada
para pejabat yang dilantik. Pertama, pejabat harus memiliki kompetensi
dan kemauan untuk terus belajar. Kedua, harus bisa menjaga integritas.
Ketiga, dapat menjaga kedekatan dengan yang dipimpin maupun rekan
sesama pejabat, dan keempat, mengurangi kepentingan diri sendiri atau
self interest.
“Saya ingin semua UPT kita memiliki standar yang tinggi, yaitu standar
moral dan standar kinerja. Dengan kedua standar itu, insyaAllah semua
akan bisa berjalan dengan baik,” tutur Mendikbud.
Anies juga berpesan agar para pejabat dapat menjaga keharmonisan
dalam organisasi, serta dapat melibatkan masyarakat dalam mencapai
tujuan organisasi. “Pelibatan publik dalam rangka meningkatkan rasa
kepemilikan masyarakat terhadap pentingnya pendidikan dan kebudayaan
harus dikedepankan,” kata Mendikbud. (sg)

SMPN 2 Pagedangan Tingkatkan Disiplin
Tangerang, Laras Post Kepala Sekolah SMPN 2
Pagedangan Hj.Tuti J
Rismarini, M.Pd mengajak
seluruh tenaga pendidik,
peserta didik dan seluruh
tenaga yang berkaitan di
sekolah agar meningkatkan
disiplin dalam segala hal.
“Disipilin adalah cermin
kepribadian untuk maju
dan lebih terarah dalam
kegiatan belajar mengajar di
sekolah, khususnya di SMPN
2 Pagedangan,” ujarnya.
Adapun prestasi yang
pernah dira ih SMPN 2
Pagedangan diharapkan
Hj, Tuti J Rismarini Foto:sujono
Hj, Tuti J Risamrini
agar dipertahankan dan
kedepanya terus lebih maju lagi. (Sujono Siarif)

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

3

29 PTS Akan Menjadi PTN
Dua puluh Sembilan
Perguruan Tinggi
Swasta (PTS) akan
berubah status menjadi
Perguruan Tinggi Negeri
(PTN). Bahkan proses
perubahan status PTS
menjadi PTN itu, telah
berlangsung sejak lima
tahun lalu.

Jakarta, Laras Post – Untuk
membahas perubahan status
PTS menjadi PTN, Presiden Joko
Widodo (Jokowi) menggelar
Rapat Terbatas (ratas), dalam
pengantarnya Presiden Jokowi
mengatakan, proses perubahan
status 29 PTS menjadi PTN
telah dimulai sejak 5 tahun
yang lalu yaitu sejak 2010.
Disebutkan, dengan
pertimbangan masih adanya
permasalahan pada proses
perubahan status PTS-PTS itu,
Pemerintah telah melakukan
moratorium perubahan bentuk
PTS menjadi PTN.
“Terhitung sejak 1 Agustus
2013 dan pada Rapat Terbatas pada
Juni lalu, 29 Juni 2015, Pemerintah
juga memutuskan untuk
memperpanjang moratorium
peralihan PTS ke PTN,” kata
Presiden, dalam Ratas pada Rabu
(6/1/2016) di Kantor Presiden,
Jakarta.
Menurut Presiden Jokowi,
kebijakan ini cukup baik yakni
meningkatkan akses pemerataan
pendidikan di seluruh wilayah
Indonesia, khususnya di wilayahwilayah terdepan, terluar, dan
tertinggal. “Saya minta Menristek
dan Pendidikan Tinggi untuk

presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memimpin Rapat Paripurna

memaparkan perkembangan
permasalahan-permasalahan
yang ada,” ujar Presiden.
Permasalahan yang diminta
tersebut, kata Presiden, baik
yang berkaitan dengan lahan,
ketersediaan aset, kemudian serah
terima yang berkaitan dengan
status dosen dan pegawai yang
jumlahnya kurang lebih 4.300-an
orang.
Turut hadir dalam Rata
situ, Menko Bidang PMK Puan
Maharani, Menko Bidang
Perekonomian Darmin Nasution,
Mensesneg Pratikno, Men-PAN
dan RB Yuddy Chrisnandi,
Menristek dan Dikti Muhammad
Nasir, Menag Lukman Hakim
Saifuddin, Menkes Nila Moeloek,
Menteri PPN/Kepala Bappenas

Sofyan Djalil, dan Wamenkeu
Mardiasmo.
Dosen Jadi P3K
Sementara itu, Menteri Riset,
Teknologi, dan Perguruan Tinggi
(Menristek-Dikti), Muhammad
Nasir, menyampaikan bahwa
jumlah perguruan tinggi negeri
(PTN) baru itu jumlahnya ada
36. “Dari 36 itu ada 7 yang
perguruan tinggi betul-betul
baru, 29 lainnya adalah perguruan
tinggi swasta yang dinegerikan,”
ujar Menristek-Dikti, kepada
wartawan usai mengikuti Ratas,
pada Rabu (6/1/2016) di Kantor
Presiden.
Menurutnya, selama ini
yang menjadi kendala, adalah
bagaimana dosen dan pegawai
yang ada di PTS tersebut, terkait

Foto:dok

proses penggajiannya dan proses
pengangkatannya.
Muhammad
Nasir
menyebutkan, presiden sudah
putuskan, dosen dan pegawai
PTS yang jadi PTN itu, untuk
sementara diangkat sebagai
Pegawai Pemerintah dengan
Perjanjian Kerja (P3K), bukan
Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Jadi
PNS harus melalui proses yang
cukup panjang,” jelasnya.
Ia menyebutkan, bagi pegawai
yang memenuhi kriteria yang
telah ditetapkan, usianya masih
di bawah 35 tahun, diberikan
kesempatan untuk mendaftar
sebagai PNS. “Dengan demikian,
para pegawai tersebut nantinya
dapat diangkat sebagai P3K,”
tegasnya. (her, sg, ram).

SMAN 1 Depok Raih Peringkat Lima Sekolah Paling Jujur Se-Indonesia
Depok, Laras Post - SMAN 1
Depok berhasil menduduki
peringkat kelima se-Indonesia
sebagai sekolah yang paling jujur
menyelenggarakan Ujian Nasional
(UN) dari Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan Republik
Indonesia (Kemendikbud RI).
Raihan ini tidak lepas dari
keberhasilan SMAN 1 Depok
dalam mengintegritaskan nilainilai kejujuran dalam proses
pembelajaran sampai tahap
evaluasi terbayar.
Penghargaan tersebut
diberikan langsung oleh Presiden
Joko Widodo serta Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan
RI, Anies Baswedan pada 21
Desember 2015 di Istana Negara,
Jakarta. SMAN 1 Depok menjadi
satu-satunya sekolah di Depok
yang mendapatkan penghargaan
sekolah berintegritas dalam
penyelenggaraan UN ini.
Wakil Kepala SMAN
1 Depok, Deden Suriasah,
mengatakan bahwa predikat
sekolah berintegritas dalam
penyelenggaraan UN dipantau
sejak tiga tahun terakhir. Terlihat
bahwa selama melaksanakan UN,
di SMAN 1 Depok tidak pernah
ada temuan indikasi kecurangan
sehingga tim pemantau

Foto:Dok. SMAN 1 Depok

SMAN 1 Depok menerima penghargaan dari Presiden Joko Widodo di istana
negara. (21/12/15)

meyakini SMAN 1 Depok tetap
berintegritas mempertahankan
kejujuran dan akhirnya sukses
menyelenggarakan UN.
“Pemantauan dari tim
dilakukan dari tahun 2013 sampai
2015. Indikatornya bukan hanya
mengembangkan kepintaran saja,
tapi mengembangkan karakter,
di antaranya karakter jujur dan
sopan santun,” ujarnya, Kamis
(07/01/16).
Deden menambahkan,
terbentuknya integritas dalam
pelaksanaan UN tidak bisa
dilakukan secara instan. Pasalnya,
nilai-nilai tersebut ditanamkan
sejak siswa baru menempuh
pendidikan di SMAN 1 Depok.

Senada dengan itu, Kepala
Bidang Pendidikan Menengah
dan Kejuruan Dinas Pendidikan
(Disdik) Kota Depok, Tatik
Wijayati, memberi apresiasi
kepada SMAN 1 Depok yang
berpegang teguh pada nilainilai kejujuran sehingga berhasil
meraih predikat sekolah paling
jujur yang menyelenggaraan UN
peringkat kelima se-Indonesia.
“Mudah-mudahan dengan
adanya penghargaan ini dapat
menjadi ujung tombak lahirnya
sekolah-sekolah di Depok yang
membudayakan sikap jujur
di lingkungannya, sehingga
integritas kejujuran dapat dengan
mudah diwujudkan,” terang

wanita yang kerap disapa Tatik.
Adapun peringkat yang
diduduki SMA/MA/SMAK seIndonesia, antara lain SMAN 3
Surakarta (Jawa Tengah) dengan
nilai 98.07, MAN Insan Cendekia
(Gorontalo) dengan nilai 97.85,
SMA Kolase Loyola (Semarang)
dengan nilai 97.81, SMAK Yos
Sudarso (Batam) dengan nilai 97.79,
SMAN 1 Depok dengan nilai 97.53,
SMAN 1 Jember dengan nilai 97.51,
SMAN 3 Malang dengan nilai 97.41,
SMAN 1 Bantul dengan nilai 97.09,
SMAN 8 Yogyakarta dengan nilai
96.79, dan SMA Regina Pacis Bogor
dengan nilai 96.69.
Sementara untuk tingkat SMK
se-Indonesia, antara lain SMKN 2
Klaten dengan nilai 100,  SMKN
2 Surakarta dengan nilai 99.70,
SMKN 2 Yogyakarta dengan nilai
99.66, SMKN 1 Negeri Cimahi
dengan nilai 99.27, SMKN 8
Malang dengan nilai 99.07, SMKN
26 Jakarta dengan niali 99.06,
SMKN 1 Singosari (Malang)
dengan nilai 98.87, SMKN 57
Jakarta Selatan dengan nilai 98.61,
SMKN 1 Cerme (Gresik) dengan
nilai 98.45, SMK Immanuel
Pontianak dengan nilai 98.37
11, serta SMKN 14 Jakarta Pusat
dengan nilai 98.17(David/ryan/
hms)

Materi Kurikulum 2013 dan Kurikulum 2006 Hampir Sama
Jakarta, Laras Post - Peserta
didik yang akan mengikuti ujian
nasional (UN) tahun ini tidak
perlu bingung mengenai standar
kompetensi lulusan (SKL) bagi
mereka yang menjalani Kurikulum
2013 maupun yang masih
menjalani Kurikulum 2006, karena
SKL kurikulum 2013 hampir sama
dengan SKL kurikulum 2006.
Menteri Pendidikan dan
Kebudayaan (Mendikbud) Anies
Baswedan mengatakan, SKL
antara Kurikulum 2013 hampir
sama dengan Kurikulum 2006,
sehingga materi yang diujikan pun
hampir sama.
“Kurikulum 2013 dengan
Kurikulum 2006 itu 95 persen
(materi) yang diujikan sama,
standar kompetensi lulusan
(SKL) sama, dan kisi-kisi juga
sudah disusun, mencakup hal
yang sama,” ujar Mendikbud
saat konferensi akhir tahun, pada
Rabu lalu (30/12/2015) di Kantor
Kemendikbud.
Hal senada disampaikan
Kepala Pusat Penilaian Pendidikan
(Puspendik) Kemendikbud,
Nizam. Menurutnya, kompetensi
lulusan merupakan hal yang

ingin dicapai setiap kurikulum.
Penerapan kurikulum yang
berbeda di sekolah-sekolah,
menyebabkan masyarakat melihat
seolah-olah standar kompetensi
lulusan dan materi ujian nasional
juga akan berbeda, padahal materi
yang terkandung dalam kedua
kurikulum tersebut sama.
“UN itu kan mengukur
sebagian dari kompetensi anak
dalam hal capaian pengetahuan
beberapa mata pelajaran tertentu.
Sehingga dari mata pelajaran itu
kita lihat dalam Kurikulum 2013
dan Kurikulum 2006. Kurikulum
2006 misalnya menghendaki anak
SMP mengetahui bangun segitiga,
tentang sudut, atau pangkat. Lalu
kita lihat Kurikulum 2013, di
sana ada juga materi matematika
untuk mengetahui tentang itu.
Ini kan sama. Kalau kita ngukur
itu kan ukurannya sama, jadi
yang diujikan juga sama,” tutur
Nizam.
Menurutnya, tujuan capaian
pengetahuan atau standar
kompetensi lulusan (SKL)
atau kompetensi dasar (KD)
antara Kurikulum 2013 dengan
Kurikulum 2006 memang hampir

Foto:dok

K13 dengan kurikulum 2006 memiliki standar kompetensi kelulusan hampir sama

sama.
Hal itu juga, kata Nizam,
yang disampaikan Kemendikbud
ke Badan Standar Nasional
Pendidikan (BSNP) dalam
membuat kisi-kisi ujian nasional.
“Akhirnya diputuskanlah oleh
BSNP bahwa kisi-kisinya sama. Jadi
(materi) ujiannya juga sama. Kalau
ujiannya sama kan memudahkan
pengguna soal dan pembuat soal,”
terangnya.
Lebih lanjut ia mengatakan,

bagi siswa jika materi ujian beda
nanti bisa gaduh di masyarakat.
“Misalnya yang nilainya 9 sama
nggak dengan yang nilainya 7,
karena kan soalnya berbeda?” ujar
Nizam.
Nizam menegaskan, materi
ujian nasional tahun pelajaran
2015/2016 untuk Kurikulum 2013
hampir sama dengan Kurikulum
2006 sehingga siswa dan guru tidak
perlu khawatir dengan adanya
perbedaan SKL. (tim) 

2

Megapolitan
Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

Kementerian Desa Himbau Kades Harus Transparan Kelola Dana Desa

Kementerian Desa,
Pembangunan
Daerah Tertinggal dan
Transmigrasi (KDPDTT)
Republik Indonesia (RI),
melakukan pertemuan
dengan Bupati Bogor
dan ratusan Kepala Desa
se-Kabupaten Bogor,
di Gedung Serbaguna I
Setda Kabupaten Bogor,
Rabu (6/1/2016). 

Bogor,Laras Post Hal itu dilakukan untuk
meningkatkan pemahaman dan
transparasi dalam mengelola
dana desa yang diberikan
pemerintah pusat dengan optimal
dan tanggung jawab. Bupati
Bogor, Nurhayanti menuturkan
sangat mengapresiasi kegiatan

tatap muka yang dilakukan pihak
kementerian desa dengan para
Kades Se-Kabupaten Bogor. Ini
diharapkan bisa memberikan solusi
terhadap berbagai persoalan yang
dihadapi pemerintah desa, serta bisa
memotivasi para Kades untuk bekerja
keras meningkatkan pembangunan
desanya masing-masing. .
Ditempat yang sama, Menteri
Desa, Pembangunan Daerah
Tertinggal dan Transmigrasi RI,
Marwan Jafar mengatakan, kegiatan
ini juga dilakukan untuk menjalin
silaturahmi dan meningkatkan
koordinasi serta sinergitas antara
Pemkab Bogor, para Kades dan
masyarakat Kabupaten Bogor. Perlu
ditekankan penggunaan dana desa
tidak bisa dilakukan dengan mainmain, ini harus betul-betul dilakukan
dengan hati-hati dan tanggung
jawab yang tinggi.
“Sesuai peraturan menteri
desa prioritas dana desa adalah

Tangerang, Laras Post - Kapolsub sektor
medang kabupaten tangerang kecamatan
pagedangan Aiptu Partijo terus melaksanakan
pendekatan secara persuasif kepada ketua
rt/rw,tokoh masyarakat(tokoh agama)
hal ini semata mata demi menjaga
keamanan,ketertiban khususnya
diwilayah hukum polsub sektor medang.
Kinerja Aiptu Partijo di apresiasi warga
medang bagaimana tidak?kini kantor polsub
sektor medang nampak indah,rapi dan asri.
sehingga masyarakat merasa nyaman dalam
Foto:Sujono segala pemberitahuan informasi yang sedang
Aiptu Partijo
berkembang di masyarakat.
‘Semua ini terlaksana berkat partisipasi warga disini untuk itu saya
banyak terima kasih pada semua pihak yang telah membantu’kata partijo
selasa(29/12/2015)
Dijelaskan partijo untuk kedepan akan merangkul 7 ketua rw untuk bersama
sama saling menjaga keamanan,rencanannya aiptu partijo akan mengadakan alat
komunikasi HT demi mempermudah akses informasi,”tandas Aiptu partijo
Aiptu Partijo menghimbau agar dalam pelaksanaan tahun baru 2016
tetap kondusif masyarakat diminta kerja sama yang baik menjaga ketertiban
diwilayah masing masing. (Sujono Siarif)

Foto: david m

Pembangunan Gedung Pusat
Promosi Disnakan Disoal LSM

Bogor – Laras Post – Pembangunan Gedung Pusat Promosi dan
Pemasaran Produk Non Konsumsi di Laladon-Ciomas, Kabupaten
Bogor, telah rampung sejak beberapa pekan lalu. Hal ini menjadi
sebuah momentum yang menggembirakan bagi kelompok masyarakat
pembudidaya ikan hias dalam hal pemasaran hasil budi daya.
Namun pembangunan yang menelan biaya APBD tahun 2015, sebesar Rp.
1.368.399.000 itu, masih ada satu hal yang dirasa janggal dibalik pelaksanaan
pembangunan gedung tersebut, dimana lelang jasa konsultan perencana dan
konsultan pengawas bahkan sampai penyedia jasa pelaksana pembangunan
patut diduga adanya permainan.
Aktivis LSM Forpublik, Asep mengatakan, konsultan perencana pada
proyek itu yakni Gubah Cipta Sarana, dengan direktur berinisial W, dan
Konsultan Pengawas CV. Cakra Wisma Mandiri, adalah orang yang sama.
Bahkan penyedia jasa CV Tegar, direkturnya merupakan putra dari W.
“Bukankah ini namanya Monopoli,” tanya Asep.
Hal senada diungkapkan Supriadi dari LSM LEKAS. Ia menduga telah
diatur sebelumnya, penentuan pemenang lelang konsultan perencana dan
konsultan pengawas sampai penyedia jasa. “Kami menduga pada penentuan
pemenang lelang konsultan perencana dan konsultan pengawas sampai
penyedia jasa, ada kesan didramatisir alias sudah dikondisikan,” ujarnya.
Lebih lanjut Supriadi mengatakan, padahal Sekda Kab. Bogor, Adang
Suptandar sudah mengingatkan kepada seluruh kepala SKPD untuk tidak
ada titip menitip proyek. “Namun faktanya masih saja ada oknum SKPD
yang tidak mengindahkan himbauan itu,” ujarnya.
Ia juga menyatakan, LSM LEKAS dan LSM Forpublik dalam waktu dekat
akan melayangkan surat kepada pihak penegak hukum untuk melakukan
penyidikan atas dugaan KKN tersebut. ( David M)

Tangerang, Laras Post – Unsur
masyarakat Desa Telagasari Kecamatan
Cikupa Kabupaten Tangerang,
menggelar aksi unjuk rasa, di depan
gerbang PT. Aditek Cakrawiayasa.
Masyarakat yang tergabung dalam
Persatuan Pendekar Persilatan dan Seni
Budaya Banten Indonesia (PPPSBBI),
Tjimande Tari Kolot Djeruk Hilir
(TTKKDH), Badan Pembina Potensi
Keluarga Besar Banten (BPPKB), Laskar
Islam Banten Indonesia (LIB) dan
Gerakan Muda Indonesia (GEMINDO)
itu, menuntut pengelolaan limbah PT
Aditek Cakrawiayasa dikembalikan
sesuai dengan perjanjian yang telah
disepakati bersama.
Salah seorang juru bicara aksi
unjuk rasa menyebutkan, pada
awalnya pengelolaan limbah PT
Aditek Cakrawiayasa disepakati
dikelola oleh Ahmad Romli, sesuai
dengan kesepakatan yang ditandatangani oleh H Syahrul selaku Kepala
Departemen PT. Aditek Cakrawiayasa
dan Ahmad Romli tertanggal 18
Oktober 2010.
Namun pada Bulan Desember 2015,
ketika Amad Romli akan mengambil
limbah pabrik karena mengingat
perjanjian yang sudah dibuat bersama,
ternyata PT. Aditek Cakrawiyasa telah
menjual limbah pada pihak lain, tanpa
ada pemberitahuan lebih dulu kepada
Ahmad Romli.
Dari sinilah persoalan kemudian
timbul karena mobil yang untuk
mengangkut limbah yang di bawa
Amat Lomri dianggap menghalangi
pintu masuk pabrik PT Aditek
Cakrawiyasa, sampai terjadi pelaporan
ke Polres Metro Kabupaten Tangerang
bahwa Amat Romli dianggap
telah melanggar perbuatan tidak
menyenangkan.
Ketika Laras Post hendak
mengkonfirmasi managemenet PT
Aditec Cakrawiyasa, namun pimpinan

dan memajukan seluruh desa di
Indonesia. 
Katanya melanjutkan, kedepan
sedang diupayakan dana desa ini

akan diberikan langsung ke pihak
pemerintah desa tanpa melalui
Pemerintah Daerah. Tujuannya
untuk mempercepat pembangunan

desa, serta membudayakan
kedisiplinan para aparatur desa
untuk taat administratif. (supriadi/
david)

Foto: sukirno
pintu masuk pabrik pt Aditec Cakrawiyasa 28/12
managemen tidak ada di tempat.
Aksi demo yang di lakukan oleh
“Sedang liburan ke luar kota,” ujar unsur masyarakat bersama LSM dan
Sartim salah satu pimpinan keamanan ormas tersebut, selesai pukul 14.30
di perusahaan tersebut.
WIB, setelah ada jawaban dari pihak
Salah seorang tokoh masyarakat managemen Pt. Aditek Cakrawiyasa,
setempat yang enggan namanya disebut akan mengkaji tuntutan tersebut,
mengatakan, perjanjin yang telah adapun tututan yang di sampikan ke
disepakai tentunya kedua belah pihak pihak pabrik antara lain, PT.Aditek
perlu saling menjaga agar keharmonisan Cakrawiyasa harus mencabut laporan
antara pengusaha dengan masyarakat atas nama Ahmat Romli, kembalikan
sekitar berjalan dengan baik. “Pihak pengelolaan sampah/limbah pada unsur
penegak hukum perlunya proaktif masyarakat mengacu pada perjanjian
mengkaji persoalan yang saat ini timbul yang pernah disepakati dan membuat
di lingkungan yang sedang berselisih, perjanjian kesepakatan antara pengusaha
kiranya untuk bisa melindungi dengan unsur lingkungan dalamrangka
masyarakat serta pengusaha sehingga keharmonisan.
tercipta lingkungan yang aman dan
Adapun isi perjanjian yang yang
damai,” ujarnya.
telah di sepakaiti bersama antara A.
Sementara itu, Kepala Desa Romli dengan H.Syahrul PT Aditec
Telagasari, Asnawi saat dikonfirmasi Cakrawiyasa ada 12 poin yaitu :
melalui telepon seluler mengatakan, 1,Bahwa pihak pertama menerima pihak
dirinya sudah beberapa kali diundang
kedua sebagai pembeli limbah industri
ke pabrik untuk membahas hal
PT. Aditec Cakrawiyasa yang berlokasi
tersebut, namun tidak ada titik temu,
didepan gudang No.16/17(2 minggu /
hingga terjadi aksi demo. “Saya tidak
bulan)dan G.21/22(2minggu/ bulan)
menginginkan aksi demo terjadi, saya 2 . b a h w a p i h a k k e d u a h a r u s
ingin pengusaha dengan masyarakat
mendepositkan uang kepada pihak
sekitar berdampingan untuk saling
pertama sebesar Rp50 juta
menjaga, agar keharmonisan terjalin 3.bahwa pihak pertama menjual limbah
dengan baik,” ujarnya.
kepada pihak kedua berdasarkan atas

kesepakatan harga yang telah di setujui
oleh pihak pertama dan pihak kedua
tanpa ada tekanan dan paksaan .
4.bahwa pihak kedua akan melakukan
pembayaran secara kontan atau tunai
atas limbah (plat besi, kardus) yang
dibeli dari pihak pertama setelah
barang –barang tersebut ditimbang.
5.bahwa pihak kedua bersedia untuk
membuang /mengangkut sampah
keluar dari lingkungan pabrik
PT.aditec cakrawiyasa dan tidak
akan meminta imbalan dalam bentuk
apapun juga.
6.bahwa jika terjadi keberatan dari
masyarakat atas pembuangan sampah
di lokasi pembuangan sampah, pihak
pertama tidak bertanggung jawab atas
kondisi tersebut .
7.bahwa penentuan harga limbah
dikemudian hari didasarkan atas
kesepakatan antara pihak pertama
dan kedua sesuai dengan harga pasar
tanpa adanya tekanan dan paksaan
antara keduanya .
8.bahwa apabila tidak terdapat
kesepakatan antara pihak pertama
dan kedua maka pejanjian ini tidak
akan berlaku dengan sendirinya dan
pihak pertama akan mencari pembeli
lainnya
9.bahwa penimbangan limbah dilakukan
pada hari kerja pukul 08.00-16.00
WIB.
10.bahwa pihak keduatidak akan
melimpahkan pembelian jual beli
kepada pihak pembeli lain
11.bahwa perjanjian ini akan dilaksanakan
dengan penuh rasa tanggung jawab dan
apabila salah satu pihak mengingkari
terhadap isi perjanjian ini,maka hal
tersebut batal demi hukum .
12.bahwa apabila terjadi pindah lokasi
pabrik , maka perjanjian ini tidak
berlaku dengan sendirinya .perjanjian
ini akan di tinjau kembali 3(tiga) bulan
setelah ditanda tangani oleh kedua
belah pihak. (sukirno)

Publik Minta Psda Segera Benahi Cisadane
Bogor, LarasPost – LSM Forpublik
mendesak pihak PSDA segera
melakukan penertiban terhadap
bangunan liar di sepanjang
bantaran sungai Cisadane yang
mengakibatkan terjadinya
penyempitan dan pendangkalan
pada aliran sungai Cisadane.
Aktvis LSM Forpublik Asep
menyebutkan, pihak PSDA jangan
tutup mata, terkait pendangkalan
yang sudah berlangsung lama pada
daerah aliran sungai Cisadane,
dan banyaknya bangunan liar di
sepanjang bantaran sungai. “Ini
harus segera disikapi pihak PSDA,”

Pekerjaan yang dilakukan oleh CV Mual Pamolusindo

Rancabungur Kabupaten Bogor.
Tim Investigasi LSM For Publik
Indonesia Asep mengungkapkan
kekecewaannya dengan
menunjukan beberapa bukti foto
hasil pekerjaan yang dilakukan oleh
Kontraktor CV Mual Pamolusindo.
Proyek ini menelan anggaran
sebesar Rp 651.125.000 yangn
bersumber dari APBD 2015 DBMP
Dinas Bina Marga dan Pengairan
Kabupaten Bogor.
Dikatakannya, pekerjaan
banyak yang retak retak. “Kami
menduga ini pekerjaan asal jadi dan
Foto: supriadi
Proyek Turab Kalijati Bermasalah tidak sesuai dengan spek, sehingga
kualitasnya buruk,” ujar Asep,
Bogor, Laras Post - LSM For
kepada Laras Post belum lama ini.
Publik Indonesia menyoroti
Menurutnya, semua pihak yang
proyek Turab Irigasi/Rehabilitasi terlibat dalam proyek yang dikerjakan
Fungsi Jaringan Irigasi Bendungan C V M u a l P a m o l u s i n d o h a r u s
Kalijati di Desa Candali Kecamatan bertanggung jawab, dengan segera

Bupati Bogor Ajak Ratusan Kades Se-Kabupaten Bogor Kelola Dana Desa Dengan Tanggung

LSM Dan Ormas Demo PT Aditec Cakrawiyasa

Masyarakat Diminta Jaga
Keamanan Dan Ketertiban Umum

pembangunan gedung pusat promosi disnakan

untuk membangun infrastruktur
desa, seperti jembatan, jalan air
bersih dan lainnya. Jika digunakan
untuk membangun kantor desa itu
salah dan melanggar aturan yang
ada, digunakan untuk kendaraan
operasional Pemerintah Desa juga
itu salah. Maka dari itu sosialisasi
itu sangat penting dilakukan
dengan tatap muka seperti ini,” jelas
Marwan.
Ia juga menambahkan, untuk
membangun infrastruktur dan
pembangunan desa harus dilakukan
melalui padat karya dan tidak
diperbolehkan melibatkan orang
ketika atau diproyekkan. Artinya
tenaga pekerjanya melibatkan warga
wilayah desa tersebut, bahkan bila
perlu bahan bakunya juga dibeli dari
warga setempat. Untuk apa, agar roda
perekonomian masyarakat di wilayah
desa tersebut bisa berkembang.
Karena tujuan dari adanya dana desa
ini untuk mensejahterakan rakyat

memanggil Konsultan pengawas dan
Kontraktor pekerja hingga Dinas Bina
Marga selaku Dinas terkait.
“Kami meminta pihak penegak
hukum untuk turun ke bawah
memantau pekerjaan yang ada di
Kabupaten Bogor khususnya DBMP,”
ungkapnya.
Secara terpisah ungkapan senada
juga disampaikan oleh LSM KKPMP
(Kesatuan Komando Pembela Merah
Putih) Kabupaten Bogor yang diwakili
S Hidayat, agar aparat penegak hukum
menjemput bola atas adanya dugaan
pekerjaan asal jadi ini.
Dinas Bina Marga dan Pengairan
Kabupaten Bogor ketika dimintai
konfirmasi, pada Kamis (7/1/2016)
melalui Kepala Seksi Pengairan Irigasi,
Hilman, sedang tidak ada ditempat.
“Bapak sedang ada di Bandung,” ujar
Satpam kantor. (Supriadi)

tegas Asep.
Sebagaimana diketahui bahwa
Daerah Irigasi Cisadane – Cidepit ini,
amat sangat vital dan dibutuhkan
oleh masyarakat tani, khususnya
wilayah Rancabungur, namun
saat ini seringkali mengalami
kekeringan.
“Untuk itu, kami juga minta
pihak kementerian Pekerjaan
Umum (PU) untuk memaksimalkan
anggaran dana pemeliharaan irigasi
yang ada di wilayah kabupaten/kota
Bogor, sehingga pihak PSDA tidak
lagi beralasan, tidak maksimalnya
kegiatan pemeliharaan dikarenakan

terbatasnya anggaran,” ujarnya.
Pada sisi lain juga diungkapkan
Supriadi dari LSM LEKAS yang
juga salah satu Pengurus GP3A
(Gabungan Perkumpulan Petani
Pemakai Air) di wilayah Kabupaten
Bogor. Pihaknya menduga ada
oknum yang bermain terkait aset
Pemda, dalam hal ini salah satunya
keberadaan Setu yang berubah alih
pungsi, menjadi tempat pemancingan,
perumahan,perkebunan.
Ia menyebutkan, berdasarkan data
base yang didapatnya dari komisi
irigasi Pemkab Bogor, di wilayah
Kecamatan Rancabungur ada 6 (Enam)

Situ yang tercantum didaftar nama Situ
di Kabupaten Bogor, yakni Situ Cilimus,
2. Situ Cibaju, 3.Situ Ciminggir, 4. Situ
Moyan, 5. Situ Babakan, dan 6. Situ
Bantar Kambing. Namun fakta yang
ada di lapangan hanya tersisa 5 situ.
Dengan demikian berarti pemerintah
telah kehilangan aset berupa situ seluas
2.5 hektar.
“Demi menyelamatkan aset-aset
negara, kami minta pihak kementerian
Pekerjaan Umum (PU) jangan tinggal
diam, lakukan pengusutan sampai
tuntas. Jika terbukti ada oknum yang
bermain harus diproses secara hukum,”
pungkas Supriadi (david M)

PO ALS Adakan Peringatan Maulid Nabi
Bogor, Laras Post – PO ALS (Angkutan
Lintas Sumatera) adakan peringatan
Maulid Nab i melalui kerjasama
dengan ikatan mahasiswa Mandailing
Natar Bogor, pada Kamis (3/1/2016).
Ketua Panitia H, Awaludin Lubis saat
pembukaan acara itu, mengatakan, untuk
pertama kali pihaknya mengadakan
acara ini. “ Mudah-mudahan kedepannya
bisa dilaksanakan acara besar Islam
lainnnya. Sehingga dapat memperkuat
tali silaturahmi,” ujarnya.
Acara ini dihadiri oleh para ulama,
karyawan ALS, Mahasiswa serta tokoh
masyarakat. Acara maulid di pool
bus ALS di Jalan H.Muhammad Saleh
Iskandar berjalan lancar walaupun cuaca
cukup panas.
KH Sobri Lubis, Lc dalam ceramahnya
mengatakan, bahwa sebagai umat Islam
jangan mudah diadu domba oleh pihak
manapun, di Bogor sendiri saja sudah

para ulama menghadiri acara maulid Nabi,

banyak mahasiswa/i yang dicekoki
oleh beberapa aliran sehingga membawa
dampak yang kurang baik.
Ditambahkan pula bahwa Islam
akan jaya bilamana antara sesama umat
Islam tidak saling terpecah-pecah yang
mengakibatkan hancurnya ukhuwah
Islam.

Foto: rully

Sementara itu, KH. Ahmad Dimyati
mengatakan, didalam hidup ini harus bisa
mengatur waktu yang sedikit ini sehingga
apa yang diinginkan dapat terwujud dengan
maksimal. Selain itu, sesama umat Islam harus
saling menasihat-nasihati serta intropeksi
diri terhadap semua kesalahan yang telah
diperbuat selama di dunia ini.(Rully.k)

Sambungan

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

Tangani Konflik Agraria Polri Kedepankan
Proses Dialog..... Sambungan dari hal 1.....

adanya mekanisme dan unit khusus Mabes Polri yang
menangani kasus-kasus yang terkait dengan laporan-laporan
masyarakat menyangkut soal agraria, soal sumber daya alam
dan lingkungan hidup. “Adanya desk khusus yang menangani
laporan-laporan masyarakat terkait agraria,” kata Abetnego, pada
Kamis (7/1/2015) di Jakarta.
Selain itu, kepolisian juga diminta untuk memastikan para
petugasnya tak melakukan pendekatan legal-formal dalam
menuntaskan persoalan agraria dan sumber daya alam. (tim)

Rela ‘Dibayar’ 1,5 Juta Per Hari..............................
Sambungan dari hal 1..........................................
mendapat honor sekitar 1,5 Juta rupiah. “Lumayan untuk tambahtambah bayar uang kuliah,” ujarnya beberapa waktu lalu.  
Gadis yang masih tercatat sebagai mahasiswi Universitas Mustopo
Jakarta ini, juga mengaku dirinya merasa nyaman menggeluti dunia
model. 
Meski baru berusia 21 tahun, pengalamannya di dunia modelling
tidak bisa dibilang hijau. Pasalnya, gadis yang sempat mejeng di
berbagai majalah dewasa dengan posenya yang menantang ini,
memang sempat memeriahkan sejumlah pentas modelling.
Bicara soal menantang, ternyata dara sexy ini sangat menyukai
motor besar dan liar seperti Supermoto. Kegemarannya terhadap
motor itu berawal dari pertemuannya dengan seorang pria yang
kini sudah menjadi kekasih, mahasiswi Fakultas Komunikasi di
Universitas Mustopo ini. (sugih)

Jatim Berseri, Desa Golokan Berbenah Diri............
Sambungan dari hal 8..........................................
“Begitu juga lantai II, ternyata ada perusahaan berdomisili di desa
Golokan sanggup membantu besi secukupnya dan ada dermawan yang
membantu genteng Karang Pilang sebanyak yang dibutuhkan dan
selebihnya swadaya dari masyarakat dan bantuan dari perusahaan yang ada
di desa Golokan serta bantuan Pemerintah Daerah sebesar Rp 50.000.000,-”,
tambahnya.
Tahun ini, Alhamdulillah dengan adanya Dana Desa, ADD dan Bagi
Hasil Pajak yang cukup banyak telah dapat didelesaikan 100 % termasuk
pagar balai desa.
Mendung bukan berarti hujan, meniru tidak selamanya jelek. Tahun
2014, desa Lasem Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik mengikuti lomba
desa GRESIK BERHIAS 2014, luar biasa bagus tatanan desanya, kebersihan
dan penghijaunnya. Alhasil desa Lasem keluar sebagai juara di tingkat
Kabupaten dengan kreteria penilaian tingkat MANDIRI. Tahun berikutnya
2015, Desa Lasem diikutkan mengikuti lomba tingkat Propinsi dengan
sebutan lomba JATIM BERSERI, juga memperoleh penghargaan yang sama
mendapat penilaian tingkat MANDIRI.
Sepulang acara serimonial lomba GRESIK BERHIAS 2014 di desa Lasem,
Kades Golokan , istri kades, pokja III PKK dan kader Lingkungan beraksi
untuk melakukan apa yang dilakukan di desa Lasem. Luar biasa hasilnya,
dengan swadaya murni masyarakat yang dipelopori RT 2 RW 2 desa Golokan,
maka RT-RT yang lainpun berlomba-lomba melakukan hal yang sama, yakni
menghijaukan lokasi di pekarangan rumah masing dengan biaya dari sendiri.
Gayong bersambut, tahun 2015 Desa Golokan nan elok mewakili
kecamatan Sidayu mengikuti lomba desa GRESIK BERHIAS 2015. Ternyata
hasil kerja keras Kades beserta istri, Pokja III PKK, kader lingkungan dan
masyarakat untuk berbenah menghasilkan buah. Desa Golokan masuk juara II
GRESIK BERHIAS 2015 setelah Desa Gending Kecamatan Kebo Mas, dengan
mendapat predikat tingkat MADYA. Luar biasa penghargaannya, disamping
Piagam , Vandel juga sepeda Motor Vega-R.
Tahun 2016 Desa Golokan mengikuti lomba JATIM BERSERI ( JATIM
BERSIH DAN LESTARI). Harapan Kepala Desa yang beristrikan LAILATUL
UMROH dan beranak dua ini ,” Dengan mengikuti lomba JATIM BERSERI,
maka partisipasi masyarakat untuk hidup bersih dan menjaga kelestarian
alam bisa meningkat.
Apa yang dilakukan Pihak desa dalam menyambut JATIM BERSERI
?. Dengan senyum, kepala desa yang mantan tukang sapu Masjid itu
memaparkan, “Diantaranya adalah memupuk kebersamaan dalam bergotong
royong untuk membersihkan di lingkungan RT masing-masing, menanam
penghijauan baik tanaman hias ataupun toga di depan, belakang, kiri dan
kanan rumah tinggal. Serta mengoptimalkan perang kader Lingkungan dan
Jumantik untuk mengajak masyarakat berpartisipasi mewujutkan desa yang
bersih dan lestari”. (War)

Seorang Warga Laporkan Oknum Ketua
Organisasi Kepemudaan Ke Polisi
Jakarta, Laras Post - Rosdiana Simorangkir laporkan Heri Marsuid
alias Iwan salah seorang ketua organisasi kepemudaan di Kecamatan
Rawa Buaya Cangkareng, ke Polda Metro Jaya. Sesuai dengan
Laporan Polisi No.LP/5618//X11/2015/PMJ/DITReskrimum pada
tanggal 30 Des 2015.
Rosdiana menyebutkan, Heri Marsuid alias Iwan yang merupakan
orang kepercayaan Frengki salah seorang pengusaha alat alat berat,
bersama beberapa orang kawannya, dengan bertindak arogan
melakukan pembongkaran atas rumah milik dirinya (Rosdiana) di
RT 05/011 Kelurahan Rawa Buaya Kecamatan Cangkareng, hingga
rata.
Selain merusak rumah, kata Rosdiana, bahkan terjadi pencurian
karena sejumlah barang miliknya, seperti Sanyo penyedot air, meteran
listrik dan barang-barang lainnya hilang.
Rosdiana berharap, pihak berwajib yang menangani perkara dapat
menindak para pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. (Liza)

TNI AL Laksanakan Penandatanganan
Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa TA 2016
Jakarta, Laras Post - Presiden RI Ir. H. Joko Widodo menyampaikan
tahun 2016 adalah tahun percepatan kerja, yang harus diikuti oleh seluruh
kementerian dan lembaga dengan meningkatkan kinerja serta menghendaki
pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di tahun 2016.
Berdasarkan hal tersebut, TNI Angkatan Laut melaksanakan Penandatanganan Kontrak Kolektif Pengadaan Barang dan Jasa TA 2016 yang
disaksikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade
Supandi, S.E., M.A.P., di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap Jakarta
Timur, Kamis (7/1/2016).
Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., dalam sambutannya
mengatakan, dengan dimulainya pelaksanaan kegiatan secara dini, maka
secara otomatis akan mempercepat daya serap anggaran TNI Angkatan Laut
dan dapat menghindari terjadinya lintas tahun. “Saya mengharapkan acara
ini dapat berlangsung secara konsisten pada masa mendatang, sehingga
memberikan kontribusi nyata bagi perbaikan ekonomi di Indonesia secara
umum dan bagi pembangunan kekuatan dan kemampuan TNI Angkatan
Laut pada khususnya,” kata Kasal.
Penandatangan kontrak secara kolektif antara para Pejabat Pembuat
Komitmen (PPK) Satker TNI Angkatan Laut dengan para mitra penyedia
barang dan jasa tersebut terdiri dari 154 kontrak dengan total nilai Rp.
1,19 triliyun, meliputi kontrak alutsista senilai 902,9 miliyar rupiah, sarana
prasarana senilai 167,8 miliyar rupiah, dan perlengkapan personel senilai
121,6 miliyar rupiah. Dimana sebelumnya telah dilaksanakan proses lelang
sebagaimana diatur dalam Perpres nomor 70 tentang pengadaan barang dan
jasa pemerintah. (Sg,Pen)

3

Perombakan Kabinet Pada Maret?................................ Sambungan dari hal 1..............................
“Kamu juga tidak usah ikut
dorong-dorong dikte-dikte. Kamu
juga ikut-ikut mendesak-desak. Itu
hak prerogatif presiden,” lanjut
Jokowi, saat ditanya wartawan
usai menghadiri penandatanganan
kontrak kegiatan tahun anggaran
2016, di Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat
(PUPR), Jakarta, pada Rabu
(6/1/2016).

Tidak Terpengaruh
Sementara itu, Sekretaris Kabinet
Pramono Anung mengatakan,
pemerintah tidak terpengaruh
rumor perombakan kabinet yang
beredar di masyarakat.
Ia menyatakan, rumor yang
beredar mengenai perombakan
kabinet berasal dari sumber yang
tidak jelas, sehingga tidak akan
mempengaruhi kinerja menteri
yang diisukan akan dicopot.

“Siapa yang menyebarkan
rumor, itu enggak penting. Istana
tidak tergantung pada rumor,”
kata Pramono, kepada wartawan,
pada Jumat (8/1/2015) di Kantor
Presiden, Jakarta.
Pramono menegaskan,
perombakan kabinet merupakan
hak prerogatif Presiden, sehingga
keputusan Presiden Jokowi jika
nantinya kembali merombak
kabinet tidak dapat dipengaruhi

oleh siapapun.
Ia menduga, rumor perombakan
kabinet kemungkinan sengaja
dihembuskan oleh pihak yang
menginginkan posisi menteri.
Namun menurutnya, upaya
seperti itu biasanya tidak berhasil.
“Rumor-rumor itu yang membuat
ya orang yang ingin jadi menteri,
tapi biasanya tidak kesampaian,”
ujarnya. (her, sg, ram)

Jelang Jenderal Badrodin Haiti Pensiun ................................ Sambungan dari hal 1 .....................................
“Gak masalah nama-nama yang
disampaikan ke saya,” ujarnya,
pada Selasa (5/1/2016) malam di
Jakarta.
Ia menjelaskan, daftar nama
yang telah diserahkan Kompolnas

itu, nantinya akan diserahkan
kepada Menkopolhukam untuk
dilanjutkan pada Presiden
sehingga bisa dikeluarkan Kepres
pengangkatan Panitia Seleksi Calon
Kapolri.

Menurut Tjahyo, tim pansel
komisioner kompolnas mulai
bekerja bulan April-Mei 2016 untuk
menjaring calon kapolri baru.
Ketika disinggung nama-nama
calon Kapolri baru pengganti

Badrudin Haiti, baik Adrianus
maupun Tjahjo menampik untuk
menyebutkan nama. “Minimal
bintang 3, punya hak semua. Pansel
yang seleksi,” ujar Tjahyo. (her,
sg, ram)

Terjadi Dualisme Kewenangan, BP Batam Teracam Bubar................ Sambungan dari hal 1..............
perundang-undangan itu,
terjadi dualisme kewenangan
dalam pengaturan pertanahan dan
fungsi kewenangan lainnya, antara
Pemerintah Kota Batam dan Badan
Otoritas Batam.
Dualisme ini, kata Jokowi,
akhirnya menimbulkan keraguan
untuk investasi. “Keraguan
investor untuk melakukan
penanaman modal di kawasan
BBK,” kata Presiden Jokowi dalam
pengantarnya saat memimpin
Rapat Terbatas (ratas), pada
Selasa (5/1/2016) sore, di Kantor
Presiden, Jakarta.
Dalam Ratas kali ini, Presiden
Jokowi juga meminta keterangan
dari Menteri Dalam Negeri dan
Menteri Agraria dan Tata Ruang,
dalam upaya menyelesaikan
dualisme kewenangan itu dari
aspek legal.
Presiden juga meminta agar
harmonisasi peraturan perundangundangan yang tegas dan jelas.

“Saya minta ada percepatan
review, kebijakan tata ruang yang
didasarkan pada one map policy,”
ungkapnya.
Bentuk Otoritas Tunggal
Secara terpisah Menteri Agraria
dan Tata Ruang (ATR)/Kepala
Badan Pertanahan Nasional
(BPN), Ferry Mursyidan Baldan
mengatakan, perlu dibentuk otoritas
tunggal untuk menggantikan
peran Badan Pengusahaan (BP)
Batam. “Sebuah kawasan ekonomi
tidak boleh membuat investor
risau,” ujar Ferry, pada Selasa
(05/01/2016) di Kantor Kemenko
Perekonomian, Jakarta.
Ia menyebutkan, Pemerintah
Kota Batam dan BP Batam, kerap
bersilang pendapat soal lahan
dan wewenang dengan BP Batam,
sehingga yang menimbulkan
ketidakpastian pada investor.
Menurutnya, Pemda dan BP
Batam masing-masing punya hak

mengelola wilayah yang sudah
terbagi-bagi. “Nyatanya, enggak
terjadi. Mereka malah berebutan,”
ungkap Ferry.
Politisi Partai Nasdem ini
menegaskan, agar masalah ini
selesai, perlu dibentuk otoritas
tunggal yang menjalankan tata
kelola di kawasan ekonomi khusus
seperti di Batam.
Sementara itu, akibat terjadinya
dualisme kewenangan, iklim
investasi di wilayah tersebut
menjadi tidak kondusif, sehingga
banyak investor yang pindah
ke Vietnam. Berdasarkan data
Badan Perencanaan Pembangunan
Nasional (Bappenas) sejumlah
investor hengkang dari BP Batam,
selama tiga tahun ke belakang.
“Banyak investor kabur ke
Vietnam,” ungkap Direktur
Industri, Iptek, Pariwisata, dan
Ekonomi Kreatif Kementerian
PPN/ Bappenas, Mesdin K.
Simarmata, pada Selasa (5/1/2016)

di Jakarta.
Sebelumnya, Menteri
Koordinator bidang Perekonomian
Darmin Nasution menyatakan,
latar belakang pembubaran BP
Batam yakni perkembangannya
sudah tidak sesuai harapan.
Menurutnya, selain aktivitas
industri dan investasi yang
cenderung terus menurun, juga
terjadi tumpang tindih kewenangan
dengan Pemerintah Kota, maupun
Pemerintah Provinsi setempat.
“Batam sejarahnya panjang,
mulai dirancang tahun 1970-an
kemudian sudah ada berbagai
peraturan seperti Perpres, PP,
bahkan Perpu yang sudah menjadi
UU. Sudah ada 2 UU yang berlaku
di Batam,” ujar Darmin, pada
Minggu (3/1/2016).
Ia menambahkan, rencananya,
BP Batam akan dibubarkan dan
kewenangan pengelolaan akan
diserahkan kepada Pemda. (her,
sg, ram)

Kantor BPN Jaktim Klarifikasi Berita Laras Post ..........................Sambungan dari hal 1..................
“Apa lagi, tupoksi sertipikat
pengganti itu merupakan
pekerjaan sepele. Maka berita
itu tidak benar,” katanya dengan
tandas.
Ia juga menyebutkan, jajaran
Kantor Pertanahan Jakarta Timur,
telah menjalankan tugas dan
tanggung jawab sesuai dengan
Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi)
masing-masing bagian atau seksi.
Di mana tupoksi itu dilaksanakan
bawahannya (Andi Krisna, S.SiT.,
Kasubsi Pendaftaran Tanah dan
Informasi (DI) – Red).
Gunawan menyatakan,
penerbitan sertipikat pengganti
HM. 47/Gapuramuka, seluas
10.650 M2., yang sekarang menjadi
HM No. 00727/Cakung Timur,
seluas 10.153 M2 atas nama Omar
Sjamdaru bin Muhamad Sugeng
Radjikin, telah memenuhi unsur
dan prosedur Standar Operasi
Pelayanan Pertanahan (SPOPP).
Hal mana dimaksudkan,
permohonan mengajukan sertipikat
pengganti tersebut dilengkapi
berbagai persyaratan seperti
diantaranya, surat keterangan
kehilangan dari Kepolisian (apabila
asli sertipikat hilang), PM.1/
Pengantar dari Lurah setempat,
KTP, KK Pemohon, dan PBB
tahun berjalan. Selain itu serta
diumumkan disurat kabar nasional
dalam jangka waktu selama 1

bulan. Apa bila selama dalam
pengumuman dimaksud tidak ada
yang keberatan atau komplin maka
permohonan tersebut diproses.
“Apa bila tidak ada yang
komplin atau keberatan,
permohonan penerbitan sertipikat
pengganti tersebut diproses untuk
diterbitkan,” ujar Kepala Kantor
Pertanahan Kota Administrasi
Jakarta Timur menambahkan.
Hal senada juga disampaikan,
Kepala Seksi Hak Tanah dan
Pendaftaran Tanah (HTPT) Kantor
Pertanahan Jakarta Timur, Drs.
Lihardo Saragi, SH. M.Si., dengan
menyatakan, tidak mungkin
pihaknya mengenakan biaya
sebesar itu, kepada pemohon
sertipikat pengganti.
Untuk membersihkan nama
baik pimpinan (Kepala Kantor
– Red), terkait pemberitaan Laras
Post langsung dilakukan rapat
koordinasi di ruang kerja kepala
kantor, dan dalam kesempatan
ini yang dihadiri oleh Kasi HTPT,
Kasi SKP, Kasubsi DI, Kasubsi
SKP, dan pihak Laras Post (C.
Herry. SL/Pemred Laras Post
– Red). Dalam rapat koordinasi
dipimpin langsung Kepala Kantor
Pertanahan Kota Administrasi
Jakarta Timur, Ir. Gunawan. Dalam
rapat koordinasi berlangsung
Senin (28/2015) Minggu Lalu.
Bawahannya para kasi dan kasubsi

ketika dilakukan pertanyaan satu
persatu oleh Kepala Kantor bahwa,
menyebutkan itu tidak benar.
Maksudnya hyanya guyonan atau
bercandaan belaka.
Demikian, seperti yang disam­
paikan Kepala Seksi Sengketa Konflik
dan Perkara (SKP), Pransisko V.
Verera, SH membantah berita tersebut.
Menurutnya hanya rumor bercanda
saja. Jawabnya. “Jadi itu tidak benar.
Saya kan, hanya bergurau atau
bercanda”. Katanya. “Apa lagi Laras
Post saya anggap sebagai mitra BPN
sejak dahulu, kok tau-tau dimuat
kabar rumor guyonan itu”. Ujar Kasi
SKP tersebut menambahkan.
Oleh karena sumber rumor
yang berkembang tersebut hanya
ucapan bercandaan. Dalam rapat
koordinasi yang dipimpin langsung
oleh Kepala Kantor Pertanahan
Kota Administrasi Jakarta Timur
Ir. Gunawan itu, Laras Post minta
maaf. “Saya selaku Pemimpin
Umum dan Pemimpin Redaksi apa
bila kejadian ini dipandang perlu,
saya minta maaf”. Ujar C. Herry.
SL, panggilan akrap Cak Herry itu,
kepada forum rapat redaksi Laras
Post Sabtu (9/01) pekan lalu.
Berita ini merupakan hak jawab
dan sekaligus ralat atas berita Laras
Post edisi 57 (28 Desember 2015,
pada hal 1.
Sumber yang diperoleh Laras
Post di Pengadilan Negeri Jakarta

Timur menyebutkan, sebidang
tanah sertipikat HM. No. 47/
Gapuramuka, seluas 10.650 M2 yang
terbit sertipikat pengganti menjadi
sertipikat HM. No. 00727/Cakung
Timur, seluas 10.53 M2., atas nama
Omar Sjamdaru bin Muhamad
Sugeng Radjikin, sekarang menjadi
obyek barang sengketa.
Dikatakan bahwa, Omar
Sjamdaru sebagai pemilik sah
dari tanah hak milik tersebut
mengajukan gugatan kepada
Perusahaan Pertambangan Minyak
dan Gas Bumi Negara (Pertamina),
Koperasi Keluarga Besar Pensiunan
Pertamina (KKBPP - Red), Sucipto
Salim, Ricky, PT. Sarana Guna
Makmur Persada, PT. Anugrah
Citra Rikonindo, PT. Runa Cirbon,
dan Kantor Pertanahan Kota
Administrasi Jakarta Timur. Hal
mana berdasarkan surat gugatan
tertanggal Jakarta, 20 Agustus
2015 oleh pihak pengacara
Omar Sjamdaru, yang diterima
dikepaniteraan Pengadilan Negeri
Jakarta Timur terdaftar dalam
perkara No. 304/Pdt. G/2015/PN.
Jkt. Tim.
“Perkara Perdata dimaksud
baru tingkat pemeriksaan hakim
dan mediasi. Tapi menemukan jalan
buntu. Bahwa siding berlanjut”.
Ungkap sumber tersebut di
Pengadilan Jakarta Timur yang
enggan disebut namanya. (tim)

Meriahkan HUT Brigif 1 PIK/JS

Aksi Anggota TNI, Lomba Tarik Tank Panser
Jakarta, Laras Post - Dalam
rangka menyambut peringatan
hari ulang tahunnya yang ke-52,
Brigade Infanteri 1 Pengaman Ibu
Kota/Jaya Sakti (Brigif 1 PIK/JS)
mengadakan berbagai pertandingan,
salah satu yang aneh terdengar
ialah lomba tarik Panser Anoa 6x6.
Mungkin kalau lomba tarik
tambang sudah terbiasa, terus bagai
mana dengan lomba tarik panser, 
kendaraan militer lapis baja yang
sangat berat.
Adu ketangkasan ini benar-benar
ada, lalu bagaimana caranya? lomba
menarik panser pesertanya satu tim
beranggotakan 20 orang  yang harus
saling bekerja sama menarik panser
Lomba tarik panser ini digagas
dengan mengunakan tambang.
oleh
Komandan Brigif 1 PIK/JS
Olahraga tarik panser merupakan
satu ajang yang baru pertama kali Kolonel Inf Rionardo.
“Tarik panser ini adalah
diperlombakan dalam menyambut
k
e
t
angkasan dalam menarik
HUT Brigif 1 PIK/JS ke-52.

panser di atas aspal dengan
mengunakan tambang dengan
jarak antara garis start
ke
finis
100
meter,
pemenangnya adalah yang meraih

waktu tercepat di titik finis,”
ujar Kolonel Inf Rionardo saat
membuka pertandingan di
Lapangan Samapta Brigif 1 PIK/JS
Senin (4/1/16).
Lomba tarik panser ini
akhirnya dimenangkan oleh
Yonif  Mekanis 203/AK dengan
perolehan waktu 33,41”.  Juara
2 diraih  Yonif Mekanis 201/JY
dengan waktu 34,53” dan juara
3 diraih Yonif Mekanis 202/TM 
dengan perolehan waktu 35,13”.
Semantara untuk juara
harapan 1 dan 2 diraih oleh
Denma Brigif 1 dan Yonkav 9/
BU.
Tujuan diadakan perlombaan
Tarik Panser untuk mempererat
tali persaudraan dan jiwa korsa
yang kuat diantara sesama
prajurit jajaran Brigif 1 PIK/JS.
(sg / Pendam) 

2

Wisata & Budaya

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

Presiden Makan Bersama Wartawan Istana
Jokowi Akan Berikan Beasiswa S2 Untuk Wartawan

Versi Majalah Travel & Leisure AS

Bali Raih Predikat Pulau Terindah

Presiden Jokowi ketika berbincang-bincang bersama wartawan di Istana Negara.

Jakarta Laras Post - Presiden Joko
Widodo ajak wartawan Istana untuk
makan sore bersama di Istana Negara,
Jumat (8/1/16) sore.
Pada kesempatan tersebut
Presiden Jokowi didampingi Kepala
Staf Kepresidenan Teten Masduki
mengatakan, “hari ini acara makanmakan bukan untuk wawancara ayo
kita makan,” ujar Jokowi mengajak para
awak media untuk makan bersama.
Usai makan Presiden Jokowi mengajak
wartawan untuk berbincang-bincang
kecil. Salah seorang reporter dari TV
One diberi kesempatan untuk berbicara.
“Enam bulan sudah saya bertugas di sini
dan saat ini saya dipromosikan untuk
menjadi Koordinator wartawan, Salam
dari Pak Karni untuk Pak Jokowi,” ujar
wanita seorang Reporter TV One itu.
Selanjutnya Presiden Jokowi

memberi kesempatan kepada Reporter
Metro TV bernama Alin untuk berbicara.
“Saya mewakili rekan-rekan memohon
kepada Pak Presiden diberikan Beasiswa
untuk melanjutkan kuliah S2,” kata
Alin.
Presiden menjawab pertanyaan
Alin bahwa, bicarakan saja kepada
Mensesneg.
“Ada berapa yang mau meneruskan
Kuliah S2 angkat tangan,” tanya Jokowi
seraya mengatakan silahkan daftar saja
namun menurutnya nanti ada seleksi bagi
yang hendak meneruskan kuliah S2.
Dengan suasana santai tersebut
Presiden seakan terhibur oleh para
wartawan yang berkelakar.
Hadir pada kesempatan tersebut
ratusan wartawan baik media cetak
maupun elektronik, baik wartawan
lokal dan luar negeri. (sugih)

Gubernur Bali Mangku Pastika

Denpasar Bali, Laras Post Predikat yang diraih Bali sebagai
pulau terindah kedua dunia versi
majalah Travel + Leisure Amerika
Serikat diharapkan mampu
memberikan dampak positif bagi
pariwisata Bali.
Hal ini diharapkan memotivasi
Bali mampu menjadi salah satu
destinasi wisata yang berkualitas
(quality tourism) sehingga mampu
menarik wisatawan - wisatawan
yang berkualitas bukan sekadar
pariwisata massal (mass tourism)
seperti saat ini. Demikian
disampaikan Gubernur Bali Made
Mangku Pastika dalam jumpa pers
yang dilaksanakan di Press Room
Biro Humas Setda Provinsi Bali,
Denpasar, Selasa (5/1).

“Bali itu seharusnya mampu
menjadi destinasi pariwisata yang
berkualitas, bukan pariwisata
yang murah dan murahan,”
tegas Pastika. Dengan pariwisata
berkualitas Pastika berharap Bali
mampu menarik minat wisatawan
yang berkualitas pula, sehingga
yang menjadi target dan sasaran
kedepannya adalah kualitas dari
wisatawannya bukan sekadar
jumlah kunjungan.
Lebih lanjut disampaikan Pastika,
di era Masyarakat Ekonomi ASEAN
(MEA) saat ini, masyarakat Bali
harus mampu mencari peluang dan
tantangan sehingga mampu untuk
bersaing dengan negara-negara
ASEAN yang lainnya. Lebih jauh,
mewujudkan pariwisata berkualitas
tersebut, menurut Pastika, masyarakat
Bali harus mampu mengetahui
kelebihan untuk dikembangkan
dan kekurangan yang harus segera
diperbaiki.
“Bali memiliki banyak peluang,
kita tidak boleh terlena dan diam
saja, kita harus perbaiki kekurangan
kita dan meningkatkan kualitas dari
kelebihan yang kita miliki,” tegas
Pastika.
Menurut Pastika Bali memiliki

Jatim Berseri, Desa Golokan Berbenah Diri
Gresik Laras Post - Meniru bukan
berarti jelek, itulah kalimat pendek yang
merupakan motifasi bagi Muhammad
Khusaini, Kepala Desa Golokan
Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik.
Kalimat bijak itu disampaikannya di
ruang kerjanya.
Pada era kepemimpinan periode
pertama yakni tahun 2007 – 2013,
pembangunan fisik yang monumental
disamping Gapura masuk Desa adalah
pembangunan Balai Desa Golokan.
Gapuro ini desainnya meniru Gapuro
masuk Desa Penggondan Kecamatan
Bungah Kabupaten Gresik. Alih-alih
menghemat biaya, jasa pembuatan
plan gapura pinjam sekaligus tukang
yang mengerjakannya adalah sama
dengan yang mengerjakan di Desa
Penggondan.
Hal luar biasa adalah Pembangunan
Balai Desa . Kantor Balai Desa Golokan
30 tahun lalu adalah salah satu kantor
desa terbaik di Wilayah kecamatan

Gerbang Desa Golokan.

Sidayu. Dengan berjalannya waktu
(selama 30 tahun tidak ada renovasi)
tahun 2011 kantor yang semula terbaik
menjadi terjelek. Dengan inspirasi
dari Kepala desa yang lulusan STIT
Maskumambang Dukun Gresik, yang
diamini oleh Perangkat, LKMD, BPD,
Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat
maka dibangunlah Balai desa yang

cukup Representatif.
Balai desa ini dibangun dengan
desain Minimalis hampir serupa dengan
Kantor Pemda Kabupaten Gresik.
Dibangun 2 lantai, terdiri dari 13
ruangan. Lantai Dasar 8 ruangan yakni
: Mushollah, kamar mandi, Ponkesdes,
ruang Perangkat/Pelayanan, ruang
kepala Desa, ruang Perpustakaan, ruang

PKK dan gudang. Sedang lantai atas
terdiri dari 5 ruangan dan aula. Ruang
yang dimaksud digunakan untuk :
Ruang LKMD, ruang BPD, ruang
Karang taruna, ruang kantor PAUD
PERMATA HATI dan gudang.
Dengan bantuan Rp 105.000.000,(Seratus lima Juta Rupiyah) dari
Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai
dana stimulan bisa diselesaikan
Pembangunan Balai Desa lantai I. selang
satu tahun berikutnya yakni tahun
2013, balai desa Golokan memperoleh
dana lagi dari Pemerintah Kabupaten
Gresik senilai Rp 50.000.000,- (Lima
Puluh Juta Rupiyah ) bisa diselesaikan
Pembangunan Balai Desa lantai II walau
belum 100%.
Dengan dana dari Pemerintah Rp
155 Juta (Rp 105 Jt dan 50 Jt) , bagaimana
bisa membangun gedung semegah itu
?. Dengan nada merendah, kades yang
berjenggot itu mengucap,” Alhamdulillah,
dengan bantuan dari Pemerintah Rp 105
Jt untuk stimulan, Allah memberikan

Tanah Lot Bali. foto: sugih

beberapa kelebihan yang mampu
digunakan untuk bersaing
diantaranya Bali sudah memiliki
nama besar yang mampu dijadikan
sebagai modal awal untuk
berkembang, selain itu memiliki
sumber daya yang baik inovatif
dan cerdas yang harus benar-benar
dimanfaatkan dengan baik serta
alam Bali yang indah dengan iklim
dan cuaca yang bersahabat.
Namun dibalik itu semua,
Pastika juga tidak memungkiri
bahwa Bali memiliki beberapa

kelemahan yang harus benar benar diperhatikan, seperti masalah
sampah, kemacetan, masih banyak
pramuwisata yang belum memiliki
lisensi, dan pariwisata di Bali belum
mampu memberikan government
quality dan government price.
“Melihat kondisi Bali saat ini,
kita harus segera memperbaiki
dan mengatasi apa yang menjadi
permasalahan Bali saat ini tanpa
mengganggu tatanan yang sudah
ada saat ini,” jelas Pastika. (ASH)

kemudahan. Kita ambil contoh :
Pembangunan Lantai I ternyata ada
perusahaan yang sanggup memberikan
Semen secukupnya. Ada dermawan yang
sanggup memberikan keramik sejumlah

kebutuhan dan juga ada orang yang
memberikan bantuan beton cor untuk
mengedek lantai satu secukupnya”.

Balai Desa Golokan.

Yayasan SKEMA Assalamah Gelar Peringatan Maulid Nabi 1437 H
Kabid Dikmental Provinsi DKI Jakarta Resmikan Grand Launching SMPIT Assalamah Pulogebang

Kepala Biro Dikmental Prov. DKI Jakarta, Ahmad Gozali sesaat setelah peresmian
Grand Launching SMPIT Assalamah.
foto: Sugih

Jakarta, Laras Post - Yayasan
Sentral Keberdayaan Masyarakat
(SKEMA) menggelar Peringatan
Maulid Nabi Muhammad SAW 1437
H sekaligus Grand Launching SMPIT
Assalamah di halaman gedung SDIT
Assalamah Jl. Kp Rawa Kuning
Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur,
Minggu (3/1/16). Acara tersebut
juga sekaligus tasyakuran Milad ke7 Yayasan Skema SDIT Assalamah
Pulogebang.

Kepala Yayasan Skema H.
Akhyar saat memberikan sambutan
mengatakan sebagai shohibulbait
dirinya mengucapkan terimakasih
kepada para hadirin yang telah
hadir pada acara tersebut.
Yayasan SKEMA, sambung
H. Akhyar, walaupun baru
berdiri 16 tahun yang lalu namun
Alhamdulillah saat ini Yayasan
SKEMA telah memilki sejumlah
tempat pendidikan bagi generasi

penerus yaitu, TPA, TK Islam dan
SDIT. “Hal itu berkat dorongan
dan dukungan para guru, para
relawan juga wali murid yang telah
berjuang dan mendukung yayasan
SKEMA hingga seperti saat ini,”
ujar H Akhyar seraya mengucapkan
terimakasih kepada para guru dan
relawan.
Kepala SDIT Assalamah sekaligus
Ketua Forum Komunikasi Pusat
Santunan Keluarga  (FK Pusaka)
90, Hj. Siti Mas’ah mengatakan
mengucapkan terimakasih kepada
para hadirin, para lansia dan para
Yatama yang telah hadir dan
mendoakan Yayasan Skema pada
acara peringatan Maulid Nabi
Muhmmad SAW.
Hj. Siti Mas’ah juga mengatakan,
sebagai Ketua FK Pusaka 90 telah
melaksanakan santunan berupa
sembako pada 30 Desember 2015
terhadap 250 lansia. Sebelumnya juga
15 Desember 2015 telah memberikan
sembako kepada 60 orang Yatama.
“Dan hari ini akan dibagikan kepada
paral ansia dan Yatama berupa
amplop saja karena kalau dalam
bentuk sembako terlalu ribet dan

sibuk,” jelas Hj. Mas’ah.   
Pada kesempatan tersebut juga
digelar grand launching SMPIT
(Sekolah Menengah Pertama Islam
Terpadu) Assalamah yang dibuka
secara resmi Kepala Biro Dikmental
Prov. DKI Jakarta, Ahmad Gozali
mewakili Wagub DKI Jakarta.
Pada kesempatan tersebut Ahmad
Gozali mengatakan, semoga dengan
dibukanya SMPIT Assalamah dapat
menjadi wadah baru pendidikan
bagi generasi penerus bangsa.
Ahmad Gozali berharap SMPIT
dapat memberikan pendidikan yang
berkwalitas bagi anak didik wilayah
Pulogebang dan sekitarnya.
Ahmad Gozali juga berpesan
sebagai aparatur Negara
mengingatkan kepada warga
Pulogebang agar selalu menjaga
kebersihan. Karena kebersihan
merupakan sebagian dari pada
Iman. Apalagi saat ini, lanjut
Gozali, musim penghujan telah tiba
buanglah sampah pada tempatnya
agar tercipta lingkungan yang bersih
dan bebas banjir.     
Dra. Hj. Handayani MSc, salah
satu pejabat Direktorat Jenderal

Rehabilitasi Sosial mewakili Mensos
Khofifah Indarparawangsah.
“Sebelumnya mohon maaf
seyogyanya Ibu Mensos akan
hadir pada acara ini, namun ada
jadwal yang tak bisa ditinggalkan
beliau tak bisa hadir,” ujar Dra. Hj.
Handayani.
Namun Mensos berpesan dalam
sambutannya yang dibacakan Hj.
Handayani bahwa akhlak mulia

Rosulullah menjadi suri tauladani
dan menjadi pedoman bagi
kehidupan sosial, berbangsa dan
bernegara. 
Hadir pula pada acara tersebut
Ketua FK Pusaka Jakarta Timur,
Kasi Pengawasan Sudin Pendidikan
Jaktim Hj. Farid, Camat Cakung
Alamsyah, Lurah Pulogebang Fajar
Eko Satrio beserta ratusan kaum ibuibu dan undangan. (Sugih)

Foto bersama Ketua Yayasan Skema H Akhyar, Kepala SDIT Assalamah Hj.
S. Mas’ah, Kabid Dikmental Provinsi DKI Ahmad Gozali, Camat Cakung, Lurah
Pulogebang Ketua Rt 01/02 beserta anak yatim.

Keluarga Besar Alm. Raden Muhammad Abdul Wahab

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
di Bambu Apus, Cipayung, Jaktim
Keluarga Besar Alm. Raden Muhammad Abdul Wahab Bin
Raden Abdul Hanan menyelenggarakan Peringatan Maulid
Nabi Muhammad, pada Sabtu (7/1/2016) di Bambu Apus RT 07
RW 03 Kecamatan Cipayung Kota Adminstrasi Jakarta Timur.
Peringatan Maulid Nabi yang diprakarsai oleh salah satu
keturunan dari Alm. Raden Muhammad Abdul Wahab yakni,
Drs Sudirman ini, merupakan yang ke 6 kalinya. Kegiatan ini
akan terus dilaksanakan setiap tahun. (Damit)
Lurah Bambu Apus Dodo Supendi saat ziarah ke makam Alm. Raden Muhammad
Abdul Wahab Bin Raden Abdul Hanan.
Makam
Alm. Raden
Muhammad
Abdul
Wahab
Bin Raden
Abdul
Hanan.
Kaum Bapak dan Ibu-ibu Kelurahan Bambu Apus yang turut hadir.

Lurah Bambu Apus Dodo Supendi bersama tokoh masyarakat.

Tim Marawis anak muda warga Bambu Apus

Pertanahan

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

3

Konflik Agraria Terus Meningkat
Acara layanan pertanahan night service (layanan malam hari).

foto: ist

Kanwil BPN DKI Gelar Layanan Malam Hari

Jakarta, Laras Post – Guna memberikan kemudahan pada warga Jakarta,
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) DKI Jakarta, kembali
menggelar acara layanan pertanahan night service (layanan malam hari).
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional
(ATR/BPN), Ferry Mursyidan Baldan mengungkapkan, layanan malam hari,
kali ini diselenggarakan oleh Kanwil BPN DKI Jakarta.
“Saya dengar Kanwil BPN DKI Jakarta selenggarakan night service, ya
sudah saya datang,” ujarnya kepada wartawan disela-sela penyelenggaraan
layanan malam hari, pada Rabu (6/1/2016) di Gelora Bung Karno, Jakarta.
Ferry menyebutkan, layanan malam hari ini, untuk memudahkan warga
ibukota yang tidak memiliki waktu untuk mengurus layanan pertanahan pada
jam kerja di Kantor BPN. “Model pelayanan ini yang memudahkan dari sisi
waktu dan dari sisi jarak. Kita ingin pelayanan proaktif,” tuturnya.
Ia menegaskan, BPN menyelenggarakan layanan pertanahan dari pagi
hingga sore hari, namun dirasa masih kurang efektif sehingga pelayanan perlu
juga dilakukan malam hari pada waktu-waktu tertentu dengan sistem jemput
bola, yakni membuka pelayanan di beberapa tempat keramaian.
Pelayanan malam hari menggelar lima jenis layanan, yaitu Pengecekan
Status Tanah, Pengurusan Roya (Pemberian atau Penghapusan Hak)
Apartemen, Balik Nama atas Hak Tanah, Peningkatan dan Perubahan Hak
atas Tanah.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Pusat, Humaidi
mengungkapkan, pihaknya menerima dan melayani dengan baik warga
Jakarta yang datang untuk mendapat pelayan pertanahan, pada layanan
pertanahan Night Service yang dimulai pukul 15.00-22.00 WIB di Gelora
Bung Karno.
Pada kesempatan itu, Kantor Pertanahan Jakarta Pusat, berhasil
memberikan layanan kepada sebanyak 20 orang warga Jakarta Pusat.
Menurut Humaidi, pihaknya tidak hanya menggelar Night Service, tetapi
juga menggelar inovasi layanan lainnya, salah satunya layanan pertanahan
pada car free day. (her)

Konflik agraria jumlahnya
terus meningkat dari
tahun ke tahun di berbagai
daerah. Hal ini dinilai,
akibat penanganan konflik
yang kurang serius,
sementara Kementerian
Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional
(ATR/BPN) untuk menekan
konflik agraria telah
membentuk forum kajian.
Jakarta, Laras Post – Sekretaris
Jenderal Konsorsium Pembaruan
Agraria (KPA), Iwan Nurdin
mengungkapkan, pemerintah
belum memenuhi harapan
rakyat dalam mengatasi konflik
agraria, terbukti dengan
semakin meningkatnya jumlah
konflik agraria di daerah dari
tahun ke tahun, sama dengan
pemerintah sebelumnya.
“Sedangkan untuk
penyelesaiannya tidak ada
gebrakan maupun terobosan,”
ujar Iwan dalam dalam
Konferensi Pers, Catatan Agraria
Akhir Tahun 2015, Selasa
(5/1/2016) di Jakarta.
Hadir dalam Konferensi Pers
Diah Pitaloka dari Komisi II DPR RI,
Dianto Bahriadi Komisioner Komisi
Nasional Hak Asasi Manusia dan
Sekretaris Jenderal Konsorsium
Pembaruan Agraria Iwan Nurdin
dengan moderator Dewi Kartika
Wakil Sekjend KPA.
Bentuk Forum
Sebelumnya guna menekan
konflik agraria, Kementerian
ATR/BPN telah menyusun
sejumlah agenda, salah satunya

Foto: ilustrasi

dengan membentuk forum
penyelesaian konflik pertanahan.
Forum kajian penyelesaian
konflik ini, melibatkan para Kepala
Kantor Wilayah (Kanwil) BPN
yang bertugas melaporkan konflik
agraria yang terjadi di wilayah
kerja masing-masing.
Menteri ATR/Kepala BPN Ferry
Mursydan Baldan mengatakan,
pihaknya menangani konflik
agraria dengan mengadakan
kajian penyelesaian konflik setiap
dua minggu.
Kajian dilakukan pada 2 hingga
3 konflik agraria yang mencuat dan
berdampak luas di masyarakat.
“Masing-masing Kanwil akan beri

kajian,” ungkapnya, belum lama
ini di Jakarta.
Ia menegaskan, konflik agraria
harus segera diputuskan solusinya,
sehingga konflik dan sengketa tidak
dibiarkan berlangsung dalam kurun
waktu yang lama, karena dengan
dibiarkannya konflik, masalah akan
menjadi semakin berkembang dan
kompleks. “Ada persoalan tanah
yang sudah terjadi sejak tahun
2006-2007 dan belum selesai sampai
sekarang,” terangnya.
Menurutnya, agar penyelesaian
masalah tepat sasaran, riwayat
tanah yang menjadi konflik juga
perlu diketahui. Untuk mengetahui
riwayat tanah, Kementerian ATR/

BPN akan melakukan klasifikasi
dalam lima kategori.
Ferry menyebutkan, lima
kategori itu, yakni konflik antara
masyarakat dengan kementerian
atau lembaga pemerintah, konflik
masyarakat dengan perusahaan
perkebunan atau perhutani, konflik
masyarakat dengan pengusaha,
konflik antar-para pengusaha, dan
konflik antar-masyarakat.
Setelah melakukan klasifikasi,
kata Ferry, pihaknya akan
membuat format baku melalui
sebuah regulasi, karena 5 kategori
ini masalahnya bisa berbeda
sehingga perlu pola penyelesaian
yang berbeda pula. (her)

Pemerintah Provinsi Jawa Barat Segera Rampungkan Sertipikasi Aset

Pedagang Pasar

foto: ist

Pedagang Pasar Tuntut Sertipikat HGB

Jakarta, Laras Post – Setelah Pedagang Kaki Lima (PKL)
mendapat sertipikat, kini giliran pedagang pasar menginginkan
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan
Nasional (BPN) memberi sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB).
Menteri ATR/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan berjanji akan
mengakomodir keinginan pedagang pasar untuk mendapatkan sertifikat
HGB. Namun, kata Ferry, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan
koordinasi dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah
(UKM).
Ferry menegaskan, pemberian sertipikat HGB kepada pedagang pasar
tidak bisa diberikan secara langsung seperti kemudahan yang diberikan
ke PKL, karena pemberian fasilitas itu merupakan kewenangan sektor
lainnya.
“Kami akan mendorong Kementerian Koperasi dan UKM,” tegasnya,
disela-sela pelayanan malam hari, pada Selasa (5/1/2016) di Gelora
Bung Karno.
Dengan koordinasi bersama kementerian Koperasi dan UKM, kata
Ferry, kedepan pemberian seripikat HGB juga dapat diberikan kepada
pedagang pasar melalui koperasi.
Pemberian sertipikat HGB bertujuan untuk membantu pelaku usaha
kecil agar bisa memperkuat permodalan. Yakni, dengan mendapatkan
kemudahan pinjaman dari perbankan lewat agunan HGB.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh
Indonesia (APPSI) Ngadiran menyampaikan, keinginan para pedagang
mendapat sertipikat HGB seperti yang telah diberikan kepada PKL untuk
kemudahan fasilitas kredit.
Ia mengungkapkan, para pedagang pasar, saat ini, harus mengeluarkan
biaya besar untuk menempati kios sekaligus mendapatkan Surat Izin
Penyewaan Tempat (SIPT) di lahan milik pemerintah daerah. Namun
SIPT tidak dapat diagunkan ke bank.
“Seharusnya, kami yang sudah berpuluh-puluh tahun membayar untuk
menempati kios milik pemda juga diberikan HGB,” kata Ngadiran.
Menurutnya pemberian HGB kepada pedagang pasar yang jumlahnya
cukup banyak, seperti pedagang pasar Tanah Air yang mencapai 12 juta
orang, dapat menggerakan ekonomi mikro lebih luas lagi.
Pemberian fasilitas HGB, hingga saat ini, hanya bisa berlaku untuk
PKL yang menempati lahan milik pemerintah daerah. Sejak diberlakukan
pada pertengahan Desember tahun lalu, Kementerian ATR/BPN telah
memberikan seritipikat kepada 28 pedagang. (her)

Bandung, Laras Post –
Pemerintah Provinsi Jawa Barat
segera melakukan sertipikasi
aset melalui kerjasama dengan
Badan Pertanahan Nasional
(BPN). Sertipikasi bertujuan
untuk mengamankan aset,
bahkan pemerintah setempat
juga telah melakukan pemagaran
terhadap sejumlah asetnya.
Kepala Biro Pengelolaan
Barang Daerah (PBD)
Provinsi Jawa Barat, M Arifin
mengungkapkan, pihaknya
telah membuat kerjasama
dengan BPN untuk melakukan
sertipikasi aset berupa tanah.
“Kita juga telah melakukan
pemagaran pada beberapa titik
aset Pemerintah Provinsi Jawa
Barat,” terangnya, pada Selasa
(5/1/2016) di Bandung.

foto: ist

Ia menyebutkan, proses
sertipikasi aset dengan
melibatkan BPN dilakukan sejak
mulai 2010 lalu. Pada 2014 dan

2015 jumlah aset yang berhasil
disertifikatkan mencapai 100
lebih bidang. Sedangkan pada
tahun sebelumnya, aset yang

disertipikasi rata rata per tahun
hanya 30 bidang. Diharapkan
pada tahun ini bisa mencapai 200
sertipikat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat
memiliki aset sebanyak 4.649 bidang
tanah yang tersebar di wilayah
Jabar, aset itu umumnya bukan
pengadaan baru. “Sekitar 3100
bidang tanah adanya di PSDA. Itu
dulunya irigasi,” terang Arifin.
Sementara itu, aset Pemerintah
Provinsi Jabar di Cirebon kuasai
oleh ratusan warga, yang
kemudian membangun dan
membuat sertipikat.
Menyinggung hal itu, Arifin
menyebutkan, pihaknya saat ini
telah berupaya dengan memblokir
sertipikat serta mencari solusi
untuk menyelesaikan perkara
tersebut. (her)

Pembahasan Inovasi Pelayanan Publik Kantor Pertanahan
Bandung, Laras Post
– Kantor Wilayah Badan
Pertanahan Nasional (BPN)
Provinsi Jawa Barat menggelar
pembahasan inovasi pelayanan
publik, belum lama ini di
Bandung.
Kepala Kantor Pertanahan
Kabupaten Bogor, Kabupaten
Bekasi, Kabupaten Bandung,
Kabupaten Bandung
Barat, Kabupaten Cirebon,
Kabupaten Sumedang, Kota
Bogor, Kota Depok, Kota
Bekasi, Kota Bandung, Kota
Cimahi dan Kota Cirebon, pada
kesempatan itu, memaparkan
Inovasi Pelayanan Publik yang
ada di Kantor Pertanahan
Kabupaten/Kota masingmasing. (her)

Kakanwil BPN Provinsi Banten Lakukan Sidak
Villa
penginapan
yang sejuk
dan Asri
di Puncak
Bogor
Kamar tidur: 124 Luas tanah: 5415 m2
Kamar mandi: 185 Luas bangunan: 4800 m2

Alamat Graha Dinar :
Jl. Raya Puncak Km. 79,3 Bogor

(0251) 825 - 5047, (0251) 825 - 5062

Tangerang, Laras Post
- Kepala Kantor Wilayah
Badan Pertanahan Nasional
(BPN) Provinsi Banten, Sri
Mujitono, SH, MH melakukan
inspeksi mendadak atau
Sidak ke Kantor Pertanahan
Kabupaten Tangerang, belum
lama ini.
Pada kesempatan ini,
Kakanwil BPN Provinsi Banten
berkenan menjadi pembina
Apel Pagi yang dihadiri oleh
Seluruh Pejabat, Pegawai dan
Pegawai Tidak Tetap (PTT)
Kantor Pertanahan Kabupaten
Tangerang. (her)

2

Seputar Pertanahan

10

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

Pemerintah Siapkan Relokasi

Pemukiman Bagi Warga
Terdampak Pembangunan Bandara
foto: ist

Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan saat memberikan
keterangan kepada Wartawan

2016 Target Prona Naik
Jakarta, Laras Post – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan
Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan melanjutkan Proyek
Operasi Nasional Agraria (Prona). Bahkan Kementerian ATR/BPN
tahun 2016 ini menaikan target Prona menjadi satu juta lebih.
Menteri ATR/BPN Ferry Mursyidan Baldan mengungkapkan,
Kementerian ATR/BPN pada tahun lalu telah mencapai target
Prona sebanyak 700.000 bidang sertipikat. Tahun 2016 ini, lanjut
Ferry, Kementerian ATR/BPN akan meminta agar dinaikan
sehingga target Prona menjadi 1.060.000 bidang sertipikat. “Kita
akan bagikan sertipikat sebanyak itu kepada masyarakat secara
gratis,” ujar Ferry, pada Rabu (6/1/2016) di Jakarta.
Ferry menjelaskan, target Prona sebanyak 1.060.000 sertipikat
tanah harus selesai sebelum Desember 2016. Jika sebelum
Desember 2016 target tersebut telah tercapai, maka pihaknya akan
mengajukan agar pemerintah meningkatkan kembali jumlahnya
pada tahun berikutnya. “Kita berharap pada tahun 2017 target
Prona bisa mencapai dua sampai tiga juta,” ungkapnya.
Prona merupakan program pembuatan sertipikat secara masal
dengan biaya dibebankan pada APBN sehingga masyarakat
tidak perlu mengeluarkan biaya, kecuali biaya untuk mengurus
dokumen persyaratan pembuatan sertipikat.
Bagi masyarakat yang akan mengajukan pendaftaran tanah
pertama kali melalui Prona, harus menyiapkan alas hak bukti
perolehan tanah, menyerahkan Bukti Setor Bea Perolehan Hak
Atas tanah dan Bangunan (BPHTB), bukti setor Pajak Penghasilan
dari Pengalihan Hak Atas Tanah dan Bangunan (PPh). Selain itu
pemohon juga harus menunjukkan letak dan batas-batas tanah
yang dimohon serta memasang patok batas tanah sesuai ketentuan
yang berlaku.
Ferry juga menyebutkan, Prona ditujukan bagi masyarakat
golongan ekonomi menengah dan lemah yang memiliki
penghasilan tidak tetap, seperti petani, nelayan, pedagang kecil,
peternak, pengrajin, buruh musiman dan lainnya. (her)

BPN Dorong Pemda Sertipikasi Aset

Pemerintah Kabupaten
Kulonprogo akan
menawarkan relokasi
pemukiman bagi
warga terdampak
pembangunan Bandara
Kulonprogo. Lahan untuk
relokasi pemukinan
itu, merupakan Tanah
Kas Desa (TKD), seluas
lima puluh tiga hektar,
di wilayah Kecamatan
Temon, Kulonprogo.
Kulonprogo, Laras Post – Kabid
Pemerintahan Desa Badan
Pemberdayaan Masyarakat
Pemerintah Desa Perempuan dan
Keluarga Berencana (BPMPDPKB)
Kulonprogo, Sugimo belum
lama ini mengungkapkan,
rencananya relokasi warg a
terdampak pembangunan
Bandara Kulonprogo itu, akan
menempati tanah kas desa di
Desa Palihan, Jangkaran,
Sindutan, Janten, Kebonrejo,
dan Glagah, Kecamatan Temon.
Disebutkan, sebagai
bagian dari persiapan
relokasi pemukiman warga
itu, sebeleumnya Pemerintah

Masterplan bandara baru Yogyakarta di Kulon Progo.

Kabupaten Kulonprogo telah
beberapa kali, melakukan
peninjauan dan kajian. Bahkan kini
dalam proses pematangan seiring
dengan dimulainya pembangunan
Bandara Kulonprogo.
Sugimo menjelaskan,
Pemerintah Kabupaten
Kulonprogo, saat ini sedang
mengajukan permohonan alih

Foto: ist

fungsi TKD tersebut kepada
G ub ernur Daerah Istimewa
Yogyakarta (DIY).
Pemukiman baru bagi warga
terdampak sebanyak 518 keluarga
itu, akan dilengkapi fasilitas umum
seperti jalan, sekolah, makam, dan
tempat ibadah.
Selain dilakukan relokasi
pemukiman dengan status

tanah hak milik, warga juga
diperkenankan untuk membeli
lahan sendiri.
Menurut Sugimo, relokasi
pemuk iman itu merupak an
alternatif yang ditawarkan
Pemerintah Kabupaten Ponorogo,
sehingga warga bebas memilih
untuk turut dengan rencana relokasi
atau membeli tanah sendiri. (tim)

Tingkatkan Layanan Dengan Memaksimalkan Petugas Ukur
Manggarai, Laras Post Jajaran Kantor Pertanahan
Kabupaten Manggarai Barat,
dengan keterbatasan yang
ada, bertekad meningkatkan
pelayanan pertanahan,
khususnya pengukuran bidang.
Kepala Kantor Pertanahan
Kabupaten Manggarai Barat,
Marthen Ndeo mengatakan,
pemanfaatan sumber daya manusia
serta semangat melayani merupakan
strategi yang diterapkan untuk
mengatasi permasalahan kurangnya
tenaga juru ukur.
“Satu petugas juru ukur kami,
melayani pengukuran satu desa
kurang lebih sekitar 20 berkas
permohonan, jadi tidak ada lagi
surat pemberhentian pengukuran
dan jika ada masalah kita panggil
petugas ukur karena dia yang tahu
kondisi di lapangan,” ujarnya,
pada Selasa (22/12/2015) di ruang
kerjanya.
Ia menyebutkan, untuk
memudahkan, setiap berkas

Semarang, Laras Post – Kantor
Wilayah Badan Pertanahan
Nasional (BPN) Jawa Tengah
meminta Pemerintah Propinsi
untuk memperbaiki database
kepemilikan tanah yang ada di
wilayahnya. Pasalnya, masih
banyak aset pemerintah daerah
hingga kini belum bersertifikat.
Kepala BPN RI Kanwil
Jawa Tengah Ir Ronny Kusumo
Y u d i s t i r o M M mengatakan,
pihaknya mendorong pemerintah
daerah untuk segera memperbaiki
Foto: ist
database sertipikat tanah aset Kepala BPN RI Kanwil Jawa Tengah
pemerintah, sehingga aset itu Ir Ronny Kusumo Yudistiro MM
dapat disertipikatkan sebagai
bahan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Hari ini BPN RI melakukan serah terima aset pemerintah
provinsi sebanyak 104 sertifikat yang tersebar di seluruh Jawa
Tengah. Ini salah satu hasil MoU kami dengan pemerintah daerah
untuk mensertifikatkan aset-aset pemerintah daerah,” ungkap
Ronny saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar
Pranowo SH MIP, pada Rabu (30/12/2016) di Samarang.
Ia menyebutkan, untuk mendorong sertipikasi aset, Kanwil BPN
Karawang, Laras Post – Guna
Provinsi Jateng, telah menciptakan inovasi berupa aplikasi, yang
pembangunan taman hutan
diberi label, Teman Desa dan Desa Partisipatif, untuk mengedukasi
raya, Badan Pengelolaan
pemerintah desa tentang pengelolaan database. Inovasi tersebut
Lingkungan Hidup Daerah
diujicobakan sejak November 2015 di Temanggung dan Grobogan.
Kabupaten Karawang, Jawa
“Di sini kita memberikan aplikasi kepada desa agar mereka
Barat, telah menyiapkan
dapat mengisi data-data apapun yang ada di desa. Data yang
lahan sekitar seribu hektare.
disampaikan nanti berupa peta tematik. Bisa peta tematik miskin,
Kepala Badan Pengelolaan
peta tematik sengketa, maupun peta tematik bencana. Sehingga
Lingkungan Hidup Daerah
desa memiliki data lengkap tentang desanya dan dapat digunakan
Karawang, Setya Dharma
sebagai perencanaan pembangunan di desa,” jelasnya.
lahan untuk
Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo mengapresiasi upaya
Redaksi / mengatakan,
Tata Redaksi
Usaha: / Tata Usaha:
p
e
m
b
a
n
g
u
n
a n26. t a m a n
yang dilakukan oleh BPN RI Kanwil Jateng, yakniJl.perubahan
Raya Hankam
Jl. Mabes
Raya Hankam
TNI No.Mabes
26. TNI No.
hutan
raya
ituTimur
terletak di
Bambu Apus, Cipayung,
Bambu Apus,
Jakarta
Cipayung,
Timur
Jakarta
positif tampak dari instansi vertikal tersebut.
e c a m021
a t –a 84311397,
n Pangkalan,
Telp. 021
– 84311368,
Telp. 021021
– 84311368,
–K84311397,
Ia mengaku senang, karena didaerah yang pimpin,
perubahan
84311373
Fax: 021Telukjambe
– 84311373
Barat
raspost@gmail.com
Email : redaksilaraspost@gmail.com
Website: banyak
www.laraspostonline.com
Website:
www.laraspostonline.com
diikuti
pihak.
“PR besar, kalau tidak dibantu BPN RI yaFax: 021 –Ciampel,
dan Kecamatan Tirtajaya.
tidak selesai,” ujarnya. (her)
“Pertengahan tahun kita sudah
tentukan lokasi yang akan
dibangun taman hutan raya,”
Tarif Harga Iklan
ungkap Setya, pada Rabu

Foto: ist

permohonan yang masuk diwajibkan
bagi pemohon untuk mencantumkan
nomor telepon. “Ini memudahkan
kami dengan pemohon dalam rangka
meningkatkan tertib administrasi
pertanahan,” ungkapnya.
Marthen menyatakan, jajarannya
telah melakukan sosialisasi kepada

masyarakat tentang arti penting
sertipikat tanah serta menyampaikan
syarat-syarat mengurus sertipikasi
tanah sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku,
agar masyarakat dalam membeli
bidang tanah tidak tertipu dan tidak
menimbulkan konflik dikemudian

hari.
Menyingngung soal tanah ulayat,
ia mengatakan, seharusnya sudah ada
Peraturan dari Pemerintah Daerah
yang mengatur tentang kepemilikan
hak ulayat, untuk mengurangi potensi
konflik pertanahan, sehingga siapa
yang berhak membagi tanah kepada
masyarakat adat serta turunannya jelas,
karena hak ulayat di wilayah Manggarai
Barat ini cukup unik mempunyai lebih
dari satu ketua adat. “Ini merupakan
indikasi timbulnya konflik pertanahan
yang berkepanjangan,” ucapnya.
Kantor Pertanahan Kabupaten
Manggarai Barat juga berhasil mencapai
target realisasi anggaran yang sudah
ditetapkan meliputi pelayanan
informasi pertanahan (pengecekan
Sertipikat) 90 bidang, pelayanan
pemeliharaan data pendaftaran tanah
59 bidang, pelayanan pemeriksaan
tanah 39 bidang, pelayanan pendaftaran
tanah 5 bidang, pelayanan pendaftaran
tanah pertama kali 37 bidang, dan
pelayanan survey, pengukuran dan
pemetaan 52 bidang. (her)

Bangun Hutan Raya Karawang Siapkan Lahan 1000 Hektar

TARIF IKLAN
TARIFPRomosI
IKLAN PRomosI

KOMPOSISI
KOMPOSISI
& UKURAN& UKURAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Iklan Sosialisasi
1.
Iklan
FullSosialisasi
Colour (ADV)
Full Colour (ADV)
Satu halaman Satu
(belakang)
halaman (belakang)
Iklan Sosialisasi
2.
Iklan
BW Sosialisasi
(ADV)
BW (ADV)
Satu halaman Satu
(dalam)
halaman (dalam)
Iklan Display
3.
Full
Iklan
Colour
Display Full Colour
Satu halaman Satu
(belakang)
halaman (belakang)
Setengah
Setengah
Display
halaman
FC (belakang)
Display FC (belakang)
4. halaman
Setengah
Setengah
Display
halaman
BW (dalam)
Display BW (dalam)
5. halaman
Iklan Banner
Full
Iklan
Colur
Banner Full Colur
6.
Iklan Banner
BW
Iklan Banner BW
7.
1/4 Halaman
Full
1/4 Colour
Halaman
Halaman
Full Colour
Belakang
Halaman Belakang
8.
1/4 Halaman
BW
1/4Dalam
Halaman BW Dalam
9.
1/8 Halaman
1/8 Colour
Halaman Full Colour
10. Full
1/4 Halaman
1/4Dalam
Halaman BW Dalam
11. BW

*Belum termasuk PPN 10 %
jika berminat hubungi

HARgA

HARgA

Iklan Display
Iklan Display

320 mm x 535
320 mm x 535 mm

Tangerang, Laras Post – Tim
Pengadaan Tanah Pembangunan
Rp. 7.000.000,Rp. 7.000.000,Tol Kunciran Serpong,
Tangerang Selatan melakukan
Rp.13.000.000,Rp.13.000.000,pembayaran ganti rugi tanah
Rp. 6.500.000,-Rp. 6.500.000,kepada warga yang tanahnya
Rp. 3.500.000,-Rp. 3.500.000,terkena Proyek Pembangunan
Rp. 2.000.000,-Rp. 2.000.000,Tol Kunciran Serpong.
Rp. 1.000.000,-Rp. 1.000.000,Pembayaran ganti rugi tanah
Rp. 3.250.000,-Rp. 3.250.000,terkena Proyek Pembangunan
Rp. 1.200.000,-Rp. 1.200.000,Tol Kunciran Serpong itu,
Rp. 1.625.000,-Rp. 1.625.000,diserahkan kepada delapan
Rp. 600.000,-Rp. 600.000,puluh lima warga, belum lama
ini, di Auditorium Bank Rakyat
Indonesia Kantor Cabang
Serpong BSD, Tangerang
Selatan.
Hadir pada kesempatan itu,
Kepala Kantor Wilayah BPN

1/4 Halaman 1/4 Halaman

Foto: agus.s

Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Karawang, Setya Dharma melakukan rapat
dengar pendapat dengan direksi. PT Technopia Jakarta

karbon dari sektor industri dan
pertanian. Selain itu taman hutan

raya, juga bisa dikembangkan
menjadi kawasan wisata. (Agus.S)

Tim Pengadaan Tanah Tol Kunciran Serpong Lakukan Pembayaran Tanah

Rp.10.000.000,Rp.10.000.000,-

081212 59 3535

1 Halaman1 Halaman

(8/1/2016) di Karawang.
Setya menyebutkan, pembangunan
taman hutan raya ditargetkan selesai
tahun 2017, untuk merealiasasikan
agenda itu Pemerintah Kabupaten
Karawang, telah menjalin kerjasama
dengan Perum Perhutani dan kalangan
swasta.
Menurutnya, kerjasama dengan
beberapa pihak diperlukan dalam
membangun taman hutan raya,
karena Pemerintah Kabupaten
Karawang tidak dapat bekerja
sendiri. “Kita sudah berkomunikasi
dengan Perhutani dan sejumlah
kalangan swasta,” tegasnya.
Pembangunan taman hutan
raya, kata Setya, ditujukan antara
lain, untuk melestarikan sumber
daya air dan mengimbangi emisi

Provinsi Banten Sri Mujitono, SH.,
M.H., selaku Ketua Pengadaan
Tanah Provinsi Banten, Kepala
Kantor BPN Kota Tangerang
Selatan H. Alen Saputra, SH.,
M.Kn., selaku Ketua Pengadaan
Tanah Pembangunan Tol Kunciran
Serpong, H. Moh. Gholib Syaifudin,
A.Ptnh. selaku Sekretaris Pengadaan
Tanah Pembangunan Tol Kunciran
Serpong, Jimmy D. Winerungan,
A.Ptnh. selaku Anggota Pengadaan
Tanah Pembangunan Tol Kunciran
Serpong, Kepala Cabang Bank
Rakyat Indonesia Kantor Cabang
Serpong BSD Tangerang Selatan,
Suheri selaku Perwakilan dari
Pemda Kota Tangerang Selatan
selaku Anggota Pengadaan Tanah

Foto: agus.s

Tim Pengadaan Tanah Tol Kunciran Serpong Lakukan poto bersma usai acara Pembayaran
Tanah

Pembangunan Tol Kunciran
Serpong, Ketua Satgas A Amril,
SH. dan Ketua Satgas B Sukrisman,

serta Perwakilan dari Kementerian
Pekerjaan Umum selaku Pejabat
Pembuat Komitmen. (her)

Megapolitan

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

Perayaan Tahun Baru 2016 Berjalan Kondusif
Tangerang, Laras Post
- Perayaan Tahun baru
2016 berjalan kondusif di
wilayah hukum Panongan
Kabupaten Tangerang, hal
ini berkat kerjasama yang
baik antara masyarakat
Panongan, Polri dan SKPD
serta semua pihak yang ikut
andil dalam menjaga keamanan
dan ketertiban khusunya di
wilayah Koramil 21 Panongan.
“Perayaan tahun baru
Foto: sujono
berjalan aman terkendali lancar Kapten Inf Robianto Mokoagow
dan kondusif,” kata Komandan
Rayon Militer 21 Panongan Kapten Inf Robianto Mokoagow kepada
Laras Post, pada Sabtu (2/1/2016) di kantornya.
Ia menyebutkan, tanpa peran serta masyarakat semua tak akan
pernah berjalan dengan baik, untuk itu Danramil 21 Panongan
mengucapkan terimakasih pada seluruh elemen masyarakat
Panongan, Polri dan Satuan Kerja Perangkat daerah yang telah
ikut membantu bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban
di wilayah Panongan. (Sujono Siarif)

Ketua RT dan RW Harus Tertib Administratif
Tangerang, Laras Post – Camat
Kelapa Dua, Kabupaten
Tangerang, belum lama
ini mengadakan sosialisasi
administrasi dan surat
menyurat kepada Ketua RT dan
RW di Desa Curug Sangereng.
Sosialisasi diselenggarakan
untuk mewujudkan
tertib administrasi pada
RT dan RW serta Desa.
Camat Kelapa Dua, Yayat
Rohiman mengatakan, dengan
sosialisai ini diharapkan
kedepan masing masing Ketua
Foto: sujono RT dan RW dapat mengerti
Yayat Rohiman (Camat Kelapa Dua)
dan lebih memahami tentang
pentingnya tertib administrasi
dan surat menyurat.
“Saya berharap agar Ketua RT dan RW lebih tertib administrasi,
dalam arti segala pengurusan harus disertai surat pengantar dari
masing masing Ketua RT dan RW, setidaknya data data harus dapat
diarsipkan agar memudahkan Ketua RT dan RW dalam pengurusan
segala hal yang berkaitan dengan Pemerintahan,” kata Yayat
Rohiman, kepada Laras Post disela-sela kegiatan sosialisasi.
Hal senada dikatakan Kepala Desa Curug Sangereng M.Sukron,
menurutnya dengan mengikuti sosialisasi ini, Ketua RT dan
RW dapat lebih mengerti mengenai surat menyurat dan tertib
administrasi. “Setidaknya dapat membantu tugas-tugas saya,”
ujarnya.
Sementara Sekdes Aryani Ramli, pada kesempatan itu,
menghimbau kepada masyarakat untuk melengkapi data data,
perpanjang KTP sebelum habis masa berlakunya dan wajib
menyertakan Surat keterangan atau pengantar dari RT dan RW di
wilayah masing masing. (Sujono Siarif)

UPT 5 PBB Kelapa Dua Ajak Warga Taat Pajak
Tangerang, Laras Post - UPT
PBB Wilayah 5, Kecamatan
Kelapa Dua Kabupaten
Tangerang mengajak seluruh
warga yang berada di wilayah
lima kecamatan, agar taat
membayar pajak, mengingat
pajak yang dibayarkan oleh
masyarakat adalah demi
kepentingan masyarakat juga.
“Pajak digunakan untuk
pembangunan sarana
prasarana serta infrastruktur
di Kabupaten Tangerang,
dimana semua telah dirasakan
manfaatnya oleh masyarakat,”
Foto: sujono
ujar staf UPT PBB 5 Kelapa H,Yudha Abidin
Dua, H. Yudha Abidin.
Terlebih saat ini Pemerintah Kabupaten Tangerang sedang
menggalakkan Pajak Penerangan Jalan. “Untuk itu kiranya
masyarakat perlu menyadari semua hal tersebut diatas untuk kita
semua, dari kita oleh kita dan milik kita,” ungkapnya.
Selain itu, UPT PBB 5 meminta agar warga juga terus bersinergis
dengan Pemkab Tangerang dan segera membayar Pajak tepat waktu.
(Sujono Siarif)

3

11

Sabtu, 16 maret 2013

Kadis Kebersihan Dan Pertamanan Kab. Tangerang

Cuekin Perpres No 54 Tahun 2010

Pengadaan armada
angkutan sampah roda tiga
tahun anggaran 2015 yang
berjumlah kurang lebih 100
unit pada Dinas Kebersihan
dan Pertamanan Kabupaten
Tangerang Banten menuai
protes dari LSM Jamakk.

Tangerang, Laras Post Penjelasan atas Peraturan Presiden
Republik Indonesia nomor 54 tahun
2010 tentang pengadaan barang /
jasa pemerintah didalam pasal 116
tentang pengawasan masyarakat
( wasmas ) di antaranya berbunyi
dapat berfungsi sebagai barometer
untuk mengukur dan mengetahui
kepercayaan publik terhadap kinerja
aparatur pemerintah, khususnya
dalam pengadaan barang / jasa
dan memberikan koreksi terhadap
penyimpangan dalam pelaksanaan
barang / jasa.
Dasar dari Peraturan Presiden
tersebut, Yudhi Susanto, SH
Direktur Eksekutif LSM Jamakk
mengajukan permohonan klarifikasi
kepada Kepala Dinas Kebersihan
dan Pertamanan Kab.Tangerang.
Namun, sampai tiga kali
mengajukan surat permohonan
untuk mengklarifikasi, Kepala Dinas
Kebersihan tidak mau menjawab.

Dalam perbincangan dengan awak
media di Tigaraksa beberapa hari
lalu, Yudhi tidak habis pikir kepada
Kepala Dinas Kebersihan Kab.
Tangerang sampai tiga kali di surati
tidak mau menjawab.
Yudhi menyebutkan, memalukan
kalau ada pejabat eselon II sebagai
pengguna anggaran tidak mengerti
penjelasan atas Peraturan Presiden
Republik Indonesia Nomor 54
Tahun 2010 tentang pengadaan
barang / jasa pemerintah. “Ini mah
sama saja mencuekin Peraturan
Presiden,” gemas Direktur Eksekutif
LSM Jamakk kepada kuli tinta. LSM
Jamakk mengkritisi pengadaan
armada angkutan sampah roda tiga
tahun 2015 yang diduga melanggar
pasal 12 huruf i UU NO 31 Tahun
1999 jo UU NO 20 Tahun 2001
Tindak Pidana Korupsi.
Sementara LSM Fakta menyurati
untuk mengklarifikasi pengadaan
kendaraan Dump Truck tahun
anggaran 2013 yang diduga ada
manipulasi harga / jumlah sehingga
keuangan Negara / daerah sangat
dirugikan.
Terkait pengadaan kendaraan
Dump Truck tahun 2013 untuk 29
Kecamatan di Kab.Tangerang, LSM
Fakta sudah melayangkan surat
kepada Kepala Dinas Kebersihan dan
Pertamanan Kabupaten Tangerang
tertanggal 23 November 2015, lagi
– lagi surat tersebut tidak mau
dibalas oleh pengguna anggaran.

Kendaraan Dump Truck

Surat tidak mau di jawab, Simond
Sekretaris Eksekutif LSM Fakta
melayangkan surat kepada Kepala
Inspektorat Kabupaten Tangerang
dengan tembusan kepada Bupati
Tangerang.
Menurut Simond, jika
membaca pada pasal 48 ayat (
5 ) Keppres No 80 Tahun 2003
tentang pedoman pelaksanaan
pengadaan barang / jasa pemerintah
disebutkan, unit pengawasan intern
pemerintah melakukan pengawasan
kegiatan/proyek. Menampung
dan menindaklanjuti pengaduan
masyarakat yang berkaitan dengan
masalah atau penyimpangan dalam

Foto: ray

pelaksanaan pengadaan barang
/ jasa kemudian melaporkan
hasil pemeriksaannya kepada
Menteri, Pimpinan Instansi yang
bersangkutan dengan tembusan
kepada Kepala Badan Pengawasan
Keuangan dan Pembangunan.
“Kita tinggal tunggu saja jawaban
Inspektorat, jujur atau tidak,” jelas
Simond kepada Koran Laras Post di
gedung PU di Tigaraksa.
Ketika Laras Post hendak
melakukan konfirmasi, Kepala
Dinas Kebersihan dan Pertamanan
Kab. Tangerang, selalu tidak ada di
tempat. “Bapak sedang ke luar,” ujar
salah seorang stafnya. (ray)

Dana Desa Pengasinan Disalurkan Sesuai Peruntukan
Bogor, Laras Post - Desa Pengasinan
Kecamatan Gunungsindur Kabupaten
Bogor telah menyalurkan dana desa,
sesuai dengan petunjuk pelaksana
(juklak) dan petunjuk teknis (jurnis)
yang telah ditentukan program
pembangunan di desa tersebut.
Kades Pengasinan Rusli pranata
SE mengatakan, bahwa dalam hal
infrastruktur dirinya mengutamakan
peningkatan serta kualitas jalan desa
dan jalan lingkungan.
“Setiap adanya kucuran dana dari
pemerintah baik tingkat pusat, provinsi,
atau kabupaten diperuntukan sarana
dan prasarana jalan, sebab dengan
jalan sudah baik dapat meningkatkan
roda perekonomian masyarakat desa,”
ungkapnya, kepada Laras Post, belum
lama ini di ruang kerjanya.
Secara rinci Rusli menyebutkan,
alokasi penggunaan Dana desa tahun
2015 diantaranya, untuk pembangunan
infrastruktur pengaspalan dan hotmix
Jalan Kp. Jeletreng Rt 03/RW 04

Foto: Rumsy
Rusli Pranata S.E Bersama Bupati Bogor Nurhayanti saat kunjungan kerja ke desa pengasinan kec. Gunung
sindur kab. Bogor

sepanjang 550 meter, lebar 4 meter,
dengan biaya Rp.165.168.518,- yang
dilaksanakan oleh LPM selama 21 hari
kerja.

Kemudian jalan lingkungan Desa
Cibarengkok ditingkatkan menjadi Jalan
kabupaten dan pembangunan oleh Dinas
Binamarga Kabupaten Bogor, bantuan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar
Rp.100 juta digunakan membangun
jalan dilingkungan RT,02/RW06 dengan
pelaksanaan pekerjaan betonisasi, jalan
lingkungan RT 03/RW04 ditingkatkan
kualitasnya dari Anggaran ADD, ditahun
2015 dari anggaran APBN (pusat)
pemerintah pusat membangun Desa
(Dana desa) dari tahap pertama sebesar
Rp.121 Juta rupiah lebih direalisasikan
untuk membangun jalan lingkungan
dari Rt.04/Rw01-Rt05/Rw01 dengan
betonisasi sepanjang 350 Meter, lebar
2,5 Meter ketebalan betonisasi 10 Cm
kemudian pembangunan tahap ke dua
dari dana desa itu diperuntukan untuk
jalan lingkungan Rt03 s/d 04/RW 04.
Masyarakat berharap semoga
kades berserta jajarannya dapat
menjadi amanah dan masyarakat Desa
pengasinan selalu mendukung programprogram Kades Rusli Pranata SE, yang
sangat konsen dengan kemajuan untuk
desa yang dipimpinnya.(Rumsiyahya/
Ams)

Pembangunan Gedung Smp 5 Solear Kab.Tangerang “Patut Dipertanyakan”
Tangerang, Laras Post – Pembangunan
3 lokal ruang kelas SMP Negeri 5
Solear anggaran Tahun 2015 DAK
(Dana Alokasi Khusus) sebesar
Rp.470.052.000, banyak menunai
kritikan dari berbagai kalangan yang
menduga proyek tidak sesuai RAB.
Salah seorang pekerja proyek
mengungkapkan, pembangunan 3
ruang kelas SMP Negeri 5 Solear itu,
untuk besi cor tiang menggunakan besi
ukuran 10 mm dan gelang berukuran
6mm.
Sedangkan menurut Ketua
Pelaksana Pembangunan Sekolah
(P2S) Lomri, semestinya besi cor tiang
menggunakan besi ukuran 12mm dan
gelang ukuran 10mm.
Namun kepala sekolah salaku
penanggung-jawab pembangunan,
ketika hendak dikonfirmasi terkait

pembangunan sekolah, tidak berada
di tempat.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan
(PPTK) untuk wilayah Kecamatan
Solear, Sigit mengatakan, untuk
standarisasi pembangunan semestinya
memakai besi cor 12mm dan untuk
gelangnya adalah 10mm. “Nanti saya
akan cek,” ujarnya ketika dikonfirmasi
di Kantornya.
Menanggapi hal ini, beberapa
pejabat di Dinas Pendidikan
Kabupateng Tangerang menyatakan,
keprihatinannya atas pembangunan
sekolah yang diduga tidak sesuai
RAB itu. “Kalau nanti terjadi halhal yang tidak diinginkan siapa
yang bertanggung jawab? Padahal
pembangunan sekolah adalah untuk
kegiatan belajar mengajar, anak-anak
sekolah perlu kenyamanan,” ujar salah

Pelaksanaan pembangunan sekolah SMP Negeri 5 Solear

seorang sumber yang enggan disebut
namanya.
Sumber juga menyarankan, agar
pihak yang berwenang untuk turun

Foto: sukirno

kelapangan, mengecek kebenaranya,
agar pembangunan yang berkwalitas
dan Kabupaten Tangerang menjadi
gemilang dapat terwujud. (Sukirno)

Gapura Jadi Petunjuk Batas Wilayah Desa Cidokom
Rohidi

Foto: sujono

UPT 5 PBB Kelapa Dua Ajak Warga Taat Pajak
Tangerang, Laras Post - UPT PBB Wilayah 5, Kecamatan Kelapa Dua
Kabupaten Tangerang mengajak seluruh warga yang berada di wilayah
lima kecamatan, agar taat membayar pajak, mengingat pajak yang
dibayarkan oleh masyarakat adalah demi kepentingan masyarakat juga.
“Pajak digunakan untuk pembangunan sarana prasarana
serta infrastruktur di Kabupaten Tangerang, dimana semua telah
dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar staf UPT PBB 5 Kelapa
Dua, H. Yudha Abidin.
Terlebih saat ini Pemerintah Kabupaten Tangerang sedang
menggalakkan Pajak Penerangan Jalan. “Untuk itu kiranya
masyarakat perlu menyadari semua hal tersebut diatas untuk kita
semua, dari kita oleh kita dan milik kita,” ungkapnya.
Selain itu, UPT PBB 5 meminta agar warga juga terus bersinergis
dengan Pemkab Tangerang dan segera membayar Pajak tepat waktu.
(Sujono Siarif)

Bogor, Laras Post - Kepala
Desa Cidokom, Kecamatan
Gunungsindur, Kabupaten
Bogor, Sain Saputra, SE
walaupun belum lama menjadi
kepala desa, namun sudah
menunjukan kinerja dengan baik.
Dimulai tahun 2015 Sain
Saputra mengajak warganya
untuk membangun sebuah Gapura
yang merupakan gerbang utama
masuk desa di perbatasan antara
jalan Desa Cibinong dengan Desa
Cidokom
Menurut Sain, dengan adanya
gapura menuju Desa Cidokom
menjadi pedoman bagi masyarakat
luar yang hendak menuju
Cidokom, selain itu gapura juga
menjadi petunjuk batas desa.
Menyinggung soal dana desa,
Sain mengungkapkan, bahwa

Kades Sain Saputra SE. Di ruang kerjanya (Kiri) dan Gapura desa cidokom

dana desa tahun 2015 telah
dialokasikan sesuai peruntukannya
melalui program-program hasil
musyawarah pembangunan
desa.

Pencairan dana desa tahap
satu digunakan pembanguan
diantaranya pembangunan
Tempat Pemakaman Umum. Dan
dana desa tahap kedua digunakan

Foto: Rumsy

antara lain untuk membangun
Sekretariat RW, Posyandu, dan
klinik bersama di RT 03/ RW 04
Kampung Cidokom (Rumsiyahya/
Ams)

2

Laras Jabar

12

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

RSUD Karawang Gelar Diskusi Panel
Menuju Rumah Sakit Pendidikan Tahun 2018
Karawang, Laras Post - RSUD
Karawang menyelenggarakan kegiatan
diskusi bersama guna mempersiapkan
RSUD Karawang menuju RSUD
Pendidikan Tahun 2018, acara ini
digelar pada Senin (28/12) di Swiss Bell
Hotel Karawang  
Sekda Kabupaten Karawang
H Teddy Rusfendi secara resmi
membuka kegiatan ini, hadir pula
Direktur RSUD Kabupaten Karawang
beserta jajarannya, Rektor UNSIKA
beserta jajarannya, Rektor UBP beserta
jajarannya, serta seluruh Stake Holder di
bidang kesehatan.
Foto: agus.s
Dalam diskusi Panel ini, bertindak Sekda Kabupaten Karawang H Teddy
sebagai moderator mahasiswa dari Rusfendi
Unsika jurusan Ilmu Komunikasi, yang
didaulat menjadi narasumber yakni antara lain Sekda Kabupaten Karawang
H. Teddy Rusfendi, Direktur RSUD Kelas B Non Pendidikan Kab Karawang
dr.Asep H. Lukman terakhir Rektor Unsika Kab Karawang Prof Dr. H. Moh
Wahyudin Zarkasyi.
Dalam sambutannya Sekda Kabupaten Karawang H. Teddy Rusfendi
menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Karawang pada tahun 2016 akan
membangun Rumah Sakit Umum Daerah tipe C, karena pada saat ini RSUD
yang ada sudah ditetapkan sebagai RSUD tipe B non pendidikan sebagai rujukan
RSUD Regional di Provinsi Jawa Barat. Hal ini merupakan salah satu syarat
untuk menjadi RSUD Pendidikan.
Selanjutnya sekda mengatakan, untuk merealisasikan RSUD Karawang
sebagai Rumah Sakit tipe B Pendidikan, ada beberapa hal yang harus dipenuhi
sehingga produk yang dihasilkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah tipe B
Pendidikan ini menjadi percontohan bagi Rumah Sakit didaerah lainnya, maupun
di Kabupaten Karawang. Karena dengan tipe RSUD tipe B Pendidikan ini adalah
tempatnya kajian-kajian dalam menangani kesehatan baik secara Kooperatif
maupun Preventif, sehingga menjadi tantangan bagi semua pihak yang ada di
RSUD Kabupaten Karawang. 
Sekda menambahkan bahwa bukan hanya unsur dari dunia pendidikan saja
sebagai pendukung utama dalam peningkatan pelayanan, tetapi juga dalam hal
peningkatan kapasitas SDM, karena dalam membangun peningkatan pelayanan
Rumah Sakit tipe B adalah pelayanan dan pendidikan.
Sekda Kabupaten Karawang juga berharap bahwa, dengan peningkatan
personal dari pelayanan dengan pendidikan psikologi diharapkan mampu
membangun kekuatan antara dokter sebagai pelayan kesehatan dan pasien
menjadi lebih kuat, karena kekuatan sugesti yang ada pada diri sendiri lebih
kuat dan menjadi salah satu faktor kekuatan. (Agus Safutra)

PT TASPEN Serahkan Bantuan
JKM Kepada Ahli Waris
Karawang, Laras Post - Guna memberikan bantuan Jaminan Kecelakaan
Kerja dan Kematian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada keluarga
Almarhum (Ahli Waris) ASN yang Meninggal Dunia. Maka secara simbolis
dilaksanakan Penyerahan Pembayaran Manfaat JKK dan JKM,  pada Senin
(28/12/2015) di Plaza Pemda Kabupaten Karawang.
Penyerahan pembayaran manfaat JKK dan JKM itu, secara simbolis
diserahkan oleh Sekda Kabupaten Karawang kepada 5 orang perwakilan.
Hadir dalam acara itu, Kepala cabang Taspen Jawa Barat beserta jajarannya,
Pimpinan Cabang Bank BJB Karawang, para asisten, staf ahli dan kepala SKPD
dilingkungan pemerintah Kabupaten Karawang.
Dalam sambutan singkatnya Sekda Kab Karawang H. Teddy Rusfendi
menyampaikan bahwa, bantuan ini merupakan program perdana bantuan
JKM dan JKK dari PT Taspen, untuk Ahli Waris Aparatur Sipil Negara yang
bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Bantuan tersebut
akan diberikan kepada 42 Ahli Waris dari ASN yang bersangkutan.
Pada kesempatan itu sekretaris Daerah mengharapkan agar Santunan bagi
ASN yang mendapat kecelakaan dan santunan kematian dapat bermanfaat
dan menjadi motivasi bagi keluarga korban dan ahli waris dalam pembiayaan
pendidikan bagi anak-anak korban yang mendapatkan santunan dan
bantuan.
Namun demikian sekretaris daerah menegaskan bahwa filosofinya
walaupun ada jaminan kerja akan tetapi kehati-hatian harus diutamakan,
karena pada dasarnnya kecelakaan bisa diminimalisir dengan mematuhi
protap di setiap bidang pekerjaan , seprti di BPLH yang meiliki tugas untuk
memantau pembuangan limbah cair seperti mercury, bidang pekerjaan yang
berkaitan dengan bahan kimia dan   radiasi yang bisa menyerang mata dan
paru-paru. Selain itu, diperlukan makanan tambahan khusus terutama susu
untuk memberikan imunitas bagi tubuh. (Agus Safutra)

Generasi Muda Pelaku Penting
Perubahan Sosial dan Politik
Karawang, Laras Post - Generasi muda selalu dicatat sebagai pelaku
penting dalam setiap perubahan sosial dan politik di republik ini. Di
masa pemerintahan kolonial, generasi muda terdidik yang terafiliasi di
dalam organisasi sosial, politik, ekonomi, dan keagamaan tampil menjadi
leader, motivator, dan inspirator bagi tercapainya kesadaran nasional.
Pada masa orde lama, para pemuda ikut berusaha mempertahankan
kesatuan Indonesia dari pengaruh dan dampak perang ideologi. Pada masa
orde baru, generasi muda menjadi kekuatan kritis sekaligus berperan besar
menjadi agent untuk penguatan kesadaran masyarakat dan menjadi aktor
dalam membangun, memobilisasi, dan mengorganisir basis-basis gerakan untuk
mengakhiri praktek politik otoritarianisme.
Demikian Penjabat Bupati Karawang, Ir. Deddi Mulyadi menyampaikan,
dalam sambutannya pada Konferensi Cabang ke IX PMII Karawang, pada Selasa
(5/1/2016) di Aula Husni Hamid Pemkab Karawang.
Lebih lanjut Pejabat Bupati mengatakan, para pemuda senantiasa ikut ambil
bagian dalam setiap proses perubahan politik. Di masa kini dan mendatang,
peranan pemuda, sebagaimana yang terwadahi dalam organisasi kepemudaan
dan kemahasiswaan, masih terus diharapkan, namun dalam konteks reformasi,
pergerakan mahasiswa tidak lagi sekedar menjadi kekuatan kritis untuk
mengawal proses demokrasi melainkan suatu kekuatan yang harus melahirkan
para pemimpin bangsa yang mampu membaca peluang dalam dunia global dan
membawa Indonesia sebagai negara yang maju, memiliki daya saing, mandiri,
sekaligus bermartabat.
Menurut Pejabat Bupati, mahasiswa adalah pemuda-pemudi bangsa dengan
berbagai macam keunggulan. Mereka pula yang menjaga kestabilan negara,
membawa inovasi dan perubahan, serta benih pemimpin unggul. “Bukti nyata
ada dihadapan kita, orde reformasi, demonstrasi positif, serta pemimpinpeminpin muda yang semuanya berkaitan erat dengan mahasiswa,” ujarnya.
Suatu bangsa yang kaya akan SDA, Ir. Deddi Mulyadi, apabila tidak
ditunjang dengan SDM yang kuat, terdidik dan profesioanal akan didera berbagai
permasalahan, hal ini tentu juga menjadi salah satu tanggung jawab yang harus
dibenahi oleh mahasiswa sebagai agen of change, social control, dan iron stock. Itulah
kenapa peran mahasiswa sangat dibutuhkan bagi indonesia.
Terakhir dalam sambutannya Penjabat Bupati Karawang berharap, PMII
sebagai wadah para mahasiswa menyalurkan inspirasi dan pemikirannya, harus
memberi keteladanan dalam konsistensi ibadah sebagai bagian dari Hablum Minallah,
sedangkan dalam konteks Hablumminannas, PMII harus memberi contoh dan
mengajak masyarakat untuk mengelola lingkungan yang benar, Islami dan berupaya
untuk menjadikan Karawang interasih, indah, tertib, aman dan bersih.
Semuanya harus saling bersinergi sama satu dengan yang lain dalam
membangun tujuan bangsa, guna mencapai kemaslahatan. Salah satu sembo/
yan yang sudah melekat pada masyarakat adalah Bhineka Tunggal Ika yaitu
berbeda-beda namun memiliki satu tujuan. Dengan berbagai suku, ras, agama,
bahasa, adat-istiadat, tradisi, kesenian, budaya, dan banyak lainnya. “Dimana
semua perbedaan itu bisa disatukan dengan adanya Pancasila” dengan rohnya
Bhineka Tunggal Ika,” ujar Deddi. (Agus Safutra)

Pelaksanaan Program Harus Tepat Waktu
Pelaksanaan
program Pemerintah
Provinsi Jawa Barat,
dilaksanakan sejak
awal sehingga dapat
berlangsung dengan
tepat waktu dan tidak
terjadi penumpukan
pada akhir tahun.

Bandung, Laras Post – Gubernur
Jabar, H. Ahmad Heryawan
meminta agar pelaksanaan
program dilaksanakan tepat
waktu. “Jangan ada penumpukan
pekerjaan diakhir tahun 2016,”
kata gubernur kepada wartawan,
usai penyerahan DPA APBD
Provinsi Jabar tahun 2016
kepada seluruh pimpinan OPD
di lingkungan Pemprovinsi
Jabar, pada Jumat (8/1/2016)
di Aula Barat Gedung Sate.
Seluruh OPD, kata Gubernur,
jangan melaksanakan kegiatan
atau program secara lambat.
“Laksanakan kegiatan berdasarkan
perencanaan waktu yang cermat,
sehingga dalam pelaksanaan
penyerapan keuangan penagihan
tidak menumpuk diakhir tahun
anggaran,” ujarnya.
Ahmad
Heryawan
menegaskan, idealnya
pelaksanaan program kegiatan
berikut penyerapan anggaran,
dapat dilaksanakan merata setiap
bulan.
Gubernur menyontohkan
pelaksanaan anggaran pusat dari
Kementerian PUPR, dalam hal

Foto:dok

Gubernur Jabar, H. Ahmad HeryawanOPD di lingkungan Pemprovinsi Jabar, pada Jumat (8/1/2016) di Aula Barat Gedung Sate.

pelaksanaan rogram/kegiatan di
Jabar luar biasa. “Untuk tahap
awal saja, dana sebesar Rp. 8
trilun untuk 44 paket pekerjaan
sudah ditandatangani dan siap
dilaksanakan awal tahun ini,”
jelasnya.
Untuk meningkatkan efektifitas
dan efisiensi pengelolaan
kondisi keuangan daerah, ujar
Ahmad Heryawan, berbagai
langkah penghematan belanja
OPD harus terus dilakukan,
dengan tetap memperhatikan
target dan pencapaian prioritas
pembangunan dalam mendorong

percepatan perekonomian
masyarakat.
Lebih lanjut Heryawan
menyatakan, seluruh OPD
tidak perlu lagi khawatir dalam
melakukan tender proyek
APBD. Sebab, Tim Pengawal dan
Pengamanan Pemerintahan dan
Pembangunan Daerah (TP4D)
akan terus memantau jalannya
proses tersebut. Dalam tim
tersebut terdapat unsur kepolisian
dan kejaksaan, tambahnya. “Tidak
perlu takut kriminalisasi yang
berakibat serapan jadi rendah. Itu
tidak akan terjadi lagi. Minggu

depan proses jalan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bappeda
Jabar, Deny Juanda mengatakan,
seluruh program/kegiatan ratarata dilaksanakan 12 bulan.
Denny menyebutkan,
seluruh OPD, dihimbau agar
rencana program/kegiatan
diimplementasikan secara rinci.
Dengan mengikuti prinsip
kurva
“Merujuk pada prinsip kurva
tersebut, kegiatan/program yang
dibuat harus terperinci mulai dari
perencanaan, proses dan hasil
akhir,” ujar Denny. (tim)

Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama Ke 70 Tingkat Kabupaten Karawang Tahun 2016
Karawang, Laras Post - Kementerian
Agam lahir di tengah kancah
revolusi membela Kemerdekaan dan
merobohkan sendi-sendi penjajahan.
Kementerian agama hadir sebagai
penjelmaan cita-cita dan kepribadian
bangsa Indonesia yang religius.
Demikian disampaikan
Penjabat Bupati Karawang Ir.
Deddi Mulyadi saat membacakan
amanat Menteri Agama Republik
Indonesia, pada peringatan Hari
Amal Bhakti Kementerian Agama,
pada Minggu (3/1/2016) di Lapangan
Karangpawitan.
Eksistensi Kementerian Agama,
ujar Deddi, merefleksikan hadirnya
negara untuk memberi jaminan
terhadap kehidupan beragama dan
kemerdekaan tiap-tiap penduduk
untuk memeluk agamanya dan untuk
beribadat sesuai keyakinan yang
dianutnya.
Menurutnya, Negara Kesatuan
Republik Indonesia sekalipun bukan
Negara agama, namun bukanlah
negara sekuler yang memisahkan
agama dari kehidupan bernegara.
“Negara melalui Kementerian Agama
memfasilitasi pelayanan keagamaan
bagi setiap warga negara secara adil
dan proporsional, seperti pelayanan
pencatatan nikah, talak dan rujuk,
peradilan agama, pendidikan agama,
penerangan agama, pelayanan ibadah
haji serta pembinaan kerukunan antar
umat beragama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Penjabat Bupati
Karawang menyampaikan bahwa,
peringatan Hari Amal Bhakti
Kementerian Agama membawa
pesan kepada semua masyarakat
untuk bersama-sama mewujudkan

Foto: agus.s

Penjabat Bupati Karawang Ir. Deddi Mulyadi saat membacakan amanat Menteri
Agama Republik Indonesia, pada peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian
Agama

supremasi nilai-nilai ketuhanan
dan keagamaan sebagai spirit
pembangunan bangsa yang tidak
dapat tergantikan.
Selanjutnya, seiring perubahan
masyarakat yang sangat dinamis
dalam lingkup nasional dan global.
Fenomena liberalisme, matrealisme
dan ekstrimisme yang merusak ke
dalam tatanan kehidupan bangsa
bila tidak diantisipasi bisa menjadi
ancaman terhadap kehidupan
beragama, ketentraman keluarga dan
stabilitas masyarakat. Maka strategi
pembangunan bidang agama dan
pembinaan kerukunan antar umat
beragama diarahkan pada upaya
membina, melindungi, melayani, dan
memberdayakan umat beragama serta
mendukung kegiatan keagamaan.
Terakhir dalam sambutannya
Menteri Agama Republik Indonesia
berharap, peringatan Hari Amal

Bakti dapat memperkuat komitmen
aparatur Kementrian Agama terhadap
integritas, etos kerja dan gotong
royong di era revolusi mental sekarang
ini dengan mewujudkan lima nilai
budaya kerja kementerian agama,
yaitu integritas, profesionalitas,
inovatif, tanggung jawab dan
keteladanan, karena setiap pejabat
birokrat hakikatnya adalah pamong,
khadim dan struktur budaya kolonial
dan feodal. “Maka mari memupuk
idealisme dan semangat bekerja,
mengasah modal intelektual, kepekaan
social, memperkokoh persaudaraan
dan penghayatan spirit ikhlas beramal
sebagai landasan keluhuran kerja,
dan tunjukan keprofesionalan serta
keteladanan dalam bekerja sebagai
ibadah,” ujarnya.
Upacara Peringatan Hari Amal
Bhakti mengambil tema, meneguhkan
revolusi mental untuk Kementerian

Agama yang bersih dan melayani.
Turut menghadiri acara tersebut
Pejabat Bupati Karawang, Sekda
Kabupaten Karawang serta para
asisten dan staf ahli, unsur Musipda
Kabupaten Karawang, Kepala Kantor
Kementerian Agama Kabupaten
Karawang beserta jajarannya, serta
seluruh kepala OPD Kabupaten
Karawang.
Dalam laporannya Kepala Kantor
Kementrian Agama Kabupaten
Karawang H. Sopian, S.Pdi., M.Si
menyampaikan bahwa, upacara
peringatan Hari Amal Bhakti ini
dipadukan dengan pencanangan
Hari Santri Nasional tanggal 22
Oktober, serta penyerahan bantuan
zakat pendapatan / profesi kepada
Badan Amil Zakat Nasional
Kabupaten Karawang dari Penjabat
Bupati Karawang, Ketua DPRD Kab.
Karawang, Sekertaris Daerah Kab.
Karawang, Kepala Kantor Kementrian
Agama Kab. Karawang beserta
Kasubag TU dan para kepala seksi.
Selanjutnya penyerahan bantuan
dari pihak swasta kepada RA
berperstasi atas Operator terbaik dan
Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag
Karawang berupa laptop, KUA
berprestasi KEc. Jayakerta berupa
Kulkas, Siswa berprestasi dari MAN
Karawang berupa tabungan. Penyerahan
sertifikat akreditasi Madrasah MI dan
Mts (MIN Tanjungpura dan MTsN
Rawamerta). Dan terakhir penyerahaan
hadiah kejuaraan cabang olahraga
badminton tingkat Kab. Karawang
dari Kemenag Karawang kepada Juara
I Seksi PD. Pontren, Juara II MTsN
Karawang, Juara III MTsN Cilamaya.
(Agus Safutra)

Satpam Mitra Polri Dalam Menciptakan Kamtibmas
Karawang, Laras Post - Polri sebagai
alat negara yang bertanggung jawab
dalam menciptakan dan memelihara
stabilitas keamanan dalam negeri
harus mengidentifikasi, mencegah dan
menanggulangi berbagai kerawanan yang
dapat terjadi akibat dampak berlakunya
Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).
Polri dalam melaksanakan tugas dan
tanggung jawab yang diemban, tidak
dapat bekerja sendiri. Polri memerlukan
dukungan dan peran serta semua
keamanan termasuk Satuan Keamanan
(Satpam) sebagai bentuk pengamanan
swakarsa yang berperan sebagai
pengemban fungsi kepolisian terbatas.
“Sejalan dengan hal tersebut,
pemberlakuan MEA ini akan menjadi
peluang sekaligus tantangan bagi
keamanan Bangsa Indonesia, yang
mana munculnya berbagai potensi
ancaman dan gangguan Kamtibmas,
harus diantisipasi dan dikelola dengan
baik sehingga menjaga stabilitas
Kamtibmas,” kata Kapolri dalam
sambutan tertulis yang dibacakan
Kapolres Karawang, pada Peringatan
HUT Satuan Pengamanan (Satpam) ke
35 pada Rabu (30/12/2016) di Lapangan

Karangpawitan.
Kapolri juga menyampaikan,
dalam pelaksnaannya Satpam dapat
memberikan kontribusi yang positif
untuk mendukung upaya pemeliharaan
Kamtibmas, dengan menyelenggarakan
keamanan dan ketertiban di lingkungan
kerjanya yang meliputi aspek
pengamanan fisik, personal, iformasi
dan pengamanan teknis lainnya.
Selanjutnya Kaplores Karawang
memberikan apresiasi terhadap berbagai
upaya bersama yang telah dilakukan
untuk meningkatkan kompetensi dan
kemampuan personel Satpam serta
berbagai pelatihan dan simulasi telah
diberikan kepada personel satpam agar
memiliki kemampuan dan keterampilan
yang memadai dalam mengahadapi
situasi Kamtibmas. Sehingga fokus
perhatian yang tidak boleh diabaikan
dalam peningkatan hubungan
komunikasim koordinasi, dan kerja sama
antara Badan Usaha Jasa Pengamanan
dengan Satuan Kewilayahan Polri,
maupun antara anggota Satpam dengan
petugas Kepolisian dilapangan.
Terakhir Kapolres mengharapkan,
dengan upaya peningkatan

Foto: agus s

Penjabat Bupati Karawang Ir. Deddi Mulyadi didampingi, Polri,TNI
memeriksa barisan
profesionalitas anggota satuan
Pengamanan ke 35 mengambil tema,
pengamanan harus diikuti dengan
Kita Tingkatkan Kompetensi Profesi
peningkatan sisi integritas setiap
Satpam Indonesia melalui Pendidikan
anggota satuan pengamanan, yang
Yang Berkualitas Dalam Meghadapi
diperkuat melalui pembinaan dan
Masyarakat Ekonomi Asean.
pengawasan yang efektif serta
Hadir pada kesempatan itu, Penjabat
berkesinambungan oleh Polri dan
Bupati Karawang Ir. Deddi Mulyadi, TNIBUJP, sehingga satuan pengamanan
Polri, Dishubkominfo, Pramuka, seluruh
akan mampu melaksanakan tugasnya
anggota Satuan Pengamanan dan yang
secara baik.
bertindak sebagai Inspektur Upacara
Peringatan HUT Satuan
Kapolres Karawang. (Agus Safutra)

Laras Regional

3

13

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

DPD RI Dukung Pengembangan
Bandara Komersial Wirasaba

Foto:agus.s

Patung Jenderal Soedirman sebelum robh (kanan) dan Patung Jenderal
Soedirman setelah roboh

Segera Bentuk Tim Investigasi terkait
Robohnya Patung Jenderal Soedirman
Purbalingga, Laras Post - Pemerintah Kabupaten Purbalingga segera
menindaklanjuti terkait robohnya Patung Jenderal Soedirman di
perempatan terminal Purbalingga, tepatnya di depan Markas Polres
Purbalingga dengan membentuk tim Investigasi. Sebagaimanan
pemberitaan kemarin patung Jendaral Sudirman roboh pada Minggu
(2/1) kurang lebih pukul 10.00 WIB dan tidak menimbulkan korban.
 Kepala Bagian Humas Setda Purbalingga, Rusmo Purnomo mengatakan
robohnya patung akan segera diselediki oleh tim yang telah terbentuk. Tim
terdiri dari unsur teknis dan non teknis. Teknis terkait dengan unsur-unsur
material bagunan. Sedangkan non teknis terkait dengan unsur seni dan
administrasi lainnya.  “Dari hasil kajian akan digunakan untuk membuat
keputusan kedepannya,”ujar Rusmo, Senin (4/1).
Rusmo menambahkan dari usulan dari berbagai tokoh masyarakat,
Pemkab untuk segera membangun kembali patung tersebut. Namun demikian
usulan tersebut perlu diadakan kajian ulang yakni dari segi DED (detail
engineering design) dan perencaanaan anggarannya
“Perencanan DED akan dilaksanakan pada perubahan anggaran 2016,
sedangkan untuk pembangunan kemungkinan bisa dilaksanakan pada tahun
2017,” katanya
Rusmo menceritakan pembangunan patung diresmikan pada 31 Desember
2004 dengan biaya pembangunan sebesar Rp 270 juta, terbuat dari bahan fiber
dan kerangka besi. Pembuat desaian sama dengan pembuatan desain patung
Jenderal Soedirman di Jakarta, yang terbuat dari bahan perunggu, dengan
anggaran Rp 3,5 milyar.
“Robohnya kemungkinan karena pelapukan pada bahan vibernya,
walaupaun telah dilakukan perawatan berupa pengecetan setiap
tahunnya,”ujar Rusmo.
Dengan pengalaman robohnya patung jenderal Soedirman, lanjut Rusmo
Foto: Agus.
Pemkab juga akan melakukan pemeriksaan pada 3 patung dengan
bahanp
yang sama. Seperti patung Knalpot di pertigaan jalan AW Soemarmo, Patung
dr.Goeteng Tarunadibrata di Kompleks RSUD, serta patung Atlet lempar
peluru di kompeks Stadion Guntur Daryono.
“Dengan pemeriksaan dan cegah dini kita berharap robohnya patung
Jenderal Sudirman tidak terulang lagi, kepada patung dengan bahan yang
sama,”pungkas Rusmo. (Agus.P/ Sam)

Foto: agus.p

Kepala Polisi Resort (Kapolres) Purbalingga AKBP Anom Setiadji saat
memberikan sambutan

Bernyanyi, Jalin Kebersamaan di Tahun 2016

Purbalingga, Laras Post – Ada yang berbeda di penghujung tahun 2015. Di
hari pamungkas Kamis (31/12/2015) ini, segenap pegawai di lingkungan
Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Purbalingga bernyanyi bersama di diiringi
organ tunggal. Sontak,  lobi bundaran Setda berubah layaknya panggung
D’ Academi yang biasa kita tonton di salah satu stasiun TV nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai yang telah
bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada mayarakat. Acara kita
hari ini menandakan kebersamaan kita yang tak pernah lekang,” ucap Penjabat
Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga, Kodadiyanto saat memberikan
sambutan mengawali acara itu.
Menurut Kodadiyanto, memasuki tahun 2016 tantangan pemkab akan
semakin berat. Tantangan yang ada, tentu juga menjadi tanggungjawab seluruh
jajaran SKPD termasuk kita yang berada di ring terdalam pemerintahan.
Masing-masing pegawai harus memiliki etos kerja yang lebih baik dari yang
sudah ditunjukan selama tahun 2015 yang segera akan kita tinggalkan.
“Saya berharap seluruh jajaran dan personel yang ada di SKPD dan
lingkungan Setda meningkatkan kinerjanya. Tak perlu ada pegawai yang sikutsikutan. Kita pupuk terus kebersamaan dan kekompakan dalam membangun
Purbalingga lebih maju dan sejahtera,” katanya.
Kodadiyanto menjamin, meski digelar pentas musik namun kegiatan
pelayanan dan penyelesaian administrasi tidak terganggu. Masing-masing
masih berjalan sesuai tanggungjawab dan tugasnya masing-masing.
Suasana pentas musik akhir tahun menjadi tambah meriah saat para
personel Satpol PP bergabung untuk ikut bernyanyi dan berjoged. Dimotori
Sekda dan sejumlah kepala bagian, mengumpulkan saweran untuk bebungah
bagi karyawan dengan aksi jogged terbaik.
Selain bernyanyi dan berjoged, para karyawan juga disuguhi makan siang,
bakso, mendoan dan pisang goreng. (Agus.P)

Anggota Dewan
Perwakilan Daerah
(DPD RI) asal provinsi
jawa Tengah Ahmad
Muqowam menegaskan,
dirinya akan mendorong
pemerintah pusat
segera merealisasikan
pengembangan
Pangkalan Udara (Lanud)
Wirasaba menjadi
Bandara Komersial.

Purbalingga, Laras Post – “Saya
minta dokumennya sampai
perkembangan terakhir. Mudahmudahan saya bisa berkontribusi
ikut mewujudkan Bandara Wirasaba
sebagai kebanggaan masyarakat
Purbalingga dan daerah sekitarnya,”
ujar politisi kelahiran Salatiga yang
kini memimpin Komite I DPD RI itu,
saat kunjungan kerja di kabupaten
Purbalingga, pada Rabu (6/1/2016).
Dari penjelasan yang
disampaikan oleh Penjabat Sekretaris
Daerah (Sekda) Purbalingga
Kodadiyanto dan Kepala Dinas
Perhubungan Komunikasi dan
Informatika (Dinhubkominfo)
Yonathan Eko Nugroho, dirinya
sangat mendukung adanya
pengembangan bandara itu. Apalagi
pengembangan bandara komersial
Wirasaba tersebut didukung oleh
sejumlah kabupaten tetangga.
Dirinya mengakui, prospek
pengembangan bandara Wirasaba
masih dirasa lebih unggul ketimbang
harus mengembangkan bandara

Tunggul Wulung yang berada di
Kabupaten Cilacap. Menurutnya,
lokasi Tunggul Wulung tidak
mungkin dapat dikembangkan
untuk penerbangan pesawat besar.
“Saya akan cari celah mana
yang dapat mendukung dan
simpul-simpul mana yang
menghambat terealisasinya
pengembangan Wirasaba menjadi
bandara komersial,” kata pria yang
juga pernah memperjuangkan
pengembangan Bandara Ahmad
Yani di Semarang.
Selain kendala pengembangan
bandara Wirasaba, kunjungannya di
Purbalingga juga mendapat titipan
sejumlah persoalan yang dihadapi
Pemkab Purbalingga. Seperti
berlarutnya proses peningkatan
Terminal Bobotsari menjadi Tipe
A, banyaknya perundangan yang
menyebabkan tumpang tindih
kewenangan, pelaksanaan UU
Desa dan soal penyerapan dan
pemanfaatan anggaran yang
dialokasikan pemerintah pusat.
Terkait pengembangan
Bandara Wirasaba, Pj Sekda
Kodadiyanto menuturkan rencana
pengembangan menjadi bandara
komersial yang digulirkan sejak
kepemimpinan Bupati Triyono
Budi Sasongko, hingga kini
belum menemui progress yang
menggembirakan. Terakhir bahkan
beredar kabar rencana itu ditolak
Dirjen Perhubungan Udara.
Meski demikian rencana
pengembangan Wirasaba menjadi
bandara komersial terus bergulir.
Bahkan Gubernur Jawa Tengah
Ganjar Pranowo, saat kunjungan

Komite I DPD RI itu, saat kunjungan kerja di kabupaten Purbalingga, pada Rabu (6/1/2016).

kerja di Purbalingga menyatakan akan
mendatangi Menteri Perhubungan
Ignasius Jonan di Jakarta bersama
lima bupati di bagian TengahBarat. Gubernur ingin menanyakan
langsung kelanjutan dari progres
Bandara Wirasaba di Kabupaten
Purbalingga.
“Pembangunan bandara akan
terus dilanjutkan. Karena sudah
ada komitmen bersama lima
kepala daerah yakni Banyumas,
Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen
dan Wonosobo serta Gubernur Jawa
Tengah dan anggarannya sudah
dicadangkan,” jelasnya.
Menurut Kodadiyanto, dana
cadangan kerjasama bandara
Wirasaba telah dianggarkan dalam
anggaran perubahan 2015 sebesar Rp
15 miliar. Dana tersebut diambilkan
dari dana rencana pengeluaran
pembiayaan sebesar Rp 34 miliar.

FOTO: al

Sementara, Kepala
Dihubkominfo Yonathan Eko
Nugroho menuturkan, saat dirinya
melakukan konsultasi dengan
pejabat perhubungan udara
pada Kementerian Perhubungan
beberapa waktu lalu, belum
ada petunjuk baru dari Menteri
Perhubungan. Semua draf
MoU yang dikirim belum ada
tindaklanjutnya.
“Memang menjadi lebih penting
agar Pak Gubernur bersama lima
bupati dapat segera bertemu
Pak Menteri. Supaya bisa segera
diketahui rencana tindak lanjut
kedepan,”  katanya.
Yonathan juga berharap, agar
anggota DPD RI yang berasal dari
provinsi Jawa Tengah dapat ikut
serta bersama Gubernur untuk
bertemu Menteri Perhubungan.
(Agus.P)

Gangguan Kamtibmas Purbalingga Menurun
Purbalingga, Laras Post – Sepanjang tahun 2015 gangguan kemanan, ketertiban
masyarakat (Kamtibmas) di wilayah
Purbalingga Jawa tengah, cenderung
mengalami penurunan. Sedangkan
gangguan kamtibmas kasus kejahatan
yang mendominasi adalah kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), disusul
kasus kecelakaan laulintas (lakalantas).
“Gangguan kamtibmas/kejahatan
di Purbalingga pada tahun mengalami
penurunan,” terang Kepala Polisi Resort
(Kapolres) Purbalingga AKBP Anom
Setiadji saat Doa Bersama, Refleksi
Dan Evaluasi Tahun 2015, pada Kamis
(31/12/2019)malam, di Pendapa Dipokusumo.
Menurut Anom, pada tahun 2014
lalu, gangguan kamtibmas yang terjadi
sebanyak 385 kasus. Sedangkan pada
tahun 2015 berkurang sebanyak 46
kasus. Sehingga penurunan gangguan
ini merupakan suatu prestasi bagi masyarakat Purbalingga.
Dikatakan Anom, hal itu merupakan prestasi, karena kejahatan merupakan cerminan kehidupan masyarakat
itu sendiri. Semakin masyarakatnya
baik, kualitas kehidupannya juga
baik, tentunya gesekan atau gangguan
Kamtibmas juga semakin berkurang.
“Akan tetapi, teori orang dahulu bilang, selama  masih ada orang hidup,
selama dunia berputar, kejahatan selalu
ada,”tuturnya.
Anom menambahkan, menurunnya
kejadian Kamtibmas di Purbalingga
dimungkinkan para pelaku kriminal
beralih ke daerah lain. Namun dalam
dalam kejadian tersebut, ada beberapa
yang menjadi catatan pihak kepolisian,
walaupun tetap mensyukuri adanya
penurunan kasusnya. Dari kasus-kasus

tertentu tetap menjadi dominasi bahkan
ada kecenderungan angkanya naik. Satu
contoh kasus adalah curat, angkanya
besar dan  ada peningkatan dari angka
sebelumnya.
Selanjutnya, kata Anom, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor),
usai pelaksanaan pilkada selang satu
bulan kasus tersebut trendnya akhirakhir ini semakin meningkat, khususnya
di wilayah kecamatan Purbalingga dan
Kalimanah dan Padamara. Hal tersebut dimungkinkan  karena  wilayah
tersebut merupakan penyangga kota
Purbalingga.
Sedangkan untuk kasus kecelakaan
lalu lintas (Lakalantas), ujar Anom,
trendnya memang menurun dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut
lebih disebabkan pada tahun 2014 ketika
adanya jembatan Comal yang putus,
sehingga wilayah Purbalingga dijadikan
jalur alternatif. Dengan infrastruktur
sarana prasarana yang ada serta ketidaksiapan pengguna jalan khususnya
pengendara , sehingga terjadi banyak
kecelakaan khususnya di jalur wilayah
Karangreja, Bobotsari  arah Pemalang.
Karena jalan yang dilalui di wilayah
tersebut berliku, adanya turunan tajam,
ruas jalanannya yang  sempit  serta
tidak dimungkinkan dilewati kendaran
besar truk/bus.
“Sehingga pada tahun lalu banyak
terajdi kecelakaan, jadi tahun kemarin
(2014-red) angkanya tinggi, sedangkan
untuk tahun ini memang turun, barangkali di Pantura mungkin tidak ada
hambatan,”tuturnya.
Yang menjadi catatan menarik
kepolisian adalah tingginya angka
kecelakaan motor. Sedangkan yang
menjadi catatan adalah, terjadinya

FOTO:Beniyanto

Kepala Polisi Resort (Kapolres) Purbalingga AKBP Anom Setiadji saat memberikan
sambutan

Lakalantas tersebut terjadi di  ruas jalan
perkampungan atau jalan kecil di pinggiran/pedesaan bukan di jalan besar
seperti jalan provinsi, kabupaten dan
lain sebagainya. Hal utama yang menyebabkan kejadian tersebut merupakan
kecerobohan pengendara, antara lain
tidak memenuhi persayaratan mengemudi seperti mempunyai kelengkapan
surat-surat, tidak mengenakan helm,
kemudian juga persyaratan dari pengendara salah satunya umur dan tidak
memiliki SIM.
“Bahkan yang mengalami kecelakaan
anak-anak usia dibawah umu yang belum saatnya diperbolehkan untuk mengendarai kendaraan,”terangnya.
Dari kejadian tersebut, tandas
Anom, peran lingkungan yang dimulai dari keluarga terutama orang tua
serta  peran kepolisian terdekat yaitu
jajaran kepolisian Polsek sangat dibutuhkan. Untuk itu, sejak dilantiknya
menjadi Kapolres di Purbalingga 13
Oktober 2013, ada beberapa misi yang

harus dilakukan. Salah satu misinya,
Purbalingga harus lebih baik sebelum
kepemimpinnya.
Pihaknya juga terus menekankan
kepada semua anggotanya untuk selau
peduli dan konsisten melayani masyarakat, terutama untuk pelayanan
dan perlindungan masyarakat. Karena
nasib masyarakat bergantung pada
kepedulian dan konsistenya anggota
polisi. Dengan semboyan  “Sekecil apapun resiko yang dihadapi, dibanding
dengan keputusan yang harus diambil,
yakinlah, masyarakat pasti membutuhkan tindakan polisi. Kemudian misi
selanjutnya adalah menekan tindakan
kejahatan. Menekan angka lakalantas,
berikutnya membangun komunikasi
dengan masyarakat, SKPD dan jajaran
pemangku kepentingan, karena mustahil polisi dapat bekerja sendiri tanpa
bantuan dari masyarakat. “Saya juga
tidak bosan-bosannya, mengajak agar
bersama bertanggung jawab terhadap
Purbalingga,” tandasnya. (Sam)

2016, Disbudparpora Fokus Pembenahan Goa Lawa

Goa Lawa

Purbalingga, Laras Post – Setelah
mengembangkan sejumlah desa wisata di Kabupaten Purbalingga, pada
2016 ini Dinas Kebudayaan Pariwisata
Pemuda dan Olah Raga (Dinbudpar-

FOTO:Agus.p

pora) Purbalingga akan fokus pada
pengembangan obyek wisata Goa Lawa.
Dikatakan Kepala Bidang Pariwisata
Prayitno, pembenahan Goa Lawa di
Desa Siwarak Kecamatan Karangreja

sebenarnya sudah dimulai sejak 2015
lalu. Saat itu ada dua kegiatan yang
dilaksanakan yakni identifikasi Goa
Lawa untuk mencari potensi dan membuat Design Enggeneering Detail (DED)
bagian luar.
“Tahun ini akan dibuat DED tematik
bagian dalam goa. Kegiatannya akan
segera dilelang melalui Unit Layanan
Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah 
atau ULP,” kata Prayitno, pada Selasa
(5/1/2016) di Purbalingga.
Ditambakan Prayitno, pada 2015 lalu
sejumlah obyek wisata yang dikelola
Dinbudparpora mengalami peningkatan
kunjungan. Diantaranya Goa Lawa, Pos
Pendakian Gunung Slamet, Monumen
Tempat Lahir Jenderal Soedirman dan
Bumi Perkemahan Munjuluhur. “Yang
mengalami peningkatan jumlah kunjungan tertinggi adalah Goa Lawa,”
jelasnya.
Prayitno menyebutkan, peningkatan
jumlah pengunjung Goa Lawa mencapai

13 ribu lebih dibanding tahun 2014.
Tahun lalu jumlah kunjungan sekitar
40 ribu orang menjadi 53.940 di pengunjung tahun 2015.
Capaian lainnya, pengunjung Monumen Tempat Lahir Jenderal Soedirman
sampai akhir tahun 2015 kemarin tercatat
10.189 orang. Dari target pendapatan Rp.
22 juta tercapai Rp. 28 juta.
Sementara untuk Pendakian Gunung Slamet yang baru dibuka awal
September 2015, hingga malam pergantian tahun tercatat ada 7.100 pendaki.
Sehingga target pendapatan sebesar Rp.
14 juta mampu tercapai Rp. 28 juta.
Sedangkan Bumi Perkemahan Munjulluhur juga mengalami peningkatan
jumlah pengunjung, meski jumlahnya
tidak signifikan, hanya 1300 orang.
Selama ini, Buper Munjuluhur memberikan fasilitas khusus kepada kalangan
pramuka. Untuk berkegiatan ditempat
itu, para pramuka tidak dikenai tiket
masuk. (Agus. P)

2

Laras Regional

14

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

35.233 Peserta BPJS Kebumen Dinonaktifkan
Sedikitnya 35.233
peserta BPJS Kesehatan
di Kebumen Jawa Tengah
dinon aktifkan dari daftar
kepesertaan program
Kartu Indonesia Sehat
Penerima Bantuan Iur
(KIS-PBI).
FOTO: beniyanto

Sejumlah pejabat Pemkab Kebumen tengah Nobar film jendral sudirman

Pejabat Kebumen Nobar
Film Jenderal sudirman

Kebumen, Laras Post – Kodim 0709 Kebumen, Jumat(8/1/2015)
menginisiasi nonton bareng(Nobar) film panglima besar Jendral Sudirman.
Kegiatan yang dipusatkan dibioskop Perpustakaan daerah tersebut
dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat Pemerintahan Kabupaten Kebumen.
Sejak film diputar, mulai dari Penjabat Bupati Kebumen, Sekda, kepala
dinas, Camat hingga jajaran Danramil serta Polsek yang hadir nampak
serius menonton jalanya cerita film pahlawan nasional tersebut.
Usai pemutaran film Dandim 0709 Kebumen Letkol Inf Putra
Widyawinaya SH menyampaikan bahwa pemutaran film jendral Sudirman
tersebut merupakan pemutaran perdana di Kebumen. Alasan dipilihnya
film tersebut untuk nobar karena film Jendral Sudirman sarat dengan
nilai-nilai heroik sejarah perjuangan bangsa. Sehingga diharapkan dapat
memacu kinerja para pejabat di Kebumen dalam membangun bangsa
kedepanya.
“Dengan menonton film tersebut, kami juga berharap bisa
meningkatkan jiwa patriotisme para pejabat negara. Rencananya besk
kita juga akan menggelar road show pemutaran film ini kesekolahsekolah,”ungkap Dandim.
Sementara itu Pj Bupati Kebumen, Drs HM Arif Irwanto MSi
mengaku sangat terharu setelah menonton film tersebut. Dia juga
mengatakan bahwa film jendral Sudirman tersebut sangat tepat sebagai
media pendidikan kebangsaan masyarakat. Tentunya agar masyarakat
memahami betul rangkaian tonggak sejarah perjuangan kemerdekaan
Republik Indonesia. Dimana kemerdekaan bangsa Indnesia diraih dengan
penuh penderitaan.
“Saat ini penanaman jiwa patriotisme bagi masyarakat, khususnya
genenrasi muda sangatlah penting. Hal itu agar dimasa yang akan datang
bangsa kita tetap kuat,”jelasnya.(Beniyanto)

Diduga Kabag Bintal Pemkab Malang
Menyalahgunakan Wewenang

Malang, Laras Post - Pada tahun
anggaran 2013 Pemerintah
Kabupaten Malang telah menunjuk
Bagian Pembinaan Mental
(Bagian Bintal) Sekretariat Daerah
Kabupaten Malang, sebagai
leading sektor penyelenggaraan
kegiatan keagamaan masyarakat.
Dana yang telah dikucurkan
oleh Pemerintah Kabupaten
Malang mencapai Rp.525 juta.
Laporan Hasil Pemeriksaan BPK
yang dikeluarkan pada tahun 2014,
FOTO: al
ditemukan kesalahan anggaran
sebesar Rp.63 juta, diantaranya adalah Kabag Bintal Kab.Malang (Nur Hasyim)
Penganggaran Belanja Bantuan Sosial
Keagamaan sebesar Rp.23.500.000, yang digunakan sebagai reward kepada
pemenang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi. Bantuan
tersebut diberikan melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ)
Kabupaten Malang.
Namun BPK menemukan kesalahan dalam pencairan dana itu. Dalam
pencairan dana Rp.23.500.000 LPTQ tidak menyerahkan proposal, sebagai
syarat pencairan dana, namun secara serta merta Kabag Bintal Pemerintah
Kabupaten Malang menyerahkan secara langsung kepada pemenang MTQ.
Selanjutnya  anggaran yang seharusnya digunakan untuk Bansos, oleh bagian
Bintal malah digunakan untuk membantu badan atau lembaga yang seharusnya
tak membutuhkan bantuan tersebut.
    Ketika dikonfirmasi, Kabag Bintal, Nurhasyim mengakui, pihaknya
mencairkan dana bantuan untuk IPTQ tanpa ada pengajuan proposal dari
LPTQ. “Iya, dana kami berikan tanpa ada pengajuan proposal dari LPTQ,”
ungkap Nurhasim.
Ia menilai, tidak ada masalah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, karena
pemerintah merasa senang dengan diadakannya kegiatan seperti itu, “Saya kira
itu tidak masalah, karena pemerintah senang dengan diadakannya kegiatan
seperti itu,” tambah Nurhasyim.
Nurhasyim juga menganggap wajar, karena iuaran anggota IPHI belum
mencukupi untuk oprasioanal pengurus.
Padahal menurut kajian BPK, bantuan sosial kepada IPHI dinilai kurang
tepat karena IPHI tidak menanggung resiko sosial. (gus)

FOTO: ash

Kasat Lantas Polres Badung AKP I Nengah Subangsawan berfoto bersama jajarannya

Korban Laka Meninggal Di Badung Masih Tinggi

Badung Bali, Laras Post- Polres Badung berhasil menekan angka
kecelakaan Lalu Lintas pada tahun 2015 seiring meningkatnya
kesadaran masyarakat mentaati ketentuan yang berlaku di jalan raya.
Padahal pada tahun sebelumnya yaitu tahun 2014 angka kecelakaan di
jalan raya khususnya di Kabupaten Badung sangat tinggi,mencapai 143 Laka
dalam rincian mati ditempat 64 jiwa,luka berat 80 jiwa,luka ringan 106 dan
kerugian material mencapai Rp 783.900.000.
Tetapi pada tahun 2015 Laka Lantas di Badung dapat ditekan angka
kecelakaannya, berkat kerja keras para petugas Kepolisian dan juga atas
dasar kesadaran masyarakat pengguna jalan. Data kecelakaan pada tahun
2015 mencapai 144 Laka, diantaranya mati di tempat (meninggal) 47 jiwa
luka berat, luka berat 37,luka ringan 180 dan kerugian material mencapai
Rp 684.100.000.
Namun angka ini menurut Kasat Lantas Polres Badung AKP I Nengah
Subangsawan masih tergolong tinggi.
Subangsawan menghimbau, masyarakat agar sama- sama mematuhi
peratuaran lalulintas,karena kecelakaan itu sendiri berawal dari pelanggaran
, dan pelanggaran akan mengakibatkan fatal.Pihaknya terus melakukan
pengawasan secara intensif guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk
mematuhi peraturan lalulintas, sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan di
jalan umum.
Ia juga terus melakukan sosialisasi tentang ketertiban lalulintas melalui
penyebaran iklan layanan masyarakat (spanduk) di sepanjang jalur padat
lalulintas di Badung. Seperti di sekitar pasar Beringkit, Pasar Badung dan di
sepanjang jalan yang menghubungkan Kota Denpasar dan Tabanan. (ASH)

Kebumen, Laras Post - Penon aktifan
atau pencabutan dari program BPJS KISPBI tersebut terhitung mulai awal Januari
2016. Terkait persoalan tersebut, sejak
awal Januari banyak masyarakat yang
mengadu ke kantor Disnakertransos
dan kantor BPJS Kebumen.
Mereka yang mengadu adalah
masyarakat yang dicabut kepesertaanya
dari program BPJS KIS-PBI. Karena pada
saat hendak menggunakan layanan
BPJS, ternyata mereka tidak bisa lagi
menggunakan pelayanan kesehatan
secara gratis seperti sebelumnya.
“Atas dicabutnya kepesertaan kami
dari program BPJS KIS-PBI,
sebenarnya agak keberatan.
Terlebih lagi sama sekali tanpa adanya
pemberitahuan langsung kepada
kami,” ungkap Siti Nasiroh, warga
Desa Murtirejo Kebumen sekaligus salah
satu peserta yang dinon aktifkan dari
BPJS KIS-PBI saat mengadu ke kantor

Disnakertransos Kebumen, pada
Jumat(8/1/2015)
Kepala cabang BPJS Kesehatan
Wilayah Kebumen, Purworejo dan
Wonosobo, I Gusti Ayu Mira S
juga membenarkan, jika pihaknya
belum mensosialisasikan terkait
pencabutan sejumlah masyarakat
dari program BPJS KIS-PBI.
Itu karena pihaknya belum
berkoordinasi dengan Pemerintah
Kabupaten. (Pemkab) Kebumen.
Menurut Ayu Mira, dicabutnya
35.233 peserta dari BPJS KIS-PBI
diantaranya karena 15.227
meninggal dunia, 1.331 berstatus
ganda dan 18.675 perekonomianya
sudah naik kelas. Bagi mereka yang
dicabut dari program BPJS KIS-PBI,
diminta agar segera mendaftarkan
diri menjadi peserta BPJS mandiri.
Apabila selama menjadi
peserta BPJS KIS-PBI iuran mereka
dibayarkan oleh Kementrian Sosial.
Maka saat mereka mendaftar BPJS
mandiri akan membayar iuran
secara pribadi.Pendaftaranya juga
tinggal melanjutkan menggunakan
kartu KIS-PBI yang telah ada.
“Jumlah masyarakat Kebumen
yang dicabut sebagai peserta BPJS
KIS-PBI lebih banyak ketimbang
di Kabupaten Purwrejo dan

FOTO: al

Kepala BPJS Kebumen dan Kabis Sosial saat menjelaskan kepada warga yang
mengadu
Wonsobo. Di Purworejo sendiri hanya
17.202 dan Wonosobo 6.675 peserta,
sedangkan seluruh Indonesia ada 1,7 juta
peserta,” terang Ayu Mira.
Kabid Sosial pada Disnakertransos
Kebumen, Muh Rosyid SPd M.MPd
menambahkan bahwa pencabutan sejumlah
masyarakat sebagai peserta BPJS KIS-PBI
merupakan hasil evaluasi Kementrian
Sosial. Tujuanya agar program KIS-PBI
yang disalurkan benar-benar tepat sasaran
kepada masyarakat kurang mampu.

Meski pada tahun ini ada 35.233
peserta BPJS KIS-PBI yang dicabut, namun
Kemensos juga akan tetap menggantinya
sejumlah yang dicabut. Mereka yang akan
menggantikan merupakan masyarakat
kurang mampu yang belum terdaftar
sebagai peserta KIS-PBI pada tahun 2015.
“Daftar nama-nama yang dicabut
dari kepesertaan KIS-PBI sebenarnya
berdasarkan usulan hasil evaluasi
Musyawarah disetiap Desa pada tahun
2015 kemarin,” ungkapnya. (Beniyanto)

DPRD Kabupaten Blitar Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
Blitar, Laras Post - Keluarga besar DPRD
Kabupaten Blitar beserta staf dan seluruh
karyawan Sekretariat DPRD Kabupaten
Blitar, pada Kamis (31/12/2015)
mengadakan peringatan Maulid Nabi
Mahammad SAW dengan mengangkat
tema, Mari kita jadikan momentum
maulid Nabi Muhammad SAW sebagai
Tauladan dalam menjalankan amanah.
Dalam peringatan Maulid Nabi
Mahammad SAW tersebut, Pimpinan
DPRD Kabupaten Blitar, Maskur,
S.Pd memberikan sambutan dan
menyampaikan ucapan terima kasih
kepada para anggota dewan, staf dan
seluruh karyawan Sekretariat DPRD
Kabupaten Blitar yang berkenan hadir.
Diungkapkannya peringatan ini
sengaja dilakukan pada penghujung
tahun dan bersifat internal, agar semakin
mempererat kebersamaan keluarga besar
DPRD Kabupaten Blitar yang selama ini
terjalin harmonis. Harapannya dengan
kebersamaan ini semakin mendapat
Ridho dari Allah.
Ia juga mengajak kepada anggota
DPRD untuk meneladani kehidupan
Rasulullah SAW dalam menjalankan

FOTO: Sp

Keluarga besar DPRD Kabupaten Blitar beserta staf dan seluruh karyawan Sekretariat
DPRD Kabupaten Blitar saat menghadiri Maulid Nabi muhamad SAW

kehidupan sehari-hari sebagai
pengemban amanah yang dipercaya
oleh masyarakat.
“Semoga dengan adanya peringatan
Maulid Nabi Muhammad SAW ini
diikuti dengan perubahan perilaku yang
sebelumnya sudah bagus menjadi lebih
baik lagi sehingga kedepan semakin

berkah,” ungkap politisi seior ini.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad
SAW yang digelar sangat sederhana ini
diisi tausiyah oleh KH Ahmad Zamroji. 
Dalam  tausiyah KH Ahmad Zamroji
bercerita tentang akhlak dan perilaku
kehidupan Rasulullah SAW menuju
pemimpin yang ulil Amri (Pemimpin

yang amanah ) sebagaimana gelar
rasulullah shidiq, Amanah, Tablig dan
Fathanah.
“Dimana seorang pemimpin tidak
terkecuali anggota dewan harus bisa
memberikan keteladan pada masyarakat
yang diwakilinya, serta harus amanah
sebagai wakil rakyat,” ungkapnya.
KH Ahmad Zamroji juga
menyampaikan, tentang kepemimpinan
Rasulullah sebagai pemimpin yang adil
dan bijaksana, pemimpin yang cinta kepada
umatnya. “Bahkan sampai mendekati
kematian beliau selalu memanggil umatnya
dengan kata-kata, ummati, ummati, ummati
(umatku, umatku, umatku),” ujarnya.
Pada akhir tausiyahnya, KH Ahmad
Zamroji, berpesan pada seluruh yang
hadir untuk memperbaiki niatnya dalam 
bekerja. “Dimana jika berangkat bekerja
niat ibadah. Insya Allah akan mendapat
ridho dari Allah,” terangnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad
SAW diakhiri dengan doa bersama yang
dipimpinan oleh KH Ahmad Zamroji,
dengan harapan seluruh keluarga besar
DPRD Kabupaten Blitar selalu mendapat
perlindungan dan ridho dari Allah. (sp)

Tak Dapat Pungut Retribusi Menara Telekomunikasi, Target PAD Investasi Diturunkan
Purbalingga, Laras Post  - Tahun
ini, Kantor Penanaman Modal dan
Perizinan Terpadu (KPMPT) Purbalingga
dipastikan bakal kehilangan pendapatan
retribusi milyaran rupiah. Sebabnya,
salah satu obyek retribusi yakni retribusi
pengendalian menara telekomunikasi
tak lagi dapat dipungut menyusul
terbitnya Putusan Mahkamah Konstitusi
(MA) Nomor 46/PUU-XII/2014 tanggal
17 Nopember 2014. Putusan MA tersebut
juga menyebabkan potensi PAD
dari Retribusi Pengendalian Menara
Telekomunikasi tahun anggaran 2015
tidak dapat dipungut secara optimal.
“Dalam perda retribusi pengendalian
menara telekomunikasi, wajib pajak
dikenakan sebesar 2 persen dari NJOP (nilai
jual objek pajak-red). Objek pajak keberatan
dan melayangkan uji materi (judicial review)
dan oleh MK dikabulkan. Sebab dalam
UU, yang bisa dipungut retribusi hanya
IMB (izin mendirikan bangunan) dan HO
(Hinderordonnantie) atau izin gangguan,”
terang Mukodam saat ditemui di Operation
Room Graha Adiguna komplek Pendapa
Dipokusumo, Rabu (6/1/2016).
Retribusi yang diterapkan sejak 2012
setelah terbitnya Perda Nomor 07 Tahun
2012 menurut Mukodam menjadi salah
satu sumber Pendapatan Asli Daerah
(PAD) yang dapat digali dari KPMPT
Kabupaten Purbalingga.
Menurut Mukodam, sejak 2012 realisasi

PAD dari retribusi pengendalian menara
telekomunikasi terus meningkat, yaitu
pada tahun 2012 sebesar Rp. 148.670.640,
tahun 2013 sebesar Rp. 480.703.935 dan
tahun 2014 sebesar Rp.1.288.776.125.
Sedangkan pada 2015lalu, sampai
akhir September 2015 sudah terealisasi
Rp. 1.141.616.680,- (132 % dari target).
Realisasi setelah tahun 2012 termasuk
didalamnya adalah hasil penagihan
tunggakan retribusi tahun sebelumnya,
demikian juga untuk tahun 2015.
Dengan tidak dipungutnya retribusi
pengendalian menara telekomunikasi
itu, papar Mukodam, tahun ini pihaknya
hanya bisa memungut retribusi dari IMB
dan izin HO. Sehingga target pendapatan
asli daerah (PAD) dari investasi, tahun
ini terpaksa diturunkan. Jika tahun lalu
ditarget Rp1,8 miliar lebih, tahun ini
hanya Rp1,2 miliar. Rinciannya, target
PAD dari IMB Rp 775 juta dan dari HO
Rp 429.906.000 sehingga totalnya Rp
1.205.000.000.
Untuk memenuhi target tersebut,
lanjut Mukodam, KPMPT akan
melakukan jemput bola ke lapangan
dengan memonitoring bangunan
yang belum ber-IMB dan usaha
kecil yang belum memiliki izin HO.
Sekaligus mengarahkan mereka untuk
mengurusnya.
“Selanjutnya, kami juga akan
membuka pelayanan pengurusan IMB

FOTO: agus p

dan HO ke kecamatan-kecamatan,
tanpa tumpang tindih dengan program
Paten (Pelayanan Administrasi Terpadu
Kecamatan), tetapi menyinergikan,”
katanya.
Sementara itu, target PAD investasi
tahun lalu yang dibebankan kepada
KPMPT berhasil dilampaui. Dari target
Rp1,8 miliar lebih, tercapai Rp2,2 miliar
atau 118,31 persen. Adapun jumlah
tersebut didominasi oleh investasi
penanaman modal dalam negeri
(PMDN) berupa usaha perdagangan
jasa dan industri kecil.
“Industri besar tidak ada, karena
terkendala lahan. Sebab di zona industri
yakni di Kelurahan Mewek dan Desa
Jetis sudah tidak ada lahan yang luas.

Kalau pun ada, itu pun berupa tanah
bengkok yang prosesnya ketat, sehingga
investor harus berpikir ulang untuk
menginvestasikan dananya di lahan
tersebut,” katanya.
Upaya lainnya, tambah Mukodam
dengan menaikan indek harga satuan
bangunan per m2. Dalam pasal 26
Perda No. 19 Tahun 2012 tentang IMB
dan Retribusi IMB sebesar Rp. 650.000
per m2. Indek harga satuan bangunan
dapat ditinjau kembali paling lama
3 tahun dengan melihat indek harga
dan perkembangan ekonomi, yang
ditetapkan dengan Peraturan Bupati.
“Kami juga akan melakukan program
pemutihan IMB dengan keringanan
retribusi,” pungkasnya. (Agus.P)

Kebumen Kembali Raih Rekor MURI, Tercepat Pelunasan PBB
Kebumen, Laras Post - Kabupaten
Kebumen Jawa Tengah kembali tercatat
Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI)
dalam pelunasan Pajak Bumi dan
Bangunan Perdesaan dan Perkotaan
(PBB-P2) tercepat di awal tahun.
Tercatatnya dalam rekor MURI tahun
2016 kali ini sekaligus sebagai peraihan
ke tiga kalinya dalam rekor MURI untuk
pelunasan PBB-P2 tercepat dan serentak.
Dimana pada tahun 2014 dan 2015,
kabupaten Kebumen juga meraih rekor
MURI untuk pelunasan PBB-P2 tercepat.
Piagam MURI diserahkan Senior
Manajer MURI Sri Widayati kepada
Penjabat Bupati Kebumen, Drs HM Arief
Irwanto MsI bersama Kepala DPPKAD
dan Camat Kebumen, Selasa(5/1/2015)
di Pendopo Bupati. Hadir pula pada
acara tersebut Asisten Ekonomi dan
Pembangunan Sekda Jawa Tengah Djoko
Sutrisno, pasangan calon bupati dan wakil

bupati terpilih HM Yahya Fuad dan Yazid
Mahfudz, jajaran Pemkab Kebumen dan
26 camat se Kebumen.
Pj Bupati Kebumen M Arif Irwanto
menyampaikan, pelunasan tercepat
PBB-P2 pada awal tahun 2016 kali ini
oleh 166 desa di 26 Kecamatan Kebumen.
Pada tahun 2016 ini, target pembayaran
PBB-P2 Kebumen sebanyak Rp 21,5
milliar. Sedangkan realisasi pembayaran
PBB-P2 dari 166 desa peserta MURI
sebanyak Rp 6,85 miliar. Rekor tahun
ini sekaligus mengalahkan rekor yang
dicatat Kabupaten Kebumen pada tahun
2014 dan 2015. Dimana rekor tahun
2014 hanya memperoleh sebesar Rp1,4
miliar dari 58 desa. Sedangkan pada
tahun 2015 hanya sebesar Rp5,1 miliar
dari 158 desa.
“Dengan meraihnya kembali rekor
MURI ini, jelas menunjukkan bahwa
komitmen masyarakat dan pemerintah

Kebumen dalam pelunasan PBB-P2
semakin tinggi,”tuturnya
Lanjutnya lagi, dari 26 kecamatan di
Kabupaten Kebumen hanya Kecamatan
Klirong dan Padureso yang seluruh
desanya lunas PBB ditahun ini. Sedangkan
Kecamatan lainnya belum semua desa
melunasi PBB nya. Menurut data
pemerintah desa, dari desa-desa yang
belum bisa melunasi PBB nya diawal
tahun. Hal itu dikarenakan sebagian
pemiliknya berada diluar daerah.
“Saya berharap pada pemerintahan
berikutnya, Kebumen tetap
meningkatkan prestasi pelunasan PBBP2,”harap Arif.
Dari seluruh desa di kabupaten
Kebumen, pendapatan PBB-2 terbesar
sebenarnya ada di kelurahan Kebumen
kecamatan Kebumen. Bahkan besaran
pendapatan PBB satu kelurahan
Kebumen saja, jumlahnya lebih banyak

dari pendapatan PBB untuk satu
Kecamatan. Untuk tahun 2016 saya,
target baku pembayaran PBB nya
sebesar Rp 737,5 juta lebih. Namun
khusus kelurahan Kebumen, beberapa
masyarakat masih sulit untuk melunasi
PBB nya di awal tahun. Mereka ratarata dari kalangan pengusaha. Alasan
mereka masih enggan membayarkan
pajaknya tepat waktu, karena ingin
memutar terlebih dahulu uangnya
untuk usaha. Sehingga biasanya mereka
baru akan membayarkan pajak PBB nya
diakhir batas waktu pembayaran.
“Meski demikian, pelunasan PBBP2 dari tahun-ketahun masyarakat
cukup disiplin. Pada awal tahun ini
saja, pembayaran PBB-P2 yang sudah
masuk mencapai 95,1 persen dari
jumlah keseluruhan,”ungkap kepala
kelurahan Kebumen, Dede Suntor
Ssos.(Beniyanto)

Laras Regional

3

15

Sabtu, 16 maret 2013

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

BPK Temukan Penyaluran Raskin Tak Tepat Sasaran
FOTO:agus.p

Bupati : Liburkan Karyawan, CV
Purbayasa Harus tetap Bayarkan Gaji
Purbalingga, Laras Post - Diberhentikannya operasi mesin unit
4 CV Purbayasa, oleh Pemkab Purbalingga menjadi penyebab
CV Purbayasa meliburkan seluruh karyawannya dengan waktu
yang tidak ditentukan. Pemberhentian mesin unit 4 dikarenakan
belum berijin serta telah mencemari lingkungan sekitarnya.
 Pj Bupati Purbalingga, Budi Wibowo mengatakan peliburan
karyawan sepenuhnya menjadi hak dan tangung jawab CV, mengenai
gaji karyawan harus tetap dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang ada.
Hal tersebut berdasarkan UU No 13 Tahun 2013 tentang ketenagakerjaan
pasal 93 ayat 2. “Kalau seandainya tidak dibayarkan maka akan terkena
sanksi,” ujar Bupati pada saat konferensi pers, Selasa (5/1).
Kepala Dinsosnakertrans, Ngudiarto membenarkan apabila
karyawan tidak gaji maka akan dikenai sanksi yakni sebagaimana Pasal
186 (1) Barang siapa melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 35 ayat (2) dan ayat (3), Pasal 93 ayat (2), Pasal 137, dan
Pasal 138 ayat (1), dikenakan sanksi pidana. Yakni penjara paling
singkat 1 bulan dan paling lama 4 tahun. Atau denda paling sedikit
Rp. 10 juta dan paling banyak Rp. 400 juta.
“Tindak pidana sebagaimana dimaksud merupakan tindak pidana
pelanggaran,” ujar Ngudiarto
Sebagimana hasil rapat pada Senin (4/1) Pemkab memutuskan
penghentian operasi mesin unit 4, Sedangkan untuk unit 1,2 dan 3
diperbolehkan tetap berjalan, dengan ketentuan harus memperbaiki IPAL
(Instalasi Pembuangan Air Limbah) serta cerobong asap pembuangan.
Penghentian untuk mesin 4 diberi waktu 10 hari, sampai ijin
lingkungan turun serta pembenahan fisik. Kemudian pihak CV
Purbayasa juga harus segera bekerja unutuk memperbaiki UPL dan
UKL terkait dengan limbah yang di hasilkannya. (Agus.P)

Tahun Baru, Bupati Ajak
Masyarakat Untuk Bangkit
Purbalingga, Laras Post – Momentum pergantian tahun
harus dijadikan penyemangat untuk bangkit demi menuju
perubahan yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya. Jadikan
kegagalan tahun sebelunya sebagai refleksi dan perenungan
diri agar tahun berikutnya lebih sukses dari tahun sebelumnya.
“Momentum startegis pergantian tahun ini, tentunya harus
dijadikan sebagai suatu upaya untuk merefleksikan serta evaluasi diri
agar bangkit lebih baik lagi dalam membenahi kekurangan di tahun
sebelumnya,”tutur Penjabat Bupati Purbalingga Budi Wibowo saat
acara Doa Bersama, Dialog Serta Refleksi dan Evaluasi Akhir Tahun
2015 di Pendapa Dipokusumo, Kamis malam (31/12/2015) yang
diikuti pimpinan FKPD, pimpinan SKPD, organisasi kemasyarakatan,
organisasi keagamaan dan organisasi kepemudaan.
Budi meminta, agar semua pemangku kepentingan di pemerintahan
kabupaten Purbalingga, merefleksikan dan mengevaluasi sejauh mana,
peran yang sudah diberikan dalam tugasnya, termasuk mengevaluasi
dirinya sendiri sebagai kepala rumah tangga. Para birokrat pelayan
masyarakat, juga diminta merefleksikan dan evaluasi sejauh mana,
peranannya dalam tugasnya.
“Apakah sudah optimal atau tidak, perilakunya menyimpang atau
tidak, dalam tugasnya melebihi porsi atau tidak serta dalam tugasnya
ada persoalan lainya atau tidak. Termasuk juga evaluasi pribadi selaku
pimpinan dalam rumah tangganya,”pintanya.
Menurut Budi, momentum renungan akhir tahun, diminta
dijadikan kegiatan sebagai ajang muhasabah agar tahun berikutnya
akan lebih sukses dari tahun sebelumnya. Selain itu, keberhasilan di
ini dapat dicapai di tahun berikutnya. Sedangkan kegagalann ditahun
lalu untu dijadikan evaluasi agar ditahun depan tidak terjadi lagi.
Ditahun baru yang akan segera dihadapi juga agar bangkit lebih baik
lagi, sehingga tidak menjadi manusia yang merugi. Pergantian tahun,
sambung Budi, juga harus dijadikan pemicu serta pemacu semangat
untuk bersama-sama bergandeng tangan untuk berkomitmen di tahun
berikutnya membangun Purbalingga lebih baik lagi.
Pada kesempatan tersebut, para tokoh organisasi kemasyarakatan juga
menyampaikan kesan pesan akhir tahun 2015 kepada para pemangku
kepentingan di Pemkab Purbalingga. Forum Kerukunan Umat Bergama
(FKUB) Kabupaten Purbalingga yang disampaikan ketuanya Mohammad
Noor Isya meminta, agar, momen pergantian tahun, masyarakat dan
penguasa jangan hanya menjadi ungkapan kesenangan serta kegiatan hurahura belaka menjelang datangnya akhir tahun. Namun juga sebagai ajang
penilaian diri, karena bukan hanya manusia saja yang menilai, akan tetapi
Tuhan juga menilai sejumlah perlikau manusia pada tahun sebelumnya.
Menurutnya, dengan datangnya akhir tahun, apakah kualitas
keimanan para pemeluk agama semakin berkualitas atau sebaliknya.
Selain itu, dengan pergantian tahun, apakah kualitas keshalehan
masyarakat Indonesia yang agamis sudah semakin menonjol atau
malah sebaliknya.
“Kita harus mencari semua penyebanya dan menjadikan perhatian
semua pihak,”kata Noor Isya.
Sedangkan Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda
Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Purbalingga meminta momen
pergantian tahun, agar kedepan dapat dijadikan perubahan ke arah yang
lebih baik. Tahun 2016 mendatang, KNPI juga menjanjikan peningkatan
kontribusinya serta peran yang lebih besar dalam pembangunan di
Purbalingga, khususnya dalam menghadapi MEA. Hal tersebut akan
dilakukan agar pembangunan di Purbalingga maju di segala bidang.
Sehingga paradigma atau maenstreem membangun Purbalingga juga
harus dirubah. Sebagai wadah pemuda di Purbalingga, KNPI juga
mengharapkan pemkab membrikan ruang yang luas bagi kaum muda
agar mampu menunjukkan keberadaan dan komponen lain untuk
membangun Purbalingga, kata Agil Kusumasari.
Ketua Forum Persaudaran Bangsa Indonesia (FPBI) Mulyadi
mengatakan, bahwa semua masyarakat dan pemeluk agama lainya
adalah saudara, sehingga manusia yang baik adalah yang bisa harmoni
dalam perbedaan. Manusia yang baik adalah manusia yang harmoni
dalam agamanya, namun diluar keagamaan juga harus harmoni.
Kedepan Purbalingga juga bisa harmoni.
“Jalan hidup supaya harmoni, adalah dengan mau mengerti
jangan hanya maunya dimengerti. Selain itu, kita juga harus banyak
mendengar dan jangan hanya mau didengarkan saja omongan
kita. Kalau kita ingin didengar, kita harus mendengar, itu ilmunya.
Sedangkan jalan akhlak yang baik adalah berpegangan untuk hidup
bersama,”ujarnya. (Agus.P)

Pembagian beras untuk
warga miskin (raskin)
tahun 2014 di Kabupaten
Blitar menjadi temuan
Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK). BPK
mendapati masih banyak
orang mampu yang turut
menikmati jatah keluarga
miskin.
Blitar, Laras Post - “Ada pembagian
raskin yang tidak semestinya
dan menjadi temuan BPK,” ujar
Kepala Bagian Perekonomian
Pemerintah Kabupaten Blitar
Heru Pujiono, Rabu (30/12/2015) .
Keluarga miskin yang seharusnya
menerima bantuan faktanya banyak
yang tidak mendapatkan. Sebaliknya
keluarga mampu secara ekonomi justru
turut merasakan jatah si miskin.
Sayangnya Bagian Perekonomian
tidak mengetahui detail data. Informasi
yang dihimpun, ada sekitar 82 ribu
keluarga miskin sebagai penerima jatah
raskin.  Heru mengakui ada pembagian
raskin yang tidak merata.

Stok beras raskin di gudang Bulog Jakarta. Foto: sugih

Hal ini disebabkkan inisiatif
petugas lapangan yang memilih
sistem pembagian merata. Artinya
semua warga mendapatkan bantuan
raskin tanpa memandang kriteria
ekonominya.
“Selain itu ada juga kesalahan
pendataan. Yakni raskin yang harusnya
untuk beberapa keluarga diterimakan
kepada satu keluarga,” terang Heru.
Sebagai bagian evaluasi bagian

ekonomi telah mengumpulkan seluruh
petugas lapangan yang berada di
wilayah kecamatan.
Targetnya pemkab tidak berharap
persoalan akan terulang pada tahun
mendatang. “Kita tidak berharap
di kemudian hari akan terjadi
permasalahan yang sama,” ujarnya.
Anggota DPRD Kabupaten Blitar
Abdul Munib berharap permasalahan
yang terjadi tidak sampai menimbulkan

gejolak di masyarakat.
Dia mengakui apa yang terjadi
sebagai keteledoran. Ke depan politisi
dari PKB ini meminta masyarakat
untuk turut melakukan pengawasan.
“Masyarakat hendaknya juga berani
mengingatkan bila menjumpai
pembagian yang tidak tepat sasaran.
Terkait masalah yang sudah terjadi,
kami menyerahkan sepenuhnya kepada
rekomendasi BPK,” tandasnya. (AYU)

Kepala SKPD Harus Bertanggungjawab Atas DPA Tahun Anggaran 2016
Purbalingga, Laras Post – Penjabat
Bupati Purbalingga Budi Wibowo
terus mendorong terlaksananya
percepatan pelaksanaan kegiatan
APBD tahun anggaran 2016. Salah
satunya dengan menyerahkan
Dokumen Pelaksanaan Anggaran
(DPA) Satuan Kerja Perangkat
Daerah (SKPD) sebagai wujud
persetujuan atas proposal kegiatan
yang diajukan oleh SKPD.
“Sebagai usulan maka seluruh
SKPD harus bertanggungjawab
atas terlaksananya seluruh kegiatan
yang ada dalam DPA. Komitmen
itu kemudian dituangkan dalam
pakta integritas. Karenanya saya
undang seluruh pimpinan SKPD
bersama-sama menandatangani
pakta integritas itu,” ujar Pj Bupati
saat penyerahan DPA SKPD tahun
Anggaran 2016 di ruang Rapat
Ardilawet, Setda Purbalingga,
Kamis (7/1/2016).
Penandatanganan pakta
integritas dan penyerahan DPA
dilakukan oleh 181 SKPD meliputi
Sekretariat Dewan, Inspektorat,
seluruh badan, dinas, kantor dan
bagian setda. Juga 18 kecamatan,
18 UPT Dinas Pendidikan, 22 UPT
Dinas Kesehatan, SMA Negeri,
SMK Negeri, SMP Negeri, RSUD
dr Goeteng Tarunadibrata, RSKBD
Panti Nugroho, Laboratorium
Kesehatan Kabupaten, dan
Kelurahan. Penyerahan DPA, juga
disaksikan Wakil Ketua DPRD
Muklis.
Menurut Bupati, hasil
evaluasi pelaksanaan APBD
2015 masih ada 75 kegiatan yang
tidak bisa dilaksanakan dengan
jumlah anggaran sebesar Rp
92,5 miliar serta tiga kegiatan
lainnya harus mengalami
putus kontrak. Menurut Bupati
kendala tersebut lebih disebabkan
karena manajemen yang kurang
terkordinasi dengan baik.
Bupati bahkan menyentil tidak
terlaksananya tiga kegiatan pada

RSUD Goenteng Tarunadibrata.
Khususnya pembangunan intalasi
pengolah limbah (IPAL) yang
menggunakan dana DAK senilai
Rp 2,2 miliar, Pembangunan
Gedung Instalasi Gizi dan
Gedung IBS keduanya dana
BLUD sejumlah Rp 3,9 miliar.
Menurutnya, persoalan tersebut
akan menjadi catatan tersendiri
bagi pemerintah pusat.
“Saya menganggap bahwa
keberhasilan dari pelaksanaan
kegiatan pada SKPD sangat
tergantung dari peran kepala SKPD.
Itulah makna pakta integritas
yang hari ini ditandatangani,”
katanya.
Bupati mengajak para kepala
SKPD untuk segera melaksanakan
percepatan pelaksanaan kegiatan
dengan memperhitungkan waktu
penyelesaian akhir kegiatan pada
15 Desember 2016. Sehingga
tahun anggaran ini tidak ada lagi
kegiatan yang tidak selesai apalagi
sampai putus kontrak.
Bupati juga akan membuat
SK (Surat Keputusan-red)
untuk para asisten dan staf ahli
bupati yang akan diberikan
tugas dan kewenangan untuk
mengkoordinasikan berbagai
persoalan yang terjadi pada
rumpun koordinasinya masingmasing.
“Ketika pada pelaksanaan awal
kegiatan ada permasalahan segera
konsultasikan kepada asisten
dan staf ahli yang membidangi.
Sehingga dapat segera dicarikan
solusi dan tidak akan berlarutlarut. Tahun ini TKO (Tan Kena
Ora-red), mau tidak mau harus
selesai semua,” tandasnya.
Kepala Dinas Pendapatan
Pengelolaan Keuangan dan Aset
Daerah (DPPKAD) Yanuar Abidin
menuturkan, pada APBD 2016
yang ditetapkan 29 Desember 2015
terdapat 92 program yang terbagi
dalam 1.520 kegiatan atau DPA

FOTO: agus.p

Pj Bupati saat penyerahan DPA SKPD tahun Anggaran 2016 di ruang Rapat
Ardilawet, Setda Purbalingga, Kamis (7/1/2016).

dengan total anggaran belanja
sebesar Rp 1,823 triliun.
Pelaksanaan penyerahan
DPA dimaksudkan sebagai
penanda percepatan dimulainya
pelaksanaan APBD tahun anggaran
2016. Juga sebagai pedoman
bagi SKPD dalam pelaksanaan
APBD 2016. Setelah itu, SKPD
dapat segera mengajukan Uang
Persediaan (UP).
“Namun dengan syarat, SKPD
sudah selesai menyusun DPA dan
sudah disyahkan oleh pejabat
pengelola keuangan daerah. Kedua,
sudah selesai mengajukan GU nihil
dan rekonsiliasi laporan realisasi
anggaran dan Ketiga sudah selesai
melakukan rekonsiliasi aset. Kalau
belum bersyarat tiga itu belum bisa
mengajukan UP,” tegas Yanuar.
Menurut Yanuar, hingga saat
ini dari 181 SKPD yang ada, yang
sudah mengajukan GU Nihil
baru 14 SKPD. Sisanya sebanyak
167 SKPD belum. Padahal batas
waktu pengajuan GU Nihil kepada
DPPKAD paling lambat tanggal
11 Januari 2016. Sedangkan untuk
rekonsiliasi laporan realisasi
anggaran baru selesai 1 SKPD

yakni SMP Negeri 1 Pengadegan.
Kemudian untuk rekonsiliasi
asset, dari 181 SKPD sudah ada
180 SKPD yang selesai.
Yanuar mengingatkan, terkait
dengan GU Nihil, Rekonsiliasi
LRA dan Aset bukan hanya
untuk pengajuan UP saja, namun
yang lebih penting adalah untuk
penyusunan laporan keuangan
daerah. Jika ketiganya belum
selesai maka belum bisa menyusun
neraca SKPD. Dengan begitu,
maka belum bisa disusun laporan
SKPD sehingga pemda juga belum
bisa menyusun laporan keuangan
daerah tahun 2015.
Sementara Wakil Ketua
DPRD Muklis mengharapkan
penandatanganan pakta integritas
oleh seluruh SKPD mejadi “ruh”
bersama dalam membangun
Purbalingga menjadi lebih baik.
Menyangkut masih adanya SKPD
yang belum menyampaikan laporan
hasil kegiatan tahun sebelumnya,
Muklis sangat menyayangkan.
Karena progress report itu
merupakan titik awal dalam
memulai pelaksanaan kegiatan
2016. ( Agus.P)

Pembuatan Kontainer Sampah Bermasalah
Malang, Laras Post – Maraknya
kasus pelanggaran aturan
di kalangan SKPD Kabupaten
Malang seharusnya menjadi
perhatian serius, baik pemerintah
maupun penegak hukum, agar
bisa memberikan tindakan tegas,
sehingga tidak lebih leluasa untuk
menjalankan aksinya yang akan
berdampak pada kerugian negara.
Dari sekian banyak yang diduga
melakukan pelanggaran, salah
satu diantaranya, Dinas Cipta
Karya dan Tata Ruang (DCKTR)
Kabupaten Malang, terkait
pengerjaan Kontainer Sampah
pada salah satu tempat pembuatan
Kontainer Sampah di Kepanjen.
Pengerjaan tersebut, dinilai
sudah menyalahi aturan yang
ada, karena perbaikan kontainer
sampah bekas, yakni kontainer
sampah tahun 2011 yang dikerjakan
pada pertengahan Desember 2015
lalu dan tuntas pada 5 Januari 2016.
Namun yang menjadi sorotan
publik adalah, kontainer sampah
tersebut dijadikan perawatan atau
pemeliharaan tahun 2016, padahal
untuk anggaran tahun 2016 belum
di alokasikan.
Kasi Kebersihan dan Pertamanan

Kontainer Hasil renofasi (5/1/16)

(DCKTR), Topan ketika dikonfirmasi
di ruamg kerjanya, pada Kamis
(7/1/16) lalu mengatakan, hal itu
tidak benar. ”Itu tidak benar mas,”
cetusnya singkat.
Menurutnya, hal itu tidak
mungkin karena untuk anggaran
tahun 2016 belum dialokasikan.
“Hal ini tidak mungkin mas
karena kita kan pada tau kalau
anggaran tahun 2016 belum ada,”

Kontainer sampah bekas sebelum renofasi (5/1/16)

paparnya.
Ketika dijelaskan dan
ditunjukan bukti yang ada, Topan
menyatakan, bahwa pekerja salah
membuat sablon pada kontainer
tersebut sehingga seolah-olah
didanai anggaran tahun 2016.
“Wah ini hanya kesalahan dari
pekerja mas,” ujarnya, dan spontan
menyebut salah satu nama yang
terlibat dalam pelaksanaan itu

FOTO: al

yakni inisial C.”Nanti saya coba
hubungi dia, kalau itu salah tulis,”
ujarnya sambil mengambil telepon
genggamnya.
Namun upaya Topan
menghubungi pihak pelaksana,
sepertinya tidak membuahkan hasil,
karena Topan tidak melanjutkan
pembicaraannya,entah tidak
dijawab atau hanya berpura pura
menelepon. (al)

2

ragam

16

Edisi 58 / TH IV / 11 - 24 januari 2016

Presiden Jokowi: Tidak Ada Kata Tidak Berani
Presiden Joko Widodo
menyampaikan bahwa
banyak yang mengatakan
bahwa dirinya bukanlah
sosok yang berani dan
tegas.

Jakarta, Laras Post - “Katanya saya
begitu. Tapi kalau tidak berani dan tidak
tegas, bagaimana bisa menenggelamkan
107 kapal pencuri ikan? Kalau tidak berani
dan tidak tegas, bagaimana untuk urusan
narkoba, dalam setahun sudah dihukum
mati 14 orang? Kalau tidak berani dan
tidak tegas, buktinya Petral tahun lalu
sudah dibekukan,” kata Presiden ketika
memberikan sambutan pada Rapat Kerja
Nasional I Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan (PDIP) Periode Tahun 20152020 di Hall D-2 JI Expo Kemayoran
Jakarta, pada Minggu, (10/1/ 2016).f
akta-fakta itu, kata Presiden,
merupakan bukti keberanian dan
ketegasan dirinya, karena tidaklah
mungkin para menteri berani melakukan
tindakan berani dan tegas bila tidak
diperintahkan oleh Presiden. “Kita ingin
berdaulat, berdikari dan berkepribadian.
Kalau itu saya anggap benar dan memang
benar, tidak ada kata tidak berani, pasti
akan saya lakukan,” ucap Presden.
Negara Harus Miliki Haluan
Negara harus memiliki haluan akan

dibawa kemana bangsa ini berlabuh.
Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo
mengingatkan bahwa Pembangunan
Nasional Semesta Berencana menjadi
pekerjaan rumah dalam mengarungi
pembangunan Indonesoa ke depan agar
arahnya menjadi jelas.
Pemerintah sendiri saat ini tengah
serius melakukan pembangunan jangka
menengah dan jangka panjang. “Apa yang
akan kita kerjakan 5,10, 25 dan 50 tahun
mendatang dan mimpi kita 100 tahun
yang akan datang harus mulai dirancang,
sehingga semuanya memiliki panduan,”
ucap Presiden

Jangan Takut Hadapi Era Persaingan
Presiden juga kembali mengingatkan
bahwa saat ini merupakan era persaingan,
seperti saat ini kita telah mulai masuki
era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Untuk menghadapi itu, pemerintah serius
bekerja keras dalam memperbaiki dan
membenahi hal-hal yang dirasa masih
kurang. “Kita masuk era kompetisi, era
persaingan yang tidak lagi bisa kita tolak,
sebab itu tidak ada kata lain, harus kerja
keras perbaiki dan benahi apa yang masih
kurang,” ujar Presiden.
Menurut Presiden, kita tidak perlu
gentar menghadapi era persaingan ini,
karena banyak pimpinan negara, termasuk
negara-negara dari kawasan ASEAN yang
merasa takut pasar dalam negeri mereka
dibanjiri produk dan tenaga kerja dari
Indonesia karena sudah tidak bisa mereka

bendung lagi. “Wong mereka juga takut.
Jadi kita harus yakin mampu bersaing
dengan mereka,” lanjut Presiden.
Infrastruktur Tekan Ketimpangan
Komitmen pemerintah kepada
pembangunan infrastruktur yang
Indonesia-sentris, tidak lagi Jawa-sentris,
membangun dari pinggiran dan desa,
kembali ditegaskan Presiden dihadapan
para undangan tokoh-tokoh nasional dan
anggota PDI Perjuangan. Alokasi anggaran
infrastruktur pada APBN 2016 mencapai
Rp 314 triliun untuk bisa menghadirkan
pemerataan pembangunan, khususnya di
daerah-daerah terpencil dan perbatasan.
Presiden mengingatkan bahwa
masalah utama yang dihadapi adalah
ketimpangan wilayah, perbedaan harga
barang-barang kebutuhan yang menyolok.
Presiden memberikan gambaran harga
bensin premium di Jakarta, kurang lebih
Rp. 7000,- per liter, tapi di Wamena
sekitar Rp. 60.000,- per liter. “Di sini
semen Rp 60.000 per sak di sana (Papua)
Rp. 1.000.000 hingga Rp 2,5 juta per sak
di daerah Pegunungan Tengah Papua
karena infrastrukturnya tidak ada. Ini
ketimpangan yang harus kita kejar,” ucap
Presiden.
Presiden menggambarkan minimnya
kondisi infrastruktur di Papua, ketika
dirinya berkunjung ke Kabupaten
Nduga yang tidak memiliki jalan aspal.
“Perjalanan Nduga - Wamena ditempuh
4 hari,” ucap Presiden.
Untuk itulah Presiden memerintahkan

kepada Menteri PUPR dan TNI agar
tahun ini sudah tembus jalan darat
dari Nduga ke Wamena. “Kalau itu
kejadian (terhubung) maka harga
turun setengahnya. Simpul antar pulau
dihubungkan,” ujar Presiden.
Presiden tidak hanya memberikan
perhatian pada infrastruktur di daerah
terpencil atau tertinggal, tapi juga kondisi
jalan di perbatasan turut dibangun
agar bisa lebih baik dari negara-negara
tetangga. “Jalan perbatasan, ini yang kita
kerjakan, kebanggan sebagai bangsa akan
menjadi berkembang,” kata Presiden.
FOTO: BPMI

Infrastruktur Kuatkan Daya Saing
Melalui pembangunan infrastruktur
seperti bendungan waduk, dan pelabuhan,
daya saing produk-produk dari tanah air
juga akan menguat. Dan yang perlu
diingat bahwa bendungan dan irigasi
merupakan kunci ketahanan pangan ke
depan. “Jika tidak ada bendungan, tidak
ada air, bagaimana bisa kita menanam
padi, jagung, kedelai?” kata Presiden.
Pelabuhan juga merupakan kunci
dalam meningkatkan daya saing, dimana
barang-barang produksi yang akan
dikirimkan jika pelabuhannya tidak siap
maka harga produk kita akan mahal
sehingga sulit bersaing. “Pelabuhan
menjadi kunci karena 2/3 wilayah kita
adalah air,” ucap Presiden.
Disamping itu, menurut Presiden, ”Kita
harus bergerak cepat. Proyek-proyek yang
telah bertahun-tahun mangkrak kita ambil

Presiden Jokowi didampingi Wapres Jusuf Kalla saat menerima nasi tumpeng dari Megawati Soekarno
Putri pada Rakernas I PDIP di JCC Jakarta, Minggu (10/1/16).

alih dan sudah mulai berjalan.” Presiden
bercerita pada saat beliau groundbreaking
jalan tol di Sumatera, ada yang berbisik “Pak,
jangan-jangan ini hanya groundbreaking,”
ucap Presiden menirukan pernyata warga
yang meragukan pembangunan jalan tol
di Sumatera.
Tapi sekarang setelah setahun, dapat
dilihat faktanya, bukan hanya kata-kata,
bahwa pembangunan jalan tol terus
berjalan.
Dana Desa Berputar di Desa
Untuk membangun desa, pemerintah
telah menaikkan dana desa dari Rp. 20,7
Triliun pada tahun 2015 menjadi Rp.
46,98 Triliun tahun 2016. “Saya sudah
minta supaya dana desa yang besar itu
digunakan untuk membuka lapangan

kerja sebanyak-banyaknya, membeli
barang-barang seperti pasir dan batu dari
sekitar desa, agar uang itu beredar di desa,
berputar-putar di desa, jangan kembali lagi
ke kota”, ditambahkan Presiden.
PDIP Partai Solid dan Kuat
Presiden juga mengatakan, bahwa di
usianya yang ke-43 tahun, PDI Perjuangan
tetap konsisten menjadi partai ideologis
yang mampu menjaga soliditas dan
menjadi partai yang kuat, yang berkuasa
di Tanah Air. “Ini semua karena PDIP
dijaga dengan keteguhan hati dan sikap
berprinsip oleh Ketua Umum Ibu Megawati
Soekarnoputri dalam menegakkan fatsun
politik. Selain itu, PDIP juga dijaga oleh
kader-kader yang ulet dan tahan banting,”
ucap Presiden. (her, sg, ram)

Doorstop “Colongan” Wartawan Usai Makan Bersama Presiden
Jakarta, Laras Post – Presiden Joko
Widodo mengundang wartawan
yang biasa meliput kegiatan di
lingkungan Istana Kepresidenan
untuk makan bersama, pada
Jumat (8/1/2016) di Istana Negara.
Sebelum dimulai acara, Kepala Staf
Kepresidenan Teten Masduki membuka
acara dengan menyampaikan aturan
main, dalam acara makan malam dan
ramah tamah itu. “Kalau bertanya
jangan yang berat-berat, jangan
bertanya tentang reshuffle,” ujar Teten.
Acara pun berlangsung penuh
dengan suasana keakraban dan tidak
jarang diselingi dengan tawa lepas dari
para wartawan maupun Presiden, acara
diakhiri, dengan foto bersama wartawan
dengan Presiden.
Namun, memang wartawan
yang meliput di Istana Kepresidenan
memiliki naluri mencari berita, di
penghujung acara berbagai pertanyaan
pun dilontarkan oleh para wartawan,
seolah lupa dengan aturan main yang

Ketika didesak kapan
akan mengumumkan
reshuffle, Presiden
menjelaskan. “Bisa saja dua
jam sebelum pelantikan
saya umumkan,” ujar
Presiden Jokowi.

dibuat Teten, mulai dari reshuffle hingga
persoalan HAM pun ditanyakan.
Reshuffle Bisa Kapan Saja
Saat ditanya wartawan kapan akan

mengumumkan reshuffle pada akhir bulan
Januari 2016, Presiden menjawab,”Kenapa
harus bulan ini, bulan 1, kan bisa bulan 2,
memang harus bulan 1? Bisa juga kan bulan
berikutnya, Maret.”

P e m b a n g u n a n
Infrastruktur
Tentang Kereta Api
Cepat, Presiden mengatakan,
pembangunannya akan
dilakukan secepat mungkin.
Dalam melakukan
perhitungan pembangunan
kereta api cepat, sangatlah
sederhana. Jika setelah
dilakukan perhitungan secara keekonomian
layak dikerjakan maka dapat dikerjakan
dan perhitungan dilakukan oleh BUMN.
“Tapi sebaliknya, jika menurut perhitungan
tidak layak maka tidak akan dikerjakan,”
ujar Presiden Jokowi.

Presiden menjelaskan, dalam
pembangunan infrastruktur selama 5
tahun ini diperlukan anggaran sebesar
Rp. 5500 Triliun, sementara APBN hanya
mampu menyediakan Rp. 1500 Triliun
hingga Rp. 1600 Triliun. “Artinya ada
kekurangan Rp. 3500-4000 Triliun. Dari
mana? Kalau ngga dari swasta atau
BUMN. Itu saja,” ucap Presiden.
Kasus Pelanggaran HAM
Sedangkan untuk penyelesaian
pelanggaran HAM, Presiden mengatakan
bahwa dirinya telah memerintahkan
Menkopolhukam, Jaksa Agung, Kapolri
dan Kepala BIN untuk menyelesaikannya
pada tahun ini. Presiden sendiri tidak
menekankan pada kasus pelanggaran
HAM tahun berapa, tapi karena sudah
bertahun-tahun tidak diselesaikan. “Nanti
saya dipikir tidak memberikan perhatian,
tapi satu satu. Tahun kemarin tahun yang
sangat berat, kita mengendalikan kondisi
ekonomi tidak mudah,” ujar Presiden.

Konflik Arab Saudi
Tentang kemelut konflik Arab Saudi
Soal konflik, Presiden mengatakan
bahwa dirinya akan mengatakan bahwa
dirinya akan mengutus utusan khusus
untuk ke Iran dan Arab Saudi. “Sebagai
utusan khusus nanti saya sampaikan
setelah akan berangkat, tapi secepatnya
mungkin berangkat hari Senin, Selasa
atau bisa lebih cepat tapi saya minta
secepatnya juga,” kata Presiden.
Sebenarnya, Presiden biasa
berkomunikasi melalui telepon dengan
Pangeran Muhammad bin Salman, tapi
karena situasi saat ini sangat penting.
“Saya kirim utusan khusus sehingga tidak
berbicara langsung,” ucap Presiden.
Saat ditanya wartawan, apakah
pengiriman utusan khusus ini bermaksud
menawarkan Indonesia menjadi mediator
konflik Arab Saudi Iran. Presiden
menjawab,”Ke sana kira kira arahnya,”
ucap Presiden. (sg, her, ram)

Bocah Tewas di Sungai Bambu Apus, Pelajaran Berharga Bagi Para Orang Tua

Camat Cipayung Iin Mutmainnah dan Lurah Bambu Apus saat berada di lokasi

Jakarta, Laras Post – Balita kurang
lebih berumur lima tahun ditemukan
meninggal dunia di Kali Bambu Apus,
Jl. Mabes Hankam Kelurahan Bambu
Apus Kecamatan Cipayung, Jakarta

FOTO: SUGIH

Timur, Senin (4/1/16) sore.
Balita tersebut merupakan anak
dari Rohim warga Rt. 10 Rw 01
Kelurahan Bambu Apus Cipayung
diduga terpeleset dan jatuh ke kali

tersebut kemudian terseret arus
sekitar 3 kilo meter.
Sebelumnya Kapolsek Cipayung
Kompol Ana Rohana saat berada
TKP mencari orang tua korban
tenggelam tersebut. “Siapa yang
mengenali korban tolong kasih tahu
orang tuanya,” ucap Kapolsek saat
memberitahukan kepada warga
sekitar.
Jelang beberapa saat ada warga
Rt. 10 Rw. 01 yang mengenali korban
kemudian memberitahukan kepada
keluarga korban.
Saat proses identifikasi pihak
forensik Polsek Cipayung dinyatakan
Korban balita tersebut bernama Jaut
bin Rohim tinggi badan 105 cm, umur
kurang lebih 4 tahun mengenakan
baju merah garis hitam dan celana
pendek. Pada kening korban terdapat
luka memar diduga terbentur benda
keras (batu kali).
Saat ini menurut Kapolsek
Cipayung korban harus dibawa ke

RS Polri untuk proses visum. “Karena
menurut hukum yang berlaku korban
harus dibawa ke RS Polri untuk proses
visum,” ucap Kompol Ana Rohana
menjelaskan kepada warga.
Menanggapi hal ini, advokat
yang juga aktivis Gerakan Pelindung
Anak dan Remaja, Akram SM,
SH mengatakan, para orang tua
hendaknya lebih memperhatikan
keselamatan anak dan balita buah
hati masing-masing, karena anak
dan balita belum mampu secara
maksimal untuk melindungi diri dari
resiko kecelakaan, apalagi ancaman
kejahatan.
“Demikian juga masyarakat,
hendak memberikan perhatian
khsusus terhadap anak dan balita.
Umumnya musibah yang terjadi
pada anak dan balita dipicu oleh
kurangnya perhatian dari orang
tua atau masyarakat sekitarnya,”
ujar Akram SM, SH, pada Minggu
(8/1/2016) di Jakarta.

Kapolsek Kompol Ana Rohana saat menyaksikan proses identifikasi korban bocah hanyut.

Tampak hadir di TKP sejumlah
aparat kelurahan dan Kecamatan
setempat diantaranya Camat Cipayung
Iin Mutmainnah, Lurah Bambu Apus

FOTO: SUGIH

Dodo Supendi, Staf kelurahan Setu H.
Jazuli dan puluhan warga sekitar yang
ingin mengetahui kondisi korban.
(sugih, Aris PS)

Kodam Jaya Manfaatkan Hasil Pribumi
Beras “Mak Nyuss” Untuk Kebutuhan Anggota TNI
Jakarta, Laras Post - Aster Kasdam
Jaya/Jayakarta Kolonel Inf Arudji
Anwar S.H pimpin rapat pengadaan
beras berkualitas tinggi (branded) diikuti
seluruh pejabat ketua dan pengurus
koperasi satuan jajaran Kodam Jaya
di Aula A. Yani, Kamis (7/1/16).
Aster Kasdam Jaya dalam arahannya
mengatakan dengan adanya beras
produksi  PT. Tiga Pilar di kawasan
Karawang Barat yang memasok beras
terbesar di seluruh Indonesia dengan
menggalang produksi hasil pertanian
berupa  beras dari kawasan timur.
Dimana salah satu di antaranya bermerk
“Mak Nyuss” akan memenuhi kebutuhan
beras anggota Kodam Jaya. Lebih jauh
Aster menyampaikan bahwa Pangdam
Jaya semata-mata hanya memanfaatkan
potensi wilayah untuk meningkatkan
kesejahteraan Prajurit dan PNS Kodam
Jaya tentunya dengan harga terjangkau
tapi dengan mutu beras standar.
Nantinya pengadaan beras itu
disalurkan melalui Puskop dan Primkop
satuan jajaran Kodam Jaya hingga sampai
kepada seluruh keluarga Kodam Jaya.
Dalam kesempatan itu juga
disampaikan perbandingan harga
dengan beras yang dijual di pasaran.
Dengan harga Rp. 62.200,- per sak (1

Pangdam Jaya Mayjen Teddy Leksmana Bersama Kapolda Metro Jaya Tito
Karnavian ketika menghadiri peluncuran Operasi Pasar Bulog yang diresmikan
Presiden Jokowi di Jakarta beberapa waktu lalu.

sak = 5 kg) jauh lebih murah dari harga
pasaran yang dibandrol Rp. 70.000,hingga Rp. 90.000,- per sak. Dari contoh
yang ditunjukkan Aster kepada peserta
rapat beras “Mak Nyuss” memang
terlihat lebih putih dan bulirannya lebih
panjang.

Masih menurut Aster beras ini
diproduksi tanpa pemutih dan tanpa
pengawet sehingga aman dikonsumsi
jangka panjang. Dan mengenai rasa,
Aster memberikan tanda dua jempol saat
mengkonsumsi beras ini. (sg / Pendam)