You are on page 1of 13

MAKALAH

PERMAINAN

BOLA VOLI

I LATAR BELAKANG

1. Sejarah Permainan Bola Voli
Sosok William B. Morgan adalah pencetus dari permainan bola voli pada tahun 1895 di
Holyoke, Amerika Serikat. William B. Morgan sendiri adalah seorang pembina pendidikan
jasmani pada Young Men Christain Association (YMCA).
Karena perkembangan permainan bola voli yang begitu cepat maka YMCA mulai
mengadakan kejuaraan bola voli secara nasional. Kemudian permainan bola voli ini
menyebar ke seluruh dunia. Pada tahun 1974, pertama kali bola voli dipertandingkan di
Polandia dengan peserta yang cukup banyak.
Pada tahun 1984 didirikanlah Federasi Bola Voli Internasional atau Internationnal Voli Ball
Federation (IVBF) yang waktu itu beranggotakan 15 negara dan berkedudukan di Paris.
Organisasi ini sebagai induk dari permainan bola voli internasional.’

2. Sejarah Permainan Bola Voli di Indonesia
Sejarah permainan bola voli di Indonesia dimulai saat masa penjajahan bersamaan dengan
jalur perdagangan dan kolonialisme pada tahun 1928 oleh Belanda. Perkembangan permainan
bola voli terbilang begitu cepat di Indodesia. Hal ini dapat dibuktikan pada Pekan Olahraga
Nasional (PON) ke-2 tahun 1952 di Jakarta. Hingga saat ini permainan bola voli termasuk
salah satu cabang olahraga yang resmi dipertandingkan di berbagai kejuaraan di Indonesia.
Pada tahun 1955, tepatnya tanggal 22 Januari didirikan Organisasi Bola Voli Seluruh
Indonesia (PBVSI) dengan ketuanya W. J. Latumenten. Setelah adanya induk organisasi bola
voli ini, maka pada tanggal 28 - 30 Mei 1955 diadakan kongres dan kejuaraan nasional yang
pertama di Jakarta.
3. Permasalahan
Dalam permainan bola voli terdapat teknik dasar dan lanjutan. Sehinggatimbulah pertanyaan.
Apakah yang membedakan Teknik dasar permainan bola voli dengan teknik lanjutan bola
voli?

II ISI

1. Teknik Dasar Permainan Bola Voli
a. Servis

Servis merupakan pukulan untuk memulai permainan. Selain itu, servis juga
adalah awalan pukulan sebagai kesempatan untuk memasukkan bola ke
daerah lawan. Beberapa cara melakukan servis sebagai berikut.

Servis Bawah
Cara melakukan servis bawah sebagai berikut.

1. Pemain berdiri menghadap ke arah net, dengan salah satu kaki di depan.
2. Lengan kiri ke depan dan memegang bola.
3. Bola dilambungkan rendah ke atas, berat badan bertumpu pada yang berada
kaki belakang.
4. Lengan yang bebas digerakkan ke belakang kemudian diayunkan ke depan
untuk memukul bola dengan kekuatan yang terukur.
5. Saat memukul bola, berat badan dipindahkan ke bagian kaki depan.
6. Bola dipukul dengan tangan mengepal dengan kuat
7. Kemudian, pindahkan kaki belakang ke depan sebagai gerakan lanjutan.

Servis Samping
Cara melakukan servis dengan ayunan tangan dari samping sebagai berikut.
1. Pemain berdiri dengan kedua kaki menghadap ke sisi lapangan.
2. Bola dipegang dengan lengan dijulurkan setinggi kepala, kemudian bola
dilambungkan ke depan badan.
3. Tangan yang sebagai pemukul diayun ke belakang.
4. Berat badan ditempatkan di belakang, dengan kedua lutut sedikit ditekuk.
5. Lengan diangkat dengan membentuk gerakan melingkar.
6. Bagian tubuh berputar sedemikian rupa sampai menghadap net, kemudian
berat badan dipindahkan ke depan.

Servis Atas
Cara melakukan servis dengan ayunan tangan dari atas sebagai berikut.
1. Pemain berdiri dengan salah satu kaki di depan, kedua lutut agak ditekuk.
2. Kedua tangan memegang bola.
3. Bola dilambung dengan tangan kiri ke atas sampai ketinggian ± 1 m di atas
kepala di depan bahu, dan telapak tangan kanan segera ditarik ke belakang
atas kepala dengan telapak menghadap ke depan.
4. Badan dilentingkan ke belakang. Setelah tangan berada di belakang atas
kepala, bola segera dipukul dengan telapak tangan, dengan posisi lengan
tetap lurus dan seluruh tubuh ikut bergerak.
5. Pada saat bola dipukul, berat badan dipindahkan ke depan.

Jump Serve
Cara melakukan jump serve sebagai berikut.
1. Pemain berdiri dengan dengan kedua kaki rapat.
2. Kedua tangan memegang bola di depan badan.
3. Bola dilambungkan ke atas depan.
4. Saat bola melambung, lakukan tolakan beberapa langkah ke depan untuk
mendapatkan lompatan yang maksimal.
5. Saat mencapai ketinggian maksimal dan bola berada pada jangkauan lengan
pukullah bola tersebut.
6. Pada saat memukul bola, berat badan dipindahkan ke depan.

B. Passing
Passing ialah teknik mengoper bola. Passing bola voli dibagi ke dalam dua
bagian.

Passing bawah
Passing bawah adalah cara mengoper atau menerima bola dengan dua tangan
secara bersamaan di depan badan. Cara melakukan passing bawah sebagai
berikut.

1. Sikap badan berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu, dan kedua lutut agak
ditekuk.
2. Badan agak condong ke depan, pandangan ke arah datangnya bola.
3. Kedua tangan dirapatkan dan diluruskan di depan badan.
4. Perkenaan bola pada bidang datar lengan bawah dekat pergelangan tangan.
5. Saat perkenaan, gerakkan kedua lengan ke atas dengan sumber gerakan dari
pangkal bahu, kemudian luruskan kedua tangan.
6. Gerakan tangan disesuaikan dengan keras atau lemahnya kecepatan bola
yang datang.

Passing atas
Passing atas (set up) adalah cara mengoper atau menerima bola dengan dua
tangan di atas depan kepala secara bersamaan. Cara melakukannya passing
atas sebagai berikut.

1. Sikap badan berdiri, kedua kaki dibuka selebar bahu, kedua lutut agak
ditekuk, dan kedua tangan berada di atas depan dahi.
2. Badan agak condong ke depan, pandangan ke arah datangnya bola.
3. Jari-jari kedua tangan direnggangkan.
4. Perkenaan bola pada ujung jari tangan.
5. Saat perkenaan, ikuti gerakan bola, kemudian dorong hingga bola
melambung.
6. Gerakan tangan disesuaikan dengan keras atau lemahnya bola.

C. Smash
Smash adalah gerakan memukul bola dengan keras dan menukik tajam.
Smash juga merupakan bentuk serangan yang sangat efektif untuk
mendapatkan kemenangan dalam bola voli. Ada hal yang perlu mendapat
perhatian dalam melakukan sebuah smash, yaitu :awalan,tolakan,saat bola di
atas net,dan pendaratan. Adapun cara melakukan teknik dasar smash sebagai
berikut.
1. Berat badan berada pada kaki depan, pandangan mengarah ke depan.
2. Melangkah sebelum melakukan tolakan biasanya dilakukan dua langkah dan
langkah terakhir lebar.
3. Menolak dengan kedua kaki ke atas dibantu dengan ayunan kedua lengan ke
depan.
4. Bola dipukul dengan telapak tangan pada bagian atas bola bersamaan dengan
pergelangan tangan diaktifkan.
5. Mendarat dengan kedua ujung telapak kaki bersamaan,kedua lutut
mengeper, kedua lutut direndahkan, berat badan dibawa ke depan. Kedua
lengan di depan samping badan.

D. Blok
Blok adalah upaya untuk menghalangi atau membendung serangan lawan
dengan merentangkan kedua tangan pada tempat yang diperkirakan menjadi
sebuah arah jalannya bola. Blok juga tidak hanya dapat dilakukan satu orang
pemain namun juga dapat 2-3 pemain. Tujuan dari melakukan teknik blok
ialah agar smash dari pihak lawan menjadi gagal, dan bola dari hasil sebuah
olahan umpan tim lawan dapat digagalkan masuk ke daerah pertahanan
sendiri.

2. Teknik Lanjutan Permainan Bola Voli
A.
SERVIS
Servis adalah tindakan memukul bola oleh seorang pemain belakang yang
dilakukan dari daerah servis, langsung ke lapangan lawan. Servis merupakan
aksi untuk memasukkan bola ke dalam permainan. Keberhasilan suatu servis
tergantung pada kecepatan bola, jalan dan putaran bola serta penempatan bola
ke tempat kosong, kepada pemain garis belakang kepada pemain yang
melakukan perpindahan tempat. Service ada beberapa macam antara lain: 1.
Service atas. adalah service dengan awalan melemparkan bola ke atas
seperlunya. Kemudian Server memukul bola dengan ayunan tangan dari atas. 2.
Service bawah. Adalah service dengan awalan bola berada di tangan yang tidak
memukul bola. tangan yang memukul bola bersiap dari belakang badan untuk
memukul bola dengan ayunan tangan dari bawah. 3. Service mengapung. Adalah
service atas dengan awalan dan cara memukulyang hampir sama. awalan
service mengapung adalah melemparkan bola ke atas namun tidak terlalu tinggi (
tidak terlalu tinggi dari kepala ). Tangan yang akan memukul bola bersiap di
dekat bola dengan ayunan yang sangat pendek.
B. PASING
Salah satu tehnik dasar dan vital yang lain, yang juga wajib dikuasai oleh setiap
pemain bola voli adalah tehnik pasing. Tanpa adanya penguasaan tehnik pasing
yang baik, maka sebuah tim tidak akan mampu menghadapi pertandingan
dengan baik. Karena, pasing adalah langkah awal yang akan menentukan
kemampuan sebuah tim untuk bertahan dan melakukan penyerangan. Dengan
adanya penguasaan tehnik pasing yang baik, maka seorang setter akan lebih
mudah dalam menyesuaikan arah dan tinggi bola yang akan diset. Dengan
demikian, sang attacker-pun akan dapat melakukan spike secara maksimal.

Dengan kata lain, pasing juga biasa dikenal dengan sebutan “reception”, yaitu
sebuah usaha tim dalam rangka menerima, menahan, dan mengendalikan servis
atau segala bentuk penyerangan yang dilakukan oleh tim lawan. Pasing yang
baik, bukanlah pasing yang hanya mampu mencegah bola agar tidak jatuh atau
menyentuh area timnya, tetapi juga harus mampu mencapai posisi setter dengan
arah yang tepat, serta dengan gerakan dan kecepatan yang stabil. Dengan
demikian, sang setter dan attacker akan mampu menciptakan berbagai variasi
serangan dengan mudah. Teknik pasing ini dapat dibedakan menjadi dua
macam, yaitu : a. Passing bawah Passing bawah adalah Passing bawah adalah
upaya seorang pemain dengan menggunakan teknik tertentu untuk mengoperkan
bola menggunakan lengan sisi bagian dalam untuk dimainkanya kepada teman
seregu untuk dimainkan dilapangan sendiri. 1. Cara-cara melakukan pasing
bawah · Pemain melakukan sikap siap. · Kedua tangan rapat dan dijulurkan lurus
kedepan, kedua lengan membuat sudut 45º dengan badan. · Sikap tubuh
semakin merendah dengan menurunkan sudut lutut dari 135º menjadi 45º. ·
Tungkai mulai dijulurkan keatas agak kedepan, bola mengenai lengan bawah
yang terjulur lurus. Tungkai dijulurkan sampai berjingkat dan tangan tidak boleh
melewati bahu. · Kembali kepada sikap siap. 2. Jenis-jenis Pasing Bawah · Pass
Bawah dua Tangan · Pass Bawah Satu Tangan · Pass Bawah Bergulir
Kesamping · Pass Bawah Setengah Bergulir Kebelakang · Pass Bawah Meluncur
Kedepan 3. Keguanaan Teknik Passing Bawah · Untuk penerimaan bola servis ·
Untuk penerimaan bola dari lawan yang berupa serangan / smash · Untuk
pengambilan bola setelah terjadi blok atau bola dari pantulan net · Untuk
menyelamatkan bola yang kadang-kadang terpental jauh dari lapangan
permainan · Untuk pengambilan bola yang rendah dan mendadak datangnya b.
Pasing atas Pasing atas adalah tehnik pasing yang dilakukan dengan
menggunakan ujung jemari tangan, seperti ketika melakukan set. Tehnik ini
dilakukan pada posisi di atas kepala. 1. Cara melakukan pasing atas: · Pemain
melakukan sikap siap. · Badan dijulurkan keatas dengan meluruskan tungkai,
bersamaan dengan menjulurkan kedua tangan keatas, sikap jari seperti hendak
merangkum bola. · Tungkai ditekuk kembali sampai lutut membuat sudut 135º,
posisi lengan ditekuk didepan muka diatas kening dan bola disentuh oleh ujung
jari² tangan. · Tungkai dijulurkan kembali sampai berjingkat dan bola
dilambungkan kedepan atas dengan jari dan bantuan lengan yang digerakkan
sampai lurus keatas. · Kembali kepada sikap siap 2. Jenis-jenis pasing atas ·
Pass Atas Normal · Pass Atas Setengah Bergulir Kebelakang · Pass Atas
Bergulir Kesamping · Pass Atas Meloncat 3. Kegunaan pasing atas Pasing atas

selain berguna untuk pasing tetapi juga berguna untuk mengumpan untuk
membuat serangan yang di umpankan kepada Smasher.
C. C. SMASH (PENYERANGAN)
a. Proses melakukan smash dapat dibagi menjadi beberapa macam antara lain
1. Awalan Berdiri dengan salah satu kaki dibelakang sesuai dengan kebiasaan
individu (tergantung smasher normal atau smasher kidal). Langkahkan kaki satu
langkah kedepan (pemain yang baik, dapat mengambil ancang² sebanyak 2
sampai 4 langkah), kedua lengan mulai bergerak kebelakang, berat badan
berangsur² merendah untuk membantu tolakan. 2. Tolakan Langkahkan kaki
selanjutnya, hingga kedua telapak kaki hampir sejajar dan salah satu kaki agak
kedepan sedikit untuk mengerem gerak kedepan dan sebagai persiapan
meloncat kearah vertical. Ayunkan kedua lengan kebelakang atas sebatas
kemampuan, kaki ditekuk sehingga lutut membuat sudut ±110º, badan siap untuk
meloncat dengan berat badan lebih banyak bertumpu pada kaki yang didepan. 3.
Meloncat Mulailah meloncat dengan tumit & jari kaki menghentak lantai dan
mengayunkan kedua lengan kedepan atas saat kedua kaki mendorong naik
keatas. Telapak kaki, pergelangan tangan, pinggul dan batang tubuh digerakkan
serasi merupakan rangkaian gerak yang sempurna. Gerakan eksplosif dan
loncatan vertikal. 4. Memukul Bola Jarak bola didepan atas sejangkauan lengan
pemukul, segera lecutkan lengan kebelakang kepala dan dengan cepat lecutkan
kedepan sejangkauan lengan terpanjang dan tertinggi terhadap bola. Pukul bola
secepat dan setinggi mungkin, perkenaan bola dengan telapak tangan tepat
diatas tengah bola bagian atas. Pergelangan tangan aktif menghentak kedepan
dengan telapak tangan & jari menutup bola. Setelah perkenaan bola lengan
pemukul membuat gerakan lanjutan kearah garis tengah badan dengan diikuti
gerak tubuh membungkuk. Gerak lecutan lengan, telapak tangan, badan, tangan
yang tidak memukul dan kaki harus harmonis dan eksplosif untuk menjaga
keseimbangan saat berada diudara. Pukulan yang benar akan menghasilkan
bola keras & cepat turun kelantai 5. Mendarat Mendarat dengan kedua kaki
mengeper. Lutut lentur saat mendarat untuk meredam perkenaan kaki dengan
lantai, mendarat dengan jari² kaki (telapak kaki bagian depan) dan sikap badan
condong kedepan. Usahakan tempat mendarat kedua kaki hampir sama dengan
tempat saat meloncat. b. Jenis-jenis Smash. 1. Open Pemukul melakukan gerak
awalan setelah bola lepas dari tangan pengumpan, bola dipukul dipuncak
loncatan dan jangkauan lengan yang tertinggi. 2. Semi Setelah bola lepas
dipasing kearah pengumpan, pemukul harus mulai bergerak perlahan kedepan

dengan

langkah

tetap menuju

kearah

pengumpan.

Begitu

pengumpan

menyajikan bola dengan ketinggian 1m ditepi atas net maka secepatnya pemukul
meloncat keatas dan memukul bola. Disini kecepatan gerak harus lebih cepat
dari pada smash dengan bola Open 3. Quick Begitu melihat bola pasing ke
pengumpan, maka pemukul melakukan awalan secepat mungkin, dengan
langkah yang panjang. Timing meloncat sebelum bola diumpan dengan jarak
satu jangkauan lengan pemukul dengan bola yang akan diumpan. Pemukul
melayang dengan tangan siap memukul, pengumpan menyajikan bola tepat
didepan tangan pemukul. Lakukan pukulan dengan secepat²nya, gerakan
pergelangan tangan yang cepat sangat baik hasilnya. Loncatan smasher vertikal,
jagalah keseimbangan badan pada saat melayang. 4. Straight Smasher sebelum
melakukan gerakan awalan, terlebih dahulu bergerak kearah luar lapangan
mendekati tiang net, smasher melakukan awalan bergerak arah paralel dengan
jaring. Begitu bola sampai dibatas tepi jaring dengan ketinggian optimal bola,
segeralah melompat dan langsung memukul secepatnya. Proses menjalankan
teknik ini lebih cepat dibandingkan smash dengan bola semi. 5. Drive Smash ini
biasanya digunakan oleh pemain untuk bola jauh dari net, saat meloncat
smasher agak dekat dibawah bola, berbeda dengan saat meloncat pada smash
normal. Bola yang akan di smash terletak diatas kanan bahu lengan pemukul.
Gerak lecutan tangan dari depan atas badan diputarkan kearah yang berlawanan
dengan arah jarum jam, telapak tangan membentuk cekungan seperti sendok.
Cambukan keras, perkenaan bola dibagian belakang kearah bagian muka
dengan telapak tangan, aktifkan gerakan pergelangan tangan . Gerakan
cambukan harus dibantu oleh otot² perut, samping dan bahu. Akibat cambukan
kurve jalan bola akan panjang dan putaran bola menjauhi net, bola bergerak
dengan cepat dan tajam. 6. Dummy Pemain melakukan gerakan sama dengan
pada waktu hendak melakukan smash, tetapi pada waktu kontak dengan bola,
bola tidak dipukul melainkan disentuh saja dengan jari tangan. Lengan pemukul
tetap bergerak dan dengan gerakan jari pemukul mengarahkan bola ketempat
yang tidak terjaga ditempat lawan. Bola dapat dilambungkan pendek atau
panjang tergantung pada situasi. 7. Bola 3 meter Smash ini adalah serangan
yang dilakukan dari belakang garis serang, pemukul yang berfungsi sebagai
pemain belakang pada saat tolakan tidak boleh menginjak atau melewati garis
serang, tetapi pada saat mendarat boleh saja jatuh didalam garis serang. 8.
Kijang Biasanya umpan bola back, pemukul melakukan langkah panjang dan
naik dengan tolakan loncatan menggunakan satu kaki, pemukul tangan kanan
menolak dengan kaki kiri. 9. Double Step Smash dengan menggunakan gerak

tipu, disini pemukul melakukan dua kali gerakan untuk melakukan tolakan
meloncat. Tolakan pertama hanya berupa tipuan untuk mengecoh block, baru
pada tolakan kedua pemukul meloncat dan melakukan serangan. 10. Step L
Smash ini hampir sama dengan smash normal, tetapi gerakan awalan berbeda.
Pemukul melangkah kedepan, kemudian melakukan langkah kesamping sebelum
tolakan, baru kemudian melompat naik untuk melakukan serangan.
E.

BLOCK

Block adalah pertahana di atas net. Untuk melakukan block yang baik, pemain
harus dapat memperkirakan jatuhnya bola, atau dapat meramalkan kemana kirakira lawan akan memukul bola, berikut cara-cara melakukan block. a. Pemain
berdiri dengan kedua kaki sejajar dan kaki ditekuk sedikit, b. Kedua tangan
didepan dada, c. Telapak kedua tangan menghadap net dan jari-jari
dikembangkan lebar-lebar. d. Sebagai awalan lutut ditekuk lebih dalam, e. Posisi
badan sedikit condong kedepan kemudian diteruskan dengan tolakan keatas
dengan kedua kaki secara eksplosif serta mengayunkan kedua lengan lurus
keatas secara bersamaan dan jari membuka agar kedua tangan merupakan
suatu bidang yang luas. f. Pada saat melayang diudara dan ketika bola dipukul
oleh lawan, segeralah tangan dihadapkan kearah datangnya bola dan berusaha
menguasai bola itu. g. Pada saat perkenaan tangan dengan bola, pergelangan
tangan digerakkan secara aktif agar tangan dapat menekan bola dari arah atas
depan kebawah secara tepat. h. Jari-jari kedua tangan pada saat perkenaan
ditegangkan agar tangan dan jari cukup kuat untuk menerima tekanan bola yang
keras. i.Saat perkenaan yang baik adalah saat sebelum bola dipukul, tangan
blocker sudah benar-benar dapat mengurung bola tersebut. j.Setelah kontak
dengan bola pemain mendarat kembali dengan tumpuan kedua kaki dan lentur.
3. Perbedaan Teknik dasar dan Teknik Lanjutan
Perbedaan yang paling mendasar terletak pada adanya variasi gerakan.
Contohnya pada teknik dasar servis, service hanya dilakukan secara standar
yaitu melempar bole keatas dan memukulnya dengan perkenaan antara telapak
tangan dan lengan tangan sehingga menghasilkan erakan bola yang
melambung. Saat kita menggunakan teknik lanjutan dan melakukan variasi
dari teknik dasar kita dapat menciptakan gerakan bola yang berbeda, bisa lebih
tajam dan menyulitkan lawan dengan mengganti perkenaan bola dan
meningkkatkan power ayunan lengan tangan. Teknik lanjutan ini dilakukan
untuk menyulitkan lawan.

Inti perbedaannya adalah :
1. Perbedaan teknik yang dilakukan
2. Perbedaan hasil gerakan
3. Perbedaan usaha yang dilakukan
4. Perbedaan cara yang dilakukan
5. Perbedaan variasi gerakan

III PENUTUP

1. Saran dan Kesimpulan
Untuk pengembangan, kami rasa permainan bola Voli tidak perlu
dilakukan perkembangan.
Kesimpulan yang kami dapatkan dari pembahasan bola Voli ini
adalah :
1. Memudahkan kami mempelajari secara lebih lanjut dan mendetail
tentang permainan bola Voli.
2. Menambah pengetahuan kami tentang teknik dasae, teknik lanjutan
dan perbedaan anatara teknik dasafr dan lanjutan.

2. Lampiran
Jawablah dengan benar !
1. Permainan bola voli diciptakan oleh ....
a. James A. Naismeth
b. George Lehman
c. William G. Morgan
d. Julies Rimet
Jawaban : c
2. Gerakan Bola hasil passing bawah
dalam bola voli adalah...
a. Lurus
b. Menukik
c. Memantul
d. Melengkung
Jawaban : c
3. Cara memainkan bola dengan efisien
dan efektif sesuai dengan peraturan
permainan ynag berlaku untuk mencapai
suatu hasil yang optimal dalam permainan
bola voli disebut...
a. Variasi permainan
b. Tehnik permainan
c. Kombinasi permainan
d. Strategi permainan
Jawaban : b
4. Di bawah ini adalah tehnik permainan
bola voli, kecuali...
a. Servis
b. Passing
c. Mengontrol bola
d. Smash
Jawaban : c
5. Ukuran pangang dan lebar lapangan
bola voli adalah...
a. 14 meter x 7 meter
b. 16 meter x 8 meter
c. 18 meter x 9 meter
d. 20 meter x 10 meter
Jawaban : c

6. Tinggi net bola voli putra putri sesuai
dengan aturan masing-masing yaitu...
a. 2.43 m dan 2.24 m
b. 2.34 m dan 2.22 m
c. 2.22 m dan 2.44 m
d. 2.44 m dan 2.34 m
Jawaban : a
7. Pasing bawah adalah salah satu tehnik
dalam permainan bola voli yang dapat
digunakan untuk ...
a. Membendung sasaran lawan
b. Menembalikan serangan lawan
c. Menerima permulaan servis
d. Mengoperkan bola kepada teman seregu
Jawaban : c
8. Anggota tubuh permain bola voli ynag
boleh digunakan untuk memainkan bola
adalah ...
a. Tangan saja
b. Seluruh tubuh
c. Tangan dan kaki
d. Tangan, kaki dan kepala
Jawaban : d
9. Kedua kaki terbuka, lutut ditekuk, kedua
lengan lurus dijulurkan ke depan bawah
dan tangan satu sama lain dikaitkan atau
berpegangan, tehnik ini merupakan
gerakan...
a. Pasing bawah
b. Pasing atas
c. Servis
d. Smash
Jawaban : a
10. Servis dalam permainan bola voli
hanya dapat dilakukan pada ...
a. Belakang garis servis selebar 9 meter
b. Kotak servis 3 meter
c. Tempat bebas
d. Menurut kesukaan yang melakukan
servis