You are on page 1of 30

suhu

suhu adalah suatu besaran untuk
menyatakan ukuran derajat panas
atau dinginnya suatu benda. Alat
untuk untuk mengukur besarnya suhu
suatu benda disebut dengan
termometer. Termometer yang umum
digunakan adalah termometer zat
cair dengan pengisi pipa kapilernya
adalah raksa atau alkohol.

Berikut ini adalah penetapan titik tetap pada skala termometer.

Termometer Celcius. Titik tetap bawah diberi angka 0 dan
titik tetap atas diberi angka 100. Diantara titik tetap bawah
dan titik tetap atas dibagi 100 skala.
Termometer Reaumur. Titik tetap bawah diberi angka 0 dan
titik tetap atas diberi angka 80. Di antara titik tetap bawah
dan titik tetap atas dibagi menjadi 80 skala.

Termometer Fahrenheit. Titik tetap bawah diberi
angka 32 dan titik tetap atas diberi angka 212. Suhu es
yang dicampur dengan garam ditetapkan sebagai 0ºF. Di
antara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi 180
skala.
Termometer Kelvin. Pada termometer Kelvin, titik
terbawah diberi angka nol. Titik ini disebut suhu mutlak,
yaitu suhu terkecil yang dimiliki benda ketika energi total
partikel benda tersebut nol. Kelvin menetapkan suhu es
melebur dengan angka 273 dan suhu air mendidih
dengan angka 373. Rentang titik tetap bawah dan titik
tetap atas termometer Kelvin dibagi 100 skala.

dan termometer Fahrenheit adalah: • C : R : F = 100 : 80 : 180 atau C:R:F=5:4:9 • Sedangkan hubungan antara termometer celcius dan termometer kelvin adalah: T°K=t°C+32 . termometer Reaumur.• C R F K • Perbandingan skala antara temometer Celcius.

.Pengukuran suhu. maka : •   •   • jawaban : a . 32 derajat F pembahasan : pada skala fahrenheit. 212 derajat F                                      b.  132 derajat F                                     d. atau dapat juga dihitung dari rumus konversi skala celcius ke skala fahrenheit sebagai berikut : dari soal diketahui t derajat C = 100 derajat C. Pada termometer celcius. titik didih air adalah 212 derajat C.. contoh soal • 1. Pada termometer fahrenheit nilai ini sama dengan . 180 derajat F c. titik didih air adalah 100 derajat C. a.

Satuan kalor menurut SI atau MKS  yaitu joule ( J ) sedang menurut cgs yaitu erg adapun untuk jenis makanan yaitu kalori.perubahan suhu •   • Sehingga secara sistematis dapat dirumuskan : • Q = m . • Dari hasil percobaan yang sering di lakukan besar kecilnya kalor yang di butuhkan suatu benda (zat) bergantung pada 3 faktor: • 1.pengertian kalor • kalor adalah bentuk energi yang berpindah dari benda yang suhunya lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah ketika benda tersebut bersentuhan.Massa Zat • 2. c .Jenis Zat (kalor jenis) • 3. ∆T .Pengertian Kalor • 1.

Satu kg Air dipanaskan dari 30 °C menjadi 80 °C.2 x103 J/kg°C = 4200 J/kg°C . berapakah banyaknya kalor yang dibutuhkan ? Penyelesaian : Diketahui :                                       Ditanyakan : m = 1 kg                                        Q = ? T1 = 30 °C                                           Dijawab : T2 = 80 °C ΔT = T2 – T1                                    Q  = m c ΔT = 80 °C – 30 °C                            = 1 kg x 4200 J/kg°C x 50 °C= 50 °C                                               = 210 000 J c = 4. Jika kalor jenis air 4.2 x 103 J/kg°C.Contoh soal: 1.

U dan Q = m.**Kalor dapat di bagi menjadi 2 yaitu : 1. kalor untuk menaikkan suhu 2. Dengan U adalah kalor uap (J/kg) dan L adalah kalor lebur (J/kg) .L. Kalor yang digunakan untuk mengubah wujud (kalor laten) persamaan yang digunakan dalam kalor laten ada dua macam Q = m.

• KALOR UAP •   •  Zat cair dikatakan mendidih jika gelembung – gelembung uap terjadi di dalam seluruh zat cair dan dapat meninggalkan zat cair. Saat zat cair mendidih suhunya tetap dan dinamakan suhu tersebut titik didih. jadi energi tersebut disebut kalor uap. Kalor uap suatu zat adalah banyak kalor yang diperlukan untuk menguapkan 1 kg zat cair pada titik didihnya. Satuannya J/kg.U •   • Keterangan • Q = banyak kalor yang digunakan (joule) • m = massa zat (kg) • U = kalor uap (j/kg) . Selama zat cair mendidih diperlukan kalor untuk merubah wujud zat cair menjadi zat gas.  Persaaman kalor yg diperukan untuk menguapkan zat yaitu  : • Q=m.

Kalor yang dilepas untuk pembekuan suatu zat suhunya tetap dan dinamakan kalor beku. Persaaman kalor yg diperukan untuk meleburkan zat yaitu : Q=m. Kalor beku  =  kalor lebur.L Keterangan : Q = banyaknya kalor yang digunakan ( joule) m = massa zat satuan( kg) L = kalor lebur zat satuan( J/k . Jadi titik beku = titik lebur.• • • • • • • • •   2.KALOR LEBUR   membeku pada suhu 0 °C sedang es mencair pada suhu 0 °C. Kalor yang diperlukan untuk peleburan suatu zat suhunya tetap dan dinamakan kalor lebur.

benda yang mempunyai massa m dan kalor jenis c mempunyai persamaan : C = m ..c .kapasitas kalor besi b.? jawab : a.kalor jenis besi C = Q/∆t c = c/m C = 135000j/100°C = 1350 J/°C c = 1350/3 kg =450 J/kg°C .. Berapakah kapasitas kalor besi dan kalor jenis besi.2.k) m = massa benda (kg) contoh soal : Sepotong kayu besi bermassa 3 kg di panaskan dari suhu 20°C hingga 120°C.?   Penyeselesaian: Diketahui : m= 3 kg ∆T = 120°C .. C . Dengan demikian. Jika kalor yang di serap besi sebesar 135 kj.Kapasitas Kalor Kapasitas kalor adalah banyak nya kalor yang di butuhkan untuk menaikkan suhu seluruh benda sebesar satu derajat.. c atau C = keterangan : C = Kapasitas Kalor (j/k) c = kalor jenis (j/kg.? b..20°C = 100°C Q = 135 Kj Di tanyai : a.

.? Jawab: c = Q/m.... Kalor jenis zat cair tersebut adalah.Kalor jenis kalor jenis adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu satu satuan massa benda sebesar satu derajat.k   . pembahasan diketahui m= 2 kg Q=6 x joule =600. memerlukan panas sebesar 6 x joule.000/120 c =5000 J/kg..000/(2)(60) c =600. Rumus kalor jenis: c= Contoh soal zat cair yang massanya 2 kg di panaskan dari suhu 20°C menjadi 80°C.∆T c =600.000 joule ∆T=80°C-20°C=60°C Ditanya: kalor jenis zat (c).

∆t Ket: ∆x: besar pemuaian panjang L0: panjang batang mula-mula a: koefisien muai panjang ∆t: kenaikan suhu .Jenis pemuaian zatpadat a. a. Pemuaian panjang Rumus : ∆x= L0.

dan perubahan suhu .ASAS BLACK  Pengertian Besar kalor yang diserap atau dilepas oleh suatu benda berbanding lirus dengan massa benda. kalor jenis benda.

RUMUS Q=mc∆ T Keterangan : Q : besaran kalor yang diserap atau yangdi lepas (J) m: massa benda (kg) c: kalor jenis benda (J/kg˚c) ∆ T: perubahan suhu (˚c) .

24 kalori 1 kalori = 4. satuan kalor yang lain yaitu kalori.184 joule . satuan kalor adalah joule (j). kesetaraan joule dan kalor sebagai berikut 1 joule = 0.Dalam SI.

Hukum kekekalan energi kalor (asas black) “Pada percampuran 2 zat. banyak kalor yang dilepas zat bersuhu tinggi sama dengan banyak kalor yang diterima zat bersuhu rendah” Hukum kekekalan energi kalor dapat juga ditulis dengan persamaan: Oserap = O lepas .

suhu air pada saat terjadi kesetimbangan ternal adalah. Jika diagap tidak ada kalor yang terserap pada wadahnya.. bersuhu 100˚c (kalor jecnis air = 1 kal gr -1˚c-1 dan kalor lebur es = 80 kal gr -1).Contoh Soal Sepotong es bermasa 75 gr sat berada pada titik leburnya dimasukan kedalam bejana berisi 150gr air... ˚c .

..Penyelesaian Diketahui : Ditanya: M1 = 75 g Tc .???? L = 80 kal gram-1 M2 = 150 g T2 = 100 ˚c Cair =1 kal gram-1 ˚c-1 ..

suhu air saat terjadi kasetimbangan adalah 40˚c. .000-150TC=6000+75T 225TC=9000 TC=40 Jadi.jawaban Oserap = O lepas m2 cair ∆ T2 = M2L + m1cair ∆ T1 (150)(1)(100-TC)=(75)(80)+(75)(1)(TC-0) 15.

Seperti tampak pada gambar di bawah ini.Perpindahan kalor • 1.Konduksi • Konduksi merupakan proses perpindahan kalor tanpa disertai dengan perpindahan partikelnya. •   . Proses konduksi ini secara umum terjadi pada logam atau yang bersifat konduktor (menghantarkan panas).

Atau saat kita membuat kue menggunakan wadah berupa aluminium yang disimpan di oven jua termasuk proses konduksi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Saat kita mengaduk teh panas dengan sendok.• Dalam konduksi yang berpindah hanyalah energi saja yaitu berupa panas. maka lama kelamaan tangan kita terasa panas dari ujung sendok yang kita pegang. • Besarnya energi konduksi disebut juga laju konduksi ditentukan oleh persamaan berikut: •   .

Keterangan: Q = kalor (joule) K = koefesien konduksi (konduktifitas ternal) T = waktu (s) A = luas penampang () L = panjang logam (m) T= Suhu (kelvin) .

Konveksi • Konveksi adalah proses perpindahan kalor dengan disertainya perpindahan partikel.2. Sedangkan contoh konveksi di paksa adalah hair dryer yang memaksa udara Panas keluar yang di proses melalui alat tersebut. Konveksi ini • terjadi umumnya pada zat fluid (zat yang mengalir) seperti air dan udara. . contoh konveksi alami seperti saat kita memasak air. terjadi gelembung udara hingga mendidih dan menguap. Konveksi dapat terjadi secara alami atau pun di paksa .

: Besarnya energi konveksi atau bisa disebut laju konveksi ditentukan oleh persamaan berikut: .

Keterangan : Q=kalor(joule) H=koefisien kalor T=waktu (s) A=luas penampang T=suku (k) .

seperti gambar di bawah. Namun demikian dalam kehidupan sehari-hari proses radiasi juga berlaku saat kita berada didekat api unggun. •   .Radiasi   • Radiasi merupakan proses perpindahan kalor yang tidak memerlukan medium (perantara). Radiasi ini biasanya dalam bentuk Gelombang Elektromagnetik (GEM) yang berasal dari matahari.3.

Seperti yang terlihat dari rumus energi radiasi berikut: .Besarnya energi radiasi tergantung pula pada tingkat derajat suhunya.

67 x ) .Keterangan:   P = Daya Radiasi/Energi setiap waktu (watt) Q =kalor (joule) T = waktu (s) E= emisivitas A = luas penampang () T= suhu (Kelvin) o = konstanta Stefan Boltzmann (5.

.TERIMAKASIH YHA...