You are on page 1of 30

STRATEGI PENGEMBANGAN

SIA
BAB 21

Wulandari Siti Aisyah (12030113120059)
Shofiyatul Masitoh (12030113120078)
Febriani Widyaning P (12030113120099)
Irma Hartyanti (12030113140149)

Membeli Perangkat
Lunak

.

Menghemat Pentingnya Penggunaan RFP .

Pengembangan oleh Departemen Sistem Informasi In-House .

Perangkat Lunak yang Dikembangkan Pengguna Akhir Komputasi Pengguna Akhir * Komputasi pengguna akhir merupakan pengembangan penggunaan dan pengendalian terus-menerus atas sistem informasi berbasis komputer oleh para pengguna. . * Komputasi pengguna akhir terdiri dari orang-orang yang menggunakan TI untuk memenuhi kebutuhan informasi mereka dari pada bergantung pada para profesional.

• Menyiapkan jadwal.Contoh Pengembangan Pengguna Akhir • Memuat informasi dari database perusahaan untuk menghasilkan laporan sederhana atau untuk menjawab query dalam satu waktu. • Mengembangkan aplikasi menggunakan perangkat lunak seperti spred sheet atau sistem database. . • Menjalankan analisis sensitivitas “bagaimana-jika” atau analisis statistik. seperti jadwal depresiasi dan amortisasi pinjaman.

Fleksibilitas dan kemudahan penggunaan . dan implementasi pengguna 2. Membebaskan sumber data sistem 5.Keuntungan Komputasi Pengguna Akhir (EUC) 1. Sistem yang memenuhi kebutuhan pengguna 3. pengendalian. Ketepatan waktu 4. Penciptaan.

7. 6. 3. Kesalahan logika dan pengembangan Aplikasi yang diuji dengan tidak layak Sistem yang tidak efisien Sistem yang dikendalikan dan didokumentasikan dengan buruk Sistem yang tidak kompatibel Duplikasi sistem dan data sumber daya yang terbuang Peningkatan biaya .Kerugian Komputasi Pengguna Akhir (EUC) 1. 2. 5. 4.

pengujian aplikasi. Help-desk juga mengmbangkan dan mengimplementasikan standar dalam pembelian perangkat keras dan perangkat lunak. serta memberikan pemeliharan dan dukungan teknis. dokumentasi. dan keamanan. Help-desk mengendalikan akses dan membagikan data korporasi diantara para pengguna akhir.Mengelola dan Mengendalikan Komputasi Pengguna Akhir • • • • • Menyediakan panduan atau standar yang cukup untuk mengendalikan sistem EUC tetapi memungkinkan para pengguna secara fleksibel mendapatkan kebutuhan mereka. membantu dalam pengembangan aplikasi. seraya memastikan . Tugas-tugas help-desk adalah menyelesaikan masalah. menyebarkan informasi. Help-desk mendukung dan mengendalikan aktivitas pengguna akhir. mengevalusi produk perangkat keras dan perangkat lunak baru serta memberitahukan para pengguna cara menggunakannya.

Mangalihdayakan Sistem .

Sebuah solusi bisnis Pemanfaatan aset Akses pada keahlian yang lebih besar dan teknologi yang lebih baik Biaya yang lebih rendah Lebih sedikit waktu pengembangan Eliminasi penggunaan maksimal dan rendah Menfasilitasi kerampingan . 5.Keuntungan Pengalihdayaan Sistem 1. 4. 7. 6. 3. 2.

Tujuan yang tidak terpenuhi (senfidfilled goal ) 6. Mengurangi keuntungan kompetitif (reduced competitive advantage) 4. Hilangnya pengendalian (lost of control) 3.Kekurangan Pengalihdayaan Sistem 1. Ketidakfleksibilitas 2. Sistem yang terkunci (locked in system) 5. Peningkatan resiko. Layanan yang buruk ( pour service) 7. .

Manajemen Proses Bisnis .

. Sebagai hasilnya. BPM adalah sebuah cara yang tepat untuk memperkenalkan baik kemampuan perubahan manusia maupun teknologi ke sebuah organsasi. • Manajemen proses bisnis (Business process management-BPM) adalah sebuah pendekatan sistematis secara berkelanjutan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan proses bisnis sebuah organisasi. kemudian BPM sendiri adalah sebuah peningkatan proses bisnis yang bertahap dan berkelanjutan yang didukung dan dimungkinkan oleh teknologi.Manajemen Proses Bisnis • Rekayasa ulang proses bisnis (business process reengineering-BPR) adalah pendekatan drastis dan dilakukan sekali untuk meningkatkan dan pengoptimalisasikan proses bisnisnya.

Proses bisnis dapat menghasilkan keuntungan kompetitif 2. Proses bisnis harus dikelola dari ujung ke ujung 3. Proses bisnis haruslah cekatan 4.Prinsip yang Mendasari BPM 1. Proses bisnis haruslah selaras dengan strategi dan kebutuhan keorganisasian .

dan berintegrasi dengan sistem lain serta dengan rekan lain dalam rangkaian nilai. • BPMS adalah sistem seluruh perusahaan yang mendukung aktivitas korporasi. .Sistem Manajemen Proses Bisnis • Sistem manajemen proses bisnis merupakan pengotomatisan dan memfasilitasi peningkatan proses bisnis. Sistem tersebut dapat meningkatkan komunikasi dan kolaborasi. mengotomatiskan aktivitas.

2. termasuk aturan bisnis. gambar. dan file elektronik lain.Komponen Utama BPMS 1. 3. . 4. dan peluang bisnis. Alat-alat kolaborasi untuk menghapus penghalang komunikasi. Analisis bisnis untuk membantu mengidentifikasi dan bereaksi terhadap isuisu. tren. Sebuah mesin proses untuk memodelkan dan mejalankan aplikasi. Pengelola isi untuk menyimpan da mengamankan dokumen.

Prototyping .

.Prototyping • Prototyping adalah sebuh pendekatan desain sistem yang berada di dalam suatu model kerja disederhanakan yang tengah dikembangkan.

2. Menggunakan sistem tersebut. Mengembangkan sebuah Prototyping awal 3. Menemui para pengguna untuk menyetujui ukuran dan cakupan sistem tersebut dan memutuskan hal yang seharusnya disertakan dan tidak disertakan oleh sistem. . Para pegembang menggunakan umpan balik untuk memodifikasi sistem dan mengembalikan ke para pengguna 4.Langkah Pengembangan Prototyping 1.

Kapan Menggunakan Prototyping ? 1. SIA tidak dapat dengan jelas divisualisasikan atau ada kemungkinan tinggi untuk gagal . Ketika ada tingkat ketidakpastian yang tinggi 2. Tidak jelas pertanyaan apa yang ditanyakan 3.

Definisi yang lebih baik atas kebutuhan pengguna 2. Lebih murah . Waktu pengembangan yang lebih cepat 4.Keuntungan Prototyping 1. Keterlibatan dan kepuasan pengguna yang lebih tinggi 3. Lebih sedikit kesalahan 5. Lebih banyak peluang bagi perubahan 6.

Penggunaan yang kurang efisien atas sumber daya sistem 3. Pengujian dan dokumentasi yang tidak cukup 4. Reaksi perilaku yang negatif 5. Waktu pengguna yang signifikan 2.Kerugian Prototyping 1. Pengembangan tanpa akhir .

Sistem tersebut akan jarang digunakan (efisiensi pemprosesan bukan merupakan perhatian utama) . atau berubah saat sistem digunakan. Input dan output sistem tidak diketahui 4. Resiko yang diasosiasikan dengan sistem yang salah tinggi 8. Kebutuhan pengguna tidak dipahami. Para pendesain tidak pasti mengenai jenis teknologi yang digunakan 6. Sistem tersebut krusial dan dibutuhkan dengan cepat 7. Reaksi pengguna terutama merupakan pertimbangan yang penting 9. 2.Staf desain hnya memiliki sedikit pengalaman dalam mengembangkan sistem atau aplikasi tersebut.Kondisi yang Mendorong Penggunaa Prototyping 1. Persyaratan sistem sulit dijelaskan 3. Tugas untuk dijalankan tidak tersusun secara baik 5. berubah secara besar. Banyak strategi desain harus diuji 10. 11.

menganalisis. . mendesain. dan memelihara sebuah sistem informasi. memprogram.Rekayasa Perangkat Lunak Dibantu Komputer Rekayasa Perangkat Lunak Dibantu Komputer (CASE) adalah sebuah paket alat-alat terintegrasi yang digunakan oleh para pendesain ahli untuk membantu merencanakan.

Peningkatan produktivitas Peningkatan kualitas program Penghematan biaya Peningkatan prosedur pengendalian Dokumentasi yang di sederhanakan .Keuntungan Alat-alat CASE 1. 5. 2. 4. 3.

Masalah Serius dengan CASE .