You are on page 1of 19

Laporan Kasus Modul 13

Supernumerary Teeth
Pembimbing : drg. Gunawan Margono, Sp.RKG
Andita Benowati 041.212.015
Angelina 041.212.016

dan erupsi unilateral atau bilateral dan kemungkinan terdapat pada salah satu rahang atau rahang atas dan rahang bawah.Definisi Bhalajhi Sundaresa Iyver (2006. multipel.86) • Suatu kelainan di mana jumlah gigi lebih dari normal. • Dapat tunggal. . • Biasanya mempunyai morfologi dan bentuk yang tidak normal.

Thérèse Garvey (1999.652) • Faktor genetik berperan penting dalam terjadinya anomali gigi supernumerary karena sering ditemukan pada anggota keluarga dari pasien. • Gigi supernumerary juga sering ditemukan pada regio molar dan yang disebut paramolar.M. .

tuberculate (memiliki banyak tonjol gigi). supplemental (mirip gigi normal).Gambaran Klinis •  memiliki bentuk yang sama atau berbeda dengan gigi normal • dapat konus (seperti kerucut). atau bentuknya tidak beraturan. • rahang atas > rahang  bawah .

• di sebelah gigi premolar disebut parapremolars .• gigi insisif depan atas disebut mesiodens • di sebelah gigi molar disebut paramolars • di bagian paling belakang dari gigi molar terakhir disebut  disto-molars.

Radiografi oklusal menunjukkan inverted mesiodens dan conical. .

Premolar mandibula supplemental .

Radiografi periapikal yang bentuknya tidak beraturan. .

Masalah terkait dengan supernumerary teeth • • • • • Kegagalan erupsi Displacement Crowding Patologi Alveolar Bone Grafting • Persiapan area implan .

Pemeriksaan Radiografi • Oklusal • Periapikal (SLOB) .

Manajemen supernumerary • Ekstraksi • Dimonitoring tanpa ekstraksi .

suku Jawa. pekerjaan IRT • Jenis kelamin : pria • Tanggal lahir : tanggal 8. bulan Maret. pekerjaan Petani Ibu Mariatun .Identitas Pasien • Nama pasien : Marizal Suhada Kampai • Nama orang tua: Ayah Iro Sumito. suku Jawa. tinggi badan : 170 cm • Keinginan pasien : ingin membersihkan karang gigi . tahun 1990 • Status perkawinan: belum kawin • Agama : islam • Pekerjaan : karyawan swasta • Pendidikan : S1 • Berat badan :70 kg.

Pemeriksaan Klinis : Pemeriksaan umum : TD : 120/80 mmHg FN : 68 x/menit FR : 18 x/menit Temp : 36ºC Asimetri wajah : simetris Pemeriksaan sitemik :- .Keluhan utama pasien : Pasien pria berusia 25 tahun datang ke RSGMP usakti untuk membersihkan karang gigi.

Analisis Kasus ●Pada pemeriksaan ekstra oral. tidak ada kelainan ●Pada pemeriksaan intra oral. terdapat : ●Plak dan kalkulus regio 1 2 3 4 ●Gingivitis marginalis regio 1 2 3 4 .

Gambaran klinis .

Apakah radiografi layak untuk diintrepetasi ? Layak 3. Apakah radiograf sesuai dengan tujuan pembuatan ? Sesuai 2. Apakah ada perubahan bentuk tulang basal? Tidak ada 5.Interpreta si 1. Apakah posisi kelainan ada di sebelah labial/bukal atau lingual/palatal? Gigi supernumerarry berada di lingual 4. Apakah ada cone cut? Iya 6. Apakah ada hal yang tidak normal? Tidak ada .

Rencana Perawatan • Kontrol Plak dan Skeling .

Orthodontics The Arts And Science.doctorspiller. M. M. Iyyer. Diagnosis and Management. 2011 http://www. Mangalore. J Can Dent Association. SupernumeraryTeeth-An Overview of Classification.2006. Bhalajhi Sundaresa. Marielle Blake.htm.com. Vol 65. http://www. Thérèse. Thérèse. Garvey. accessed: September 11.1999. Vol 65. 2011 http://dentistry. Arya.adandental. J Can Dent Association.au/tooth_eruption_dates. accessed: September 11.pdf http://www. Marielle Blake.edu/practition/assets/AbnormalitiesofT eeth.com.waybuilder. Hugh J. SupernumeraryTeeth-An Overview of Classification. Diagnosis and Management. Seema Iyyer Bhalajhi.umkc. Barry.net/sweethaven/MedTech/Dental/OM . Hugh J. Edisi Ketiga.1999.Daftar Pustaka Garvey. Barry.

TERIMAKASIH .