You are on page 1of 4

TUGAS 4

ANALISIS SUMBERDAYA MANUSIA DAN EKONOMI
ANALISIS MASALAH DALAM PROGRAM BANTUAN LANGSUNG
TUNAI (BLT) DALAM UPAYA PEMBERANTASAN KEMISKINAN

Disusun Oleh
Khairina Septianti
12/34115/GE/07398

FAKULTAS GEOGRAFI
UNIVERSITAS GADJAH MADA
YOGYAKARTA
2015

Kesinambungan program ini berjalan cukup baik dan ditanggapi serius oleh pemerintah dengan adanya pewarisan anggaran BLT dari kepemerintahan SBY ke Jokowi dan adanya perbaikan sistem. apalagi mereka yang sudah terbiasa hidup sederhana. Keluarga dengan pengeluaran pangan dan non-pangan rendah. Pengambilan BLT harus dilakukan langsung oleh pemegang kartu dan tidak boleh diwakilkan. Pihak kantor pos menyatakan bahwa tidak semua pemegang kartu mengambil haknya. dikategorikan sebagai keluarga miskin.000 kepada setiap kepala keluarga miskin. Kejadian tersebut menunjukkan bahwa sangat sulit untuk meningkatkan daya beli masyarakat.000-20. pemerintah juga memberikan uang tunai sebesar Rp. Namun. Warga desa yang berangkat dari aktivitas pencaharian agricultural terbiasa untuk menyediakan kebutuhan pangan sendiri. namun saat ini pemerintah menugaskan kantor pos Indonesia.400.Kekuatan ekonomi Negara bergantung dari seberapa tingginya daya beli masyarakat. Namun karena faktor kebiasaan. Program BLT telah dilakukan di Indonesia dalam masa kepemerintahan Presiden SBY dan Jokowi. Salah satu contohnya adalah kesulitan pemerintah saat memulai sosialisasi dan bantuan pengalihan penggunakan kayu bakar dan minyak tanah kepada penggunaan gas elpiji.000 rupiah. sehingga roda perekonomian terus berputar. Indonesia merupakan Negara kaya sumberdaya alam. Program ini ditangani oleh Kementrian Sosial sebagai upaya peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat dan pemberantasan kemiskinan. Padahal. dan didominasi oleh wilayah pedesaan. Pembagian BLT dilakukan dengan menunjukkan kartu KKS atau KPS. Alasannya . hal ini merupakan perbaikan sistem di mana sering terdapat keluhan pemotongan biaya administrasi sebesar 10. Pada mulanya penyerahan BLT dilakukan di kantor kelurahan.kesederhanaan hidup yang telah biasa dijalaninya sebagian ada yang menganggap bahwa kehidupannya baik-baik saja. Tabung gas versi kecil dengan harga lebih murah pun disediakan oleh pemerintah agar dapat dijangkau oleh masyarakat. masyarakat tetap menggunakan atau mencari subtitusi berupa kayu bakar sampai akhirnya pemerintah memberikan kompor dan tabung gas secara Cuma-Cuma. ada pula keluarga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga dengan kesederhanannya. Syarat untuk mendapatkan BLT yaitu memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan Kartu Perlindungan Sosial (KPS). pemerintah melakukan gerakan langsung guna mengatasi kemiskinan. kemudian minyak tanah ditarik dari peredaran. Oleh karena itu. Selain pemberian kebutuhan pokok. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyelewengan dana ataupun pemindahan kekuasaan kartu. seperti raskin. Warga desa pada umumnya tidak banyak melakukan jual beli pada barang-barang yang masih tersedia bentuk subtitusinya di tempat mereka.

dapat menimbulkan kemalasan dan ketergantungan. minuman keras. Sekarang. Hal ini tentu memberikan dampak positif bagi pemerintah. Kemudian. Oleh karena itu. Jadi. Namun. Cara ini dilakukan pemerintah sebagai cara cepat untuk menggerakkan roda ekonomi Negara. Padahal untuk menggerakkan perekonomiannya sehari-hari tidak dibutuhkan uang sebanyak itu. di antara segala cara cepat yang dilakukan. terobosan baru dari pemerintah bahwa dana BLT dapat ditabung ataupun diangsur pengambilannya sesuai kebutuhan. Alasannya bahwa BLT memberikan uang tanpa adanya kerja keras. masyarakat lain yang hidup di atas garis kemiskinan merasa terganggu dengan adanya BLT. Hal yang dihindari adalah pemanfaatan dana BLT untuk judi. adapula yang membeli alat komunikasi elektronik. Cara seperti ini membuat daya beli masyarakat meningkat dan kesejahteraannya diharapkan dapat bertambah. Pada awalnya BLT yang tidak diambil hingga tenggang waktu tertentu . pabila suatu saat program BLT ditiadakan. sedang bekerja. maka masyarakat dapat berdaya tanpa harus berharap pada bantuan BLT. Oleh karena itu. orang tersebut dapat mengambil BLT bagiannya di periode yang akan datang. dan kegiatan tidak baik lainnya. BLT yang belum diambil kini tidak akan hilang.antara lain adalah karena orang bersangkutan sedang bepergian. untuk mencegah peruntukkan uang yang sia-sia. Masyarakat miskin memiliki respon yang amat positif terhadap program ini. Sebagian warga ada yang tetap hidup sederhana. .000 ditujukan untuk penggunaan selama 2 bulan per keluarga miskin. melainkan akan disimpan oleh Negara dengan status tertabung. namun membeli perhiasan emas sebagai aset. sebenarnya pemerintah menginginkan adanya kaderisasi UMKM bersamaan dengan adanya program BLT. sedang sakit. Uang sebesar Rp400. kemudian akan hangus. dan sebagainya. Alih-alih membuat lapangan pekerjaan dan memberdayakan keluarga miskin yang tersebar di banyak lokasi. Hal ini dilakukan untuk menghindari penggunaan uang yang tidak seharusnya dan melatih masyarakat untuk mengenal sistem perbankan. namun juga untuk memulai suatu usaha supaya menjadi mandiri. Dana BLT yang didapat warga tidak hanya diperuntukkan untuk membeli barang dan menjadi konsumtif. atau tidak mau mengambil karena merasa sudah tidak miskin lagi. pemerintah memfasilitasi pengambilan dana dengan mencicil apabila berminat. Terobosan ini berawal dari keluhan warga miskin yang kebingungan diberikan uang dalam jumlah banyak. Bantuan yang diperolehnya dengan instan membuat mereka dapat membeli aset yang mereka butuhkan atau inginkan.

Keluarga miskin dalam rentang umur ini memiliki kebutuhan dan tanggung jawab yang besar seiiring dengan bertumbuhnya anak dan kebutuhan pendidikan. “SBY Sarankan Jokowi Beri Bantuan Langsung Tunai ke Masyarakat”.000 Per Keluarga untuk Dua Bulan”. mungkin ada keluarga miskin baru atau keluarga miskin yang belum terdata. Umur yang terlalu tua tidak efektif untuk memanfaatkan dana BLT. harus dicarikan solusi lain bagi keluarga miskin yang sudah lansia.com. 28 Maret 2008. Hal ini dilakukan agar masyarakat juga menggunakan dana BLT untuk membeli kebutuhan primer.nasional.kompas.com. Boleh jadi bahwa keluarga yang dahulu miskin. seperti pendataan ulang keluarga miskinyang dilaksanakan pada tingkat kecamatan. Hal yang sering dikeluhkan oleh masyarakat adalah isu ketidaktepatan penyerahan BLT. www. nasional. serta kesehatan. “BLT Belum Tersalurkan Secara Optimal”. 17 November 2014. Kejadian ini berawal dari tidak adanya perbaruan data keluarga miskin. Hal ini disebabkan tipe keluarga ini masih mendapatkan banyak kesempatan berdaya dalam segi ekonomi apapun karena masih relative sehat dan tidak terhhalang faktor umur. penyerahan BLT yang sesuai yaitu pada keluarga miskin di mana kepala keluarga berkisar antara umur 30-60 tahun. Sebaliknya. Jadi. “Pembagian BLT Dibayangi Banyak Masalah”. sedangkan warga yang sudah mampu masih mendapat BLT. Penyerahan dana BLT pada keluarga yang cukup muda. Selain itu.Demi menambah nilai jual-beli ekonomi.co. . Warga miskin terkadang tidak mendapat BLT.com. kesiapannya perlu diperhatikan. BLT yang tidak tepat sasaran akan menimbulkan efek yang lambat terhadap kemajuan ekonomi karena dana BLT yang didapat keluarga mampu akan disimpan dan tidak dibelanjakan.detik. yaitu kepala keluarga di bawah umur 30 tahun juga kurang tepat.id. Namun. www. Saran saya bahwa dana BLT juga harus mempertimbangkan umur dari keluarga miskin. ada rencana pemerintah untuk menghapuskan program raskin. Pendataan ulang seharusnya rutin dilakukan tiap tahun agar tidak membuang uang Negara pada sesuatu yang tidak dibutuhkan. www. sekarang taraf ekonomi sudah terangkat. namun pengelompokkan keluarga miskin berdasarkan umur kepala keluarga juga penting dilakukan. 28 Agustus 2015. Jadi. www. “Warga Kobar Terima Bantuan Gas Elpiji 3 Kilogram”.kompas. “Jokowi Gelontorkan Bantuan Tunai Rp 400.republika. seperti beras.borneonews. Jadi. Sumber: www.id. selain kategori miskin.co.news. 25 September 2015. 25 November 2015.