You are on page 1of 16

PROPOSAL PENELITIAN EKONOMI

MENGANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN
SMARTPHONE PABRIKAN XIAOMI

Disusun oleh
Nama : Rony Haryo Prakoso
NIM : 201315003

tetapi hanya beberapa saja.1996:155 ). kelompok referensi. Dimana masing-masing merk smartphone tersebut berusaha untuk membuat produknya lebih unggul dibandingkan merk lain maka. Dalam memahami perilaku konsumen tentu tidak mudah karena konsumen memiliki sifat yang berbeda-beda sebagaimana dari kebutuhan manusia yang tidak terbatas disamping dipengaruhi oleh kondisi eksternal dan internal lainnya yang berakibat langsung terhadap perilaku konsumen. dan keluarga. LG dan lain sebagainya. . kepribadian. ( Stanton. Dan oleh sebab itu. kebudayaan. sub budaya. SONY. LENOVO. Handphone XIAOMI sepertinya sudah menjadi tuntutan para pengguna gadget terutama konsumen yang tidak mau repot ketika mau membeli sebuah smartphone premium tetapi harganya murah dengan spesifikasi yang WAH. Sedangkan faktor internalnya adalah faktor yang ada pada diri konsumen itu sendiri ( psikologis ) yang meliputi : belajar. konsumen harus dapat mengendalikan perubahan perilaku tersebut dengan berusaha mengimbanginya. Melihat keadaan ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai perilaku konsumen yang yang merupakan salah satu dasar dalam menerapkan strategi pemasaran untuk mencapai tujuan. Latar Belakang Di era globalisasi ini banyak sekali terdapat merk-merk smartphone yang ditawarkan kepada konsumen seperti merk SAMSUNG. kelompok sosial. kegiatan pemasaran yang baik dan tepatlah yang memegang peranan yang penting dalam menunjang kelangsungan usaha dan perkembangan suatu perusahaan. yakni dengan mempengaruhi konsumen dalam membeli produk yang ditawarkan dan melalui evaluasi berkala demi kelangsungan hidup produsen itu sendiri. Faktor eksternal tersebut meliputi. serta sikap. yaitu memberikan kepuasan kepada konsumen. kelas sosial. dan konsep diri.JURUSAN AKUNTANSI UNIVERSITAS SURAKARTA 2015 PENDAHULUAN A. Dengan kata lain pihak produsen harus mampu merebut hati konsumen akan hasil suatu produksi yang dijual dan berupaya untuk memuaskan konsumennya. Tidak semua sepeda motor diminati oleh sebagian besar konsumen yang ada.sehingga diharapkan dapat membawa kepada peningkatan penjualan yang berakibat langsung pada peningkatan pasar. OPPO.

Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian .maka dapat diidentifikasikan beberapa hal sebagai berikut :  Banyaknya merk-merk smartphone yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen. selera. maka permasalahannya dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. harga jual kembali. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang di kemukakan.  Smartphone merupakan salah satu alat komunikasi yang cukup efesien dan mudah mengunakannya.  Pentingnya memahami perilaku konsumen untuk meningkatkan penjualan.  Smartphone XIAOMI diminati oleh mahasiswa UNSA. kualitas. prestise. faktor manakah yang paling dominan memberikan pengaruh terhadap perilaku konsumen terhadap pembelian smartphone XIAOMI ! C. Sehingga berdasarkan uraian diatas. dan promosi secara simultan mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli smartphone XIAOMI ? 2. Dari faktor-faktor tersebut. Apakah faktor-faktor seperti harga.B.

Manfaat Penelitian Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut : 2.2 Untuk mengetahui faktor yang paling dominan mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian smartphone XIAOMI. pemasaran memegang peranan sebagai suatu faktor penting untuk bertahan menjalan usaha dan bergelut dalam dunia persaingan. TINJAUAN PUSTAKA D. 2. dilihat dari harga. maka tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah sebagai berikut : 1. prestise. Dalam banyak perusahaan dewasa ini. Pengetian Pemasaran Sehubungan dengan permasalahannya yang terdapat dalam penelitian ini maka diperlikan teoriteori dan konsep-konsep yang memerlukan penjelasan. Kata pemasaran berasal dari kata pasar. Pemasaran merupakan faktor penting sebagai strategi perusahaan dalam menjalankan usahanya terutama yang berhubungan dengan konsumen. 1.1 Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dan masukan bagi perusahaan dalam menetapkan kebijakan dan strategi dibidang pemasaran untuk mengimbangi usaha bisnis mereka. atau bisa juga diartikan dengan mekanisme yang mempertemukan permintaan dan penawaran.1 Untuk mengetahui perilaku konsumen dalam pembelian smartphone XIAOMI. menawarkan. selera.2 Diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi penelitian selanjutnya. dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain”. Menurut Kotler ( 2002 : 9 ) “Pemasaran adalah proses sosial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan. 2. harga jual kembali. dan promosi.Berdasarkan rumusan masalah diatas. Landasan Teori 1. . kuallitas.

” Dari dua jenis definisi di atas dilihat ada dua hal penting dari perilaku konsumen yaitu proses pengembalian keputusan dan kegiatan fisik yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai. Budaya merupakan karakter yang paling penting dari suatu sosial yang membedakannya hanyalah dari kelompok budaya lain menjadi penentu dan keinginan dan perilaku paling mendasar. dimana manusia melakukan aspek pertukaran dalam kehidupan mereka. harga. Me Daniel ( 2001 : 6 ) “Pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan menjalankan konsep. Dengan kata lain perilaku konsumen adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku konsumen dalam arti tindakan-tindakan yang dilakukan untuk membeli suatu barang atau jasa tertentu. manajer akan mengetahui kesempatan. Prilaku Konsumen Menurut Swasta ( 1996 : 6) “Prilaku konsumen dapat didefisikan sebagai kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan termasuk mempergunakan barang dan jasa keputusan pada persiapan dan menentukan kegiatan-kegiatan tersebut. barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang mampu memuaskan tujuan individu dan organisasi. menentukan harga. dan sejumlah ide.” Dari ketiga definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pada dasarnya pemasaran bukan hanya kegiatan menjual barang maupun jasa tetapi juga meliputi kegiatan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan dengan berusaha mempengaruhi konsumen untuk bersedia membeli barang dan jasa perusahaan melalui penciptaan.” Menurut Lamb.” Menurut Peter J. Hair. mendapatlkan dan mempergunakan barang-barang dan jasa secara ekonomis. Kebudayan Kebudayaan mempunyai pengaruh paling luas dan mendalam terhadap prilaku konsumen yang terdiri dari budaya. serta menentukan segmentasi pasar. kelas sosial merupakan kelompok orang yang sama-sama mempertimbangkan secara dekat persamaan diantara mereka sendiri. mempromosikan. 3. dan kelas sosial. dan pertukaran produk yang bernilai. mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial. Paul dan Jerry C. 2. terbagi dalam suatu strata atau kelas sosial. . Masing-masing budaya terdiri dari keseluruhan suatu budaya. Dengan mempelajari prilaku konsumen. promosi. dan mendistribusikan produk secara lebih baik. Hal ini sangat penting bagi manajer pemasaran untuk memahami tingkah laku konsumen tersebut. mengidentifikasi. Sehingga perusahaan dapat mengembangkan.Menurut Stanton ( 1996 : 6 ) “Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegatan-kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan. menentukan harga. penawaran. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pembelian Konsumen a. sub budaya. Olson ( 200 : 6 ) “Prilaku konsumen merupakan interaksi dinamis antara pengaruh dan kondisi kejadian disekitar lingkungan.

keluaga sebagai organisasi pembelian konsumen yang paling penting juga berpengaruh secara langsung terhadap keputusan seseorang dalam membeli barang sehari-hari. dan kepercayaan. c. keluarga. dan evaluasi diri karena sangat berguna dalam menganalisis prilaku konsumen sehingga perusahaan mengunakan konsep yang berhubungan dengan keprinadian seseorang. Selain itu kepribadian dan konsep diri juga mempengaruhi pilihan produk. manusia selalu membutuhkan barang dan jasa. dan peran seseorang. Para konsumen mengembangkan beberapa keyakinan mengenai ciri-ciri suatu produk dan selanjutnya akan membentuk suatu sikap konsumen terhadap produk tersebut. Dengan pendapat yang diperoleh dari suatu kelompok maka konsumen dapat membuat keputusan kosumsi. d. Gaya hidup adalah cara hidup seseorang yang terlihat melalui aktifitas dan gaya hidup mewah tentunya akan menentukan pilihan barang dan jasa yang berkualitas. Faktor Pribadi . e. konsep diri adalah bagaimana konsumen memprepsikan diri mereka sendiri yang meliputi sikap. Pilihan barang yang dibeli secara otomatis dipengaruhi oleh keadaan ekonomi dan gaya hidup yang bersangkutan. Faktor Sosial Pada umumnya konsumen sering meminta pendapat orang lain dari sekitar dan lingkungannya tentang produk apa yang akan dibeli. Suatu produk atau merk dapat mengambarkan peran dan status pemakainya. Karena itulah lingkungan sosial ini memberikan pengaruh terhadap perilaku konsumen. pembelajaran. Melalui motivasi proses pengamatan dan belajar sesorang memperoleh kepercayaan terhadap suatu produk yang secara otomatis mempengaruhi prilaku pembelian konsumen. Motivasi merupakan bentuk yamg mendorong seseorang dalam melakukan sesuatu sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. yaitu : kelompok acuan. Faktor Pribadi Mulai dari bayi hingga dewasa dan menjadi tua. persepsi-persepsi. Faktor Psikologis Sikap pembelian psikologis dipengaruhi oleh 4 ( empat ) faktor psikologis utama yaitu : motivasi. persepsi. keyakinan. faktor sosial ini terdiri dari 3 ( tiga ) bagian.b.

Para perusahaan yang cermat melakukan riset atau quesioner atas proses keputusan yang ada dalam jenis produk mereka. Dalam mencapai berbagai alternative untuk memuaskan kebutuhan konsumen dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti beberapa banyak biaya waktu. Pengenalan Masalah Proses pembelian dimulai saat pembeli mengenali sebuah masalah atau kebutuhan. Yang menjadi minat utama pemasar adalah sumber-sumber informasi utama yang menjadi acuan konsumen dan pengaruh relative dari tiap sumber tersebut terhadap kepuasan pembelian selanjutnya. Evaluasi Alternatif Jika semua alternatif yang wajar diidentifikasikan. Pencarian Informasi Saat seseorang mulai menyadari kebutuhannya. Beberapa konsep dasar akan membantu pemasar dalam . 6. dan membuang barang dan jasa. pemasar dapat mengidentifikasi rangasangan yang paling sering membangkitkan minat akan suatu jenis produk. Pada bidang prilaku konsumen ini mempelajari bagaimana individu. 5. Konsumen juga mendengarkan tanggapan-tanggapan keluarga dan orang lain. pembeli merasakan perbedaan antara keadaan aktualnya dengan keadaan yang diinginkannya. Kebutuhan dapat juga ditimbulkan oleh rangsangan eksternal seperti ketika seseorang memperhatikan atau melihat iklan smartphone dan ingin membelinya. memakai. Kriteria evaluasi yang dipakai konsumen mencakup pengalaman masa lalu dan sikap terhadap aneka merk. beberapa banyak informasi dari masa lalu dan sumber-sumber lain yang sudah dimiliki konsumen. Pemasar kemudian dapat membangkitkan strategi pemasaran yang mampu memacu minat konsumen. Kebutuhan umum seseorang seperti lapar dan haus saat mencapai titik tertentu dapat menjadi dorongan. dan organisasi memilih. gagasan. kelompok. atau pengalaman dalam rangka memuaskan keputusan dari hasrat mereka. maka produk dan merk harus diidentifikasikan untuk memenuhi kebutuhannya. Ketika membuat keputusan untuk membeli suatu produk kosumen melewati tahap-tahap sebagai berikut : 4. membeli. konsumen harus mengeveluasinya satu per satu sebagai persiapan untuk mengadakan pembelian. Secara umum konsumen mendapatkan informasi tentang suatu produk dari sumber komersial yaitu sumber yang didiominasi oleh pemasar.Menurut Kotler ( 2002 : 204 ) “Tujuan pemasaran adalah mempengaruhi dan memuaskan kebutuhan serta keinginan pelanggan yang menjadi sasaran. Dengan mengumpulkan informasi dari sejumlah konsumen.

Kedua. 8.memahami evaluasi konsumen yakni yang pertama. konsumen harus membuat rangkaian keputusan yang menyangkut merk. warna. . Ketiga. konsumen memandang setiap produk sebagai sekumpulan atribut dengan kemampuan yang berbeda-beda dalam memberikan manfaat yang dicari untuk memuaskan kebutuhan. konsumen mencari manfaat tertentu dari suatu produk. Keputusan Pembelian Setelah mencari dan mengevaluasi berbagai alternative untuk memenuhi kebutuhan pada titik tertentu harus memutuskan antara membeli atau tidak membeli. tempat penjualan. 7. Biasanya konsumen akan mengalami kecemasan purnabeli. dan lain-lain. Prilaku Paska Pembelian Saat membeli suatu produk. harga. bagi seseorang konsumen akan mengalami tingkat kepuasan dan ketidak puasan tertentu. kecemasan ini disebut disonasi kognitif purnabeli yang terjadi karena setiap alternative yang dihadapi konsumen memiliki kelebihan dan kekurangan. konsumen berusaha memenuhi suatu kebutuhan. jika keputusan yang diambil adalah membeli. Perasaan konsumen setelah melakukan pembelian dapat mempengaruhi pembelian ulang dan juga ditambah dengan apa yang dikatakn konsumen kepada teman atau kerabat tentang produk tersebut.

b. dan promosi. Kerangka Analisa Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan smartphone XIAOMI dilingkungan mahasiswa UNSA │ Tanggapan terhadap pelanggan │ Tingkat kepuasan pelanggan smartphone XIAOMI dilingkungan mahasiswa UNSA F. prestice. harga jual kembali. prestise. kualitas. Hipotesis I Ho : Diduga faktor-faktor seperti harga. selera. dan promosi.E. Hipotesis Penelitian a. Hipotesis II Ho : Diduga faktor kualitas tidak mempunyai pengaruh dominan terhadap prilaku konsumen dalam pembelian smartphone XIAOMI dilingkungan UNSA Ha : Diduga faktor kualitas mempunyai pengaruh dominan terhadap prilaku konsumen dalam pembelian smartphone XIAOMI dilingkungan UNSA . selera. secara simultan tidak berpengaruh terhadap prilaku konsumen dalam pembelian smartphone XIAOMI Ha : Diduga faktor-faktor seperti harga. kualitas. harga jual kembali. secara simultan berpengaruh terhadap prilaku konsumen dalam pembelian smartphone XIAOMI.

. Kota Surakarta B. Sampel Penelitian Karena jumlah populasi yang sangat besar yaitu lebih dari 100 dan keterbatasan waktu.METODE PENELITIAN A. Sedangkan menurut Guilford ( 1987 : 125 ) jumlah sampel yang diambil adalah lebih besar dari persyaratan minimal sebanyak 30 responden dimana semakin besar sampel akan memberikan hasil yang akurat. Palur Km 5. serta tenaga yang dimiliki. Populasi dan Sampel 1. Dimana menurut Arikunto ( 2002 : 12 ) jika populasi lebih dari 100 orang maka diambil sampai 5%-10% atau 20%-30% dari jumlah populasi. maka jumlah yang akan diambil sebanyak 50 responden yang terdapat dalam populasi tersebut. Populasi penelitian Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh mahasiswa UNSA yang membeli smartphone XIAOMI 2. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi pada lingkungan kampus UNSA yang beralamatkan Jl.

Variabel Bebas ( X ) Harga . E. selera. Quesioner Yaitu teknik pengambilan data dengan memberikan seperangkat pertanyaan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk menjawab. Data Kualintatif Yaitu data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan ( scoring ). seperti literatur-literatur serta teori-teori yang berkaitan dengan penelitian penulis. Untuk mengetahui hasil tanggapan responden terhadap variabel-variabel penelitian maka digunakan data interval skala 0-10. Data Kualitatif Yaitu data yang berbentuk kata. Interview Yaitu suatu metode yang secara langsung mengadakan wawancara kepada koresponden dengan beberapa pertanyaan untuk mendapatkan data primer. maka data internal dibagi menjadi 5 ( lima ) skor interval sebagai berikut 0 ≤ 2 skor 1 . Sumber Data Sumber data dalam penelitian ini berupa : a. Teknik Pengumpulan Data Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : a. b. Variabel Terikat ( Y ) Yaitu. Jenis Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa : a.C. Jenis dan Sumber Data 1. dan gambar. 2. sedangkan untuk mengetahui pengukuran dan interprestasi data. D. perilaku konsumen dalam smartphone XIAOMI dilingkungan mahasiswa UNSA 2. harga jual kembali. Variabel Penelitian 1. skema. dan promosi. b. kalimat. kualitas. Data Primer Yaitu data yang diperoleh langsung dari responden penelitian melalui wawancara dan quesioner di lapangan. prestice.

1 ≤ 10 skor 5 F. X. X. dan lain-lain. Diukur dalam rupiah. X.3 Penampilan Luar . Harga ( X.1 Perbandingan dengan harga pesaing Tanggapan konsumen terhadap perbandingan harga smartphone XIAOMI dengan smartphone lain seperti.1. 3.2 ) Gambaran produk smartphone XIAOMI yang diinginkan konsumen dalam memberikan kesenangan dan kepuasan. Kualitas ( X3 ) Melihat tanggapan konsumen terhadap kualitas smartphone XIAOMI.2 Harga yang ditetapkan Tanggapan konsumen terhadap harga yang ditetapkan dari produk yang dibeli konsumen.1 ≤ 6 skor 3 6.1 Kenyamanan .1 ≤ 4 skor 2 4.2 Warna Penilaian konsumen terhadap ragam pilihan warna yang ada pada smartphone XIAOMI. Diukur dalam rupiah.3. LENOVO. SAMSUNG.1. Defenisi Operasional Variabel 1.1 ) Melihat tanggapan konsumen mengenai variabel harga-harga smartphone XIAOMI dibandingkan dengan produk yang sejenis.2. Body atau fitur Operating System MIUI XIAOMI Penilaian penampilan luar smartphone XIAOMI dan fitur Operating System MIUI XIAOMI dibandingkan dengan produk pesaingnya. Kedua indikator diatas diukur berdasarkan tingkat kesenangan dan kepuasan konsumen.1 ≤ 8 skor 4 8.1 Jenis Model Penilaian konsumen terhadap berbagai tipe pilihan smartphone XIAOMI yang ditawarkan oleh produsen. Selera ( X. X.2.2.4 Ukuran otak processor / besar RAM Penilaian konsumen terhadap kinerja otak processor / besar RAM terhadap smartphone XIAOMI dibandingkan produk pesaingnya. 2. Indikatornya adalah : X.2. X. X. SONY.2.

Diukur dari tingkat kesenangan konsumen. Dapat diukur dari frekuensi. yaitu menguji terhadap kualitas item-itemnya.Penilaian konsumen pada saat mengunakan smartphone XIAOMI.6.4. mempengaruhi.1 Harga Jual Kembali Penilaian konsumen terhadap harga smartphone XIAOMI. X. Di ukur berdasarkan perlakuan.4. Diukur dalam rupiah. membujuk konsumennya untuk membeli smartphone XIAOMI. Promosi ( X6 ) Suatu bentuk komunikasi pemasaran seperti akivitas untuk menyebarkan informasi. X.6. Prestise ( X5 ) Nilai kebanggan yang dirasakan seseorang akibat penggunaan suatu produk.3. 145 : 2002 ) Uji validasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validasi item. Tinggi rendahnya instrumen menunjukan sejauh mana data yang dikumpulkan tidak menyimpang dari gambaran variabel yang dimaksud ( Suharsimi Arikunto.2 Hadiah Respon konsumen terhadap sikap simpatik pemasar pada saat membeli smartphone XIAOMI. luas jangkauan. G. yaitu dengan menghitung koreasi antara setiap item dengan skor total sebagai kriteria validitasnya. . 6.1 Iklan Tanggapan konsumen terhadap iklan smartphone XIAOMI yang disampaikan oleh pemasar. Instrumen dikatakan valid jika mampu mengukur apa yang diinginkan dan mampu mengungkapkan data yang diteliti secara tepat.2 Pemasaran Produk Purna Pakai Penilaian konsumen terhadap tingkat kemudahan pemasaran dan penerimaan dari konsumen lainnya terhadap harga jual smartphone XIAOMI purna pakai. X. serta ukuran. X.2 Daya Tahan Penilaian konsumen terhadap usia operasional smartphone XIAOMI yang diharapkan dalam berbagai kondisi cuaca. 5. Uji Validasi dan Reabilitasi Instrumen Penelitian Uji Validasi dan Reabilitasi instrumen penelitian ini dimaksudkan agar data yang diproleh dengan cara penyetaraan quesioner valid dan reliable. Diukur berdasarkan tingkat kesenangan konsumen. X. 4. Harga Jual Kembali ( X4 ) Mengetahui tanggapan kosumen terhadap harga jual kembali dan kemudahan dalam memasarkan produk yang sudah dipakai.

dimana rumus statistik yang digunakan adalah Linier Multiple Regression ( regresi liniear berganda ). Apabila hasil pengujian menunjunkan lebih dari α = 5% maka tidak ada heteroskedastisitas. Jika varial residual dari suatu pengamat kepengamatan yang lain tetap. Uji Heteroskedastisitas Uji heterskedastisitas digunakan untuk menguji apakah dalam model regresi tidak terjadi kesamaan varian dari residual suatu pengamatan yang lain. Jika nilai VIF kurang dari sepuluh dapat dinyatakan tidak terjadi multikolinieritas ( Gujarati. 1995 ). Uji asumsi Klasik a. Dimana biasanya reabilitas minimal 0. X6 + e Fungsi tersebut menerangkan hubungan antara dua variabel bebas ( X ) dan variabel terikat ( Y ). Dimana : Y : Prilaku konsumen a : Konstanta b1 s/d b6 : Koofesien Regresi X1 : Harga X2 : Selera X3 : Kualitas X4 : Harga Jual Kembali X5 : Prestise X6 : Promosi e : Faktor ganguan I. Uji Multikolinieritas Uji multikolinieritas digunakan untuk mengetahui ada tidaknya kolerasi antara variabel indipendent. Dan jika varian berbeda disebut heteroskedastisitas ( Santoso. Untuk mengetahui ada tidaknya heteroskedastisitas dalm penelitian ini mengunakan metode Sperman Rank Corellation. dimana fungsinya adalah : Y = a + b1.X. Teknik Analisa Data Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan teknik analisis statistik dengan menggunakan program SPPS. Untuk mengetahui ada tidaknya multikolonieritas antar variabel. Pengukuran realibilitasi dilakukan dengan menggunakan koefesien Alpha Cronbach (a). dapat dilihat dari Variabel Inflation ( VIF ) dari masing-masing variabel bebas terdapat variabel terikat.Uji realibilitas bertujuan untuk menguji sejauh mana alat ukur dapat dipercaya atau diandalkan. X4 + b5. X5 + b6. H. . X2 + 3 + X3 + b4 . b. jika terjadi kolerasi maka terdapat problem multikolinieritas. maka disebut omoskedasitisitas.1 + b2 . . Singgih 2002 : 208 ).5.

Jakarta. William J. d. bila nilai Sig atau signifikan lebih besar daripada 0.en.Miniard. Jakarta.c.Jilid Pertama. atau keduanya mempunyai distribusi normal atau tidak.Mc Daniel.PT.com/forums/miui/docs/2015/01/05/persoalan-masalah-masalah-dalampengoperasian-smartphone-xiaomi-allseries/ .Salemba empat. Uji Autokorelasi Uji autokolerasi digunakan untuk mengetahui apakah dalam pesamaan regrasi mengandung korelasi atau tidak diantara variabel penggangu. Prenhallindo.Suharsimi.PT.Binarupa Aksara. Untuk mengetahuinya digunakan uji Kolmongorov-Smirnov. jilid 1.2002.com/2014/03/11/data-penjualan-smartphone-februari-2014-xiaomi-perlukerja-lebih-keras/ http://www. Pemasaran (terjemahan).wordpress.Edisi Bahasa Indonesia. Philip. Prosedur Penelitian.1996.Edisi Enam.Jilid Pertama. http://4g92mivec. Erlangga.Hair.Jakarta. Uji Normalitas Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah model regresi. Enggel.1994.2002. variabel dependent. jilid 1. Lamb. DAFTAR PUSTAKA Stanton.2001.Manajemen Pemasaran (terjemahan).005 maka distribusi adalah normalitas ( simetris ).miui. Prilaku Konsumen (terjemahan). variabel independent.Edisi Revisi V.Jakarta. Edisi 7. Arikunto. Prinsip Pemasaran (terjemahan).Jakarta. Menurut Singgih Santoso ( 2002 : 219 ) untuk mengetahui adanya autokoelasi digunakan uji Durbin-Watson mendekati angka 2 ( dua ) berarti tidak ada autokorelasi.Rineka Cipta.Blackwell. Kotler.Edisi Millenium. menurut Singgih Santoso ( 2001 : 214 ) pedoman pengambilan keputusan dalam uji normalitas yaitu.