You are on page 1of 6

Bicara Sejarah Islam : The Secret of Nusantara .: ABOUTMIRACLE :.

.: ABOUTMIRACLE :.
The Rising of The Great New Empire

The POWER of TAHAJJUD

Dua SUPER POWER Dunia. Kita Berada Dimana ?!

Bicara Sejarah Islam : The Secret of Nusantara


courtesy of easternearth

Pada abad ke-11 M dimulailah rangkaian konflik antar pemeluk agama yang dikenal sebagai Perang Salib
(Crusade Wars). Diawali dengan perintah Paus (Pope) Urbanus II untuk menguasai Yerusalem yang berada dalam
wilayah pemerintahan Islam. Gelombang peperangan terus berlangsung selama berabad-abad kemudian dan
tahun meluas ke wilayah-wilayah lain. Konflik yang terjadi dalam Perang Salib sebenarnya tidak hanya melibatkan
dua pemeluk agama tersebut karena dalam beberapa seri Perang Salib berikutnya tentara Salib juga terlibat
konflik dengan pihak-pihak di luar kaum Muslim yang menjadi lawan utama.

Bagi Crusaders (tentara Salib) dan kaum Muslim, peperangan yang terjadi meninggalkan kesan yang tidak
terlupakan pada masing-masing pihak. Bagi orang-orang Eropa, kekalahan pada Perang Salib terhadap
Salahuddin Al Ayubi/ Saladin (Ayubbid Empire)Ottoman Empire) dan kemudian terhadap Turki Utsmani
( menimbulkan kekecewaan yang mendalam. Hal ini mendorong lahirnya Renaissance Eropa pada abad ke-15.
Sistem keagamaan yang dinilai menghambat kemajuan mulai ditinggalkan. Sebagai gantinya mereka
mengharapkan pencapaian seperti dominasi Yunani-Romawi sebelum zaman Kristen dengan cara
mengembangkan kemajuan-kemajuan yang telah dipelajari sebelumnya dari orang-orang Arab, di antaranya
http://aboutmiracle.wordpress.com/2008/03/10/bicara-sejarah-the-secret-of-nusantara/ (1 of 6)21-Mar-08 11:44:30 AM

Bicara Sejarah Islam : The Secret of Nusantara .: ABOUTMIRACLE :.

adalah pada pada bidang geografi, teknologi maritim, navigasi dan persenjataan.

Para perintis Renaissance bergerak ke Eropa barat menjauhi pengaruh Turki Utsmani yang telah menguasai
Konstantinopel (Constantinople/ Istambul) dan sekaligus menjauhi pusat kekuasaan Kepausan/ Gereja Katholik.
Dan ketika Renaissance mencapai puncaknya, orang-orang Portugis dan Spanyol di yang berada di ujung barat
Eropa, siap memulai ekspansi ke seluruh dunia, baik dengan motif ekonomi, politik, maupun agama.

Inilah permulaan dari era yang disebut oleh orang-orang Eropa sebagai Age of Discovery. Target pertama adalah
India sebagai starting point untuk menjelajahi dunia Timur yang misterius. Orang-orang Spanyol tertarik dengan
ide Christopher Columbus menyatakan bahwa berdasarkan perhitungan-perhitungan terhadap diameter Bumi,
India dapat dicapai melalui pelayaran ke Barat (Samudera Atlantik) sedangkan orang-orang Portugis meragukan
efektivitas pelayaran melalui Atlantik dan tetap berusaha mencapai India dengan mengelilingi Afrika.

Selanjutnya Columbus melakukan ekspedisi menyeberangi Atlantik dan yang mencapai Amerika Tengah (yang
pada awalnya dikiranya adalah India) pada tahun 1492. Melihat hasil ekpedisi Colombus, Spanyol (Castile
Kingdom) dan Portugal menyepakati perjanjian Tordesillas, yang menyatakan bahwa Spanyol berhak atas
ekspansi melalui arah barat (samudera Atlantik) sedangkan Portugal melalui arah timur (Afrika dan Samudera
India). Maka Spanyol mengirim Ferdinand Magellan (Ferno de Magalhes) menuju ke barat hingga ia tiba di
Filipina. Sedangkan Portugal mengirim Bartolomeu Dias dan Vasco da Gamma untuk membuka jalur mengelilingi
Afrika menuju ke India. Dengan perjanjian ini maka Portugal tidak memiliki pesaing dalam dominasi jalur laut
Eropa-Afrika-Asia.

Setelah orang-orang Eropa mencapai India maka ekspansi ke Timur dilanjutkan ke wilayah yang mereka baru
ketahui keberadaannya. Mereka menyebutnya India Timur (East Indies). Untuk itu, pada awal abad ke-16 M, Raja
Portugal, Manuel I, menunjuk seorang panglima Crusaders yang bertugas di Afrika Utara untuk memimpin
angkatan laut Portugal melakukan kampanye militer menguasai jalur pelayaran Samudera Hindia dan membuka
India Timur. Ia bernama Alfonso de Albuquerque. Dengan pasukannya yang dipimpinnya ia kemudian
menguasai Pesisir Timur Afrika, Teluk Persia dan India. Ia kemudian bergerak ke timur dan pada tahun 1511 tiba
di Selat Malaka dan seketika itu juga ia menyerang Kesultanan Melaka. Suatu hal yang tidak lazim dilakukan pada
kontak pertama antara dua perdaban yang berbeda. Ia kemudian mengambil khazanah kekayaan kerajaan di
antaranya adalah 3.000 buah meriam milik Kesultanan Melaka.

Hal ini memiliki beberapa arti sekaligus. Secara ekonomi, hal ini berarti orang-orang Portugis menguasai
perdagangan rempah-rempah dan komoditas lain langsung dari sumbernya yaitu Nusantara. Sebelumnya mereka
mendapatkan komoditas ini dari perdagangan di Timur Tengah dan ketika terjadi konflik dengan pengasa wilayah
ini maka suplai ke Eropa akan terganggu. Secara politik, hal ini meluaskan wilayah kekuasaan Portugis
(Portugesse Empire) yang meliputi pesisir barat, selatan dan timur Afrika, teluk Persia, India dan kemudian Selat
Malaka. Dan sebagai seorang Crusader, ini merupakan prestasi yang sangat besar mengingat seluruh wilayah
yang ia serang adalah wilayah kerajaan-kerajaan Islam. Karena itu, serangan Portugis terhadap Melaka segera
mendapat reaksi dari kerajaan Islam lain di Nusantara, terutamanya Kesultanan Demak di Jawa. Peristiwa ini juga
menandai mulainya masa penjajahan di Nusantara. Hal ini kemudian diikuti oleh bangsa bangsa Eropa lain.

Pada periode yang bersamaan cahaya Islam yang sebelumnya telah menaungi 3/4 dunia, secara umum mulai
memudar. Perlu diketahui bahwa sejak kedatangan Nabi Muhammad SAW hingga ke saat ini, perkembangan
Islam dapat dibagi menjadi dua periode. Periode pertama adalah 700 tahun pertama Hijriyah. Dalam periode ini

http://aboutmiracle.wordpress.com/2008/03/10/bicara-sejarah-the-secret-of-nusantara/ (2 of 6)21-Mar-08 11:44:30 AM

Bicara Sejarah Islam : The Secret of Nusantara .: ABOUTMIRACLE :.

terdapat zaman Salafussoleh, 300 tahun pertama yang disebut oleh Rasulullah sebagai sebaik-baik kurun. Islam
menuju mencapai kejayaannya dan menyebar ke suluruh dunia. Kemajuan dalam iman dan ilmu telah menjadikan
umat Islam sebagai Pole of Excellent. Pencapaian terakhir periode ini adalah keberhasilan Sultan Muhammad Al
Fateh (Mehmed II The Conqueror) menutup sejarah 1500 tahun kekaisaran Romawi dengan menyerahnya ibukota
Byzantium/ Romawi Timur, Konstantinopel.

Periode kedua adalah 700 tahun berikutnya. Pada perode ini pengamalan Islam mulai menurun drastis, berbagai
perkara mulai hilang satu persatu. Jika sebelumnya kerusakan umat hanya terjadi pada bidang-bidang tertentu
maka pada periode ini kemunduran umat Islam terjadi serentak di semua bidang. Dari krisis keimanan, ibadah,
akhlak, pemerintahan, kemunduran ilmu hingga hilangnya faktor-faktor keberkatan dan bantuan Tuhan secara
khawariqul addah (kejadian luar biasa). Jika ada yang tersisa, tidak lebih dari ritual ibadah harian, mingguan dan
tahunan saja.

Namun ternyata pada periode inilah wilayah Nusantara memainkan peranan penting sebagai benteng pertahanan
yang kuat bagi umat Islam dan ajaran Islam. Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, bahwa imperialisme
Eropa pada abad pertengahan memliki tujuan ekonomi, politik dan agama sekaligus. Lebih dikenal dengan istilah
3G: Gold, God/Gospel, Glory. Namun sungguh ajaib. bangsa Melayu tetap menjadi bangsa Muslim dengan
jumlah terbesar dan menyatu walaupun mengalami penjajahan selama hampir empat abad. Berkebalikan dengan
apa yang terjadi di kawasan lain, misalnya Spanyol/Andalusia yang telah kehilangan identitasnya sebagai bangsa
Muslim atau bangsa Arab yang kini telah terpecah-pecah seolah kembali ke sistem kesukuan (tribal state) zaman
jahiliyah (pra Islam). Di Nusantara, Islam terus berkembang pesat dan menjadi pendorong bagi berbagai
perlawanan terhadap penjajah. Sebagai contoh adalah Perlawanan Pangeran Diponegoro yang perlawanan
terberat yang dihadapi Belanda. Pangeran Diponegoro adalah putra raja Jawa, Sultan Hamengkubuwono III, yang
menolak menjadi putra mahkota dan kemudian menjadi ulama tarekat Naqsyabandiyah. Begitu juga dengan
berbagai ulama di daerah lain. Perlawanan-perlawanan mereka yang didorong motivasi spiritual untuk membela
kebenaran dan bukan kepentingan diri atau kelompok semata, selalu menjadi ancaman no.1 terhadap penjajah.

Tidak hanya berperan besar dalam menghadapi ancaman langsung dari luar berupa penjajahan dan berbagai
interfensi asing, namun juga berperan besar dalam menghadapi berbagai pergolakan di antara umat Islam sendiri
hasil campur tangan pihak asing. Di antaranya adalah konflik politik dan madzhab yang terjadi pada abad ke-18 di
Hijaz yang membawa dampak ke seluruh dunia Islam. Karena antara mazdhab baru yang mendapat dukungan
pemerintahan baru di Makkah dan Madinah, dengan madzhab-madzhab klasik yang telah mapan terdapat
perbedaan tidak hanya pada perkara furu (cabang)
yaitu fiqh syariat, namun juga dalam beberapa perkara pokok aqidah/ iman, maka mayoritas ulama di seluruh
dunia menolak kehadiran madzhab baru ini. Di Nusantara, pada tahun 1926, para ulama yang dipimpin oleh
Syeikh Hasyim AsyariAhlus Sunnah wal Jamaah mendeklarasikan berdirinya Nahdlatul Ulama (Kebangkitan
Ulama) yang dengan tegas mempertahankan pengamalan keempat madzhab fiqh yang telah ada (madzhab Imam
Maliki, Imam Hanafi, Imam Syafii dan Imam Hambali) berserta pegangan aqidah atau keimanannya: . Dengan 45
juta pendukungnya saat ini, Nahdatul Ulama (NU) adalah organisasi Islam terbesar di dunia.

Perbagai peristiwa telah terjadi sepanjang sejarah Islam di Bumi Nusantara. Hingga ke saat ini, dapat kita
saksikan bahwa saat ini semangat pengamalan ajaran Islam di kawasan Asia Tenggara oleh rumpun bangsa
Melayu terlihat paling kuat dibandingan dengan kawasan lain di dunia termasuk di Timur Tengah atau bahkan
kedua kota suci Makkah dan Madinah. Fenomena ini mulai tampak jelas sejak memasuki kurun (abad) baru yaitu
tahun 1400 H (1979 M) terutama di Malaysia, juga Indonesia. Walaupun tiada henti mendapat tantangan dari luar

http://aboutmiracle.wordpress.com/2008/03/10/bicara-sejarah-the-secret-of-nusantara/ (3 of 6)21-Mar-08 11:44:30 AM

Bicara Sejarah Islam : The Secret of Nusantara .: ABOUTMIRACLE :.

secara aqidah, pemikiran, budaya, politik, ekonomi dan sebagainya namun kemudian pengamalan Islam
sepanjang awal kurun Hijriyah ini terus berkembang dengan pasti.

Sejarah telah mencatat bahwa bara api Islam telah menyala dan tetap terus membara dalam dekapan bangsa
Melayu di Bumi Nusantara selama 700 tahun. Selama 700 tahun itu pula wilayah Nusantara menjadi incaran
berbagai pihak untuk ditundukkan dan dikuasai. Namun bangsa Melayu tetap bertahan sebagai bangsa Muslim
dengan jumlah dan potensi yang begitu besar untuk mengkuti jejak bangsa-bangsa muslim lain yang sebelumnya
telah satu per satu tampil ke depan pentas dunia untuk memimpin langsung peradaban Islam. Bangsa Melayu
adalah satu-satunya bangsa muslim yang belum mendapatkan gilirannya. Dan sekaranglah saatnya, giliran Timur
untuk membuka dan memimpin periode Islam selanjutnya sebagaimana yang telah dijanjikan oleh Baginda Nabi
Muhammad SAW:

Telah berlaku zaman Kenabian ke atas kamu. Maka berlakulah zaman itu seperti yang Allah kehendaki
kemudian Allah pun mengangkat zaman itu seperti yang Dia kehendaki.

Kemudian berlakulah zaman Kekhalifahan yang berjalan menurut cara zaman Kenabian. Maka berlakulah
zaman itu seperti yang dikehendaki oleh Allah. Kemudian diangkat-Nya apabila Dia berkehendak mengangkatnya.

Kemudian berlakulah pula zaman pemerintahan yang menggigit. Maka berlakulah zaman itu seperti yang
dikehendaki oleh Allah berlakunya. Kemudian Dia mengangkatnya seperti yang Dia kehendaki.

Kemudian berlakulah zaman pemerintah yang zalim. Maka berlakulah zaman itu seperti yang Allah kehendaki
ia berlaku. Kemudian Dia mengangkatnya apabila Dia menghendaki.

Kemudian berlakulah zaman Kekhalifahan yang berlaku menurut cara zaman Kenabian..

(Hadits riwayat Imam Ahmad - Kitab Musnad Imam Ahmad ibn Hambal)

This entry was posted on March 10, 2008 at 3:25 pm and is filed under DUNIA KITA, EMPIRE ISLAM, ISLAMIC EMPIRE,
KHAZANAH, KISAH, NEWS, PROPHET MUHAMMAD with tags Dunia, Indonesia, Islam, Melayu, World. You can follow any
responses to this entry through the RSS 2.0 feed You can leave a response, or trackback from your own site.

4 Responses to Bicara Sejarah Islam : The Secret of Nusantara


1.

Nanik ErnawatiSays:
March 11, 2008 at 10:22 am

Assalamualaikum.
Kok tampilannya berubah, lebih keren yang dulu, bay the way saya sangat terbantu untuk belajar lebih
banyak dengan membuka web ini. Terima kasih

http://aboutmiracle.wordpress.com/2008/03/10/bicara-sejarah-the-secret-of-nusantara/ (4 of 6)21-Mar-08 11:44:30 AM

Bicara Sejarah Islam : The Secret of Nusantara .: ABOUTMIRACLE :.

Wassalamualaikum

2.

aboutmiracleSays:
March 11, 2008 at 10:56 am

waalaikum salam mbak nanik..


gitu ya? theme yang ini suka error sih mbakjadi saya berniat mau ganti tapi belum menemukan yang
pas
anyway, thanks for ur attention..
moga bertambah2 ilmu kita,
saya pun masih belajar lagi

3.

DeniSays:
March 14, 2008 at 7:33 am

Nusantara ternyata punya potensi luar biasa. Iya, semoga kebangkitan islam itu dapat kita realisasikan
dari sini mas..

4.

aboutmiracleSays:
March 14, 2008 at 7:44 am

Makasih Deni sudi melawat ke sini.


Sayangnya jarang yang memahami potensi ini, dan jarang yang faham dan berfikir mengenai
kebangkitan Islam dari bumi sebelah Timur ini.
silakan baca di
http://aboutmiracle.wordpress.com/jadwal-allah/
http://aboutmiracle.wordpress.com/melayunesia/

Leave a Reply
Name (required)
Mail (will not be published) (required)
Website

http://aboutmiracle.wordpress.com/2008/03/10/bicara-sejarah-the-secret-of-nusantara/ (5 of 6)21-Mar-08 11:44:30 AM

Bicara Sejarah Islam : The Secret of Nusantara .: ABOUTMIRACLE :.

Submit Comment

Blog at WordPress.com. Theme: Black Letterhead by Ulysses Ronquillo.

http://aboutmiracle.wordpress.com/2008/03/10/bicara-sejarah-the-secret-of-nusantara/ (6 of 6)21-Mar-08 11:44:30 AM