You are on page 1of 3

Latihan LKS Kabupaten Pekalongan 2015 | IT

Networking Support
Create by TKJ Team SMK Muhammadiyah Bligo
Gambar Topologi

Keterangan Gambar
1. Windows Client
HDD : dipartisi menjadi 2 bagian, untuk Lokal Disk (C:) sebesar 45% dari
kapasitas HDD dan diberi nama System, sedangkan 55% sisanya digunakan
untuk Lokal Disk (D:) dan diberi nama File. Semua partisi di HDD dalam
kondisi di Format
Nama Komputer : SMK_M_Bligo
Nama User SMK Muh Bligo dan password luarbiasa
Driver yang ada di laptop semuanya diinstall.
IP yang didapatkan adalah DHCP Relay dari Debian Server
2. Access Point
Nama Sinyal (SSID) : LKS 2015 oke
3. Debian Server
HDD : Swap Partisi sebesar 2 x kapasitas RAM, Root Partisi sebesar 10GB,
dan Home Partisi sebesar 25GB
Hostname : router1 dengan Domain : lks2015.com
IP Address :
200.200.200.200/24 untuk Domain lks2015.com
200.200.200.201/24 untuk Sub Domain www.lks2015.com
200.200.200.202/24 untuk Sub Domain mail.lks2015.com
DNS

lks2015.com dan fbbligo.com
Web Server dengan Format HTTP dan HTTPS
Tampilan lks2015.com : Selamat Bertanding di LKS 2015
Tampilan fbbligo.com : Cari Teman Aja jangan Cari Musuh
NTP Server, FTP Server, Mail Server dan Telnet Server (Cukup Jelas)
File Sharing
Dibuat menjadi 2 jenis, yang sharing tanpa memasukkan password dan yang
harus memasukkan password ketika akan diakses
SSH Server
Port 21 diganti menjadi port 33
MySQL dan PHPMyAdmin (cukup jelas)
DHCP Server : ditentukan untuk kapasitas 10 PC dan DHCP yang akan
didapatkan komputer Client ada pada posisi tengah (Misal IP DHCP dari 1-10,
maka client akan mendapatkan IP yang ke-5)
Tugas Shell Scripting

4. Debian Router
IP Address
Eth0 : 200.200.200.100/24
Eth1 : 192.168.100.1/24
Hostname : router1
Domain : lks2015.com
Router : bisa menghubungkan jaringan tersebut
Proxy : setiap mengakses proxi harus memasukkan  User : bligo password
luarbiasa
VPN : cukup jelas
Firewall : yang di blok port FTP ketika hendak mengakses Debian server
DHCP : lihat ketentuan dari Debian Server, dimana Debian Server sebagai
DHCP Server sedangkan Debian Router sebagai DHCP Relay
SELAMAT MENGERJAKAN