You are on page 1of 5

Karya Ilmiah : Analasis Unsur Unsur Zat Organik

Diposkan oleh Ima Nurisa di Selasa, Oktober 02, 2012

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Analisa organik kualitatif adalah pengajaran yang banyak bergerak
dalam

bidang

identifikasi

senyawa

organik

yang

tidak

diketahui.

Keberhasilannya ditentukan oleh banyak faktor yang berhubungan erat
dengan sifat yang khas dari masing masing senyawa atau campurannya dan
tehnik atau pola kerja analisa yang sistematik.
Tahap pertama analisa organik kualitatif adalah menentukan adanya
unsur unsur karbon, hidrogen, oksigen, halogen, belerang dan fosfor. Selain
itu, setiap senyawa organik mempunyai sifat kelarutan yang khas, yang
meliputi jenis pelarut dan jumlah kelarutannya. Sifat kelarutan akan
membantu mempersempit ruang gerak analisis secara kimia maupun
spektrokpis.
B. Maksud dan Tujuan Penelitian

dan halogen dalam senyawa organik. Variable penelitian Analisis kualitatif senyawa organik Variable bebas : senyawa Variable terikat : Analisis kualitatif Variable kontrol : organik F.Penelitian tentang analisis kualitatif unsur unsur zat organik dan penentuan kelas kelarutan ini adalah untuk memahami prinsip dasar dan tahapan kerja analisa zat organik agar dapat menentukan kelas kelarutannya. E. nitrogen. belerang. Rumusan Permasalahan Masalah yang dapat saya rumuskan adalah sebagai berikut : Cara kerja analisa organik kualitatif zat organik Pembatasan Permasalahan Saya membatasi pembahasan hanya pada unsur karbon. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan melakukan percobaan praktikum di laboratorium. C. Identifikasi Masalah Apakah analisa organik kualitatif itu ? Apa prinsip dasar analisis kualitatif ? Bagaimana langkah kerja penentuan unsur unsur organik ? D. hidrogen. Kegunaan Penelitian . G.

Sampel + Oksidator  CO2 (g) + H2O (l) CO2 (g) + Ca (OH)2  CaCo3(s) + H2O (l) Kertas kobalt biru + H2O(l)  kertas kobalt merah muda. secara lebih pasti dapat ditunjuk mealui cara kimia yaitu dengan uji pembakaran. Gas CO2 dapat dikenali berdasarkan sifatnya yang mengerahkan air kapur. Adanya unsur karbon dan hidrogen dalam sampel organik. maka senyawa organik lain mulai dibuat di laboratorium. sedang air dapat dikenali dengan kertas kobalt. . Air mengubah warna kertas kobalt dari biru menjadi merah muda (pink). Pembakaran sampel organik akan mengubah karbon (C) menjadi karbon dioksida (CO) dan hidrogen (H) menjadi H2O.Manfaat penelitian ini adalah mahasiswa dapat memahami : alisis kualitatif unsur-unsur penyusun suatu senyawa organik  Memahami reaksi-reaksi yang digunakan untuk uji kualitatif unsur-unsur penyusun suatu senyawa organik BAB II PEMBAHASAN kum : .Memahami analisis kualitatif unsur-unsur penyusun suatu senyawa organik - Memahami reaksi-reaksi yang digunakan untuk uji kualitatif unsur-unsur penyusun suatu senyawa organik l Praktikum : Kamis Maret 2012 litian : Laboratorium Kimia UPMIPA Universitas Jambi LANDASAN TEORI Dulu senyawa karbon tidak dapat dibuat di laboratorium tetapi setelah Fredich Wohler berhasil membuat urea melalui pemanasan pada tahun 1923.

Karbon dan hidrogen akan teroksidasi menjadi CO2 dan H2O. Sejumlah massa tertentu sampel dibakar dan karbon dioksida dan air yang dihasilkan dijebak dengan absorben yang tepat. Metoda ini telah digunakan oleh Lavoisieur dan secara signifikan disempurnakan oleh Liebig. sedang air dikenali dengan menggunakan kertas kobalt (Ralph. Analisis unsur senyawa organik dilakukan dengan cara sebagai berikut. Bila satu dari dua senyawa itu tidak murni. Karbon dioksida (CO2) dikenali dengan menggunakan air kapur. titik lelehnya akan menurun bila dua senyawa itu tidak identik. Mempertimbangkan semua hal ini.3%. Kriteria kemurnian empiris yang lain adalah uji titik-leleh-campuran. Metoda ini didasarkan atas fakta berikut. biasanya bila perbedaan antara hasil percobaan dan teori kurang dari 0. Kontaminasi oleh karbon dioksida dan air dari udara merupakan sumber kesalahan juga. Namun. Peningkatan massa absorben diakibatkan oleh karbon dioksida dan air yang diserap. Harus dinyatakan bahwa kemungkinan percobaan mempengaruhi hasil tidak terhindarkan. prinsipnya tidak berubah sama sekali. Pekerjaan menimbang tidak dapat bebas kesalahan (termasuk ketidakakuratan neracanya). Bila titik leleh campuran dua padatan dengan titik leleh yang sama ditentukan. Menjebak karbon dioksida dan air juga merupakan prosedur yang sukar. maka perbedaan itu dapat diterima. akan diamati penurunan titik leleh. . dan peningkatan massa absorben kemudian ditentukan. Metoda modern untuk menentukan jumlah karbon dioksida dan air adalah dengan kromatografi gas bukan dengan metoda penimbangan. Uji ini dulunya merupan fondasi logis kimia organik dalam perkembangan bidang ini terutama saat menambahkan anggota baru dalam keluarga senyawa. Ini merupakan contoh yang baik untuk definisi praktis kemurnian.2001 : 1). Dari nilai ini jumlah karbon dan hidrogen dalam sampel dapat ditentukan. Metoda pembakaran telah dikenal sejak dulu.

Metode modern untuk menentukan jumlah karbon (C) atau karbon dioksida (CO 2) dan air adalah dengan kromotografi gas bukan dengan metode penimbangan. Mereka menamakan gas ini udara tanpa oksigen.Masalahnya waktu itu adalah bagaimana kimiawan dapat memperoleh sampel ya ng dapat dianalisis dengan benar dan tidak menunjukkan penurunan titik leleh. Namun. Mereka adalah Scheele Caverdish.co. dan yang lainnya. hidrogen adalah unsur yang terbanyak dari semua unsur di alam semesta elemen-elemen yang berat pada awalnya dibentuk dan atom-atom hidrogen atau dari elemenelemen yang mulanya terbuat dari atom-atom hidrogen (wikipedia). Dinamakan hidrogen oleh Lavoisier. 009 : 06) Nitrogen ditemukan oleh kimiawan dan fisikawan Daniel Rutherford di tahun 1772. dan peningkatan massa absorban kemudian ditentukan. jumlah karbon dan hidrogen dalam sampel dapat ditentukan. (Yoshito.blogspot. Metode ini telah digunakan oleh Lavoisier dan secara signifikan disempurnakan oleh Leibig. Peningkatan massa absorben diakibatkan oleh CO2 dan H2O yang diserap. Dari nilai ini. Pada saat yang bersamaan ada beberapa ilmuan lainnya yang mengadakan riset tentang nitrogen. 2009) Analisis unsur senyawa organik dilakukan dengan cara sebagai berikut : sejumlah massa tertentu sampel dibakar dan karbon dioksida (CO 3) dan air (H2O) yang dihasilkan dijebak dengan obsorben yang tepat. Dia memisahkan oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) dari udara dan menunjukkan gas yang tersisa oleh tidak menunjang pembakaran atau makhluk hidup. http://ima-nurisa. prinsipnya tidak berubah sama sekali (Yoshito.html . Tetapi pada hidrogen telah digunakan bertahun-tahun sebelum akhirnya dinyatakan sebagai unsur yang unik oleh Coverdish ditahun 1776. metode pembakaran sudah dikenal sejak dulu.id/2012/10/karya-ilmiah-analasis-unsur-unsur-zat. Priestly.