You are on page 1of 19

Gangguan Psikoseksual

Dr Herlina Ginting,SpKJ

pd perempuan terj lubrikasi • 2. Fase perangsangan :pd laki-Laki terj ereksi. Fase resolusi : saat kondisi genitaliakembali pd keadaan semula .Fase plateau: perangsangan terj secara maksimum dan bertahan utk waktu ttt • 3. Fase orgasme: puncak hubungan seks • 4.Respon Seksual Normal Respons seksual normal at fisiologis menurut Masters dan Johnson tdd • 1.

perangsangan.Respon Seksual Normal Perubahan lain yg terj pd genitalia akibat perangsangan: Perubahan pd testes dan vulva Flushing Naiknya Tekanan darah Irama nafas dan jantung cepat Ereksi puting payudara Pd saat fase resolusi ini semua kembali normal Menurut Helen Singer Kaplan & Virginia Sadock terdapat 4 fase respon seksual yi : nafsu.orgasme dan resolusi .

Apa itu Gangguan Psikoseksual Gangguan psikoseksual adalah gangguan dalam bidang seks yang disebabkan oleh faktor kejiwaan .

Apa Itu Disfungsi Seksual Disfungsi Psikoseksual • Laki-laki disfungsi ereksi & ggn ejakulasi • Perempuan :disfungsi perangsangan & disfungsi orgasme Disfungsi Ereksi • Ketidakmampuan utk memperoleh ereksi at mempertahankan ereksi at mempertahankan ereksi hingga coitus selesai .

cairan semen yg terkumpul menyemprot keluar pd waktu ejakulasi • Ejakulasi dini ad ejakulasi yg terj sebelum ejakulasi itu diharapkan terj oleh yg bersangkutan .sesudah penis yg ereksi mengalami perangsangan cukup pd coitus.Ejakulasi dini • Ejakulasi umumnya terj bersamaan dgn orgasme pd lelaki.

• Terapi pd perempuan menopause ad hormon estrogen berbentuk hormon replacement tharapy. shg liang vagina kering.Gangguan Perangsangan pd perempuan • Pd perempuan apabila terangsang tdk ada ereksi ttp terdapat fenomena lubrikasi. Utk yg muda dpt diberikan krim pelumas yg larut dlm air. Umumnya ggn perangsangan pd perempuan berbentuk ggn dlm lubrikasi shg vagina menjadi kering. terapi seks at psikoterapi . Pd masa menopause hormon estrogen berkurang shg lubrikasi berkurang.

serta bisa ditemukan akibat kekerasan seksual (perkosaan) .Gangguan orgasme pd Perempuan • Ad ketidakmampuan at keterlambatan memperoleh orgasme sesudah perangsangan yg cukup Dispareunia dan Vaginismus • Dispareunia ad rasa`sakit yg timbul saat bersenggama di daerah genitalia dan sekitarnya • Vaginismus ad berkontraksinya otot-otot sepertiga bagian luar vagina shg sulit terj intromisi penis • Kedua ggn ini berhubungan dgn kurangnya lubrikasi.

transeksual perempuan merasa dirinya lelaki dan ingin jadi lelaki .Ggn identitas gender • Transeksualisme & Transvetisme peran ganda • Transeksualisme (waria) ad seseorang yg merasa dirinya tak sesuai seperti jenis kelamin fisiknya dan dia berusaha mengkoreksinya lewat operasi ganti kelamin at terapi hormon • Transeksual lelaki ad lelaki yg merasa dirinya perempuan dan berusaha utk menjadi perempuan.

tungkai palsu at bgn tubuh manusia spt ekor kuda. pakaian karet.• • • • • • Ggn preferensi seksual Fetishisme menyukai benda2 mati spt pakaian dalam.rambut. telapak kaki Transvetisme fetihistik mendapat kepuasan seksual dgn memakai busana lawan jenis Ekshibisionisme memamerkan organ genitalnya (penis) yg berada dlm keadaan ereksi at sedang masturbasi Voyeurisme menyukai mengintip tubuh yg telanjang at sedang melakukan coitus Pedofilia anak-anak menjadi objek seks Sadomasokisme gemar menyakiti dan disakiti selama melakukan hubungan seks .

hendaya yg bermakna dlm fungsi sosial .Gangguan Penyesuaian • Perkembangan gejala emosional dan tingkah laku sbg respons terhadap stresor. pekerjaan at akademik • Ggn berhubungan dgn stres • Jika stresor telah berhenti gejala2 tdk menetap selama lebih dr 6 bln lagi . Stresor terj dlm waktu 3 bln awitan stresor • Gejala at tingkah laku bermakna scr klinis yg ditandai penderitaan yg jelas melebihi apa yg diharapkan dr pemaparan stresor.

ansietas.• Akut kurang 6 bln • Kronis ≧6bln • Subtipe : depresi. genetik 2. biologik 3. campuran ansietas dan depresi Etiologi 1. psikososial .

mengebut. dgn ggn tingkah laku : membolos.6 tipe ggn penyesuaian 1. perilaku merusak. seks yg tdk wajar 5. Ytt . dgn ansietas 3. dgn afek depresif 2. dgn campuran emosi dan ggn tingkah laku 6. mencuri. dgn campuran ansietas dan depresi 4.

Psikiatri Forensik • Merupakan sub-spesialisasi ilmu kedokteran yg menelaah mental manusia dan berfungsi membantu hukum dan peradilan • • • • • • • • Visum et repertum psychiatricum (VER) Alat bukti yg sah antara lain Pengakuan terdakwa Keterangan saksi/ saksi ahli Alat bukti surat Alat bukti petunjuk Alat bukti terdakwa Ver ad hasil pemeriksaan medis yg dilakukan oleh seorang dokter at sebuah tim dokter dan ditujukan utk kepentingan peradilan sbg sarana pembuktian • Ver berarti melihat dan melaporkan sehingga memberikan kesan bahwa Ver merupakan copy dan barang bukti .

korban at walinya) • Ver dibuat oleh dokter yg memp hak utk menerbitkan yi dokter yg memp wewenang at izin yg berpraktek di wilayah indonesia • Persyaratan membuat Ver • Surat permintaan pembuatan surat Ver ad berita acara • Pedoman pembuatan Ver dr Direktorat Kesehatan Jiwa waktu observasi adalah 14 hari.Psikiatri Forensik • Yg berhak meminta Ver ad hakim. jaksa. destruktif.dll Pemberian terapi ini harus dilaporkan kpd pihak yg meminta visum dan dilaporkan pula dalam Ver . polisi dan yg bersangkutan (pelaku. sakit fisik yg gawat. kecenderungan bunuh diri. setelah itu Ver harus sudah diterbitkan walaupun belum dpt diambil st kesimpulan • Selama observasi terperiksa tdk diberi terapi kecuali dlm keadaan ttt yg beresifat darurat spt keadaan agresif. dgn seizin peminta Ver dpt diperpanjang 14 hari lagi.

Psikiatri Forensik Bentuk baku Ver • Ver Pro Justitia • Identitas pemeriksa • Identitas peminta • Identitas terperiksa • Laporan hasil pemeriksaan • Anamnesis • Status internistik • Status neurologik • Status psikiatrik • Pemeriksaan tambahan • Diagnosis • Kesimpulan .

penentuan hubungan sebab akibat (kausatis) antara suatu kondisi dgn timbulnya st ggn jiwa. pem kompetensi (cakap) akan lalulintas hukum. kompetensi utk ditanya (competence to be interviewed) dan kelayakan utk diajukan di sidang pengadilan (fitness to stand trial) . perceraian.Kasus-kasus hukum Yg sering dimintakan Ver ad kasus pidana • Kasus pidana Terperiksa sbg pelaku & korban • Kasus perdata Pembatalan kontrak. pengampuan at curatelle. adopsi • Kasus-kasus lain : kompetensi utk diinterview. hibah. kelayakan utk diajukan di sidang pengadilan • Bbp pemeriksaan yg lazim dilaksanakan dlm Psikiatri Forensik ad pem kemampuan bertanggung jawab.

Dlm menentukan kemampuan bertanggung jawab seseorang kita harus menentukan hal-hal berikut: • Diagnosis :adanya ggn jiwa pd saat pemeriksaan • Diagnosis : dugaan adanya ggn jiwa pd saat pelanggaran hukum • Dugaan bahwa tindakan pelanggaran hukum merupakan bagian at gejala dr ggn jiwanya • Penentuan kemampuan tanggung jawab • Tingkat kesadaran pd saat melakukan pelanggaran hukum • Kemampuan memahami nilai perbuatannya • Kemampuan memahami nilai risiko perbuatannya • Kemampuan memilih dan mengarahkan kemauannya .

ct psikosis • Yg bertangguang jawab sebagian : menyadari.Tingkat-tingkat kemampuan bertanggung jawab • Yg tdk mampu bertanggung jawab • Yg tdk menyadari. memahami ttp tdk mampu memilih dan mengarahkan kemauannya.ct epilepsi lobus temporalis • Yg menyadari tetapi tdk memahami dan tdk mampu memilih dan mengarahkan kemauannya. tdk memahami. ct kompulsi • Yg mampu bertanggung jawab penuh : melakukan st pelanggaran hukum tanpa merencanakan lebih dahulu. tdk dpt mmemilih dan mengarahkan kemauannya. yg melakukan pelanggaran hukum dgn st perencanaan terlebih dulu .