You are on page 1of 3

Faktor Pencetus

Sampai saat ini masih belum dapat diketahui penyebab pasti dari migrain, namun diduga
sebagai kelainan neurologis, perubahan sensitivitas system saraf dan aktivasi system
trigeminal vascular, sehingga migraine termasuk nyeri kepala primer. Diketahui ada beberapa
faktor pencetus timbulnya serangan migrain:
1. Perubahan Hormonal
Beberapa wanita yang menderita migraine merasakan frekuensi akan meningkat saat
menstruasi. Bahkan diantaranya yang hanya merasakan serangan migraine saat
menstruasi yang dikenal dengan istila ‘menstrual migraine’ sering digunakan untuk
menyebut migraine yang terjadi pada wanita saat dua hari sebelum menstruasi dan satu
hari setelahnya. Ini terjadi disebabkan karena penurunan hormone estrogen.
2. Kafein
Kafein terkandung dalam banyak produk makanan seperti minuman ringan, teh, cokelat,
dan kopi. Kafein dalam jumlah yang sedikit akan meningkatkan kewaspadaan dan tenaga,
namun bila diminum dalam dosis yang tinggi akan menyebabkan gangguan tidur, lekas
marah, cemas dan sakit kepala.
3. Puasa dan terlambat makan
Puasa dapat mencetuskan terjadinya migren oleh karena saat puasa terjadi pelepasan
hormone yang berhubungan dengan stres dan penurunan kadar gula darah.
4. Ketegangan jiwa (stres) baik emosional maupun fisik atau setelah istirahat dari
ketegangan.
5. Cahaya kilat atau berkelip
Cahaya yang terlalu terang dan intensitas perangsangan visual yang terlalu tinggi akan
menyebabkan sakit kepala pada manusia normal. Mekanisme ini juga berlaku untuk
penderita migren yang memiliki kepekaan cahaya yang lebih tinggi daripada manusia
normal.
6. Makanan
Penyedap makanan atau MSG dilaporkan dapat menyebabkan sakit kepala, kemerahan
pada wajah, berkeringat dan berdebar-debar jika dikonsumsi dalam jumlah yang besar
pada saat perut kosong. Fenomena ini disebut ‘Chinese Restaurant Syndrome’.Aspartam
atau pemanis buatan pada minuman diet dan makanan ringan, dapat menjadi pencetus
migren bila dimakan dalam jumlah besar dan jangka waktu yang lama.
7. Banyak tidur atau kurang tidur

Gangguan mekanisme tidur seperti tidur terlalu lama. Kapita Selekta Neurologi 2nd ed. kurang tidur. 2005. Faktor kepribadian Harsono. sering terjaga tengah malam. Gajah Mada University. Yogyakarta Pemeriksaan Penunjang . sehingga perbaikan dari mekanisme tidur ini akan membantu mengurangi frekuensi timbulnya migren. 8. sangat erat hubungannya dengan migren dan sakit kepala tegang. Faktor herediter 9.

EEG. PET (Positron Emission Tomography) (Lance JW. MRI (Magnetic Resonance Imaging. Gambaran abnormal yang sering dijumpai adalah perlambatan aktifitas listrik. 2003. . Mechanism and Management of Headache. a. c. pada sisi nyeri kepala kadang-kadang didapatkan gelombang tajam yang tidak spesifik b.Pemeriksaan penunjang diperlukan bila dicurigai adanya kelainan struktural yang mempunyai gejala seperti migren. peningkatan gelombang teta dan delta di daerah kepala belakang. 5 th edision).Tidak ada pemeriksaan penunjang khusus untuk membantu menegakkan diagnosis.