You are on page 1of 13

Kepemimpinan

Islami
1.
2.
3.
4.

5.

Paradigma kepemimpinan
Peran Tauhid dalam Kepemimpinan
Sifat-sifat Pemimpin
Ketrampilan Kepemimpinan yang
efektif
Rambu-rambu Operasional
kepemimpinan Islam
1

5. 2. bukan kemuliaan Teladan dan wujud Ayah dan Bapak bagi umat Representasi umat atau bangsa 2 . 4. 3. Unsur yang mutlak untuk eksistensi umat Tanggung beban dan jawab.Paradigma Kepemimpinan : Pemimpin adalah 1.

Peran Tauhid dalam Kepemimpinan. bahwa Tauhid:        Merupakan asas dan prinsip ajaran Islam: Pemimpin adalah hamba Allah SWT Membebaskan manusia dari ketergantungan kepada siapapun Melahirkan konsep kebersamaan antara manusia Menyentuh aspek hubungan manusia dengan manusia dan alam sekitar Membenarkan seseorang taat kepada pemimpin selama tidak bermaksiat dan melanggar aturan Allah Mengajarkan bahwa kehidupan dunia adalah bagian dari perjalanan akherat Memandang kekuasaan dan kepemimpinan adalah bagian yang integral dari ibadah 3 .

Sifat-sifat Pemimpin         Kuat (qowy) Dapat dipercaya (amanah) Pandai menjaga (hafidz) Berilmu pengetahuan (aliim) Welas asih Penyayang Adil Bijaksana 4 .

6.Keterampilan Kepemimpinan 1. 5. sinergi dan produktivitas Memberi motivasi kepada bawahan 5 . 2. 7. Memiliki wawasan untuk masa depan Memiliki obsesi dan tujuan untuk masa depan Mengembangkan strategi untuk mencapai tujuan masa depan Mendapatkan dukungan bawahan Mengelola sumber daya Membangun kerjasama. 3. 4.

Rambu-rambu operasional kepemimpinan Islam           Loyal dan setia kepada Allah Berorientasi kepada kepentingan Islam Berpegang kepada syariat Menjaga akhlak islami Mengemban amanah Mengemban keadilan Banyak bermusyawarah Memberikan kebebasan Akomodatif Bertawakal kepada Allah 6 .

Terampil dalam memimpin 7 .

. Ingat kepemimpinan dapat dipelajari . 3. sumber dana dan mengelola orang sesuai dengan kemampuan personal. 9. 5.Tugas Pemimpin (Mustofa Masyhur) 1. Memberikan porsi yang besar untuk pendidikan anggota dan menyiapkan regenerasi Terjalinya kasih sayang kepada seluruh anggota. 6. Memiliki tanggung jawab untuk selalu menjaga diri dan amanah terhadap apa yang diembankan kepadanya. mengukuhkan tekad dan membangkitkan harapan di kalangan anggota lembaga 8 atau jama’ah. 2. Pemimpin harus selalu bersungguh-sungguh menyalakan cita-cita. Dalam bekerja harus memilki kepekaan terhadap pengawasan dan penjagaan Allah swt Selalu memohon pertolongan dalam seluruh keadaan dan aktivitasnya. 8. yaitu dengan ukhuwah yang tulus ikhlas Mampu merencanakan program dengan tepat. 7. Ikhlas karena Allah semata. 4. menentukan tahapan strategi. Membangun iklim saling percaya dan berbaik sangka dalam tim.

NAFSU MAKAN  OBAT tetapi bukan KESEHATAN  SEKS tetapi bukan CINTA. KASIH SAYANG  BED tetapi bukan TIDUR  KEKUASAAN tetapi bukan MARTABAT  PENGIKUT tetapi bukan PERSAHABATAN  SERTIFIKAT tetapi bukan KEMAMPUAN  PERJANJIAN tetapi bukan KOMITMEN KESEMPURNAAN tetapi bukan PEMBERDAYAAN    9 .Untuk apa uang digunakan KEMEWAHAN tetapi bukan KEBAHAGIAAN  RUMAH tetapi bukan TEMPAT TINGGAL MAKANAN tetapi bukan SELERA .

Stimulate Creativity Lyal D.Secure Contribution .Promote Continuity . Asay (1991).Steps to Becoming an Effective Manager in Health Care Four Cs of Management Control : .Be a Catalyst . Executive Leadership in health care 10 .

Thinking in the future tense 11 .Leadership skills          Ketrampilan yang dibutuhkan Perspektif Pengenalan pola dan trend: apa yang sedang terjadi Pengetahuan kultural Fleksibilitas Visi Energi Kecerdasan: ketrampilan berfikir Nilai-nilai Global – Jennifer James (1998).

Quality for International Standard     Better Cheaper faster Newer 12 .

Menghayati peranannya sebagai anggota tim kesehatan dan bekerja secara efektif dan efisien ( memeiliki ketrampilan manajerial ) dalam pelayanan kesehatan. 13 . Memahami prinsip-prinsip kesehatan masyarakat.DASAR-DASAR KESEHATAN MASYARAKAT      Menerapkan konsep sehata dan sakit dalam melaksanakan pelayanan kesehatan masyarakat. Menghayati bahwa klien (individu dan kelompok ) merupakan komponen masyarakat. Menghayati faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan individu masyarakat.